110 Anggota BPD Kabupaten Kubu Raya Periode 2021-2026 Dilantik, Bupati Ingatkan Sebagai Ruang Pengabdian – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-15

Kalbar

110 Anggota BPD Kabupaten Kubu Raya Periode 2021-2026 Dilantik, Bupati Ingatkan Sebagai Ruang Pengabdian

Published

on

Kubu Raya-Suaraborneo.com, – Pemerintah Daerah Kabupaten Raya mengadakan acara Pelantikan Anggota BPD dan Pengganti Antar Waktu ( PAW ) pada hari Selasa ( 14/12/2021) Pukul 08.30 WIB di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, sebanyak 110 Anggota BPD terpilih dan PAW dari 14 Desa yang berasal dari 5 kecamatan dilantik secara serentak oleh Bupati Kubu Raya.

H. Muda Mahendrawan, SH, M.Kn
Dalam Sambutannya Bupati Kubu Raya mengingatkan bahwa menjadi Anggota BPD bukan ruang pekerjaan akan tetapi merupakan ruang pengabdian yang nantinya menjadi mitra masyarakat dalam mengatasi berbagai problem yang dihadapi di masyarakat serta jangan sampai menghambat dan membuat persoalan baru akan tetapi harus menjadi jalan keluar bagi kebutuhan masyarakat.

“ Baik hari ini kita laksanakan pelantikan sesuai prosedur dan tentu harapkan kita bahwa anggota BPD ini hadir menjadi jalan keluar, sebagai solutif bagi prolem yang ada sehingga sama-sama ringan, itu sebabnya kita ingatkan BPD harus lebih profesional dan belajar makanya kita ada program penguatan anggota BPD supaya mereka paham bagaimana melihat aspirasi secara bersama-sama dalam kebijakan, apalagi saat ini kita sudah menerapkan CMS Non Tunai ditambah lagi pada tahun depan ada siskeudes online yang sudah interoprabilitas dan jangan terhambat oleh hal-hal yang remeh temeh mengingat kita sebagai pelopor CMS non tunai dan Siskeudes online yang ada di Indonesia sehingga desa kita di Kubu Raya dianggap naik kelas dan sama dengan SKPD, untuk selajutnya BPD harus segera melakukan pemilihan ketua supaya segala pelaksanaan tugas dan fungsinya dapat sesuai rencana”.

Sementara itu kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kota dan Desa Bapak Jakariansyah menjelaskan bahwa pelantikan dan peresmian BPD terpilih dan PAW merupakan agenda yang telah direncanakan sebelumnya dan dilaksanakan sesuai prosedur.

“ Kegiatan ini sudah merupakan agenda kita mulai dari tahap pemilihan sampai pada tahap pengukuhan yang kita laksanakan hari ini, tentunya mulai dari penjaringan pemilihan secara langsung oleh masyarakat, berdasarkan wilayah dan keterwakilan perempuan, semuanya sudah melalui prosedur yang benar, kami berharap nantinya BPD terpilih dan PAW ini dapat melakukan tugasnya secara maksimal dan saling bersinergi dengan pemerintah desa dan Perangkat Desa, serta Masyarakat Desa.

Selanjutnya kami harapkan peran BPD yaitu mengawasi terhadap kinerja Kepala Desa dalam hal ini mengawasi dalam hal ini artinya BPD bukan mencari salah akan tetapi dapat bersama mencari solusi untuk setiap problem yang dihadapi dapat segera diatasi dan diselesaikan karena untuk saat ini desa merupakan harapan masyarakat dengan anggaran yang cukup besar, dan yang paling penting seperti yang telah Bapak Bupati sampaikan yaitu BPD ini merupakan ruang pengabdian bukan ruang pekerjaan”.

( eRp )

Bagikan ke

Kalbar

PT PLJ Diduga Rampas Lahan Masyarakat Birong untuk Berinvestasi Kebun Sawit

Published

on

Lokasi sengketa laham masyarakat Birong dan Ketua Adat Birong Sateh. (Foto/Ist) 

SINTANG, SuaraBorneo.com – Masyarakat Dusun Birong kecamatan Ketungau Hulu Kabupaten Sintang Kalimantan Barat saat ini terus memperjuangkan dan berupaya merebut Wilayah adat mereka yang di Caplok sepihan Perusahaan PT PLJ (Permata Lestari Jaya).

Pencaplokan lahan masyarakat berpotensi memecah dan menimbulkan konflik antar Dua dusun berbatasan yaitu Dusun Birong dan dusun Apot.

Berbagai upaya telah di lakukan Ketua Adat Birong dan masyarakat Birong selama perusahaan PT PLJ menggusur lahan Masyarakat Birong.

beberapa persoalan yang sangat miris dan mengabaikan segala tuntutan masyarakat diantaranya Lahan yang sebagaianya untuk bertahan hidup seperti lahan ladang ikut di garap PT PLJ

Perusahaan mulai panen sawit tahun 2020 , beberapa masyarakat terpaksa menyerahkan lahan dengan hargai bervariasi hanya 2 juta rupaih per hektar sementara jika lahan masyarakat yang khusus tanah tanam tumbuh hanya 2,5 juta.

Sebagai contoh Batas Tanah salah satu masyarakat atas naman pak dimam batas ladang Apot batas dengan pak sinjo Sungai klei,berbatasan dengan pak lajun berbatasan dengan pak Pilatus,berbatasan dengan kek unoi (mantan Kadus )satu hamparan.
Ladang salah satu Masyarakat atas nama pak Diman di gusur PT PLJ Tahun 2019.

