Diteken Presiden Joe Biden, Panel Surya Indonesia Siap Bersaing di Amerika Serikat – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-12

Ekonomi

Diteken Presiden Joe Biden, Panel Surya Indonesia Siap Bersaing di Amerika Serikat

Published

on

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi. (Foto: Kemendag)

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Kabar gembira untuk produk panel surya (Crystalline Silicon Photovoltaic Cells and Modules/CSPV) Indonesia. Produk ini kembali siap bersaing di Amerika Serikat (AS) karena terbebas dari pengenaan safeguard duty atau bea masuk tindakan pengamanan (BMTP) dari Pemerintah AS. Presiden AS Joe Biden menandatangani dokumen yang memggembirakan ini.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyambut baik keputusan tersebut. Menurutnya, dengan dikecualikannya Indonesia dari BMTP memberikan peluang bagi eksportir solar panel Indonesia untuk meningkatkan ekspor ke AS.

“Pemerintah merespons dan menyambut baik keputusan AS untuk mengecualikan produk solar panel Indonesia dari perpanjangan pengenaan BMTP. Hal ini menjadi angin segar bagi eksportir solar panel Indonesia untuk kembali membuka dan memperluas akses pasar di AS,” ujar Mendag Lutfi.

Informasi bebasnya produk surya panel terkena BMTP disampaikan Atase Perdagangan Washington DC dalam dokumen ‘Proclamation To Continue Facilitating Positive Adjustment to Competition from Imports of Certain Crystalline Silicon Photovoltaic Cells (Whether or not Partially or Fully Assembled Into Other Products) under Section 201’ yang dirilis pada 4 Februari 2022.

Dokumen ini sekaligus memperkuat laporan akhir penyelidikan safeguard untuk produk solar panel yang telah dirilis Otoritas AS pada 8 Desember 2021 lalu. Produk solar panel yang diinvestigasi tersebut meliputi produk solar panel dalam bentuk sel dan modul.

Dalam laporan tersebut, United States International Trade Commission (US ITC) selaku otoritas penyelidikan kembali merekomendasikan perpanjangan pengenaan BMTP selama empat tahun. Keputusan tersebut berlaku untuk semua negara kecuali negara-negara berkembang, termasuk Indonesia dengan pangsa impor di bawah 3 persen.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Indrasari Wisnu Wardhana mengatakan eksportir solar panel Indonesia dapat memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal untuk melakukan ekspor ke AS.

“Pemerintah Indonesia mendorong eksportir solar panel di Indonesia untuk memanfaatkan peluang tersebut secara optimal guna meningkatkan ekspor ke pasar AS, khususnya mendorong pertumbuhan perekonomian nasional di tengah pandemi saat ini,” kata Wisnu.

Sebelumnya, otoritas AS telah mengenakan BMTP produk solar panel sejak 23 Januari 2018 hingga 6 Februari 2022. Selanjutnya, pengenaan BMTP kembali diperpanjang selama empat tahun hingga 6 Februari 2026 atas permohonan dari industri solar panel dalam negeri AS. Pemohon mengklaim telah terjadi kerugian serius akibat lonjakan impor produk solar panel pada 2015—2018. Menanggapi hal ini, Pemerintah Indonesia terus berupaya agar lolos dari kebijakan pengenaan BMTP oleh AS.

Direktur Pengamanan Perdagangan Natan Kambuno menanggapi keputusan AS dengan optimisme tinggi. Menurutnya, Pemerintah Indonesia telah terlibat aktif dan kooperatif sejak awal inisiasi penyelidikan guna membela pengusaha/eksportir Indonesia. Di sisi lain, otoritas penyelidikan AS juga transparan dan objektif dalam investigasi safeguard solar panel tersebut.

“Pemerintah Indonesia melalui koordinasi Direktorat Pengamanan Perdagangan (DPP) terlibat aktif selama proses penyelidikan dengan menyampaikan sejumlah pembelaan tertulis kepada otoritas AS. Selain itu, proses penanganan penyelidikan ini diikuti dengan kooperatif dengan tujuan agar Indonesia dibebaskan dari BMTP sehingga memberikan peluang bagi eksportir Indonesia untuk memperluas jaringan pasar di AS,” terang Natan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Januari 2022, nilai ekspor produk solar panel Indonesia ke dunia cenderung mengalami tren peningkatan sebesar 12,26 persen dalam lima tahun terakhir (2016—2021). Nilai ekspor tertinggi Indonesia ke AS untuk produk ini terjadi pada 2021 yakni sebesar USD 22,69 juta. Pada tahun tersebut, AS menjadi negara tujuan ekspor produk solar panel Indonesia dengan pangsa pasar mencapai 34 persen. Selain AS, negara tujuan utama ekspor Indonesia untuk produk dimaksud adalah Singapura, Belanda, Tiongkok, dan Jepang. [adv/ad]

Ekonomi

Indonesia Tuan Rumah AEM Special Meeting di Bali, Mendag Lutfi: Targetnya Pengembangan Ekonomi Kawasan

Published

on

Para Menteri Ekonomi ASEAN peserta Pertemuan ASEAN Economic Ministers’ (AEM) Special Meeting pada 17–18 Mei 2022 disambut eksotisme tarian tradisional Bali dan hidangan kuliner nusantara yang disuguhkan pada jamuan penyambutan bersama pada Selasa (17/5/2022). (Foto: Kemendag)

JIMBARAN, SuaraBorneo.com – Para Menteri Ekonomi ASEAN telah tiba di Jimbaran, Bali untuk menghadiri Pertemuan ASEAN Economic Ministers’ (AEM) Special Meeting pada 17–18 Mei 2022.

