Di Komisi VI DPR RI, Mendag: Stok Migor Kemasan Cukup, Pemerintah Subsidi Migor Curah – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-12

Ekonomi

Di Komisi VI DPR RI, Mendag: Stok Migor Kemasan Cukup, Pemerintah Subsidi Migor Curah

Published

on

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi bersama Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga dan jajaran Kementerian Perdagangan melakukan rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI tentang stabilisasi harga dan pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) menjelang puasa dan Lebaran di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (17/3/2022). (Foto: Kemendag)

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menegaskan pemberlakuan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyak Goreng Curah sebesar Rp14.000/liter. Dengan penetapan ini sekaligus mencabut Permendag No 6 Tahun 2022 Tentang HET Minyak Goreng Sawit.

Pemerintah memutuskan hanya mensubsidi minyak goreng curah dan melepaskan harga minyak goreng kemasan sederhana dan premium ke harga keekonomian.

“Menyikapi perkembangan situasi terkait minyak goreng, Kementerian Perdagangan menerbitkan Permendag Nomor 11 Tahun 2022,yang merupakan Permendag Nomor 6 Tahun 2022, dan mulai berlaku saat diundangkan yaitu pada 16 Maret 2022. Salah satu pokok peraturan tersebut adalah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng curah sebesar Rp14 ribu per liter,” ungkap Mendag Lutfi dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI di Gedung DPR, Kamis (17/3/2022).

Mendag Lutfi juga menyampaikan, selama periode 14 Februari–16 Maret 2022, telah terkumpul sebesar 720.612 ton bahan baku minyak goreng dari skema kewajiban pasar domestik (DMO). Dari jumlah tersebut, sebesar 76,4 persennya atau sebanyak 551.069 ton tercatat telah terdistribusi ke pasar dalam bentuk minyak goreng curah dan kemasan.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI tentang stabilisasi harga dan pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) menjelang puasa dan Lebaran di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (17/3/2022). Mendag menyatakan kesiapannya menjaga ketersediaan pasokan dan kestabilan harga bapok menjelang puasa dan Lebaran. (Foto: Kemnedag)

“Kalau kita konversi menjadi liter, jumlahnya lebih dari 570 juta liter. Secara teoritis, ini sudah berjalan,” ungkap Mendeg Lutfi.

Jelang Puasa, Jaga Pasokan Bapok Dalam kesempatan ini, Mendag Lutfi memaparkan kesiapan Kementerian Perdagangan menjaga pasokan ketersediaan dan kestabilan harga barang kebutuhan pokok (bapok) jelang puasa dan lebaran.

Kemendag terus terbatas jumlah bapok dan persiapan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjamin stok dan harga yang terjangkau bagi masyarakat.

Selain membahas migor, Mendag Lutfi menambahkan harga beras terpantau stabil di kisaran Rp10.400/kg untuk beras medium dan Rp12.400/kg untuk beras premium. Kebutuhan beras nasional tahun 2022 mencapai 30 juta ton, sementara produksi dalam negeri tahun ini diproyeksikan mencapai 31 juta ton. [adv]

Banjarmasin

KPw BI Kalsel Paparkan “Perkembangan Ekonomi dan Kebijakan Bank Indonesia Terkini”

Published

on

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Imam Subarkah. Didampingi (kiri) Ekonom Ahli, Kelompok Perumusan Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah (KEKDA) Wilayah dan Provinsi, Muslimin Anwar, (kanan) Kepala Divisi Implementasi Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah dan Manajemen Intern (SP PUR & MI), Robi Ariadi, (kanan) Kepala Tim Implementasi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (SP PUR), Roy Ramantho Sarwono. (Foto: Ady)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Perkembangan Ekonomi Nasional Pemulihan ekonomi global diprakirakan terus berlanjut meski lebih rendah dari proyeksi sebelumnya seiring ketegangan geopolitik Rusia – Ukraina yang terus berlanjut dan berdampak pada perlemahan transaksi perdagangan, kenaikan harga komoditas, dan ketidakpastian pasar keuangan global, di tengah penyebaran Covid-19 yang mulai melandai.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, memaparkan, perbaikan ekonomi domestik diprakirakan terus berlangsung didukung oleh peningkatan konsumsi, investasi nonbangunan, dan kinerja ekspor, sejalan dengan mobilitas penduduk dan aktivitas ekonomi yang membaik. Sejumlah indikator dini, seperti penjualan eceran, ekspektasi konsumen, dan PMI manufaktur mengindikasikan pemulihan ekonomi domestik terus berlangsung. Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi ditopang oleh kinerja positif berbagai lapangan usaha, seperti industri pengolahan, perdagangan, transportasi dan pergudangan, serta informasi dan komunikasi.

“Untuk keseluruhan tahun 2022, Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi nasional akan mencapai 4,5 – 5,3%. Pertumbuhan ekonomi akan dipengaruhi oleh kinerja ekspor yang terdampak perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan perdagangan dunia yang lebih rendah akibat ketegangan geopolitik Rusia – Ukraina yang masih berlanjut,” beber Imam Subarkah,  Jum’at (20/5/2022).

Respon Kebijakan Bank Indonesia

Dengan pertimbangan atas hal-hal tersebut, Rapat Dewan Gubernur pada Bulan April 2022 memutuskan bahwa Bank Indonesia akan terus mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas dan mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut melalui berbagai langkah, antara lain:

Memperkuat kebijakan nilai tukar Rupiah untuk menjaga stabilitas nilai tukar;
melanjutkan implementasi kebijakan makroprudensial yang akomodatif;
melanjutkan kebijakan transparansi suku bunga dasar kredit (SBDK); memastikan kecukupan kebutuhan uang dan kesiapan BI-FAST; melonggarkan kebijakan penyimpanan uang elektronik; dan memperkuat kebijakan internasional, termasuk promosi perdagangan dan menyukseskan Presidensi G20 tahun 2022.

