Refleksi 3 Tahun Kepemimpinan Walikota Dan Wakil Walikota Tarakan Periode 2019-2024, dr H Khairul M Kes – Effendhi Djuprianto – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-12

Kaltara

Refleksi 3 Tahun Kepemimpinan Walikota Dan Wakil Walikota Tarakan Periode 2019-2024, dr H Khairul M Kes – Effendhi Djuprianto

Published

on

Walikota Tarakan, dr H Khairul M Kes Dan Wakil Walikota, Effendhi Djuprianto. (Foto : Ist)

KALTARA, SuaraBorneo.com – Tepat Tiga Tahun yang lalu, sejak 1 Maret 2019 hingga 1 Maret 2022 sekarang, pasangan dr. H. Khairul, M.Kes. dan Effendhi Djuprianto resmi dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan,. Dengan mengusung visi Terwujudnya Tarakan sebagai Kota Maju dan Sejahtera melalui smart city, kedua pasangan ini segera bekerja untuk mewujudkan berbagai target pembangunan yang telah dicanangkan.

Di minggu-minggu pertamanya, Wali Kota segera merealisasikan janjinya untuk mengoperasionalkan Rumah Sakit Umum Kota Tarakan, membuka kembali layanan Puskesmas 24 jam, dan menjalankan layanan 112 one call one number.

Sebuah langkah berani yang bila dilihat dari “kacamata” masa kini, keputusan tersebut sangat tepat mengingat persis satu tahun setelahnya Indonesia dihadapkan pada pandemi. Infrastruktur yang andal dan pelayanan kesehatan yang prima telah banyak sekali berperan dalam penanganan pandemi Covid-19 di Kota Tarakan.

Pandemi pun membawa efek yang luar biasa, bukan hanya di sektor kesehatan, namun juga di bidang perekonomian, sosial, dan kemasyarakatan. Pemerintah Kota Tarakan pun dihadapkan pada potensi penurunan Pendapatan Asli Daerah yang tergerus akibat pandemi.

Keterbatasan fiskal, yang memang selama ini menjadi tantangan, semakin dihadapkan pada situasi yang kurang menguntungkan, termasuk dengan adanya refokusing anggaran dalam rangka penanganan pandemi.

Namun sekali layar terkembang, pantang surut ke belakang, Di setiap tantangan, selalu ada peluang. Dengan segudang pengalaman dan gaya kepemimpinan yang efektif bekal utama bagi Wali Kota dr. H. Khairul, M.Kes merealisasikan berbagai janji pembangunannya bagi Kota Tarakan bersama Wakil Wali Kota Effendhi Djuprianto.

Ia pun selalu berpesan bagi jajarannya untuk fokus pada hal-hal yang prioritas dan menjadi kebutuhan masyarakat. Tercatat, 16 program unggulan yang ditawarkannya bagi masyarakat telah terealisasi, Mulai dari Pemberdayaan Rukun Tetangga yang melalui alokasi minimal Rp 50 -200 juta rupiah per RT saat ini telah banyak sekali menjadi solusi bagi jawaban aspirasi masyarakat, terutama dalam hal infrastruktur.

Di bidang pendidikan, dilakukan penguatan sarana dan prasarana baik bagi sekolah negeri maupun swasta. Di bidang kesehatan, selain ditingkatkannya layanan kesehatan di tingkat Puskesmas hingga Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (yang telah terakreditasi dan melayani pasien BPJS), saat ini Tarakan telah memperoleh predikat Universal Health Coverage, yang artinya seluruh masyarakat Kota Tarakan telah terlindungi oleh jaminan kesehatan.

Di bidang pendidikan, sebanyak 4.272 pelajar SD dan SMP, termasuk madrasah di Kota Tarakan menerima beasiswa, baik beasiswa apresiasi atas prestasi maupun beasiswa afirmasi/tidak mampu, setiap tahunnya. Pendidikan gratis pun terus dilanjutkan, dan pemenuhan kebutuhan ruang kelas baru terus dilanjutkan: SMPN 7 telah diresmikan, dan saat ini sedang dalam proses pembangunan Gedung SMPN 11, SMPN 13, dan SMPN 14, dan perluasan bangunan SMP12 dan rehabilitasi beberapa SD dan SMP yang rusak sedang-berat. Demikian juga halnya dengan rehabilitasi infrastruktur sekolah yang lain terus berjalan.

