Dusun Sibab Akan Dibangun Mini Tower Wifi Telkom – SuaraBorneo.com
Connect with us

Daerah

Dusun Sibab Akan Dibangun Mini Tower Wifi Telkom

Published

on

Kades Seret Ayon , kecamatan Tebas kabupaten Sambas. (Foto/Ist)

SAMBAS, suaraborneo.com – Menyikapi adanya permintaan pengadaan perangkat sinyal internet oleh masyarakat di Dusun Sibab, Desa Seret Ayon, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, akan dibangun Tower Mini atau Wifi.

Kepala Desa Seret Ayon, Mikail Ika mengungkapkan bahwa pengajuan adanya sinyal Internet di Dusun Sibab Desa Seret Ayon sudah dilakukan sejak jauh hari.

“Pengadaan masuknya sinyal Internet di Dusun Sibab sudah saya ajukan jauh hari. Saat pak Camat dulu datang ke Desa Seret Ayon sudah kita sampaikan. Kepada Pemda dan Dewan yang menjabat, Telkom juga sudah,” tutur Mikail Ika pada Minggu, (19/3) sore hari di Hotel Lala Golden Bengkayang.

Kepala Desa Seret Ayon, Mikail Ika beranggapan bahwa dalam waktu dekat pembangunan Mini Tower atau Wifi Telkom akan dilaksanakan dalam waktu dekat di Dusun Sibab.

“Kemungkinan dalam waktu dekat akan dibangun Mini Tower atau Wifi Telkom di Dusun Sibab, karena sudah diajukan jauh hari,” ucapnya.

Mikail Ika berharap pembangunan Mini Tower atau Wifi Telkom dapat cepat terealisasi, agar masyarakat Dusun Sibab dapat menikmati jaringan internet dari rumah. (Robin)

Bagikan ke

Daerah

Kapolsek AKP Sugiono Kunjungi SMAN I Teluk Mengkudu

Published

on

Kapolsek Teluk Mengkudu AKP Sugiono. (Foto/Ist)

TELUK MENGKUDU, SuaraBorneo.com – Dalam kunjungan tersebut Kapolsek Teluk Mengkudu memberikan arahan dan penekanan kepada para peserta didik SMAN I Teluk Mengkudu jangan terlibat kelompok Geng Motor, balap liar dan narkoba baik sebagai penguna maupun pengedar.

“Untuk menghidari itu semua perlunya memiliki teman yang baik serta selalu meningkatkan keimanan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa,” pesannya.

Sanksi tindak pidana yang sering dilakukan Kelompok Geng Motor adalah melakukan perkelahian antar kelompok geng motor dengan pidana pasal 170 ayat 1, 2 dengan acaman pidana lima Tahun 6 bulan

“Membawa senjata tajam baik clurit, golok, kelewang dll di pidana undang undang drt 12 tahun 1951 dengan ancaman pidana sepuluh tahun,” tambahnya.

Dalam penutupnya kapolsek teluk mengkudu mengajak kepada pada peserta didik SMAN 1 teluk mengkudu untuk menjaga diri tidak terlibat Geng Motor, balap liar dan penyalagunaan Narkoba kemudian melaporkan setiap adanya kejadian tindak pidana atau meresakan masyarakan ke call centre 110 layanan pengaduan Polres Serdang Bedagai. (NR)

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Peduli Sosial, Bank Kalsel Melalui Pj Bupati Tala Serahkan CSR dan UPZ 

Published

on

Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin melalui Pj Bupati TALA, Syamsir Rahman kepada 4 (empat) penerima CSR Bank Kalsel dan 10 penerima UPZ Bank Kalsel. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Sebagai bentuk kepedulian sosial dan berbagi terhadap sesama dan menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 H, Bank Kalsel melalui Corporate Social Responsibility (CSR) menyerahkan bantuan untuk Pembangunan Gazebo Pondok Pesantren Nurul Muhibbin, 2 (dua) perangkat komputer untuk RSUD KH. Mansyur Kintab Haryono Ikasubag Tata Usaha, Bantuan 1 (satu) ekor sapi untuk Kaum Masjid Almanar Pelaihari dan untuk Kegiatan Lomba BPK se’Kabupaten Tanah Laut.

Sedangkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) menyerahkan bantuan untuk 10 kaum masjid yang ada di Kabupaten Tanah Laut dengan total sebesar Rp5 juta rupiah.

Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin melalui Pj Bupati TALA, Syamsir Rahman kepada 4 (empat) penerima CSR Bank Kalsel dan 10 penerima UPZ Bank Kalsel bertempat di Kantor Bank Kalsel Cabang Pelaihari, Jalan Kemakmuran No. 1 Pelaihari. Turut mendampingi Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan, Firmansyah dan Kepala Bank Kalsel Cabang Pelaihari, Andhy Andriyawan, Rabu (12/6).

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyampaikan bahwa Bank Kalsel terus dukung dan bersinergi bersama Pemkab TALA dalam Pembangunan dan perekonomian khususnya di Kabupaten Tanah laut.

“Pemkab TALA merupakan pemegang saham dalam hal ini Pj. Bupati TALA yang telah mendukung pemenuhan modal inti tercapai sekarang, sehingga Bank Kalsel mengembalikan hasilnya dalam bentuk deviden dan CSR untuk daerah yang akan dibagikan ke Masyarakat Kabupaten TALA” ungkap Fachrudin.

Dilain kesempatan, Pj Bupati TALA, Syamsir Rahman mengucapkan apreasiasi dan terima kasih kepada Bank Kalsel atas dukungan selama ini kepada Pemerintah Daerah dan Masyarakat Kabupaten Tanah Laut, walaupun bagian dari struktur organisasi, tetapi Bank Kalsel merupakan mitra kerja yang selalu berkontribusi baik dalam Pembangunan dan perekonomian di Kabupaten Tanah Laut.

“Terima Kasih atas kerja sama yang sudah terjalin selama ini bersama-sama pemerintah daerah dalam mendukung baik dari segi sosial maupun hal lainnya seperti penyaluran CSR dan UPZ. Bank Kalsel sebagai bank daerah yang dimana modal yang disetor dari Pemerintah Kabupaten Tanah Laut setiap tahunnya Kembali ke Kabupaten tanah laut baik berupa deviden dan CSR Bank Kalsel,” ucap Syamsir.

Sementara itu, salah satu perwakilan penerima bantuan kaum masjid, Ahmad Fauzan Anshari mengungkapkan rasa Syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah melalui Bank Kalsel atas bantuan yang telah diberikan hari ini.

“Alhamdulillah, kami dapat bantuan yang diterima hari ini dari Bank Kalsel dan Pemkab melalui Pj. Bupati Tanah Laut. Berharap kedepannya terus berkelanjutan untuk bisa memenuhi kebutuhan lainnya untuk keluarga,” pungkas Ahmad. [adv/nrl]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Sat Lantas Polres Tebing Tinggi Imbau Tertib Berlalulintas Tekankan Angka Korban Lakalantas

Published

on

Unit Gakkum Sat Lantas Polres Tebing Tinggi menggelar Jumat Curhat. (Foto/Ist)

TEBING TINGGI, SuaraBorneo.com – Unit Gakkum Sat Lantas Polres Tebing Tinggi menggelar Jumat Curhat, bertempat di Warung Silalahi depan Barita Horas Lubuk Raya Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi, Jumat (7/6/2024).

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Tebing Tinggi, IPDA HST. Purba kepada wartawan mengatakan kegiatan Jumat curhat bersama masyarakat ini dilakukan dalam rangka penekanan angka korban Laka Lantas di Wilkum Polres Tebing Tinggi.

“Kegiatan ini juga bertujuan memberikan himbauan tertib berlalulintas agar Laka Lantas menurun di Wilkum Polres Tebing Tinggi,” ujarnya.

IPDA HST. Purba menegaskan, pihak Sat Lantas Polres Tebing Tinggi juga menghimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar mematuhi rambu lalulintas dan selalu melengkapi surat-surat kendaraan.

“Kami himbau juga agar berhati-hati dalam berkendara dengan mengedepankan tertib berlalulintas,” tutupnya. (NR/01)

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Gubernur Kalsel Tinjau Proyek Jalan Alternatif Banjarbaru-Batulicin, Akhir Juli Semua Terhubung Aspal

Published

on

Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau Paman Birin meninjau progres pembangunan jalan Banjarbaru-Batulicin. (Foto/Adpim)

BATULICIN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau Paman Birin meninjau progres pembangunan jalan Banjarbaru-Batulicin dengan menggunakan motor trail pada Minggu (2/6/2024) pagi.

