Bank Kalsel Siap Rapatkan Barisan Raih Target Tertinggi – SuaraBorneo.com
Connect with us

Banjarmasin

Bank Kalsel Siap Rapatkan Barisan Raih Target Tertinggi

Published

on

Plt. Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Era disrupsi digital, menuntut setiap perusahaan untuk beradaptasi agar terus tumbuh dan berkembang sesuai dengan tuntutan zaman. Pun Bank Kalsel, diharuskan mampu mengemas dan membentengi dirinya dengan kualitas yang mumpuni guna menghadapi persaingan yang semakin sengit.

Plt. Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyoroti salah satu titik krusial yang perlu dibina dan dijaga, yakni kerjasama.

“Sebuah tim tidak akan mampu bekerja secara optimal tanpa disertai dengan kerjasama. Kerjasama yang baik antar masing-masing anggota tim dalam suatu perusahaan, akan mendorong perusahaan untuk bekerja secara efektif dan efisien guna menghasilkan kinerja terbaik,” terang Fachrudin.

Tidaklah mudah menyatukan visi para individu di suatu perusahaan. Masing-masing memiliki kapasitas dan karakteristik kepribadian yang berbeda, yang sudah pasti memungkinkan terjadinya perbedaan dalam mengimplementasikan pekerjaannya. Oleh sebab itu, kerjasama sangat penting untuk digaungkan diseluruh lini perusahaan. Perusahaan yang besar, adalah yang mampu
menjembatani seluruh perbedaan yang ada, menjadi suatu kekuatan untuk mencapai tujuannya.

Tentunya kerjasama lah yang kembali menjadi hal penting dalam mengakomodir hal tersebut. Memasuki usia ke 59 tahun pada tanggal 25 Maret 2023, Fachrudin menegaskan kembali pentingnya kerjasama antar lini perusahaan demi mewujudkan target perusahaan sekaligus mendukung peningkatan perekonomian daerah.

“Merujuk kepada pentingnya Kerjasama tersebut, di ulang tahun ke 59 ini, kami mengangkat tema Melaju Bersama, Menggapai Puncak yang bermakna bahwa seluruh Insan Bank Kalsel siap merapatkan barisan untuk mewujudkan visi misi guna mencapai target tertinggi demi mendukung peningkatan perekonomian daerah,” urai Fachrudin.

Pada kesempatan ini, Bank Kalsel juga meluncurkan logo HUT Bank Kalsel ke-59 lengkap dengan taglinenya Melaju Bersama, Menggapai Puncak. Secara filosofis, Angka 5 dari 59 dimaknai sebagai persatuan dalam perbedaan, sebagaimana terkandung dalam Pancasila. Atas hal ini, dengan ‘Melaju Bersama’ sisikan segala perbedaan untuk pencapaian optimal.

“Sedangkan Angka 9 dari 59 kami maknai sebagai angka tertinggi, yang merupakan simbol puncak, teratas, terbesar, terbaik, dan lainnya. Hal ini mengilustrasikan tahun 59 sebagai tonggak Bank Kalsel untuk merapatkan barisan ‘Menggapai Puncak’ demi kemajuan bersama,” beber Facrudin. [adv/ad]

Bagikan ke

Banjarmasin

Di Masjid Sabilal Muhtadin, Gubernur Kalsel dan Acil Odah Serahkan Bantuan Sapi Seberat 816 Kilogram

Published

on

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin didampingi istri Hj Raudatul Jannah atau Acil Odah menyerahkan bantuan hewan kurban pada Idul Adha 1445 Hijriah tahun ini. (Foto/Adpim)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin didampingi istri Hj Raudatul Jannah atau Acil Odah menyerahkan bantuan hewan kurban pada Idul Adha 1445 Hijriah tahun ini, Senin (17/06/2024) di kawasan Masjid Raya Sabilal Muhtadin.

Penyerahan sapi jumbo jenis Brahman berbobot 816 kilogram itu, turut disaksikan Ketua DPRD Kalsel H Supian HK, KH Fikri Haikal Zainuddin, dan Ketua Badan Pengelola (Banlo) Sabilal Muhtadin KH Darul Quthni bersama Sekretaris Banlo Syamsul Rani.