Di dalam banyak kesempatan, Wali Kota menyampaikan bahwa membangun sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan merupakan prioritas di masa pemerintahannya,
“investasi di bidang SDM ini memang akan dinikmati hasilnya tidak dalam waktu singkat, namun merupakan investasi jangka panjang,” ujarnya. Kendati pun demikian, data statistik menyebutkan bahwa angka-angka indikator rata-rata lama sekolah dan usia harapan hidup masyarakat terus meningkat selama tiga tahun terakhir.

Janji untuk pemasangan sambungan rumah baru terealisasi lebih hingga 139%. Dari target 10 ribu sambungan gratis, ternyata mampu terpasang sebanyak 13.901 SR baru per Februari 2022. Secara keseluruhan, saat ini 93% rumah di telah terlayani sambungan PDAM. Di sektor hulu, pemenuhan air baku juga dipenuhi dengan pembangunan embung baru (Embung Indulung), Instalasi Pengolahan Air di Embung Bengawan dan Pantai Amal serta pembuatan reservoar dan long storage.

Pembangunan infrastruktur publik yang andal diyakini juga memberikan pengaruh besar pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Konsep smart city yang menjadi pendekatan pembangunan Kota Tarakan dilakukan dengan strategi bagaimana mengalokasikan seluruh sumber daya yang dimiliki agar mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi terwujudnya Tarakan Maju dan Sejahtera.

Untuk itu, Pemerintah Kota Tarakan melaksanakan berbagai pembangunan infrastruktur, mulai penataan wisata pantai amal, kawasan kuliner, pembangunan berbagai sarana olahraga, sentra kawasan industri, pasar, taman bermain ramah anak, dan beberapa infrastruktur yang lain, serta diimbangi dengan upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), di antaranya melalui terobosan pada pemungutan pajak dan retribusi daerah melalui skema parkir berlangganan secara elektronik dan optimalisasi pajak daerah dengan menggandeng pengusaha rumah makan dan hotel.

Dalam rangka menciptakan iklim investasi yang sehat. Wali Kota sendiri berjanji untuk menyambut dengan tangan terbuka bagi investor yang hendak berusaha di Kota Tarakan, bahkan ia telah menyiapkan Mal Pelayanan Publik, yang akan semakin memudahkan masyarakat dan pelaku usaha untuk mengakses layanan publik, termasuk izin usaha. Investasi, dipercaya dapat semakin meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Tarakan yang sempat terkontraksi di masa pandemi, namun pada 2021 telah mampu tumbuh positif.

PERBAIKAN DI INDIKATOR MAKRO
Secara makro, keberhasilan pembangunan daerah dapat diukur melalui Indeks Pembangunan Manusia, Pertumbuhan Ekonomi, inflasi, Tingkat Kemiskinan dan Tingkat Pengangguran. Kota Tarakan melalui kepemimpinan dr. Khairul M.Kes dan Effendi Djuprianto di tahun 2021 telah mencatatkan nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tarakan 76,23, meningkat 0,14 poin dibanding tahun 2019 ketika pasangan ini mengawali masa jabatannya.
Capaian IPM kota Tarakan ini tertinggi di Wilayah Kalimantan Utara, dan lebih tinggi dari rata-rata Provinsi Kalimantan Utara yang mempunyai IPM sebesar 71,19 dan lebih tinggi dari IPM rata-rata nasional yang sebesar 72,29. Agregat pembentuk IPM kota Tarakan adalah usia harapan hidup kota Tarakan, di mana angka harapan hidup di Kota Tarakan adalah 74,04 tahun, Angka rata-rata lama sekolah 9,98 tahun, dan pengeluaran per kapita 11,201 juta per bulan.

Sebagaimana disebutkan, di atas, pertumbuhan ekonomi Tarakan sempat mengalami kontraksi hingga minus 0,78 persen seiring dengan pandemi Covid-19 yang melanda bukan hanya secara nasional, melainkan di seluruh dunia. Berbagai upaya telah dikerahkan, aktivitas perekonomian masyarakat pun tetap diperbolehkan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Dan seiring dengan membaiknya aktivitas ekonomi, pertumbuhan ekonomi Tarakan mencatatkan angka 4,02 persen dengan inflasi angka 2,83%.

