Spanduk Maklumat Romo Center di Pekan Lelo Dibakar OTK, Tim Advokasi Resmi Lapor Polisi – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-12

Sumatera Utara

Spanduk Maklumat Romo Center di Pekan Lelo Dibakar OTK, Tim Advokasi Resmi Lapor Polisi

Published

on

Tim Advokasi Romo Center melihat langsung kondisi spanduk maklumat Rumah Aspirasi Romo Center yang dibakar OTK.

SERGAI, suaraborneo.com – Tim advokasi Rumah Aspirasi Romo Center menyambangi Pekan atau Pasar Lelo yang berada di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Rabu (2/2/2022).

Kedatangan tim advokasi ini membuat laporan ke Polres Sergai atas buntut tindakan pengerusakan hingga pembakaran papan atau spanduk maklumat Romo Center oleh Orang Tak dikenal (OTK).

Pantauan wartawan di lokasi, tampak spanduk yang berisikan maklumat Romo Center di Pekan atau Pasar Lelo tampak rusak setelah dibakar OTK.

Selain itu, di spanduk maklumat yang dirusak OTK juga tampak ada coretan Satpol PP. Seolah-olah pengerusakan spanduk diduga dilakukan oleh oknum Satpol PP.

“Kedatangan kita ini membuat laporan ke Polres Sergai. Sebenarnya pengerusakan ini terlalu kecil, tapi sesuai UUD 1945 pasal 20A ayat 1 dan UU MD3 pasal 69 ayat 1, DPR itu mempunyai tiga fungsi yaitu, fungsi legislasi, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan,”demikian ditegaskan Tim Advokasi Romo Center, Zulkifli.

Lanjut Zulkifli, laporan yang dibuat ke Polres Sergai, bukan hanya soal pengerusakan spanduk maklumat Romo Center ini saja.

“Tapi intinya karena pembuatan maklumat ini oleh Rumah Aspirasi Romo Center, dan berdasarkan undang-undang dasar, berarti pengerusakan ini pelecehan terhadap UUD 1945 dan UU MD3,” ujarnya.

Sebagai representatif, UU MD3 anggota DPR itu harus membuat rumah aspirasi, untuk menampung aspirasi masyarakat daerah pemilihan.

Sementara itu, UU MD3 adalah undang-undang tentang fungsi-fungsi DPR, DPRD tingkat 1, DPRD tingkat 2, dan tugas-tugasnya dituangkan di dalam undang-udang tersebut.

“Jadi hari ini kami tegaskan, kami resmi membuat laporan ke Polres Sergai terkait pengerusakan ini,” tutup Zulkifli.

Peristiwa ini sudah beberapa kali terjadi, sebelumnya perlakuan tidak menyenangkan juga terjadi di Pekan Lelo pasca bentrok dengan Satpol PP dalam upaya relokasi ke Pasar Rakyat Sei Rampah beberapa waktu lalu.

Spanduk maklumat Romo Center milik Anggota DPR RI Komisi III, Romo HR Muhammad Syafi’I yang berada di lokasi pasar dilempari lumpur sebelum di bakar seperti keadaan saat ini.

Adanya spanduk maklumat ini bahwa lokasi Pekan atau Pasar Lelo di bawah dampingan hukum Rumah Aspirasi Romo Center.

Medan

Guru Honor dan ASN Mengeluh, JMI Desak Pemkab Sergai Cairkan Dana Sertifikasi

Published

on

Foto : Ketua JMI Sumut Fachrizal SE MM

MEDAN, SuaraBorneo.com -Terkait adanya keluhan para Guru Honor dan ASN di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Provinsi Sumatera Utara mengeluhkan dana sertifikasi untuk triwulan pertama Tahun 2022, hingga kini belum cair mendapat kritikan keras dari Lembaga Sosial Perkumpulan Jurnalis Media Independen (JMI) yang tergabung di dalamnya para Profesi seperti Guru, Dosen serta Para Praktisi Hukum.

Ketua Perkumpulan Jurnalis Media Independen (JMI), Fachrizal SE MM, dalam konfrence Persnya, Jumat (13/5/2022) siang mengatakan, seharusnya Dinas Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai bisa memberikan penjelasan dan alasan yang jelas apa penyebab terlambatnya pencairan dana sertifikasi tersebut. Hal ini untuk menghindari timbulnya keresahan dikalangan para guru yang saat ini sedang menunggu haknya.

