Alat Rekam Guna Untuk Pengawasan Pajak Daerah – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-12

Umum

Alat Rekam Guna Untuk Pengawasan Pajak Daerah

Published

on

Walikota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes, sepakat kerja sama dengan Bankaltim Cabang Tarakan yaitu Pemanfaatan setiap hotel dan restaurant jika pembayaran mengunakan alat rekam pajak. (Foto : Ist)

KALTARA, SuaraBorneo.com – Walikota Kota Tarakan telah sepakat kerja sama dengan Bankaltim Cabang Tarakan yaitu Pemanfaatan setiap hotel dan restaurant jika pembayaran mengunakan alat rekam pajak.

Dan hal ini juga bertujuan dalam Rangka Optimalisasi PAD dan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat bersama KPK”. Atau Langsung pengawasan Tim Koordinasi, Supervisi, dan Pencegahan (Korsupgah) KPK-RI.

Maka Guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Pemkot Tarakan Provinsi Kalimantan Utara menggencarkan pengawasan pajak daerah melalui pemasangan alat perekam transaksi atau tapping box.

Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., mengatakan pemasangan tapping box merupakan upaya pemkot dalam mengatasi kebocoran setoran pajak dengan model pengawasan berbasis elektronik. Dan berharap alat perekam transaksi tersebut makin mengoptimalkan PAD ke depannya.

Wali kota, dalam keterangannya menyampaikan bahwa dari evaluasi di lapangan, terdapat tren peningkatan jumlah pajak yang dipungut dari konsumen, “ini luar biasa dan tidak menjadi beban bagi pelaku usaha,” ujarnya seraya menerangkan bahwa pada prinsipnya pelaku usaha hanya membantu memungut pajak saja dari konsumen.

Sebagai informasi, alat rekam pajak tersebut akan terkoneksi langsung ke Dashboard Sistem monitoring Pajak Daerah sehingga dapat dimonitor secara realtime setiap transaksi pembayaran yang dilakukan di tempat usaha tersebut. Ungkap Khairul.

Untuk mengoptimalkan manfaat dari alat rekam pajak tersebut, dibutuhkan pengawasan yang intensif baik oleh Tim Pengawasan dan monitoring bersama yang dibentuk oleh Pemerintah Kota Tarakan maupun oleh masyarakat secara umum. Dan Bentuk pengawasan yang dapat dilakukan oleh konsumen minimal dengan selalu meminta/mengambil struk pembayaran sebelum meninggalkan kasir.

Walikota juga berharap dengan adanya alat perekam elektronik ini (tapping box) akan mengurangi risiko kebocoran pajak, dan penerimaan pajak daerah semakin optimal,” semoga kedepan meningkatkan penerimaan pajak yang dipungut dari konsumen seperti hotel dan restoran, ungkap Walikota Tarakan (mdd)

Bengkayang

Mantan Kades di Kecamatan Lembah Bawang Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa

Published

on

Penahanan Mantan Kades di kecamatan Lembah Bawang dalam mobil Kejari Bengkayang. (Foto: Ist)

 

BENGKAYANG, Suaraborneo.com – Kejaksaan Negeri Bengkayang baru-baru ini, Rabu (18/5) menahan salah satu mantan kepala desa di Bengkayang. Saat melakukan Press release, Kepala Kejaksaan Negeri Bengkayang, Tommy Adhiyaksahputra yang didampingi Kasi Pidsus Kejari Bengkayang, Adityo Utomo membenarkan penahanan tersebut.

Kepada awak media, Kajari Tommy menyampaikan, bahwa penahanan terhadap tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Bengkayang NOMOR: Print-569/O.1.18/Fd.1/07/2021 tanggal 16 Juli 2017. Dan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Negeri Bengkayang NOMOR: PRINT-03/O.1.18/Fd.1/05/2022 tanggal 18 Mei 2022. Tersangka ditahan selama 20 (dua puluh) hari kedepan dengan jenis penahanan Rutan di Rutan Kelas II B Bengkayang.

Kemudian, kata Tommy, selaku Penyidik telah menetapkan tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka NOMOR: 46/O.1.18/Fd.1/05/2022 tanggal 18 Mei 2022 yang berinisial “JS”.

