DPRD Kapuas Gelar Rapat Paripurna Raperda Pelaksanaan APBD 2021 – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-15

Kalsel

DPRD Kapuas Gelar Rapat Paripurna Raperda Pelaksanaan APBD 2021

Published

on

Wakil Ketua DPRD Kapuas Yohanes. (Foto/Suhaili)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Setelah sempat tertunda lantaran tak memenuhi quorum Selasa (26/7) Rabu (27/7) DPRD Kapuas akhirnya menggelar rapat paripurna Raperda Pelaksanaan APBD Kabupaten Kapuas Tahun 2021.

Rapat paripurna masa persidangan IV di Kantor DPRD Kapuas dipimpin Waket II DPRD Kapuas Yohanes
dihadiri Wabup Kapuas HM Nafiah Ibnor Forkopimda Sekda Kapuas OPD serta anggota dewan yang hadir.

Terkait pendapat akhir yang disampaikan fraksi dewan menerima Raperda pelaksanaan APBD 2021 tersebut meski dari 7 fraksi dewan ada yang abstain.

Wakil Ketua II DPRD Kapuas Yohanes usai rapat paripurna kepada awak media Rabu (27/7) mengatakan jika pada hari ini adalah sesuai agenda DPRD Kapuas terkait rapat paripurna itu.

Ketika ditanya terkait pansus politisi PDIP menyampaikan jika keberadaan Pansus DPRD Kapuas sudah resmi menyatakan membubarkan diri.

“Hanya saja hasil kerja Pansus terkait pelaksanaan APBD Kabupaten Kapuas Tahun 2021 juga kinerja Pemkab Kapuas
sudah terakomodir dalam pandangan masing-masing
fraksi ketika disampaikan dalam rapat paripurna sehingga sesuai mekanisme dan ketentuan kembali ke tingkat fraksi, “ujar Yohanes. (ujang/ery).

Bagikan ke

Daerah

UPZ Bank Kalsel Beri Bantuan Insentif Kepada Dai Penggerak Daerah Terpencil di HSS

Published

on

Penyerahan bantuan secara simbolis diserahkan Pj. Bupati Hulu Sungai Selatan, Drs. H. Hermansyah, MM kepada perwakilan da'i dari MUI Kab. Hulu Sungai Selatan. (Foto/Ist) 

KANDANGAN, SuaraBorneo.com – Pada tahun ini, MUI Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mengirimkan da’i untuk memberikan bimbingan ilmu agama Islam kepada muallaf yang berada di daerah terpencil khususnya di wilayah Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Rabu (21/2/2024).

Adapun jumlah da’i yang dikirim oleh Majelis Ulama Indonesia Kab. Hulu Sungai Selatan pada tahun 2024 ini sebanyak 31 orang yang.masing-masing ditempatkan di masjid dan musholla mencakup seluruh wilayah terpencil di Kec. Loksado, Kab. Hulu Sungai Selatan.

Berdasarkan hal tersbut UPZ Bank Kalsel memberikan bantuan insentif kepada da’i penggerak daerah terpencil yang khususnya di Kec. Loksado, Kab. Hulu Sungai Selatan melalui MUI Kab. Hulu Sungai Selatan.

Adapun dalam penyerahan bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Pj. Bupati Hulu Sungai Selatan, Drs. H. Hermansyah, MM kepada perwakilan da’i dari MUI Kab. Hulu Sungai Selatan.

“Semoga bantuan tersebut bermanfaat kepada da’i yang bertugas di daerah terpencil khususnya di Kec. Loksado, Kab. Hulu Sungai Selatan,” pesannya.

“Bagi Donatur dan Sahabat Bank Kalsel yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, kamu bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel,” ajak UPZ Bank Kalsel. [adv/

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Peduli Kesehatan, Pasar Bauntung dan Puskesmas Banjarbaru Selatan Gelar Pengobatan Gratis Untuk Warga

Published

on

Kepala Pasar Bauntung memantau pengobatan gratis Puskesmas Banjarbaru Selatan di klinik Pasar Bauntung Banjarbaru. (Foto/Ist)

BANJARBARU, Suaraborneo.com – Wujudkan Pasar Berlisensi SNI Pasar Bauntung Banjarbaru bekerjasama dengan Puskesmas Banjarbaru Selatan dengan dukungan Bank Kalsel mengadakan pengobatan gratis untuk pedagang pasar Bauntung dan pengunjung pasar serta warga yang memerlukan.