Bank Indonesia juga terus memperkuat kebijakan sistem pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman, dan handal (CEMUMUAH) serta inklusif dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi. Di sisi non tunai, Bank Indonesia terus mendorong inovasi sistem pembayaran termasuk dalam rangka mendukung elektronifikasi keuangan pemerintah dan percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) serta mendorong akselerasi Ekonomi dan Keuangan Digital (EKD) yang inklusif dan efisien melalui kebijakan sistem pembayaran nontunai antara lain melalui layanan BI-FAST melalui mobile banking  serta meningkatkan komunikasi kepada masyarakat dan lembaga terkait. Sinergi dengan Pemerintah juga terus dilakukan untuk mendorong percepatan digitalisasi pembayaran melalui elektronifikasi bansos, transaksi Pemda, dan transportasi.

Di sisi tunai, Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) pada triwulan I 2022 meningkat 13,58% (yoy). Bank Indonesia memperkuat layanan kas kepada masyarakat melalui implementasi digitalisasi layanan kas keliling (PINTAR), menjaga ketersediaan uang tunai, termasuk tambahan penyediaan uang sebesar Rp27,4 triliun sehingga menjadi Rp202,7 triliun selama periode bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1443H serta memperkuat kerja sama kelembagaan dalam pengedaran uang ke seluruh wilayah NKRI.

Perkembangan Ekonomi dan Inflasi Kalimantan Selatan

Perekonomian Kalimantan Selatan pada triwulan I 2022 tetap tumbuh positif yaitu sebesar 3,49% (yoy), melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 5,55% (yoy). Perlambatan antara lain disebabkan oleh kinerja lapangan usaha (LU) pertambangan yang terkontraksi sebagai dampak dari pemberlakuan larangan ekspor batubara pada awal tahun 2022. Selain itu, keterbatasan bahan baku TBS akibat faktor trek turut mempengaruhi perlambatan kinerja sektor pertanian dan industri pengolahan, terutama CPO.

Pandemi Covid-19 yang semakin terkendali dan pelonggaran PPKM telah mendorong peningkatan aktifitas perekonomian dan peningkatan permintaan masyarakat. Kondisi ini serta trend/pola musiman selama Puasa dan Hari Raya Idul Fitri, mendorong kenaikan inflasi Provinsi Kalimantan Selatan pada bulan April 2022 menjadi sebesar 1,15% mtm, lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang inflasi 0,93% mtm. Secara year to date, inflasi sampai dengan April 2022 tercatat 2,69%.

Inflasi terutama didorong oleh inflasi angkutan udara sejalan dengan peningkatan permintaan pada periode cuti bersama dan mudik lebaran di tengah kenaikan harga avtur. Selain itu, inflasi juga bersumber dari kenaikan PPN, harga minyak goreng sebagai dampak dari pencabutan HET minyak goreng kemasan dan kenaikan harga BBRT dan BBM nonsubsidi sejalan dengan peningkatan harga migas dunia.

Sejalan dengan peningkatan aktivitas ekonomi, maka tekanan permintaan terhadap barang dan jasa diprakirakan juga meningkat sehingga berpotensi mendorong kenaikan inflasi. Namun kapasitas produksi yang terpasang saat ini masih dapat memenuhi peningkatan permintaan dimaksud sehingga inflasi akan tetap terkendali. Selanjutnya, kami juga menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat untuk berbelanja bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penumpukan stok barang karena pasokan barang terjaga.

Bank Indonesia tetap konsisten menjaga stabilitas harga dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, guna menjaga inflasi agar berada dalam kisaran sasaran 3,0±1% pada 2022.

Transformasi Ekonomi Melalui Hilirisasi SDA

Untuk mendukung pengembangan perekonomian Kalimantan Selatan, transformasi ekonomi menjadi penting dilakukan dengan tujuan meningkatkan daya saing daerah yang memiliki SDA terhadap dinamika global.

Saat ini, struktur ekspor Kalsel yang didominasi oleh SDA seringkali dipengaruhi oleh fenomena Commodity Boom, yaitu peningkatan kinerja ekspor didorong harga komoditas yang tinggi. Di sisi lain, kondisi tersebut juga menyebabkan kerentanan ekonomi terhadap gejolak/volatilitas harga.
Sehubungan dengan hal tersebut, diperlukan penguatan struktur ekonomi Kalsel yang dapat dilakukan melalui transformasi manufaktur. Pertumbuhan nilai ekspor komoditas low, medium, dan high tech manufactures lebih stabil dibandingkan komoditas primer.

Dalam hal ini, dukungan program hilirisasi perlu terus didorong untuk mendukung penguatan manufaktur, antara lain pengembangan gasifikasi batubara, produk oleochemical, mendorong pengembangan industri ban dan aspal karet, serta produk olahan udang.

Pengembangan Pariwisata Sebagai Sumber Pertumbuhan Baru

Dalam rangka menjaga momentum pemulihan pertumbuhan ekonomi dan mendorong penguatan struktur ekonomi Kalimantan Selatan, identifikasi sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru sangat diperlukan. Hasil Growth Diagnostic BI Kalsel, salah satu sektor yang berpotensi dikembangkan adalah Pariwisata berbasis alam dan budaya.

Pemerintah mendorong pemulihan aktivitas pariwisata di masa Pandemi melalui implementasi sertifikat CHSE untuk meningkatkan level of confidence wisatawan dalam berwisata. Hingga akhir 2021, terdapat sebanyak 103 usaha tersertifikasi CHSE di Kalsel. Sertifikasi CHSE pada usaha pariwisata menjadi salah satu pendorong pemilihan aktivitas oleh wisatawan.