JS merupakan mantan Kepala Desa Janyat, Kecamatan Lembah Bawang, Kabupaten Bengkayang periode 2016-2022. JS di tahan dalam proses penyidikan perkara tindak Pidana Korupsi Dugaan Penyimpangan Pengelolaan Dana Desa tahun Anggaran 2018 dan tahun Anggaran 2019 yang tidak dapat di pertanggungjawabkan.

“Tim Penyidik telah mengumpulkan barang bukti dan alat bukti berupa Keterangan Saksi-saksi. Laporan Hasil Pemeriksaan tim tkknis dan auditor Inspektorat, yang dengan bukti itu membuat terang tindak pidana sehingga berdasarkan bukti permulaan yang cukup, telah ditetapkan Kepala Desa Janyat Periode 2016-2022 sebagai Tersangka,” ungkap Tommy, Kamis (19/5).

Selanjutnya kata Tommy, Tim Penyidik pada Kejaksaan Negeri Bengkayang melakukan pemeriksaan terhadap Tersangka dan kemudian Tim Penyidik pada Kejaksaan Negeri Bengkayang langsung/telah melakukan Penahanan terhadap Tersangka “JS” – yang saat ini sudah ditahan di Rutan Kelas II B Bengkayang.

“Akibat perbuatan Tersangka “JS” terdapat kerugian keuangan negara sebesar Rp.582.515.100,00 (Lima Ratus Delapan Puluh Dua Juta Lima Ratus Lima Belas Ribu Seratus Rupiah),” ucapnya.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Bengkayang Adityo Utomo menambahkan, penyelidikan kasus terhadap oknum Kades ini berdasarkan laporan dari masyarakat. Dan perbuatan Tersangka melanggar Pasal 2 ayat (1) jo. pasal 18 dan/atau Pasal 3 jo. pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Untuk perkara dugaan penyalahgunaan dana desa di Desa Janyat tahun 2018-2019 ini kita sangkakan dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun, atau seumur hidup,” ucapnya.

Terhadap perkara ini kata Adityo, pihaknya masih melakukan pendalaman apakah ada alat bukti yang menentukan tersangka lainnya. Tapi, kata ia untuk sementara ini, dugaan Korupsi masih mengarah pada mantan kades tersebut.

” Sementara baru satu yang kita tetapkan tersangka. Tapi tidak menutupi kemungkinan ada tersangka-tersangka lain,” pungkasnya. [Rbn]

Continue Reading

Banten

Pengajian Rutin Hari Kamis Di Mushola Sat Polairud Polres Pandeglang

Published

on

SAT POLAIRUD Polres Pandeglang, Gelar Pengajian Rutin bersama Tokoh masyarakat Nelayan. (Foto:Ist)

PANDEGLANG, SuaraBorneo.com – Pengajian Rutin SAT POLAIRUD Polres pandeglang, yang dilaksanakan oleh jajaran anggota Sat polairud bersama tokoh masyarakat nelayan.

Terlihat nampak pengajian tersebut berjalan dengan lancar dan penuh hikmat bersama tokoh masyarakat nelayan, Kamis (19/05/2022).

Terlihat Kasat POL AIRUD Akp. Hary Subagio, memimpin langsung pengajian tersebut, dalam rangka mewujudkan silaturahmi dan untuk memberikan pencerahan komunikasi terhadap jajaran anggota SAT POLAIRUD bersama tokoh masyarakat nelayan.

Akp. Hary subagio mengatakan, pengajian rutin ini bertempat di mushola mako SAT POLAIRUD polres pandeglang, selalu dilaksanakan Pada hari kamis bersama tokoh masyarakar Nelayan.

Demi menjalin silaturahmi dan berkolaborasi bersama tokoh masyarakat nelayan khususnya, untuk selalu bersama-sama saling mengingatkan dan tak lupa menjaga kesatuan dan persatuan dalam bingkei (NKRI) harga mati.

Masih Akp Hary, saya selaku Kasat polairud polres pandeglang, “Pentingnya pengajian ini untuk berinteraksi langsung bersama tokoh masyarakat nelayan, selain kita mendapatkan pahala dan keberkahan, juga kita harus saling mengingatkan akan pentingnya menjaga pantai di wilayah pandeglang, agar tetap bersih dan indah,” ungkapnya.