Tidak dapat dipungkiri, bahwa kontraksi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, masih menyisakan banyak tantangan bagi Pemerintah Kota Tarakan, angka kemiskinan tahun 2021 yang meningkat 0,56 persen dari tahun 2018, selain disebabkan pandemi Covid19 juga krn standar garis kemiskinan Kota Tarakan meningkat dari Rp 613.593 (thn 2018) menjadi Rp711.268 (thn 2021).
Juga persoalan banjir dan inftastruktur jalan dan jembatan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Di sisi lain, tanda-tanda perbaikan tersebut sudah terlihat dengan angka pengangguran yang tercatat turun dari 5,94 persen di 2018 menjadi 4,94 persen di tahun 2021.
(mdd)

Kaltara

dr H.Khairul Menghadiri Halal Bihalal DMI Tarakan

Published

on

Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul M.Kes mengapresiasi keberadaan Dewan Masjid Indonesia (DMI). (Foto: Ist) 

KALTARA, SuaraBorneo.com – Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul M.Kes mengapresiasi keberadaan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Tarakan sebagai wadah bagi takmir masjid untuk menyampaikan aspirasinya.

Wali Kota hadir dalam halal bihalal DMI Tarakan bersama takmir masjid di ruang pertemuan Masjid Baitul Izzah, Islamic Center Tarakan.

Kehadiran itu dimanfaatkan Wali Kota untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan pesan-pesan pemerintah.

Wali Kota menilai dengan keberdaan DMI Tarakan, takmir masjid dapat menyalurkan aspirasinya melalui organisasi tersebut.

“Dewan Masjid inikan sebenarnya organisasi yang mewadahi masjid-masjid. Kalau masing-masing ngomong ke Pemerintah atau kepada siapa, terlalu ramai. Apalagi Tarakan sudah ada 200 lebih (masjid). Sehingga sebenarnya aspirasi bisa disalurkan melalui Dewan Masjid,” ujar Wali Kota kepada media.

Wali Kota juga mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan DMI Tarakan dan berharap kegiatan seperti ini terus berkesinambungan untuk mendengarkan aspirasi dari pengurus masjid.

Wali Kota meminta DMI Tarakan juga dapat memperbaiki manajemen masjid. Hal ini penting karena takmir masjid diberi tanggung jawab mengelola amanah umat.

“Karena manajemen harus diperbaiki karena dia (takmir masjid) juga mengelola uang umat. Termasuk juga mengelola tempat ibadah, kan harus nyaman, bersih, menarik. Saya kira salah satu tugas Dewan Masjid untuk melakukan pembinaan itu,” ungkapnya.

“Oleh karena itu mudah-mudahan bisa dilakukan standarisasi supaya masjid-masjid kita di mana pun umat Islam beribadah, nyaman, sehingga bisa lebih khusyuk beribadah,” harapnya.

Sementara itu, terkait bantuan anggaran yang menjadi aspirasi dari banyak pengurus masjid, menurut Wali Kota, tidak bisa diusulkan dan dicairkan tiba-tiba namun harus melalui proses. Jika diusulkan tahun ini, maka baru bisa digelontorkan tahun depan. [mdd]

Continue Reading

Kaltara

Optimalisasi Pajak Sarang Burung Walet, Pemprov Bakal Terbitkan Pergub

Published

on

Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi perhatian Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum. (Foto: Ist) 

KALTARA, SuaraBorneo.com – Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi perhatian Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum. Menurutnya, peningkatan PAD melalui sektor pajak juga dapat berjalan optimal melalui pajak sarang burung walet.

“Kalau kita lihat dari potensi sarang burung, jika ada pengawasan yang benar maka pendapatan akan meningkat. Potensinya cukup besar untuk penambahan PAD,” kata Gubernur, saat menjadi keynote speech pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Internal Keuangan dan Pembangunan Daerah oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Selasa (17/5/2022).