Menurut Fachrizal yang juga selaku Dosen di Perguruan Tinggi Swasta Di Medan, para guru baik Guru Honor ataupun Guru ASN yang telah menunaikan kewajiban tentunya mengharapkan tambahan penghasilan yang sudah diatur dalam Permendikbudristek No. 4 Tahun 2022.

Sekarang sudah bulan Mei 2022 yang seyogiyanya Dana Sertifikasi untuk Triwulan I/2022 sudah diterima. Namun sesuai informasi sampai saat ini belum ada kejelasan tentang Dana Sertifikasi Guru tersebut.

“Kita juga harus merasa prihatin dengan kondisi ekonomi saat ini, dimana hampir semua kebutuhan hidup memerlukan biaya yang cukup tinggi. Apalagi kebutuhan anak yang mungkin memasuki tahun ajaran baru tentunya sangat membutuhkan dana yang jumlahnya tidak sedikit”, Sebut Facrizal.

Tentunya sesuai pengalaman para guru juga sudah mengetahui jadwal dan teknis pembayaran Dana Sertifikasi yang setiap triwulan diberikan kepada guru yang telah memenuhi persyaratan sertifikasi.

Untuk itu Fachrizal berharap agar Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dan Kemendikbud RI agar segera mempercepat pencairan dana sertifikasi
untuk triwulan pertama Tahun 2022 dan
dapat memperhatikan para guru-guru sertifikasi di Sergai, karena mereka sebagai tenaga pendidik dalam mencerdaskan anak bangsa.(RILIS JMI)

Continue Reading

Sumatera Utara

Kunjungi Pasar Lelo, Anggota DRI RI Romo: Jangan Halangi-halangi Rakyat

Published

on

Anggota DPR RI, Romo H. R. Muhammad Syafi'i, S.H., M.Hum saat berkunjung ke Pasar Lelo. (Foto : Ist)

SERGAI, SuaraBorneo.com – Anggota DPR RI, Romo H. R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum kembali menyapa para pedagang Pasar Lelo di Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara, Minggu (27/2).

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra bersama istri tersebut turut didampingi Ketua DPRD Sergai dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan, Ketua IKA DPRD Sergai Ny. drg. Rafika Sari Riski Ramadhan, Anggota DPRD Sergai Enriko Silalahi, Tim Rumah Aspirasi Romo Center dan Tim Riski Center.

Anggota DPR RI, Romo H. R. Muhammad Syafi’i saat diwawancarai wartawan mengatakan bahwa kunjungan hari ini merupakan jadwal reses anggota DPR RI untuk menyerap aspirasi masyarakat.

“Beberapa waktu lalu kan saya melihat apa yang terjadi di Pasar Lelo ini dan saya memeriksa peraturan yang berlaku di Kabupaten Serdang Bedagai dengan difasilitasi anggota DPRD Sergai. Ternyata, keberadaan Pasar Lelo ini adalah upaya masyarakat mendukung program Pemerintah yakni pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Lanjutnya, usaha yang dilakukan Pedagang Lelo sangat sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku khususnya perda di Kabupaten Serdang Bedagai.

“Sehingga, saya selaku anggota DPR RI menilai keberadaan pasar Lelo ini adalah upaya yang jelas dari masyarakat setempat untuk membantu bangkitnya ekonomi rakyat,” tegas Romo.

Oleh karena itu, sebut Romo, ia juga mendukung keberadaan pasar Lelo dan sama sekali keberatan terhadap tindakan-tindakan siapapun yang melarang rakyat melaksanakan peraturan perundang-undangan.

“Jangan menghalang-halangi rakyat untuk turut serta dalam partisipasinya membangun Negara Republik Indonesia,” pungkasnya. (Ynr)

Continue Reading

Sumatera Utara

Kondisi Tubuh Semakin Mengecil, Ibu Risma Butuh Perhatian

Published

on

By

Ibu Risma hanya bisa terbaring lemah dirumahnya.

SERGAI, suaraborneo.com – Bentuk tubuh yang mengecil dan kurus tampak terlihat dari seorang wanita yang bernama Rismalena (33) warga yang bertempat tinggal di Dusun 13 Meteran, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Sumatera Utara.

