DPD Partai Gerindra Kalbar Pastikan Dukung Prabowo Subianto Sebagai Capres 2024 – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-15 IK-AN-1A

Kalbar

DPD Partai Gerindra Kalbar Pastikan Dukung Prabowo Subianto Sebagai Capres 2024

Published

on

PONTIANAK, SuaraBorneo.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Kalimantan Barat baru saja melaksanakan Rapat Kordinasi Daerah (Rakorda), yang digelar pada hari Selasa, 21/12/21 di Hotel Golden Tulip yang berlokasi di Jalan Teuku Umar-Pontianak.

Yuliansyah selaku Ketua Dewan Perwakilan Daerah ( DPD ) Kalimantan Barat mengatakan untuk menghadapi Pilpres 2024, Partai Gerindra sesuai dengan arahan Pimpinan Pusat  akan mempersiapkan, baik dibidang IT maupun saksi.

Dia juga menyampaikan Partai Gerindra sudah mengalami perombakan kepengurusan, ada beberapa yang sudah  diganti dan di evaluasi guna menjalankan stregi politik untuk Pilpres 2024

“Mudah-mudahan  pengurus Partai Gerindra yang priode sekarang bisa berbuat terbaik untuk bangsa dan masyarakat, nanti juga kita akan evaluasi dan anak-anak muda akan kita ambil untuk masuk ke dalam tim kita sesuai dengan arahan pimpinan kita,” katanya.

DPD Partai Gerindra Kalbar  siap mendukung Prabowo untuk menjadi Calon Presiden 2024, dan sudah menargetkan perolehan kursi untuk Legislatif.

“Target kursi, DPRI saya targetkan untuk Kalbar 1  minimal 2 kursi,  Untuk Kalbar 2  minimal perolehan 1 kursi, mudah mudahan  Kalbar bisa mengirimkan 3 kursi,” ucapnya.

Akan tetapi dalam menghadapi Pemilihan Gubernur ( Pilgub ) Kalbar, Yuliansyah mengatakan  akan menunggu keputusan dari pusat, akan memprioritaskan kader namun tetap membuka kesempatan kepada siapapun yang memiliki potensi untuk mendulang suara dan menarik simpati masyarakat Kalimantan Barat

“Gerindra akan mengutamakan kader tapi tidak menutup kemungkinan dari tokoh masyarakat yang ingin mendapat rekomendasi dari Gerindra kita akan rekom kan dan membuka peluang kepada tokoh-tokoh masyarakat,” pungkasnya. (Eka)

Bengkayang

Komisi III DPRD Bengkayang Sidak SMPN 4 Tak Punyai Gedung Sekolah

Published

on

Wakil Ketua DPRD, Jonedhi dan didampingi oleh Ketua Komisi III, Martinus Khiu berserta anggota komisi lainnya. (Foto/Ist) 

BENGKAYANG, suaraborneo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkayang melalui Komisi III bidang kesehatan dan pendidikan melakukan sidak SMPN 4 Bengkayang yang tak mempunyai gedung sekolah permanen sejak dibuka tahun 2020 silam.

Sidak tersebut pun dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD, Jonedhi dan didampingi oleh Ketua Komisi III, Martinus Khiu berserta anggota komisi lainnya, Kamis (4/8/22).

Diketahui pula sidak tersebut dilakukan Komisi III DPRD Kabupaten Bengkayang untuk memastikan informasi bahwa sekolah SMPN 4 berpindah lokasi bahkan harus melakukan belajar mengajar dilantai kelas, akibat jumlah kursi dan meja yang tak memadai.

Terlihat satu persatu ruangan yang ditumpangi SMPN 4 Bengkayang di Sekolah Swasta SMAK ditinjau.

Mereka pun menyapa anak-anak yang belajar di lantai, yang tak beralas apapun, hanya ditemani buku dan alat tulis belajar.

Siswa-siswi SMPN 4 pun terlihat riang gembira, dalam benaknya setelah dilakukan peninjauan, gedung permanen dan sarana-prasarana seperti kursi dan meja, bakal ia dapatkan, sehingga dapat belajar dengan penuh konsentrasi.

