BI 7-Day Reverse Repo Rate Naik 50 BPS Menjadi 4,75%: Sinergi Menjaga Stabilitas Dan Momentum Pemulihan – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-15

Umum

BI 7-Day Reverse Repo Rate Naik 50 BPS Menjadi 4,75%: Sinergi Menjaga Stabilitas Dan Momentum Pemulihan

Published

on

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo,. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 19-20 Oktober 2022 memutuskan untuk menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 50 bps menjadi 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 50 bps menjadi 4,00%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 50 bps menjadi 5,50%. Keputusan kenaikan suku bunga tersebut sebagai langkah front loaded, pre-emptive, dan forward looking untuk menurunkan ekspektasi inflasi yang saat ini terlalu tinggi (overshooting) dan memastikan inflasi inti ke depan kembali ke dalam sasaran 3,0±1% lebih awal yaitu ke paruh pertama 2023, serta memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah agar sejalan dengan nilai fundamentalnya akibat semakin kuatnya mata uang dolar AS dan tingginya ketidakpastian pasar keuangan global, di tengah peningkatan permintaan ekonomi domestik yang tetap kuat.

Bank Indonesia juga terus memperkuat respons bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas dan momentum pemulihan ekonomi sebagai berikut:
1. Memperkuat operasi moneter melalui kenaikan struktur suku bunga di pasar uang sesuai dengan kenaikan suku bunga BI7DRR tersebut untuk menurunkan ekspektasi inflasi dan memastikan inflasi inti kembali ke sasarannya lebih awal;
2. Memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dengan tetap berada di pasar sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi, terutama imported inflation, melalui intervensi di pasar valas baik melalui transaksi spot, Domestic Non Deliverable Forward (DNDF), serta pembelian/penjualan Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder;
3. Melanjutkan penjualan/pembelian SBN di pasar sekunder untuk memperkuat transmisi kenaikan BI7DRR dalam meningkatkan daya tarik imbal hasil SBN bagi masuknya investor portofolio asing guna memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah;
4. Melanjutkan implementasi kebijakan makroprudensial akomodatif untuk mendorong penyaluran kredit/pembiayaan perbankan kepada dunia usaha dengan:
i. mempertahankan: (a) rasio Countercyclical Capital Buffer (CCyB) sebesar 0%; (b) Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) pada kisaran 84 – 94%; serta (c) rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) sebesar 6% dengan fleksibilitas repo sebesar 6%, dan rasio PLM Syariah sebesar 4,5% dengan fleksibilitas repo sebesar 4,5%;
ii. melanjutkan pelonggaran rasio Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) Kredit/Pembiayaan Properti menjadi paling tinggi 100% untuk semua jenis properti (rumah tapak, rumah susun, serta ruko/rukan), bagi bank yang memenuhi kriteria NPL/NPF tertentu, untuk mendorong pertumbuhan kredit di sektor properti dengan tetap memerhatikan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko, berlaku efektif 1 Januari 2023 sampai dengan 31 Desember 2023;
iii. melanjutkan pelonggaran ketentuan Uang Muka Kredit/Pembiayaan Kendaraan Bermotor menjadi paling sedikit 0% untuk semua jenis kendaraaan bermotor baru, untuk mendorong pertumbuhan kredit di sektor otomotif dengan tetap memerhatikan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko, berlaku efektif 1 Januari 2023 sampai dengan 31 Desember 2023;
5. Melanjutkan kebijakan transparansi Suku Bunga Dasar Kredit dengan melakukan pendalaman asesmen terkait respons suku bunga kredit baru terhadap suku bunga kebijakan (Lampiran);
6. Memperkuat kebijakan sistem pembayaran untuk mendorong digitalisasi perbankan dan lembaga selain bank (LSB) melalui perluasan kepesertaaan, ekosistem dan penggunaan BI-FAST serta mendorong percepatan adopsi Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP) bagi bank dan LSB;
7. Memperkuat kerja sama internasional dengan bank sentral dan otoritas negara mitra lainnya, fasilitasi penyelenggaraan promosi investasi dan perdagangan di sektor prioritas bekerja sama dengan instansi terkait. Koordinasi bersama Kementerian Keuangan terus diperkuat dalam rangka menyukseskan 6 (enam) agenda prioritas jalur keuangan Presidensi Indonesia pada G20 tahun 2022 dalam pertemuan G20 Leader’s Summit November 2022.

Koordinasi kebijakan dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan mitra strategis dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) terus diperkuat melalui peningkatan nilai tambah (value added) Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di berbagai daerah. Sinergi kebijakan antara Bank Indonesia dengan kebijakan fiskal Pemerintah dan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) terus diperkuat dalam rangka menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta mendorong kredit/pembiayaan kepada dunia usaha pada sektor-sektor prioritas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, ekspor, serta inklusi ekonomi dan keuangan.

