Anggota DPRD Kubu Raya Berbagi Kasih Jelang Natal, Paulus, SH Ini Momentum Kebersamaan – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-15 IK-AN-1A

Kalbar

Anggota DPRD Kubu Raya Berbagi Kasih Jelang Natal, Paulus, SH Ini Momentum Kebersamaan

Published

on

KUBU RAYA, Suaraborneo.com – Anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya yang berasal dari Partai PDIP Bapak Paulus, SH yang juga sekaligus Ketua PAC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

( PDIP ) Kecamatan Sungai Raya. mengadakan acara pembagian bingkisan berupa paket sembako dalam menyambut perayaan Natal Tahun 2021 dan menyambut Tahun baru 2022 kepada Umat Kristiani yang ada di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, acara tersebut dilaksanakan di kediamannya di Desa Kuala Dua Jalan KH. Abdurahman Wahid, Pada hari selasa 21/12/21/ Pukul 15.00 WIB.

Turut hadir dan menyaksikan acara tersebut yaitu Kepala Desa Kuala Dua, Ketua BPD Desa Kuala Dua, Sekretaris Desa, Kepala Dusun Keramat 1, LPM Desa Kuala Dua, Perwakilan Ketua RT dan Ketua RW Se Desa Kuala Dua, beserta segenap unsur Tokoh Agama Nasrani yang ada di Desa Kuala Dua.
Kepala Desa Kuala dua H. Abas, S.Ag dalam sambutannya pada acara tersebut menyambut baik akan adanya inisiatif pemberian bingkisan berupa paket sembako yang bertepatan dengan momen perayaan natal yang diadakan oleh Anggota DPRD dari Partai PDIP Bapak Paulus, SH

“Mungkin saya tidak terlalu dapat berpanjang lebar untuk sambutan ini pada intinya saya atas nama Pemerintah Desa Kuala Dua dan masyarakat saya menyambut baik dan sangat mendukung atas terlaksananya acara ini, tentunya acara pada hari ini akan menjadi contoh kedepan bagaimana kita bisa saling menciptakan keharmonisan ditengah-tengah masyarakat seperti yang telah di tunjukan oleh Bapak Paulus sebagai Wakil Rakyat bahkan sebelum menjadi Anggota DPRD beliau sudah aktif di berbagai kegiatan kemasyarakatan, saya menjadi saksinya. Semoga kedepannya acara-acara seperti ini dapat terus dilaksanakan tentunya dengan semangat kebersamaan kita sebagai masyarakat”
Kepada awak media, PAULUS SH yang juga Anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya menyampaikan bahwa momentum Perayaan Natal Tahun 2020 ini merupakan suatu kesempatan yang tepat bagi beliau sebagai wakil rakyat untuk berbagi kasih kepada umat-umat Kristiani, yaitu umat khatolik maupun protestan yang merayakan hari Raya Natal dan mengenai bentuk serta jumlah yang akan dibagikan berupa bingkisan Sembako dan nantinya akan diberikan secara simbolis kepada Perwakilan Tokoh Agama untuk bisa disalurkan kepada umat yang merayakan Natal,” katanya.

“Ini merupakan merupakan momen yang saya buat untuk Desa Kuala Dua bersama seluruh Gereja yang ada di Kuala Dua dan sekitarnya yaitu untuk berbagi kasih didalam momen hari Raya Natal dan menyambut Tahun Baru 2022, intinya saya pribadi ingin berbagi kasih, saya sebagai anggota DPRD itu berbagi kasih kepada umat-umat Kristiani Khatolik maupun Protestan yang merayakan hari Raya Natal, dan mengenai bingkisan tersebut berupa paket sembako yang diserahkan secara simbolis nantinya kepada Tokoh Agama atau yang mewakili. Dalam pelasanaan kegiatan ini saya melibatkan Pemerintah Desa dengan unsur-unsurnya yaitu Kepala Desa, BPD ada Keterwakilan RT/RW,” ungkapnya.

Bapak Paulus, SH menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk tetap menjaga tali silaturahmi antar umat beragama dan saling menjaga keharmonisan didalam bermasyarakat, supaya kedepannya sebagai umat beragama secara masyarakat Desa Kuala tidak mudah terpecah belah oleh isu-isu keagamaan yang bisa merusak tali persaudaraan yang ada telah dijalin selama ini

“Tujuannya adalah saya mau menciptakan suatu kehidupan dalam kebersamaan supaya sebagai masyarakat selalu bersama, supaya kedepan jika ada hari-hari raya keagamanan kita sebagai umat beragama dapat saling mendukung dan tidak mudah tepecah belah oleh isu-isu keagamaan, contoh yang sangat sederhana yaitu jadi nanti jika ada acara keagamaan lagi kita akan kumpul-kumpul untuk saudara-saudara kita yang muslim mengucapkan hari raya natal, bagi saudara-saudara kita yang Kristen mengucapkan selamat hari raya idul fitri, hari raya imlek dan seterusnya supaya terciptanya keharmonisan didalam masyarakat kita di kuala dua ini, jadi saya merasa momen saat ini kita ciptakan sebagai momen kebersamaan didalam bermasyarakat,’’ pungkasnya. (Eka)

Bengkayang

Pemkab Bengkayang Diminta Bangkitkan Ekonomi Kreatif

Published

on

Pengerajin Bidaid di perbatasan RI-MALAYSIA kecamatan Jagoi Babang kab Bengkayang. (Foto/Ist) 

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkayang mendorong agar Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang bangkitkan Ekonomi Kreatif. Hal tersebut di sampaikan Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus.