Selepas meninjau lokasi SMPN 4, Wakil Ketua DPRD, selaku koordinator Komisi III, Jonedhi menyebut, ia sebagai wakil rakyat akan mengawal dan menindaklanjuti keluhan orang tua siswa dan pihak sekolah kepada pemerintah terkait realisasi gedung permanen SMPN 4 dan sarana-prasarana penunjang pembelajaran.

“Pertemuan kita hari ini untuk memastikan kondisi dan keluhan pihak sekolah dan siswa yang beberapa hari ini viral di media,”ucapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III, Martinus Khiu mengutarakan, pihaknya dalam waktu dekat akan mencarikan solusi terbaik, salah satunya dengan melakukan rapat dengan pihak dinas terkait, untuk menyelesaikan persoalan pendidikan yang dinilainya sangat riskan.

“Kita akan mencari solusi, saya sedih dan kasian, melihat kondisi di SMKN 4 ini,” timpalnya.

Martinus memastikan, pihaknya selaku Komisi III bidang pendidikan dan kesehatan akan terus menindaklanjuti permasalahan tersebut hingga direspon pemerintah dan segera dapat mengucurkan anggaran untuk merealisasikan pembangunannya.

Kepala Sekolah, SMKN 4 Bengkayang, Yulius mengungkapkan terimakasih kepada DPRD Kabupaten Bengkayang yang telah berkunjung melihat kondisi sekolah yang ia pimpin.

Ia berharap, sejak tiga tahun terakhir, harapan para guru dan murid dapat dibantu oleh wakil rakyat dalam menyuarakan aspirasi mereka kepada pemerintah daerah.

“Kita ucapkan terimakasih telah datang, dan meninjau ke SMPN 4. Semoga kedepan dapat dibantu dan disuarakan kepada pemerintah,” tutupnya. (Rbn)

Continue Reading

Bengkayang

1.120 Peserta Atlet Karate Ikuti Turnamen di Kabupaten Bengkayang

Published

on

Open Turnamen Karate Se-kalimantan barat di kabupaten Bengkayang. (Foto : Ist) 

BENGKAYANG, Suaraborneo.com – Sebanyak 1.120 Peserta Atlet karate Se Kalimantan Barat Mengikuti Open Turnamen Bengkayang Cup yang di buka dihalaman Kantor Bupati Bengkayang, Rabu (27/7).

Open Turnamen Bengkayang Cup di buka langsung Wakil Bupati Bengkayang Syamsul Rizal.

Turnamen kali ini, diikuti 14 kabupaten kota di Kalimantan Barat, dan terdiri dari 1.120 peserta.

Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia kabupaten Bengkayang, Rudi menyampaikan, open turnamen karate adalah ajang silahturahmi penggiat dan penggerak olahraga Karate. Sekaligus menjadi ajang menjaring anak-anak dan kaum muda yang berprestasi di olahraga karate.

“Untuk mempromosikan olahraga karate dikalangan anak muda melalui Open Turnamen, yang nantinya di persiapkan menjadi atlet karate yang hebat,” ungkap Rudi dalam pembukaan turnamen tersebut.

Rudi berharap karate lewat Open turnamen Bengkayang Cup mampu menghasilkan atlet-atlet yang berprestasi serta dapat menumbuhkan semangat untuk kemajuan di cabang olah raga karate di Bengkayang, dan Kalbar pada umumnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bengkayang, Syamsul Rizal menyampaikan, Bengkayang Cup Karate Open Turnamen se-kalimantan Barat akan merebutkan piaya bergilir Bupati Bengkayang tahun 2022. Wabup Rizal juga mengapresiasi seluruh kesiapan panitia pelaksana dan para atlet yang terlibat.

“Mari Kita jadikan turnamen ini sebagai ajang untuk meningkatkan silahturahmi para pecinta karate, dan mencari bibit bibit atlet karate yang handal dan tangguh siap memajukan perkembangan olah raga karate,” ucap Rizal.

