Gubernur Minta Rute Tarakan-Tawau Dibuka Kembali – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-15

Kaltara

Gubernur Minta Rute Tarakan-Tawau Dibuka Kembali

Published

on

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs H Zainal A. Paliwang, SH., M.Hum meminta agar melakukan aktivitas penerbangan Tawau Sabah. (Foto/Ist) 

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Guna menggerakkan kembali sejumlah sektor ekonomi di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) dan Sabah, Malaysia. Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs H Zainal A. Paliwang, SH., M.Hum meminta agar melakukan aktivitas penerbangan Tawau Sabah, Malaysia menuju Tarakan (PP) dan reaktivasi jalur penerbangan kargo Tarakan-Tawau.

“Mengingat Pandemi Covid-19 telah dapat dikendalikan, maskapai yang biasanya beroperasi tiga kali dalam seminggu (MASWings,red), diharapkan bisa kembali aktif,” kata Gubernur Kaltara, pada saat melakukan audiensi dengan Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, Rabu (30/11).

Berlangsung di Ruang Pertemuan Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Jakarta, Gubernur didampingi Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, Andi Nasuha dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Kaltara, Jaini, S.Hut., M.P.

Sementara Menhub, didampingi Dirjend Perhubungan Laut, Arif Toha, Direktur ASDP, Junaidi, Direktur Navigasi Hengky, dan Direktur Angkutan Udara, Putu Cahyadi
Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang mengungkapkan reaktivasi rute penerbangan dan pelayaran (Tarakan-Tawau) dilakukan sebagai upaya peningkatan pembangunan kawasan perbatasan. Hal tersebut, katanya, sebagaimana program kerja pada forum Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia (Sosek Malindo) pada tiga bidang. Yakni kerjasama sosial dan budaya, kerjasama ekonomi, perdagangan dan perhubungan serta kerjasama keamanan dan perbatasan.

Kondisi saat ini, trayek Tarakan-Tawau hanya melayani pengiriman hasil laut melalui jalur pelayaran. Namun pengiriman menurun dikarenakan biaya cargo naik.

“Kita mau terbukanya pengiriman cargo melalui jalur udara. Ini juga menghindari adanya petani kepiting bakau yang melalui jalur tidak resmi dalam menyalurkan barang ekspor ke wilayah Tawau,” ungkapnya.

Dihadapan Menhub Budi Karya, Gubernur Zainal juga meminta agar rute dan frekuensi penerbangan dari Tanjung Selor keluar Kaltara ditambah. “Hal ini agar masyarakat Kaltara memiliki banyak pilihan waktu untuk keluar dan masuk Kaltara,” terangnya.

Sementara terkait dengan hibah atau pinjam pake Kapal Rade, Gubernur mengungkapkan bahwa pada intinya Kaltara siap menerima.
Dimana Kapal Rade nantinya, akan dioperasikan untuk melayani Daerah 3TP (Terpencil, Terluar, Tertinggal dan Pedalaman). Misal ke daerah Lumbis, Sungai Ular, Ancam dan Sungai Dangkal di wilayah Kaltara. Tak hanya mengangkut barang dan orang, tapi juga kendaraan, sembako dan lainnya.

“Intinya kita (Pemprov,red) siap, prosesnya sendiri lagi penyusunan kajian operasional Kapal Rede di wilayah Provinsi Kaltara,” beber Gubernur didampingi Plt Kadishub Kaltara, Andi Nasuha.

Terakhir, disampaikan perihal rencana pembangunan pelabuhan barang di Sei Menjuaring Salangketo, Desa Tanjung Buka, Kabupaten Bulungan.
“Alhamdulillah, mendapat respon positif. Kita berharap Menteri Perhubungan segera dapat menfasilitasi sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di Kaltara. (md/dkisp)

Kaltara

Wali Kota H Khairul Menghadiri Pelantikan PDGI Di Kaltara

Published

on

TARAKAN, SuaraBorneo.com – Wali kota Tarakan dr.H.Khairul,M.Kes., menghadiri Pelantikan Pengurus Wilayah dan Pengurus Cabang Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kalimantan Utara, Minggu (29/01/2023).

Bertempat di Hotel Royal Tarakan, Pelantikan Pengurus Wilayah PDGI Kalimantan Utara masa bakti 2022-2025 ini merupakan pelantikan pengurus wilayah yang ke dua sejak terbentuknya PDGI Wilayah Kalimantan Utara.