Pengobatan gratis yang di laksanakan oleh Puskesmas Banjarbaru Selatan dengan dukungan Bank Kalsel di buka setiap satu bulan sekali, kegiatan ini sudah berjalan hampir 2 tahun dan hari ini Selasa 20/02/2024 hari pertama di buka kembali di tahun 2024.

Dalam keterangan nya, saat wawancara bersama awak media Dokter Puskesmas Banjarbaru Selatan Dr Sri Astuti dengan di dampingi Barlian Perawat sekaligus Koordinator Tata Usaha Puskesmas Banjarbaru Selatan Barlian, Perawat Puskesmas Banjarbaru Selatan Endah Setiyani menjelaskan tujuan kegiatan ini.

“Peresmian pengobatan gratis di pasar Bauntung di laksanakan bulan April 2022 hingga saat ini. Kegiatan pengobatan gratis sudah berjalan hampir dua tahun,” jelasnya.

Senada apa yang disampaikan Dokter Puskesmas Banjarbaru Selatan Sri Astuti, Kepala pasar Bauntung Putra Yulianda Ariesandi saat kami hubungi juga menyampaikan tentang kegiatan pengobatan gratis untuk pedagang dan pengunjung pasar Bauntung Banjarbaru.

“Kegiatan ini sebenarnya untuk menjadikan pasar Bauntung menjadi pasar yang berlisensi Standar Nasional Indonesia, itu salah satu syarat harus ada tempat kesehatan untuk pengobatan gratis untuk pedagang dan warga,” terangnya.

Selain itu, Kepala Pasar Bauntung juga menyampaikan harapan untuk kegiatan pengobatan gratis ini.

“Harapan kami kegiatan ini terus berjalan setiap bulan dan terlihat antusias pedagang yang selalu hadir intuk pemeriksaan di klinik Pasar Bauntung, dan banyak juga pengunjung yang ikut berobat gratis di klinik tersebut, dan mudahan di setiap bulan bisa dua atau tiga kali di laksanakan pengobatan gratis ini,” harapnya.

Beberapa pedagang di pasar Bauntung juga merasa sangat terbantu dengan program ini karena bisa mudah berobat di wilayah mereka melaksanakan kegiatan jual beli tanpa harus menggangu aktifitas pedagang.
(Erick)

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Kementan Melalui BPPSDMP Siap Gandeng Bank Kalsel Sukseskan Program YESS

Published

on

Project Manager Program YESS, Badan PPSDMP, Ineke Kusumawati, saat melakukan kunjungan ke Tanah Bumbu, Kamis (15/02/2024). (Foto-Dok Humas SMK PP Negeri Banjarmasin).

TANAH BUMBU, SuaraBorneo.com – Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) siap menggandeng Bank Kalsel terkait mensukseskan Program YESS. Hal ini berkaitan pengembangan sector pertanian terus dilakukan jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) RI dalam upaya regenerasi petani Indonesia.

Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services Programme (Program YESS) dirancang untuk menghasilkan wirausahawan muda perdesaan di bidang pertanian dan untuk menghasilkan tenaga kerja yang kompeten.

Hal ini diungkapkan Project Program YESS, Badan PPSDMP, Ineke Kusumawati, saat melakukan kunjungan ke Tanah Bumbu, Kamis (15/02/2024)

“Insya Allah Upaya yang dilakukan juga melibatkan perbankan, dengan bekerjasama dengan Bank Kalsel untuk memastikan akses pembiayaan dan mendorong pihak perbankan untuk memberikan akses kredit keuangan,” ujar Inneke.

Inneke optimis kolaborasi ini akan berjalan dengan, mengingat Bank Kalsel sendiri berkomitmen mendukung ketahanan pangan khususnya di bidang pertanian.

Bahkan beberapa saat lalu Bank Kalsel menandatangani MoU Deklarasi Dukungan Bersama dalam rangka Mendukung Permodalan dan Penyediaan Saprodi Pengembangan Tanaman Pangan di Provinsi Kalimantan Selatan.

Inneke menambahkan, adapun langkah strategis lainnya adalah melakukan pelatihan literasi keuangan yang melibatkan pihak perbankan dan mengundang peserta dari berbagai kalangan.

“Surat edaran yang ditandatangani oleh Bupati juga akan diterbitkan untuk mengintegrasikan dana ketahanan pangan dengan Program YESS, memperkuat sinergi dalam pencapaian tujuan,” jelas Inneke.

