UPZ Bank Kalsel Terima SK Perpanjangan UPZ Oleh BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-15

Banjarmasin

UPZ Bank Kalsel Terima SK Perpanjangan UPZ Oleh BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan

Published

on

Direktur UPZ Bank Kalsel H. M. Fajri Muhtadi menyambut hangat kedatangan BAZNAS Kalsel yang diwakili oleh Wakil Ketua III, H. Ahmad Raflie dan Kabid Pengumpulan UPZ dan Korporasi Saddam Nurhidayat. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Sejak 2018 Bank Kalsel telah memiliki Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tersendiri yang diberi nama UPZ Bank Kalsel. Sebelumnya UPZ Bank Kalsel memiliki nama Badan Pengumpul Zakat, Infak, dan Sedekah (BP ZIS). Saat ini UPZ Bank Kalsel berada dibawah naungan BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan dan menjadikan Bank Kalsel memiliki wewenang dalam pengelolaan, pengumpulan, pendistribusian, dan pelaporan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Adanya UPZ di Bank Kalsel menjadi kekuatan tambahan bagi BAZNAS Kalsel dalam mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak dan sedekah terkhusus di ruang
lingkup kerja Bank Kalsel.

Selasa, (23/08/2022), BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan telah bersilaturahmi ke Pengurus UPZ Bank Kalsel di Kantor Pusat Bank Kalsel sekaligus menyerahkan SK Perpanjangan UPZ Bank Kalsel. Direktur UPZ Bank Kalsel H. M. Fajri Muhtadi menyambut hangat kedatangan BAZNAS Kalsel yang diwakili oleh Wakil Ketua III, H. Ahmad Raflie dan Kabid Pengumpulan UPZ dan Korporasi Saddam Nurhidayat.

Silaturahmi ini menjadi ajang memperkuat tali persaudaraan antara BAZNAS Kalsel dengan Bank kalsel. Adapun SK perpanjangan tersebut diserahkan langsung oleh H. Ahmad Rafiie kepada Direktur UPZ Bank Kalsel, H. M. Fajri Muhtadi.

H. Ahmad Rafie mengatakan saat penyerahan yang diterima oleh Direktur UPZ Bank Kalsel H.M. Fajri Muhtadi, SK ini merupakan bentuk legalitas dan dasar hukum pengelolaan zakat, infak dan sedekah di Bank Kalsel.

“Terima kasih kepada Bank Kalsel sampai saat ini pengelolaan ZIS nya sangat baik dan berkembang semenjak terjalinnya kerjasama dengan BAZNAS Kalsel tahun 2018 lalu. Ini menunjukkan keseriusan Bank Kalsel dalam membangun banua. Tidak hanya dengan
korporetnya tapi juga dengan dana-dana keagamaan seperti zakat, infak dan sedekah baik dari pegawai maupun nasabah dan masyarakat. Semoga kedepannya UPZ Bank Kalsel semakin tumbuh berkembang dan semakin luas dalam menebar semangat kebaikan untuk banua yang sejahtera,” ungkap H. Ahmad Raffie Wakil Ketua III
BAZNAS Kalsel. [adv/ad]

Bagikan ke

Banjarmasin

Gasak 600 KL Minyak, Perompak Bersenjata Berhasil Digagalkan Polairud Polda Kalsel

Published

on

Prestasi Polairud Polda Kalsel dalam pengungkapan Perompakan di kapal TB Royal 27 yang terjadi pada tanggal (01/02/2024) di wilayah perairan Tanjung Selatan Kabupaten Tanah Laut. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, Suaraborneo.com – Polda Kalimantan Selatan menggelar acara press Release untuk pengungkapan perompak kapal di laut yang di sertai dengan pencurian dan kekerasan.

Komplotan perompak menjarah kapal TB Royal 27 yang bermuatan minyak pada hari Kamis (01/02/2024) di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), di mana di ketahui kapal dalam perjalanan dari Kota Sampit menuju Bali.

Dalam gelar Press Release ini, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Winarto menjelaskan kejadian terjadi perompakan.