“Pencaplokan lahan saya bahkan di gusur tanpa permisi oleh PT.PLJ masyarakat belum selesai panen sudah di gusur total
Luas lahan yang saya miliki 26 hektar yang di jadikan lahan ladang 5 hektar .Hal serupa pengusuran lahan oleh PT.PLJ Berimbas pada Masyarakat birong lainnya yang kisaran luas lahan bervariasi di lokasi satu hamparan,” ucap Dimam

Masyarakat Birong menyampaikan tidak mengetahui isi dokumen Ijin lokasi PT PLJ.

“Kami Masyarakat baru mengetahui lahan di garap Perusahaan PT.PLJ pertama kali masuk lewat Dusun apot. Awal Perusahaan masuk Masyarakat di pertengahan bulan mei 2014 PT.PLJ langsung menggusur lahan Masyarakat dengan cara membuat buat dua jalan blok tepatnya di lokasi batas dusun birong dan apot atau di lokasi tanah atau nama Sungai ribao,” ucap Sateh Kepala Adat Birong.

Modus yang di lakukan PT PLJ kembali berulah masuk pada Maret 2016 menggusur lahan milik Masyarakat melalui tanah batas Antara Dusun Birong dan Dusun Apot. pada Maret tahun 2016 PT PLJ.

Pergurusuran lahan untuk investasi perkebunan PT PLj berimbas pada tanam tumbuh tengkawang,karet dan tanam tumbuh lainnya. PT PLJ melakukkan pengukuran Lahan Masyarakat secara sepihak tanpa ijin ke Masyarakat .pengukuran secara sepihak oleh Perusahaan tersebut oleh pihak PT PLJ .

“Pihak PT PLJ memang mengakui kesalahan mereka sehingg kemudian di sanksi bayar adat dengan tuntutan adat 41 juta Perusahaan namun terjadi negosiasi tuntutan bayar Adat di tawar menjadi 31 juta yang hasilnya di sampaikan melalui GM Perusahaan. Selanjutnya Masyarakat juga pernah mengirim surat ke pimpinan Perusahaan untuk menghentikan kelakuan mereka ,selanjutnya kami mengirim surat ke camat namun tidak di tanggapi pihak kecamatan,” beber Sateh Ketua Adat Birong

“Akibat melakukan penggusuran lahan masyarakat secara sepihak kami masyarakat menghukum adat kepada PT.PLJ namun tiga tuntutan hukum adat tidak di patuhi Perusahaan,” kata Pak sateh

PT PLJ membangun Belasan blok di wilayah masyarakat dengan luasan ratusan hektar Menurut Masyarakat Birong PT PLJ Masuk dan menggusur lahan mereka berbekal dan mengatasnamakan masyarakat di dusun Apot.

“Kami masyarakat tidak sama sekali tau apalagi memiliki bentuk fisik dokumen legal terkait ijin dari Perusahaan ,” Jelas Sateh

Masyarakat Birong memang mengetahui luasan melalui Peta lokasi persi PT.PLJ seluas 140 hektar.

Kami menggangp ini Pencaplokan lahal ada bagian dari perampasan atau pencurian wilayah oleh Perusahaan karena tidak menyampaikan terkait status legalitas ijin lokasi ke Masyarakat. Masyarakat birong menjelaskan Perusahaan datang ke birong begitu banyak melakukan pelanggaran.

“Bahkan wakap Tua atau kuburan terancam di gusur Jumlah luasan tanah wilayah birong yang di gusur PT.PLJ ratusan hektar dengan bekal penyerahan lahan bukan karena mitra dengan Perusahaan namun di serahkan Masyarakat secara terpaksa setelah telanjur di gusur Perusahaan,” ucap Sateh

Sebagian masyarakat yang yang sudah telanjur menyerahkan lahan Ke Pihak PT PLJ hanya di ganti rugi dengan nama pampasan /pembayaran tali asih bukan GRTT ataupun Jual beli. Penyerahan lahan ke PT PLJ . tidak ada perjanjian Masyarakat dan Perusahaan .

Beberapa masyarakat yang telanjur menyerahkan lahan berharap PT PLJ untuk perbaikan jalan Birong yang rusak . namun setelah penyerahan lahan ke Perusahaan perbaikan jalan yang di minta oleh masyarakat tidak di respon atau tidak di lakukan Perusahaan PT PLJ. Bahkan Masyarakat yang mau bekerja menjadi security atau karyawan di PT PLJ perusahaan meminta Masyarakat harus menyerahkan tanah dulu sebagai syarat bisa bekerja di tanah mereka sendiri yang di gusur.

Menurut Masyarakat penyerahan lahan ke pihak Perusahaan dengan terpaksa. Penyerahan lahan setelah di garap. Ada istilah System pinger atau absen di lakukan beberapa Masyarakat harus membayar lahan.

“Sampai saat ini Masyarakat belum mendapat kebun FLASMA pasalnya untuk mendapat flasma Masyarakat di minta mengajukan sendiri ke koperasi sementara Koperasinya tidak ada. Pelanggaran yang di langar Perusahaan Pertama SALAHBASA, kedua di kenai sanksi Adat ancaman pati nyawa setengah,Pati nyawa penuh pun di abaikan,” ucap masyarakat

Karena aktifitas PT PLJ dianggap tidak jelas ketua Adat Sateh dan Masyarakat Birong meminta kementrian ATR/BPN tidak menggeluarkan HGU sepanjang konflik lahan belum terselesaikan.