Usai penyerahan itu, Paman Birin berharap daging kurban yang nantinya dibagikan kepada masyarakat, bisa bermanfaat dan berkah.

Kemudian, apa yang dilakukan di Hari Raya Idul Adha ini mendapatkan ridho Allah SWT dan syafaat oleh nabi Muhammad SAW kelak.

Sementara itu, KH Darul Quthni menyebutkan, pada penyelanggaraan ibadah kurban tahun ini, hewan kurban yang diamanahkan untuk disembelih dan dibagikan kepada pihaknya sekitar 29 ekor, yang berasal dari instansi dan perorangan.

Pemotongan hewan kurban dilaksanakan, Selasa (18/06/2024) di Rumah Potong Hewan Basirih Kota Banjarmasin.

“Jadi tahun ini berbeda dengan sebelumnya, pemotongan tidak lagi dilakukan di area masjid, demi menjaga kebersihan lingkungan. Pemotongan di RTH Basirih, agar lebih higienis,” ujarnya.

Terkait jumlah kupon yang akan dibagikan, pantai ujarnya sudah menyediakan 2.000 kupon lebih dan masyarakat bisa mengambil daging kurban nantinya mulai pukul 14.30 Wita sampai selesai. [ad/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Akhirnya SMPN 2 Alalak Raih Prestasi Juara 3 Turnamen SPENGHA Futsal Cup 2024

Published

on

Tim SMPN 2 Alalak dalam kejuaraan SPENGHA Futsal Cup 2024. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Akhirnya SMP Negeri 2 Alalak meraih prestasi setelah menjadi juara 3 dalam turnamen SPENGHA Futsal Cup 2024 yang digelar SMP Negeri 3 Banjarmasin, Sabtu (15/6/2024).

Tim SMPN 2 Alalak yang berjumlah 12 pemain dimotori Kapten Bayu Ferdian Siagian dan sebagai pelatih Fajar Rakhmad didampingi asisten Rama Aldi Hidayatullah.

“Alhamdulillah Tim kami meraih prestasi walaupun menjadi juara 3 yang tidak mudah dicapai karena masuk ke semi final harus mendapatkan kemenangan dari beberapa pertandingan,” ungkap Fajar sang pelatih.

Tahapan pertandingan yang dihadapi SMPN 2 Alalak, perdana SMPN 2 Alalak vs SMPN 26 Banjarmasin dengan skor 0-0 dilanjutkan dengan finalti dimenangkan SMPN 2 Alalak.

Pertandingan kedua SMPN 2 Alalak vs SMPN 4 Sungai Tabuk dengan skor 3-2 dimenangkan SMPN 2 Alalak.

Selanjutkan SMPN 2 Alalak vs SMP 1 Kertak Hanyar dengan skor memuaskan 5-2 kembali SMPN 2 Alalak meraih kemanangan.

Masuk 8 besar SMPN 2 Alalak vs SMP 34 Banjarmasin akhir skor draw 3-3 dilanjutkan adu finalti, akhirnya dimenangkan SMPN 2 Alalak masuk ke semifinal dengan skor 6-5.

Kekalahan saat babak semifinal SMPN 2 Alalak berhadapan dengan SMPN 15 Banjarmasin kalah dengan skor 5-0.

Perebutan Juara 3 SMPN 2 Alalak vs MTs 2 Banjarmasin dengan skor 2-1, SMPN 2 Alalak meraih kemenangan menjadi juara 3.

“Diakhir Ujian Akhir Sekolah (UAS) 2024, Tim SMPN 2 Alalak meraih juara 3 dalam perlombaan SPENGHA Futsal Cup 2024 yang digelar SMPN 3 Banjarmasin, mental mereka semakin kuat saat menghadapi lawan setelah beberapa kali mengikuti perlombaan, latihan akan terus dilanjutkan,” pungkas Fajar. [ad/sb]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Gubernur Kalsel Serahkan Sertifikat Proper 2022-2023, Jaminan Untuk Menjaga Lingkungan

Published

on

Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Hanifah Dwi Nirwana menyerahkan sertifikat Proper Periode 2022-2023 di Hotel Gsign. (Foto/Adpim)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Hanifah Dwi Nirwana menyerahkan sertifikat Proper Periode 2022-2023 di Hotel Gsign, Kota Banjarmasin pada Jum’at (14/6/2024) pagi.