Kehadiran para menteri ekonomi ASEAN disambut eksotisme tarian tradisional Bali dan hidangan kuliner nusantara yang disuguhkan pada jamuan penyambutan bersama pada Selasa (17/5/2022). Pada acara santap malam dimulai, para menteri ekonomi ASEAN menikmati sore dengan pemandangan laut biru yang memukau.

Sebagai tuan rumah penyelenggaraan AEM Special Meeting, Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi menyambut para menteri ekonomi ASEAN dengan antusias. Selain tarian Bali, para tamu juga menikmati tarian dari berbagai tarian tradisional daerah di Indonesia.

“Sajian tari-tarian tradisional malam ini adalah keinginan menunjukkan keanekaragaman budaya Indonesia sebagai wujud keramahtamahan bangsa kita. Tarian malam ini juga untuk membangun suasana makan malam. Indonesia berharap, Pertemuan AEM Special Meeting kali ini berkontribusi positif bagi pengembangan ekonomi kawasan,” ujar Mendag Lutfi.

Sejumlah tarian tradisional Indonesia ini digelar di acara tersebut untuk memperkenalkan ragam budaya Indonesia. Tari-tarian tradisional yang ditampilkan yaitu Tari Cendrawasih, Tari Bali Panyembrama, Tari Oleg Tamulilingan, Tari Baris, dan Tari Legong. Tarian tradisional memberikan hiburan kepada para menteri yang hadir sembari menikmati makan malam yang disajikan.

Tari Cendrawasih menjadi tarian pertama yang disajikan. Para penari menggambarkan pesona dan keindahan burung-burung tersebut melalui gerakan-gerakan khas. Tarian selanjutnya adalah Tari Bali Panyembrama yang dibawakan penari-penari perempuan. Tari ini memiliki komposisi dengan gerakan yang menggambarkan penyambutan dewa-dewa yang turun ke kuil.

Tarian berikutnya adalah Tari Oleg Tamulilingan yang bercerita tentang sepasang kumbang jantan dan betina di suatu taman bunga. Dilanjutkan dengan Tari Baris yang menceritakan perjuangan kesatria ke medan perang. Tari Legong menjadi tarian pamungkas yang menutup sesi jamuan penyambutan.

Sedangkan kuliner nusantara yang disajikan yaitu lobster bakar bumbu rujak, sop iga sapi, selat solo, hingga es cendol. Suguhan makanan nusantara disajikan untuk memperkenalkan cita rasa khas kuliner Indonesia.

“Kami berharap, alam yang memukau di Bali, suasana pantai yang menyenangan, tari-tarian tradisional yang menggambarkan budaya bangsa, dan kuliner nusantara dengan cita rasa yang khas dapat memberikan lebih banyak energi dan semangat kepada para menteri ekonomi untuk memberikan kontribusi terbaiknya bagi ASEAN,” pungkas Mendag Lutfi. [adv/ad]

Continue Reading

Ekonomi

Mendag Lutfi Gelar Pertemuan Khusus Menteri Ekonomi ASEAN di Bali

Published

on

Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi menggelar Pertemuan Khusus Para Menteri Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Ministers’ Special Meeting) yang dilaksanakan di Bali pada 17–18 Mei 2022. (Foto: Kemendag)

JIMBARAN, SuaraBorneo.com – Menteri-menteri ekonomi ASEAN, yang Jumat lalu baru kembali dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN–Amerika Serikat (AS), memastikan akan memenuhi undangan untuk menghadiri Pertemuan Khusus Para Menteri Ekonomi ASEAN atau ASEAN Economic Ministers’ Special Meeting (AEM Special Meeting) tanggal 17–18 Mei 2022 di Bali.

Pertemuan ini disebut pertemuan khusus karena tidak dijadwalkan sebelumnya dalam agenda resmi ASEAN. Selain itu, pertemuan ini diinisiasi bukan oleh negara pimpinan ASEAN yang saat ini dipegang Kamboja, melainkan inisiatif Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi.

“Dan tentunya khusus karena pertemuan ini adalah kali pertama para menteri ASEAN kembali bertemu secara fisik sejak diterapkannya protokol kesehatan Covid-19 dua setengah tahun silam,” terang Mendag Lutfi menjelaskan.

Mendag Lutfi menyampaikan setidaknya ada tiga alasan strategis utama kenapa pihaknya berinisiatif mengundang para menteri ekonomi ASEAN menghadiri Pertemuan Khusus Para Menteri Ekonomi ASEAN di Bali yang digelar hari ini, Rabu (18/5/2022).

Pertama, menurut Mendag, adalah kesuksesan ASEAN dalam KTT ASEAN–AS minggu lalu ketika Indonesia menjadi negara koordinator ASEAN. Keberhasilan KTT ASEAN–AS minggu lalu adalah momentum penting yang harus segera ditindaklanjuti dengan positif dan konkret.

“Kondisi perekonomian dunia saat ini sangat rapuh dan tidak pasti. ASEAN justru beruntung mengalami pertumbuhan ekonomi yang positif. Apalagi ASEAN sebagai satu komunitas adalah perekonomian ketujuh terbesar di dunia,” tambah Mendag Lutfi.