Untuk menolak HGU tersebut masyarakat akan segera membuat surat pernyataan Bersama karena atas dasar Masyarakat tidak pernah menyerahkan secara sah lahan ke Perusahaan .

Kemudian Masyarakat Birong meminta Negara tidak menetapkan status Kawasan di wilayah hutan adat .

1. Berdasarkan hasil titik dan tracking GPS yang di lakukan Masyarakat Birong pada tanggal 9 agustus 2023 lahan Masyarakat seluas 2500 hektar,jika jika mengikuti peta versi PT PLJ berbanding luasan angka sangat jauh dari angka data peta versi Perusahaan yang tercatat luasan 140 hektar.

“Kami meminta Perusahaan menyampaikan dokumen ijin lokasi ke Masyarakat terkait pelepasan hak namun tidak di lakukan PT PLJ karena Masyarakat tidak pernah melepaskan dan menyerahkan lahan ke pihak Perusahaan. Perusahaan mengusur lahan masyarakat sudah untuk kedua kalinya tahun 2017 dan sekarang sudah tertanam sawit yang di serahkan dusun Apot menurut Perusahaan PT PLJ,” jelas Sateh

Beberapa poin yang tidak masuk nalar

Antara lain Masyarakat birong tidak pernah mnegetahui ijin lokasi ataupun dokumen lainnya terkait Perusahaan PT PLJ. karena Masyarakat tidak memiliki kewenangan menurut perusahaan yang di sampaikan yang hanya boleh mendapat informasi MOU yang pemerintah Desa bukan Pihak Dusun padalah tanah dan lokasi lahan yang di rampas milik mereka

8. Masyarakat di beri kewenangan pihak Perusahaan boleh bersepakat atau MOU dengan koperasi sementara tidak ada koperasi di dusun birong.

Karena tidak ada itikad perusahaan untuk menghargai Adat masyarakat Birong kembali melakukan ritual sumpah adat untuk ke empat kalinya tanggal 10 agustus 2023 tujuannya siapapun yang melanggar atau mengarap lahan masyarakat birong akan menangung sendiri akibatnya. (Rbn)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalbar

Petani Milenial Di Melawi Diminta Jangan Ragu Ekspor Komoditi Pertanian Lokal Melalui Pintu Perbatasan Entikong

Published

on

Anggota Komisi IV DPR RI Yessy Melania Daerah Pemilihan Kalimantan Barat II (Sanggau, Sekadau, Melawi, Sintang, dan Kapuas Hulu) Menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek). (Foto/Ist)

MELAWI, SuaraBorneo.com – Anggota Komisi IV DPR RI Yessy Melania Daerah Pemilihan Kalimantan Barat II (Sanggau, Sekadau, Melawi, Sintang, dan Kapuas Hulu) Menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) bekerjasama dengan Balai Karantina Pertanian Entikong Maupun Kepada Petani Milenial Bertempat di Aula Kurnia Waterpark Desa Tembawang Panjang Kecamatan Nanga Pinoh, Kamis (27/7/2023).

Bimtek Mengangkat tema “Gerakan Tiga Kali lipat Ekspor (Gratieks) Komoditi Pertanian di Kalbar”.

Yessy Melania dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan keberadaan pintu perbatasan Entikong Peluang ekonomi Kalimantan Barat sangat besar. Yessy juga menyampaikan Kalimantan Barat Punya komoditi unggulan seperti Madu, Petai, Jengkol, dll. Dimana pasar diluar membutuhkan komoditi tersebut.

“Petani Milenial adalah Garda Terdepan Penggerak Kemajuan di Sektor Pertanian di Melawi. Kita Memiliki Komoditi potensial yang layak untuk di Ekspor Seperti Lada, Petai, Jengkol, Cabai, Madu, Semangka dan Berbagai Macam komoditi lainnya,” kata Yessy.

Tak hanya itu Yessy juga mengajak multi stakholder untuk terlibat seperti Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, Bea Cukai, dan Barantan RI untuk mendukung Petani Naik Kelas Melalui Ekspor Komoditi Pertanian.

“Komoditi Ekspor kita tentunya juga harus Melibatkan Semua Pihak Yang berwenang. Saya mendorong semua petani milenial memiliki NIB dan mengurus perijinan ekspor agar memperluas pasar kedepan. Semua semata-mata untuk meningkatkan nilai & kesejahteraan Petani,” pinta Yessy.

Petani Milenial yang sempat hadir mengajukan beberapa pertanyaan kepada Narasumber yang hadir. Diskusi berjalan menarik dan hangat.

Beberapa Pertanyaan petani masih berkisar pada syarat administrasi ekspor, kelengkapan & sertifikasi produk pertanian, mekanis ekspor, hingga jumlah atau kuota ekspor. Namun yang sering kali menjadi kendala petani adalah relasi buyer atau pembeli produk di luar negeri yang belum dimiliki para petani.