“Hal ini perlu di dorong Pemda karena masih banyak ekonomi kreatif belum mendapat perhatian serius. Terutama dalam pemasaran produk lokal seperti Kerajinan tangan,” kata Ketua DPRD kabupaten Bengkayang, Fransiskus, Senin (3/10).

Selain itu, menurut Fransiskus, beberapa Potensi wisata alam yang ada di kabupaten Bengkayang juga masih kurang maksimal dikelola. Ia meminta, agar pemerintah kabupaten Bengkayang untuk lebih fokus dan serius.

“Kedepan pemerintah daerah harus lebih serius dan fokus , untuk membangkitkan dan ekonomi kreatif ini perlu juga ada pendampingan, ” ungkap Ketua DPC partai Gerindra .

Fransiskus menilai, saat ini masih banyak hasil kerajinan kreatif belum di perhatikan seperti anyaman kerajinan Bidai. Padahal lanjutnya, kerajinan tangan tersebut sangat berpotensi untuk meningkatkan ekonomi.

“Bahkan sampai sekarang Bidai contohnya masih di pasarkan ke Negara tetangga Malaysia, karena nilai dan harganya lebih tinggi. Sementara dalam negeri atau daerah sendiri belum memiliki wadah khusus dalam pemasarannya sehingga terkesan terjadi pembiaran,” bebernya.

Beberapa tahun terakhir kabupaten Bengkayang terbatas bahan Baku rotan sebagian harus di datangkan dari luar.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Esidorus mengingatkan Pemkab Bengkayang melalui dinas terkait untuk mampu memaksimalkan pemanfaatan gedung pusat kuliner yang telah dibangun untuk pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang ada di Bumi Sebalo.

Terkait itu, Esi meminta agar fasilitas ini segera difungsikan untuk membantu pedagang yang ada. Terutama untuk segera diisi. Hal tersebut, kata Esi, agar produk UMKM bisa menggeliat kembali pascapandemi covid-19.

“Wadah yang telah tersedia harus dimaksimalkan dengan baik. Sehingga ekonomi masyarakat juga segera pulih,” pesan Esi.

Dirinya menilai, sampai saat ini jajaran Pemkab Bengkayang masih belum mampu menonjolkan keunggulan-keunggulan khas daerah yang memiliki nilai ekonomis. Seperti diantaranya potensi pariwisata, mulai dari wisata budaya, hingga kuliner belum terpromosikan dengan baik.

Sehingga, katanya, potensi ini masih belum dikenal luas. Dia beranggapan, hal ini tentunya menjadi pekerjaan rumah pemerintah untuk diperbaiki kedepannya. Dari DPRD sendiri lanjut Esi akan berupaya terus mendorong lewat fungsi dan peran yang ada.

“Kita sudah punya gedung pusat kuliner dan UMKM. Ini mesti dimaksimalkan supaya bisa menjadi sektor unggulan untuk mendongkrak pertumbuhan ekomoni di Kabupaten Bengkayang,” katanya.

Oleh Karena itu, fasilitas pusat kuliner dan UMKM yang telah dibangun harus benar-benar dimanfaatkan. Termasuk untuk dikonsep agar menarik dan menjadi tempat yang nyaman dan menyenangkan.

“Sehingga UMKM dapat hidup dan berkembang,” katanya.

Lebih jauh, dia mengingatkan, bahwa pengelolaan pusat kuliner ini menjadi tantangan dinas terkait untuk dikembangkan dan benar-benar menjadi pusat ekonomi baru bagi pelaku UMKM di Kabupaten Bengkayang.

“Fasilitas pusat kuliner itu harus mampu menjadi wadah khusus untuk mempromosikan berbagai aneka potensi khas daerah untuk dijual,” tegasnya. (Rbn)

Continue Reading

Bengkayang

Berhasil Gagalkan PMI, Tujuh Anggota Polres Bengkayang diganjar Penghargaan

Published

on

Tujuh anggota Polres Bengkayang menerima penghargaan dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Wilayah Pontianak. (Foto/Ist) 

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Tujuh anggota Polres Bengkayang menerima penghargaan dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Wilayah Pontianak, Rabu pagi di Aula Mako Polres Bengkayang.

Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan tujuh personil polres Bengkayang yang telah berhasil menggagalkan upaya pengiriman Pekerja Migran ke Malaysia melalui jalur ilegal beberapa waktu lalu. Ketujuh personil Polres Bengkayang yang menerima penghargaan yakni Aipda Andri Kurnia, Aipda Ady Febrian, Bripka Eduard Hamonangan, Bripka Tomi, Bripka Ignasius Hawang, Bripka Januardi, dan Brigadir Bowo Asius.

Kapolres Bengkayang, AKBP Dr. Bayu Suseno menyampaikan terima kasih kepada kedua lembaga yang telah mengapresiasi kinerja kepolisian terutama dalam pengungkapan dan pencegahan pengiriman Pekerja Migran ke Malaysia. Hal tersebut kata Bayu, tentu menjadi indikator untuk anggota kepolisian terus meningkat pengawasan dan juga koordinasi dengan semua pihak dalam pengungkapan kasus pekerja migran agar lebih baik kedepannya.

Penghargaan yang diberikan pada anggotannya ini kata Kapolres, tak lepas dari upaya dan kerja keras anggota dilapangan dalam menggagalkan 15 calon pekerja migran yang akan di kirim ke Malaysia melalui jalur tikus di perbatasan, Jagoi Babang awal Agustus lalu.

Calon pekerja migran tersebut berasal dari Jawa Timur dan Kota Pontianak hendak melakukan perjalan ke Malaysia untuk bekerja, tetapi tidak melalui jalur resmi. Sehingga baik pelaku dan juga calon pekerja diamankan di Polres Bengkayang.

“Kami ucapkan terimakasih atas apresiasinya terhadap anggota kami Polres Bengkayang dari dua institusi. Tentu ini akan menjadi penyemangat dan motivasi dalam meningkatkan kinerja kedepannya,” ucap Kapolres.

Kapolres Bayu juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggotanya yang telah berhasil menggagalkan upaya pengiriman Pekerja Migran Indonesia secara ilegal melalui jalur perbatasan. Selain itu, capaian kinerja ini juga tak lepas dari kerjasama dengan pihak terkait lainnya.

Kapolres Bayu menghimbau, agar warga negera Indonesia tidak mudah tergiur akan upah yang besar di luar negeri. Pasalnya, banyaknya kasus TKI yang di iming-iming gaji besar, namun hal tersebut tak sesuai dengan kenyataan yang ada.

“Setelah sampai disana mereka malah di ekploitasi baik tenaga, pikiran, dan juga secara seksual. Ini justru merugikan diri sendiri dan keluarga,” ucap Kapolres.

“Saya berharap dan sampaikan pada warga Bengkayang jangan mudah teriming-iming gaji yang besar, namun faktanya tidak begitu,” timpalnya.

Perwakilan BP2MI Kalbar, Fadzar Allimin menyampaikan, penghargaan yang diberikan pada tujuh personil Polres Bengkayang tersebut atas dedikasi dalam menggagalkan pengiriman Pekerja Migran Indonesia ke Malaysia.

“Penghargaan ini dari Kepala BP2MI RI pada tujuh personil Polres Bengkayang atas dedikasi dan prestasi dalam pencegahan dan pengungkapan kasus pengiriman Pekerja Migran Indonesia ke Malaysia secara non prosedural,” ucapnya.

Lanjut Fadzar, pemberian penghargaan ini juga bagian dari kerjasama Kepala BP2MI RI dengan Kapolri dalam MoU terkait pencegahan dan penanganan sindikat penempatan ilegal PMI.

“Kita harap ini menjadi contoh bagi anggota yang lain baik di Bengkayang maupun Kalbar secara umumnya untuk bersama-sama mencegah penempatan PMI ilegal,” tuturnya.

Lanjut Fadzar, tahun 2022 ini pihaknya telah mencegah penempatan PMI ilegal 139 orang, ahun 2021 ada 134 orang, dan tahun 2020 ada 46 orang.

“Tentu keberhasilan ini adalah hasil dari sinergitas kita bersama dengan aparat kepolisian dan juga institusi lainnya,” pungkasnya.

“Terima kasih atas kerjasamanya Polres Bengkayang,” tambahnya. (rb).

Continue Reading

Daerah

PT PLD Subah Gelar Apel Siaga Antisipasi Karhutla

Published

on

PT. Putra Lirik Domas (PLD) wilayah Sambas gelar apel siaga tanggap darurat antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan di wilayah perusahaan maupun di lingkungan perusahaan. (Foto/Ist) 

SAMBAS , Suaraborneo.com – PT. Putra Lirik Domas (PLD) wilayah Sambas gelar apel siaga tanggap darurat antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan di wilayah perusahaan maupun di lingkungan perusahaan, Apel Siaga Cegah Karhutla ini dihadiri antara lain Camat Subah Kapolsek, Danramil, Disbun kab.Sambas, DLH Kab Sambas, Para Kades, tokoh adat, tokoh masyarakat dan karyawan perusahaan dilokasi perkebunan PT. PLD Subah,Kab Sambas, Selasa (13/9/22) pagi.