Public Disclosure Program for Environmental Compliance (PROPER) atau program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan dengan jumlah perusahaan di Kalsel sebagai peserta adalah sebanyak 81 perusahaan.

Dengan kategori Emas (1), Hijau (13), Biru (56), Merah (8) dan 3 perusahaan ditangguhkan dalam proses pembinaan oleh KLHK melalui kegiatan Penegakkan Hukum.

Sedangkan untuk Proper Daerah periode penilaian adalah Januari-Desember 2022 diikuti sebanyak 18 perusahaan.

Yaitu 2 perusahaan peringkat hijau adalah PT Bina Indo Raya dan PT. Mandiri Citra Bersama, mereka menonjolkan konservasi air, perlindungan keanekaragaman hayati serta konservasi bekantan. Kemudian terkait rehabilitasi DAS Barito dan pemberdayaan masyarakat peduli api.

Sementara, 16 perusahaan peringkat biru dari sektor pertambangan, sawit, pakan ternak, pengolahan udang, jasa perhotelan dan rumah sakit.

Diantaranya RSUD Ulin Banjarmasin yang menerima sertifikat biru dan RSUD Ansyari Saleh juga menerima kategori yang sama biru.

Kepala DLH Provinsi Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana menjelaskan bahwa adanya sertifikat proper ini menjadi sebuah jaminan perusahaan untuk menjaga lingkungan.

Gubernur Paman Birin pun menyerahkan sertifikat dalam lima kategori yaitu biru, hijau dan emas.

“Pada hari ini kita melakukan penyerahan sertifikat propernas dan properda dari Bapak Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor. Dan proper telah dilaksanakan hampir 25 tahun untuk mendorong aktivitas bisnis atau industri, tak hanya memenuhi ketaatan tetapi menjadi Beyond Compliance,” ucap Hanifah.

Sehingga, menurut Hanifah harus lebih mendorong efisiensi energi dan inovasi lainnya. Terlebihnya lagi, perusahaan lingkungan yang menjalankan tanggungjawabnya untuk mempertahankan kategori biru, hijau dan emas tersebut.

Hanifah mengatakan, konsisten dan akselerasi sangat diperlukan dalam pengembangan perubahan. Karena, baginya ada upaya perbaikan-perbaikan ke depan.

“Apalagi namanya perusahaan industri yang kita disebut pertambangan misalnya, pasti mengalami dampak lingkungan. Sehingga, DLH Provinsi Kalsel mencoba meng-guidance mereka untuk memenuhi kepatuhan syarat yang berlaku,” jelasnya.

DLH Provinsi Kalsel terus memberikan penilaian dan pembinaan terhadap perusahaan industri, Hanifah pun ingin semua meningkatkan kapasitasnya menjadi lebih baik lagi.

Hanifah mengaku, banyak sudah perusahaan yang awalnya mendapatkan kategori merah kini meningkatkan menjadi kategori hijau. Pada periode ini, pihaknya telah menyerahkan 127 sertifikat proper.

“Awalnya 99 menjadi 127 sertifikat proper. Artinya bertambah terus, patut kita syukuri. Sehingga, kita harapkan agar meningkat terus upaya perusahaan menjaga lingkungan ini,” ungkap Hanifah.

Kedepan, Hanifah terus mendorong sejumlah perusahaan di Kalsel agar menyiapkan lembaganya untuk masuk ke tahap lebih tinggi lagi. Lantas, DLH Provinsi Kalsel berupaya menguatkan perusahaan daerah agar mencapai menjadi propernas atau kategori emas.

“Sekarang, Kementrian LHK RI juga akan membidik perusahaan ikut propernas. Dan kami dari DLH Provinsi Kalsel terus mencari pelaku-pelaku usaha dari perusahaan baru, seperti Adaro dengan kategori emasnya. Sebagaimana yang disampaikan karena ada program unggulannya itu,” pungkasnya.

Program unggulannya itu bernama Taman Wisata Menanti Laburan yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa Maju Jaya. Secara program itu memiliki sistem pengolahan air bersih atau mini Water Treatment Plant, bantuan program Corporate Social Responsibillity PT Adaro Indonesia.