Kata Rizal , selama berlangsungnya Open Turnamen seluruh peserta turnamen harus mengedepankan sportivitas tinggi dan menerima baik itu menang dan kalah setiap pertandingan.

“Turnamen ini tentu ada yang menang dan kalah kita harap bisa saling menerima, raihkan kemenangan dan prestasi serta junjung tinggi sportivitas,” pesan Wabup.

Selain itu, Wabup Rizal juga menyatakan, open turnamen piala bergilir Bupati Bengkayang ini juga sebagai pemanasan awal dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Kalbar (Porprov) mendatang.
Disela-sela wawancara Wabup juga mempromosikan objek wisata yang da di kabupaten Bengkayang.

“Manfaat kan lah objek wisata yang ada, agar Bengkayang bih dikenal,” pungkasnya.

Wabup juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga ketertiban, keamanan dan kenyamanan selama bertanding. Ia pun berpesan, jika nantinya terdapat kesalahpahaman dan hal lainnya dapat diselesaikan dengan baik dan kekeluargaan.

Ketua KONI kabupaten Bengkayang, Mardiansyah Herman mengapresiasi pengurus Forki dan semua pengurus perguruan karate di Bengkayang yang telah melaksanakan kegiatan ini. Menurut Herman, KONI sendiri mendukung penuh kegiatan yang berlangsung dengan sejumlah Fasilitas seperti menyiapkan mobil angkut baik untuk pelatih, peserta atlet, official yang ikut dalam turnamen ini.

“Kita harap, enam perguruan yang ikut turnamen bisa bersaing dan dari turnamen ini akan dipersiapkan Porprov Kalbar mendatang,” pungkasnya. (Rbn)

Continue Reading

Kalbar

Pemuda Adat Subah Tingkatan Keterampilan Jurnalistik Warga

Published

on

Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Bengsibas melakukan diskusi bersama bersama jurnalis warga. (Foto: Ist) 

SAMBAS, suaraborneo.com – Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Bengsibas melakukan diskusi bersama bersama jurnalis warga bagi pemuda adat.

Diskusi ini berlangsung di rumah kepada desa balai gemuruh yaitu marisius Maman. Dusun sondong, kampung ganeng, RT 05 RW 08, Desa Balai Gemuruh, Kecamatan Subah, kabupaten Sambas, Kalimantan barat, 14 Juli 2022 dari jam 15.00 sampai jam 17.00.

Diskusi ini di fasilitasi oleh jurnalis televisi lokal Kalimantan barat melalui Aliansi Masyarakat Adat Nusantara yaitu Stepanus Robin dan Angga.

Salah satu peserta diskusi merupakan mahasiswa di salah satu universitas di Pontianak bernama hipolitus hutaboru, diikuti juga oleh beberapa siswa dan pemuda adat yaitu Repalina, Ben dan Ranja.
Mereka merupakan pemuda adat yg aktif dan selalu berkontribusi dalam lingkungan sekitar khususnya di kampung Ganeng.

Diskusi ini dilakukan guna untuk melibatkan beberapa pemuda adat/mahasiswa yang ada di kampung ganeng agar mereka selalu mengupdate informasi yang berkaitan dengan lingkungan sekitar tentang masalah – masalah yang dihadapi masyarakat saat ini khusus nya di desa Balai Gemuruh.

Berikut ini merupakan contoh permasalahan yang belum terselesaikan di desa balai gemuruh adalah maslaah HGU perusahaan PT putra lirik Domas (pld), transmigrasi baru, dan KTM (kota Terpadu Mandiri Subah) yang mangkrak, dll.

Diskusi jurnalis warga ini merupakan tindak lanjut / update pelatihan – pelatihan yang pernah di lakukan sebelumnya.

Kepala desa balai gemuruh mengapresiasi diskusi ini dan beliau juga ikut serta berpartisipasi pada diskusi ini.