Manajer PT. PLD Sambas, Supriyadi menyampaikan, perusahaan sangat mendukung program pemerintah dalam menjaga lingkungan sekitar dan kegiatan ini sebagai bukti komitmen menjalankan kebijakan manejemen yaitu

Tidak ada pembakaran yang disengaja diperkebunan yang kami kelola” serta secara aktif bersinergi dengan para pihak seperti yang saat ini kami lakukan yaitu dalam upaya bersama-sama melakukan pencegahan karhutla dikabupaten. Upaya sosialisasi dan kolaborasi dengan para pihak kami lakukan terus sehingga bisa bersama-sama mencegah dan mengantisipasi kebakaran lahan tersebut.

“Diinternal perusahaan selain sudah memiliki skenario tanggap darurat penanangan kebakaran, kami juga menyiapkan tim patroli api dan tim damkar yang selalu siap siaga untuk mencegah secara dini terjadinya Karhutla,” tuturnya

“Kami mengucapkan terimakasih, kepada semua instansi yang terlibat dan juga masyarakat sekitar perusahaan atas dukungannya kepada perkebunan PT.PLD sehingga kami dapat melaksanakan apel siaga karhutla dan semoga harapan kami langit biru di bumi Khatulistiwa ini dapat terwujud sesuai harapan kita bersama,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolsek Subah, Iptu Suyatno memberikan pesan pada perusahaan sehingga apa yang latihkan saat apel dapat di aplikasikan saat kejadian. Pihak Kapolsek sendiri juga mengapresiasi langkah dini yang diambil perusahaan terutama komitmennya dalam penanganan dan pencegahan Karhutla di perusahaan dan sekitarnya.

Kapolsek juga meminta, kerjasama yang baik antar perusahaan baik itu dengan pihak kepolisian maupun TNI agar sinergitas terus terjaga, dan terbangun untuk bebas dari karhutla.

Camat Subah, Rita Ahie memberikan apresiasinya kepada pihak perusahaan karena sudah melaksanakan Apel Siaga secara dini dalam penanganan dan pencegahan Karhutla di areal perusahaan dan juga lingkungan sekitar di Subah. Ia meminta perusahaan-perusahan yang berada di sekitar kecamatan subah khususnya benar-benar siap siaga antisipasi mencegah terjadinya karhutla.

“Harus benar-benar di aplikasikan. Kita berusaha mencegah jangan sampai terkecoh apapun perusahaan yang ada di Subah bergandengan tangan dalam antispasi karhutla bersama-sama. Sehingga diharapkan tahun ini tidak ditemukan kasus seperti pada tahun-tahun sebelumnya,” ucap Rita.

“Saling memberikan informasi, saling mengingatkan agar tidak ada karhutla di wilayah kecamatan Subah. Semoga kita semakin bersatu padu dalam mencegah kebakaran baik di pihak Perusahaan maupun pihak luar,” timpalnya.

Sebagai informasi dalam apel siaga dilakukan kegiatan simulasi penanganan kebakaran jika sewaktu waktu terjadi, bagaiamana kesiapan alat, Kesiapan tim dan cara pemadaman, Serta dilanjutkan dengan Penandatangan Komitmen Bersama Pencegahan Kebakaran hutan dan lahan. (RB)

Continue Reading

Kalbar

Peringatan HKG TP PKK ke-50 Tahun 2022, Raisya : Peran Keluarga Sangat Diperlukan Mencegah Stunting

Published

on

Peringatan HKG TP PKK Kabupaten Melawi ke-50 Tahun 2022 (9/09/2022). (Foto/Ist) 

MELAWI, SuaraBorneo.com – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Melawi memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK ke-50.

Kegiatan dilaksanakan di pendopo Bupati Melawi Jum’at (9/09/2022).

Turut hadiri Bupati Melawi Dadi Sunarya Usfa yursa ,Wakil Bupati Melawi kluisen ,Sekda Melawi Drs. Paulus , Kapolres Melawi AKBP. Sigit Eliyanto Nurharjanto S.I.K., perwakilan Forkopimda, Camat, dan pengurus TP PKK Kecamatan dan Desa se-Kabupaten Melawi.

Rangkaian puncak HKG PKK mengusung Tema Umum: “Berbakti untuk Bangsa,Berbagi untuk sesama.

Sedangkan Tema Kabupaten Melawi: “peningkatan Peran keluarga dalam mencegah stunting”.

Menurut Raisya Sarbina Dadi pada hakekatnya dari peringatan HKG PKK ke-50 dilaksanakan setiap tahun agar bisa dijadikan momentum dukungan kepada segenap jajaran TP PKK mulai dari TP.PKK Kabupaten, Kecamatan, hingga Desa dalam melaksanakan 10 program pokok PKK serta kegiatan yang mendukung program pemerintah.