Gilang Nurdiansyah dari PT Astra Agro Lestari-1 Bidang Perkebunan Kelapa Sawit asal Tabalong mengucapkan rasa syukur bahwa pihaknya diberi kesempatan kembali meraih kategori biru. Pihaknya telah meraih sebanyak 8 kali dengan kategori yang sama.

“Diharapkan, apa yang sudah kita capai bisa dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Tentunya standar perusahaan sesuai syaratnya, PT Astra Agro Lestari-1 terus mempertahankan dan meningkatkan upaya untuk menjaga pengelolaan lingkungan,” terang Gilang.

Langkah itu, Gilang menyebut pihaknya di bidang perkebunan kelapa sawitnya terus menata usahanya dalam aspek lingkungan. Karena, upaya PT Astra Agro Lestari-1 untuk mereduksi atau mengurangi Carbon Energy dapat ditingkatkannya secara perlahan.

Terkait inovasi seperti perusahaan lainnya, Gilang hanya menyebut pihaknya memiliki program pengurangan emisi karbon dioksida (CO2).

“Semoga, kita konsisten hingga mencapai ke depannya nanti sampai kategori hijau,” tutupnya. [ad/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

BMKG : Perubahan Iklim Dampak La Nina di Wilayah Kalsel

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Selatan (Kalsel), Goeroeh Tjiptanto menjelaskan terkait prakiraan perubahan iklim atas dampak La Nina di wilayah Kalsel pada pertengahan bulan Juni hingga beberapa bulan kedepannya.

“Jadi La Nina itu terjadinya di samudera Pasifik, artinya yang kita pahami dulu itu bukan badai, artinya tidak terjadi di Indonesia tapi akibatnya bisa saja karena petanya global terus isu La Nina itu sampai sekarang belum terjadi, jadi di Pasifik sana itu suhu muka lautnya masih dikategori netral atau normal seperti biasanya,” ujar Goeroeh, Kamis (13/06/2024).

Ia menyebutkan jika institusi BMKG seluruh dunia itu memprediksi ada potensi La Nina, sekarang pun netral ada potensi La Nina pada bulan Juli, Agustus, September, jadi jenis La Nina itu ada lemah, sedang, dan kuat, saat ini potensi jenisnya lemah.

Permasalahannya adalah Juli, Agustus, dan September, menurutnya itu termasuk di Kalsel biasanya musim kemarau, akan tetapi yang terjadi saat ini musim kemaraunya ini akan hujan terus, tetap musim kemarau dipengaruhi oleh La Nina artinya kemungkinan besar kemaraunya ini masih turun hujan tapi kategorinya masih musim kemarau, cuman mungkin bahasa umumnya kemarau basah.

“Tidak semua daerah di Kalsel kemarau basah, daerah-daerah Kalsel kita membagi itu dari di pegunungan Meratus, seperti Batola, Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Tapin, Hulu Sungai Selatan itu cenderung kemaraunya itu kemarau basah, tapi untuk Tanah Laut, Tanah Bumbu, Kotabaru itu cenderung ke kemarau normal,” lanjut Goeroeh.

Selain kemarau basah, kemarau tahun ini sifatnya mundur, biasanya terjadi kemarau bulan Mei sudah mulai di beberapa daerah di Kalsel tapi tahun 2024 ini pertengahan Juni ini itu baru kemarau,

“Itupun daerah-daerah yang kaya Batola, Banjarmasin, sebagian di Banjar, sebagian Tapin, sekarang dalam masa peralihan,” ujarnya. (*)

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Stunting di Kalsel Menjadi Sorotan Fraksi PKS

Published

on

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) menyoroti masalah “stunting”. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) menyoroti masalah “stunting” atau ketergangguan tumbuh kembang bayi di provinsnya yang kini berpenduduk lebih empat juta jiwa tersebar pada 13 kabupaten/kota.

“Kita harapkan Kalsel dapat menurunkan angka prevalensi stunting,” ujar Fraksi PKS dalam pemandangan umum terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (LPPA) pemerintah provinsi (Pemprov) setempat Tahun Anggaran 2023 di Banjarmasin, Senin.

