Disdagperinkop Dan UKM Laksanakan MoU dengan Kejari Kapuas – SuaraBorneo.com
Connect with us

Kalteng

Disdagperinkop Dan UKM Laksanakan MoU dengan Kejari Kapuas

Published

on

MoU Bidang Datun Disdagperinkop Dan UKM dengan Kejari Kapuas Rabu (16/3/2022). (Foto : Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagperinkop dan UKM) Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan Memorandum Of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri Kapuas (Kejari) Kapuas, Rabu (16/3/2022).

MoU kerjasama terkait pendampingan hukum bidang perdata dan tata usaha negara (Datun).

Kerjasama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kepala Disdagperinkop dan UKM Apendi SKM MM dengan Kepala Kejari Kapuas Arif Raharjo SH MH.

Kajari Kapuas Arif Raharjo mengatakan fungsi Datun pada Kejaksaan dituntut untuk mendukung keberhasilan pemerintahan.

“Saya berharap secara khusus ekspekstasi
Datun dapat mendorong dan mengakselerasi serta dapat bermanfaat secara optimal bagi penyelenggara pemerintahan khususnya di Disdagperinkop Kapuas,”kata Kajari.

Dikatakan sebagai salah satu organisasi perangkat daerah Disdagperinkop Kapuas memiliki peran strategis dalam pemulihan ekonomi daerah

“Dinas Perindagkop ini ruang lingkupnya sangat luas tidak kalah strategis dengan dinas yang lain. Mempunyai peran strategis mempunyai peran vital dalam hal pemulihan ekonomi, ” kata Kajari.

Kadis Disdagperinkop Kabupaten Kapuas Apendi mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Kejaksaan Negeri Kapuas beserta jajarannya atas terwujudnya kerjasama tersebut. MoU ini juga sebagai bentuk dukungan nyata dari Korps Adhyaksa.

“MoU ini membantu kita untuk memberikan pendapat-pendapat hukum maupun bantuan hukum dalam penyelenggaraan dinas instansi dan permasalahan,” ujarnya. (ujang/ery-SB)

Bagikan ke

Kalteng

Sekda Kapuas Resmi Buka Kejuaraan Tenis Meja Tingkat Pelajar dan Umum

Published

on

Sekda Kapuas Septedy pada pembukaan Kejuaraan Tenis Meja tingkat Peljar dan Umum Sabtu (22/6/2024). (foto/Suhaili)

KUALAKAPUAS, SuaraBorneo.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Septedy resmi membuka Kejuaraan Tenis Meja Tingkat Pelajar dan Umum digelar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTSMI) Kabupaten Kapuas bertempat di GOR MMG Jalan Tambun Bungai Gang III Kuala Kapuas, Sabtu (22/6/2024).

Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Septedy yang juga KONI Kapuas mengatakan kegiatan digelar untuk mengasah bakat dan kemampuan sebagai atlet tenis meja.

“Untuk itu kepada para peserta kiranya ikut kejuaraan ini jangan hanya berorientasi pada hadiah tetapi ikutlah pertandingan sebanyak-banyaknya,” katanya.

Dilanjutkan dalam hal ini kita berlatih bukan hanya untuk menjadi juara namun lebih dari itu untuk menjadi pemenang di setiap pertandingan.

Disampaikannya pula kegiatan itu tentu untuk menjaring atlet-atlet yang berbakat dan kejuaraan itu bagian dari program PTMSI.

“Kegiatan ini lebih sering dilaksanakan sebab dengan seringnya ikut pertandingan menjadi salah satu faktor para pemain bisa meningkatkan kualitas,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Panitia Budiman Syah mengatakan kejuaraan itu diikuti peserta dari Kapuas dan Pulang Pisau.

Dikatakannya jumlah peserta yang ikut 95 orang. “Harapan ke depan semoga lebih banyak lagi didukung pemerintah atau swasta agar kegiatan ini lebih semarak lagi,” ujarnya. (Ujg/SB).

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

LASQI Nusantara Jaya Kabupaten Kapuas Gelar Festival Seni Qasidah ke II

Published

on

Pembukaan Festival Seni Qasidah 2024 digelar LASQI Kabupaten Kapuas. (foto/hmskmf)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Nusantara Jaya Kabupaten Kapuas menggelar Festival Seni Qasidah (FSQ) Ke II Tingkat Kabupaten Kapuas Tahun 2024.