Untuk mewujudkan sektor pariwisata sebagai sumber baru pertumbuhan ekonomi Kalsel, koordinasi dan kerjasama antar stakeholder di daerah diperlukan untuk menyiapkan aspek infrastruktur maupun fasilitas pendukung pariwisata. Ke depan, pengembangan pariwisata Kalsel juga perlu diarahkan pada Quality Tourism melalui pengembangan 3A (Atraksi, Aksesbilitas, Amenitas) 2P (Pelaku Usaha dan Promosi).

Perkembangan UMKM, QRIS dan CBP Rupiah

Dalam rangka pengembangan UMKM, Bank Indonesia memfokuskan pada pengembangan klaster pangan dan digitalisasi UMKM. Pengembangan klaster pangan bertujuan untuk mendukung stabilitas nilai Rupiah dalam kerangka pengendalian inflasi baik inflasi nasional maupun inflasi daerah. Sedangkan pengembangan UMKM memiliki sasaran akhir untuk mendorong UMKM yang berdaya saing untuk akselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

KPwBI Kalsel melakukan berbagai upaya untuk mendorong UMKM Naik Kelas melalui berbagai program. Dimulai dari peningkatan kapasitas melalui Bantek, pelatihan keuangan, penguatan produk dengan pelatihan packaging dan sertifikasi, dan pendampingan pemasaran digital melalui Karya Kreatif Borneo Tahun 2022 dalam mendukung KKI dan GBBI Tahun 2022.

Beberapa agenda KPwBI Kalsel dalam pengembangan UMKM di 2022 antara lain Karya Kreatif Banua (Mei 2022), Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Kalsel (Juli 2022) dan Pamor Borneo (Agustus 2022).

Pada tahun 2022 terdapat target penambahan jumlah pengguna baru QRIS secara nasional sebanyak 15 juta. Per posisi Maret 2022, jumlah pengguna QRIS di Kalimantan Selatan sebesar 136.936 atau terdapat 66.181 pengguna baru jika dibandingkan posisi Desember 2021. Hal tersebut juga sejalan dengan jumlah merchant yang terus meningkat, di wilayah Kalsel jumlah merchant QRIS pada Triwulan I 2022 tercatat sebanyak 183.284 dengan dominasi merchant kategori usaha mikro dan kecil.

Sepanjang tahun 2022, KPwBI Kalsel terus melaksanakan kampanye program Cinta, Bangga dan Paham Rupiah. Kampanye tersebut, bertujuan untuk meningkatkan kualitas uang yang beredar di masyarakat, menjaga masyarakat agar terhindar dari kasus uang palsu, menerapkan uang Rupiah menjadi satu-satunya alat pembayaran di NKRI serta menumbuhkan kecintaan kebanggaan dan pemahaman akan Rupiah. Untuk mencapai tujuan dimaksud, KPwBI Kalsel telah melaksanakan berbagai kegiatan edukasi CBP yang dilakukan di berbagai instansi dan masyarakat baik secara online maupun offline. [ad/rls]

Continue Reading

Banjarbaru

KPw BI Kalsel Bersama Pemda Gelar FGD Elektronifikasi Transaksi Dengan Pemko Surakarta Dalam Implementasi e-Retribusi Pasar

Published

on

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov Kalimantan Selatan, Imam Subarkah dan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ir. H. Syaiful Azhari, MP.  (Foto' Ist) 

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan melaksanakan FGD Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah wilayah Kalimantan Selatan dengan Pemko Surakarta dalam Implementasi e-Retribusi Pasar pada 19 Mei 2022 di Banjarbaru.

Kegiatan FGD sebagai upaya dalam mendukung elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah khususnya pendapatan daerah.

Pelaksanaan FGD diawali dengan laporan pelaksanaan inisiasi dan implementasi elektronifikasi PEMDA oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov Kalimantan Selatan, Imam Subarkah dan dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ir. H. Syaiful Azhari, MP. Narasumber FGD, Kepala Bagian Perekonomian Kota Surakarta, Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta, serta Kepala Cabang Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah Kota Surakarta.

Kegiatan FGD diikuti oleh Badan Keuangan Daerah, Badan Pendapatan Daerah, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, Dinas Perdagangan, dan Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan yang hadir secara offline, serta anggota Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) masing-masing daerah yang mengikuti secara online.

Program kerja TP2DD di wilayah Kalimantan Selatan yang telah terbentuk baik tingkat provinsi/Kota/Kabupaten difokuskan pada peningkatan efisiensi dan efektivitas layanan publik melalui peningkatan transparansi dan tata kelola keuangan Pemda; serta Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Berdasarkan hasil asesmen asesmen terhadap implementasi dan realisasi dari penggunaan kanal pembayaran non tunai baik pada transaksi penerimaan maupun belanja pemda (indeks ETPD), pada Triwulan IV 2021, terdapat 3 Pemda di wilayah Kalimantan Selatan telah tergolong dalam kategori digital yaitu Kab. Tanah Bumbu, Kab. Hulu Sungai Utara dan Kab. Kotabaru serta 11 Pemda lainnya tergolong dalam kategori maju.

Hal tersebut didorong oleh perluasan pemanfaatan elektronifikasi pada kanal pembayaran pajak dan retribusi daerah.

Bank Indonesia berkomitmen untuk terus bersinergi bersama dengan Pemerintah Daerah di seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Selatan untuk menyukseskan percepatan dan perluasan implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah salah satunya melalui pemanfaaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada transaksi retribusi daerah, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan publik serta menuju pemerintah daerah yang digital. [ad/rls]

Continue Reading

Ekonomi

Indonesia Tuan Rumah AEM Special Meeting di Bali, Mendag Lutfi: Targetnya Pengembangan Ekonomi Kawasan

Published

on

Para Menteri Ekonomi ASEAN peserta Pertemuan ASEAN Economic Ministers’ (AEM) Special Meeting pada 17–18 Mei 2022 disambut eksotisme tarian tradisional Bali dan hidangan kuliner nusantara yang disuguhkan pada jamuan penyambutan bersama pada Selasa (17/5/2022). (Foto: Kemendag)

JIMBARAN, SuaraBorneo.com – Para Menteri Ekonomi ASEAN telah tiba di Jimbaran, Bali untuk menghadiri Pertemuan ASEAN Economic Ministers’ (AEM) Special Meeting pada 17–18 Mei 2022.