Wanita yang kerap disapa ibu Risma ini mengalami perubahan bentuk tubuh sejak empat tahun yang lalu. Ia pun tak mengetahui, penyakit apa yang dideritanya hingga sekarang ini.

Raut wajah yang sedih, terlihat jelas saat ia meratapi kedua anaknya yang kian tumbuh dewasa. Namun disayangkan, karena keterbatasan karena penyakit yang diderita, membuat Risma hanya bisa terbaring di tempat tidur saja.

Saat wartawan menyambangi kediaman Risma, di balik jerjak besi jendela rumahnya, ia hanya bisa terbaring lemas di tempat tidur yang berada di ruang tamu rumahnya.

“Banyak yang bilang saya terkena penyakit tulang. Berubahnya bentuk fisik saya ini sudah terjadi sejak empat tahun yang lalu. Cuma yang parah sejak satu tahun belakangan ini,” ujar Risma, Jumat (18/2/2022).

Lanjut wanita yang memiliki dua orang anak ini mengatakan, beberapa waktu lalu dirinya masih bisa duduk di kursi roda. Namun, karena penyakit yang terus menggerogoti hingga saat ini, membuat dirinya hanya bisa terbaring saja saat ini.

“Sakit saya ini pertama kali mulai terasa itu, saat saya selesai lahiran anak kedua. Pada saat itu saya payah jalan, dan tulang saya sakit asal kena senggol, tenaga saya pun lemah,” ujar Risma.

Amatan wartawan, tidak bentuk tubuh kecil dan kurus saja, terlihat pada bagian kedua kaki Risma membengkok, begitu juga dengan kedua tangannya.

“Saya ganjel bantal kaki saya ini karena sudah bengkok bentuknya,” ujar Risma.

Risma kembali bercerita, pada saat dirinya belum menderita penyakit yang seperti saat ini, berat badan atau timbangan badannya sendiri mencapai 60 kilogram.

“Karena sakit ini, timbangan saya pun menyusut terus hingga seperti sekarang ini,”bilangnya.

Keluarga sudah berulang kali membawa Risma untuk berobat ke rumah sakit yang berada di Kota Medan.

“Sudah pernah berobat, ke RSU Haji, dan RSUP Adam Malik. Saat itu masih di rontgen dan ambil darah, cuma karena gak ada biaya jadi enggak tau hasilnya apa,” ujar Risma sambil menahan tangis.

Saat disinggung soal BPJS Kesehatan, Risma menambahkan dirinya telah memilikinya. Namun karen dibayar secara mandiri dan keterbatasan biaya, sehingga iuran BPJS Kesehatan miliknya tertunggak hingga sekarang.

“Sudah menunggak hingga beberapa bulan belum dibayarkan. Sekitar 6-7 bulan belum dibayar iuran BPJS Kesehatannya,” ujar Risma.

Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mengumpulkan biaya untuk berobat, suami Risma pun saat ini tengah merantau di Kota Jambi.

“Suami merantau, karena ya itu tadi tidak ada biaya untuk mengobati saya dan untuk kebutuhan sehari-hari, jadi pergi lah merantau,” kata Risma lagi.

Sedangkan, disinggung kembali soal bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai, terkait pengobatan atau hal yang lainnya terhadap dirinya dan keluarga, hingga sampai saat ini tidak ada.

“Harapan saya pribadi, semoga saya segera sembuh dan diangkat penyakitnya ini. Kepada pemerintah daerah tentu memohon bantuannya. Kalau untuk pengobatan saya selama ini, itu biaya sendiri. Paling warga ada memberikan bantuan sembako,”ungkapnya.

Meski mengalami perubahan bentuk tubuh, tak membuat nafsu Risma untuk mengkonsumsi makanan berkurang.

Informasi yang diperoleh, yang menyiapkan segala kebutuhan Risma dan anak-anaknya yaitu ibunya, serta tetangga yang berada disekitaran tempat tinggalnya.

“Saya kalau makan lahap, selalu selera saya makan. Saat saya sedang sehat-sehatnya, saya seorang ibu rumah tangga saja. Saat ini ibu saya yang membantu segala halnya, dan ibu juga bekerja di ladang untuk membantu mencukupi kebutuhan sehari-hari,”paparnya.