Kegiatan bertempat di Lapangan Bukit Ngalangkang Jalan Letjend Soeprapto Kuala Kapuas dibuka secara resmi oleh Pj Bupati Kapuas diwakili Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekda Kabupaten Kapuas Ahmad M Saribi, Jumat (21/6/2024).

Hadir pula Pj Ketua TP PKK Kapuas Agustina Erlin Hardi selaku Ketua Panitia Ketua Umum LASQI Nusantara Jaya Kabupaten Kapuas H Suwarno Muriyat sejumlah Kepala OPD dan para Camat se Kabupaten Kapuas.

Ratusan peserta pun diketahui mengikuti kegiatan festival ini yang mana memperlombakan beberapa cabang lomba seperti Bintang Vokalis Qasidah Gambus Bintang Vokalis Pop Religi Rebana Qasidah Klasik dan Penabuh Rebana Seni Qasidah.

Dalam sambutannya Asisten III Setda Kapuas Ahmad M Saribi saat membuka kegiatan LASQI Nusantara Jaya betul-betul berfungsi sebagai wadah dalam menyalurkan kreativitas para seniman muslim untuk berkreasi dan berpartisipasi dalam memperkenalkan seni budaya islam, juga memberi manfaat yang positif kepada seniman muslim dalam memperkenalkan seni budaya islam.

“Harapannya lembaga ini tidak hanya sebagai media akan tetapi sebagai mitra dari pemerintah dalam menyampaikan pesan-pesan moral terhadap masyarakat umum terkait ukhuwah islamiah mensyiarkan dawah islamiah membimbing melestarikan khasanah budaya melalui peningkatan mutu seni Islami,” katanya.

Dijelaskan pula seni budaya islam termasuk aset kekayaan seni dan budaya yang ada di indonesia. maka dari itu perlu diangkat ke permukaan sehingga masyarakat akan mengenal baik di daerah di tingkat lokal nasional bahkan internasional.

Lebih dari itu lanjutnya hal itu dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan seni budaya islam di Tingang Menteng Panunjung Tarung di Kota Kuala Kapuas melalui Lembaga Pengembangan Seni Qasidah Indonesia Nusantara Jaya sebagai lembaga yang diberi amanat dan menjadi tumpuan harapan mengangkat tinggikan syiar agama.

Ketua Umum Panitia FSQ Kabupaten Kapuas
Agustina Erlin Hardi dalam laporannya menyebutkan jumlah peserta yang mengikuti Festival Seni Qasidah Ke II DPD LASQI Nusantara Jaya Kabupaten Kapuas tahun 2024 berjumlah 347 orang peserta dari 17 Kecamatan.

Rinciannya Bintang Vokalis Qasidah Gambus Anak-Anak 12 orang, remaja 16 orang dan dewasa 14 orang. Kemudian Bintang Vokalis Pop Religi anak-anak 17 orang, remaja 20 orang dan dewasa 11 orang. Sedangkan untuk Rebana Klasik diikuti 7 Grup (77 orang) serta Penabuh Rebana Seni Qasidah 12 Grup (180 orang).

Sementara itu Ketua Umum LASQI Nusantara Jaya Kabupaten Kapuas Suwarno Muriyat menuturkan DPD LASQI Nusantara Jaya rutin dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang langsung menyentuh kepada masyarakat. Salah satunya dengan menggelar Audisi Bintang Vokalis, Lomba Bagarakan Saur Lomba Penabuh Rebana Seni Qasidah dan lain sebagainya.

Melalui gelaran Festival Seni Qasidah (FSQ) Ke II Tingkat Kabupaten Kapuas Tahun 2024 ini diharapkan mampu mewadahi bakat dan kreatifitas para pemuda-pemudi islam dibidang kesenian serta dapat menyelamatkan generasi muda dari pengaruh pergaulan yang tidak baik.

“Peserta yang Juara pada Festival Seni Qasidah Tahun 2024 ini akan dipersiapkan untuk mengikuti FSQ Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Kota Palangka Raya pada Bulan Agustus Tahun 2024,” katanya.