Kehadiran para menteri ekonomi ASEAN disambut eksotisme tarian tradisional Bali dan hidangan kuliner nusantara yang disuguhkan pada jamuan penyambutan bersama pada Selasa (17/5/2022). Pada acara santap malam dimulai, para menteri ekonomi ASEAN menikmati sore dengan pemandangan laut biru yang memukau.

Sebagai tuan rumah penyelenggaraan AEM Special Meeting, Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi menyambut para menteri ekonomi ASEAN dengan antusias. Selain tarian Bali, para tamu juga menikmati tarian dari berbagai tarian tradisional daerah di Indonesia.

“Sajian tari-tarian tradisional malam ini adalah keinginan menunjukkan keanekaragaman budaya Indonesia sebagai wujud keramahtamahan bangsa kita. Tarian malam ini juga untuk membangun suasana makan malam. Indonesia berharap, Pertemuan AEM Special Meeting kali ini berkontribusi positif bagi pengembangan ekonomi kawasan,” ujar Mendag Lutfi.

Sejumlah tarian tradisional Indonesia ini digelar di acara tersebut untuk memperkenalkan ragam budaya Indonesia. Tari-tarian tradisional yang ditampilkan yaitu Tari Cendrawasih, Tari Bali Panyembrama, Tari Oleg Tamulilingan, Tari Baris, dan Tari Legong. Tarian tradisional memberikan hiburan kepada para menteri yang hadir sembari menikmati makan malam yang disajikan.

Tari Cendrawasih menjadi tarian pertama yang disajikan. Para penari menggambarkan pesona dan keindahan burung-burung tersebut melalui gerakan-gerakan khas. Tarian selanjutnya adalah Tari Bali Panyembrama yang dibawakan penari-penari perempuan. Tari ini memiliki komposisi dengan gerakan yang menggambarkan penyambutan dewa-dewa yang turun ke kuil.

Tarian berikutnya adalah Tari Oleg Tamulilingan yang bercerita tentang sepasang kumbang jantan dan betina di suatu taman bunga. Dilanjutkan dengan Tari Baris yang menceritakan perjuangan kesatria ke medan perang. Tari Legong menjadi tarian pamungkas yang menutup sesi jamuan penyambutan.

Sedangkan kuliner nusantara yang disajikan yaitu lobster bakar bumbu rujak, sop iga sapi, selat solo, hingga es cendol. Suguhan makanan nusantara disajikan untuk memperkenalkan cita rasa khas kuliner Indonesia.

“Kami berharap, alam yang memukau di Bali, suasana pantai yang menyenangan, tari-tarian tradisional yang menggambarkan budaya bangsa, dan kuliner nusantara dengan cita rasa yang khas dapat memberikan lebih banyak energi dan semangat kepada para menteri ekonomi untuk memberikan kontribusi terbaiknya bagi ASEAN,” pungkas Mendag Lutfi. [adv/ad]

Continue Reading

Ekonomi

Mendag Lutfi Gelar Pertemuan Khusus Menteri Ekonomi ASEAN di Bali

Published

on

Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi menggelar Pertemuan Khusus Para Menteri Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Ministers’ Special Meeting) yang dilaksanakan di Bali pada 17–18 Mei 2022. (Foto: Kemendag)

JIMBARAN, SuaraBorneo.com – Menteri-menteri ekonomi ASEAN, yang Jumat lalu baru kembali dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN–Amerika Serikat (AS), memastikan akan memenuhi undangan untuk menghadiri Pertemuan Khusus Para Menteri Ekonomi ASEAN atau ASEAN Economic Ministers’ Special Meeting (AEM Special Meeting) tanggal 17–18 Mei 2022 di Bali.

Pertemuan ini disebut pertemuan khusus karena tidak dijadwalkan sebelumnya dalam agenda resmi ASEAN. Selain itu, pertemuan ini diinisiasi bukan oleh negara pimpinan ASEAN yang saat ini dipegang Kamboja, melainkan inisiatif Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi.

“Dan tentunya khusus karena pertemuan ini adalah kali pertama para menteri ASEAN kembali bertemu secara fisik sejak diterapkannya protokol kesehatan Covid-19 dua setengah tahun silam,” terang Mendag Lutfi menjelaskan.

Mendag Lutfi menyampaikan setidaknya ada tiga alasan strategis utama kenapa pihaknya berinisiatif mengundang para menteri ekonomi ASEAN menghadiri Pertemuan Khusus Para Menteri Ekonomi ASEAN di Bali yang digelar hari ini, Rabu (18/5/2022).

Pertama, menurut Mendag, adalah kesuksesan ASEAN dalam KTT ASEAN–AS minggu lalu ketika Indonesia menjadi negara koordinator ASEAN. Keberhasilan KTT ASEAN–AS minggu lalu adalah momentum penting yang harus segera ditindaklanjuti dengan positif dan konkret.

“Kondisi perekonomian dunia saat ini sangat rapuh dan tidak pasti. ASEAN justru beruntung mengalami pertumbuhan ekonomi yang positif. Apalagi ASEAN sebagai satu komunitas adalah perekonomian ketujuh terbesar di dunia,” tambah Mendag Lutfi.

KTT ASEAN–AS minggu lalu ditutup dengan pernyataan bersama bahwa kerja sama ASEAN–AS akan ditingkatkan ke level kerja sama ekonomi yang komprehensif untuk ditandatangani pada pertemuan lanjutan di bulan November tahun ini.

Mendag Lutfi menyampaikan alasan kedua yang menjadikan AEM Special Meeting di Bali ini sangat penting.