Pemandangan umum Fraksi PKS yang diketuai H Ardiansyah dan Sekretarisnya Firman Yusi pada rapat paripurna DPRD Kalsel yang dipimpin Ketuanya H Supian HK didampingi Wakilnya Hj Karmila dan hadir Sekdaprov setempat Roy Rizali Anwar.

Dalam pemandangan umum yang dibacakan Fahruro itu, Fraksi PKS mengapresiasi atas capaian usaha penanganan stunting di Kalsel Tahun 2023 yang angka prevalensi mengalami penurunan dibandingkan dengan 2022.

Sebagaimana hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yang Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI keluarkan, Kalsel masuk tiga besar tingkat penurunan stunting tertinggi Tahun 2022 bersama Sumatera Selatan (Sumsel) dan Kalimantan Utara (Kaltara).

Pada 2022 penurunan stunting Kalsel (-5,4 persen),. Sumsel (-6,2 persen) dan Kaltara (-5,4 persen. Pada awal 2021 prevalensi stunting di Kalsel 30,0 persen kemudian 2022 turun menjadi 24,6 persen.

“Kita apresiasi dengan masuknya tiga besar percepatan penurunan stunting. Semoga terus menurun,” lanjut wakil rakyat Kalsel dari PKS.

Sementara target Kalsel dalam penanganan stunting hingga 2024 menjadi 14 persen sehingga masalah malnutrisi pada ibu hamil dan kurangnya asupan nutrisi selama masa pertumbuhan anak harus segera penyelesaian

“Hal tersebut tentu dengan menggencarkan sosialisasi pencegahan stunting dan menyuplai makanan tambahan bagi anak-anak Banua tercinta, demikian wakil rakyat dari PKS. (*)

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Peduli Sosial, Bank Kalsel Melalui Pj Bupati Tala Serahkan CSR dan UPZ 

Published

on

Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin melalui Pj Bupati TALA, Syamsir Rahman kepada 4 (empat) penerima CSR Bank Kalsel dan 10 penerima UPZ Bank Kalsel. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Sebagai bentuk kepedulian sosial dan berbagi terhadap sesama dan menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 H, Bank Kalsel melalui Corporate Social Responsibility (CSR) menyerahkan bantuan untuk Pembangunan Gazebo Pondok Pesantren Nurul Muhibbin, 2 (dua) perangkat komputer untuk RSUD KH. Mansyur Kintab Haryono Ikasubag Tata Usaha, Bantuan 1 (satu) ekor sapi untuk Kaum Masjid Almanar Pelaihari dan untuk Kegiatan Lomba BPK se’Kabupaten Tanah Laut.

Sedangkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) menyerahkan bantuan untuk 10 kaum masjid yang ada di Kabupaten Tanah Laut dengan total sebesar Rp5 juta rupiah.

Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin melalui Pj Bupati TALA, Syamsir Rahman kepada 4 (empat) penerima CSR Bank Kalsel dan 10 penerima UPZ Bank Kalsel bertempat di Kantor Bank Kalsel Cabang Pelaihari, Jalan Kemakmuran No. 1 Pelaihari. Turut mendampingi Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan, Firmansyah dan Kepala Bank Kalsel Cabang Pelaihari, Andhy Andriyawan, Rabu (12/6).

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyampaikan bahwa Bank Kalsel terus dukung dan bersinergi bersama Pemkab TALA dalam Pembangunan dan perekonomian khususnya di Kabupaten Tanah laut.

“Pemkab TALA merupakan pemegang saham dalam hal ini Pj. Bupati TALA yang telah mendukung pemenuhan modal inti tercapai sekarang, sehingga Bank Kalsel mengembalikan hasilnya dalam bentuk deviden dan CSR untuk daerah yang akan dibagikan ke Masyarakat Kabupaten TALA” ungkap Fachrudin.

Dilain kesempatan, Pj Bupati TALA, Syamsir Rahman mengucapkan apreasiasi dan terima kasih kepada Bank Kalsel atas dukungan selama ini kepada Pemerintah Daerah dan Masyarakat Kabupaten Tanah Laut, walaupun bagian dari struktur organisasi, tetapi Bank Kalsel merupakan mitra kerja yang selalu berkontribusi baik dalam Pembangunan dan perekonomian di Kabupaten Tanah Laut.