Disampaikannya seni qasidah di Kabupaten Kapuas sendiri pun diutarakannya telah menunjukkan eksistensinya di Kalimantan Tengah bahkan nasional yang mana hal ini dibuktikan dengan peserta dari Kabupaten Kapuas sering mendapatkan Juara Tingkat Provinsi.

“2 putra dan putri terbaik Kapuas mendapatkan Juara ditingkat Nasional yaitu Saudara Kamaludin Abdi Juara Satu Bintang Vokalis Remaja di Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat pada tahun 2022.

Terbaru Saudari Nikmah Wardani berhasil meraih Juara Satu Bintang Vokalis Dewasa di Kota Tanggerang Provinsi Banten pada tahun 2023 serta Peserta Rebana Klasik Kabupaten Kapuas mendapatkan Juara di tingkat nasioal,” ujarnya. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Pansus I DPRD Kapuas Konsultasi Raperda Bangunan Gedung ke DPUPR Kabupaten Badung

Published

on

Pansus I DPRD Kapuas saat konsultasi ke DPUPR Kabupaten Badung Provinsi Bali. (foto/hmsdprd)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Setelah ke DPRD Provinsi Bali Pansus I DPRD Kabupaten Kapuas melanjutkan kunjungan kerja konsultasi dan koordinasi ke DPUPR Kabupaten Badung Bali terkait Raperda Bangunan Gedung Kamis (20/6/2024).

Ketua Pansus I DPRD Kapuas Ahmad Zahidi bersama anggota diterima oleh Staff DPUPR Kabupaten Badung Gung Denis.

Staff DPUPR Kabupaten Badung Gun Denis mengatakan kunjungan ini bertujuan untuk melanjutkan konsultasi dan koordinasi membahas terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Bangunan Gedung.

Dikatakan dalam hal ini tentang prosedur pengajuan dan verifikasi PBG di Kabupaten Badung. Dimana permohonan tersebut PBG mengikuti sistem dan menugaskan tenaga ahli yang bersertifikat kementerian di samping PBG juga melibatkan Tim Penilai Teknis.

“Untuk pemantauan dan evaluasi PBG DPUPR Kabupaten Badung Mengembangkan sistem online untuk mempermudah pengisian dan verifikasi PBG yang telah meningkatkan efisiensi dan transparansi,” katanya.

Kemudian katanya terkait waktu pemeriksaan permohonan 3-5 hari setelahnya pihaknya memberikan respon walaupun banyak permohonan pengajuan.

Lebih lanjut dikatakan terkait keluhan masyarakat yakni sistem PBG yang bisa error bahkan bagian verifikator pun tidak bisa memeriksa ditambah masalah eksternal lainnya ada sidang PBG sebelum PBG dikeluarkan dan pemohon mengikuti sidang PBG tersebut.

Sementara itu Ketua Pansus I DPRD Kapuas Ahmad Zahidi mengatakan ada beberapa hal yang kita dapatkan dalam rangka menambah referensi Raperda tentang bangunan gedung pertama Persetujuan Bangunan Gedung berkaitan kaidah-kaidah struktur bangunan dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Kedua masa tenggang waktu berlakunya PBG mulai dari administrasi sampai selesai.
Dimana diusahan 5 hari setelah pengajuan ada respon. Ketiga PBG berdasarkan kegunaan bangunan dan kelayakan untuk tempat tinggal.

Keempat melibatkan tenaga ahli berserifikat Kementrian dalam pembangunan gedung. Kelima adanya seleksi rapat persetujuan di lapangan dan sidang PBG.

“Sidang PBG bertujuan untuk mengkoreksi terhadap proses perizinan. Sidang rapat terbuka disaksikan oleh pemohon dan ditayangkan lewat online. Saya rasa 5 point itu yang menjadi patokan kita bersama untuk menambah referensi Raperda,” ujarnya. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Tindak Lanjut Raperda Bangunan Gedung Pansus I DPRD Kapuas Konsultasi ke DPRD Provinsi Bali

Published

on

Pansus I DPRD Kapuas saat melakukan konsultasi dan koordinasi ke DPRD Provinsi Bali. (foto/hmsdprd)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pansus I DPRD Kabupaten Kapuas melaksanakan konsultasi dan koordinasi ke DPRD Provinsi Bali, Rabu (19/6/2024).