KTT ASEAN–AS minggu lalu ditutup dengan pernyataan bersama bahwa kerja sama ASEAN–AS akan ditingkatkan ke level kerja sama ekonomi yang komprehensif untuk ditandatangani pada pertemuan lanjutan di bulan November tahun ini.

Mendag Lutfi menyampaikan alasan kedua yang menjadikan AEM Special Meeting di Bali ini sangat penting.

Menurut Mendag Lutfi, AEM Special Meeting di Bali akan memprioritaskan bagaimana sepuluh negara anggota ASEAN bisa lebih menyatu lagi dalam melindungi pertumbuhan ekonomi ASEAN, sambil meningkatkan integrasi dan kontribusi ASEAN terhadap perekonomian dunia.

“Perekonomian dunia saat ini butuh kisah sukses dan teladan baru, khususnya dalam hal kolaborasi antarnegara untuk mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berorientasi manusia. ASEAN semakin relevan hari ini dan di masa depan bukan untuk menjadi kekuatan ekonomi pesaing baru bagi kekuatan ekonomi besar yang sudah ada seperti AS, Tiongkok, Uni Eropa, dan India. Sebaliknya justru sebagai kekuatan baru yang inklusif dan mampu menjembatani
kekuatan-kekuatan ekonomi dunia. Itulah kelebihan dan warna ASEAN,” tambah Mendag Lutfi.

Alasan ketiga, menurut Mendag Lutfi, lebih simbolis namun tidak kalah strategis. Yaitu untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat ASEAN dan dunia bahwa perekonomian ASEAN mulai mengalami normalisasi dan mulai bangkit dari krisis yang disebabkan pandemi Covid-19.

Mendag Lutfi membenarkan bahwa pemilihan Bali sebagai tuan rumah AEM Special Meeting ditujukan untuk menyampaikan pesan positif, memberikan bukti nyata, sekaligus membangun semangat kebangkitan kepada masyarakat untuk segera menormalisasi aktivitas perekonomian.

Dengan sepakat dan siapnya para menteri ekonomi ASEAN untuk bertemu kembali secara fisik sejak diberlakukannya protokol kesehatan Covid-19, di Bali, Mendag Lutfi bermaksud menyatukan ASEAN dalam satu pesan penting.

“Ketika para pemimpin perekonomian ASEAN sudah bertemu secara fisik sambil menikmati kecantikan Bali, berarti masyarakat bisa kembali bekerja, kembali berkarya, bahkan kembali berwisata di seluruh ASEAN yang punya banyak situs wisata kelas dunia. Intinya, masyarakat yakin bahwa perekonomian ASEAN sudah pulih dan mulai normal.” kata Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi juga mengajak untuk bersama-sama memulihkan perekonomian ASEAN dari wabah ketakutan yang meyakini bahwa arus barang, jasa, dan orang adalah sumber penyebaran penyakit
dan pandemi.

Pasca-AEM Special Meeting, para pemimpin dunia yang sedang bertikai diharapkan sadar bahwa selama persatuan dan perdamaian dijaga, maka kemakmuran dan kerukunan bersama akan tercipta.

“Dan itulah jawaban paling tepat untuk menjaga pertumbuhan dan pemerataan ekonomi yang semakin cepat dan inklusif. Apapun tantangannya,” tegas Mendag Lutfi. [adv/ad]

Continue Reading

Banjarmasin

Reputasi Luar Biasa, Bank Kalsel Kembali Raih Penghargaan TOP Digital PR Award 2022

Published

on

Piagam Penghargaan TOP Digital Award 2022. (Foto: Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel kembali membuktikan reputasinya sebagai salah satu Bank terbaik di Indonesia, yang mana dalam kesempatan ini berhasil meraih poin tertinggi pada gelaran Top Digital PR Index 2022 sekaligus meraih pemenang TOP Digital PR Award 2022.

Penilaian TOP DIGITAL AWARD 2022 ini dilakukan dengan metode desk survey yang mengacu kepada media digital/internet berdasarkan 3 parameter penilaian digital, yaitu Digital Media Aspect, Digital Sentiment Aspect, dan Digital Awareness Aspect.

Suriadi selaku Kepala Divisi Seketaris Perusahaan Bank Kalsel, mewakili Direktur Utama Bank Kalsel, mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas apresiasi yang diberikan oleh Tras n Co Indonesia dan SuaraPemerintah.id. Event ini sangat membanggakan bagi kami di usia Bank Kalsel di usia ke-58 tahun ini, dimana Bank Kalsel berhasil meraih penghargaan Indonesia TOP Digital PR (Public Relation) Award 2022 Special Achievement For BUMD.

“Alhamdulillah sepanjang tahun 2021 dan 2022, performa Bank Kalsel sangat baik. Ini semua berkah dari kerja keras semua insan di Bank Kalsel (Gen-K). Raihan ini menunjukkan bahwa Bank Kalsel berhasil memanfaatkan Digital PR dalam berkomunikasi untuk menciptakan persepsi positif dan membangun reputasi perusahaan di mata publik,”terang Suriadi.

Indonesia TOP Digital PR (Public Relation) Award 2022 ini diharapkan menjadi stimulus untuk semakin berkembang dan memacu Bank Kalsel mengoptimalkan penggunaan media digital, selalu berprestasi serta meningkatkan kinerja perusahaan sehingga mampu bersaing di peta persaingan bisnis di Indonesia.