Menurut Mendag Lutfi, AEM Special Meeting di Bali akan memprioritaskan bagaimana sepuluh negara anggota ASEAN bisa lebih menyatu lagi dalam melindungi pertumbuhan ekonomi ASEAN, sambil meningkatkan integrasi dan kontribusi ASEAN terhadap perekonomian dunia.

“Perekonomian dunia saat ini butuh kisah sukses dan teladan baru, khususnya dalam hal kolaborasi antarnegara untuk mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berorientasi manusia. ASEAN semakin relevan hari ini dan di masa depan bukan untuk menjadi kekuatan ekonomi pesaing baru bagi kekuatan ekonomi besar yang sudah ada seperti AS, Tiongkok, Uni Eropa, dan India. Sebaliknya justru sebagai kekuatan baru yang inklusif dan mampu menjembatani
kekuatan-kekuatan ekonomi dunia. Itulah kelebihan dan warna ASEAN,” tambah Mendag Lutfi.

Alasan ketiga, menurut Mendag Lutfi, lebih simbolis namun tidak kalah strategis. Yaitu untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat ASEAN dan dunia bahwa perekonomian ASEAN mulai mengalami normalisasi dan mulai bangkit dari krisis yang disebabkan pandemi Covid-19.

Mendag Lutfi membenarkan bahwa pemilihan Bali sebagai tuan rumah AEM Special Meeting ditujukan untuk menyampaikan pesan positif, memberikan bukti nyata, sekaligus membangun semangat kebangkitan kepada masyarakat untuk segera menormalisasi aktivitas perekonomian.

Dengan sepakat dan siapnya para menteri ekonomi ASEAN untuk bertemu kembali secara fisik sejak diberlakukannya protokol kesehatan Covid-19, di Bali, Mendag Lutfi bermaksud menyatukan ASEAN dalam satu pesan penting.

“Ketika para pemimpin perekonomian ASEAN sudah bertemu secara fisik sambil menikmati kecantikan Bali, berarti masyarakat bisa kembali bekerja, kembali berkarya, bahkan kembali berwisata di seluruh ASEAN yang punya banyak situs wisata kelas dunia. Intinya, masyarakat yakin bahwa perekonomian ASEAN sudah pulih dan mulai normal.” kata Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi juga mengajak untuk bersama-sama memulihkan perekonomian ASEAN dari wabah ketakutan yang meyakini bahwa arus barang, jasa, dan orang adalah sumber penyebaran penyakit
dan pandemi.

Pasca-AEM Special Meeting, para pemimpin dunia yang sedang bertikai diharapkan sadar bahwa selama persatuan dan perdamaian dijaga, maka kemakmuran dan kerukunan bersama akan tercipta.

“Dan itulah jawaban paling tepat untuk menjaga pertumbuhan dan pemerataan ekonomi yang semakin cepat dan inklusif. Apapun tantangannya,” tegas Mendag Lutfi. [adv/ad]

Continue Reading

Banjarmasin

Reputasi Luar Biasa, Bank Kalsel Kembali Raih Penghargaan TOP Digital PR Award 2022

Published

on

Piagam Penghargaan TOP Digital Award 2022. (Foto: Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel kembali membuktikan reputasinya sebagai salah satu Bank terbaik di Indonesia, yang mana dalam kesempatan ini berhasil meraih poin tertinggi pada gelaran Top Digital PR Index 2022 sekaligus meraih pemenang TOP Digital PR Award 2022.

Penilaian TOP DIGITAL AWARD 2022 ini dilakukan dengan metode desk survey yang mengacu kepada media digital/internet berdasarkan 3 parameter penilaian digital, yaitu Digital Media Aspect, Digital Sentiment Aspect, dan Digital Awareness Aspect.

Suriadi selaku Kepala Divisi Seketaris Perusahaan Bank Kalsel, mewakili Direktur Utama Bank Kalsel, mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas apresiasi yang diberikan oleh Tras n Co Indonesia dan SuaraPemerintah.id. Event ini sangat membanggakan bagi kami di usia Bank Kalsel di usia ke-58 tahun ini, dimana Bank Kalsel berhasil meraih penghargaan Indonesia TOP Digital PR (Public Relation) Award 2022 Special Achievement For BUMD.

“Alhamdulillah sepanjang tahun 2021 dan 2022, performa Bank Kalsel sangat baik. Ini semua berkah dari kerja keras semua insan di Bank Kalsel (Gen-K). Raihan ini menunjukkan bahwa Bank Kalsel berhasil memanfaatkan Digital PR dalam berkomunikasi untuk menciptakan persepsi positif dan membangun reputasi perusahaan di mata publik,”terang Suriadi.

Indonesia TOP Digital PR (Public Relation) Award 2022 ini diharapkan menjadi stimulus untuk semakin berkembang dan memacu Bank Kalsel mengoptimalkan penggunaan media digital, selalu berprestasi serta meningkatkan kinerja perusahaan sehingga mampu bersaing di peta persaingan bisnis di Indonesia.

“Penghargaan ini membuat kami semakin bersemangat untuk lebih meningkatkan kualitas kinerja dan mengoptimalkan peran PR digital Bank Kalsel untuk memacu pertumbuhan perusahaan menjadi lebih baik lagi di era digital,” pungkasnya. [adv/ad]

Continue Reading

Banjarmasin

Ramadhan Dan Idul Fitri 1443 H, KPw BI Kalsel Memperluas Layanan Penukaran Uang

Published

on

Antrian masyarakat saat Penukaran uang. (Foto: Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Dalam rangka pemenuhan kebutuhan masyarakat Kalimantan Selatan menyambut bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Selatan telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp 2,5 Triliun atau meningkat sebesar 15% (yoy) dibandingkan tahun 2021. Realisasi outflow sampai dengan minggu ke II Ramadhan sebesar Rp792 Miliar atau sebesar 32%.