Selepas menghadiri acara Harjad ke-74 Kotabaru pada Sabtu (1/6) malam, keesok dinihari pada Minggu (2/6) Paman Birin langsung melanjutkan giat turdes dengan mengendarai motor trail dari titik awal di Desa Gunung Raya, Km 58, Kecamatan Mantewe Tanah Bumbu.

Dari rest area di desa itu, sekira pukul 04.00 WITA, Paman Birin bersama tim gabungan SKPD di lingkup Pemprov Kalsel berangkat menuju jalan yang menghubungkan jalan pintas (bypass) dengan Desa Awang Bangkal, Karang Intan, Kabupaten Banjar.

Sepanjang 104 kilometer itu, Paman Birin memimpin rombongan trail melewati jalan yang melintasi desa.

Perjalanan tim Paman Birin terus melewati sepanjang jalan yang pengerjaan digagas sejak 2016 dan dikerjakan bertahap sejak 2019 lalu hingga sekarang.

Paman Birin pun langsung meninjau, sebagaimana untuk memastikan proyek jalan alternatif Banjarbaru-Batulicin.

Sejauh ini pun, Pemprov Kalsel telah mengaspal jalan sepanjang 78 km hingga 2023 dan pada tahun 2024 tersisa 26 Km yang akan kembali digarap.

“Alhamdulilah, progres pembangunan terus berjalan, Insya Allah jalan tembus Banjarbaru-Batulicin akan kita selesaikan dan membawa manfaat bagi warga Banua,” ungkap Paman Birin usai finish dalam rangkaian peninjauan jalan dengan trail di Alam Roh 24, Desa Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru pada Minggu (2/6).

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kalsel Ahmad Solhan melalui Kepala Seksi (Kasi) Jalan Ir. Handa Ferani, ST, MT mengungkapkan, penanganan tahun 2024 ini dari 26,178 km, saat ini tersisa 7 km saja yang belum diaspal dan proses pengerjaan.

“Sesuai rencana pada akhir bulan Juli mendatang, semua jalan Banjarbaru-Batulicin akan terhubung aspal semua,” terang Handa. [ad/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Puncak Harjad ke-74 Kotabaru, Gubernur : Semakin Maju dan Semakin Sejahtera

Published

on

Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor atau Paman Birin menghadiri acara Hari Jadi (Harjad) ke-74 Kabupaten Kotabaru. (Foto/Adpim)

KOTABARU, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor atau Paman Birin menghadiri acara Hari Jadi (Harjad) ke-74 Kabupaten Kotabaru yang dihiasi semarak Expo Saijaan di Lapangan Siring Laut Kotabaru pada Sabtu (1/6) malam.

Tari Mayang Sari sebagai tanda Opening Ceremony Harjad ke-74 Kabupaten Kotabaru, ketiga penari menuju panggung utama untuk menyerahkan sebatang pelepah daun mayang agar ditepukkan oleh Paman Birin dan Bupati Kotabaru, H Sayed Jafar Alaydrus.

Selanjutnya, dilakukannya peresmian Air Mancur Menari SJA oleh Gubernur Paman Birin yang didampingi oleh Bupati Kotabaru bersama jajarannya.

Pancaran air keluar berwarna-warni, sorak dari masyarakat pun bergemuruh.

Harjad Kotabaru ke-74 ini mengusung tema: Manuntungakan Amanah-Manuju Kotabaru Gemilang (Man-julang). Dalam bahasa Banjar, makna Man-julang sebagaimana merupakan sebuah pencapaian tertinggi dalam sebuah proses yang nampak dan sangat terlihat menonjol ke permukaan.

Dalam sambutan Gubernur Paman Birin menyampaikan, peringatan harjad ini sebagai momentum bersama dalam meningkatkan daerah yang maju dan sejahtera, karena memiliki potensi alam yang menjadikan wisatawan lokal bahkan mancanegara.

“Dalam kesempatan ini, izinkan saya menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-74 kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kotabaru. Warga Kotabaru yang saya hormati, peringatan ini sangat bermakna untuk kita semua,” ungkap Paman Birin.