“Kejadian terjadi pada pukul 00.30 Wita, saat kapal TB Royal 27 perjalanan dari kota sampit menuju PT.Pertamina di Tanjung Manggis Karang Asem Bali, kapal TB Royal 27 sesampai di perairan Tanjung Selatan Kabupaten Tanah Laut, pelaku berjumlah delapan orang dengan bersenjatakan parang dan pistol mainan naik ke kapal tersebut mereka mengancam serta menyekap awak kapal serta merusak perlengkapan, membawa barang awak kapal dan membawa lari sebanyak 600 KL minyak di perkirakan kerugian sebesar delapan milyar rupiah,” jelasnya.

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Winarto juga menambahkan, kejadian perompakan ini baru kali pertama terjadi di wilayah Kalimantan Selatan.

“Mengenai kejadian ini kali pertama terjadi di wilayah Kalsel, dan Polairud Polda Kalsel Bekerja sama dengan Jatanras dan Resmob dari berbagai Polda, baik dari Polda Kalimantan Tengah, Kepulauan Riau dan Sulawesi Tengah berhasil membekuk 13 pelaku termasuk penadah, serta tiga masih dalam pengejaran,” imbuhnya.

Dalam pengungkapan ini pelaku akan di jerat beberapa pasal yang akan memberatkan hukuman para pelaku, serta harapan Kapolda kalsel agar selalu memantau dengan teknologi informasi di setiap situasi yang terjadi di perairan bisa di tanggulangi sehingga akan tercipta keamanan dan kondusifitas khususnya di perairan Kalimantan Selatan. (Erick)

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Banjir, Tanah Longsong Hingga Angin Kencang Terus Mengancam Wilayah Kalsel

Published

on

Banjir di Kabupaten Tanah Laut. (Foto/BPBD Kabupaten Tanah Laut)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bencana hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor, hingga angin kencang terus mengancam wilayah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Selain Kabupaten Hulu Sungai Tengah, banjir kini melanda beberapa wilayah di Kabupaten Tabalong.

Berdasarkan data Pusdalops BPBD Kalsel, Sabtu (6/1), banjir melanda sejumlah wilayah di dua kabupaten di Kalsel yaitu Hulu Sungai Tengah dan Tabalong. “Melalui surat edaran gubernur beberapa waktu lalu kita meminta pemerintah daerah serta masyarakat untuk mengantisipasi ancaman bencana banjir, angin puting beliung dan tanah longsor (batingsor),” tutur Kepala BPBD Kalsel, R Suria Fadliansyah. (Sumber : MI)

BPBD Kalsel sendiri telah memetakan wilayah rawan bencana, termasuk kesiapan sarana prasarana dan SDM petugas BPBD maupun Tagana di lapangan.

Tercatat banjir melanda empat kecamatan di Hulu Sungai Tengah meliputi Pandawan, Haruyan, Batang Alai Timur dan Kota Barabai. Sebanyak 1.307 rumah terendam banjir dengan ketinggian air rata-rata 30cm hingga setengah meter. Jumlah warga terdampak banjir sebanyak 1.743 keluarga atau 5.007 jiwa.

“Sebagian mulai surut. Namun banjir masih merendami sejumlah desa di Kecamatan Pandawan dengan ketinggian air rata-rata 30cm hingga 70 cm,” ungkap Kepala BPBD Hulu Sungai Tengah, Ahmad Apandi.

Di Kabupaten Tabalong, banjir merendami sejumlah wilayah di Kecamatan Kelua. Daerah terparah dilanda banjir adalah Desa Bintu di mana 130 rumah warga terendam dengan ketinggian air mencapai setengah meter.

Sebelumnya cuaca buruk menyebabkan longsor terjadi di daerah perbukitan Pegunungan Meratus tepatnya di Desa Halunuk dan Desa Mawangi di Kecamatan Loksado. Dua rumah warga tertimbun longsoran tebing, termasuk jalanan desa.

Sementara di Kota Banjarmasin hujan deras disertai angin kencang juga terus melanda dalam beberapa waktu terakhir. Pantauan Media, sungai-sungai di Kalsel mengalami peningkatan muka air, berarus deras, dan keruh akibat hujan di bagian hulu. (*)

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Dukungan Untuk Pemilu Damai, Disampaikan Direktur UNISKA Prof Dr.Ir H Tintin Rostini

Published

on

Direktur UNISKA Prof Dr.Ir H Tintin Rostini. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, Suaraborneo.com – Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari mendukung penuh pelaksanaan Pemilu damai yang akan di laksanakan du hari lagi di Rabu (14/02/2024).