“Penghargaan ini membuat kami semakin bersemangat untuk lebih meningkatkan kualitas kinerja dan mengoptimalkan peran PR digital Bank Kalsel untuk memacu pertumbuhan perusahaan menjadi lebih baik lagi di era digital,” pungkasnya. [adv/ad]

Continue Reading

Banjarmasin

Ramadhan Dan Idul Fitri 1443 H, KPw BI Kalsel Memperluas Layanan Penukaran Uang

Published

on

Antrian masyarakat saat Penukaran uang. (Foto: Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Dalam rangka pemenuhan kebutuhan masyarakat Kalimantan Selatan menyambut bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Selatan telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp 2,5 Triliun atau meningkat sebesar 15% (yoy) dibandingkan tahun 2021. Realisasi outflow sampai dengan minggu ke II Ramadhan sebesar Rp792 Miliar atau sebesar 32%.

Sehubungan dengan hal tersebut, KPwBI Provinsi Kalimantan Selatan membuka layanan penukaran uang Rupiah melalui kerjasama dengan Perbankan melalui 198 kantor Bank Umum dan kantor Bank Perkreditan Rakyat di wilayah Kalimantan Selatan.

Selain itu, telah dilakukan kegiatan kas keliling baik secara retail maupun wholesale. Layanan penukaran melalui kas keliling retail dilakukan setiap hari Senin dan Selasa yang bertempat di Lapangan Kamboja, Banjarmasin sebanyak 100 orang penukar dengan masing-masing 1 (satu) pak per pecahan per hari telah dilayani dengan sebelumnya pendaftaran melalui aplikasi PINTAR (https://pintar.bi.go.id).

Sehubungan dengan meningkatnya animo masyarakat terhadap kebutuhan uang baru, secara bertahap KPwBI Provinsi Kalimantan Selatan sejak tanggal 18 April 2022 melakukan penambahan kuota jumlah penukar dan titik lokasi penukaran. Penambahan kuota jumlah penukar menjadi 250 orang dari sebelumnya 100 orang dan penambahan lokasi layanan penukaran di area parkir Kantor Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan pada tanggal 23 April 2022.

Bank Indonesia juga menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan penukaran uang di 198 kantor Bank Umum dan kantor Bank Perkreditan Rakyat serta Bank Indonesia dalam rangka meminimalkan peredaran uang tidak asli dan untuk memenuhi pecahan uang sesuai kebutuhan.
Selanjutnya, untuk memenuhi kebutuhan uang Rupiah saat libur Hari Raya Idul Fitri 1443 H tanggal 29 April s.d 6 Mei 2022, KPwBI Provinsi Kalimantan Selatan bersama Perbankan menjaga ketersediaan uang di Automatic Teller Machine (ATM) dan/atau Cash Recycling Machine (CRM) dengan kualitas uang dalam kondisi baik.

Bank Indonesia juga senantiasa berkoordinasi dengan perbankan dan lembaga terkait untuk memberikan layanan sistem pembayaran tunai dan non tunai guna mendukung kelancaran transaksi di masyarakat selama periode Ramadan dan Idul Fitri 1443 H. [ad/rls]

Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Luncurkan Program BAKAT, Bekali Insan Banua Jadi Tenaga Kerja Profesional

Published

on

Iklan Program Bank Kalsel Telenta (BAKAT) Kopentensi Program Magang Tenaga Kerja Menjadi Lebih Profesional. (Foto: Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Semakin meningkatnya kompleksitas usaha, kompetitifnya persaingan, serta peran digitalisasi yang kian berkembang, menuntut setiap perusahaan untuk mampu mengemas dan membentengi dirinya dengan kualitas yang mumpuni. Hal ini mengacu pada penguatan prinsip dan perencanaan bisnis perusahaan, membentuk struktur organisasi yang comply dengan tujuan perusahaan, optimalisasi sumber daya manusia, business process yang sesuai dengan orientasi customer, mendukung peningkatan brand awareness serta menjaga reputasi perusahaan.

Bank Kalsel sebagai entitas bisnis daerah menyadari sepenuhnya bahwa teknologi informasi memegang peranan penting dalam menjaga resiliensi perusahaan untuk mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman. Atas hal ini, Bank Kalsel mereformasi core banking systemnya pada tanggal 11 November 2021, yang mana hal ini menjadi titik awal dari Transformasi Digital Bank Kalsel dalam rangka menuju Digital Banking.

Seiring hal tersebut, I G.K. Prasetya selaku Direktur Kepatuhan yang membawahi sektor Human Capital Bank Kalsel, menegaskan peran Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai salah satu penopang keberhasilan bisnis, sangat penting untuk dimiliki, yang selanjutnya harus dijaga, baik dari kompetensinya, kesejahteraannya, maupun pengembangan karirnya.

“Bank Kalsel meyakini sepenuhnya SDM merupakan modal yang sangat vital dalam menunjang pertumbuhan dan kesuksesan perusahaan secara berkesinambungan. Oleh sebab itu, proses rekrutmen harus direncanakan, diimplementasikan, dan dievaluasi secara cermat sesuai dengan
kebutuhan perusahaan,” terang Prasetya.

Posisi Teller dengan kualifikasinya. (Foto: Ist)

Kesadaran akan pentingnya peran SDM tersebut, Bank Kalsel meluncurkan program BAKAT yang merupakan akronim dari Bank Kalsel Talenta. BAKAT merupakan program pemagangan yang difasilitasi oleh Bank Kalsel dalam rangka meningkatkan kualitas SDM agar memiliki keterampilan dan pengalaman di bidang perbankan.