Sehubungan dengan hal tersebut, KPwBI Provinsi Kalimantan Selatan membuka layanan penukaran uang Rupiah melalui kerjasama dengan Perbankan melalui 198 kantor Bank Umum dan kantor Bank Perkreditan Rakyat di wilayah Kalimantan Selatan.

Selain itu, telah dilakukan kegiatan kas keliling baik secara retail maupun wholesale. Layanan penukaran melalui kas keliling retail dilakukan setiap hari Senin dan Selasa yang bertempat di Lapangan Kamboja, Banjarmasin sebanyak 100 orang penukar dengan masing-masing 1 (satu) pak per pecahan per hari telah dilayani dengan sebelumnya pendaftaran melalui aplikasi PINTAR (https://pintar.bi.go.id).

Sehubungan dengan meningkatnya animo masyarakat terhadap kebutuhan uang baru, secara bertahap KPwBI Provinsi Kalimantan Selatan sejak tanggal 18 April 2022 melakukan penambahan kuota jumlah penukar dan titik lokasi penukaran. Penambahan kuota jumlah penukar menjadi 250 orang dari sebelumnya 100 orang dan penambahan lokasi layanan penukaran di area parkir Kantor Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan pada tanggal 23 April 2022.

Bank Indonesia juga menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan penukaran uang di 198 kantor Bank Umum dan kantor Bank Perkreditan Rakyat serta Bank Indonesia dalam rangka meminimalkan peredaran uang tidak asli dan untuk memenuhi pecahan uang sesuai kebutuhan.
Selanjutnya, untuk memenuhi kebutuhan uang Rupiah saat libur Hari Raya Idul Fitri 1443 H tanggal 29 April s.d 6 Mei 2022, KPwBI Provinsi Kalimantan Selatan bersama Perbankan menjaga ketersediaan uang di Automatic Teller Machine (ATM) dan/atau Cash Recycling Machine (CRM) dengan kualitas uang dalam kondisi baik.

Bank Indonesia juga senantiasa berkoordinasi dengan perbankan dan lembaga terkait untuk memberikan layanan sistem pembayaran tunai dan non tunai guna mendukung kelancaran transaksi di masyarakat selama periode Ramadan dan Idul Fitri 1443 H. [ad/rls]

Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Luncurkan Program BAKAT, Bekali Insan Banua Jadi Tenaga Kerja Profesional

Published

on

Iklan Program Bank Kalsel Telenta (BAKAT) Kopentensi Program Magang Tenaga Kerja Menjadi Lebih Profesional. (Foto: Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Semakin meningkatnya kompleksitas usaha, kompetitifnya persaingan, serta peran digitalisasi yang kian berkembang, menuntut setiap perusahaan untuk mampu mengemas dan membentengi dirinya dengan kualitas yang mumpuni. Hal ini mengacu pada penguatan prinsip dan perencanaan bisnis perusahaan, membentuk struktur organisasi yang comply dengan tujuan perusahaan, optimalisasi sumber daya manusia, business process yang sesuai dengan orientasi customer, mendukung peningkatan brand awareness serta menjaga reputasi perusahaan.

Bank Kalsel sebagai entitas bisnis daerah menyadari sepenuhnya bahwa teknologi informasi memegang peranan penting dalam menjaga resiliensi perusahaan untuk mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman. Atas hal ini, Bank Kalsel mereformasi core banking systemnya pada tanggal 11 November 2021, yang mana hal ini menjadi titik awal dari Transformasi Digital Bank Kalsel dalam rangka menuju Digital Banking.

Seiring hal tersebut, I G.K. Prasetya selaku Direktur Kepatuhan yang membawahi sektor Human Capital Bank Kalsel, menegaskan peran Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai salah satu penopang keberhasilan bisnis, sangat penting untuk dimiliki, yang selanjutnya harus dijaga, baik dari kompetensinya, kesejahteraannya, maupun pengembangan karirnya.

“Bank Kalsel meyakini sepenuhnya SDM merupakan modal yang sangat vital dalam menunjang pertumbuhan dan kesuksesan perusahaan secara berkesinambungan. Oleh sebab itu, proses rekrutmen harus direncanakan, diimplementasikan, dan dievaluasi secara cermat sesuai dengan
kebutuhan perusahaan,” terang Prasetya.

Posisi Teller dengan kualifikasinya. (Foto: Ist)

Kesadaran akan pentingnya peran SDM tersebut, Bank Kalsel meluncurkan program BAKAT yang merupakan akronim dari Bank Kalsel Talenta. BAKAT merupakan program pemagangan yang difasilitasi oleh Bank Kalsel dalam rangka meningkatkan kualitas SDM agar memiliki keterampilan dan pengalaman di bidang perbankan.

“BAKAT membekali keterampilan dan memberikan pengalaman bagi para pencari kerja dalam persiapan memasuki dunia kerja, serta upaya untuk membantu meningkatkan kualitas SDM yang kompeten di bidang perbankan,” urai Prasetya.

Untuk kesempatan pertama ini, BAKAT membuka lowongan untuk posisi Teller dengan kualifikasi usia minimal 18 tahun dan maksimal 24 tahun terhitung sejak pendaftaran lamaran dimasukkan. Pendidikan yang disyaratkan minimal SMA dengan rata-rata nilai minimal 7.00, jenjang pendidikan Diploma Satu sampai Strata Satu dengan Indeks Penilaian Kumulatif (IPK) minimal 2.50. Untuk tinggi badan, bagi Pria minimal 160 cm sedangkan Wanita minimal 155 cm. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama menjalani program BAKAT.

“Tentunya para pelamar harus dalam keadaan sehat, baik jasmani maupun rohani, tidak pernah terlibat narkoba atau pelanggaran hukum lainnya, berpenampilan menarik dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Tidak kalah penting, bersedia ditempatkan di Kantor Cabang Bank Kalsel yang ditetapkan,” tambah Prasetya.