Sementara itu Barantan Entikong yang diwakili oleh Adhi menjawab bahwa Para Petani bisa berkonsultasi kepada Dinas, Barantan, dan Bea Cukai terkait syarat ekspor dan mekanismenya. Untuk Buyer Adhi menyarankan para petani aktif mengikuti ekspor yang diadakan oleh Dinas Provinsi dan Dinas Kab/Kota hingga Negara Tujuan Ekspor agar mengetahui gambaran kebutuhan produk bahkan berjumpa dengan buyer/pembeli.

Petani Milenial yang sempat hadir sebagai peserta sangat bersemangat dan bahagia dengan adanya Bimtek Gratieks dari Ibu. Yessy Melania bersama Barantan Entikong, Kementan RI.

Bimtek sekaligus Penyampaian Materi Kepada Para Petani Milenial di Melawi yang di isi oleh Narasumber di antaranya
Plh. Barantan Entikong Adhi, Perwakilan Bea Cukai Entikong, & Dinas Pangan Kab. Melawi. (Tio/Yesaya/*)

Bagikan ke
Continue Reading

Bengkayang

Jaga KAMTIBMAS dan Kondusifitas Lewat Pembinaan Cabor Bela Diri

Published

on

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan kepolisian Polres Bengkayang Melakukan Pembinaan terhadap Cabang olahraga khususnya Bagi Cabor Bela diri. (Foto/Ist)

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan kepolisian Polres Bengkayang Melakukan Pembinaan terhadap Cabang olahraga khususnya Bagi Cabor Bela diri bertempat di sebuah Cafe Jalan Bambang Ismoyo Kelurahan Bumi Emas Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang, Sabtu (22/7/2023) pagi.

Kegiatan Pembinaan Cabor Bela Diri ini salah satunya nya upaya dan strategi dalam rangka Memelihara Kondusifitas Kamtibmas di Kabupaten Bengkayang Tahun 2023.

kegiatan pembinaan Cabor Bela diri di hadiri Kapolres Bengkayang diwakili oleh Kabagops Polres Bengkayang, AKP Jami’ad, S.H.,Ketua KONI Kabupaten Bengkayang, Mardiansyah Herman S.Pd. Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Konu, Para Pengurus / Anggota KONI Kabupaten Bengkayang Cabor Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bengkayang ,Cabor Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Para Ketua Perguruan Silat Se-Kab. Bengkayang beserta anggota dan Para Ketua Perguruan Karate Se-Kab. Bengkayang beserta anggota.

“Terima kasih untuk kita semua yang telah hadir dalam Kegiatan Pembinaan Cabor Bela Diri dalam rangka Memelihara Kondusifitas Kamtibmas di Bengkayang Tahun 2023,” ucap Ketua KONI Kabupaten Bengkayang Mardiansyah Herman

Ketua Koni Herman Mardiansyah menjelaskan Organisasi KONI merupakan organisasi yang berwenang dan bertanggung jawab mengelola, membina, mengembangkan dan mengkoordinasikan seluruh pelaksanaan kegiatan olahraga prestasi setiap anggotanya di Indonesia.

“Khusus di Kabupaten Bengkayang Koni telah berperan aktif mendukung dan membina atlet olahraga mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA yang tersalur dalam kegiatan O2SN dan FLS2N hingga telah selesai bergulir,” Jelas Mardiansyah Herman

Komite Olahraga Nasional Indonesia berharap dengan adanya pembinaan Cabor Beladiri ini dapat menjalin kerjasama yang baik bersama pihak kepolisian khususnya Polres Bengkayang maupun pihak-pihak terkait agar setiap event pertandingan olahraga yang akan berlangsung dapat berjalan aman, lancar dan kondusif.

“Terdapat 6 Perguruan Pencak Silat di Kabupaten Bengkayang diantaranya Rajawali Putih, Bandar Garima, Benteng Mukmin, IKSPI (Kera Sakti), Susun Sirih dan PSHT, serta terdapat 9 Perguruan / Dojo Karate diantaranya KKI, Aski, Gokasi, Inkai, GojuAs, Siruite, Inkanas, Lemkari dan Inkado.
Namun Keterbatasan anggaran berpengaruh pada pelaksanaan event olahraga Terkait Cabor Beladiri IPSI dan Forki Kabupaten Bengkayang, mari kita tetap semangat dalam mendukung dan membina atlet-atlet agar lebih berprestasi dengan menjunjung tinggi sportivitas,” harap Herman

Sementara itu, Kabagops Polres Bengkayang, AKP Jami’ad, S.H. menyampaikan
Permohonan maaf dari Kapolres Bengkayang yang belum bisa hadir karena ada kegiatan penting yang tidak bisa ditinggal sebelumnya.

“Beliau dalam hal ini yaitu Kapolres Bengkayan berharap agar ada beberapa Cabor Olahraga yang dapat melaksanakan latihan di Halaman Polres Bengkayang, sebelumnya sudah ada Saka Bhayangkara Pramuka yang aktif melaksanakan latihan,” ungkap Kabag ops Polres Bengkayang AKP. Jami’ad

Menurut nya Olahraga sangat penting guna meningkatkan mental, fisik, spiritual dan soliditas.