Dukungan disampaikan langsung oleh Direktur UNISKA Prof Dr.Ir H Tintin Rostini pada hari Senin (12/02/2024) pada pukul 11.00 Wita di Kantor UNISKA Jalan Adiyaksa No.2 Sungai Miai Kota Banjarmasin.

Dalam dukungan nya Direktur UNISKA Prof.Dr.Ir.H. Tintin Rostini Menyampaikan pesan untuk terselenggaranya Pemilu damai.

“Banyak pihak menggaungkan untuk mendukung terselenggaranya Pemilu damai dari beberapa elemen masyarakat serta dari pihak aparatur pemerintahan,” jelasnya.

“Kami dari Universitas Islam Kalimantan juga mendukung penuh untuk terselenggaranya Pemilu damai, Jujur, dan adil, sehingga akan tercipta suasana aman nyaman dan damai,” imbuhnya.

Selain itu, pesan serta harapan tak luput juga di utarakan.

“Saya juga berharap masyarakat tidak terpengaruh oleh isu isu politik, karena isu isu yang akan mengakibatkan perpecahan, sehingga dapat menimbulkan ketidak nyaman dalam ajang Pemilu. Serta mari kita wujudkan pemilihan umum secara jujur, adil, serta berintegritas,” tutupnya. (Erick)

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Perkuat Kemitraan dengan Geopark Meratus dan Dukung Pengrajin Sasirangan di Desa Belangian

Published

on

Kesepakatan ditandatangani Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin bersama Hanifah Dwi Nirwana, Ketua Harian Badan Pengelola Geopark Meratus sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Sebagai upaya memperkuat kemitraan dan mendukung inisiatif keberlanjutan, Bank Kalsel telah melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Badan Pengelola Geopark Meratus. Kesepakatan bersama ini ditandatangani oleh Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin bersama Hanifah Dwi Nirwana, Ketua Harian Badan Pengelola Geopark Meratus yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan.

Penandatanganan dilaksanakan pada Senin (05/02/2024) di Desa Belangian Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar. Desa Belangian sendiri merupakan salah satu situs Geopark Meratus. Kesepakatan ini menegaskan komitmen Bersama dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan dan mendukung pengembangan Geopark Meratus sebagai destinasi wisata yang berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut Bank Kalsel juga memberikan bantuan CSR kepada masyarakat Desa Belangian. Bantuan tersebut berupa fasilitas tempat tidur bagi homestay dan prasarana kerja bagi pengrajin sasirangan ecoprint. Bantuan bagi homestay tersebut diserahkan langsung oleh Fachrudin kepada Ainul Khoir, kepala desa Belangian. Diharapkan bantuan ini bisa meningkatkan kenyamanan bagi pengunjung yang datang ke Desa Belangian. Selain bagi homestay, bantuan juga diberikan kepada pengrajin sasirangan ecoprint. Bantuan berupa perlengkapan pounding diserahkan oleh Ketua Ikatan Istri Pegawai Bank Kalsel, ibu Miliyani kepada Ida Fitriani mewakili kelompok pengrajin sasirangan. Miliyani juga menyerahkan bantuan sembako kepada 135 kepala keluarga di Desa Belangian.

Fachrudin menyatakan perasaan senang dan bangga bisa berkontribusi pada pengembangan masyarakat Desa Belangian dan mendukung Upaya pelestarian Geopark Meratus. Melalui bantuan CSR ini, kami berharap dapat memberikan dampak positif dan memberdayakan Masyarakat
setempat.

Hanifah Dwi Nirwana menyambut baik kerjasama ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Bank Kalsel atas dukungannya dalam pengembangan Geopark Meratus. Kerjasama ini akan membantu menjaga keberlanjutan lingkungan dan mengembangkan potensi pariwisata di Kawasan Geopark Meratus,” ungkapnya.