Pertumbuhan ekonomi global melambat disertai dengan tekanan inflasi yang tinggi dan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global. Setelah membaik di tahun 2022, pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2023 diprakirakan akan lebih rendah dari prakiraan sebelumnya, bahkan disertai dengan risiko resesi di beberapa negara. Revisi ke bawah pertumbuhan ekonomi terjadi di sejumlah negara maju terutama Amerika Serikat (AS) dan Eropa, dan juga di Tiongkok. Perlambatan ekonomi global dipengaruhi oleh berlanjutnya ketegangan geopolitik yang memicu fragmentasi ekonomi, perdagangan dan investasi, serta dampak pengetatan kebijakan moneter yang agresif. Dampak rambatan dari fragmentasi ekonomi global diprakirakan juga akan menyebabkan perlambatan ekonomi di Emerging Markets (EMEs). Sementara itu, tekanan inflasi dan inflasi inti global masih tinggi seiring dengan berlanjutnya gangguan rantai pasokan sehingga mendorong bank sentral di banyak negara menempuh kebijakan moneter yang lebih agresif. Kenaikan Fed Funds Rate yang diprakirakan lebih tinggi dengan siklus yang lebih panjang (higher for longer) mendorong semakin kuatnya mata uang dolar AS sehingga memberikan tekanan pelemahan atau depresiasi terhadap nilai tukar di berbagai negara, termasuk Indonesia. Tekanan pelemahan nilai tukar tersebut semakin tinggi dengan ketidakpastian pasar keuangan global yang meningkat, dan di negara EMEs termasuk Indonesia diperberat pula dengan aliran keluar investasi portofolio asing.

Perbaikan ekonomi domestik terus berlanjut. Perekonomian domestik pada triwulan III diprakirakan terus membaik ditopang oleh peningkatan konsumsi swasta dan investasi nonbangunan, tetap kuatnya ekspor, serta daya beli masyarakat yang masih terjaga di tengah kenaikan inflasi. Berbagai indikator bulan September 2022 dan hasil survei Bank Indonesia terakhir, seperti keyakinan konsumen, penjualan eceran, dan Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur mengindikasikan terus berlangsungnya proses pemulihan ekonomi domestik. Dari sisi eksternal, kinerja ekspor diprakirakan tetap kuat, khususnya batu bara, CPO, serta besi dan baja seiring dengan permintaan beberapa mitra dagang utama yang masih kuat dan kebijakan Pemerintah untuk mendorong ekspor CPO dan turunannya. Secara spasial, kinerja positif ekspor ditopang oleh seluruh wilayah, terutama Kalimantan dan Sumatera, yang tetap tumbuh kuat. Perbaikan ekonomi nasional juga tercermin pada kinerja lapangan usaha utama, seperti Perdagangan, Pertambangan, dan Pertanian. Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi 2022 diprakirakan tetap bias ke atas dalam kisaran proyeksi Bank Indonesia pada 4,5 – 5,3%. Pertumbuhan ekonomi pada 2023 diprakirakan tetap kuat didorong oleh solidnya permintaan domestik sejalan dengan terus meningkatnya mobilitas dan berlanjutnya penyelesaian Program Strategis Nasional (PSN), di tengah lebih dalamnya perlambatan perekonomian global.

Kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap sehat sejalan dengan masih kuatnya kinerja ekspor nonmigas. Transaksi berjalan triwulan III 2022 diprakirakan kembali mencatat surplus, melanjutkan capaian pada triwulan sebelumnya, didorong oleh surplus neraca perdagangan sebesar 14,9 miliar dolar AS. Sementara itu, tekanan dari sisi arus modal asing meningkat, terutama dalam bentuk investasi portofolio, seiring dengan tingginya ketidakpastian di pasar keuangan global. Investasi portofolio diperkirakan mencatat net outflow sebesar 2,1 miliar dolar AS pada triwulan III. Sementara itu, posisi cadangan devisa Indonesia akhir September 2022 tercatat sebesar 130,8 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 5,9 bulan impor atau 5,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Di tengah ketidakpastian di pasar keuangan global yang diprakirakan masih tinggi, kinerja NPI pada 2022 diprakirakan akan tetap terjaga dengan surplus transaksi berjalan dalam kisaran 0,4 – 1,2% dari PDB dan kinerja neraca transaksi modal dan finansial yang tetap baik terutama dalam bentuk Penanaman Modal Asing (PMA). Kinerja NPI pada 2023 diprakirakan tetap baik, ditopang oleh transaksi berjalan dan neraca transaksi modal dan finansial yang tetap solid, di tengah risiko berlanjutnya ketidakpastian pasar keuangan global.