Besar harapan para peserta agar kedepannya ada lanjutan dari kegiatan diskusi ini supaya mereka bisa lebih memahami bagaimana cara membuat berita yang layak diterima dan ditayangkan di publik agar masalah – masalah yang ada di lingkungan tetap terupdate dan dapat diketahui oleh para pengambil kebijakan. (rbn)

Continue Reading

Bengkayang

Danyon B Satbrimob Polda Kalbar, Jabat Kapolres Bengkayang

Published

on

AKBP Dr Bayu Suseno Kapolres Bengkayang. (Foto: Ist) 

BENGKAYANG, Suaraborneo. com – Setelah sebelumnya melakukan Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Polda Kalbar, kini AKBP Dr. Bayu Suseno resmi menjabat sebagai Kapolres Bengkayang yang baru.

Kedatangan Kapolres Bengkayang AKBP Dr. Bayu Suseno disambut dengan tradisi adat pemotongan tebu serta jajar kehormatan dari personel Polres Bengkayang, Rabu (13/07/22).

Tarian penyambutan dari Sanggar Pabayo Tarigas Bengkayang juga turut mengiringi masuknya Kapolres Bengkayang AKBP Dr. Bayu Suseno untuk pertama kali ke Mapolres Bengkayang.

Setelah bersalaman dan berkenalan dengan para Pejabat Utama Polres Bengkayang, Kapolres Bengkayang AKBP Dr. Bayu Suseno bersama AKBP Arif Agung Winarto memberikan arahan kepada seluruh personel Polres Bengkayang.

Kepada seluruh personel Polres Bengkayang AKBP Arif Agung Winarto mengucapkan banyak terima kasih dari masuk hingga akhir penugasan sebagai Kapolres berjalan dengan baik.

“Saya AKBP Arif Agung Winarto mengucapkan banyak-banyak terima kasih karena perjalanan saya dari awal masuk sebagai Kapolres hingga akhir penugasan dibantu oleh rekan-rekan semua baik perwira, bintara maupun PNS sehingga saya dapat menjalankan tugas sebagai Kapolres selama 11 bulan 10 hari berjalan dengan baik”, kata AKBP Arif Agung Winarto.

“Selama bertugas sebagai Kapolres Bengkayang, semua permasalahan, semua kegiatan baik opsnal maupun pembinaan. Saya ucapkan terima kasih selama saya disini situasi kamtibmas cukup kondusif, pelanggaran-pelanggaran bisa kita minimalisir sehingga satuan ini tidak mendapat teguran dari satuan atas”, tambahnya.

Terakhir, AKBP Arif Agung Winarto memohon maaf apabila ada kesalahan selama bertugas sebagai Kapolres Bengkayang.

“Sebagai manusia biasa, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas nama pribadi maupun keluarga apabila ada kesalahan sengaja maupun tidak sengaja. Semaksimal mungkin saya melaksanakan tugas sebagai Kapolres melakukan dengan adil, tetapi manusia dalam memberikan suatu rasa adil tidaklah sempurna kecuali tuhan yang maha esa. Saya mohon maaf apabila kebijakan saya tidak sesuai yang diharapkan rekan-rekan”, tutup AKBP Arif Agung Winarto.

Sementara itu, Kapolres Bengkayang AKBP Dr. Bayu Suseno mengapresiasi kegiatan penyambutan yang dilakukan dan memohon dukungan dan kerjasama untuk bekerja lebih baik lagi.

“Saya mengapresiasi kepada pak Arif Agung atas acara yang dilaksanakan hari ini mulai dari gerbang hingga kita berdiri diatas mimbar. Terima kasih atas, semoga kedepan kami dan keluarga mendapatkan dukungan, support, kerjasama dari rekan-rekan sekalian”, katanya.

“Kami akan melanjutkan kebijakan, pembangunan-pembangunan, apabila ada yang akan diperbaiki akan kita perbaiki sama-sama sehingga satuan ini yang terdiri dari sub-sub sistem dapat bekerja dengan lebih baik lagi”, tutupnya.