Salah satu Anggota SAT POLAIRUD BRIPKA Aan Yuhana juga mengatakan, Sangat berterimakasih Kepada bapak pimpinan AKP. Hari subagio dan juga kepada tokoh masyarakat nelayan, semoga kita selalu di berikan Panjang umur dan keberkahan, untuk selalu berkomunikasi yang baik dalam lintas dakwah untuk mempererat silaturahmi, semoga pengajian ini selalu berjalan dengan lancar,” tutupnya. [Irvan]

Continue Reading

Bengkayang

Pemkab Bengkayang Pusatkan Peringatan HARDIKNAS Di Perbatasan

Published

on

Wakil Bupati Bengkayang Syamsul Rizal Membacakan Sambutan Mendikbud Ri Pada Peringatan HARDIKNAS tahun 2022 di Perbatasan Kecamatan Jagoi BABANG,Kab Bengkayang, Kalbar. (Foto: Ist) 

BENGKAYANG, Suaraborneo.com – Pemerintan Kabupaten Bengkayang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang mengadakan upacara bendera memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2022 di halaman SDN 06 Sei Take Kec. Jagoi Babang, Rabu (18/5/2022).

Salam upacara HARDIKNAS
Sambutan Menteri Pendidikan Nasional dibacakan Wakil BUPATI Bengkayang mengangkat Tema peringatan Hardiknas, yakni “Pimpin Pemulihan, Bergerak untuk Merdeka Belajar”.

“Hardiknas Bukti kita jauh lebih tangguh dari semua tantangan. Kita tidak hanya mampu melewati, tetapi berdiri di garis depan untuk memimpin pemulihan dan kebangkitan,” ungkap Wakil Bupati Bengkayang saat menyampaikan Sambutan Mendikbud Ri

“Namun Di tengah hantaman ombak yang sangat besar, kita terus melautkan kapal besar bernama Merdeka Belajar, yang di tahun ketiga ini telah mengarungi pulau-pulau di seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Hingga tahun ketiga pandemi, Kemendikbudristek terus melakukan berbagai terobosan dalam Merdeka Belajar yang menghasilkan perubahan positif. Capaian tersebut tidak hanya dirasakan oleh para orang tua, guru, dan murid di Indonesia, tetapi sudah digaungkan sampai ke negara-negara lain melalui presidensi Indonesia di konferensi tingkat tinggi G20.

Tahun ini kita membuktikan bahwa kita tidak lagi hanya menjadi pengikut, tetapi pemimpin dari gerakan pemulihan dunia
Pada masa Pandemi Covid-19, Kemendikbudristek menghadirkan Kurikulum Merdeka untuk membantu guru dan murid dalam proses belajar mengajar. Upaya tersebut mampu rnengurangi dampak hilangnya pembelajaran. Kini, Kurikulum Merdeka akan diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

“ltu berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia akan belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan,”

Upacara HARDIKNAS Tahun 2022, turut di hadiri dari para stakeholder, PORKOPIMDA, PORKOPIMCAM, para seniman dan pelaku budaya, serta unsur perwakilan pelajar baik tingkat SD, SMP dengan mengenakan pakaian adat dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat

kegiatan di selangi dengan memberikan penghargaan kepada para , Pelaksana Tugas. Kepala UPT yang telah selesai melaksanakan pengabdian, Unsur Pengawas dan Guru yang memasuki Purna Tugas dan Tenaga Pendidik yang Berprestasi. [rbn]

Continue Reading

Kaltara

dr H.Khairul Menghadiri Halal Bihalal DMI Tarakan

Published

on

Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul M.Kes mengapresiasi keberadaan Dewan Masjid Indonesia (DMI). (Foto: Ist) 

KALTARA, SuaraBorneo.com – Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul M.Kes mengapresiasi keberadaan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Tarakan sebagai wadah bagi takmir masjid untuk menyampaikan aspirasinya.

Wali Kota hadir dalam halal bihalal DMI Tarakan bersama takmir masjid di ruang pertemuan Masjid Baitul Izzah, Islamic Center Tarakan.

Kehadiran itu dimanfaatkan Wali Kota untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan pesan-pesan pemerintah.

Wali Kota menilai dengan keberdaan DMI Tarakan, takmir masjid dapat menyalurkan aspirasinya melalui organisasi tersebut.

“Dewan Masjid inikan sebenarnya organisasi yang mewadahi masjid-masjid. Kalau masing-masing ngomong ke Pemerintah atau kepada siapa, terlalu ramai. Apalagi Tarakan sudah ada 200 lebih (masjid). Sehingga sebenarnya aspirasi bisa disalurkan melalui Dewan Masjid,” ujar Wali Kota kepada media.