Di kesempatan tersebut juga dilakukan pelantikan empat Pengurus Cabang PDGI se-Kalimantan Utara yaitu Pengurus Cabang Tarakan, Nunukan, Malinau, dan Bulungan masa bakti 2022-2025.

Melalui kepengurusan baru ini diharapkan PDGI khusunya PDGI Cabang Tarakan dapat terus berkontribusi dan menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota Tarakan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan khususnya kesehatan gigi dan mulut.

Adapun kegiatan pelantikan ini turut dirangkaikan dengan rapat kerja dan seminar ilmiah. (mdd).

Continue Reading

Kaltara

Gubernur Zainal Paliwang Hadiri Musyawarah Ke-II DAD Kaltara

Published

on

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs H Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum membuka secara langsung Musyawarah ke-II Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kaltara Tahun 2023. (Foto/Ist) 

TANJUNG SELOR, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs H Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum membuka secara langsung Musyawarah ke-II Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kaltara Tahun 2023 di Desa Gunung Seriang, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Jumat (27/01/2023).

Selain membuka musyawarah yang dihadiri lebih dari 300 utusan dari lima kabupaten/kota se-Kaltara, Gubernur Zainal juga mengikuti rangkaian acara yang lainnya. Diantaranya yakni melakukan peresmian gedung sekretariat DAD, penancapan tiang pertama pembangunan Rumah Adat Lamin Dayak Kaltara, serta pelantikan Pengurus Daerah Badan Komando Laskar Masyarakat Adat Dayak Nasional (Bakormad).

Hadir dalam kegiatan tersebut Presiden Masyarakat Adat Dayak, Dr Drs Marthin Billa, MM., Ketua Umum DAD, Drs Jhony Laing Impang, M.Si., Wakil Bupati (Wabup) Bulungan, Ingkong Ala, S.E., M.Si., mantan Bupati dan Wakil Bupati pertama Kabupaten Tana Tidung (KTT), unsur Forkopimda Kaltara, tokoh Adat, tokoh Masyarakat dan tokoh Agama se-Kaltara.

Mengawali sammbutannya, Gubernur Zainal mengapresiasi atas terpilihnya Ibu Kota Provinsi Kaltara sebagai tuan rumah pelantikan pertama pengurus Bakormad Kaltara. Ia begitu tersanjung karena dapat hadir dalam seluruh rangkaian kegiatan.

Ia juga mengucapkan selamat atas peresmian gedung sekretariat DAD Kaltara dan bagi pengurus Bakormad.
“Saya atas nama pribadi dan Pemprov Kaltara begitu mengapresiasi dan menyambut baik terlaksananya kegiatan ini. Saya berharap melalui musyawarah kedua ini, dapat membentuk kepengurusan yang dapat memberikan ide positif dalam organisasi dan pembangunan di Kaltara yang kita cintai ini,” katanya.

Ia juga berpesan, agar dalam musyawarah ini dapat bersikusi serta menyuarakan ide dan pendapat dengan cara yg baik sehingga tersusun program kerja yang mufakat dan dapat dilaksanan. Dan, hasilnya dapat bermanfaat bagi seluruh kalangan khususnya masyarakat Dayak yg ada di Kaltara.

Pada kesempatan ini, ia mengingatkan agar seluruh masyarakat adat Dayak mau menjaga dan melestarikan budayanya. Agar jati diri atau identitas sebagai warga Dayak tidak hilang.
Selain itu, sebagai salah satu suku asli Pulau Kalimantan, tentunya ia menginginkan warisan budaya terus dilestarikan.

“Yang saya ketahui, setiap ukiran suku Dayak mempunyai warna dan arti tersendiri,” imbuhnya.
Dari sudut pandang pemerintah, ia menerangkan dalam arti luas pentingnya menjaga warisan adat/budata, tidak hanya tentang kekayaan dan identitas bangsa tetapi sebuah investasi besar untuk membangun masa depan dan peradaban bangsa demi terwujudnya tujuan nasional.

Sempat berdiskusi bersama Presiden MAD Nasional dan Sekjen DAD, ia juga mendorong untuk menginventarisir kebudayaan/kekhasan suku Dayak. Seperti corak baju, penutup kepala, untuk di patenkan di Direktorat Jenderal Kekayaan Inteletual (DJKI) Kemenkumham.