Untuk diketahui bahwa AKBP Dr. Bayu Suseno sebelum menjabat Kapolres Bengkayang adalah Danyon B Satbrimob Polda Kalbar, sementara itu AKBP Arif Agung Winarto mendapat jabatan baru sebagai Wadansatbrimob Polda Jateng. (rbn)

Continue Reading

Kalbar

Warga Melawi Antusias, Ikut Vaksin Covid-19 Digelar BINDA Kalbar

Published

on

Pelaksanaan vaksinasi Badan intelijen negara Daerah (BISA) Kalbar. (Foto: Ist) 

MELAWI, SuaraBorneo.com – Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 masih terus dilakukan disejumlah daerah. Termasuk di Kabupaten Melawi, Provinsi Kalbar. Kali kini kegiatan vaksin diinisiasi langsung oleh pihak

Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kalbar menggelar vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Melawi, Rabu (6/7/2022).

Kegiatan vaksinasi yang dipusatkan dikantor Desa Kenual, Kecamatan Nanga Pinoh ini juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi melalui Puskesmas Nanga Pinoh. Sasaran vaksinasi yakni anak anak, lansia serta masyarakat umum.

Kepala Desa Kenual, Rama Tri Putra menyambut baik atas pelaksanaan vaksinasi COVID-19 yang diinisiasi oleh pihak Kabinda Kalbar. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu sekali bangi Masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi, baik dosis pertama hingga Boster.

“Ya kita sangat menyambut baik adanya kegiatan ini dan mengucapkan terima kasih kepada pihak BINDA Kalbar,” ucap pria yang akrap disapa Rama ini.

Dirinya juga mengaku senang karena melihat antusiasme warga dalam kegiatan vaksinasi COVID-19. “Ini sangat membantu sekali bagi warga kami di desa Kenual,” ucapnya.

Sementara itu, Korwil BIN Kabupaten Melawi, Edo kepada media mengatakan bahwa Kegiatan ini (Vaksinasi,red) merupakan salah satu program BINDA Kalbar. Tak hanya melawi, didaerah lain juga digelar kegiatan serupa.

Edo mengungkapkan bahwa Program ini bertujuan melakukan percepatan vaksinasi, baik secara nasional maupun didaerah. Khususnya di Kabupaten Melawi.

“BINDA Kalbar turut serta berperan aktif dalam membantu pemerintah daerah untuk meningkatkan capaian vaksinasi COVID-19. Karena COVID-19 masih ada dan kita harus tetap waspada,” jelasnya.

Terkait pelaksanaan vaksinasi, pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh pemerintah daerah, khususnya Dinas Kesehatan Melawi, Puskesmas Nanga Pinoh serta Pemerintahan desa Kenual. (io).

Continue Reading

Bengkayang

Masyarakat Bengkayang Diminta Lestarikan Terus Adat dan Budaya Leluhur

Published

on

Event budaya dan adat Barape' Sawa' ke-8. (Foto: Ist) 

BENGKAYANG, suaraborneo.com – Masyarakat Kabupaten Bengkayang diminta untuk terus melestarikan tradisi budaya dan adat leluhur.

Hal tersebut disampaikan langsung Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis dalam sambutannya pada event budaya dan adat Barape’ Sawa’ ke-8 di Ramin Bantang Bengkayang. Senin (4/7/2022).

“Masyarakat dan kita semua harus menjaga adat tradisi leluhur agar selalu dilestarikan dan tak tergerus oleh perkembangan jaman,”timpalnya disela-sela sambutan.

Ia juga menginginkan, masyarakat dapat mengekspresikan tatanan tradisi yang sudah diwariskan oleh leluhur, salah satunya dengan kegiatan Barape’ Sawa’ saat ini.

Moderenisasi yang terus berkembang diharapkannya juga tak menjadi penghalang, namun menjadi sinergi dalam kreasi dan kelestarian budaya leluhur.

Kata Bupati Darwis, pihaknya terus mendukung kegiatan yang dilakukan masyarakat dalam hal melestarikan budaya dan tradisi adat di Kabupaten Bengkayang.