Bank Kalsel berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di berbagai sektor. Kemitraan ini merupakan bagian dari upaya nyata dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Gelar RUPS Tahunan Buku 2023 Dan RUPS LB 2024

Published

on

Acara ini dihadiri oleh para pemegang saham, termasuk Gubernur Provinsi Kalsel, Walikota, Bupati, dan perwakilan dari 13 Pemerintah Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Sebagai pertanggungjawaban atas kinerja sepanjang tahun 2023 dan untuk penetapan garis besar kebijakan 2024, Bank Kalsel mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk Tahun Buku 2023 dan RUPS Luar Biasa (LB) Tahun 2024 pada Rabu, 31 Januari 2024, di Hotel Rattan In Banjarmasin.

Acara ini dihadiri oleh para pemegang saham, termasuk Gubernur Provinsi Kalsel, Walikota, Bupati, dan perwakilan dari 13 Pemerintah Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan selaku pemegang saham. Seluruh pemegang saham sepakat menerima Laporan Pengawasan, Laporan Permodalan, dan Pembagian Laba/Hasil Usaha, termasuk dividen, yang disampaikan oleh Dewan Komisaris dan Direksi Bank Kalsel.

Dalam laporan pertanggungjawaban Direksi untuk tahun buku 2023, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, mengungkapkan pencapaian kinerja yang gemilang 2023 serta rasa optimisme menghadapi tahun 2024 dengan pencapaian yang lebih baik. Ini sejalan dengan misi Bank Kalsel untuk memperkuat ekonomi daerah di Kalimantan Selatan.

Fachrudin menyatakan, “Pada tahun 2023, Bank Kalsel berhasil mencapai target dan mengalami pertumbuhan bisnis yang sesuai dengan harapan meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan. Tahun ini harus menjadi lebih baik, terutama karena kita memproyeksikan bahwa Bank Kalsel pada tahun 2024 akan mampu mencapai Modal Inti Minimum (MIM) sebesar 3 Triliun Rupiah, sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK).”

Bank Kalsel telah menyiapkan skenario pemenuhan MIM, termasuk dengan penyusunan Rencana Bisnis Bank (RBB) yang mencakup penetapan besaran laba dan pembentukan cadangan yang mencukupi. Selain itu, Fachrudin menegaskan, “Kami telah berkoordinasi dengan seluruh Pemerintah Daerah sebagai pemegang saham untuk menambahkan setoran modal. Untuk menjaga pencapaian skenario, kami juga harus memastikan bahwa kinerja tetap baik, memastikan pencapaian laba, dan memenuhi komitmen penambahan modal dari Pemegang Saham sesuai Peraturan Daerah yang telah disusun.”

Dalam RUPS kali ini, Bank Kalsel melaporkan kinerjanya selama tahun 2023. Aset mencapai Rp23,74 Triliun, tumbuh 11,19%, dan mencapai target RBB 2023 sebesar 98,56%. Kredit dan pembiayaan mencapai Rp14,78 Triliun, tumbuh 7,52%, dengan pencapaian target RBB 2023 sebesar 97,75%. Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp17,58 Triliun, tumbuh 3.54%, dengan pencapaian target RBB 2023 sebesar 98,30%. Giro mencapai Rp8,56 Triliun, tumbuh 22,91%, dengan pencapaian target RBB 2023 sebesar 99,68%. Tabungan mencapai Rp5,52 Triliun, tumbuh 18,24%, dengan pencapaian target RBB 2023 sebesar 113,82%. Modal Inti mencapai Rp2,75 Triliun, tumbuh 21,24%, dengan pencapaian target RBB 2023 sebesar 101,58%. Laba (sebelum pajak) mencapai Rp339,73 Miliar, tumbuh 4,76%, dengan pencapaian target RBB 2023 sebesar 93,93%.

Selama tahun 2023, Bank Kalsel berhasil menekan pertumbuhan Rasio Non Performing Loan (NPL) di bawah batas atas yang ditetapkan yaitu 5%, dengan NPL gross tahun 2023 sebesar 3,24%. Kondisi NPL atau kredit macet di Bank Kalsel dinilai masih tetap terjaga hingga saat ini.

Menyangkut kewajiban Bank Kalsel untuk memenuhi ketentuan regulator terkait Modal Inti Minimum (MIM) sebesar Rp3 Triliun, Bank Kalsel berhasil mencatatkan modal inti sebesar Rp2,75 Triliun per Desember 2023. Nilai ini meningkat dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp2,26 Triliun.