Wali Kota juga mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan DMI Tarakan dan berharap kegiatan seperti ini terus berkesinambungan untuk mendengarkan aspirasi dari pengurus masjid.

Wali Kota meminta DMI Tarakan juga dapat memperbaiki manajemen masjid. Hal ini penting karena takmir masjid diberi tanggung jawab mengelola amanah umat.

“Karena manajemen harus diperbaiki karena dia (takmir masjid) juga mengelola uang umat. Termasuk juga mengelola tempat ibadah, kan harus nyaman, bersih, menarik. Saya kira salah satu tugas Dewan Masjid untuk melakukan pembinaan itu,” ungkapnya.

“Oleh karena itu mudah-mudahan bisa dilakukan standarisasi supaya masjid-masjid kita di mana pun umat Islam beribadah, nyaman, sehingga bisa lebih khusyuk beribadah,” harapnya.

Sementara itu, terkait bantuan anggaran yang menjadi aspirasi dari banyak pengurus masjid, menurut Wali Kota, tidak bisa diusulkan dan dicairkan tiba-tiba namun harus melalui proses. Jika diusulkan tahun ini, maka baru bisa digelontorkan tahun depan. [mdd]

Continue Reading

Bengkayang

Bhabinkamtibmas Garda Terdepan Polri Harus Jadi Panutan Di Masyarakat

Published

on

Kapolres Bengkayang AKBP.Arif Agung Winarto Memberikan arahan Kepada Personil Polres Bengkayang yang mengikuti Pelatihan dan pembinaan penguatan Wawasan Kebangsaan. (Foto: Ist) 

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Sejumlah personel Polres Bengkayang Polda Kalbar mengikuti Pembinaan dan Pelatihan Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan yang diselenggarakan di Aula Tunggal Panaluan Polres Bengkayang 17 Mei 202.Selasa Lalu

Dalam arahannya, Kapolres Bengkayang AKBP Arif Agung Winarto, SIK mengatakan bahwa Wawasan Kebangsaan adalah salah satu pengetahun penting bagi warga negara indonesia. melalui wawasan ini, warga negara akan memiliki rasa bela negara dan cinta tanah air. wawasan kebangsaan adalah bagian dari pemahaman berwarga negara.

“Salah satu manfaat dari wawasan kebangsaan adalah timbulnya rasa menjiwai semangat bangsa. ini membuat wawasan kebangsaan menjadi salah satu tes dasar dalam merekrut asn. nantinya, peran wawasan kebangsaan adalah untuk mewujudkan pemerintahan yang stabil”, kata Kapolres Bengkayang.

Wawasan Kebangsaan adalah konsepsi cara pandang yang dilandasi akan kesadaran diri sebagai warga dari suatu negara akan diri dan lingkungannya di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Wawasan Kebangsaan adalah adalah cara pandang bangsa indonesia yang telah menegara tentang diri dan lingkungannya dalam eksistensinya yang serba terhubung (melalui interaksi & interrelasi di lingkungan nasional, regional, serta global”, tuturnya.

Sebagian besar yang hadir dalam pelatihan tersebut adalah Bhabinkamtibmas yang nantinya akan membaur dengan masyarakat dan menyampaikan kepada masyarakat tentang nilai-nilai kebangsaan.

“Bhabinkamtibmas adalah garda terdepan Polri dalam memberikan panutan, karena anda yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Jika anda sudah menjadi Bhabinkamtibmas, berarti anda sudah memiliki kedekatan dan komunikasi yang baik dengan masyarakat”, tutup Kapolres Bengkayang. (Rbn)

Continue Reading

Nasional

AEM Special Meeting 2022: Mendag Lutfi Pimpin Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN; Waktunya Manfaatkan dan Tingkatkan Relevansi ASEAN

Published

on

Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi dan para Menteri Ekonomi ASEAN dalam AEM Special Meeting di Jimbaran, Bali, Rabu (18/5/2022). (Foto: Kemendag)

JIMBARAN, SuaraBorneo.com – Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi dan Para Menteri Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Ministers/AEM) kembali menggelar pertemuan hari kedua pada AEM Special Meeting di Jimbaran, Bali, hari ini, Rabu (18/5/2022).