Selain itu Makna dari HKG TP.PKK mengandung makna bahwa kiprah gerakan PKK selama ini sepenuhnya didedikasikan untuk mendukung program-program pemerintah dengan fokus pada keberpihakan terhadap keluarga, masyarakat, dan sesama anak bangsa.

“HKG PKK ke-50 tahun ini menjadi sangat istimewa. Hari ini merupakan peringatan gerakan PKK di Indonesia,” kata Raisya.

Oleh karenanya melalui peringatan HKG PKK, diharapkan sebagai gerakan masyarakat untuk pemberdayaan keluarga di kabupaten Melawi dan Indonesia.

“pada peringatan Tahun ini yaitu peran dan peningkatan keluarga dalam mencegah stunting. Sebab tema ini kami angkat karena stunting sudah menjadi Isu Nasional dan merupakan Program prioritas TP.PKK dari tingkat pusat sampai ke daerah”. Terang Raisya.

Sementara itu Bupati Melawi Dadi Sunarya Usfa Yursa dalam sambutanya menyampaikan apresiasi Atas terselenggaranya Rangkaian kegiatan yang telah di laksanakan oleh TP.PKK kabupaten Melawi dalam memperingati HKG PKK ke-50 Tahun 2022.

“Peringatan HKG TP.PKK Kali ini menjadi ajang silahturahmi ,Refleksi, dan Evaluasi, untuk seluruh Tim penggerak PKK baik di tingkat Kabupaten,Tingkat Kecamatan,Maupun Tingkat Desa” ujarnya.

Pada peringatan HKG PKK ke-50 Tahun 2022 juga turut di rangkai dengan pembagian hadiah lomba bagi para Pemenang selama mengikuti kegiatan yang di selenggarakan oleh TP. PKK kabupaten Melawi. (Tio).

Continue Reading

Bengkayang

Peringati HUT RI ke-77, Desa Serindu Bentangkan Bendera Merah Putih Raksasa di Bukit Tahang

Published

on

BENGKAYANG, Suaraborneo.com – satu hari jelang memperingati Hari Ulang Tahun (HUR) Negera Republik Indonesia yang ke-77 tahun, Pemerintah Desa Serindu dan stakeholder dan warga setempat mengibarkan bendera merah putih raksasa sepanjang 77 Meter di Bukit Desa Serindu, Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang, Selasa (16/8).

Pengibaran bendera raksasa tersebut sengaja dibentangkan diatas bukit sebagai bentuk untuk membangkitkan semangat dan kecintaan terhadap NKRI. Dalam membentangkan bendera merah putih tersebut, tampak ratusan pelajar dan masyarakat setempat dengan penuh semangat ikut meramaikan dan arak-arakan membantu proses pengibaran bendera tersebut, meski ditengah terik matahari.

Kepala Desa Serindu, Tiong mengatakan, pengibaran bendera raksasa tersebut adalah bentuk kecintaan dan semangat nasionalisme masyarakat dengan peringatan Hari HUT RI ke-77, pasca pandemi Covid-19.

“Sebagai bentuk kecintaan kepada NKRI, pengibaran bendera raksasa ini kami lakukan,” ucapnya.

Ia menyampaikan, bendera merah putih raksasa tersebut terbagi menjadi dua, satu bendera dibawakan para guru berukuran 45 meter, dan bendera kedua berukuran 77 meter dijunjung para pelajar berjalan kaki menuju daerah perbukitan di desa setempat.

“Pengibaran sang saka merah putih itupun turut diikuti oleh Wakil Bupati Bengkayang, dan didampingi Forkopincam,”tambahnya.

Tiong pun berharap, dihari Kemerdekaan RI ke-77 yang jatuh pada esok hari, Kabupaten Bengkayang kedepannya dapat terus tumbuh maju dan lebih baik, sehingga perekonomian dan pembangunan selaras dengan usia kemerdekaan Indonesia saat ini.

Diketahui pula, pengibaran bendera raksasa merah putih di Bukit Desa Serindu mendapatkan pengawasan ketat dari aparat kepolisian. (Rbn)

Continue Reading

Bengkayang

Masyarakat Mitra PT Jo Perdana Agroteknologi Tolak RAT Koperasi Sejago Kamaruk Dirik

Published

on

Masyarakat mitra perusahaan di depan kantor Camat Monterado Tolak Rat koperasi Se jago Kamaru Dirik. (Foto/Ist) 

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Mediasi antara Pengurus Koperasi Sejago Kamaruk Dirik dan masyarakat mitra Perusahaan PT Jo Perdana Agroteknologi berujung dengan penolakan.

Mediasi tersebut diketahui difasilitasi oleh pihak Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Aula Kantor Camat Monterado, Kabupaten Bengkayang, Rabu (10/8/2022).