Sebagai daerah yang kaya dengan potensi dan kekayaan alam, Paman Birin menyebut memiliki peluang besar untuk menjadi kabupaten yang berkembang dan maju. Namun, menurutnya kemajuan daerah tidak akan berarti jika tidak diikuti dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Oleh sebab itu, momentum dengan Harjad ke-74 Kotabaru. Perlu kita maknai sebagai titik tolak menuju Kotabaru yang semakin maju dan semakin sejahtera,” harap Paman Birin di hadapan masyarakat Kota Saijan.

Sesuai dengan tema yang diusung, Paman Birin menilai hal itu selaras dengan semangat dalam bersinergi dan kolaborasi yang perlu dibangun kuat dengan pemangku kebijakan.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, Gubernur Kalimantan Selatan ini mengajak warga Kotabaru untuk terus melakukan gerakan gotong royong dalam membangun daerah.

“Dengan semangat yang tak pernah putus, insyaallah Kabupaten Kotabaru akan mampu mencapai cita-cita mulia itu,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar menginginkan kemajuan daerah yang dipimpinnya selama 10 tahun belakangan ini. Telah banyak menorehkan prestasi atas pembangunan yang dilakukannya.

“1 Juni 2024 sebagai peringatan Harjad Kotabaru ke-74. Telah beranjak tua, maka tema yang diusung adalah Man-julang sebagai makna untuk kita lebih semangat, memotivasi serta menunjukan pencapaian tinggi terhadap visi-misi daerah kita tercinta,” ucap Sayed.

Selama 10 tahun kepemimpinan, Sayed bersyukur telah melewati fase yang panjang untuk pembangunan Kotabaru. Menurutnya, capaian itu pihaknya tidak mudah puas maka harus ditingkatkan lagi dalam aspek pembangunan daerah.

Bukan hanya pembangunan fisik, Sayed mengatakan perlu juga meningkatkan kualitas SDM di daerah. Banyak hal yang dikembangkan, sehingga nantinya kemajuan dapat bersaing untuk daerah-daerah lainnya.

“Ini memacu kita dalam persaingan ekonomi. Melalui sektor pariwisata dan agrobisnis, baik itu perkebunan, pertanian dan perikanan. Bahkan, sektor unggulan lainnya di Kota Saijan. Kita terus bergerak,” ungkap Sayed, tegas.

Sayed mendorong agar masyarakat bergerak maju dalam kebersamaan untuk daerah, tentunya bergotong-royong dalam perubahan di Kotabaru. Terakhir, ia berharap kabupaten yang kaya dengan hasil laut ini dapat dimanfaatkan dengan baik.

Puncak peringatan harjad itu turut dihadiri Anggota DPRD Kalsel H. Yani Helmi, tamu undangan dari TNI/Polri, Forkopimda, pejabat lingkup Pemprov Kalsel dan Pemkab Kotabaru.

Selain itu hadir juga M Tata Anwar, Bupati Kotabaru (1990-1995), MBA Bektam (1995-2000) dan mantan Wakil Bupati Kotabaru, Prof M Rizali. [ad/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Provinsi Kalsel Masuk 10 Besar Kasus Bunuh Diri

Published

on

Garis batas Polisi. (Foto/Ilustrasi)

TANJUNG, SuaraBorneo.com – Kalimantan Selatan kini menghadapi lonjakan kasus bunuh diri yang mengkhawatirkan. Terbaru, kasus bunuh diri diduga dilakukan oleh Sunu (37), warga Mojokerto, Jawa Timur. Sunu diduga menceburkan diri ke Sungai Martapura dari Jembatan Basirih, Banjarmasin, pada Kamis (16/5). Jenazahnya ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Sabtu (18/5).

Menurut data dari Pusat Informasi Kriminal Nasional (Pusiknas) Polri, Kalimantan Selatan masuk dalam 10 besar provinsi dengan jumlah kasus bunuh diri tertinggi di Indonesia. Dari 287 kasus bunuh diri yang tercatat antara 1 Januari hingga 15 Maret 2024, tujuh di antaranya terjadi di Kalimantan Selatan.