Stabilitas nilai tukar Rupiah tetap terjaga di tengah sangat kuatnya dolar AS dan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global. Indeks nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama (DXY) mencapai tertinggi 114,76 pada tanggal 28 September 2022 dan tercatat 112,98 pada 19 Oktober 2022 atau mengalami penguatan sebesar 18,10% (ytd) selama tahun 2022. Sementara itu, nilai tukar Rupiah sampai dengan 19 Oktober 2022 terdepresiasi 8,03% (ytd) dibandingkan dengan level akhir 2021, relatif lebih baik dibandingkan dengan depresiasi mata uang sejumlah negara berkembang lainnya, seperti India 10,42%, Malaysia 11,75%, dan Thailand 12,55%. Depresiasi tersebut sejalan dengan menguatnya dolar AS dan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global akibat pengetatan kebijakan moneter yang lebih agresif di berbagai negara, terutama AS untuk merespons tekanan inflasi dan kekhawatiran perlambatan ekonomi global, di tengah persepsi terhadap prospek perekonomian Indonesia yang tetap positif. Ke depan, Bank Indonesia terus mencermati perkembangan pasokan valas dan memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sesuai dengan bekerjanya mekanisme pasar dan nilai fundamentalnya untuk mendukung upaya pengendalian inflasi dan stabilitas makroekonomi.

Inflasi lebih rendah dari prakiraan awal. Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) September 2022 tercatat sebesar 5,95% (yoy) lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 4,69% (yoy), didorong oleh penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Realisasi inflasi tersebut lebih rendah dari prakiraan sebelumnya sejalan dengan dampak penyesuaian harga BBM terhadap kenaikan inflasi kelompok pangan bergejolak (volatile food) dan inflasi kelompok harga diatur Pemerintah (administered prices) yang tidak sebesar prakiraan awal. Inflasi volatile food terkendali sebesar 9,02% (yoy) sejalan dengan sinergi dan koordinasi kebijakan yang erat melalui TPIP-TPID dan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dalam mendorong ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, kestabilan harga, dan komunikasi efektif. Kenaikan inflasi administered prices juga tidak setinggi yang diprakirakan yaitu 13,28% (yoy) sejalan dengan penyesuaian harga BBM dan tarif angkutan yang lebih rendah. Sementara itu, inflasi inti tetap terjaga rendah yaitu sebesar 3,21% (yoy) sejalan dengan lebih rendahnya dampak rambatan dari penyesuaian harga BBM tersebut di atas dan belum kuatnya tekanan inflasi dari sisi permintaan. Di tengah ekspektasi inflasi Consensus Forecast yang terlalu tinggi (overshooting), Survei Pemantauan Harga (SPH) hingga minggu kedua menunjukkan inflasi pada bulan Oktober diprakirakan lebih rendah dibandingkan bulan September 2022. Dengan perkembangan tersebut, Bank Indonesia memandang inflasi tahun 2022 akan lebih rendah dibandingkan dengan prakiraan awal, meski masih di atas sasaran 3,0±1%. Sinergi kebijakan antara Pemerintah Pusat dan Daerah dengan Bank Indonesia akan terus diperkuat untuk memastikan inflasi agar segera kembali ke sasaran yang telah ditetapkan.

Kondisi likuiditas di perbankan dan perekonomian tetap longgar. Pada September 2022, rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) masih tinggi mencapai 27,35%. Rasio ini tetap mendukung kemampuan perbankan dalam penyaluran kredit, di tengah berlangsungnya normalisasi kebijakan likuiditas melalui kenaikan Giro Wajib Minimum (GWM) Rupiah secara bertahap dan pemberian insentif GWM. Likuiditas perekonomian juga tetap longgar, tercermin pada uang beredar dalam arti sempit (M1) dan luas (M2) yang tumbuh masing-masing sebesar 13,5% (yoy) dan 9,1% (yoy). Lebih lanjut, dalam rangka pelaksanaan Kesepakatan Bersama Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan, Bank Indonesia hingga 19 Oktober 2022 melanjutkan pembelian SBN di pasar perdana sejalan dengan program pemulihan ekonomi nasional serta pembiayaan penanganan kesehatan dan kemanusiaan dalam rangka penanganan dampak pandemi Covid-19 sebesar Rp138,08 triliun. Likuiditas yang masih longgar tersebut turut memberikan dorongan untuk pemulihan ekonomi lebih lanjut.