Selanjutnya, mengenai pembangunan Lamin Adat Dayak yang diketahui berukuran 35×60 meter. Ia juga sejalan dengan pemikiran tersebut.
Sebelumnya, telah disampaikan laporan panitia selain pembangunan Lamin, direncanakan akan membangun museum Dayak. Namun, karena keterbatasan lahan, maka melalui surat resmi mengajukan permohonan penambahan lahan kepada pemerintah.
“Ini saya beri apresiasi dan beri penghormatan yang sangat tinggi.

Saya sejalan dengan beliau. Saya juga pernah menyampaikan bahwa saya punya keinginan, punya cita-cita membuat museum guji di Kaltara. Karena banyak guci di Kaltara. Saya berkeinginan menyumbangkan guji ke museum nanti. Saya yakin masyarakat Dayak di Kaltara berlomba-lomba menyumbangkan gucinya agar bersama-sama kita masukan ke museum,” ungkapnya.

“Nanti saya lihat lokasi dulu. Insya Allah saya akan berikan tambahan (lahan,red) ke lokasi ini,” tambahnya.

Diakhir sambutannya, sekali lagi Gubernur Zainal mengharapkan agar semangat musyawarah ini tidak saat ini saja, akan tetapi terus berkelanjutan.

“Mari bersinergi bersama dengan pemerintah, sehingga kita dapat membangun Kaltara rumah kita menuju Kaltara yang Berubah,” pungkasnya. (mdd)

Continue Reading

Kaltara

TP-PKK Kaltara Gelar Simulasi Tanggap dan Tangguh Bencana, Rachmawati: Ingin Masyarakat Tanggap Bencana

Published

on

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kalimantan Utara (Kaltara), Hj Rachmawati Zainal, S.H. (Foto/Ist) 

TARAKAN, SuaraBorneo.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kalimantan Utara (Kaltara), Hj Rachmawati Zainal, S.H., membuka secara langsung kegiatan Simulasi dan Sosialisasi Sehat, Tanggap dan Tangguh Bencana yang digelar oleh TP-PKK Kaltara bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tarakan digelar di Aula Gedung Wanita, Selasa (24/1/2023).

Berfokus pada bahaya kebakaran yang menyebabkan banyaknya masyarakat harus kehilangan tempat tinggal dengan prosentase korsleting listrik sebesar 43 persen dan kompor sebesar 27 persen.
“Musibah kebakaran dapat dicegah dengan berbagai identifikasi dan mitigasi dengan menggunakan barang sesuai standar, seperti tabung SNI serta tidak menggunakan listrik melebihi kapasitas,” ujar Rachma dalam sambutannya.

Istri orang nomor satu di Kaltara tersebut ingin masyarakat memiliki fasilitas untuk mencegah potensi bencana seperti hydrant serta Alat Pemadam Api Ringan (APAR) agar dapat menagani secara cepat potensi musibah kebakaran.

“Melalui kegiatan ini akan di simulasikan kepada bapak dan ibu. Saya harap kita bisa bersinergi mendukung pemerintah Kaltara dengan memaksimalkan semua potensi untuk mencegah bencana kebakaran,” ujar Rachmawati.
Kepada awak media seusai membuka acara, Rachmawati menjelaskan memilih kota Tarakan karena angka kepadatan penduduknya yang cukup tinggi dan memiliki catatan musibah kebakaran, longsor, banjir bahkan gempa bumi.

“Sudah diperlihatkan tabelnya, bahwa setiap tahun ada bencana kebakaran dan longsor serta banjir. Kami berikan simulasi agar para ibu rumah tangga dan masyarakat bisa mengetahui apa yang dilakukan pertama ketika terjadi kebakaran, longsor ataupun gempa bumi,” ujar Rachmawati saat diwawancarai awak media.

Rachmawati menginginkan agar para ibu rumah tangga khususnya agar tidak panik menghadapi situasi bencana. Sosialisasi dilakukan berjenjang dari TP-PKK Kaltara kepada para kader PKK kota dan kecamatan serta para Ketua Rukun Tetangga agar nantinya dapat disosialisasikan kembali ke lingkungan yang lebih kecil.

“Kami mengundang bapak/ibu RT nanti mereka yang langsung ke masyarakat dan mungkin kami bisa adakan dalam sekala besar nantinya,” tutupnya.
Pada kesempatan tersebut Rachmawati juga berbagi hadiah kepada kader pkk dan masyarakat yang hadir dengan kuis untuk lebih mengakrabkan suasana. (mdd)

Continue Reading

Kaltara

DKP Kaltara Inginkan Penyaluran BBM Supsidi Tepat Sasaran

Published

on

Rukhi Syayahdin, S.ST.PI beserta staf dampingi ketua FKNPP bersama babin kamtibmas serta RT setempat. (Foto/Ist) 

TARAKAN, SuaraBoerneo.com – DinasKelautan dan Perikanan ( DKP ) Provinsi Kaltara melakukan pendataan kepada kapal kapal nelayan di juata laut yang kesulitan mendapatkan BBM, Sabtu (21/1/2023).