“Saya tidak ada riwayat sakit apapun, ini secara tiba-tiba saja. Tidak ada juga di dalam keluarga besar saya, yang sakit seperti saya ini,”tutup Risma.

[YSR]

Continue Reading

Sumatera Utara

Unik,!! Suami Bertarung dengan Istri di Pilkades Sergai

Published

on

By

Calon Kades Damak Urat, Edy Purba (Nomor Urut 1) dan Dahlia (Nomor Urut 2).

SERGAI,suaraborneo.com – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) akan digelar di sejumlah Desa di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Provinsi Sumatera Utara pada bulan Maret Tahun 2022 mendatang.

Namun ada yang menarik dan unik di Pilkades Damak Urat, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Sergai, yakni suami harus melawan istrinya sendiri.

Diketahui pasangan suami istri tersebut, Edy Purba dan Dahlia yang siap bertarung pada Pilkades.

Edy merupakan calon Kades petahana, yang masih satu periode memimpin Desa Damak Urat.

Dalam pencabutan nomor urut yang digelar Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) pada Selasa (15/2/2022) akhirnya Edy Purba mendapat nomor 1 dan Dahlia dengan nomor urut 2.

“Mereka sama-sama punya hak politik, jadi sah-sah saja dan tidak melanggar peraturan, karena kan tidak boleh calon tunggal,”demikian dikatakan Camat Sipispis M. Hidayat Tambunan, SE kepada media ini Selasa (15/2) malam.

Dijelaskannya, bahwa persyaratan kedua calon Kades Damak Urat tersebut semua dipenuhi dan hasil wawancara psikotes juga lulus keduanya.

“Surat dan informasi terkait pendaftaran calon sudah kita sosialisasikan. Maka panitia tunggu hingga waktu pendaftaran berakhir, namun tidak ada juga calon lainnya hanya mereka (suami istri),”ujar Camat.

“Berkas kedua calon tersebut sudah kami terima. Dalam Pilkades Damak Urat, diperkirakan kurang lebih 1.200 DPT,”pungkasnya.

Continue Reading

Sumatera Utara

Tim Unit II Ekonomi Sat Reskrim Polres Sergai Tindaklanjuti Kelangkaan Minyak Goreng

Published

on

By

SERGAI, suaraborneo.com – Tim Unit II Ekonomi Sat Reskrim Polres Serdang Bedagai (Sergai) melaksanakan giat monitoring harga dan ketersediaan minyak goreng, pada Selasa (15/2) sekira pukul 13.00 WIB, dengan sasaran Toko Grosir dan Supermarket yang berada di Wilkum Polres Serdang Bedagai.

Giat ini untuk mencegah terjadinya dugaan tindak pidana penimbunan bahan pokok yang berada di Wilkum Polres Serdang Bedagai.

Hal itu disampaikan Kapolres Serdang Bedagai AKBP Dr Ali Machfud, SIK, MIK melalui Kasat Reskrim AKP Made Yoga Mahendra, S.I.K kepada wartawan.

Dijelaskan Kasat Reskrim, adapun toko yang telah di cek, Indomaret di Desa Firdaus (sebelah SPBU), minyak goreng segala jenis kosong sejak 4 hari yang lalu, Alfamidi di Desa Firdaus (samping SPBU), minyak goreng segala jenis kosong sejak 4 hari yang lalu, dan Indomaret samping Tanah Lapang Firdaus terpantau minyak goreng segala jenis kosong sejak 4 hari yang lalu.

Sedangkan, Toko Grosir Telur, minyak goreng merek Sunco, harga Jual Rp.19.000,-/ liter terdapat stok 70 kotak @12 pcs. Minyak goreng merek Bimoli, harga jual Rp.20.000,-/ liter dengan stok 1 kotak @12 pcs dan Toko/ Grosir Adek di Desa Firdaus terpantau minyak goreng segala jenis kosong, sejak 1 minggu yang lalu.

“Toko/ Grosir Sentral Jaya di Desa Rampah Kiri terpantau minyak goreng segala jenis kosong, sejak 3 minggu yang lalu, Grosir Jaya Makmur terdapat minyak goreng merek Sanoli dengan harga jual Rp.19.000,-/ liter stok 5 kotak @12 pcs,”ungkap AKP Made Yoga Mahendra.