Untuk, itu ia terus mengimbau agar masyarakat memiliki rasa kecintaan yang besar terhadap adat dan budaya, sehingga tak melupakan budaya asli lokal dan terpengaruh dengan budaya lainnya, yang dapat merusak generasi dan moral bangsa.

“Semoga kegiatan event budaya Berape’Sawa’ini juga dijadikan momentum bagi masyarakat untuk mengambil peran membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan ditengah-tengah keberagaman adat istiadat, budaya dan agama,”tutupnya. (Rbn)

Continue Reading

Bengkayang

Ribuan Masyarakat Padati Event Adat Budaya Berape’ Sawa’ ke-8 di Ramin Bantang Bengkayang

Published

on

Pergelaran event budaya Barape' Sawa' ke-8. (Foto: Ist) 

BENGKAYANG, suaraborneo.com – Ribuan masyarakat dan wisatawan padati rumah adat Dayak atau Ramin Bantang menyaksikan pergelaran event budaya Barape’ Sawa’ ke-8, Senin (4/7/2022). Sore.

Para wisatawan dan masyarakat Bengkayang itu pun tampak antusias, menyaksikan pembukaan gelaran event adat dan budaya tahunan di Ramin Bantang.

Satu persatu pengunjung mengenakan baju adat khas Dayak bewarna merah lengkap dengan aksesoris beriringan menuju halaman Rumah Ramin Bantang yang telah disediakan oleh panitia.

Terlihat, beberapa stand dan spot-spot tenda pun dipenuhi pengunjung, merah, pekat dan bersorak.

Pasalnya, event adat dan budaya Berape’ Sawa’ sendiri telah hampir 2 tahun vakum, terhenti akibat Pandemi Covid-19.

Salah satu pengunjung, Hengky mengatakan, sangat senang dan bangga kegiatan adat budaya tahunan ini dapat diselenggarakan kembali oleh pemerintah dan stakeholder lainnya.

Sebab, ia merindukan acara Berape’ Sawa’ yang meriah ini diselenggarakan setiap tahunnya.

“Saya sangat senang dan antusias, akhirnya Berape’ Sawa’ yang ke-8 diselenggarakan kembali,”ungkapnya kepada Inside.

Hengky menginginkan, kegiatan event budaya terbesar ini dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai rundown acara yang ditetapkan panitia.

Sementara itu, ditempat yang sama, Ketua Panitia kegiatan tersebut, Yulianus mengatakan, kegiatan event budaya Berape’ Sawa’ saat ini merupakan upaya pemerintah untuk melestarikan budaya dan adat, dengan simbol berakhir musim tanam padi dan melanjutkan dengan musim tanam padi baru kedepannya.

“Tujuannya adalah dengan adanya keberlangsungan budaya dan tradisi masyarakat Dayak Bekatik di Kabupaten Bengkayang, terhadap musim tanam padi,”imbuhnya.

Yulianus melanjutkan, selain menjadi simbol budaya berakhir musim tanam padi, event budaya dan adat ini juga diharapkannya dapat memperkenalkan sikap toleransi pada semua suku di Kabupaten Bengkayang, serta memperkenalkan permainan khas rakyat agar selalu eksistensi.

“Bahkan, sebagai upaya menggali potensi wisata daerah, khususnya wisata adat dan budaya,”paparnya.

Kemudian, Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis juga mengatakan,

Kemudian, diwaktu yang sama pula, Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis juga mengatakan, moderenisasi yang terus berkembang diharapkan tak menjadi penghalang, namun menjadi sinergi dalam kreasi dan kelestarian budaya leluhur.

Upaya dalam mempertahankan tradisi tersebut dituangkan dalam suatu agenda di Kabupaten Bengkayang yaitu yang dikenal dengan istilah Berape’ Sawa’.

Bupati Darwis, menegaskan tradisi budaya Berape’ Sawa’ merupakan tradisi suku Dayak Bekatik mengungkapkan rasa syukur kepada tuhan, kepada Jubatta yang telah memberikan panen pada musim tanam sebelumnya.