“BAKAT membekali keterampilan dan memberikan pengalaman bagi para pencari kerja dalam persiapan memasuki dunia kerja, serta upaya untuk membantu meningkatkan kualitas SDM yang kompeten di bidang perbankan,” urai Prasetya.

Untuk kesempatan pertama ini, BAKAT membuka lowongan untuk posisi Teller dengan kualifikasi usia minimal 18 tahun dan maksimal 24 tahun terhitung sejak pendaftaran lamaran dimasukkan. Pendidikan yang disyaratkan minimal SMA dengan rata-rata nilai minimal 7.00, jenjang pendidikan Diploma Satu sampai Strata Satu dengan Indeks Penilaian Kumulatif (IPK) minimal 2.50. Untuk tinggi badan, bagi Pria minimal 160 cm sedangkan Wanita minimal 155 cm. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama menjalani program BAKAT.

“Tentunya para pelamar harus dalam keadaan sehat, baik jasmani maupun rohani, tidak pernah terlibat narkoba atau pelanggaran hukum lainnya, berpenampilan menarik dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Tidak kalah penting, bersedia ditempatkan di Kantor Cabang Bank Kalsel yang ditetapkan,” tambah Prasetya.

Pendaftaran dibuka secara online dengan periode perekrutan sejak tanggal 14 – 17 April 2022 melalui website www.bankkalsel.co.id pada menu Karier. Adapun proses seleksi yang dilakukan tidak dipungut biaya dalam bentuk apapun. Atas hal ini, kepada masyarakat agar berhati-hati atas adanya modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Kalsel terkait proses rekrutmen. Bank
Kalsel akan melakukan tindakan tegas kepada pihak-pihak yang menggunakan nama Bank Kalsel untuk tujuan melanggar hukum dan merugikan orang lain.

Para pelamar yang berhasil menempuh semua proses seleksi BAKAT, nantinya akan memperoleh fasilitas yang menarik. Sebut saja seperti diberikannya uang saku, bantuan pendidikan bagi peserta yang masih menjalani pendidikan, dikutsertakan dalam pelatihan-pelatihan, memperoleh sertifikat, serta benefit menarik lainnya. Selain itu juga, berkesempatan untuk menjadi bagian dari Insan Bank Kalsel, dengan catatan yang bersangkutan mampu perform menunjukkan kinerja terbaiknya selama menjadi peserta BAKAT.

“Program BAKAT merupakan program yang positif untuk diikuti, mengingat besarnya manfaat dan benefit yang nantinya diterima selama mengikuti program. Dengan ini, saya mengajak seluruh Insan Banua untuk segera bergabung bersama Bank Kalsel dalam program BAKAT. Mari raih pengalaman kerja dan dapatkan kesempatan untuk meningkatkan wawasan, skill dan kompetensi sebagai bekal menjadi tenaga kerja yang profesional di Bank Kalsel,” pungkas Prasetya. [adv/nrl]

Let’s Join Us on BAKAT, Bank Kalsel Talenta, More Experience, Enrich Your Skill

Continue Reading

Banjarmasin

Bijak Dalam Belanja, KPw BI Kalsel Siapkan Uang Tunai Rp 2,5 Triliun Periode Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H

Published

on

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan Imam Subarkah, dalam kegiatan Temu Wartawan. (Foto: Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Pemenuhan Kebutuhan Uang Tunai periode Ramadhan dan Idul Fitri 1443 Hijriyah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Selatan telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp 2,5 Triliun untuk memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H. Atau meningkat sebesar 15% dibandingkan tahun 2021.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan Imam Subarkah, dalam kegiatan Temu Wartawan, Senin (11/4/2022) di Banjarmasin mengatakan, langkah tersebut dilakukan seiring momentum pertumbuhan ekonomi yang terus berlanjut serta untuk mengantisipasi peningkatan transaksi masyarakat sejalan dengan pandemi yang mulai terkendali, pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan peningkatan aktivitas masyarakat saat Ramadhan dan Idul Fitri.

Layanan penukaran uang Rupiah pada periode Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H dilakukan melalui Penukaran uang di Perbankan (terdiri dari 28 Bank Umum dan 15 BPR) yang dimulai sejak tanggal 4 sampai 28 April 2022. Kegiatan tersebut tersebar di 198 titik layanan penukaran (168 titik layanan bank umum dan 30 titik layanan BPR).

Penukaran uang di Mobil Kas Keliling di Lapangan Kamboja Banjarmasin (depan Kantor Kelurahan Banjarmasin Tengah) pada tanggal 5, 11, 12, 18, 19, 25 dan 26 April 2022. Layanan ini kembali dibuka setelah ditiadakan selama 2 (dua) tahun akibat pandemi. Sebagai wujud digitalisasi dan untuk menghindari kerumunan, masyarakat diharapkan memesan penukaran terlebih dahulu melalui website PINTAR (https://pintar.bi.go.id) sebelum hadir ke lokasi kas keliling.

Untuk Mekanisme Pendaftaran Penukaran melalui website PINTAR, Sebelum melakukan penukaran di Mobil Kas Keliling, masyarakat wajib mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR dengan tautan sebagai berikut https://pintar.bi.go.id.

Pemesanan menggunakan NIK-KTP dan dapat dilakukan mulai H-7 sampai maksimal pukul 23.00 WITA pada 1 (satu) hari sebelum tanggal pelaksanaan penukaran kas keliling.

Mekanisme pemesanan diatur sebagi berikut:
Akses https://pintar.bi.go.id kemudian pilih menu layanan kas keliling.
Pilih provinsi Kalimantan Selatan, kemudian menentukan lokasi dan waktu penukaran.
Pada menu data pemesan, isi dengan data diri.