Dalam mediasi tersebut, masyarakat mitra PT Jo Perdana Agroteknologi meminta pihak koperasi Sejago Kamaruk Dirik untuk segera melunasi tunggakan bagi hasil selama empat bulan (April-Juni) di tahun 2022 yang belum terbayarkan kepada mitra.

Setelah tuntutan itu terpenuhi, masyarakat sebagai mitra baru mempersilahkan pihak pengurus Koperasi melaksanakan Rapat Anggota Tahunan atau RAT.

Salah satu warga mitra PT Jo Perdana Agroteknologi, Subandi mengungkapkan perasaan kecewa dan menilai Kepengurusan koperasi penuh kontroversi.

“Bagaimana bisa menjalankan RAT, kalau pengurus inti seperti Dewan pengawas, Wakil ketua, Bendahara dan sekretaris telah mundur,”pungkasnya.

Subandi menegaskan, pihaknya pun menolak keras jika RAT itu dilakukan, pasalnya tak sesuai dengan ketentuan, sebab para pengurus inti koperasi telah mundur.

“Tanya saja kepada Kades Goa Boma, Serindu dan Jahandung yang mengetahui permasalahan ini lebih rinci,”tambahnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua Koperasi Sejago Kamaruk Dirik, Muhidin menyampaikan pihaknya tetap akan menjalankan proses RAT sesuai regulasi yang ada.

Ia menyebut, RAT tersebut bukan mengganti kepengurusan melainkan mengisi kekosongan kepengurusan.

“Walaupun masyaimiyra perusahaan menolak diadakan RAT, kita akan tetap melaksanakannya itu,”terangnya.

Muhidin menjelaskan, mereka pengurus inti wakil ketua, bendahara dan badan pengawas mengundurkan diri memiliki bukti berbentuk surat.

“Terkait anggota yang menolak, kita tak bisa semaunya, ada aturan dan regulasi, sehingga tak bisa keluar dari kontek itu,”ucap Muhidin selepas Mediasi.

Sedangkan dari pihak Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bengkayang selaku penyelenggara kegiatan, telah menawarkan opsi kepada peserta yang hadir untuk menyelesaikan permasalahan yang telah lama tak terselesaikan tersebut.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Markus Dalon menyampaikan opsi tersebut diantaranya, pertama pihak dinas tetap melakukan pembinaan terhadap Koperasi Sejago Kamaruk Dirik, kedua akan membentuk pengurus dari anggota yang ada sehingga proses bagi hasil bisa jalan,

“Kemudian yang ketiga akan melaksanakan RAT untuk mengganti pengurus, dan keempat pengurus akan menerima pendaftaran anggota baru,”tegasnya.

Menurut Dalon, permasalahan yang terjadi kini adalah ketidakpercayaan para anggota terhadap kepengurusan. Sehingga ada dua pengurus yang mengundurkan diri, yakni wakil ketua, bendahara dan pengawas.

Namun, secara regulasi dianggaran dasar yang ada, bahwa penggantian Kepengurusan sebelum habis masa berlaku dengan melakukan pengangkatan pengurus yang ada untuk rangkap jabatan.

“Atau memilih anggota lain untuk memiliki jabatan yang bersangkutan,”tambahnya.

Markus Dalon dalam pidatonya mengambil keputusan bahwa RAT akan dimajukan bulan Agustus 2022, yaitu pada tanggal 24/8/2022 untuk melaksanakan RAT Koperasi Sejago Kamaruk Dirik. (Rbn)

Continue Reading

Banjarmasin

Hadirkan Pemda, Polres, dan Kantah Se-Kalsel, Ombudsman Siapkan Opini Pelayanan Publik

Published

on

Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar workshop dihadiri seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) se-Kalsel baik di tingkat Provinsi, Kabupaten maupun Kota, Polda Kalsel beserta jajaran Polres se-Kalsel, Kepala Kanwil BPN Kalsel beserta jajaran Kantor Pertanahan (Kantah) se-Kalsel. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar workshop sekaligus sosialisasi Opini Penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Hotel Fugo Banjarmasin, Selasa (9/8/2022). Acara dihadiri seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) se-Kalsel baik di tingkat Provinsi, Kabupaten maupun Kota, Polda Kalsel beserta jajaran Polres se-Kalsel, Kepala Kanwil BPN Kalsel beserta jajaran Kantor Pertanahan (Kantah) se-Kalsel.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kalsel, Hadi Rahman, saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara berujar, tahun ini Ombudsman akan memulai penilaian yang baru atau berbeda dari tahun sebelumnya yang disebut “Penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik”.

Hadi menerangkan bahwa penilaian tidak hanya dengan pengambilan data berbasis pengamatan (observasi) atas pemenuhan standar pelayanan, tetapi juga menambah 3 aspek lainnya, yakni kompetensi penyelenggara pelayanan dan sarana/prasarana, wawancara pengguna layanan untuk menguji persepsi maladministrasi, dan pengelolaan pengaduan atau pengawasan.