Rukhi Syayahdin, S.ST.PI beserta staf dampingi ketua FKNPP bersama babin kamtibmas serta RT setempat turut memantau secara langsung pendataan kapal kapal nelayan.

Dikatakan Rukhi jangan sampai ada nelayan yang tidak tepat, yang memanfaatkan peluang peluang, yang bukan nelayan pun dianggap nelayan. ditambah lagi sekarang ini dengan adanya kenaikan harga BBM ini yg perlu kita perhatikan ujarnya.

Belum lagi kuatirnya dgn adanya inflasi yg akan melanda berdampak kepada BBM.
kita ini pemerintah sudah fokus untuk pembagian deviden yang semaksimal mungkin utk kebutuhan nelayan.
Oleh karena itu kita jemput bola dengan cara meminimalisir melakukan pendataan dokumen kekapal nelayan. makanya kita pantau para pelaku-pelaku serta spekulan yang tidak punya perahu tapi dia ikut ambil rekomendasi BBM, itu yg saya tidak setuju untuk apa, katanya
Saat dilakukan pendataan bersama Ketua Forum komunikasi Nelayan Pekerja dan pengusaha ( FKNPP) Armin Aripuddin didampingi Sekretaris M. Rizal bersama pengurus lainnya langsung melakukan komunikasi dengan Nelayan.

Guna membantu pemerintah dalam hal ini langsung melakukan pendataan dan himbauan kepada para nelayan.
Menurut armin dari pendataan tersebut ada 21 perahu nelayan yang terdata.
dengan demikian jadi betul-betul sasaran yg punya perahu nelayan dengan dokumen yg jelas ungkapnya.
Disisi lain rukhi juga mengatakan kapal kapal yg tidak jelas peruntukannya nggak mungkin kita ladeni, saya akan tetap bagaimana tahun ini standarnya.
yang tidak punya perahu, tapi dia punya dokumen dokumen perizinan, apa yang akan dijadikan landasannya. selama ini tidak bisa itu yang digunakan, yang kita berikan kemasyarakat yang telah didata dalam pengambilan BBM.

Mereka punya surat rekomendasi itu yang dikeluarkan mengambil dari tempat tempat yang tersedia, seperti di Mitra lestari, di pangkalan laut ( SPBU ) dan pangkalan tempat kapal-kapal nelayan yang sudah terdata, sebenarnya yang dianjurkan adalah mereka Langsung ke tengkayu 2 ungkap Armin. (mdd)

Continue Reading

Kaltara

Buka Workshop Literasi, Gubernur Minta Jemput Bola Tekan Buta Aksara hingga Posisi Kaltara Untuk Ibukota Negara

Published

on

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., membuka workshop menulis dan lomba penulisan essay. (Foto/Ist)

TARAKAN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., membuka workshop menulis dan lomba penulisan essay dengan tema “Membangun Peradaban dengan Literasi” bertempat di Aula, Lantai 4 Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA) Negeri 1 Kota Tarakan, Senin (16/1/23).

“Saya apresiasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ini merupakan salah satu cara membangun budaya literasi bagi masyarakat sehingga dapat meningkatkan pemahaman sikap dalam kehidupan kita sehari-hari,” ujar Gubernur Zainal.

Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) dengan salah satu agendanya adalah Revolusi Mental serta pembangunan kebudayaan yang bertujuan membangun manusia IIndonesia yang memiliki cara berfikir yang terbuka, kritis, kreatif dan berkarakter.

“Dalam upaya membangun kualitas itu, generasi dijadikan sebagai pondasi yang kokoh sekaligus dimensi dalam indeks pembangunan. Kita patut bersyukur Provinsi Kaltara budaya literasi nya ada di atas nasional yaitu 57,71 lebih tinggi dari indeks nasional,” tambahnya.

Walaupun memiliki indeks literasi yang cukup tinggi Kaltara menurut Gubernur Zainal, Kaltara harus tetap menekan buta aksara hingga titik terendah.
“Ini saya dapat waktu saya ke Punan Batu, saya menginap di sana dan bertemu anak-anak Punan Batu saya dapati 90 persen tidak bisa membaca Ini tugas kita semua agar jangan sampai ada yang tidak mengenal huruf,” ajak Gubernur.