Gubernur mengungkapkan, upaya peningkatan PAD melalui sarang burung walet bukan tanpa alasan. Ia mengilustrasikan hasil sarang burung walet sebagai emas putih. Di mana pada pasar domestic harganya cukup tinggi berkisar Rp 10 juta per kilogram.

“Harga fantastis inilah yang menyebabkan banyak orang berlomba membangun rumah walet. Produksi sarang walet ini tergolong tinggi dan terdapat pada hampir semua wilayah di Kaltara,”tuturnya.

Diketahui, nilai produksi sarang burung walet pada tahun lalu sebesar Rp 314 miliar. Dari angka itu, diperkirakan potensi pajak sarang burung walet sebesar 10 persen yakni Rp 31 miliar.

“Namun potensi tersebut, belum dapat ditarik secara maksimal, karena realisasi pendapatan pajak pada tahun lalu sebesar Rp 113 juta,” jelasnya.

Karena itu, Pemprov Kaltara akan bekerjasama dengan Balai Karantina Pertanian untuk mengetahui sarang walet yang keluar Kaltara. Sehingga dapat diketahui jumlah pasti penghasilan walet yang ada di provinsi termuda ini.

“Selain itu Pemprov juga akan menerbitkan peraturan gubernur (pergub) untuk mengatur penyeragaman pajak sarang burung walet,” ungkapnya.

Upaya lainnya adalah melalui perusahaan daerah (Perusda). Belum lama ini, Gubernur telah menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Benuanta Kaltara Jaya (BKJ) dan PT Pembangunan Sulteng (Perseroda) untuk memenuhi kebutuhan material batu split dalam menunjang pembangunan infrastruktur Kawasan Industri Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning – Mangkupadi.

“Dengan kata lain, perusahaan yang akan membangun infrastruktur di KIPI, harus membeli material dari perusda. Tujuannya, agar kita tidak menjadi penontong. Selain itu, juga akan memberikan dampak terhadap PAD kita,” imbuhnya.

Ia juga mengakui bahwa banyak peluang yang Kaltara miliki untuk meningkatkan PAD, contoh lainnya adalah dari penghasilan rumput laut, udang, dan kepiting. “Kalau pengawasan kita ketat ditambah dengan kerja sama yang baik bersama masyarakat, maka PAD kita akan meningkat,” tuntasnya.[mdd]

Continue Reading

Kaltara

dr H Khairul Silaturahmi Bersama Ketua RT Sekota Tarakan Barat

Published

on

Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes, menghadiri kegiatan Halal Bihalal. (Foto: Ist) 

KALTARA, SuaraBorneo.com – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes, menghadiri kegiatan Halal Bihalal yang diinisiasi oleh Ketua RT se-Kelurahan Tarakan Barat, /5),

Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Futsal Hotel Mutiara Jl.Hasanuddin 1 RT.26 Kel.Karang Anyar Pantai dan dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Tarakan Dapil Tarakan Barat, Camat, Danramil, Kapolsek, Lurah se-Tarakan Barat, dan para Ketua RT se-Tarakan Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh komponen masyarakat, termasuk Ketua RT, yang bersama dengan seluruh penyelenggara pemerintahan telah mewujudkan kondisi yang kondusif di Kota Tarakan.

Termasuk pada Hari Raya Idul Fitri dan bulan Ramadhan yang baru saja berlalu ketika umat Islam di Kota Tarakan dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang, nyaman, dan khusyuk.

Ia pun mengajak semuanya untuk terus menjaga persatuan, “mari mempererat persaudaraan dan silaturahmi. RT bersatu, maju bersama, pasti bisa,” ajaknya. [mdd]

Continue Reading

Kaltara

Gubernur: Perpindahan Ibukota Menurunkan Kesenjangan

Published

on

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs H Zainal A Paliwang SH M.Hum menghadiri Celebes Strategic Forum dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas). (Foto: Ist)

KALTARA, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs H Zainal A Paliwang SH M.Hum menghadiri Celebes Strategic Forum dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Indonesia (IKAMI) Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dalam Rapimnas yang mengangkat tema “Sulawesi sebagai penunjang strategis IKN Nusantara” Gubernur hadir sebagai narasumber di Kampus 1 BPSDM Makassar pada Kamis (12/5/2022) malam.