Pendaftaran dibuka secara online dengan periode perekrutan sejak tanggal 14 – 17 April 2022 melalui website www.bankkalsel.co.id pada menu Karier. Adapun proses seleksi yang dilakukan tidak dipungut biaya dalam bentuk apapun. Atas hal ini, kepada masyarakat agar berhati-hati atas adanya modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Kalsel terkait proses rekrutmen. Bank
Kalsel akan melakukan tindakan tegas kepada pihak-pihak yang menggunakan nama Bank Kalsel untuk tujuan melanggar hukum dan merugikan orang lain.

Para pelamar yang berhasil menempuh semua proses seleksi BAKAT, nantinya akan memperoleh fasilitas yang menarik. Sebut saja seperti diberikannya uang saku, bantuan pendidikan bagi peserta yang masih menjalani pendidikan, dikutsertakan dalam pelatihan-pelatihan, memperoleh sertifikat, serta benefit menarik lainnya. Selain itu juga, berkesempatan untuk menjadi bagian dari Insan Bank Kalsel, dengan catatan yang bersangkutan mampu perform menunjukkan kinerja terbaiknya selama menjadi peserta BAKAT.

“Program BAKAT merupakan program yang positif untuk diikuti, mengingat besarnya manfaat dan benefit yang nantinya diterima selama mengikuti program. Dengan ini, saya mengajak seluruh Insan Banua untuk segera bergabung bersama Bank Kalsel dalam program BAKAT. Mari raih pengalaman kerja dan dapatkan kesempatan untuk meningkatkan wawasan, skill dan kompetensi sebagai bekal menjadi tenaga kerja yang profesional di Bank Kalsel,” pungkas Prasetya. [adv/nrl]

Let’s Join Us on BAKAT, Bank Kalsel Talenta, More Experience, Enrich Your Skill

Continue Reading

Banjarmasin

Bijak Dalam Belanja, KPw BI Kalsel Siapkan Uang Tunai Rp 2,5 Triliun Periode Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H

Published

on

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan Imam Subarkah, dalam kegiatan Temu Wartawan. (Foto: Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Pemenuhan Kebutuhan Uang Tunai periode Ramadhan dan Idul Fitri 1443 Hijriyah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Selatan telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp 2,5 Triliun untuk memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H. Atau meningkat sebesar 15% dibandingkan tahun 2021.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan Imam Subarkah, dalam kegiatan Temu Wartawan, Senin (11/4/2022) di Banjarmasin mengatakan, langkah tersebut dilakukan seiring momentum pertumbuhan ekonomi yang terus berlanjut serta untuk mengantisipasi peningkatan transaksi masyarakat sejalan dengan pandemi yang mulai terkendali, pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan peningkatan aktivitas masyarakat saat Ramadhan dan Idul Fitri.

Layanan penukaran uang Rupiah pada periode Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H dilakukan melalui Penukaran uang di Perbankan (terdiri dari 28 Bank Umum dan 15 BPR) yang dimulai sejak tanggal 4 sampai 28 April 2022. Kegiatan tersebut tersebar di 198 titik layanan penukaran (168 titik layanan bank umum dan 30 titik layanan BPR).

Penukaran uang di Mobil Kas Keliling di Lapangan Kamboja Banjarmasin (depan Kantor Kelurahan Banjarmasin Tengah) pada tanggal 5, 11, 12, 18, 19, 25 dan 26 April 2022. Layanan ini kembali dibuka setelah ditiadakan selama 2 (dua) tahun akibat pandemi. Sebagai wujud digitalisasi dan untuk menghindari kerumunan, masyarakat diharapkan memesan penukaran terlebih dahulu melalui website PINTAR (https://pintar.bi.go.id) sebelum hadir ke lokasi kas keliling.

Untuk Mekanisme Pendaftaran Penukaran melalui website PINTAR, Sebelum melakukan penukaran di Mobil Kas Keliling, masyarakat wajib mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR dengan tautan sebagai berikut https://pintar.bi.go.id.

Pemesanan menggunakan NIK-KTP dan dapat dilakukan mulai H-7 sampai maksimal pukul 23.00 WITA pada 1 (satu) hari sebelum tanggal pelaksanaan penukaran kas keliling.

Mekanisme pemesanan diatur sebagi berikut:
Akses https://pintar.bi.go.id kemudian pilih menu layanan kas keliling.
Pilih provinsi Kalimantan Selatan, kemudian menentukan lokasi dan waktu penukaran.
Pada menu data pemesan, isi dengan data diri.

Pada menu pecahan uang, isi jumlah lembar uang yang akan ditukarkan.
Selesai, pemesan akan memperoleh bukti pemesanan dan wajib ditunjukkan saat melakukan penukaran.

Menyinggung program Cinta, Bangga dan Paham Rupiah, dikatakan, Bank Indonesia terus mengajak masyarakat untuk semakin Cinta, Bangga dan Paham Rupiah.
Cinta Rupiah dengan mengenali ciri-ciri keaslian Rupiah, merawat Rupiah serta menjaga Rupiah. Bangga Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara, alat pembayaran yang sah dan pemersatu Bangsa. Sedangkan Paham Rupiah sebagai alat bertransaksi, berbelanja dan berhemat.

Pesan kepada masyarakat agar memperlakukan Rupiah dengan 5 JANGAN (Jangan dilipat, Jangan dicoret, distapler, Jangan diremas dan Jangan dibasahi) serta kenalilah ciri-ciri keaslian uang Rupiah dengan 3D (Dilihat, Diraba dan Diterawang).

Dalam kesempatan ini, juga disampaikan Imbauan Bijak Berbelanja Ramadhan 1443 Hijriyah, karena Momen Ramadhan dan Idul Fitri mendorong peningkatan kebutuhan masyarakat karena banyak selebrasi yang dilakukan bersama keluarga dan kerabat. Dalam rangka menjaga kemampuan masyarakat, BI mengimbau masyarakat lebih bijak menggunakan uangnya dalam berbelanja. Selanjutnya, kami juga mendorong masyarakat untuk berbelanja menggunakan pembayaran non tunai karena lebih aman. Tidak perlu berbelanja berlebihan karena Bank Indonesia dan Pemerintah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah akan senantiasa memantau perkembangan harga dan ketersediaan barang.