Kegiatan Pansus I DPRD Kapuas diketuai Ahmad Jahidi beserta rombongan melakukan konsultasi dalam rangka tindak lanjut Raperda Bangunan Gedung.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kepegawaian Humas dan Protokol I Kadek Putra Suantara.
mengatakan kunjungan ini bertujuan untuk melanjutkan konsultasi dan koordinasi untuk membahas hal yang terkait dengan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Bangunan Gedung.

Dikatakan Peraturan Daerah (Perda) Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sudah berlaku dan berjalan di Provinsi Bali dalam penyusunan Peraturan Daerah (Perda).

Persetujuan Bangunan Gedung dirasa penting adanya kolaborasi antara legislatif dan eksekutif proses penyusunan melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa semua aspek teknis dan sosial dipertimbangkan.

“Pembangunan Gedung di Provinsi Bali Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) boleh disetujui apabila bangunan tersebut tidak melebihi tinggi pohon kelapa,” katanya menjelaskan.

Dilanjutkan lalui pertemuan ini diharapkan dapat menjadi panduan dalam penyusunan Raperda di Kabupaten Kapuas Kalteng.

“Sehingga banyaknya informasi yang didapat pada saat ini di implementasikan di Kab. Kapuas untuk kedepannya untuk membawa perubahan terhadap masyarakat dan pemerintah daerah di kab. Kapuas,” ujarnya. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Pengayaan Raperda Pansus II DPRD Kapuas Konsultasi ke Satpol PP Jakarta Selatan

Published

on

Pansus II DPRD Kapuas saat konsultasi ke Satpol PP Kota Administrasi Jakarta Selatan. (foto/hmsdprd)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pansus II DPRD Kabupaten Kapuas Kalteng melaksanakan konsultasi dan koordinasi terkait pengayaan Raperda tentang perubahan kedua atas Perda nomor 10 tahun 2016 tentang Pembentukan Susunan Perangkat Daerah dan Raperda tentang Pengakuan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat, Kamis (20/6/2024).

Pansus II DPRD Kapuas diketuai Darwandie bersama anggota konsultasi dan Koordinasi ke mitra kerja Satuan Polisi Pamong Praja Kota Administrasi Jakarta Selatan diterima Plh Kasat Pol PP Kota Administrasi Jakarta Selatan Rahmat Efendi.

Ketua Pansus II DPRD Kapuas Darwandie mengatakan Kabupaten Kapuas saat ini sedang menggodok lima buah Perda ditargetkan sebelum mengakhiri masa jabatan 2019-2024.

Dikatakan terkait penyelesaian pembahasan dua buah buah rancangan Peraturan Daerah tentang pembentukan struktur Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Kapuas serta Perda baru yaitu Perda Pembentukan Pengakuan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat diharapkan sangat dibutuhkan oleh masyarakat kita.

“Apalagi sekarang ini melihat mutasi para investor yang menanamkan modalnya terkait dengan perkebunan swasta.

Oleh karena itu tanpa adanya sebuah regulasi khusus yang akan melakukan pengakuan dan perlindungan terhadap masyarakat hukum adat tentu kita lampirkan pada investor yang berinvestasi di Kapuas,” katanya.

Dikatakan pula terkait struktur OPD saat ini Pol PP di Kabupaten Kapuas masih tergabung dengan Damkar. “Kalau diukur dari struktur organisasinya kemudian dilihat personalia yang terkait kami ingin mempelajari dari daerah ibukota ini,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan memang perlu dukungan kewajiban moral untuk mendukung itu supaya nanti ada kemandirian Pol PP.

Jika dua institusi itu terpisahkan tentu dari sisi tipologi antara dinas itu akan terjadi penurunan sedangkan apabila Damkar terpisah akan menjadi tipe C.

“Karenanya dengan kunjungan ke Pol PP Jakarta Selatan ini diharapkan kita ingin lebih mendalami sisi strukturalnya dan ingin mengetahui apa saja kiat-kiat pendekatannya dengan Pemda ketika nanti akan ada keinginan untuk meningkatkan jumlah pegawai,” ujarnya. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Pansus III Laksanakan Kunker ke DPPAPP DKI Jakarta

Published

on

Kunker Pansus III DPRD Kapuas ke DPPAPP DKI Jakarta. (foto/hmsdprd)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pansus III DPRD Kabupaten Kapuas melaksanakan kunjungan kerja ke DPPAPP DKI Jakarta, Rabu (19/6/2024).