Pada menu pecahan uang, isi jumlah lembar uang yang akan ditukarkan.
Selesai, pemesan akan memperoleh bukti pemesanan dan wajib ditunjukkan saat melakukan penukaran.

Menyinggung program Cinta, Bangga dan Paham Rupiah, dikatakan, Bank Indonesia terus mengajak masyarakat untuk semakin Cinta, Bangga dan Paham Rupiah.
Cinta Rupiah dengan mengenali ciri-ciri keaslian Rupiah, merawat Rupiah serta menjaga Rupiah. Bangga Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara, alat pembayaran yang sah dan pemersatu Bangsa. Sedangkan Paham Rupiah sebagai alat bertransaksi, berbelanja dan berhemat.

Pesan kepada masyarakat agar memperlakukan Rupiah dengan 5 JANGAN (Jangan dilipat, Jangan dicoret, distapler, Jangan diremas dan Jangan dibasahi) serta kenalilah ciri-ciri keaslian uang Rupiah dengan 3D (Dilihat, Diraba dan Diterawang).

Dalam kesempatan ini, juga disampaikan Imbauan Bijak Berbelanja Ramadhan 1443 Hijriyah, karena Momen Ramadhan dan Idul Fitri mendorong peningkatan kebutuhan masyarakat karena banyak selebrasi yang dilakukan bersama keluarga dan kerabat. Dalam rangka menjaga kemampuan masyarakat, BI mengimbau masyarakat lebih bijak menggunakan uangnya dalam berbelanja. Selanjutnya, kami juga mendorong masyarakat untuk berbelanja menggunakan pembayaran non tunai karena lebih aman. Tidak perlu berbelanja berlebihan karena Bank Indonesia dan Pemerintah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah akan senantiasa memantau perkembangan harga dan ketersediaan barang.

Menyangkut Pertumbuhan ekonomi Kalsel, masih terjaga seiring dengan meredanya penyebaran Covid-19 varian Omicron dan pelonggaran mobilitas masyarakat. Prakiraan pertumbuhan ekonomi tersebut ditopang oleh perbaikan konsumsi rumah tangga dan investasi serta tetap positifnya pertumbuhan konsumsi Pemerintah. Di sisi eksternal, kinerja ekspor diprakirakan tetap terjaga dipengaruhi oleh perbaikan harga komoditas dunia. Ke depan, kinerja ekonomi Kalimantan Selatan diprakirakan tetap baik ditopang oleh akselerasi vaksinasi, kebijakan persyaratan perjalanan yang lebih longgar, dan pembukaan kegiatan ekonomi yang semakin meluas.

Sementara untuk Perkembangan Inflasi, disebutkan, pada Bulan Maret 2022, Provinsi Kalimantan Selatan mengalami inflasi sebesar 0,93% mtm, berbeda arah dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang terdeflasi 0,39% mtm, dan lebih tinggi dbandingkan dengan rata-rata historis inflasi bulan Maret 5 tahun ke belakang yang sebesar 0,09% mtm. Inflasi terutama didorong oleh inflasi angkutan udara sejalan dengan peningkatan harga avtur dan peningkatan permintaan sesudah penghapusan syarat tes PCR/antigen bagi penumpang yang sudah divaksin 2x dan inflasi BBRT akibat peningkatan harga gas LPG nonsubsidi, sejalan dengan peningkatan harga migas dunia. Inflasi VF didorong oleh pencabutan HET minyak goreng kemasan sehingga terjadi peningkatan harga mengikuti harga keekonomian. Ke depan, inflasi Kalimantan Selatan diprakirakan relatif terjaga meskipun terdapat tekanan dari sisi permintaan memasuki bulan Ramadhan, peningkatan PPN, serta kenaikan harga elpiji dan BBM non subsidi. Di sisi lain, hortikultura memasuki masa panen raya sehingga dapat menahan laju inflasi. Namun demikian, inflasi tahun 2022 diprakirakan akan tetap berada dalam rentang sasaran inflasi nasional sebesar 3±1%. [ad/rls]

Continue Reading

Banjarmasin

Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H, KPw BI Kalsel Siapkan Uang Tunai Rp 2,5 Triliun

Published

on

Ilustrasi sejumlah uang rupiah. (Foto: Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kalimantan Selatan menyambut bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1443 H, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Selatan telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp 2,5 Triliun atau meningkat sebesar 15% (yoy) dibandingkan tahun 2021.

Langkah tersebut juga dilakukan seiring momentum pertumbuhan ekonomi yang terus berlanjut serta untuk mengantisipasi peningkatan transaksi masyarakat sejalan dengan pandemi yang mulai terkendali. Pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan peningkatan aktivitas masyarakat saat Ramadan dan Idul Fitri diperkirakan meningkatkan aktivitas ekonomi dan pembayaran sehingga membutuhkan peningkatan layanan sistem pembayaran tunai dan non tunai. Selain menyiapkan uang tunai, Bank Indonesia juga terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pembayaran non tunai seperti digital banking, uang elektronik dan QR Code Indonesian Standard (QRIS) yang dapat meminimalisir kontak fisik dalam bertransaksi.