Pada kesempatan tersebut gubernur menugaskan Kepala Dinas Pendidikan Kaltara, Teguh Hendry Susanto hang yang juga hadir agar membuat program jemput bola kepada masyarakat yang masih sulit mengakses pendidikan.
“Diprogramkan kita yang mendatangi mereka. Kita berikan insentif tambahan (kepada tenaga pengajar). Kita buat seminar menulis sedangkan masih banyak anak kita yang tidak mengenal huruf,” imbuhnya.

Gubernur meminta OPD terkait selain pendidikan seperti sosial serta pemuda olahraga bisa melaksanakan kegiatan bagi membangun sumberdaya manusia.
“Kalau tidak punya anggaran, nanti saya berikan. Minimal hari-hari libur kita datangi mereka. Pemprov juga terus berupaya mengatasi persoalan literasi salah satunya melalui perpustakaan digital dan perpustakaan keliling bagi daerah yang belum tersentuh internet,” ungkap Gubernur.

Kembali disetiap kesempatan orang nomor satu Kaltara tersebut mengingatkan posisi strategis Kaltara sebagai Pintu Gerbang Ibukota Negara Nusantara dari mancanegara.

“Apalagi Kaltara bukan hanya penyangga tetapi sebagai pintu gerbang menuju ibukota negara. Mari terus tingkatkan budaya literasi sesuai visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara meningkatkan sumberdaya manusia melalui pendidikan wajib belajar 16 tahun yang berwawasan kebangsaan demi mewujudkan Kaltara yang Berubah, Maju dan Sejahtera,” ungkapnya
Terakhir Gubernur berharap para peserta bisa mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya serta mengerahkan kemampuan semaksimal mungkin untuk membuat opini dalam bentuk karya tulis.

“Mari tingkatkan budaya literasi mulai dari kita sendiri, ketika sudah terbiasa barulah kita mengajak keluarga, teman dekat serta orang yang ada di sekitar kita,” tutup Gubernur Zainal mengakhiri sambutannya.
Workshop literasi ini digagas oleh Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISPI), Kaltara (md/DKISP).

Continue Reading

Kaltara

Keluarga Besar Yansen TP Gelar Ibadah Syukur Natal dan Tahun Baru

Published

on

Keluarga Besar Dr. Yansen TP, M.Si, Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara). (Foto/Ist)

MALINAU, SuaraBorneo.com – Sempat terhenti karena pandemi Covid-19 selama dua tahun, tradisi ibadah syukur Natal dan Tahun Baru Keluarga Besar Dr. Yansen TP, M.Si, Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali dilaksanakan.

Sabtu malam (14/1/2023), bertempat di kediaman pribadinya, Yansen TP dan keluarga besarnya yang datang melaksanakan ibadah syukur dengan khidmat dan penuh kegembiraan karena bisa bersua kembali tanpa ada batasan berkumpul seperti tahun-tahun sebelumnya.

Ketua panitia acara menyampaikan, keluarga besar Yansen TP punya tradisi yang sudah dilaksanakan puluhan tahun, yaitu ibadah syukur Natal dan Tahun Baru.

“Sudah 21 tahun ibadah keluarga ini terlaksana. Namun karena dua tahun pandemi menghambat semuanya jadi terhenti. Tahun ini baru bisa lagi dilaksanakan,” kata Pdt. Baron Darmadi, S.Th dalam laporannya pada Ibadah Syukur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 keluarga besar Yansen TP yang dihadiri kurang lebih seribuan orang.

Diungkapkan Yansen TP, Terkait tradisi ibadah syukur Natal dan Tahun Baru yang keluarga besarnya laksanakan dari puluhan tahun silam merupakan sebuah kerinduan keluarga yang memang dilahirkan dalam hubungan darah dan seiring perjalanan waktu terpencar di mana-mana untuk dapat bersilaturahmi kembali melalui momen ibadah agar eksistensi hubungan keluarga semakin erat dan harmonis.

“Saat kami berada di suatu tempat, kami punya satu kerinduan untuk menghidupkan semangat kembali menyatukan keluarga yang terpisah oleh situasi kondisi yang kita ketahui awal Malinau masih kecamatan, masih hidup sendiri-sendiri,” ungkap Yansen TP.