Fachrudin lebih jauh sangat optimis bahwa Bank Kalsel pada HUT ke-60 dalam tahun ini akan sudah mampu memenuhi MIM Rp.3 Triliun. Komisaris Utama Bank Kalsel, Hatmansyah, menyampaikan rasa optimis dan dukungan terhadap manajemen Bank Kalsel dalam menghadapi tahun 2024.

“Saya yakin Bank Kalsel siap mencapai target yang telah ditetapkan untuk tahun 2024. Penerapan Tata Kelola yang konsisten dan terarah diharapkan mampu mendorong Bank menjadi lebih baik, Bank Kalsel senantiasa mengembangkan dan meningkatkan budaya perusahaan yang kondusif dalam rangka penguatan atas penerapan Good Corporate Governance (GCG) di lingkungan Bank, mulai dari para Pemegang Saham, jajaran Dewan Komisaris dan Direksi, serta seluruh karyawan, hal ini tercermin dari nilai Tingkat Kesehatan Bank (TKB) Bank Kalsel yang berada diperingkat 2 (dua) selama 3 (tiga) tahun terakhir. Itu semua tentu menjadi faktor kekuatan Bank Kalsel untuk tumbuh dan berkembang menjadi lebih maju lagi,” ungkap Hatmansyah.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor, menyampaikan apresiasi terhadap Bank Kalsel sebagai Badan Usaha milik Pemerintah Daerah yang berhasil bertransformasi dan mengharapkan Kepada Dewan Komisaris dan agar melakukan pengawasan dengan cara yang lebih efektif agar Bank Kalsel dalam proses bisnisnya dapat mendukung ekonomi daerah serta Jajaran Direksi agar memperhatikan benar-benar langkah dan strategi untuk mendukung penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“Dalam menghadapi persaingan dengan kompetitor, saya berharap kepada Bank Kalsel terus berinovasi baik dalam pelayanan perbankan maupun manajemen sumber daya manusia. Kedua hal ini sangat menentukan efektivitas proses bisnis, di mana Bank Kalsel memiliki peran sentral dan strategis dalam mendorong pertumbuhan perekonomian dan akselerasi pembangunan di Kalimantan Selatan,” pungkas Sahbirin. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Pimpin RPUS Bank Kalsel, Gubernur Dorong Kemudahan Akses bagi UMKM

Published

on

Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor atau Paman Birin memimpin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor atau Paman Birin memimpin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2023 dan RUPS Luar Biasa Tahun 2024 Bank Kalsel di Banjarmasin, Rabu (31/1).

RUPS ini juga diikuti para pemegang saham Walikota dan Bupati maupun Perwakilan dari 13 Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan kecuali Bupati Hulu Sungai Tengah. Selain itu juga dihadiri jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Bank Kalsel serta tamu undangan lainya.

Gubernur Kalsel Paman Birin mengatakan, pelaksanaan RUPS merupakan momen berharga guna melahirkan ide-ide cemerlang yang bermanfaat bagi kemajuan bisnis dan pengelolaan Bank Kalsel ke depan.

Paman Birin yang juga pemegang saham pengendali Bank Kalsel meminta para jajaran direksi untuk lebih memperhatikan langkah usaha dan kemudahan akses bagi UMKM.

Selain itu, Paman Birin juga meminta untuk meningkatkan tata kelola internal baik dari peningkatan Sumber Daya Manusia, reward, budaya kerja hingga digitalisasi.

Disisi lain, Paman Birin meminta Dewan Komisaris agar senantiasa melakukan pengawasan secara kontinyu untuk memastikan bahwa proses bisnis Bank Kalsel sudah berjalan sesuai koridornya.

Sementara itu, Komisaris Utama Independen Bank Kalsel Hatmansyah mengatakan, dari sisi kinerja Bank Kalsel saat ini memberikan hasil yang cukup menggembirakan dengan banyak menerima penghargaan.

Menurutnya, kredit dan pembiayaan tumbuh sebesar 7,52 persen dan aset tumbuh sebesar 11,19 persen. Sementara target kredit di tahun 2024 sebesar 8 sampai 10 persen.