Menurut Ketua Pansus III DPRD Kapuas Lawin kegiatan kunker dalam rangka pemenuhan dan pelengkapan data terkait Raperda Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak.

Sementara itu Sekretaris Dinas DPPAPP DKI Jakarta Darwoto beserta jajaran ketika menerima Pansus III DPRD Kapuas mengatakan tahapan-tahapan yang dilakukan dinas guna mengcover perda dimaksud melalui berbagai tahapan dan melewati isu strategis.

“Kami menghimpun dan mengawal penuh sehingga Perda benar-benar mampu menjadi benteng dalam permasalahan kasus perundungan bullying,” katanya.

Dilanjutkan terkait Perda telah mendapatkan dukungan penuh serta kerjasama yang baik antara eksekutif legislatif dan sektor swasta.

“Lebih dari itu didukung infrastruktur dan SDM yang memadai kawasan berkualitas yang berbasis kepedulian masyarakatnya,” ujarnya. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Pansus II DPRD Kapuas Konsultasi Dengan Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bekasi

Published

on

Pansus II DPRD Kapuas saat melakukan koordinasi dengan Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bekasi. (foto/hmsdprd)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pansus II DPRD Kapuas melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Dinas Pemasam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi.

“Konsultasi terkait Raperda tentang perubahan kedua atas Perda nomor 10 tahun 2016 tentang susunan dan perangkat daerah dan Raperda tentang pengakuan perlindungan masyarakat hukum adat,” kata Ketua Pansus II DPRD Kapuas Darwandie seperti disampaikan melalui rilis DPRD Kapuas Rabu (19/6/2024).

Darwandie didampingi Ketua DPRD dan Wakil Ketua II DPRD Kapuas dan anggota Pansus II mengatakan pihaknya diterima Kadis Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bekasi Aceng Solahudin.

Lebih lanjut dikatakan agar tidak ragu dalam perihal menetapkan Perda dan daerah seharusnya juga mempunyai tanggung jawab terkait dengan salah satu institusi yang menjadi penyanggah.

Betapa tidak jelasnya kiprah dari Damkar yang ada di Kabupaten Kapuas selama ini kita ketahui cukup dirasakan sekali manfaatnya yang luar biasa.

“Karenamya diharapkan kemandiriannya nanti istitusi ini akan jauh lebih terstruktur lagi disertai peraturan pendukung sehingga Pemda memliki kekuatan yang riil.

Lebih dari itu Damkar bukan hanya sebagai salah satu institusi pemerintah tapi juga sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya. (Ujg/SB).

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Pj Bupati Tinjau Kebakaran di Desa Saka Tamiang Dan Serahkan Bantuan

Published

on

Pj Bupati Kapuas Erlin Hardi saat menikah kebakaran permukiman di Desa Saka Tamiang Kecamatan Kapuas Barat Kamis (20/6/2024). (foto/istimewa)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Penjabat (Pj) Bupati Kapuas Erlin Hardi meninjau lokasi kebakaran permukiman warga di Desa Saka Tamiang Kecamatan Kapuas Barat, Kamis (20/5/2024).

Pj Bupati didampingi Pj Ketua PKK Agustina Erlin Hardi Kadinsos Yanmarto Plt Kepala BPBD Fakhruransi Kadis PUPRPKP Kepala BPKAD serta Plt Camat Kapuas Barat.

“Iya hari ini meninjau langsung lokasi kebakatan sekaligus menyerahkan bantuan untuk warga terdampak musibah kebakaran,” katanya kepada wartawan Kamis (20/6/2024).

Dikatakannya bahwa tadi malam telah terjadi musibah kebakaran sekitar tujuh unit rumah warga yang habis terbakar.

Oleh karena itu adanya musibah tersebut Pemkab Kapuas melalui dinas terkait Dinas Sosial BPBD memberikan bantuan.

“Terkait bantuan nantinya untuk warga terdampak disalurkan melalui BPBD berupa uang tunai Rp 30 juta,” katanya.