Karena itulah keluarganya menggagas ibadah syukur Natal dan Tahun Baru digelar setiap tahun dalam rangka menyatukan semangat keluarga besar agar selalu berinteraksi, saling membina, menghidupkan dan saling mendorong, sehingga menjadi bagian masyarakat yang baik.

Keluarga besarnya punya moto, “Jangan menjadi beban bagi orang lain”. Sebab itu, dalam kesatuan keluarganya saling memberi spirit antar keluarga.
“Kalau yang status sosialnya terbatas, kita beri motivasi untuk memperbaiki. Dalam status ekonominya rendah atau kurang, kita beri motivasi supaya mereka mengelola ekonominya dengan baik,” kata Bupati Malinau periode 2011-2016 hingga 2016-2021 ini.

Keluarganya bersyukur dalam perjalanan waktu yang panjang, semangat keluarga membangun kehidupan keluarga, baik sosial, ekonomi dan bahkan politik sekalipun terbangun dengan baik. Itu menurutnya dampak positif dari kebersamaan keluarga besarnya dan ini akan terus dilakukan.

Alasan terus dilakukan karena menjaga eksistensi nilai kehidupan keluarganya di tengah-tengah pergaulan dunia yang semakin berubah dan terus berkembang.
“Anak-anak sekarang ini kan di kehidupan mereka masing-masing dipengaruhi IT (teknologi informasi), berpencar dan jauh ke mana-mana, tapi mereka disatukan oleh semangat keluarga ini,” tuturnya.

Untuk diketahui, ibadah syukur dalam merayakan Natal dan menyambut Tahun Baru di keluarganya memang sempat terhenti karena wabah Covid-19 selama dua tahun ini. Terhenti dalam artian tidak ada aktivitas berkumpul, tetapi komunikasi antar keluarga tetap jalan melalui berbagai perangkat telekomunikasi dan media sosial.(mdd).

Continue Reading

Kaltara

Wali Kota Khairul Mengikuti Peresmiam Acara Jalan Santai

Published

on

Wali Kota Tarakan dr,H.Khairul, M.Kes, melepas secara resmi kegiatan Jalan Santai. (Foto/Ist) 

TARAKAN, SuaraBorneo.com – Wali Kota Tarakan dr,H.Khairul, M.Kes, melepas secara resmi kegiatan Jalan Santai Kerukunan dalam rangka Hari Amal Bhakti Kementerian Agama RI ke 77, Sabtu (14/1).

Bertempat di halaman Vihara Fajra Bumi Dwipa, kegiatan ini diikuti berbagai unsur seperti Forkopimda, FKUB, Tokoh Agama, organisasi agama dan masyarakat, hingga pelajar.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota memberikan apresiasi ditengah kehidupan Kota Tarakan yang heterogen baik itu agama maupun suku, tetapi semangat kebersamaan dan kerukunan telah ditunjukkan seluruh masyarakat dengan sangat baik. “Hal tersebut harus terus kita pertahankan sehingga kondusifitas Kota Tarakan dapat terjaga dengan baik”, ujar Wali Kota.

Apresiasi juga diberikan, atas pengucapan Deklarasi Damai Umat Beragama yang dilakukan dan ditandatangani seluruh penganut agama, sebagai komitmen bersama untuk merawat kebhinekaan, mengukuhkan Gerakan Moderasi, menghindari segala bentuk aktivitas yang mengakibatkan pembelahan sosial, dan berkomitmen untuk tidak menggunakan rumah ibadah sebagai aktivitas politik. (mdd).

Continue Reading

Kaltara

Gelar Talkshow Kolaboratif, Kanwil DJPb Bahas Gambaran APBN 2023

Published

on

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara (Kanwil DJPb) Kalimantan Utara (Kaltara), menggelar Konferensi Pers Kinerja APBN Tahun Anggaran 2022. (Foto/Ist) 

TANJUNG SELOR, SuaraBorneo.com – Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara (Kanwil DJPb) Kalimantan Utara (Kaltara), menggelar Konferensi Pers Kinerja APBN Tahun Anggaran 2022 dan Talkshow Kolaboratif Overview APBN Tahun 2023, digelar di Aula Kanwil DJPb Kaltara, pada Selasa (10/1/2022).

Hadir sebagai narasumber, Kepala Kanwil DJPb Kaltara, sekaligus Kepala Perwakilan Kementerian Kalimantan Utara, Wahyu Prihantoro, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kaltara, Teddy Arief Budiman, serta dari unsur pimpinan Kantor Vertikal, Kementerian Keuangan Lingkup Kaltara.