Bank Kalsel akan melanjutkan progran transformasi di tahun 2024, dengan berupaya penuh untuk memberikan layanan baik kepada nasabah dengan berbagai produk kompetitif.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin mengatakan, saat ini modal inti Bank Kalsel sebesar Rp 2,7 triliun. Pihaknya optimis modal inti yang ditetapkan regulator sebesar Rp 3 triliun di akhir 2024 akan tercapai. Hal ini diperkuat dengan komitmen para pemegang saham yang mendukung peningkatan modal inti.

Pada RUPS ini juga dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama layanan jasa perbankan dan sebagai bank pemegang rekening kas umum daerah.

Selain itu, penyerahan dokumen penyaluran dana bagi hasil (DBH) dari Provinsi Kalimantan Selatan ke Kabupaten Kota. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Sumbang Rp 13 Juta Kebakaran Di Kelayan Besar 2 Banjarmasin

Published

on

Bantuan secara langsung diserahkan oleh Direktur UPZ Bank Kalsel, M Fajri Muhtadi kepada perwakilan warga yang terkena musibah, Zaini. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, Suaraborneo.com – Sebuah kebakaran melanda daerah Kelayan Besar 2, RT 27 RW 2, Kelurahan Pemurus Baru, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, beberapa waktu lalu. Menyikapi tragedi musibah yang terjadi dan sebagai wujud kepedulian serta rasa empati yang mandalam Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

Pada kesempatan ini, Bank Kalsel memberikan sumbangan uang tunai sebesar Rp13 juta kepada enam Kepala Keluarga (KK) yang terdampak akibat kebakaran tersebut. Bantuan secara langsung diserahkan oleh Direktur UPZ Bank Kalsel, M Fajri Muhtadi kepada perwakilan warga yang terkena musibah, Zaini. Turut menyaksikan Lurah Pemurus Baru, Budi Rahmadhani; Ketua Dewan Kelurahan Pemurus Baru, H Bukhari dan Ketua RT 27 Kelayan Besar 2, M Anoor, Kamis (25/1/2024).

Disela waktu, Direktur UPZ Bank Kalsel, M. Fajri Muhtadi menyampaikan bantuan yang diberikan pada hari ini, mudah-mudahan sedikit meringankan beban masyarakat Rt.27 yang terdampak kebakaran. Dalam kesempatan ini juga meyakini bahwa di balik setiap musibah terdapat hikmah yang dapat diambil dan yakin bahwa kehidupan yang lebih baik akan datang.

“Semoga bantuan yang diserahkan pada hari ini, dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, terutama yang tempat tinggalnya terdampak dalam musibah kebakaran bahkan musim penghujan sekarang ini yang mana memerlukan tempat berteduh yang layak. Adapun bantuan ini berasal dari zakat yang dikumpulkan dari para pegawai, nasabah hingga mitra kerja setiap bulannya, kemudian kami salurkan kepada 8 (delapan) kategori yang berhak, termasuk para korban kebakaran yang hadir hari ini,” ungkap Fajri.

Sementara itu, Ketua Rt 27, M Anoor mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan yang telah diberikan Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kepada warganya yang terkena musibah tersebut. Beliau juga menekankan bahwa bantuan tersebut sangat bermanfaat dalam melanjutkan kehidupan setelah mereka kehilangan harta dan benda berharga.

“Saya ucapkan terima kasih Bank Kalsel, semoga tetap konsisten dalam memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban dan mendukung proses pemulihan korban kebakaran di Kelayan Besar 2, Banjarmasin,” pungkas Anoor. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Ketua Dewan Komisioner OJK Kunjungi Yayasan Rumah Kreatif dan Pintar Binaan Bank Kalsel

Published

on

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar beserta jajaran, Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin turut serta mendampingi. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar beserta jajaran berkesempatan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (22/1/2024). Dalam kunjungan kerjanya tersebut, Mahendra Siregar beserta jajaran berkesempatan mengunjungi rumah produksi Yayasan Rumah Kreatif dan Pintar yang menjadi mitra binaan Bank Kalsel di Komplek Banjar Indah Permai Banjarmasin.

Dalam kunjungannya kali ini, Mahendra Siregar juga didampingi oleh Kepala OJK Provinsi Kalsel Darmansyah, Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Provinsi Kalsel Ahimsa dan Deputi Diretur Hubungan Antarlembaga OJK Provinsi Kalsel Abidirrahman.