Menurut Hadi, kegiatan ini bagian dari 2 (dua) tugas utama Ombudsman yaitu pencegahan maladministrasi dan penyelesaian/pemeriksaan laporan masyarakat. ”Penilaian penyelenggaraan pelayanan publik adalah salah satu program strategis Ombudsman untuk melaksanakan tugas pencegahan maladministrasi,” tegasnya. Selain itu, Hadi menjelaskan dengan berubahnya metodologi dan banyaknya instrumen penilaian, maka penyelenggara pelayanan publik perlu mengetahui hal-hal yang wajib dilengkapi dan dilaksanakan agar pelayanan publik yang menyenangkan dan berkualitas prima di daerah bisa terwujud semakin cepat. “Kami meminta semua Pemda, Polres dan Kantah se-Kalsel dapat memahami esensi dan melakukan aksi-aksi yang diperlukan untuk membangun peradaban pelayanan publik yang membawa manfaat bagi masyarakat serta terhindar dari maladministrasi”, paparnya.

Sementara itu, Asisten Ombudsman Kalsel, Ita Wijayanti, yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut mengungkapkan hasil survei zona kepatuhan di Kalsel pada tahun 2021 menempatkan mayoritas pemda memiliki kepatuhan sedang atas pemenuhan standar pelayanan. Rinciannya, dari 13 Kabupaten/Kota yang mendapat kepatuhan tinggi adalah Pemerintah Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru dan Kabupaten Tanah Laut, sedangkan 10 pemda lainnya memperoleh zona kuning alias kepatuhan sedang. Ita juga menjelaskan bahwa workshop ini merupakan tahap awal yang bertujuan menyampaikan informasi atas rencana pelaksanaan Penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik. Selain itu, kegiatan ini menjadi pengingat bagi para penyelenggara pelayanan publik yang dinilai untuk terus berkomitmen dan berupaya memperbaiki pelayanan publik di instansi masing-masing,” tuturnya.

Pada kegiatan tersebut menghadirkan Guru Besar UIN Antasari sekaligus Tokoh Nasional Prof. Dr. H. Abdul Hafiz Anshary AZ, MA yang menyampaikan materi tentang Membangun Peradaban Pelayanan Publik Banua. Disamping beliau sebagai narasumber ekternal, acara diisi pula oleh narasumber dari internal Kepala Keasistenan Pencegahan Ombudsman Kalsel, Muhammad Firhansyah. [ad/rls]

Continue Reading

Bengkayang

Komisi III DPRD Bengkayang Sidak SMPN 4 Tak Punyai Gedung Sekolah

Published

on

Wakil Ketua DPRD, Jonedhi dan didampingi oleh Ketua Komisi III, Martinus Khiu berserta anggota komisi lainnya. (Foto/Ist) 

BENGKAYANG, suaraborneo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkayang melalui Komisi III bidang kesehatan dan pendidikan melakukan sidak SMPN 4 Bengkayang yang tak mempunyai gedung sekolah permanen sejak dibuka tahun 2020 silam.

Sidak tersebut pun dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD, Jonedhi dan didampingi oleh Ketua Komisi III, Martinus Khiu berserta anggota komisi lainnya, Kamis (4/8/22).

Diketahui pula sidak tersebut dilakukan Komisi III DPRD Kabupaten Bengkayang untuk memastikan informasi bahwa sekolah SMPN 4 berpindah lokasi bahkan harus melakukan belajar mengajar dilantai kelas, akibat jumlah kursi dan meja yang tak memadai.

Terlihat satu persatu ruangan yang ditumpangi SMPN 4 Bengkayang di Sekolah Swasta SMAK ditinjau.

Mereka pun menyapa anak-anak yang belajar di lantai, yang tak beralas apapun, hanya ditemani buku dan alat tulis belajar.

Siswa-siswi SMPN 4 pun terlihat riang gembira, dalam benaknya setelah dilakukan peninjauan, gedung permanen dan sarana-prasarana seperti kursi dan meja, bakal ia dapatkan, sehingga dapat belajar dengan penuh konsentrasi.

Selepas meninjau lokasi SMPN 4, Wakil Ketua DPRD, selaku koordinator Komisi III, Jonedhi menyebut, ia sebagai wakil rakyat akan mengawal dan menindaklanjuti keluhan orang tua siswa dan pihak sekolah kepada pemerintah terkait realisasi gedung permanen SMPN 4 dan sarana-prasarana penunjang pembelajaran.

“Pertemuan kita hari ini untuk memastikan kondisi dan keluhan pihak sekolah dan siswa yang beberapa hari ini viral di media,”ucapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III, Martinus Khiu mengutarakan, pihaknya dalam waktu dekat akan mencarikan solusi terbaik, salah satunya dengan melakukan rapat dengan pihak dinas terkait, untuk menyelesaikan persoalan pendidikan yang dinilainya sangat riskan.