Pertemuan fisik dalam format retreat tersebut dipimpin Mendag Lutfi, yang juga merupakan inisiator acara. Selama lebih dari tiga jam pertemuan tersebut dilakukan dalam suasana dialog yang bebas dan informal.

Para Menteri Ekonomi dari 10 negara ASEAN mengedepankan kesatuan pemahaman dan cara pandang untuk semua isu yang dibahas. Mulai dari evaluasi hasil dari KTT Khusus Amerika Serikat (AS)-ASEAN minggu lalu, menganalisis situasi ekonomi dunia, kondisi, tantangan dan prioritas pembagunan masing-masing negara; memperlancar rantai pasokan antarnegara ASEAN; serta memastikan semakin terintegrasinya perekonomian ASEAN terhadap rantai pasok dunia.

Pertemuan khusus tersebut juga membahas proposal kerja sama yang diajukan kawasan ekonomi lainnya. Contohnya sepertI Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) yang didorong AS, Strategi on IPEF yang didorong Uni Eropa, dan ASEAN Comprehensive Recovery Framework (ACRF), yang merupakan komitmen bersama ASEAN dalam memulihkan perekonomian kawasan.

Demikian juga evaluasi atas relevansi dan efektivitas dari berbagai aspek yang selama ini menjadi keunikan, keistimewaan, dan kekuatan ASEAN. Seperti yang selama ini dikenal dengan the ASEAN Way yang terdiri dari kesatuan ASEAN (unity), sentralitas ASEAN (centrality) dan komunitas (community) ASEAN.

Selain itu pembahasan juga mencakup penilaian bersama atas the ASEAN Charter, serta perlunya untuk lebih memberdayakan Sekretariat ASEAN.

“Suasana pertemuan yang bebas dan informal menciptakan kebersamaan dan kepercayaan antarnegara anggota ASEAN. Kami mengapresiasi Mendag Lutfi yang telah membuatnya sedemikian rupa,” kata Deputy Secretary-General of ASEAN for ASEAN Economic Community Satvinder Singh.

Mendag Lutfi juga menyampaikan optimismenya bahwa perekonomian ASEAN akan kembali ke kondisi sebelum pandemi. “Kami optimistis bahwa perekonomian ASEAN akan kembali ke kondisi sebelum pandemi, dengan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) diperkirakan mencapai 4,9 persen pada 2022 dan 5,2 persen pada 2023. Meski demikian, ASEAN harus siap dan waspada terhadap berbagai dinamika global yang dapat berkembang di masa depan. Implementasi dari ACRF perlu dipercepat,” tegas Mendag Lutfi.

Selain itu, Mendag menyampaikan pentingnya mempercepat implementasi secara penuh dan efektif dari persetujuan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) sebagai kontributor pemulihan ekonomi dari pandemi.

Pertemuan ini juga memberi arahan terkait isu-isu perubahan iklim dan menjadi wujud upaya komitmen Paris Agreement Under the United Nations Framework Convention on Climate Change.

“Indonesia menekankan komitmennya untuk segera mengimplementasikan RCEP dan menyambut baik soliditas ASEAN dalam menghadapi berbagai isu regional dan global yang berkembang saat ini. Salah satunya, kebijakan terkait lingkungan yang dikeluarkan secara unilateral yang berpotensi menjadi hambatan perdagangan. Sehingga ASEAN perlu mencari langkah kolektif agar agenda terkait lingkungan dan ekonomi dapat berjalan secara berkesinambungan,” tegas Mendag.

Menanggapi keinginan Amerika Serikat dan Uni Eropa untuk meningkatkan kerja sama dengan kawasan Indo–Pasifik, para Menteri Ekonomi ASEAN menyampaikan pentingnya sentralitas ASEAN dalam membangun arsitektur kawasan yang lebih luas.

Mendag Lutfi menegaskan kembali apa yang sudah diserukan Presiden Jokowi dalam KTT AS-ASEAN minggu lalu mengenai pentingnya menjadikan dokumen ASEAN Outlook on Indo–Pacific (AOIP) sebagai acuan kerja sama ASEAN ke depan.