“Dengan perpindahan IKN ke Provinsi Kaltim ini merupakan suatu niat Bapak Presiden RI untuk pemerataan pembangunan,” bukanya.

Ia menjelaskan nantinya kegiatan-kegiatan pemerintahan, perekonomian akan berpindah ke wilayah Kalimantan. Karena keberadaannya di tengah wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Dan akan mendapat efek domino terhadap provinsi sekitarnya sebagai provinsi penyanggah termasuk Kaltara,” ujarnya dihadapan peserta Rapimnas.

Ia menambahkan, di luar pulau Kalimantan seperti pulau Sulawesi salah satunya Provinsi Sulsel pun pasti akan terdampak dan memiliki peran penting kedepannya terhadap perkembangan IKN.

“Ini mendorong penurunan kesenjangan antar wilayah. Mudah-mudahan dengan mulainya perpindahan IKN ini, masalah kesenjangan dapat diatasi,” tuturnya. [mdd]

Continue Reading

Kaltara

Desak Pemerintah Pusat Buka Kran Moratorium

Published

on

Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI). (Foto: Ist) 

DENPASAR, SuaraBorneo.com – Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum mendesak agar pemerintah pusat kembali membuka kran moratorium pemekaran. Desakan ini disampaikannya saat mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Ballroom Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta Bali, pada Selasa (10/5/2022).

Tujuannya, agar Ibukota Kaltara yang masih berstatus kecamatan dapat menjadi kotamadya. Gubernur meminta adanya perlakuan khusus dari pemerintah pusat terhadap provinsi termuda ini.

“Artinya mohon ada perlakuan khusus, kami ini (Kaltara, red) ibukotanya di Kecamatan Tanjung Selor dan itu sangat sedih,” tegasnya.

Ia menyampaikan, pemerintah provinsi juga telah menyiapkan lahan untuk pembangunan pusat pemerintahan. “Mohon kebijakan pemerintah pusat untuk bisa membuka moratorium untuk ibukota saja,” kata Gubernur di hadapan Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri.

Gubernur juga memaparkan kondisi geografis di Kaltara khususnya wilayah 3TP (terpencil, terdepan, terbelakang dan perbatasan) dan hambatan-hambatan dalam pembangunan daerah.

Salah satunya Kecamatan Krayan di Kabupaten Nunukan yang tidak memiliki akses darat dan air. Hanya mampu dijangkau dengan akses udara. Alhasil, harga kebutuhan pokok di daerah itu cukup mahal.

“Harga semen 1 sak disana (Krayan, red) hampir sama dengan di Papua sekitar 1,5 juta rupiah harganya,” kata Gubernur.

Tak sampai disitu, Gubernur juga mengulas kesiapan Kaltara sebagai salah satu daerah penyangga ibukota negara (IKN) di Kalimantan Timur.

“Kesiapan Kaltara sebagai penyangga IKN saya paparkan. Dimana kita telah menyiapkan diri sebaik mungkin sebagai daerah penyangga,” ulasnya.

Sebelumnya, gubernur juga telah menugaskan OPD terkait untuk menghadiri undangan Gubernur Kalimantan Timur perihal pembahasan usulan skema dan penambahan jenis komponen DBH-SDA.

Ini sesuai dengan yang diamanahkan Undang – Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

“Dari Kaltim berinisiatif melakukan pembahasan substansi teknis dengan melibatkan seluruh provinsi penghasil sumber daya alam, salah satunya Kaltara. Hasilnya diharap bisa menjadi salah satu substansi kesepakatan yang dihasilkan dalam Rakernas APPSI,” tuntasnya. [mdd]

Continue Reading

Kaltara

Hari Pertama Kerja, Loyalitas ASN jadi Perhatian

Published

on

Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Yansen TP memimpin apel gabungan pasca cuti bersama Idulfitri 1443 H. (Foto: Ist) 

KALTARA, SuaraBorneo.com – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Yansen TP memimpin apel gabungan pasca cuti bersama Idulfitri 1443 H di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltara, Senin (9/5/2022).

Pada kesempatan ini, Wagub menyampaikan amanat dari Gubernur untuk melakukan pengecekkan kehadiran seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) usai cuti bersama.