“Kita akan mencari solusi, saya sedih dan kasian, melihat kondisi di SMKN 4 ini,” timpalnya.

Martinus memastikan, pihaknya selaku Komisi III bidang pendidikan dan kesehatan akan terus menindaklanjuti permasalahan tersebut hingga direspon pemerintah dan segera dapat mengucurkan anggaran untuk merealisasikan pembangunannya.

Kepala Sekolah, SMKN 4 Bengkayang, Yulius mengungkapkan terimakasih kepada DPRD Kabupaten Bengkayang yang telah berkunjung melihat kondisi sekolah yang ia pimpin.

Ia berharap, sejak tiga tahun terakhir, harapan para guru dan murid dapat dibantu oleh wakil rakyat dalam menyuarakan aspirasi mereka kepada pemerintah daerah.

“Kita ucapkan terimakasih telah datang, dan meninjau ke SMPN 4. Semoga kedepan dapat dibantu dan disuarakan kepada pemerintah,” tutupnya. (Rbn)

Continue Reading

Bengkayang

1.120 Peserta Atlet Karate Ikuti Turnamen di Kabupaten Bengkayang

Published

on

Open Turnamen Karate Se-kalimantan barat di kabupaten Bengkayang. (Foto : Ist) 

BENGKAYANG, Suaraborneo.com – Sebanyak 1.120 Peserta Atlet karate Se Kalimantan Barat Mengikuti Open Turnamen Bengkayang Cup yang di buka dihalaman Kantor Bupati Bengkayang, Rabu (27/7).

Open Turnamen Bengkayang Cup di buka langsung Wakil Bupati Bengkayang Syamsul Rizal.

Turnamen kali ini, diikuti 14 kabupaten kota di Kalimantan Barat, dan terdiri dari 1.120 peserta.

Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia kabupaten Bengkayang, Rudi menyampaikan, open turnamen karate adalah ajang silahturahmi penggiat dan penggerak olahraga Karate. Sekaligus menjadi ajang menjaring anak-anak dan kaum muda yang berprestasi di olahraga karate.

“Untuk mempromosikan olahraga karate dikalangan anak muda melalui Open Turnamen, yang nantinya di persiapkan menjadi atlet karate yang hebat,” ungkap Rudi dalam pembukaan turnamen tersebut.

Rudi berharap karate lewat Open turnamen Bengkayang Cup mampu menghasilkan atlet-atlet yang berprestasi serta dapat menumbuhkan semangat untuk kemajuan di cabang olah raga karate di Bengkayang, dan Kalbar pada umumnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bengkayang, Syamsul Rizal menyampaikan, Bengkayang Cup Karate Open Turnamen se-kalimantan Barat akan merebutkan piaya bergilir Bupati Bengkayang tahun 2022. Wabup Rizal juga mengapresiasi seluruh kesiapan panitia pelaksana dan para atlet yang terlibat.

“Mari Kita jadikan turnamen ini sebagai ajang untuk meningkatkan silahturahmi para pecinta karate, dan mencari bibit bibit atlet karate yang handal dan tangguh siap memajukan perkembangan olah raga karate,” ucap Rizal.

Kata Rizal , selama berlangsungnya Open Turnamen seluruh peserta turnamen harus mengedepankan sportivitas tinggi dan menerima baik itu menang dan kalah setiap pertandingan.

“Turnamen ini tentu ada yang menang dan kalah kita harap bisa saling menerima, raihkan kemenangan dan prestasi serta junjung tinggi sportivitas,” pesan Wabup.

Selain itu, Wabup Rizal juga menyatakan, open turnamen piala bergilir Bupati Bengkayang ini juga sebagai pemanasan awal dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Kalbar (Porprov) mendatang.
Disela-sela wawancara Wabup juga mempromosikan objek wisata yang da di kabupaten Bengkayang.

“Manfaat kan lah objek wisata yang ada, agar Bengkayang bih dikenal,” pungkasnya.

Wabup juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga ketertiban, keamanan dan kenyamanan selama bertanding. Ia pun berpesan, jika nantinya terdapat kesalahpahaman dan hal lainnya dapat diselesaikan dengan baik dan kekeluargaan.

Ketua KONI kabupaten Bengkayang, Mardiansyah Herman mengapresiasi pengurus Forki dan semua pengurus perguruan karate di Bengkayang yang telah melaksanakan kegiatan ini. Menurut Herman, KONI sendiri mendukung penuh kegiatan yang berlangsung dengan sejumlah Fasilitas seperti menyiapkan mobil angkut baik untuk pelatih, peserta atlet, official yang ikut dalam turnamen ini.

“Kita harap, enam perguruan yang ikut turnamen bisa bersaing dan dari turnamen ini akan dipersiapkan Porprov Kalbar mendatang,” pungkasnya. (Rbn)

Continue Reading

Umum

Populer