“AOIP adalah sikap resmi ASEAN untuk membuka seluas-luasnya peluang kerjasama perekonomian dengan kawasan manapun selama dilakukan dengan terbuka dan inklusif. Sudah menjadi karakter utama ASEAN yang selalu mendorong kolaborasi yang bermanfaat dibandingkan persaingan yang sehat. Apalagi rivalitas yang ujungnya hanya mempertajam perbedaan dan membuka potensi konflik,” pungkas Mendag Lutfi. [adv/ad]

Continue Reading

Banjarbaru

Pemprov Kalsel Apresiasi Inovasi Ready Cash Digital Bank Kalsel

Published

on

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar menyampaikan apresiasi atas sejumlah inovasi yang telah dilaksanakan Bank Kalsel. (Foto: Ist) 

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar menyampaikan apresiasi atas sejumlah inovasi yang telah dilaksanakan Bank Kalsel dalam rangka mempermudah pelayanan pada masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi atas inovasi Bank Kalsel dalam rangka mempermudah pelayanan kepada masyarakat, termasuk aplikasi Ready Cash Digital,” ujarnya pada pembukaan sosialisasi Ready Cash Digital Bank Kalsel di Kantor Badan Keuangan Daerah Provinsi Kalsel di Banjarbaru, Rabu (18/5).

Sosialisasi Ready Cash Digital kepada ASN di lingkungan Pemprov Kalsel tersebut dihadiri Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya.

Roy mengatakan aplikasi Ready Cash Digital tersebut akan memudahkan para aparatur sipil negara (ASN) untuk mengajukan pembiayaan tanpa harus datang ke kantor Bank Kalsel.

Hadirnya pembiayaan online ini, kata Sekda, akan memangkas aspek waktu yang tersita dalam aktivitas perbankan di kantor-kantor cabang.

“Dengan ditandatanganinya facilities agreement antara Pemprov Kalsel dan Bank Kalsel, saya harapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian di daerah,” katanya.

Roy mengimbau ASN Pemprov agar dapat memanfaatkan fasilitas ini secara bijak dan baik serta tetap diiringi dengan pengelolaan keuangan yang sesuai kemampuan dalam beraktivitas ekonomi.

Sosialisasi juga diharapkan dapat lebih memahami cara kerja aplikasi ready Cash digital terbaru dari Bank Kalsel dan dapat meningkatkan inklusi keuangan di Provinsi Kalsel.

Dikatakan Roy, berkembangnya inovasi teknologi diranah perbankan tentu memberi kemudahan dan manfaat bagi nasabah.

Financial Technology melalui aplikasi perbankan saat ini semakin tumbuh besar seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang di dominasi oleh pengguna teknologi informasi serta tuntutan hidup yang serba cepat.

Teknologi keuangan ini membantu transaksi jual-beli dan sistem pembayaran menjadi lebih efisien dan ekonomis, namun tetap efektif.

Bank Kalsel sebagai bank pembangunan daerah di Banua, tentunya dituntut untuk dapat beradaptasi dengan perubahan ini untuk memberikan kontribusi yang positif bagi para pemegang sahamnya secara khusus dan masyarakat umumnya.

Bank Kalsel dalam beberapa tahun terakhir mampu menunjukkan kinerja yang bagus dan mampu bersaing dengan bank swasta atau BUMN lainnya.

Kontribusi Bank Kalsel dapat dirasakan pada setiap keuntungannya yang dikembalikan kepada masyarakat melalui masing-masing pemerintah daerah di Kalsel. [adv/ad]

Continue Reading

Sergai

Bupati Sergai Diminta Evaluasi Kinerja OPD yang Tak Paham Capaian Sapta Dambaan

Published

on

Bupati Serdang Bedagai (Sergai), H Darma Wijaya sudah saatnya mengevaluasi kinerja para OPD. (Foto: Ist) 

SERGAI, SuaraBorneo.com| Bupati Serdang Bedagai (Sergai), H Darma Wijaya sudah saatnya mengevaluasi kinerja para OPD yang tidak maksimal dalam mengemban tugas-tugasnya.

Demikian ditegaskan H. Usman Effendi Sitorus, S.Ag., M.SP selaku
Tenaga Ahli Bupati Sergai, Rabu (18/5) di Sei Rampah.

Menyikapi pemberitaan media sebelumnya, ia mengatakan seperti keberadaan pusat UMKM Dodol Bengkel yang sekarang, bukan masalahnya karena efek pembangunan jalan Tol, tapi kita yang tidak serius dalam menanganinya.