Tak hanya itu menurut Inneke, pihaknya juga melakukan pendekatan dengan melibatkan komunitas remaja masjid dan komunitas kepemudaan untuk bergabung sebagai CPM. Selain itu, kerjasama dengan kepala sekolah juga menjadi fokus untuk mensosialisasikan program YESS kepada siswa dan alumni.
Dalam kunjungannya yang didampingi PPIU Kalimantan Selatan yang diwakili Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Budi Santoso dan Project Manajer PPIU Kalsel Angga Tri AP, dirinya berkesempatan bertemu dengan perwakilan Bappedalitbang Kabupaten Tanah Bumbu, sebagai DCT (District Coordination Team) Program YESS.

“Tujuan kunjungan untuk membahas capaian program YEsS, target dan pencapaian Calon Penerima Manfaat (CPM), akses literasi keuangan di Learning Management System, oleh CPM di Kabupaten Tanah Bumbu, dan strategi pencapaian target yang lebih efektif,” sambungnya.

Terkait itu pula Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tanah Bumbu akan aktif berkoordinasi dengan offtaker untuk menjalin kerjasama dengan penerima Hibah Kompetitif (HK), sementara pemetaan dan pelatihan difokuskan pada komoditas telur itik sebagai langkah strategis dalam mendukung sector pertanian.

“Dengan target fasilitator pemuda minimal 20 CPM per hari, serta promosi produk UMKM melalui kerjasama dengan Dinas Perindustrian, diharapkan Program YESS dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi pengembangan ekonomi masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu. Pihak terkait, terutama penyuluh pertanian, juga diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal untuk mencapai target-program tersebut,” imbuhnya.

Sementara Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Budi Santoso, mengatakan output dari Program YESS ini bertujuan untuk menciptakan pemuda yang siap menjadi Job Creator dan Job Seeker. Hal ini selaras pula dengan program Kementerian yang menginginkan regenerasi petani berkualitas dan muda mendorong peningkatkan pengembangan pertanian. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, menegaskan keberhasilan program YESS akan menjadi percontohan dan tolok ukur untuk pelaksanaan program pengembangan pemuda tani dan kewirausahaan muda di tingkat nasional maupun internasional.

“Dengan demikian maka pengelolaannya harus dilakukan dengan baik, oleh tenaga yang professional dan berkomitmen tinggi,” tegas Dedi. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Ditemukan Amunisi Dan Granat Saat Menggali Tanah Saat Bangun Kandang

Published

on

Pengamanan penemuan Amunisi dan granat di Jalan Karet oleh Unit Gegana Sat Brimob Polda Kalsel, Unit Kamneg Sat Intelkam Polres Banjarbaru, Piket Gabungan Polsek Liang Anggang, Piket Propam Polres Banjarbaru, Babinsa dan Babinkamtibmas, Piket Intel Kodim 1006 Martapura. (Foto/Ist)

BANJARBARU, Suaraborneo.com – Hari Sabtu (17/02/2024) pukul 17.00 Wita Maman Sumantri (41) di kejutkan saat menggali Tanah di belakang rumahnya, saat menggali menggunakan linggis Sumantri merasa ada benda keras yang beradu dengan linggisnya.

Penasaran dengan adanya benda tersebut, Sumantri menggali lebih dalam dan di temukan sebuah karung. Selanjutnya Sumantri membongkar karung tersebut, betapa terkejutnya saat di buka karung tersebut berisi amunisi berbagai jenis dan sebuah granat nanas.

Segera Sumantri menghubungi kakaknya untuk melaporkan penemuan amunisi dan granat ke Polres Banjarbaru.

Pada pukul 20.00 Wita Personil Piket Gabungan Polsek Liang Anggang sampai di Tempat Kejadian Perkara di Jalan Karet Komplek Mekatani Kelurahan Guntung Manggis Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru untuk melakukan Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara.

Disampaikan penemuan tersebut oleh Kapolres Banjarbaru AKBP Dody Harza Kusumah, melalui Kasi Humas Polres Banjarbaru AKP Syahruji.

“Betul, anggota mendapatkan informasi penemuan amunisi dan granat nanas yang terkubur dalam karung, jumlah yang di temukan sati buah granat nanas, 50 butir peluru kaliber 9 mm, dan 26 butir Amunisi Kaliber 7,62 mm,” jelasnya.