Kasus serupa juga marak di Kabupaten Tabalong. Sejak awal tahun, sudah ada tiga kasus bunuh diri di wilayah ini, dengan semua korban ditemukan menggantung diri di rumah. Teranyar, Wahyu (37), warga Kecamatan Jaro, ditemukan tewas pada 6 Mei 2024. Ketiga korban berasal dari latar belakang yang berbeda, termasuk dua kepala keluarga dan satu pekerja salon kecantikan.

Menurut Humas Polres Tabalong, Iptu Joko Sutrisno, penyebab pasti bunuh diri ini tidak diketahui karena para pelaku tidak meninggalkan pesan. Joko menekankan pentingnya edukasi mengenai kepedulian antar anggota keluarga dan komunitas untuk mencegah kasus bunuh diri.

Di Kabupaten Baritokuala, Kapolres AKBP Diaz Sasongko mencatat satu kasus bunuh diri di Kecamatan Rantau Badauh. Pria berusia 25 tahun ini meninggalkan seorang istri dan putri berusia satu tahun. Polres Batola berencana bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan instansi terkait untuk memberikan konseling kepada masyarakat guna mengetahui akar masalah yang mendorong bunuh diri.

Kasus lain terjadi di Kabupaten Tanahlaut, di mana seorang remaja laki-laki berusia 18 tahun di Desa Gunungmelati, Kecamatan Batuampar, mengakhiri hidupnya pada 5 Februari lalu. Kepala Desa Gunungmelati, Muhammad Yasin, menduga tekanan akibat bullying menjadi penyebab utama. Korban mengalami tekanan batin sejak di-bully di sekolah dan akhirnya mengurung diri di rumah.

Untuk mengatasi masalah ini, pihak desa bersama dinas terkait melakukan penyuluhan kepada masyarakat guna meningkatkan perhatian terhadap anak-anak dan mencegah insiden serupa. Kepala Dinas Kesehatan Tanahlaut, dr Hj Isna Farida, menekankan bahwa kesehatan jiwa menjadi prioritas dalam program kesehatan daerah.

Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dan dukungan dari keluarga serta komunitas menjadi kunci dalam upaya pencegahan bunuh diri di Kalimantan Selatan. Diharapkan dengan kolaborasi antara pemerintah, aparat kepolisian, dan masyarakat, angka kasus bunuh diri dapat ditekan dan masyarakat dapat hidup dengan lebih sehat dan bahagia. (*)

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Program Bantuan Bedah Rumah di HST Dinilai Belum Merata

Published

on

Kantor DPRD Kabupaten HST. (Foto/Ist)

BARABAI, SuaraBorneo.com – Program bantuan bedah rumah untuk pengentasan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) masih dinilai belum merata oleh masyarakat.

Hal itu sempat berulang kali dikeluhkan warga, khususnya yang tinggal di daerah terujung atau daerah pinggiran Kabupaten HST. Contohnya keluhan warga Dusun Awang Landas belum lama tadi.
Anggota Komisi III DPRD HST, Erwin Jecky Silalahi pun buka suara terkait hal itu. Dirinya pun akan mencoba mengkoordinasikan dengan dinas terkait agar ada solusinya ke depan.

Jecky mengaku, pihaknya berkomitmen memperjuangkan bedah rumah secara konsisten untuk membantu masyarakat HST yang membutuhkan.

“Tentunya, kita berharap program bedah rumah ini tepat sasaran. Oleh karena itu, butuh pengawasan bersama seluruh elemen masyarakat untuk memastikan itu,” ungkapnya, Selasa (21/5/2024). (Sumber : Pojokbanua)

Lebih lanjut, pihaknya mengaku terus berjuang untuk bedah rumah ini agar bisa dari segi jumlah meningkat setiap tahunnya.

“Kita perjuangkan jumlah penerimanya agar bisa lebih banyak membantu dalam hal menyelesaikan permasalahan RTLH di HST,” ujarnya.

Ia memastikan, akan berusaha menggandeng seluruh instansi terkait untuk sama-sama mengawasi berjalannya program ini, baik itu kejaksaan maupun Kepolisian.

“Pelibatan berbagai pihak ini untuk mengawasi diharapkan program bantuan ini tersalurkan tepat sasaran,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkim HST, Dr Sa’dianoor memastikan untuk tahun ini program bedah rumah akan masuk ke Dusun Awang Landas, Desa Sungai Buluh, HST.