“Dengan bantuan tirai bambu itu kepada pihak pengusaha dodol, terkesan itu sangat mempermalukan Bupati dan Wabup. Hal itu bukan support dan inovasi dalam membangkitkan kembali ekonomi UMKM Dodol Bengkel,” ujarnya yang akrab disapa Ustor.

Selain itu, sebut Ustor, terkait kolam renang Erry-Soekirman yang kondisinya sangat miris. Jika kalau dikelola oleh pihak ketiga itu sah-sah saja namun aset tetap Pemkab Sergai, sehingga dapat beroperasi seperti dulu.

“Nah, apabila dilakukan secara menarik dan ditata dengan baik seperti pusat kuliner dan objek wisata, orang itu pasti singgah dan tetap datang walaupun lokasinya jauh,” katanya.

Soal sejumlah OPD menyebut tidak adanya anggaran, Sekretaris DPW PPP Provinsi Sumatera Utara itu juga menegaskan seharusnya semua OPD itu berinovasi dan berupaya mencari anggaran. Misalnya, mencari sumber anggaran yang tidak mengikat dan lainnya, itulah merupakan inovasi.

“OPD bukan hanya menghabiskan anggaran namun harus terus berinovasi. Anggaran yang telah diberikan Pemerintah seharusnya mendorong kepala OPD agar bekerja dengan baik,” bilangnya.

Selaku Tenaga Ahli Bupati, Ustor kembali menegaskan sudah saatnya Bupati melakukan evaluasi kinerja kepala OPD yang tak paham dalam pencapaian 7 SAPTA DAMBAAN itu. Maka hari ini belum tercapai diantaranya tidak ada “Ekonomi Berdaya Saing”.

Adapun 7 SATPA DAMBAAN yaitu 1, Sekolah Mandiri, Terampil, Asri, dan Berkualitas (Mantab), 2, Masyarakat Sehat dan Religius. 3, Pertanian Mandiri dan Berkelanjutan. 4, Infrastruktur Terintegrasi, 5, Ekonomi Berdaya Saing. 6, Wisata Maju Terus dan 7, Birokrasi Dambaan.

“Dari program andalan SAPTA DAMBAAN itu, hanya 1 yang menurut saya berhasil dan terasa ditengah masyarakat yakni Infrastuktur Terintegrasi, namun itu merupakan inovasi Bupati sendiri,”paparnya.

Oleh karena itu, Ustor menilai para kepala OPD belum maksimal, patutlah sudah dievaluasi. Karena dinilai Bupati saat ini jalan sendiri, maka terkesan kepala OPD seperti ada yang punya kemauan tapi tak punya kemampuan, ada yang punya kemampuan tapi tak ada kemauan.

“Saya sayang dengan Bupati kita, karena Bupati H Darma Wijaya itu orang baik. Kemudian ia juga pancasilais yang mau mendengarkan suara rakyat,” tutupnya. [yusnar]

Continue Reading

Sergai

Tertibkan Kendaraan Dinas Pemkab Sergai Ditertibkan

Published

on

Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menertibkan kendaraan dinas. (Foto: Ist) 

SERGAI, SuaraBorneo.com| Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menertibkan kendaraan dinas Pemerintah Kabupaten Sergai.

Demikian disampaikan Kepala BPKA Sergai Zuhri Lubis melalui Kabid Aset, Faisal Rahman Panjaitan diruang kerjanya, Rabu (18/5) kepada wartawan.

“Kita tertibkan semua kendaraan Dinas jenis roda dua (sepeda motor) dari semua OPD, Kecamatan dan Desa yang merupakan aset Kabupaten Sergai,”ujar Faisal.

Ditegaskannya, saat ini masih penertiban berlangsung dan apabila ditemukan pajak mati agar segera dibayarkan dan tidak lengkap atribut kendaraan dinas nya seperti spion hingga plat, kita data dan tertibkan.

“Kemudian apabila masih layak kita berikan kepada pihak bersangkutan dan yang tidak layak nanti sesuai arahan pimpinan selanjutnya,”katanya lagi.

Faisal Rahman Panjaitan berharap semua pemakai kendaraan Dinas agar tetap membayar pajak dan berkendara harus lengkap berikut atribut lainnya.

“Kami berharap secepatnya kembali kan ke kami (BPKA) supaya tertib siapa pemakai sebenarnya, untuk langkah selanjutnya akan kita tertibkan mobil Dinas,” tutupnya. [yusnar]

Continue Reading

Umum

Populer