Kenaikan suku bunga kebijakan mendorong peningkatan suku bunga pasar uang, di tengah kenaikan suku bunga perbankan yang masih terbatas. Di pasar uang, suku bunga IndONIA pada 19 Oktober 2022 naik 102 bps dibandingkan dengan akhir Juli 2022 menjadi sebesar 3,82%, sejalan dengan kenaikan BI7DRR dan penguatan strategi operasi moneter Bank Indonesia. Imbal hasil SBN tenor jangka pendek meningkat 114 bps, sementara imbal hasil SBN tenor jangka panjang relatif terjaga. Sementara itu, kenaikan suku bunga perbankan, baik suku bunga dana maupun suku bunga kredit, lebih terbatas seiring dengan likuiditas yang masih longgar yang memperpanjang efek tunda (lag effect) transmisi suku bunga kebijakan pada suku bunga dana dan kredit.
Intermediasi perbankan melanjutkan perbaikan dan mendukung pemulihan ekonomi. Pertumbuhan kredit pada September 2022 tercatat sebesar 11,00% (yoy), ditopang oleh peningkatan di seluruh jenis kredit dan seluruh sektor ekonomi. Pemulihan intermediasi juga terjadi pada perbankan syariah, dengan pertumbuhan pembiayaan sebesar 19,0% (yoy) pada September 2022. Dari sisi penawaran, berlanjutnya perbaikan intermediasi perbankan didukung oleh standar penyaluran kredit yang tetap longgar, seiring dengan membaiknya appetite perbankan dalam penyaluran kredit terutama di sektor Industri, Pertanian, Perdagangan, dan Konstruksi. Dari sisi permintaan, peningkatan intermediasi ditopang oleh pemulihan kinerja korporasi dan rumah tangga yang terus berlanjut. Kinerja korporasi tercermin dari perbaikan kemampuan membayar, tingkat penjualan, dan belanja modal, terutama di sektor Perdagangan dan Pertambangan. Kinerja rumah tangga tercermin dari konsumsi dan investasi rumah tangga yang membaik sejalan dengan optimisme konsumen. Di segmen UMKM, pertumbuhan kredit UMKM tercatat sebesar 17,13% (yoy) pada September 2022, terutama didukung oleh segmen mikro. Bank Indonesia mengapresiasi kontribusi perbankan dalam mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional melalui peningkatan penyaluran kredit dan pembiayaan kepada dunia usaha, termasuk dengan menjaga suku bunga kredit tetap akomodatif. Dengan memperhatikan perkembangan tersebut serta upaya sinergis yang dilakukan otoritas, sektor keuangan, dan dunia usaha, maka pertumbuhan kredit pada 2022 diprakirakan berada pada kisaran 9 – 11% (yoy).

Ketahanan sistem keuangan, khususnya perbankan, tetap terjaga baik dari sisi permodalan maupun likuiditas. Permodalan perbankan tetap kuat dengan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio / CAR) Agustus 2022 tetap tinggi sebesar 25,12%. Seiring dengan kuatnya permodalan, risiko tetap terkendali yang tercermin dari rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan /NPL) pada Agustus 2022 yang tercatat 2,88% (bruto) dan 0,79% (neto). Likuiditas perbankan pada September 2022 tetap terjaga didukung oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 6.77% (yoy), meskipun lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada Agustus 2022 sebesar 7,77%. Perlambatan DPK dikontribusikan oleh meningkatnya konsumsi masyarakat, belanja modal korporasi, dan preferensi penempatan dana pada aset keuangan lain yang terindikasi dari nilai kepemilikan surat berharga negara (SBN). Hasil simulasi Bank Indonesia juga menunjukkan bahwa ketahanan perbankan masih terjaga. Namun, potensi dampak dari sejumlah faktor risiko, baik dari sisi kondisi makroekonomi domestik maupun gejolak eksternal, tetap perlu diwaspadai.

Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan sistem pembayaran dan akselerasi digitalisasi untuk mendorong efisiensi transaksi ekonomi dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi. Transaksi ekonomi dan keuangan digital mengalami kenaikan ditopang oleh meningkatnya akseptasi dan preferensi masyarakat dalam berbelanja daring, perluasan dan kemudahan sistem pembayaran digital, serta akselerasi digital banking. Nilai transaksi Uang Elektronik (UE) pada triwulan III 2022 tercatat tumbuh 35,79% (yoy), dan untuk keseluruhan tahun 2022 diproyeksikan meningkat 32,27% (yoy) hingga mencapai Rp404 triliun. Nilai transaksi digital banking pada triwulan III 2022 meningkat 29,47% (yoy), dan untuk keseluruhan tahun 2022 diproyeksikan meningkat 30,19% (yoy) hingga mencapai Rp53.144 triliun. Untuk mendorong inovasi sistem pembayaran, Bank Indonesia terus melakukan persiapan implementasi QRIS Tarik Transfer Setor (TTS) pasca piloting serta terus melanjutkan perluasan QRIS antarnegara. Di sisi lain, Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) pada triwulan III 2022 meningkat 7,61% (yoy). Bank Indonesia terus memastikan ketersediaan uang rupiah dengan kualitas yang terjaga di seluruh wilayah NKRI, termasuk peredaran Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022. [ad/rls-bi]

Bagikan ke

Sergai

Dituding Ada Menyebut Kliennya Donatur Utama 02, Alamsyah Mengadu ke Dewan Pers

Published

on

Bantah Pemberitaan, Alamsyah Tidak Pernah Sebut Kliennya Donatur 02. (Foto/Ist)

SERGAI, SuaraBorneo.com – Alamsyah S.H.,M.H salah satu kuasa hukum dari Bunda NW disebut di salah satu media online terbitan Medan, ada menyebutkan bahwasanya kliennya Bunda NW itu adalah Donatur utama Paslon Capres 02 Prabowo – Gibran di Sumatera Utara.