“Perlu meningkatkan event-event pertandingan olahraga di Kabupaten Bengkayang guna mengarahkan kalangan anak-anak dan dewasa agar mempunyai interaksi yang positif pada lingkungan sosial.
Polres Bengkayang dan Cabor Olahraga di Kabupaten Bengkayang dapat bersama sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” tutup Kabag Ops Polres Bengkayang AKP Jami’ad. (Robin/Ril)

Bagikan ke
Continue Reading

Bengkayang

Kapolres Bengkayang Beri Penghargaan Kepada Kapolsek Seluas Berhasil ikut Ungkap Narkoba 3 Kg Lebih

Published

on

Kepala Kepolisian Sektor (POLSEK) Seluas IPDA Kasianus Berhasil Menyabet Tiga Penghargaan. (Foto/Ist)

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Kepala Kepolisian Sektor (POLSEK) Seluas IPDA Kasianus Berhasil Menyabet Tiga Penghargaan Selama 1 Tahun Lebih bertugas sebagai Kapolsek sejak 2021-2023.

Tiga Kasus yang Berhasil turut di ungkap Mantan Kanit 4 Intel Polres Bengkayang yaitu Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) September 2022

kemudian melakukan pembinaan masyarakat untuk menyerahkan senjata api Rakitan kepada polres Bengkayang Nopember 2022 dan pengungkapan Narkoba Seberat (3) tiga Kilogram lewat Jalur Batas Kecamatan Jagoi Babang Perbatasan RI-Malaysia.

aksi peredaran narkoba jenis sabu seberat 3,095 Kilogram di Jalan Pereges, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang.

Kemudian di gelar Press rilis oleh Polres Bengkayang

Yang di pimpin Kapolres Bengkayang AKBP Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H. saat Konferensi Pers yang digelar pada Selasa (4/7/23) siang di Aula Tunggal Panaluan membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa penangkapan tersebut berawal dari hasil penyelidikan Tim Gabungan Satresnarkoba Polres Bengkayang, Sat Reskrim dan Unit Reskrim Polsek Seluas.

“Benar, pada hari Jum’at tanggal 30 Juni 2023 yang lalu kami telah berhasil mengamankan narkoba jenis sabu seberat 3095,91 gram (Bruto) yang dibawa 2 orang pria saat berada di Jalan yang terletak di Dusun Pereges, Desa Seluas, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang,” terangnya.

“Adapun 2 orang pria tersebut berinisial D (29) dan H (27). Saat penggeledahan, D yang mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter warna biru kedapatan membawa 3 bungkus plastik yang terdiri dari 2 kemasan teh merek Alishan Jin Xuan Tea warna jingga dan 1 kemasan Coffee Roastets merek Bluebeard yang didalamnya diduga berisikan narkotika jenis sabu,” ujar Kapolres.

“Sedangkan H yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion warna merah kedapatan membawa 1 plastik klip warna putih bening yang didalamnya diduga berisikan narkotika jenis sabu,” tambah Kapolres.

Kedua pelaku beserta barang bukti tersebut segera diamankan Tim Gabungan ke Polsek Seluas untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pengembangan, Tim Gabungan menuju Dusun Saparan, Desa Kumba, Kec. Jagoi Babang, Kab. Bengkayang dan mengamankan 2 orang perempuan berinsial N (23) dan DT (23) yang kemudian diamankan ke Polsek Seluas untuk pemeriksaan lebih dalam.

“Jadi dari hasil pemeriksaan, perempuan berinisial DT ini merupakan pemilik sabu tersebut. Sedangkan N bertindak sebagai perantara, sedangkan H dan D bertindak sebagai kurir,” tambah Kapolres.

Adapun saat ini keempat tersangka tersebut telah diamankan di Polres Bengkayang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar dan atau Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana penjara paling lama 12 tahun dan denda paling banyak Rp 8 miliar.

“Mari bersama-sama kita lakukan langkah pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba, dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan dimanapun kita berada. Segera berikan informasi sekecil mungkin kepada pihak Kepolisian apabila melihat, mendengar ataupun mengetahui adanya aksi peredaran maupun penyalahgunaan narkoba,” sampai Kapolres. (Robin)

Bagikan ke
Continue Reading

Bengkayang

Panit 1 Samapta Polsek Jagoi Babang Terima Penghargaan Berhasil Ungkap Sabu 1 Kg di Perbatasan

Published

on

Anggota Polsek Jagoi Babang, Polres Bengkayang, Polda Kalbar IPDA Ade Iskandar Jabatan Panit 1 Samapta Polsek Jagoi Babang mendapat Piagam Penghargaan. (Foto/Ist)

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Anggota Polsek Jagoi Babang, Polres Bengkayang, Polda Kalbar IPDA Ade Iskandar Jabatan Panit 1 Samapta Polsek Jagoi Babang mendapat Piagam Penghargaan di Hari Bhayangkara ke -77 Tahun 2023.

Piagam Penghargaan untuk kedua kali di serahkan Langsung oleh Kepala Kepolisian Resor Bengkayang (KAPOLRES) AKBP.Bayu Suseno di Mapolres Bengkayang Usai upacara Hari Bhayangkara Ke-77

Mantan kapolsek Suti Semarang IPDA.Ade Iskandar mengatakan piagam penghargaan tersebut diberikan atas prestasinya mengungkap Sabu Seberat 1 kilogram di Wilayah Hukum Polsek jagoi Babang perbatasan RI-Malaysia.

“Pengungkapan 1 kilogram sabu dari seberang Negara tetangga Malaysia bulan mei 2023 dengan Pelaku asal Warga Jagoi Babang,” ungkap IPDA Ade Iskandar

Panit 1 Samapta Polsek Jagoi Babang IPDA.Ade Iskandar bersyukur bisa mendapat Piagam kedua selama bertugas di Polres Bengkayang.