“Terima Kasih atas kerja sama yang sudah terjalin selama ini bersama-sama pemerintah daerah dalam mendukung baik dari segi sosial maupun hal lainnya seperti penyaluran CSR dan UPZ. Bank Kalsel sebagai bank daerah yang dimana modal yang disetor dari Pemerintah Kabupaten Tanah Laut setiap tahunnya Kembali ke Kabupaten tanah laut baik berupa deviden dan CSR Bank Kalsel,” ucap Syamsir.

Sementara itu, salah satu perwakilan penerima bantuan kaum masjid, Ahmad Fauzan Anshari mengungkapkan rasa Syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah melalui Bank Kalsel atas bantuan yang telah diberikan hari ini.

“Alhamdulillah, kami dapat bantuan yang diterima hari ini dari Bank Kalsel dan Pemkab melalui Pj. Bupati Tanah Laut. Berharap kedepannya terus berkelanjutan untuk bisa memenuhi kebutuhan lainnya untuk keluarga,” pungkas Ahmad. [adv/nrl]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Seminar Nasional dan Rapat Kerja FKDK BPDSI Wilayah Tengah, Penguatan BPD Terus Dikronkritkan Melalui Peran Komisaris

Published

on

Kegiatan Forum Komunikasi Dewan Komisaris (FKDK) Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPD-SI) Wilayah Tengah hari kedua. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Kegiatan Forum Komunikasi Dewan Komisaris (FKDK) Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPD-SI) Wilayah Tengah hari kedua berlangsung Sabtu (8/6/2024) di Galaxy Hotel Banjarmasin.

Pada rangkaian kegiatan hari kedua ini digelar Seminar Nasional & Rapat Kerja FKDK BPDSI Wilayah Tengah Tahun 2024 dengan tema “Implementasi POJK Nomor 17 Tahun 2023 (Studi Kasus Terkini)”, kegiatan ini dihadiri oleh 5 Bank dari Wilayah Tengah yaitu Bank DKI, Bank Jateng, Bank Kalbar, Bank Kalteng, Bank Kaltimtara, dan 3 Bank dari Wilayah Timur yaitu Bank Maluku Malut, Bank NTB Syariah, dan Bank SulutGo.

Seminar nasional tersebut menghadirkan nara sumber dari perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengupas lebih dalam topik terkait POJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.

Dalam sambutannya, Komisaris Utama Independen Bank Kalsel sekaligus Plt. Koordinator FKDK BPDSI Wilayah Tengah, Hatmansyah berharap melalui kegiatan ini bisa menjadi wadah yang optimal untuk mengeksplorasi secara tuntas tantangan dan permasalahan yang terkait dengan implementasi POJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.

Akhir-akhir ini berkembang beragam isu dan permasalahan dalam implementasi dari regulasi ini yang penting untuk didudukkan secara proporsional. Selama berjalannya diskusi yang hangat antara nara sumber dan Dewan Komisaris beserta Komite Dewan Komisaris BPD Seluruh Indonesia terungkap berbagai hal krusial yang disajikan dalam telaah-telaahan kritis sehingga semakin menambah pemahaman akan esensi POJK tersebut.

“Kami berharap dengan dilaksanakannya kegiatan seminar nasional ini akan memantapkan kapabilitas para Komisaris untuk menjalankan fungsinya memberikan masukan dan ide segar bagi kemajuan bisnis BPD, di samping itu pula para Dewan Komisaris BPD Seluruh Indonesia mampu menyikapi dengan tepat permasalahan di tempat masing-masing,” tegasnya.

Tidak berbeda, Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin menyambut baik terlaksananya kegiatan Seminar Nasional & Rapat Kerja FKDK BPDSI Wilayah Tengah kali ini di Kota Banjarmasin pada 7-9 Juni 2024.

“Kami sangat mendukung kegiatan kali ini, karena tidak hanya dapat mendorong hadirnya pemikiran baru yang dapat memberikan kontribusi bagi BPD di wilayah tengah, tapi juga mampu mendorong akselerasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di Banua melalui kehadiran berbagai delegasi dari berbagai daerah di Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Ketua Umum Forum Komunikasi Dewan Komisaris BPD-SI yang juga Komisaris Utama Bank Kalbar Irjen Pol (P) Drs. H. Didi Haryono, SH., MH menegaskan, jika dilihat secara aset dan digabung seluruh Indonesia, maka aset BPD se-Indonesia sudah menembus angka Rp.910,9 Triliun. Hal ini jika di rangking maka merupakan aset perbankan terbesar kelima dan bersaing dengan perbankan dari Himbara lainnya.