Diantaranya Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tarakan, Gerrits P. Tampubolon, Kepala Seksi Hukum dan Informasi, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tarakan, Meliana Susanto, dan Kepala Bidang Pembinaan Prasarana Anggaran I Kanwil DJPb Kaltara, Ende Johanes ryat.

Seperti diketahui, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Indonesia telah berakhir. Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mencabut kebijakan itu pada akhir Desember tahun lalu. Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan situasi pandemi yang makin terkendali serta kajian mendalam.

Hal tersebut tentu tak terlepas dari peran kinerja APBN. Dimana, sejak tahun 2020 APBN telah bekerja keras sebagai bentuk respon kebijakan fiskal yang cepat dan extraordinary untuk meng-counter dampak negatif pandemi Covid-19. Kerja keras APBN ini menghasilkan pemulihan ekonomi meskipun secara bertahap.

“Diproyeksi berakhirnya PPKM, akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi. Pasalnya, akan semakin mendorong geliat mobilitas masyarakat sehingga meningkatkan aktivitas ekonomi dan keuangan,” kata Kepala Kanwil DJPb Kaltara, Wahyu Prihantoro.

Dari total Belanja Negara tahun 2023 sebesar Rp 3.061,2 triliun, dialokasikan ke Provinsi Kaltara sebesar Rp 12,24 triliun dalam bentuk belanja K/L sebesar Rp 3,76 triliun dan TKD sebesar Rp 8,48 triliun.

Secara umum, APBN untuk Provinsi Kaltara naik 17,06 persen dibanding anggaran tahun 2022. Alokasi TKD naik signifikan sebesar 25,05 persen yang dikontribusi oleh kenaikan alokasi Dana Bagi Hasil hampir 100 persen. Sedangkan alokasi belanja K/L naik 2,30 persen.

Belanja untuk Provinsi Kaltara dialokasikan kepada 38 K/L yang terdiri dari 213 Satuan Kerja (Satker) dan disalurkan oleh 3 (tiga) Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) lingkup Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kaltara. Yakni KPPN Tanjung Selor, KPPN Tarakan, dan KPPN Nunukan.

Adapun rinciannya, Provinsi Kaltara dengan belanja K/L sebesar Rp 199,1 miliar dan TKD sebesar Rp 1,97 triliun. Kabupaten Bulungan, dengan belanja K/L sebesar Rp 2,3 triliun dan TKD sebesar Rp 1,29 triliun. Kabupaten Malinau, dengan belanja K/L sebesar Rp 135,4 miliar dan TKD sebesar Rp 2,06 triliun.

Untuk Kabupaten Nunukan, belanja K/L sebesar Rp 342,7 miliar dan TKD sebesar Rp 1,33 triliun, Kota Tarakan dengan belanja K/L sebesar Rp 740 miliar dan TKD sebesar Rp 793,63 miliar. Sedangkan untuk Kabupaten Tana Tidung, belanja K/L sebesar Rp 26,6 miliar dan TKD sebesar Rp 1,05 triliun.

“Kedepan, proyeksi perekonomian global masih diliputi ketidakpastian di tengah upaya pemulihan ekonomi yang masih berjalan menimbulkan tantangan tersendiri dalam pelaksanaan APBN termasuk di wilayah Kaltara,” beber Wahyu Prihantoro.

Sementara Kepala KPwBI Kaltara Teddy Arief Budiman mengatakan angka inflasi Kaltara yang rendah di akhir 2022 memberikan sinyal atas perbaikan perekonomian di 2023 ini.
Inflasi IHK Kaltara tercatat 0,50 persen (mtm), atau lebih rendah dibandingkan inflasi nasional 0,66 persen (mtm), meskipun lebih tinggi dibandingkan inflasi bulan sebelumnya 0,10 persen (mtm).

Adapun dua kota penyumbang IHK Kaltara yaitu Tarakan dan Tanjung Selor masing-masing tercatat mengalami inflasi sebesar 0,59 persen (mtm) dan 0,19 persen (mtm).
Dengan perkembangan tersebut, Inflasi Kaltara secara tahunan mengalami penurunan tekanan inflasi menjadi 4,74 persen (yoy) dari sebelumnya 5,24 persen (yoy). (mdd)

Continue Reading

Kaltara

Gubernur Zainal Hadiri Syukuran HUT ke-5 Polda Kaltara

Published

on

Gubernur Kalimantan Utara ( Kaltara) Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H.,M.Hum menghadiri syukuran dan apel gelar pasukan sebagai peringatan Hari Jadi ke-5 Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara. (Foto/Ist) 

TANJUNG SELOR, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Utara ( Kaltara) Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H.,M.Hum menghadiri syukuran dan apel gelar pasukan sebagai peringatan Hari Jadi ke-5 Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara yang berlangsung di Lapangan Agatis, Senin (09/01).