Di jelaskan lagi oleh AKP Syahruji bahwa amunisi tersebut punya orang tua penemu.

“Berdasarkan pengakuan penemu, amunisi dan granat tersebut punya orang tuanya, di mana di ketahui orang tua penemu dulu merupakan seorang purnawiran TNI AD, yang mana dulunya amunisi tersebut sengaja di kubur oleh orang tua nya di halaman belakang rumahnya namun tidak ingat lagi di mana letaknya,” imbuhnya.

Pada pukul 20.45 Wita Sat Brimob Polda Kalsel datang ke TKP dan Kemudian granat dan amunisi tersebut di serahkan ke Unit Gegana Sat Brimob Polda Kalsel untuk di amankan dan rencana nya akan di laksanakan disposal pada hari Minggu (18/02/2024). (Erick)

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Tragis, Tergencet Kayu Gelondongan Pria Paruh Baya Tewas Dengan Muka Gepeng

Published

on

Identifikasi korban, sebelum di Evakuasi ke Rumah Sakit Idaman Kota Banjarbaru. (Foto/Ist)

BANJARBARU, Suaraborneo.com – Gudang tempat pemotongan kayu (Bansau) di Jalan Mistar Cokrokusumo Rt.01 Kelurahan Bangkal Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru digegerkan dengan penemuan orang tewas dengan keadaan tragis dengan keadaan tergencet kayu gelondongan.

Penemuan korban (GF), pertama kali di temukan oleh saksi satu Hadi Rusadi (39), saksi dua pemilik Gudang Bansau H.Jahrani (71), di mana di ketahui saksi satu dan saksi dua pada hari Sabtu 17/02/2024 pukul 07.00 Wita membuka gudang Bansau untuk mengisi minyak.

Saat berjalan saksi satu dan saksi dua melihat ada tergeletak di antara gelondongan kayu di gudang tersebut, saksi segera mendekati untuk memeriksa.
Dan benar adanya bahwa ada sesosok manusia terhimpit di gelondongan kayu.

Segera kedua saksi melaporkan kejadian tersebut kepada warga dan Babinkamtibmas Polsek Cempaka untuk segera di tindak lanjuti.

Saat di hubungi awak media Suaraborneo melalui via WhatsApp Kapolsek Cempaka AKP Syuaib Abdullah Menjelaskan perihal kejadian Tersebut.

“Pada saat di temukan, korban dalam keadaan tengkurap dengan posisi tangan kanan dan kaki kanan patah dalam posisi terlipat, dan posisi korban terhimpit kayu gelondongan besar dengan kepala korban gepeng dan membiru. Serta di temukan Handphone di sela sela kayu dalam keadaan retak,” jelasnya.

“Menurut informasi dari Petugas yang mengidentifikasi korban, korban meninggal belum sampai 12 jam, di karenakan di lihat dari kondisi korban masih lemah dan masih hangat. Anggota juga menemukan uang tunai di kantong celana sebesar 3.361.000, di kantong kiri sebesar 10.000.000,” imbuhnya.

Kapolsek Cempaka juga menambahkan, bahwa korban memang bekerja di gudang tersebut dan memiliki riwayat sakit.

“Korban memang bekerja di gudang Bansau tersebut dan menurut informasi korban sudah lama mempunyai riwayat sakit TBC, untuk hasil visum, keterangan saksi serta petunjuk bukti di duga kuat korban meninggal di karenakan tertimpa gelondongan kayu dan bukan karena perbuatan pidana,” tutupnya.

Korban di bawa ke Rumah Sakit Idaman Banjarbaru, dalam visum tidak di temukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban.
Selain itu, untuk keluarga korban sudah mengetahui dan rela menerima peristiwa ini sebagai musibah. (Erick)

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Gasak 600 KL Minyak, Perompak Bersenjata Berhasil Digagalkan Polairud Polda Kalsel

Published

on

Prestasi Polairud Polda Kalsel dalam pengungkapan Perompakan di kapal TB Royal 27 yang terjadi pada tanggal (01/02/2024) di wilayah perairan Tanjung Selatan Kabupaten Tanah Laut. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, Suaraborneo.com – Polda Kalimantan Selatan menggelar acara press Release untuk pengungkapan perompak kapal di laut yang di sertai dengan pencurian dan kekerasan.