Padahal video singkat Alamsyah S.H.,M.H bersama beberapa rekannya yang beredar berdurasi kurang lebih 4 menit saat di Mapolda Sumut waktu lalu jelas tidak ada menyebut atau mengatakan bahwasanya kliennya itu adalah Donatur Utama Paslon Capres Nomor 02.

“Saya tidak ada menyebut klien saya bunda NW itu adalah Donatur utama di Sumut untuk Paslon Capres 02, Coba cek lah video yang beredar di Instagram atau di tik tok, ini saya kirim video aslinya bahwasanya saya tidak ada menyebut klien saya Donatur Capres 02 Prabowo dan Gibran,” tegas Alamsyah melalui WhatsApp, Kamis (22/2/2024) saat dikonfirmasi awak media.

Lanjut Alamsyah, kedatangannya bersama Tim Advokat Bunda NW waktu itu di Mapolda sumut adalah untuk memenuhi undangan klarifikasi sebagai warga negara Indonesia yang baik atas laporan AF alias Menir pengusaha kilang padi asal Kota Perbaungan.

“Tentunya atas perbuatan salah satu media tersebut saya merasa terfitnah, saya akan tempuh jalur hukum dan sesuai UU Pers nomor 40 Tahun 1999,” pungkasnya.

Sebelumnya, Alamsyah S.H.,M.H diberitakan di salah media online terbitan medan berjudul “TKD Sumut tidak Akui Bunda NW Donatur Utama Capres Prabowo-Gibran”, pada Rabu 21 Februari 2024 kemarin.

Media terbitan medan tersebut mendapat sumber dari akun media sosial Tik Tok @TKP Medan disitu Alamsyah disebut ada menyebut kalau kliennya itu Bunda NW adalah Donatur utama Capres 02, bahkan di isi berita itu Alamsyah disebut berulang-ulang kali menyebut kalau kliennya adalah Donatur utama dan seorang Dermawan.

Saat ini Alamsyah dan Tim sedang berada di kantor Dewan Pers Nasional di Jakarta, untuk melaporkan oknum wartawan dan Media terkait yang membuat berita bohong atau tidak benar, laporan sudah diterima oleh Dewan Pers melalui staf pengaduan bertanggal 22 Februari 2024.

Berikut isi pengaduan Alamsyah ke Dewan Pers, Bahwa selanjutnya didalam pemberitaan tersebut yang dibuat oleh Teradu-1 dan diterbitkan oleh Teradu-2 berulang kali menyebutkan nama Pengadu dengan kalimat diantaranya” ALAMSYAH S,HM M.H selaku kuasa hukum NW mengatakan klientnya adalah donator utama paslon pilpres 02 di sumatera utara” terlihat pada paragraph pertama dalam tulisan berita yang diterbitkan oleh Teradu dst.

Bahwa selanjutnya pada paragraph ke tiga didalam berita tersebut disebutkan kalau para Teradu mendapatkan pernyataan tentang hal yang saya sampaikan ternyata mengutip dari akun medsos “TIKTOK TKP MEDAN” artinya semua hal yang ditulis oleh para Teradu yang dijadikan dasar pemberitaan yang didalamnya menyebutkan nama saya ternyata bersumber dari akun tiktok bukan bersumber dari pernyataan saya sendiri.

Bahwa faktanya saya sama sekali tidak ada menyebutkan kalimat klien saya bunda NW merupakan donator paslon capres 02 sehingga semua pemberitaan yang dibuat oleh Teradu-1 dan diterbitkan oleh Teradu-2 merupakan berita fitnah, tendensius dan sengaja menjatuhkan harkat dan martabat saya selaku advokat yang juga saat ini menjabat sebagai KETUA DPC PERADI DELI SERDANG.

Bahwa selanjutnya atas pemberitaan yang diterbitkan oleh para Teradu tersebut berhasil memprovokasi masyarakat di Sumatera Utara terkhusus terhadap pendukung pasangan capres 02 sehingga menimbulkan gejolak-gejolak yang dapat menyerang profesi saya dan kredibilitas saya sebagai seorang advokat dan kemudian nantinya jika terus dibiarkan maka bisa membuat suasana keharmonisan di sumatera utara menjadi tidak kondusif atas berita fitnah tersebut. (Ynr)

Bagikan ke
Continue Reading

Polkam

Kapolsek Perbaungan, AKP S. Gurusinga Berikan Minuman dan Makanan kepada Personil Pam dan Anggota PPK

Published

on

Kapolsek Perbaungan, AKP S. Gurusinga, SH melakukan pemberian minuman mineral dan makanan ringan kepada Personil pengamanan (Pam) dan anggota PPK pada saat Pleno Rekapitulasi perhitungan suara. (Foto/Ist)

SERGAI, SuaraBorneo.com – Kapolsek Perbaungan, AKP S. Gurusinga, SH melakukan pemberian minuman mineral dan makanan ringan kepada Personil pengamanan (Pam) dan anggota PPK pada saat Pleno Rekapitulasi perhitungan suara di PPK Kecamatan Pegajahan, Kamis (22/2) sekira Pukul : 10.00 Wib bertempat Kantor PPK Kecamatan Pegajahan.