“Sebelum nya piagam pertama berhasil melakukan pembinaan masyarakat untuk menyerahkan senjata api Rakitan kepada polres Bengkayang pada waktu itu bertugas sebagai Kapolsek Suti Semarang,” jelasnya.

IPDA Ade Iskandar dua bulan telah menjalani Tugas sebagai Panit 1 Samapta di polsek Jagoi dan 1 Tahun Kecamatan Suti Semarang Sebagai Kapolsek.

IPDA Ade Iskandar mengatakan pemberantasan Narkoba akan menjadi atensi prioritas termasuk Pencegahan TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang )di wilayah Perbatasan.

“Keberhasilan ini akan menjadi acuan semangat dalam melaksanakan tugas terutama dalam pemberantasan Narkoba dan juga TPPO Tindak Pidana Perdagangan Orang pada tahun 2023 sudah 7 orang Pelaku satu tersangka dan 1 orang Korban,” jelasnya.

IPDA Ade Iskandar menghimbau kepada Masyarakat untuk tidak takut melaporkan kejahatan Narkoba kepada Aparat Kepolisian dalam upaya menyelamatkan generasi muda.

“Peran penting Masyarakat dalam memberantas narkoba bukan hanya Tugas kepolisian namun para pihak penting untuk membantu kepolisian dalam pemberantasannya dan juga peran orang tua
Penting mengawasi anak-anak nya terutama dalam pergaulan sehingga tidak terjerumus Narkoba,” tutup IPDA Ade Iskandar. (Robin)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalbar

Yessy Melania Tutup Retreat Persekutuan Pemuda Pemudi ke-50 Tahun GKII Daerah Tanah Pinoh

Published

on

Anggota Komisi IV DPR RI Yessy Melania, S.E Menutup Retreat Persekutuan Pemuda-Pemudi ke-50 Tahun GKII Tanah Pinoh Jemaat Bukit Sion Desa Bata Luar di tandai dengan Pemukulan Gong. (Foto : Tio)

MELAWI, SuaraBorneo.com – Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Tanah Pinoh Kabupaten Melawi menyelenggarakan Retreat Persekutuan Pemuda-Pemudi Ke-50 di Pusatkan Di GKII jemaat Bukit Sion Desa Bata luar, Kecamatan Tanah Pinoh, Kabupaten Melawi.

Kedatangan Anggota DPR RI Fraksi Nasdem Dapil Kalbar Dua itu di Sambut Para Pendeta, Ketua Panitia hingga Para Peserta Retreat dengan Pengguntingan Pita. Retreat Persekutuan Pemuda-Pemudi ini Mengusung Tema “On Heart On Vision”.

Dalam Sambutannya Yessy Melania Mengajak Pemuda-Pemudi Untuk terus Tumbuh dalam Pelayanan Gereja, Masyarakat Maupun Bangsa dan Negara.

“Banyak Tantangan untuk Anak Muda ke Depan Salah satu Di era digitalisasi Saat ini. untuk itu Saya Berharap Pemudi Pemudi ini Bisa Memfilter Maupun Menyaring Hal hal yang positif untuk diri Sendiri serta Meningkatkan iman Dalam Pelayanan Gereja,” ujar Yessy Melania saat menutup Retreat Persekutuan Pemuda/i ke- 50 Tahun, Jum’at (16/6/2023).

Sementara Sekretaris Wilayah Pendeta Paran Pagun Mengatakan Berlangsung kegiatan Retreat Persekutuan Pemuda-Pemudi Merupakan kegiatan Yang terprogram dengan Maksud dan Tujuan Pembinaan Iman Muda muda serta Masukan Saran dan pendapat.

“Dengan Kegiatan ini Agar Pemuda-Pemudi Kita Mampu menghadapi Tantangan Zaman Saat ini, dan Melalui kegiatan ini Peserta juga Mendapatkan Pesan iman dalam Kehidupan,” tutupnya. (Tio)

Bagikan ke
Continue Reading

Bengkayang

Pemuda Dayak Dorong Polisi Tindak Pelaku Penyelewengan BBM dan Pupuk Bersubsidi

Published

on

Dayak Kabupaten Bengkayang (PDKB) gelar Rapat. (Foto/Ist)

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Pemuda Dayak Kabupaten Bengkayang (PDKB) mengadakan Rapat Koordinasi penguatan Struktur Organisasi bertempat di ramin bantang 17 Juni 2023 Sabtu.

Penguatan Struktur Organisasi PDKB ini di hadiri seluruh pengurus Pemuda Dayak se-kabupaten Bengkayang.

Dalam agenda penguatan struktur organisasi tersebut seluruh Pemuda Dayak didorong komitmen fokus dan Aktif dalam berorganisasi sesuai Fungsi dan Foksi.

“Kami pemuda dayak kabupaten bengkayang saat ini sedang memilih dan memilah pengurus yang aktif dan tidak aktif, tujuan nya kedepan agar pemuda dayak kabupaten bengkayang dapat kembali bisa aktif dan menjalankan tugas dan fungsi organisasi dengan baik dan lancar,” ujar ketua pemuda dayak kabupaten bengkayang Riyan.

Selain Fokus Memperkuat Struktur Organisasi,Pemuda Dayak Kabupaten Bengkayang membahas maraknya Isu-isu di masyarakat seperti Penyelewengan terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Pupuk Bersubsidi.