“Tradisi ini menandai akan dimulainya musim tanam atau berladang. Sehingga setelah acara ini masyarakat akan mulai membuka lahan untuk kegiatan berladang. Dengan kata lain bahwa Berape’ Sawa’.

Ia pun berharap, dengan adanya gelaran event budaya dan adat terbesar di Kabupaten Bengkayang ini, akan membangkitkan semangat parawisata di Kabupaten Bengkayang kedepannya.

“Kita dukung agenda atau event berikutnya, sehingga banyak orang datang ke Bengkayang untuk berwisata,”pungkasnya.

Diketahui, kegiatan event budaya dan adat Berape’ Sawa’ yang ke 8 ini, dilaksanakan pada tanggal 4 hingga 7 Juli 2022, yang diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari ritual adat, perlombaan permainan rakyat, karnaval budaya, pentas seni, hingga hiburan musik lainnya.

Kegiatan itu pun diramaikan dengan kontingen dari 11 kecamatan, yaitu Kecamatan Lembah Bawang, Sungai Betung, Bengkayang, Teriak, Lumar, Suti Semarang, Ledo, Sanggau Ledo, Seluas, Samalantan dan Jagoi Babang. (Rbn)

Continue Reading

Kalbar

Setelah Kunjungi Ketapang, Adi Supriadi Nyatakan Mantap Balik Ke Kampung Halaman  

Published

on

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Adi Supriadi (AS) akrab disapa Coach Addie. (Foto: Ist) 

KETAPANG, SuaraBorneo.com – Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Adi Supriadi (AS) menyatakan makin mantap untuk pulang ke Kampung Halaman, Pernyataan ini disampaikannya ke Media, Selasa, 28 Juni 2022. Hal ini setelah Pria yang akrab disapa Coach Addie ini pulang ke Kampung Halaman dalam tujuan memberikan Pelatihan untuk Para Perajin di Sungai Bakau serta Melanjutkan Penelitian tentang Syair Gulung  Di Ketapang beberapa waktu lalu.

“Insyaa Allah Mantap Pulang Ke Kampung Halaman, Potensi Alam Ketapang sangat besar, hanya saja kondisi masyarakat lebih senang memakai daripada membuat produk, sehingga potensi alam lokal tidak termanfaatkan dengan baik, selain itu budaya instan, ingin mendapatkan uang dengan cara cepat membuat tidak banyak yang berusaha berproses untuk membangun usaha dari kekayaan alam, Ini PR Kita semua, dan ini tantangan mengapa harus pulang Ke Ketapang” Kata Adi Supriadi dalam keterangan tertulis yang diterima Redaksi.

Rencana ini merupakan bagian dari rencana untuk membangun kualitas SDM Masyarakat Ketapang, Meningkatkan kualitas hidup, dan Pendidikan Politik anti Politik Uang dan Korupsi Proyek Negara sehingga setiap Uang Negara yang dicairkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat bisa diawasi dan digunakan tepat guna dan tepat sasaran serta berkelanjutan, bukan sekali jalan lalu setelah itu menghilang sebagaimana terjadi selama ini.

Sebelumnya, Adi Supriadi mengkampanyekan agar setiap orang berpandangan terbuka untuk lebih banyak memikirkan orang lain daripada diri sendiri, memikirkan kelestarian alam daripada keuntungan bisnis semata, Para Perajin dari bahan baku Nipah, Pandan, Bemban, Kelapa, Sawit dan masih banyak lagi kekayaan alam di Ketapang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat ketika bisa membuka jalan penjualan ke luar Ketapang dan dan Keluar Negeri.

Dalam Kunjungan sebelumnya banyak sekali masyarakat yang menyampaikan tentang hal-hal yang harusnya dibenahi, kewajiban ini tidak hanya tugas Negara atau Pemerintah Daerah tetapi tanggungjawab semua, termasuk swasta yang harus memikirkan hidup orang banyak bukan hanya dirinya sendiri, sebagaimana pesan Agama tentang peran Khalifah dimuka bumi ini.