“Ditunggu hingga jam 4 sore seluruh data kehadiran harus sudah dilaporkan ke Sekda, sebagai bahan laporan ke gubernur,” jelas Wagub.

ASN, kata Wagub harus menjalankan tugas kepemimpinan dengan memberikan pembinaan. Misalnya, meningkatkan koordinasi yang lebih baik serta mengedepankan sikap loyalitas kepada pimpinan, tugas kerja dan diri sendiri.

“Lakukan yang terbaik, loyal terhadap pimpinan sesuai dengan mekanisme yang ada. Loyal sebagaimana etika itu melekat pada diri kita,” terangnya.

Selanjutnya, tidak lupa wagub menghimbau kepada seluruh masyarakat dan ASN khususnya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Saya atas nama pribadi, jabatan, dan keluarga menyampaikan ucapan minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh saudara umat muslim khusunya ASN. Mari tetap menjaga protokol kesehatan,” tuntasnya. [mdd]

Continue Reading

Kaltara

Pembokaran Kontainer Milik Hasbudi di Curigai Ada Barang Haram

Published

on

Tim gabungan Polda Kaltara bersama Bea Cukai Tarakan baru bisa membuka 2 kontainer dari 17 kontainer. (Foto: Ist)

KALTARA, SuaraBorneo.com – Tim gabungan Polda Kaltara bersama Bea Cukai Tarakan baru bisa membuka 2 kontainer dari 17 kontainer milik Briptu HSB di Pelabuhan Malundung, Kamis (5/5/2022).

Pembongkaran dilakukan sejak pukul 15.30 Wita hingga pukul 19.00 Wita dan akan dilanjutkan kembali Jumat (6/5/2022).

Dipimpin Direktur Reksrimsus Polda Kaltara, AKBP Hendy Febrianto Kurniawan, belum ditemukan adanya indikasi narkotika di dalam dua kontainer yang dibongkar.

Rencananya dalam pembongkaran selanjutnya akan melibatkan tiga anjing pelacak atau K9, yakni satu ekor dari Bea Cukai dan dua ekor bantuan dari Polda Kaltim.

“Kami dibantu K9 dari Bea Cukai Tarakan untuk memastikan adanya indikasi narkoba di dalam ballpres tersebut. Temuan dari indikasi penggeledahan ada narkoba. Dua kontainer yang sudah dilakukan pemeriksaan, belum ada indikasi narkoba,” ujarnya, ditemui usai penggeledahan.

Ia pastikan akan memeriksa semua kontainer yang berisi barang ilegal tersebut.

Pengungkapan adanya kontainer milik HSB ini, diakui mantan penyidik KPK ini, juga atas bantuan Bea Cukai Tarakan.

Dari semula hanya diketahui 4 kontainer, ternyata berkembang menjadi 17 kontainer milik HSB yang diduga tidak sesuai antara isi manifest dengan isi dari dalam kontainer.

Ratusan balpres pakaian bekas yang ditemukan dalam 2 kontainer milik Briptu HSB. (Foto: Sahida)Hendy Febrianto K
“Dugaannya ballpres, tapi ada dugaan narkoba di dalam ballpres. Makanya, kami periksa dengan menggunakan K9. Mudahan 15 kontainer sisanya bisa diselesaikan besok (6/5/2022), kalau tidak bisa ya sedapatnya,” katanya.

Pelanggaran manifest, yang dilaporkan rumput laut dan ternyata berisi pakaian bekas.

Pihaknya akan menjerat HSB dengan Undang undang Perdagangan maupun Undang undang Perlindungan Kosumen terkait penjualan pakaian bekasnya junto pasal dalam TPPU atau menyamarkan hasil kejahatan.

Pihaknya juga akan memastikan asal dari ballpres berisi pakaian bekas yang ditemukan ini. Namun saat ini tim masih fokus memastikan dugaan narkotika dalam balpres tersebut.

“Nanti kami lakukan penyelidikan, dugaan asal balpres tersebut. Rencananya balpres ini akan dikirim ke Makassar,” imbuhnya.

Dari data atau dokumen pembukuan sementara yang ditemukan, HSB menjalankan usaha ilegalnya berupa pakaian bekasnya ini sudah sekitar 2 tahun.