Terkait Hal yang dapat merugikan Masyarakat ini. Pemuda Dayak Kabupaten Bengkayang Meminta dan mendukung Penuh Aparat penegak hukum Yaitu Kepolisian khususnya di Wilayah Hukum Polres Bengkayang untuk bertindak tegas.

“Akhir – akhir ini kita mendengar penyelewelengan terhadap BBM dan PUPUK bersubdi sangat merugikan masyarakat , ini perlu menjadi perhatian Serius. Karena nya Kami Pemuda Dayak Mendukung pihak Kepolisian menindak Tegas Para Pelaku yang melakukan penyelewengan Bbm dan Pupup Bersubsidi ini,” ungkap Ketua Pemuda Dayak Kabupaten Bengkayang Ryan

Menurut Ryan Penindakan terhadap Pelaku pelanggar Penyelewengan BBM ataupun Pupuk Bersubsidi termasuk yang lainnya Kepolisian Tidak tebang pilih apapun latar belakang pelaku.

“Penindakan pelaku Penyelewengan oleh Kepolisian tentu jangan tebang Pilih sehingga dapat memberikan dampak dan Efek jera bagi pelaku sesuai Aturan Perundangan -undangan yang berlaku. Sekali lagi Kami Pemuda Dayak Kabupaten Bengkayang mendukung aparat penegak hukum dalam menindak penyelewengan BBM dan PUPUK bersubdi di kabupaten bengkayang,” tutup Ryan Agus Jasmanto Ketua Pemuda Dayak Kabupaten Bengkayang. (Robin)

Bagikan ke
Continue Reading

Bengkayang

Kantor PERUMDA Air Minum Tirta Bengkayang Resmi Pindah di Eks Kantor BPBD

Published

on

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, SE.MM hari ini resmikan Kantor Perumda Air Minum Tirta Bengkayang. (Foto/Ist)

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, SE.MM hari ini resmikan Kantor Perumda Air Minum Tirta Bengkayang yang beralamat di Jl. Pontianak No: 95 Kelurahan Bumi Emas Bengkayang ( 05/06/2023) senin.

Peresmian ini dihadiri oleh beberapa SKPD , Forkompinda,Kades, RT, dan Mitra kerja Cu, Perbankan, Pos serta beberapa Tamu undangan lainya.

Kantor yang diresmikan tersebut merupakan kantor exs BPBD yang mana telah di serahkan Oleh Pemerintah Daerah kabupaten Bengkayang yang di nilai cukup resferentatif sebagai kantor pusat pelayanan Air Bersih di kota Bengkayang dan tidak lagi pindah – pindah kantor seperti sebelumnya.

Terkait dengan perubahan status kepemilikan dari tingkat provinsi menjadi aset Pemda kabupaten Bengkayang kantor tersebut telah di bahas oleh bagian Aset. Dalam kesempatan ini juga Bupati dan Direktur memberikan Cendra mata bagi pegawai yang bulan lalu telah Purna tugas , Terima kasih diucapkan kepada Bapak Pertus Panek atas pengabdiannya selama bertugas.

Dikatakan, Bupati berpesan dengan kantor yang ditempati sekarang agar lebih meningkat lagi, pemerintah Daerah dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat akan Air bersih di kota Bengkayang akan menambah Sumber Tangkapan Air Jaku/ sebaga Desa Bhakti Mulya kecamatan Bengkayang, dan untuk Sistem Penyediaan Air Minum ( SPAM ) yang saat ini belum dikelola dengan baik seperti Yang ada di Desa Setia Jaya Kecamatan Teriak dalam waktu dekat akan di serahkan pengelolaannya ke pihak ) Perumdam Tirta Bengkayang dengan tujuan agar sistem pengelolaannya baik.

Bupati Bengkayang juga mengucapkan terima kasih kepada DPRD /Dewan, Sekwan Kabupaten Bengkayang yang mana telah memberikan kesempatan untuk menepati Aula Rumah Dinas Dewan selama pasca kebakaran beberapa tahun lalu ” harapan dengan adanya kantor yang ada ini pelayanan semakin baik dan pelanggan bertambah serta kedepan Perumda Tirta Bengkayang bakal menjadi SPAM Regional hal ini mengingat Kabupaten Bengkayang memiliki Banyak Air Terjun / Riam ” ucapnya.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Bengkayang Wardi. S. Si Mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah kabupaten Bengkayang Terutama Kuasa Pemilik Modal ( KPM ) Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis SE MM dalam hal ini telah memberikan kantor Tetap / Aset tetap dimana kantor pusat pelayanan Air Minum tidak lagi berpindah – pindah. Dirinya juga yakin dengan adanya dukungan Pemerintah Daerah sistem pelayanan Air Bersih di Bengkayang ini akan semakin baik selaras dengan PDAM/ Perumdam yang telah maju.
(Rbn)

Bagikan ke
Continue Reading

Bengkayang

DAD Bengkayang dan Para Tokoh Dukung Pemilu 2024 Damai

Published

on

Dewan Adat Dayak (DAD) di Wilayah Kecamatan Bengkayang Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat Mengadakan Fokus Group Discussion (FGD). (Foto/Ist)

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Dewan Adat Dayak (DAD) di Wilayah Kecamatan Bengkayang Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat Mengadakan Fokus Group Discussion (FGD) dalan rangka mendukung terciptanya Pemilu Damai Tahun 2024 di aula kantor Camat Bengkayang, Kamis (25/5/2023)

Hadir dalam kegiatan diskusi Publik FGD Camat Bengkayang, Heri Setiyono, S.STP., M.Si.Ketua DAD Kec. Bengkayang, Yulius Heri, M.Pd.KBO Sat Intelkam Polres Bengkayang, IPDA Bambang Rudiyanto beserta 5 personil. Kasi Trantib Kecamatan Bengkayang, Tarigan, Kades, Todat dan Tomas yang ada di wilayah Kecamatan Bengkayang.