Dengan mempertimbangkan kondisi Covid-19 terkini serta aspek kesehatan masyarakat, layanan penukaran uang Rupiah pada periode Ramadan dan Idul Fitri 1443 H dilakukan melalui :
Penukaran uang di Perbankan, mulai tanggal 4 sampai 29 April 2022. Kegiatan tersebut tersebar di 198 titik layanan penukaran (168 titik layanan bank umum dan 30 titik layanan BPR) yang tersebar di seluruh wilayah kerja KPwBI Provinsi Kalimantan Selatan atau bertambah 20% dari tahun lalu.
Penukaran uang di Mobil Kas Keliling KPwBI Provinsi Kalimantan Selatan, tanggal 5, 11, 12, 18, 19, 25 dan 26 April 2022 di Lapangan Kamboja Banjarmasin. Penukaran uang melalui kas keliling kembali hadir setelah vakum 2 (dua) tahun akibat pandemi. Guna menghindari kerumunan, masyarakat diharapkan memesan penukaran terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR (https://pintar.bi.go.id) sebelum hadir ke lokasi kas keliling. Lebih lanjut mekanisme pemesanan melalui aplikasi PINTAR sebagaimana informasi di bawah ini.

Bank Indonesia juga mengajak masyarakat untuk berperilaku belanja bijak sesuai kebutuhan, berhemat dan merawat Rupiah guna mendorong kesadaran masyarakat untuk semakin Cinta, Bangga dan Paham Rupiah. Cinta Rupiah dapat dilakukan dengan mengenali ciri-ciri keaslian Rupiah, merawat Rupiah serta menjaga Rupiah. Bangga Rupiah dengan memahami bahwa Rupiah adalah merupakan simbol kedaulatan negara, alat pembayaran yang sah dan alat pemersatu Bangsa. Sedangkan Paham Rupiah dilakukan dengan mengenal fungsi Rupiah dalam konteks mendorong aktivitas perekonomian yaitu bertransaksi, berbelanja serta berhemat.

Bank Indonesia juga senantiasa berkoordinasi dengan perbankan dan lembaga terkait untuk memberikan layanan sistem pembayaran tunai dan non tunai guna mendukung kelancaran transaksi di masyarakat selama periode Ramadan dan Idul Fitri 1443 H. [ad/rls]

Continue Reading

Business

Tampil di Sirha Budapest 2022, Produk Indonesia Catatkan Potensi Transaksi USD 3,7 Juta

Published

on

Beragam produk Indonesia ditampilkan dalam pameran Sirha Budapest 2022 di Hungexpo, Budapest, Hungaria yang berlangsung pada 22—24 Maret 2022. Paviliun Indonesia mengangkat tema ‘Indonesia Spice Up the World’ untuk mempromosikan rempah-rempah Indonesia. (Foto: Kemendag)

BUDAPEST, SuaraBorneo.com – Produk Indonesia kembali tampil meyakinkan di pasar Eropa dengan meraup potensi transaksi sebesar USD 3,7 juta melalui keikutsertaan pada pameran Sirha Budapest 2022 di Hungexpo, Budapest, Hungaria.

Transaksi tersebut berasal dari potensial transaksi di Paviliun Indonesia sebesar 1,5 juta USD dan rencana pembelian biji kopi roasting dari Indonesia dengan nilai sebesar USD 2,2 juta. Pameran ini dilaksanakan selama tiga hari, yakni pada 22—24 Maret 2022.

“Selain potensi transaksi, Partisipasi Paviliun Indonesia berhasil menjadi magnet bagi pengunjung profesional untuk sektor Hotel Restaurant dan Catering (HoReCa) yang melakukan pertemuan bisnis dengan peserta Paviliun Indonesia,” jelas Kepala Indonesian Trade Promotion Centre Budapest, Sari Handini Murti.

Pada pameran ini, Paviliun Indonesia mengangkat tema ‘Indonesia Spice Up the World’ untuk mempromosikan rempah-rempah Indonesia. Paviliun Indonesia berlokasi di aula utama Hungexpo dengan mengusung konstruksi bertema tradisional rumah joglo dan menempati lahan selus 105 m².

”Paviliun Indonesia selalu ramai pengunjung sejak pembukaan pameran. Pengunjung tidak hanya berasal dari Hungaria, namun juga dari berbagai negara seperti Austria, Polandia, Republik Ceko, Rumania, Slovakia, Slovenia, dan bahkan Serbia,” kata Sari.

Sari mengungkapkan, pada pameran ini, produk Indonesia yang diminati di antaranya vanili, bawang hitam, dan kratom. Vanili Indonesia merupakan salah satu pesaing utama vanili asal Afrika yang lebih dulu dikenal di Eropa.

Beberapa pengusaha Eropa yang berkunjung ke Paviliun Indonesia menilai vanili Indonesia memiliki kualitas dan siap untuk masuk ke pasar Eropa. Komoditas lain, bawang hitam juga berhasil memukau pengunjung profesional karena memiliki rasa manis dan khasiat yang bermanfaat bagi tubuh.

“Bahkan, salah satu buyer sepakat melakukan pengiriman bawang hitam dari Indonesia dan siap bersaing dengan produk asal Tiongkok yang lebih dulu dikenal di Eropa. Selain dalam bentuk bahan mentah, salah satu buyer meminta pelaku usaha Indonesia untuk melakukan inovasi produk kapsul dari bawang hitam,” terang Sari.

produk Indonesia ditampilkan dalam pameran Sirha Budapest 2022 di Hungexpo, Budapest, Hungaria yang berlangsung pada 22—24 Maret 2022. (Foto: Ist)

Sari menambahkan, Paviliun Indonesia juga menyajikan kuliner dan demo memasak dengan menghadirkan koki profesional asal Indonesia. Demo memasak ini menarik kunjungan koki Lázár Chef Hungaria sehingga mendapat tawaran kerja sama untuk disiarkan di kanal YouTubenya dengan program penayangan memasak kuliner Indonesia oleh koki profesional Indonesia.