Continue Reading

Sumatera Utara

Riski Ramadhan dan 4 Anggota DPRD Sergai Bertemu Ka.Pelaksana Harian DPP KESIRA

Published

on

By

dr Riski Ramadhan Hasibuan terima SK Ketua KESIRA Sumut.

SERGAI, suaraborneo.com – Ketua DPRD Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan bersama 4 anggota DPRD Sergai Fraksi Gerindra menghadiri undangan silaturahmi dari Ka. Pelaksana Harian DPP Kesehatan Indonesia Raya (KESIRA) Partai Gerindra, Grace Rosalyn Hutapea di Jakarta, pada Kamis (10/2/2022).

Hal ini disebabkan ketidakhadiran Ketua DPRD Sergai asal Partai Gerindra tersebut dalam acara semarak HUT Partai Gerindra ke-14 di halaman Kantor DPC Gerindra, Jalinsum Medan-Tebing Tinggi Sei Rampah, Kamis (10/2/2022).

“Kebetulan jadwal DPRD ada tugas luar bang. Saya Ketua Kesehatan Indonesia Raya (Kesira) Sumatera Utara bagian dari badan Partai Gerindra dimana kami diundang Ibu Grace,”ujar Riski Ramadhan Hasibuan kepada wartawan Jumat (11/2).

dr Riski Ramadhan bersama 4 anggota DPRD Sergai Fraksi Gerindra pun menampik ketidakhadiran mereka di HUT Gerindra yang digelar DPC Partai Gerindra Sergai tanpa kejelasan.

Karena kehadiran ia bersama kawan-kawan Fraksi Gerindra bersilaturahmi ke DPP KESIRA tersebut dengan tujuan sama yakni dalam membesarkan partai Gerindra khususnya di Sumatera Utara.

“Kawan-kawan DPRD Gerindra terdiri dari Enriko Silalahi, Robert Butarbutar, Sadarita Purba dan Edisman Situmorang juga bagian dari kepengurusan KESIRA Sumatera Utara. Kita menghadiri undangan diskusi terkait pengembangan KESIRA Sumatera Utara,”ungkapnya.

Dijelaskan Riski, jadwal kegiatan HUT Gerindra ke-14 di DPC Gerindra Sergai banyak perubahan bahkan tiba-tiba sudah terbentuk panitia HUT tanpa sepengetahuan kami.

“Jadwal HUT Gerindra berubah-ubah bang. Kemarin diagendakan hari Minggu yang lalu, dan tidak ada musyawarah untuk perubahan jadwalnya kapan. Dan tiba-tiba muncul undangan dan sudah terbentuk panitia HUT tanpa sepengetahuan kami,”tutup Politisi muda asal Gerindra itu.

Continue Reading

Sumatera Utara

DPC Gerindra Sergai Semarakkan HUT Partai Gerindra ke-14

Published

on

By

SERGAI, suaraborneo.com – DPC Partai Gerindra Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Gerindra ke-14 dengan tema “Bersatu Membangun Bangsa” dan menyantuni anak yatim ini berlangsung di halaman Kantor DPC Gerindra, Jalinsum Medan-Tebing Tinggi Sei Rampah, Kamis (10/2) siang.

Dalam laporan ketua panitia HUT Gerindra ke-14, Ilham Ritonga didampingi sekretaris James Hotlan Pangaribuan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program kerja tahun 2022. Sebagai wujud rasa syukur Partai Gerindra bahwa pada hari genap berusia 14 tahun.

“Tentunya, kita mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT, Tuhan maha esa karena Partai Gerindra masih diberikan kesehatan dan kekuatan dalam berkiprah guna memperjuangkan rakyat,”ujarnya.

Ditegaskan Ilham, DPC Gerindra tetap solid dan bersatu padu saling bergotong royong dalam membangun bangsa terkhusus mendukung dan mengawal program Sapta Dambaan pada masa kepemimpinan Bupati H Darma Wijaya dan Wabup Adlin Tambunan.

“DPC Gerindra Sergai siap mendukung dan mengawal program pemerintah daerah demi terwujudnya Sergai MAJU TERUS (Mandiri Sejahtera dan Religius),”tutup anggota DPRD Sergai Fraksi Gerindra tersebut.