Kehadiran Kapolsek di kantor PPK Kecamatan Pegajahan memberikan minuman ringan dan Cemilan, guna mencengah kejenuhan serta menambah semangat, PPK dan Pers Pam pada Pelaksanaan Perhitungan pleno Rekapitulasi hasil suara Kecamatan Pegajahan.

Selanjutnya Kapolsek Perbaungan beserta rombongan memberi minuman berupa air mineral, susu dan makanan ringan untuk di gunakan dalam perhitungan Rapat Rekapitulasi selama kegiatan pleno Repatriasi berlangsung.

Per Pam dan para PPS, memberikan ucapan Terima kasih kepada Kapolsek Perbaungan atas pemberian minuman dan makanan ringan kepada Pers Pam dan anggota PPK Kecamatan Pegajahan. (NR/01)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Penanganan KLB DBD DPRD Kapuas Terima Kunker DPRD Batola

Published

on

Pihak sekretariat DPRD Kapuas ketika menerima kunker Komisi II DPRD Batola. (foto/Suhaili).

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – DPRD Kabupaten Kapuas menerima kunjungan kerja (kunker) Komisi II DPRD Kabupaten Barito Kuala Kalsel Kamis (22/2/2024).

Kunker Komisi II dipimpin langsung Ketua DPRD Batola Saleh serta rombongan diterima pihak sekretariat dewan DPRD Kapuas.

Ketua DPRD Batola Saleh mengatakan kunker dalam rangka sharing terkait penanganan KLB kasus DBD belakangan dialami warga.

Dikatakan sejauh apa penanganan hal ini tentunya menjadi perhatian bersama baik di Kabupaten Batola maupun di Kabupaten Kapuas.

Oleh karena itu lanjutnya hal ini diharapkan menjadi perhatian Pemkab apakah terkait penanganan maupun anggaran melalui dinas terkait untuk kemudian melaksanakannya.

“Sehingga dengan begitu kasus DBD dapat tertangani dengan baik dan warga bebas dari itu,” ujar legislator Partai Golkar itu.
(Ujg/SB).

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

14 Perpusdes di Kapuas Akan Terima Bantuan

Published

on

Jajaran Disarpustaka Kabupaten Kapuas. (foto/hmskmf).

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Sedikitnya 14 Perpustakaan Desa (Perpusdes) yang tersebar di 8 Kecamatan akan menerima bantuan masing-masing 1.000 buku beserta rak untuk penyimpanannya. Hal ini disampaikan Kadisarpustaka Kabupaten Kapuas Suwarno Muriyat kepada media Rabu (21/2/2024).

“Keempat belas Perpusdes itu tersebar di Kecamatan Selat Kapuas Hilir Kapuas Timur Basarang Bataguh Mantangai Kapuas Barat dan Pulau Petak Selain usulan proposal untuk mobil keliling dan motor ke Perpusnas,” katanya.

Dia melanjutkan Disarpustaka akan memberikan Bimtek kepada perpusdes itu terkait pengusulan Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) akreditasi pengelolaan dan pengembangan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) sehingga akan semakin tumbuh dan berkembang budaya literasi.

“TPBIS bertujuan agar terjadi peningkatan budaya literasi melalui pemasyarakatan kegemaran membaca penguatan konten literasi dan transformasi perpustakaan melalui peningkatan akses dan kualitas layanan berbasis inklusi sosial bagi terwujudnya masyarakat berpengetahuan inovatif kreatif serta berkarakter,” katanya.

Ditambahkan untuk oengukuhan Bunda Literasi 17 Kecamatan aplikasi iKapuas dan Kartu Sakti yang telah dilaunching beberapa waktu lalu merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam mencapai tujuan program TPBIS itu. (Ujg/SB).

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

UPZ Bank Kalsel Beri Bantuan Insentif Kepada Dai Penggerak Daerah Terpencil di HSS

Published

on

Penyerahan bantuan secara simbolis diserahkan Pj. Bupati Hulu Sungai Selatan, Drs. H. Hermansyah, MM kepada perwakilan da'i dari MUI Kab. Hulu Sungai Selatan. (Foto/Ist) 

KANDANGAN, SuaraBorneo.com – Pada tahun ini, MUI Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mengirimkan da’i untuk memberikan bimbingan ilmu agama Islam kepada muallaf yang berada di daerah terpencil khususnya di wilayah Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Rabu (21/2/2024).