Dilanjutkan tentunya dengan anggaran yang ada ini kita harapkan bisa membantu meringankan korban masyarakat terdampak kebakaran.

Harapannya tandas Pj Bupati warga Kapuas agar selalu meningkatkan kehati-hatian. Kemudian kepada OPD terkait agar bisa mengalokasikan peralatan pemadam kebakaran portabel khususnya bagi kawasan permukiman padat penduduk.

Sementara itu Kepala Dinsos Kapuas Yanmarto mengatakan bantuan awal yang disalurkan berupa makanan siap saji karpet kasur matras serta kelengkapan anak.

Berdasar data sementara dari BPBD Kapuas musibah kebakaran terjadi Rabu (19/6/2024) sekitar pukul 19.00 Wib di Jalan Lunuk Ramba I Desa Saka Tamiang Kecamatan Kapuas Barat.

Dilaporkan 5 unit rumah dan 1 warung terbakar mengalami rusak berat serta 1 unit sepeda motor turut hangus korban terdampak 5 kepala keluarga dengan 16 jiwa.

Sejauh ini penyebab masih kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. (Ujg/SB).

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Penambahan Masa Jabatan, Pj Bupati Kapuas Kukuhkan 171 Kades

Published

on

Pj Bupati Kapuas Erlin Hardi pada pengukuhan 171 kades se Kabupaten Kapuas. (foto/Suhaili)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Penjabat (Pj) Bupati Kapuas Erlin Hardi melakukan pengukuhan terhadap 171 kepala desa se Kabupaten Kapuas bertempat di Aula Rujab Bupati, Rabu (19/6/2024).

Acara dihadiri Forkopimda Pj Ketua PKK Kapuas Agustina Erlin Hardi OPD lingkup Pemkab Kapuas Kadis PMD Budi Kurniawan camat serta undangan lainnya.

Pj Bupati Kapuas Erlin Hardi mengatakan pengukuhan terhadap 171 kepala desa perpanjangan masa jabatan.

“Pengukuhan berdasarkan perubahan undang-undang nomor 6 tahun 2014 menjadi undang-undang nomor 3 tahun 2024 tentang desa yakni penambahan masa jabatan kepala desa dari sebelumnya 6 tahun kini menjadi 8 tahun,” katanya.

Pj Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada kades yang baru dikukuhkan dengan harapan tingkatkan kinerja menjalankan program desa serta pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu Kepala Dinas PMD Kabupaten Kapuas Budi Kurniawan mengatakan pengukuhan perpanjangan masa jabatan kepala desa menjalankan amanat Undang-Undang nomor 3 tahun 2024 perubahan pertama atas Undang-Undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa.

Dikatakan hal ini wajib dilaksanakan pemerintah daerah terkait perpanjangan masa jabatan kades sebelumnya 6 tahun menjadi 8 tahun.

Disamping itu juga ditindak lanjuti surat edaran Mendagri Pemda kabupaten/kota termasuk provinsi diminta melaksanakan fasilitasi untuk perubahan SK.

Oleh karena itu dilakukan pengukuhan terhadap kades yang diperpanjang masa jabatan paling lambat akhir Juni 2024 untuk kemudian dilaporkan ke Kemendagri.

Lebih lanjut dikatakan dari 214 desa ada 171 kepala desa yang diperpanjang masa jabatannya. Sisanya 39 kades karena berakhir sebelum Februari 2024 sehingga akan masuk dalam proyeksi Pilkades serentak tahun 2025 mendatang.

“Rinciannya dari 171 ada 7 kades yang memang berakhir masa jabatannya pada periode 7 Februari 2024 dan 5 Maret 2024.
Mekanismenya pengukuhan sekaligus pemberhentian Pj Kades dan pengukuhan perpanjangan/pengangkatan kembali kades yang diisi Pj,” katanya.

Ditambahkannya sisa ada itu untuk kades yang dikukuhkan perpanjangan masa jabatan berakhir di tahun 2025 – 2026 serta 2029 termasuk tiga kepala desa lainnya tak dilakukan pengukuhan namun diisi melalui mekanisme PAW.

“Kabupaten Kapuas menginisiasi pertama pengukuhan Kades di Kalteng menyusul berlakunya Undang-Undang nomor 3 tahun 2024 tentang desa,” ujarnya. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Umum

Populer