Ketua DPC Gerindra Sergai, Budi SE dalam sambutannya menyampaikan sosok Darma Wijaya sebelum menjadi Bupati Sergai selalu memberikan motivasi kepada Partai Gerindra, maka dimoment HUT Gerindra ke-14 kehadiran Bupati Darma Wijaya dan Wabup Adlin Tambunan sangat luar biasa dan kami ucapkan terima kasih.

“Harapan kami apa yang disampaikan panitia tadi, tetap intens mendukung program Pemerintah karena Bupati dan Wakil Bupati merupakan dukungan dari partai Gerindra,”katanya.

Menghadapi 2024, sebut Budi, kami siap melaksanakan apa yang diprogramkan DPP melalui DPD Gerindra Sumut.

“Kami siap berjuang. Gerindra menang untuk masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai,”pungkasnya.

Sekretaris DPD Gerindra Sumut, H Aulia Rahman dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya hadir mewakili Ketua DPD Gerindra Sumut, Gus Irawan Pasaribu.

Aulia menyebutkan Bupati dan Wabup Sergai sangat mensupport seluruh anggota DPRD Sergai baik fraksi Gerindra dan fraksi lainnya. Dalam hal memperjuangkan aspirasi rakyat dan pembangunan daerah.

“Saya tekankan bahwa Partai Gerindra sangat mendukung program Pemerintah Daerah. Gerindra wajib mendukung dan mensupport program Bupati dan Wabup Sergai,”ujarnya.

Soal relokasi pasar, kata Aulia, ia tadi sudah bincang-bincang dengan Bupati Sergai H Darma Wijaya. Tujuan beliau ini untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan bukan untuk kepentingan pribadi.

“Saya mohon juga kepada Kapolres dan Dandim agar dapat membantu Bupati dan Wabup dalam pergerakan beliau berjuang untuk rakyat,”kata Wakil Walikota Medan tersebut.

“Selain itu, kita yang hadir juga mendukung apa yang diinginkan rakyat tercapai, untuk kemajuan Kabupaten Serdang Bedagai,”sambungnya.

Terakhir, Aulia Rahman menegaskan agar menghilangkan politik identitas. Jangan mau diprovokasi dan dipecah belah ditengah masyarakat.

“Jangan menjual agama dalam berpolitik, yang endingnya untuk kepentingan pribadi,”tutupnya.

Sementara itu, Bupati Sergai H Darma Wijaya menyampaikan
selama ini yang dilakukan Gerindra dari masa kampanye hingga sekarang, kami ucapkan apresiasi dan terima kasih atas dukungan terhadap kami yang telah genap 1 tahun masa kepemimpinan pasangan Dambaan (Darma Wijaya-Adlin Tambunan).

“Pada hari ini Gerindra telah 14 tahun, ini merupakan usia yang beranjak dewasa. Partai Gerindra di Sergai sangat luar biasa, karena merupakan partai pengusung kami saat Pilkada kemarin,”kata Bupati.

Menurut Bupati, selama Budi SE memimpin DPC Gerindra Sergai terus meningkat kursi di legislatif dari DPRD nya 1 sekarang sudah 7 kursi. Karena kegiatan yang digelar Budi SE selama ini terus dilaksanakan.

“Parai Gerindra ini di Sergai eksistensi luar biasa, terkhusus mendukung program pemerintah daerah,”katanya.

Lanjutnya, berkat dukungan dan kebersamaan kita semua karena sesuai tema HUT Gerindra, Bersatu Membangun Bangsa yang juga sejalan dengan visi misi Kabupaten Serdang Bedagai yang Maju Terus dalam membangun Tanah Bertuah Negeri Beradat.

“Kami juga tekankan kepada seluruh Desa dan Puskesmas agar setiap orang sakit, harus dibawa ke RSUD Sultan Sulaiman. PAD pun sekarang meningkat, namun kami terus memberikan peningkatan fasilitas dan pelayanan RSUD Sultan Sulaiman,”ungkap Bupati.

Wabup Sergai Adlin Tambunan menambahkan, bahwa mulai tahun 2021 hingga 2023 pada masa kepemimpinan kami terus melakukan pembangunan infrastruktur jalan guna terwujudnya Sergai Maju Terus.

“Kita fokuskan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan irigasi, hal ini juga berkat dukungan Partai Gerindra,”katanya.