Komplotan perompak menjarah kapal TB Royal 27 yang bermuatan minyak pada hari Kamis (01/02/2024) di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), di mana di ketahui kapal dalam perjalanan dari Kota Sampit menuju Bali.

Dalam gelar Press Release ini, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Winarto menjelaskan kejadian terjadi perompakan.

“Kejadian terjadi pada pukul 00.30 Wita, saat kapal TB Royal 27 perjalanan dari kota sampit menuju PT.Pertamina di Tanjung Manggis Karang Asem Bali, kapal TB Royal 27 sesampai di perairan Tanjung Selatan Kabupaten Tanah Laut, pelaku berjumlah delapan orang dengan bersenjatakan parang dan pistol mainan naik ke kapal tersebut mereka mengancam serta menyekap awak kapal serta merusak perlengkapan, membawa barang awak kapal dan membawa lari sebanyak 600 KL minyak di perkirakan kerugian sebesar delapan milyar rupiah,” jelasnya.

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Winarto juga menambahkan, kejadian perompakan ini baru kali pertama terjadi di wilayah Kalimantan Selatan.

“Mengenai kejadian ini kali pertama terjadi di wilayah Kalsel, dan Polairud Polda Kalsel Bekerja sama dengan Jatanras dan Resmob dari berbagai Polda, baik dari Polda Kalimantan Tengah, Kepulauan Riau dan Sulawesi Tengah berhasil membekuk 13 pelaku termasuk penadah, serta tiga masih dalam pengejaran,” imbuhnya.

Dalam pengungkapan ini pelaku akan di jerat beberapa pasal yang akan memberatkan hukuman para pelaku, serta harapan Kapolda kalsel agar selalu memantau dengan teknologi informasi di setiap situasi yang terjadi di perairan bisa di tanggulangi sehingga akan tercipta keamanan dan kondusifitas khususnya di perairan Kalimantan Selatan. (Erick)

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Banjir, Tanah Longsong Hingga Angin Kencang Terus Mengancam Wilayah Kalsel

Published

on

Banjir di Kabupaten Tanah Laut. (Foto/BPBD Kabupaten Tanah Laut)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bencana hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor, hingga angin kencang terus mengancam wilayah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Selain Kabupaten Hulu Sungai Tengah, banjir kini melanda beberapa wilayah di Kabupaten Tabalong.

Berdasarkan data Pusdalops BPBD Kalsel, Sabtu (6/1), banjir melanda sejumlah wilayah di dua kabupaten di Kalsel yaitu Hulu Sungai Tengah dan Tabalong. “Melalui surat edaran gubernur beberapa waktu lalu kita meminta pemerintah daerah serta masyarakat untuk mengantisipasi ancaman bencana banjir, angin puting beliung dan tanah longsor (batingsor),” tutur Kepala BPBD Kalsel, R Suria Fadliansyah. (Sumber : MI)

BPBD Kalsel sendiri telah memetakan wilayah rawan bencana, termasuk kesiapan sarana prasarana dan SDM petugas BPBD maupun Tagana di lapangan.

Tercatat banjir melanda empat kecamatan di Hulu Sungai Tengah meliputi Pandawan, Haruyan, Batang Alai Timur dan Kota Barabai. Sebanyak 1.307 rumah terendam banjir dengan ketinggian air rata-rata 30cm hingga setengah meter. Jumlah warga terdampak banjir sebanyak 1.743 keluarga atau 5.007 jiwa.

“Sebagian mulai surut. Namun banjir masih merendami sejumlah desa di Kecamatan Pandawan dengan ketinggian air rata-rata 30cm hingga 70 cm,” ungkap Kepala BPBD Hulu Sungai Tengah, Ahmad Apandi.

Di Kabupaten Tabalong, banjir merendami sejumlah wilayah di Kecamatan Kelua. Daerah terparah dilanda banjir adalah Desa Bintu di mana 130 rumah warga terendam dengan ketinggian air mencapai setengah meter.

Sebelumnya cuaca buruk menyebabkan longsor terjadi di daerah perbukitan Pegunungan Meratus tepatnya di Desa Halunuk dan Desa Mawangi di Kecamatan Loksado. Dua rumah warga tertimbun longsoran tebing, termasuk jalanan desa.