Dalam Diskusi tersebut,Ketua DAD Kecamatan Bengkayang Yulius Heri Mengapresiasi dan mengajak seluruh para agar mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif menjelang pemilu tahun 2024.

Menurut nya Sebagai warga negara Indonesia yang baik maka kita selaku Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat bersama pihak keamanan Polres Bengkayang mempunyai kontribusi penyambung antara masyarakat dan pemerintah agar dampaknya dapat dirasakan baik oleh semua kalangan masyarakat.

“Menjelang pemilu tahun 2024 bahwa setiap masyarakat berhak memberikan hak suaranya untuk kemajuan demokrasi bangsa dan bernegara, namun diharapkan kita juga harus selalu menjaga situasi keamanan agar pelaksanaan kegiatan tersebut tetap berjalan lancar dan kondusif,” ungkap Ketua DAD Kecamatan Bengkayang,Yulius Heri

Yulius Heri menungkapkan ada beberapa jalur alternatif menyelesaikan permasalahan jika terjadi di masyarakat yaitu dalam bentuk Sanksi hukum Adat.

“Jika ada permasalahan di wilayahnya diharapkan kita selaku penengah dalam arti kata mempunyai kewenangan hukum adat dapat membantu setiap warganya menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan dengan seadil-adilnya,” tambahnya.

Kemudian menjelang even budaya Barape Sawa Kabupaten Bengkayang Tahun 2023 .

Ketua Dewan Adat Dayak Kecamatan Bengkayang juga mengajak semua pihak agar mendukung even Budaya Barape Sawa yang merupakan agenda rutin tidak lama lagi akan di selenggarakan.

“Kita semua yang terlibat dalam ranah DAD wajib mendukung, karena acara tersebut merupakan salah satu ciri khas Budaya Dayak Bakati yang harus kita lestarikan, supaya dikenal luas oleh masyarakat lokal maupun luar daerah Kabupaten Bengkayang dalam membangun pariwisata dan menjaga budaya adat di Kabupaten Bengkayang,” tegasnya

Dewan Adat Dayak Kecamatan Bengkayang berharap semua pihak terus berkontribusi membantu pemerintah dan pihak berwenang dalam mengatasi peredaran dan penyalahgunaan narkotika melalui himbauan dan sosialisasi kepada warga masyarakat agar generasi penerus dapat hidup bermanfaat bagi keluarga, lingkungan, bangsa dan negara.

Sementara itu,KBO Sat Intelkam Polres Bengkayang IPDA.Bambang mengapresiasi Diakusi Publik mendukung Terciptanya Pemilu Damai Tahun 2024.

“Sinergitas Polri bersama Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat mempunyai peran penting dalam menjaga toleransi kerukunan antar suku bangsa dan umat beragama, hal ini telah kita wujudkan dalam interaksi kehidupan sosial sehari-hari,” ungkap Ipda Bambang

IPDA Bambang Mengajak Menjelang pemilu 2024 TNI-Polri agar tetap berkomitmen bersikap Netral.

Sekaligus menghimbau kepada steakholder agar bersama-sama mengawal dan menjaga situasi kamtibmas supaya pesta demokrasi tersebut dapat berjalan lancar dan kondusif.

Selanjutnya,Kasi Trantib Pemerintah Kecamatan Bengkayang Tarigan menyampaikan dalam FGD kontribusi Steakholder para tokoh sangat Penting sebagai penyampai pesan-pesan kamtibmas yang positif kepada masyarakat untuk kepentingan dalam mencapai keharmonisan dan ketentraman bersama.

“Kecamatan Bengkayang rata-rata dihuni oleh masyarakat kalangan suku dan agama yang berbeda-beda, namun semua itu menjadi suatu bentuk dinamika untuk saling belajar memahami dan menghargai yang dinamakan toleransi,” jelas Kasi Trantib Pemerintah Kecamatan Bengkayang,Tarigan

Menurut Kasi Trantib Pemerintah Kecamatan Bengkayang Tarigan berharap lembaga adat dan tokoh-tokoh masyarakat menjadi panutan bagi masyarakatnya dalam mencapai kesejahteraan sosial.

“Lewat FGD kita harus bersepakat Atensi kita bersama-sama mengawal dan menjaga situasi kamtibmas menjelang pemilu 2024 supaya berjalan lancar dan kondusif,” tambahnya

Pemerintah Kecamatan Bengkayang Mengajak semua pihak bersama-sama melakukan pengawasan secara berkala terkait pemuda pemudi sekarang agar tidak terjerumus kedalam narkoba dan pernikahan dini, sehingga diharapkan sinergitas antar instansi terkait dan tokoh-tokoh masyarakat dapat membantu memberikan dampak yang baik kepada masyarakat. (Rbn)

Bagikan ke
Continue Reading

Umum

Populer