Continue Reading

Sumatera Utara

Prestasi dr Ahmad Idris Daulay Memimpin RSUD Sultan Sulaiman

Published

on

By

RSUD Sultan Sulaiman, Sei Rampah.

SERGAI, suaraborneo.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Sulaiman Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara dibawah pimpinan Direktur dr. Ahmad Idris Daulay mengalami peningkatan perbaikan pelayanan medis.

Demikian disampaikan Ketua
FKI 1 Serdang Bedagai, M. Nur Bawean didampingi Sekretaris Aziz Tanjung kepada media ini Kamis (10/2/2022) siang tadi di Sei Rampah.

“Banyak pasien yang berobat ke RSUD Sultan Sulaiman sehingga ruang kamar pasien penuh, oleh karenanya perlu dilakukan penambahan tenaga Medis perawat,”ujarnya lagi.

Menurut M Nur Bawean dan Aziz Tanjung, sangat perlu Bupati Serdang Bedagai H Darma Wijaya mengalokasikan Dana APBD ke Rumah Sakit Sultan Sulaiman guna mengkaper biaya pasien miskin yang tidak memiliki BPJS serta bagi masyarakat miskin atau tidak memiliki biaya untuk berobat yang sedang sakit agar segera ke RSUD Sultan Sulaiman untuk berobat dan tidak dipungut biaya.

“Ini fakta di lapangan sesuai temuan yang membanggakan bagi masyarakat Serdang Bedagai khususnya masyarakat yang sakit dan prestasi bagi Bupati Serdang Bedagai cq Direktur Sultan Sulaiman dr Ahmad Idris Daulay. Bahwa Bupati telah tepat memposisikan dr Ahmad Idris Daulay sebagai Direktur Sultan Sulaiman,”tutupnya.

Continue Reading

Sumatera Utara

Minyak Goreng Langka di Kabupaten Sergai

Published

on

By

Ilustrasi minyak goreng kemasan. (Internet)

SERGAI, suaraborneo.com – Pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk minyak goreng. Agar masyarakat dapat menikmati komoditas pangan pokok tersebut dengan harga yang murah.

Hal itu sesuai dalam Peraturan Menteri Perdagangan No 6 Tahun 2022, HET minyak goreng diatur dengan rincian minyak goreng curah sebesar Rp11.500 per liter, kemasan sederhana sebesar Rp13.500 per liter, dan kemasan premium sebesar Rp14.000 per liter. Kebijakan HET ini mulai berlaku sejak 1 Februari 2022 dan sekaligus mencabut Permendag Nomor 3 Tahun 2022.

Namun saat ini minyak goreng jadi barang ‘gaib’ karena sulit didapati masyarakat, seperti terjadi di Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara.

Seorang ibu rumah tangga (IRT), Sri (29) warga Kecamatan Teluk Mengkudu, kepada wartawan Rabu (9/2/2022) mengatakan kelangkaan minyak goreng curah dan kemasan sudah terjadi dalam Minggu belakangan ini, walaupun ada tapi tidak sesuai HET minyak goreng yang ditetapkan Pemerintah.

“Memang langka sulit didapat, bahkan kami nyari ke luar daerah, karena minyak goreng merupakan kebutuhan rumah tangga. Jika ada pun yang jual tapi mahal, tidak sesuai HET,”ujarnya.

Hal senada diungkapkan E Br Barus (38) warga Sei Rampah menuturkan minyak goreng ini langka dan jika ada juga mahal. Dari warung di pelosok hingga toko swalayan juga tidak ada stok barang padahal Pemerintah sudah menurunkan harga minyak goreng tersebut.

“Walaupun harga murah tapi stok barang sulit didapat jadi masyarakat harus bagaimana, apalagi ditengah pandemi Covid-19 ekonomi pun masih sulit,”katanya.

Terpisah, saat dikonfirmasi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sergai melalui Kabid Perdagangan, Endang kepada media ini menyampaikan bahwa kelangkaan minyak goreng ini bukan saja terjadi di Kabupaten Serdang Bedagai namun di Kabupaten/Kota lainnya.

“Saat ini kami sedang melakukan pengawasan dan meninjau sejumlah lokasi serta sudah kami rapatkan. Insya Allah Pemkab Sergai akan mengadakan pasar murah namun waktu belum ditentukan,”ujarnya.

Continue Reading

Umum

Populer