“Promosi kuliner Indonesia melalui demo memasak berhasil memperkenalkan aroma dan rasa penganan Indonesia di lidah pengunjung pameran. Paviliun Indonesia di Sirha Budapest 2022 tidak hanya membuka kesempatan bisnis dari produk-produk yang dibawa peserta. Banyak calon buyer dari berbagai perusahaan ternama di Eropa Tengah dan Timur yang mengajukan permintaan untuk produk lainnya dari Indonesia,” ungkap Sari.

Sari juga mengungkapkan, letak geografis Hungaria yang strategis, yaitu berada di pusat Eropa menjadikannya sebagai hub perdagangan di kawasan Eropa Tengah dan Timur. Saat ini, Tiongkok dan Jerman telah terlebih dahulu menjadikan Hungaria sebagai hub perdagangan kawasan. Ini terlihat dari banyaknya pabrik asal Jerman dan toko Tiongkok yang menjamur di Hungaria dan siap menyuplai kebutuhan untuk kawasan Eropa Tengah dan Timur.

Selain itu, lanjutnya, kawasan Eropa Tengah dan Timur memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Kawasan ini memiliki jumlah penduduk mencapai lebih dari 177 juta jiwa dengan rata-rata produk domestik bruto (PDB) perkapita menurut perhitungan keseimbangan kemampuan berbelanja (KKB) sebesar USD 24 ribu.

“Pembangunan tempat persediaan Indonesia di kawasan ini dapat menjadi strategi dagang yang berpotensi meningkatkan ekspor di kawasan Eropa Tengah dan Timur. Untuk itu, diharapkan pelaku usaha Indonesia juga dapat berkontribusi untuk pendirian tempat persediaan dan menjadikan Hungaria sebagai hub perdagangan Indonesia ke kawasan Eropa Tengah dan Timur,” pungkas Sari.

Pada Januari 2022, ekspor Indonesia ke Hungaria tercatat sebesar USD 8,49 juta atau naik 77,09 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar USD 4,79 juta. Sementara pada 2021, total perdagangan kedua negara mencapai USD 197,74 juta dengan ekspor Indonesia ke Hungaria tercatat sebesar USD 92,74 juta dan impor Indonesia dari Hungaria sebesar USD 105,01 juta.

Pada 2021, produk ekspor utama Indonesia ke Hungaria di antaranya adalah karet alam, pemanas air instan elektrik, mesin dan peralatan listrik, perangkat telepon, serta mesin cetak pelat.
Sedangkan, produk impor utama Indonesia dari Hungaria adalah perangkat telepon, kayu olahan, zat campuran, mesin pengolah data otomatis, serta pengering sentifugal. [adv/ad]

Continue Reading

Ekonomi

Pantau Migor dan Bapok di Ritel Modern, Mendag: Stok Melimpah, Kebutuhan Terpenuhi

Published

on

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melakukan Pengawasan terhadap ketersediaan stok minyak goreng di dua ritel modern di Jakarta, yaitu Tip Top Rawamangun dan Diamond Artha Gading, Jumat (18/3/2022). (Foto: Kemendag)

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melakukan Pemantauan minyak goreng dengan jumlah ritel modern, yaitu TipTop Rawamangun, Jakarta Timur dan Diamond Artha Gading, Jakarta Utara pada hari ini, Jumat (18/3/2022).

Hasil pantauan menunjukkan minyak goreng dan barang kebutuhan pokok (bapok) tersedia.

Dalam kunjungan tersebut, Mendag Lutfi didampingi Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan dan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Indrasari Wisnu Wardhana.

“Tadi sudah kita lihat bersama, minyak goreng kemasan sudah mulai normal bahkan melimpah. Berdasarkan informasi dari penjual, banyaknya permintaan toko (tingkat layanan) terhadap kebutuhan minyak goreng sudah bisa dipenuhi 100 orangn. Saya juga melihat ketersediannya cukup. Nanti, jika merek minyak gorengnya semakin banyak, harganya akan menurun sesuai dengan kompetisi dan penyamarataan dari pasar mereka. Kita akan bekerja bersama-sama. Mudah-mudahan kita dapat menghasilkan harga yang lebih baik pada waktu yang tidak akan lama. Dperkiraan dalam seminggu ke depan merek-merek sudah mulai keluar dan harganya sudah bisa lebih baik,” ungkap Mendag.

Dalam kunjungannya ke TipTop, Mendag juga mengecek harga gula dan harga daging. “Harga daging terpantau masih stabil di kisaran Rp80.000-Rp120.000/kg, sedangkan harga gula dijual Rp13.500/kg. Harganya masih bagus semua,” ungkap Mendag.

Mendag juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mande yang telah memastikan bahwa ritel modern ikut membantu penjualan dan distribusi barang pokok dan barang penting untuk kebutuhan menjelang bulan Ramadhan dan Lebaran.

Selanjutnya, Kementerian Perdagangan akan bersinergi dengan Kementerian Peindustrian untuk memastikan ketersediaan minyak di pasar tradisional dengan harga Rp14.000/liter sesuai ketentuan pemerintah. [adv/ad]

Continue Reading

Umum

Populer