Turut hadir dalam syukuran tersebut Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si, Danrem 092/Maharajalila, unsur Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Dalam testimoninya, Gubernur Zainal mengharapkan agar Polda Kaltara semakin profesional dan efektif dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kaltara.
Pada kesempatan ini, dihadapan Gubernur Zainal berserta para undangan lainnya, Irjen. Pol. Daniel mengungkapkan Polda Kaltara dituntut untuk menyesuaikan diri dengan meningkatkan kapasitas dan kapablitisanya.

Selain menyesuaikan diri, dengan meningkatkan sinergitas dan kerjasama dengan TNI, Pemda, dan stakeholder lainnya. Hal ini berdasarkan tantangan atas berkembangnya Kaltara menjadi provinsi baru pada tahun 2012 lalu. Di mana letak geografis Kaltara yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan Filipina.

Sejak berdirinya Polda Kaltara pada tanggal 9 Januari tahun 2018, Polda Kaltara telah menunjukkan eksistensinya dalam mengembang tugas pokok Polri khususnya di wilayah Provinsi Kaltara.
Berbagai capaian dalam hal penegak hukum, perlindungan/pengayom dan pelayanan kepada masyarakat, ia menyebutkan dalam 5 tahun terakhir Polda telah banyak mengalami kemajuan dan perkembangan.

“Diantaranya dengan terbentuknya polres Tanah Tidung dan kenaikan tipe Polres Bulungan menjadi Polresta Bulungan. Dengan terbentuknya Polres Tanah Tidung dan kenaikan tipe Polres Bulungan tersebut, diharapkan ke depan masyarakat semakin dimudahkan dalam mendapatkan pelayanan oleh Polda Kaltara,” harapnya.

Ia juga menuturkan, pada pertengahan tahun 2023 ini akan mulai diopersionalkannya Sekolah Polisi Negara (SPN) yang berada di Malinau. Ia mengharapkan kehadiran Sekolah Polisi Ini dapat meningkatkan pelayanan dan profesional Polri bagi masyarakat di Kaltara, serta cara kuantitas dapat lebih banyak merekrut anggota Polri dari masyarakat Kaltara.

Ia mengungkapkan, pencapaian yang diraih Polda Kaltara tidak terlepas dari dukungan Gubernur Kaltara bersama Forkopimdan dan masyarakat. “Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Kaltara, jajaran TNI, Kementerian dan Lembaga, tokoh masyarakat tokoh adat, tokoh agama yang telah turut berperan aktif menjaga keamanan di wilayah Kalimantan Utara,” ucapnya.

Selaku pimpinan, ia juga mengungkapkan rasa bangga dan syukur atas Hari Jadi Polda Kaltara. “Semoga Polda semakin profesional, unggul, modern serta senantiasa menjadi kebanggaan masyarakat dan negara menuju Polri yang presisi, responsibilitas dan transparan,” pungkasnya.

Peringatan Hari Jadi ke-5 Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tidak hanya diikuti dan disaksikan para pejabat maupun tamu undangan, tetapi juga disaksikan masyarakat sekitar.

Pasalnya peringatan kali ini dilaksanakan usai pencabutan PPKM dan menampilkan Gelar Pasukan dalam rangka Simulasi Pengamanan Pemilu 2024, Senin (09/01).
Simulasi yang berlangsung kurang lebih 2 jam di Lapangan Agatis ini, menampilkan secara lengkap pengamanan gabungan yang dilakukan oleh Polda Kaltara berkerja sama dengan Satpol PP kabupaten Bulungan.
Suasana cukup menegangkan mulai terlihat manakala simulasi penanganan masa atau demonstran dilakukan. Mulai pelemparan gas air mata, mobil water canon, hingga atraksi fast roping membuat suasana semakin nyata.
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kaltara Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si mengatakan, simulasi ini dimaksudkan untuk memeriksa kesiapan personil dan satuan, serta sarana dan prasarana yang dimiliki Polda Kaltara.

Selain itu guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Provinsi Kaltara, membentuk soliditas dan sinergitas antara TNI/Polri dan instansi terkait lainnya dalam mewujudkan situasi yang kondusif. (mdd)

Continue Reading

Populer