Adapun jumlah da’i yang dikirim oleh Majelis Ulama Indonesia Kab. Hulu Sungai Selatan pada tahun 2024 ini sebanyak 31 orang yang.masing-masing ditempatkan di masjid dan musholla mencakup seluruh wilayah terpencil di Kec. Loksado, Kab. Hulu Sungai Selatan.

Berdasarkan hal tersbut UPZ Bank Kalsel memberikan bantuan insentif kepada da’i penggerak daerah terpencil yang khususnya di Kec. Loksado, Kab. Hulu Sungai Selatan melalui MUI Kab. Hulu Sungai Selatan.

Adapun dalam penyerahan bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Pj. Bupati Hulu Sungai Selatan, Drs. H. Hermansyah, MM kepada perwakilan da’i dari MUI Kab. Hulu Sungai Selatan.

“Semoga bantuan tersebut bermanfaat kepada da’i yang bertugas di daerah terpencil khususnya di Kec. Loksado, Kab. Hulu Sungai Selatan,” pesannya.

“Bagi Donatur dan Sahabat Bank Kalsel yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, kamu bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel,” ajak UPZ Bank Kalsel. [adv/

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Polres Sergai Beri Bantuan Sembako Kepada Korban Terdampak Banjir

Published

on

Polres Serdang Bedagai (Sergai) memberikan bantuan sembako kepada korban yang terdampak banjir akibat luapan sungai Barou dan jebolnya tanggul. (Foto/Ist)

SERGAI, SuaraBorneo.com – Polres Serdang Bedagai (Sergai) memberikan bantuan sembako kepada korban yang terdampak banjir akibat luapan sungai Barou dan jebolnya tanggul di Desa Bukit Cermin, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Bantuan itu diserahkan Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha melalui Kapolsek Dolok Masihul AKP Zulham kepada warga yang terdampak banjir. Bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian Polri Kepada korban yang terdampak banjir.

PS Kasi Humas Polres Sergai Iptu Edward Sidauruk mengatakan, Kapolres Sergai sudah mendatangi lokasi banjir guna memberikan bantuan pangan, sekaligus meninjau langsung kondisi tanggul yang jembol.

“Respon cepat Kapolres Sergai dan personel ini langsung ke lokasi yang terdampak banjir dengan membawa bantuan pangan berupa, beras, mie instan, telur dan lainnya. Selain itu juga mendirikan posko di Desa Bukit Cermin,” kata Edward, Rabu (21/2).

Ia mengatakan, Kapolres Sergai turun ke lokasi dengan menyusuri rumah warga yang terdampak banjir demi melihat langsung kondisi korban.

Dalam data kepolisian, rumah warga yang terdampak banjir Dusun I dan Dusun 2, di Desa Bukit Cermin, akibat maluapnya Sungai Barou dan jebolnya tanggul ada sebanyak 123 Kartu Keluarga (KK). Dalam musibah itu tidak ada korban jiwa.

Ia menyebutkan, ketinggian air saat ini  sudah mulai surut, karena tanggul sungai yang jebol sudah mulai diperbaiki.

“Meski demikian anggota kepolisian masih tetap standby di lokasi. Harapan kita banjir kita cepat surut, sehingga warga yang terdampak bisa beraktivitas kembali,” ujarnya.

Diketahui, bencana banjir ini disebabkan tingginya curah hujan di hulu sungai di Wilayah Kabupaten Simalungun, mengakibatkan Sungai Barou meluap sehingga menyebabkan tanggul sungai jebol dan merendam rumah warga yang berada di Desa Bukit Cermin, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). (NR/01)

Bagikan ke
Continue Reading

Parlemen

Yunasril Apresiasi Kapolres Sergai dan Jajarannya Ungkap Sabu 2,7 Kg

Published

on

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Sergai, Yunasril, SH, MKn atau yang sering disapa YNS. (Foto/Ist)

SERGAI, SuaraBorneo.com – Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Sergai, Yunasril, SH, MKn atau yang sering disapa YNS mengapresiasi pengungkapan kasus narkoba jenis sabu 2,7 Kg di wilayah hukum Polres Sergai.

“Kita sampaikan apresiasi Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta dan Satnarkoba Polres Sergai dibawah komando AKP Iwan Hermawan atas berhasilnya mengungkap kasus narkoba seberat 2,7kg dari seorang pria terduga bandar,” ujar YNS di Sei Rampah, Selasa (20/02).

Lanjut Yunasril, yang penting kita semua mewaspadai munculnya kelompok ‘Cyber Narcoterrorism’. kelompok ini memanfaatkan dunia maya sebagai media untuk memasarkan narkoba.

“Untuk itu, perlu kerjasama yang kuat antar institusi antara lain Kominfo, TNI, BIN dan Badan Cyber dan sandi negara serta Direktorat Siber Polri,” ungkapnya lagi.