Pihaknya pun telah menjalin kerjasama dengan pihak Pemerintah Desa untuk melakukan kolaborasi penyaluran di lapangan, yakni menggunakan perahu milik desa karena harus melewati perairan rawa.

“Kita akan berkolaborasi dengan Pemerintah Desa dalam penyalurannya,” singkatnya. (*)

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Produksi Padi di Balangan Menurun Dialihkan Fungsi Jadi Perumahan

Published

on

Salah satu gambaran tanaman padi. (Foto/Ist)

PARINGIN, SuaraBorneo.com – Alih fungsi lahan dan pengutangan jumlah lahan merupakan faktor yang berakibat pada penurunan produksi padi di Balangan.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Balangan, Rizkianoor Fauzi, melalui petugas pendataan, Miati mengatakan produksi padi setiap tahunnya menurun. Bahkan dari 2018 sampai 2022.

Produksi padi di Balangan menurun, diduga lantaran lahan pertanian yang setiap tahunnya turut berkurang.

“Faktor utama penyebab, karena lahan pertanian sekarang ini banyak dimanfaatkan untuk keperluan lainnya,” ujarnya, Rabu (15/5/2024).

Lahan pertanian tersebut dialih fungsikan untuk dijadikan perumahan dan lain sebagainya.

“2018, produksi padi 206.557,8 sedangkan 2019 produksi padi mulai mengalami penurunan yaitu 155.903,61. Penurunan tersebut berlanjut di tahun 2020 186.240, 77, juga di tahun 2021 yang mengalami sedikit kenaikan yaitu 189.010,53. Akan tetapi, kembali mengalami penurunan tahun 2022 yakni 70.164,04,” jelasnya.

Ia menyebut dari delapan kecamatan di Balangan ada tiga kecamatan yang masih memiliki lahan pertanian luas yaitu di Kecamatan Awayan, Lampihong dan Batumandi.

“Sedangkan di daerah pegunungan seperti Kecamatan Juai, Halong dan Tebing Tinggi, mereka biasanya memproduksi padi gogo,” tambahnya. (*)

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Sulit Dapat BBM, Nelayan di Kotabaru Beli Solar Dengan Harga Mahal

Published

on

Nelayan tradisional desa Rampa Lama banyak tidak bisa melaut BBM solar mahal. (Foto/Ist)

KOTABARU, SuaraBorneo.com – Nelayan Kotabaru khususnya nelayan yang tinggal di desa Rampa Lama, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).

Masyarakat Desa Rampa Lama, yang mayoritas penduduknya adalah nelayan tradisional terhambat saat melakukan aktivitas melaut atau mencari ikan karena hal tersebut.

Informasi dihimpun, dari salah satu nelayan H.Burhan (70) mengatakan, nelayan sangat kesulitan mendapatkan BBM Solar yang bersubsidi, mereka mendapatkan BBM Solar dengan harga yang mahal di pengecer.

“BBM pun tak bisa dengan mudah di dapat, salah satunya BBM jenis solar,” ujar H.Burhan.

Lebih lanjut ia juga menjelaskan, para nelayan hanya mendapat jatah 100 liter sampai 150 liter per bulan oleh pangkalan minyak milik AKR dengan harga 6. 800 perliter di pelabuhan pelelangan ikan.

“Itu tidak mencukupi para nelayan untuk melaut selama sebulan, untuk mencukupi selama sebulan terpaksa kami beli ke pengencer dengan harga yang mahal sekitar 12 ribu perliter,” terangnya.

Senada dengan itu, Jailani seorang nelayan (45) mengatakan, para nelayan terpaksa membeli solar di eceran dengan harga yang mahal, dirinya berharap kepada Pemerintah Daerah untuk dapat menyediakan pangkalan BBM di Desa Rampa Lama.

“Kami para nelayan berharap kepada pemerintah daerah bisa menyediakan pangkalan BBM (solar) di desa Rampa Lama khusus para nelayan,jadi kami mudah mendapatkannya untuk melaut, solar ini tidak langka tapi mahal harganya di pedagang bervariasi. Kita tidak bisa tentukan, karena di setiap pedagang harganya beda-beda,” pungkasnya. (*)

Bagikan ke
Continue Reading

Umum

Populer