Sementara itu, surat penahanan terhadap HSB, selama 20 hari kedepan juga sudah dikeluarkan penyidik sejak Kamis ini. [mdd]

Continue Reading

Kaltara

Anggota DPRI Deddy Sitorus Bagikan Paket Sembako di Kaltara

Published

on

Pembagian paket sembako dari Puan Maharani dan Deddy Sitorus juga diserahkan di Kabupaten Malinau. (Foto: Ist) 

KALTARA, SuaraBorneo.com – Pembagian paket sembako dari Puan Maharani dan Deddy Sitorus juga diserahkan di Kabupaten Malinau. Jumlahnya sebanyak 1.000 paket sembako.

“Ada beberapa lokasi kami bagikan mewakili Mbak Puan dan Deddy Sitorus,” jelas Darboy, Tenaga Ahli Anggota DPR RI Deddy Sitorus di Malinau yang diterima media ini.

Dari 1.000 paket itu, DPC PDI Perjuangan Malinau mendapat 250 paket. Sedangkan 550 paket dialokasikan untuk warga Malinau Kota dan Malinau Seberang. Sedangkan 200 paket sisanya untuk masyarakat Desa Loreh, Kecamatan Malinau Selatan.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Malinau Bilung Ajang AP menyatakan paket sembako ini membuktikan PDI Perjuangan peduli terhadap kesulitan masyarakat.

“Kami ingin meringankan beban masyarakat menghadapi hari raya Idul Fitri,” ujar Bilung Ajang.

Sementara itu Deddy Sitorus menyampaikan pesan Ketua DPR RI Puan Maharani yang tidak bisa menyerahkan sembako secara langsung.

“Sebenarnya beliau ingin sekali menyerahkan langsung kepada masyarakat. Tapi karena padatnya jadwal saya yang membagikan. Salam dari Ibu Megawati untuk masyarakat Kaltara,” jelas Deddy yang juga Anggota Komisi VI DPR RI.

Paket sembako yang dibagikan terdiri dari beras 5 Kg beras, 1 liter minyak goreng, gula dan kopi. [TIM]

Continue Reading

Kaltara

Sekda Bersama Anggotanya Mengingatkan Masuk Kerja Pada 9 Mei 2022

Published

on

Sekretaris Daerah (Sekda) Tarakan Hamid Amren mengingatkan pegawai terkait jadwal masuk kerja PNS pasca cuti bersama. (Foto: Ist) 

KALTARA, SuaraBorneo.com – Pemerintah Pusat telah menetapkan cuti bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) dimulai Jumat (29/4/2022) hingga 6 Mei 2022 dan akan masuk masuk kerja kembali pada 9 Mei 2022.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan menerapkan disiplin yang ketat terhadap aturan kepegawaian termasuk jam kerja

Karena itu Sekretaris Daerah (Sekda) Tarakan Hamid Amren mengingatkan pegawai terkait jadwal masuk kerja PNS pasca cuti bersama. Karena waktu libur yang diberikan dinilai cukup panjang.

“Tidak ada tolerir, tanggal 9 harus masuk semua,” tegas Sekda Hamid Amren kepada media ini.

Mantan Sekretaris KPU Tarakan ini menilai PNS yang ingin mudik, harus membuat perencanaan yang matang. Misal, tiket kembali ke Tarakan mestinya sudah dibeli dari sekarang, bukan ketika akan pulang karena harganya kemunginan mahal.

Hamid Amren menegaskan ada konsekwensi yang diterima ASN jika tidak masuk kerja tepat waktu. Mulai dari pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) hingga hukuman disiplin.

Di kesempatan lain, Hamid Amren juga mengimbau kepada PNS agar merayakan Idulfitri sesuai anjuran pemerintah yakni tetap menerapkan protokol kesehatan karena masih Pandemi Covid-19.

Disamping itu, saat akan berangkat, dapat diperhatikan terlebih dulu kondisi rumah untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Rumahnya itu dijaga baik-baik, yang paling penting itu listrik, kompor dijaga,” imbaunya.

“Selamat Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin, mudah-mudahan dengan puasa yang telah kita jalani selama bulan Ramadhan, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada kita semua,” ucapnya. [mdd]

Continue Reading

Umum

Populer