“Kita akan teliti lebih dalam kebutuhan masyarakat terkait ketahanan Ekonomi, membentuk komunitas perajin dan Komunitas apapun yang bisa dijadikan bisnis baru masyarakat, memfasilitasi setiap orang yang memiliki produk untuk bisa menjadi UMKM atau Usaha Perseorangan, Kemudian meningkatkan kualitas produk, pembekalan edukasi ekonomi Syariah, Jual Beli Halal, serta memberikan Skill Digital Bisnis, Jika ini terlaksana Insyaa Allah Masyarakat Ketapang bisa mandiri tanpa bergantung pada Proyek Negara, ” kata Coach Addie di hadapan Peserta Pelatihan Sulam Pandan di Ketapang beberapa waktu lalu.

Jurnalis dan Aktivis Penggiat Media Sosial ini menegaskan bahwa hidup bersama masyarakat sudah lama dilakukan, ketika selama Mahasiswa di STAI Al Haudl 1999 – 2004, Adi Supriadi menceritakan lama bersama masayarakat Kali Nilam, Sampit, Sukaharja, Sungai Awan, Tempurukan hingga ke Siduk. Kala itu lebih kepada membermasamai masyakarat dalam pembinaan Spritual. Kini, Saatnya membersamai masyarakat ketapang membangun ekonomi berbasis potensi alam lokal yang ada di Ketapang.

“Rindu tinggal di rumah-rumah penduduk, Masjid dan Surau di Ketapang seperti tahun 1999 – 2004,” ujar Coach Addie.

Adi Supriadi berharap adanya sambutan dari berbagai desa yang menghubungi via Whatsapp untuk bisa mengadakan pelatihan-pelatihan peningkatan Kualitas SDM Perajin, UMKM, dll dapat membuat beberapa program yang sudah disusun bisa tercapai tanpa kendala.
Melansir Pontianakpost, Adi Supriadi di Kunjungannya pada 14 – 26 Juni 2022 yang lalu tersebut mendampingi dan menjadi nara sumber untuk tim Peneliti dan Pelatih dari ITB dan ISBI Bandung.

Para Pakar yang hadir kala itu menyatakan sayang sekali potensi alam di Ketapang yang banyak tidak termanfaatkan dengan baik, sedangkan di Jawa Barat sendiri sudah sangat terbatas sedangkan permintaan dari buyer sangat tinggi.

Bahkan, Seorang Peniliti dan Pembina Kerajinan Pandan dari Bandung Menangis melihat banyaknya Daun Pandan yang dibakar disebuah Desa Di Ketapang, Kalimantan Barat. [coe]

Continue Reading

Kalbar

Masyarakat Kurang Mampu Terima Bantuan dari Polisi

Published

on

Penyaluran Bansos oleh Polsek Sokan kepada masyarakat kurang mampu bersama Bhayangkari Ranting Sokan jajaran Polres Melawi. (Foto: Ist) 

MELAWI, suaraborneo.com – Sebanyak 55 paket bantuan sosial (Bansos) di salurkan untuk masyarakat kurang mampu. Penyaluran melalui Polsek Sokan, Senin (20/06/2022).

“55 paket telah kami salurkan di wilayah hukum Polsek Sokan,” kata Kapolres Melawi AKBP. Sigit Eliyanto Nurharjanto.

Pelaksanaan penyaluran bansos merupakan bagian dari serangkaian kegiatan dalam menyambut hari Bhayangkara ke 76 di polres Melawi yang juga diikuti oleh Bhayangkari Ranting Sokan.

“Paket bansos yang di berikan kepada masyarakat yang kurang mampu di harapkan dapat memberikan manfaat terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari hari,” tutur AKBP. Sigit.

Dengan di salurkan bansos semakin menumbuhkan kedekatan Polri dan masyarakat terutama dalam mendukung tugas-tugas Polri ke depan. (io).

Continue Reading

Umum

Populer