Menyangkut Pertumbuhan ekonomi Kalsel, masih terjaga seiring dengan meredanya penyebaran Covid-19 varian Omicron dan pelonggaran mobilitas masyarakat. Prakiraan pertumbuhan ekonomi tersebut ditopang oleh perbaikan konsumsi rumah tangga dan investasi serta tetap positifnya pertumbuhan konsumsi Pemerintah. Di sisi eksternal, kinerja ekspor diprakirakan tetap terjaga dipengaruhi oleh perbaikan harga komoditas dunia. Ke depan, kinerja ekonomi Kalimantan Selatan diprakirakan tetap baik ditopang oleh akselerasi vaksinasi, kebijakan persyaratan perjalanan yang lebih longgar, dan pembukaan kegiatan ekonomi yang semakin meluas.

Sementara untuk Perkembangan Inflasi, disebutkan, pada Bulan Maret 2022, Provinsi Kalimantan Selatan mengalami inflasi sebesar 0,93% mtm, berbeda arah dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang terdeflasi 0,39% mtm, dan lebih tinggi dbandingkan dengan rata-rata historis inflasi bulan Maret 5 tahun ke belakang yang sebesar 0,09% mtm. Inflasi terutama didorong oleh inflasi angkutan udara sejalan dengan peningkatan harga avtur dan peningkatan permintaan sesudah penghapusan syarat tes PCR/antigen bagi penumpang yang sudah divaksin 2x dan inflasi BBRT akibat peningkatan harga gas LPG nonsubsidi, sejalan dengan peningkatan harga migas dunia. Inflasi VF didorong oleh pencabutan HET minyak goreng kemasan sehingga terjadi peningkatan harga mengikuti harga keekonomian. Ke depan, inflasi Kalimantan Selatan diprakirakan relatif terjaga meskipun terdapat tekanan dari sisi permintaan memasuki bulan Ramadhan, peningkatan PPN, serta kenaikan harga elpiji dan BBM non subsidi. Di sisi lain, hortikultura memasuki masa panen raya sehingga dapat menahan laju inflasi. Namun demikian, inflasi tahun 2022 diprakirakan akan tetap berada dalam rentang sasaran inflasi nasional sebesar 3±1%. [ad/rls]

Continue Reading

Banjarmasin

Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H, KPw BI Kalsel Siapkan Uang Tunai Rp 2,5 Triliun

Published

on

Ilustrasi sejumlah uang rupiah. (Foto: Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kalimantan Selatan menyambut bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1443 H, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Selatan telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp 2,5 Triliun atau meningkat sebesar 15% (yoy) dibandingkan tahun 2021.

Langkah tersebut juga dilakukan seiring momentum pertumbuhan ekonomi yang terus berlanjut serta untuk mengantisipasi peningkatan transaksi masyarakat sejalan dengan pandemi yang mulai terkendali. Pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan peningkatan aktivitas masyarakat saat Ramadan dan Idul Fitri diperkirakan meningkatkan aktivitas ekonomi dan pembayaran sehingga membutuhkan peningkatan layanan sistem pembayaran tunai dan non tunai. Selain menyiapkan uang tunai, Bank Indonesia juga terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pembayaran non tunai seperti digital banking, uang elektronik dan QR Code Indonesian Standard (QRIS) yang dapat meminimalisir kontak fisik dalam bertransaksi.

Dengan mempertimbangkan kondisi Covid-19 terkini serta aspek kesehatan masyarakat, layanan penukaran uang Rupiah pada periode Ramadan dan Idul Fitri 1443 H dilakukan melalui :
Penukaran uang di Perbankan, mulai tanggal 4 sampai 29 April 2022. Kegiatan tersebut tersebar di 198 titik layanan penukaran (168 titik layanan bank umum dan 30 titik layanan BPR) yang tersebar di seluruh wilayah kerja KPwBI Provinsi Kalimantan Selatan atau bertambah 20% dari tahun lalu.
Penukaran uang di Mobil Kas Keliling KPwBI Provinsi Kalimantan Selatan, tanggal 5, 11, 12, 18, 19, 25 dan 26 April 2022 di Lapangan Kamboja Banjarmasin. Penukaran uang melalui kas keliling kembali hadir setelah vakum 2 (dua) tahun akibat pandemi. Guna menghindari kerumunan, masyarakat diharapkan memesan penukaran terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR (https://pintar.bi.go.id) sebelum hadir ke lokasi kas keliling. Lebih lanjut mekanisme pemesanan melalui aplikasi PINTAR sebagaimana informasi di bawah ini.

Bank Indonesia juga mengajak masyarakat untuk berperilaku belanja bijak sesuai kebutuhan, berhemat dan merawat Rupiah guna mendorong kesadaran masyarakat untuk semakin Cinta, Bangga dan Paham Rupiah. Cinta Rupiah dapat dilakukan dengan mengenali ciri-ciri keaslian Rupiah, merawat Rupiah serta menjaga Rupiah. Bangga Rupiah dengan memahami bahwa Rupiah adalah merupakan simbol kedaulatan negara, alat pembayaran yang sah dan alat pemersatu Bangsa. Sedangkan Paham Rupiah dilakukan dengan mengenal fungsi Rupiah dalam konteks mendorong aktivitas perekonomian yaitu bertransaksi, berbelanja serta berhemat.

Bank Indonesia juga senantiasa berkoordinasi dengan perbankan dan lembaga terkait untuk memberikan layanan sistem pembayaran tunai dan non tunai guna mendukung kelancaran transaksi di masyarakat selama periode Ramadan dan Idul Fitri 1443 H. [ad/rls]

Continue Reading

Umum

Populer