Sementara di Kota Banjarmasin hujan deras disertai angin kencang juga terus melanda dalam beberapa waktu terakhir. Pantauan Media, sungai-sungai di Kalsel mengalami peningkatan muka air, berarus deras, dan keruh akibat hujan di bagian hulu. (*)

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Gempa Dengan Magnitudo 4,7 Skala Richer Guncang Kalsel, Ini Tanggapan Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG

Published

on

Gempa berkekuatan 4,7 skala richer guncang sebagian wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. (Foto/Ist)

BANJARBARU, suaraborneo.com – Shakemap (guncangan) gempa bumi dirasakan oleh warga di beberapa wilayah Kalimantan Selatan, meliputi Kota Banjarmasin, Kabupaten Tapin, Marabahan (Kabupaten Barito Kuala).

Tidak hanya wilayah Kalimantan Selatan, kalimantan Tengah meliputi Kota Sampit, Pulang Pisau, dan Kota Palangkaraya juga merasakan getaran nyata seakan terasa truk sedang berlalu.

Untuk menghindari kekhawatiran masyarakat tentang adanya gempa ini, Koordinator Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kalimantan Selatan Wiji Cahyadi angkat bicara.

“Jenis dan Mekanisme ini, di lihat dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal, ini akibat aktivitas patahan Meratus,” jelasnya, Selasa (13/1/2024).

“Hasil analis BMKG menunjukan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 4,7 Skala richer. Episenter gempa tepatnya berlokasi pada jarak 19 Km arah Timur Laut Banjar, Kalimantan Selatan Dengan kedalaman 10 Km, sehingga tidak ada kemungkinan terjadi tsunami,” imbuh Wiji.

Selain itu, Wiji jiga menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk tenang dan tidak terpengaruh isu yang beredar.

“Kami sampaikan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu isu yang tidak bertanggung jawab, dan pastikan untuk memeriksa keadaan rumah pastikan tidak ada kerusakan akibat gempa, untuk masyarakat agar menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa,” pungkasnya. (Erick)

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Wakapolda Hadiri Pembukaan Diktuk Bintara dan Tamtama Di SPN Banjarbaru

Published

on

Wakapolda hadir pembukaan peserta pendidikan pembentukan di SPN Banjarbaru. (Foto/Ist)

BANJARBARU, Suaraborneo.com – Program pendidikan Pembentukan (Diktuk) untuk Bintara dan Tamtama untuk membentuk jiwa yang matang serta profesional, bermoral, dan berintegritas tinggi. Tidak mudah mencapai keberhasilan untuk menjadi peserta didik, sehingga menjadi Polisi yang memiliki bertanggung jawab terhadap pembangunan sumberdaya manusia khususnya Bintara Polri untuk menjadi insan Polri yang mahir, terpuji, patuh hukum dan unggul.

Program Pendidikan Pembentukan tahap satu anggaran 2024 di laksanakan serentak di Sepolwan, Pusdik Brimob, Pusdik Polair Lemdiklat Polri, dan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda.

Hari Selasa (13/02/2024) pukul 08.00 Wita, Wakapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Rosyanto Yudha saat menghadiri upacara pembukaan di SPN Banjarbaru.
Brigjen Pol Rosyanto Yudha menuturkan jumlah peserta didik yang ikut dalam Pelatihan tahap satu anggaran 2024 ini.

“Jumlah peserta didik sebanyak 8.043, yang terdiri dari 7.443 peserta didik pria, 600 Bintara wanita dan 1557 Tamtama,”tuturnya.

Selain itu, beliau juga menjelaskan tentang pendidikan yang akan di laksanakan oleh peserta didik.

“Peserta didik akan mengikuti pendidikan selama lima bulan, di situ peserta didik akan di bekali materi, pengetahuan, keterampilan, dan penguasaan teknis dan taktis profesi kepolisian dasar, tidak hanya itu peserta didik akan di berikan pelatihan jasmani sehingga memiliki fisik yang bagus serta mental yang kuat,” imbuh Yudha.

Serta tak lupa juga, beliau menyampaikan pesan serta harapan untuk peserta didik ini untuk bisa Memiliki jiwa yang tangguh, Profesional di perkembangan jaman bidang teknologi.

“Selain kita mendidik untuk pembentukan, juga kita jadikan peserta didik memiliki profesionalisme yang akan kita didik selama lima bulan ini, dan harapan kedepannya pelatihan ini untuk mengisi kekurangan jumlah personil Polda Kalimantan Selatan yang belum mencapai lima puluh persen,” tutupnya. (Erick)

Bagikan ke
Continue Reading

Umum

Populer