Dalam kesempatan tersebut, Mahendra Siregar tidak hanya melihat berbagai pakaian sasirangan dan ecoprint hingga produk kerajinan tangan dari Yayasan Rumah Kreatif dan Pintar, tapi juga melihat langsung bagaimana proses produksinya yang dilakukan langsung oleh para difabel.

Disela kegiatan, Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin yang turut serta mendampingi dalam kegiatan mengaku bangga dengan pencapaian Yayasan Rumah Kreatif dan Pintar hingga sekarang.

“Kami sebagai perbankan yang turut memberikan bantuan melalui dana CSR kepada Yayasan Rumah Kreatif dan Pintar sangat bangga dengan pencapaian yang mereka lakukan hingga sekarang. Bahkan mereka juga konsisten membuat berbagai macam produk khas lokal dengan melibatkan difabel hingga masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Dirinya pun berharap kolaborasi antara Bank Kalsel dengan Yayasan Rumah Kreatif dan Pintar kedepannya dapat terus dilanjutkan.

“Diharapkan melalui kerjasama ini kita bisa terus mendorong pengrajin maupun UMKM yang ada di Banua dapat berkembang dan naik kelas,” tambahnya.

Sementara itu, Owner Yayasan Rumah Kreatif dan Pintar Muhammad Arifin berterimakasih atas sumbangsih yang diberikan oleh Bank Kalsel sehingga pihaknya bisa memiliki outlet yang lebih representatif untuk dapat menjual produk hasil olahan pihaknya maupun dari UMKM binaan mereka.

“Dulunya kita berpindah-pindah tempat dan lokasinya masih sulit dijangkau, tapi sekarang dengan bantuan Bank Kalsel kita bisa menyewa outlet yang lebih representatif dan mudah didatangi oleh pengunjung,” bebernya.

Dijelaskannya hingga sekarang, Yayasan Rumah Kreatif dan Pintar sudah konsisten membuat berbagai macam produk khas lokal dengan nilai jual tinggi. Tidak hanya itu, bahkan pihaknya juga membina ribuan pengrajin dan UMKM di Provinsi Kalsel untuk bisa membuat berbagai produk lokal yang berkualitas dan sesuai dengan tren pasar.

“Bahkan mereka juga kita bantu dari sisi pemasarannya. Jadi kalau ada orderan besar dari instansi atau kementrian, kita berkolaborasi dengan mereka untuk memenuhi kebutuhannya,” pungkasnya. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Biaya Hidup Hanafi Dapat Bantuan dari UPZ Bank Kalsel

Published

on

Bantuan diserahkan secara simbolis Staf UPZ Bank Kalsel, kepada Hanafi. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Hanafi (78) hidup bersama istri dan seorang anak di Jalan Tatah Belayung, Kelurahan Pemurus Dalam, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin.

Hanafi saat ini tidak bisa bekerja lagi sehingga dalam mencukupi kebutuhan sehar-hari, istri Hanafi dibantu oleh anaknya yang menjadi tulang punggung keluarga dengan berjualan kelapa parut dengan keuntungan
yang tidak menentu.

Berdasarkan hal tersebut, sebagai bentuk kepedulian terhadap lansia dhuafa UPZ Bank Kalsel memberikan bantuan biaya hidup bulanan kepada Hanafi, Jum’at (19/1/2024).

Adapun dalam penyerahan bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Staf UPZ Bank Kalsel, kepada Bapak Hanafi. Dalam penyerahan tersebut juga didampingi oleh
istrinya.

“Semoga bantuan tersebut dapat meringankan biaya hidup sehari-hari Bapak Hanafi dan keluarganya,” ungkapnya.

“Bagi Donatur dan Sahabat Akselenials yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, kamu bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel,” ajak UPZ Bank Kalsel. [adv/

Rekening Zakat, Infak dan Shodaqoh
Bank Kalsel Syariah
6500844928 (Zakat)
6500846214 (Infak dan sedekah)
A.n Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel

Konsultasi dan Konfirmasi transfer via WA Center UPZ
Bank Kalsel: 0811505153

Bagikan ke
Continue Reading

Umum

Populer