Terakhir, Yunasril berharap agar terus tingkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkoba dan pencegahan secara preventif pada kalangan muda yang berpotensi menjadi korban bahaya narkoba.

“Semoga Indonesia khususnya Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumut bebas dari penyalahgunaan narkoba,” tutupnya. (Yusnar)

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Peduli Kesehatan, Pasar Bauntung dan Puskesmas Banjarbaru Selatan Gelar Pengobatan Gratis Untuk Warga

Published

on

Kepala Pasar Bauntung memantau pengobatan gratis Puskesmas Banjarbaru Selatan di klinik Pasar Bauntung Banjarbaru. (Foto/Ist)

BANJARBARU, Suaraborneo.com – Wujudkan Pasar Berlisensi SNI Pasar Bauntung Banjarbaru bekerjasama dengan Puskesmas Banjarbaru Selatan dengan dukungan Bank Kalsel mengadakan pengobatan gratis untuk pedagang pasar Bauntung dan pengunjung pasar serta warga yang memerlukan.

Pengobatan gratis yang di laksanakan oleh Puskesmas Banjarbaru Selatan dengan dukungan Bank Kalsel di buka setiap satu bulan sekali, kegiatan ini sudah berjalan hampir 2 tahun dan hari ini Selasa 20/02/2024 hari pertama di buka kembali di tahun 2024.

Dalam keterangan nya, saat wawancara bersama awak media Dokter Puskesmas Banjarbaru Selatan Dr Sri Astuti dengan di dampingi Barlian Perawat sekaligus Koordinator Tata Usaha Puskesmas Banjarbaru Selatan Barlian, Perawat Puskesmas Banjarbaru Selatan Endah Setiyani menjelaskan tujuan kegiatan ini.

“Peresmian pengobatan gratis di pasar Bauntung di laksanakan bulan April 2022 hingga saat ini. Kegiatan pengobatan gratis sudah berjalan hampir dua tahun,” jelasnya.

Senada apa yang disampaikan Dokter Puskesmas Banjarbaru Selatan Sri Astuti, Kepala pasar Bauntung Putra Yulianda Ariesandi saat kami hubungi juga menyampaikan tentang kegiatan pengobatan gratis untuk pedagang dan pengunjung pasar Bauntung Banjarbaru.

“Kegiatan ini sebenarnya untuk menjadikan pasar Bauntung menjadi pasar yang berlisensi Standar Nasional Indonesia, itu salah satu syarat harus ada tempat kesehatan untuk pengobatan gratis untuk pedagang dan warga,” terangnya.

Selain itu, Kepala Pasar Bauntung juga menyampaikan harapan untuk kegiatan pengobatan gratis ini.

“Harapan kami kegiatan ini terus berjalan setiap bulan dan terlihat antusias pedagang yang selalu hadir intuk pemeriksaan di klinik Pasar Bauntung, dan banyak juga pengunjung yang ikut berobat gratis di klinik tersebut, dan mudahan di setiap bulan bisa dua atau tiga kali di laksanakan pengobatan gratis ini,” harapnya.

Beberapa pedagang di pasar Bauntung juga merasa sangat terbantu dengan program ini karena bisa mudah berobat di wilayah mereka melaksanakan kegiatan jual beli tanpa harus menggangu aktifitas pedagang.
(Erick)

Bagikan ke
Continue Reading

Polkam

Personil Sat Samapta Polres Sergai Lakukan Patroli di Seluruh Kantor PPK

Published

on

Personel Satsamapta Polres Serdang Bedagai melaksanakan patroli ke kantor PPK. (Foto/Ist)

SERGAI, SuaraBorneo.com – Personel Satsamapta Polres Serdang Bedagai melaksanakan patroli ke kantor PPK, Bawaslu dan KPU guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif di wilkum Serdang Bedagai.

Kasi Humas Polres Serdang Bedagai IPTU EDWARD SIDAURUK, SE,MM di Polres Sergai (Selasa, 20 Februari 2024) mengatakan , “Kegiatan patroli ini dilaksanakan di beberapa kantor PPK kecamatan yang ada di Serdang Bedagai, dan kantor KPU serta Bawaslu”.

“Dalam kegiatan tersebut personil patroli menyampaikan himbauan kepada personil yang melaksanakan pengamanan agar tetap waspada dan responsif terhadap Situasi Kamtibmas dan selalu lakukan pengecekan rutin dalam menjaga keamanan dan kelengkapan Logistik Kotak Suara di Kantor PPK,” bebernya.

“Personil Patroli juga menyampaikan himbauan kepada petugas PPK mana kala ada kendala yang dapat dibantu oleh petugas pengamanan agar segera diberitahu untuk segera menindak lanjutinya,” ucap Kasi Humas mengakhiri. (NR/01)

Bagikan ke
Continue Reading

Umum

Populer