“Karena itulah melihat nilai aset yang sudah besar ini, tentunya dirasa perlu bagi para Komisaris BPD untuk dapat terus berbenah diri agar dapat melakukan pengawasan yang lebih baik untuk memastikan terciptanya bisnis BPD yang semakin profesional dan sesuai dengan perkembangan zaman,” bebernya.

Dilain pihak, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Dan Pembangunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel Agus Dianoor juga mengucapkan selamat atas terselenggaranya kegiatan Seminar Nasional & Rapat Kerja FKDK BPDSI Wilayah Tengah hari ini. Diharapkannya melalui kegiatan kali ini BPD dapat semakin memperkuat perannya dalam mendorong geliat ekonomi yang semakin baik, khususnya untuk penguatan ekonomi mikro dan UMKM di masing-masing daerah.

“Kami berharap BPD juga terus konsisten dalam melakukan sinergi bersama Pemerintah Daerah setempat, ini penting agar kita bersama-sama mendorong hadirnya iklim ekonomi yang semakin baik ke depannya,” harapnya. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Kenalkan Budaya Kalsel kepada Anggota FKDK BPDSI Wilayah Tengah di Acara Welcome Dinner

Published

on

Acara Welcome Dinner Bersama seluruh Dewan Komisaris dan Komite Dewan Komisaris acara Seminar Nasional dan Rapat kerja Forum Komunikasi Dewan Komisaris (FKDK) Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Acara Welcome Dinner Bersama seluruh Dewan Komisaris dan Komite Dewan Komisaris merupakan salah satu rangkaian agenda yang telah disiapkan Bank Kalsel sebagai tuan rumah acara Seminar Nasional dan Rapat kerja Forum Komunikasi Dewan Komisaris (FKDK) Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPDSI) yang dilaksanakan pada tanggal 7-9 Juni 2024.

Sebelum terselenggaranya welcome dinner, Bank Kalsel melakukan penyambutan seluruh tamu undangan yang datang ke Banjarmasin di Bandara Syamsuddin Noor Banjarbaru dengan tarian Dayak serta pengalungan bunga selamat datang dari Nanang Galuh Banjar. Welcome Dinner yang digelar, Jum’at 7 Juni 2024 malam lalu di Mahligai Pancasila tepat pada hari pertama kedatangan para tamu.

Bank Kalsel memperkenalkan budaya daerah Kalimantan Selatan seperti Tarian khas daerah banjar,.kesenian madihin, hidangan.aneka kuliner lokal hingga pameran berbagai produk unggulan dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta pemutaran video destinasi wisata unggulan seperti Pasar Terapung, sebagai upaya menarik minat seluruh peserta FKDK BPDSI Wilayah Tengah yang hadir untuk nanti mengunjunginya, selanjutnya salah satu agenda yang telah diselenggarakan adalah Ladies Program yakni acara khusus untuk istri-istri Dewan Komisaris BPD yang turut hadir ke Banjarmasin dengan salah satu agendanya yaitu berkunjung ke Dekranasda Provinsi Kalsel dimana telah dipersiapkan pameran UMKM dan Fashion Show Sasirangan.

Selain dihadiri oleh Dewan Komisaris dan Komite Dewan Komisaris Bank Kalsel, Bank DKI, Bank Jateng, Bank Kalbar, Bank Kalteng, Bank Kaltimtara, Bank Maluku Malut, Bank NTB Syariah, dan Bank SulutGo turut berhadir juga Direksi Bank Kalsel, Perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Dan Pembangunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel, Agus Dianoor, Kepala OJK Provinsi Kalsel, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel serta Seluruh Kepala Divisi Bank Kalsel, Senin (10/6).

Dalam sambutannya, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin merasa bersyukur Bank Kalsel bisa ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Forum Komunikasi Dewan Komisaris BPDSI Wilayah Tengah.

“Sebagai tuan rumah kami siap memberikan penyambutan yang terbaik, sehingga para peserta dapat merasa nyaman dan berkesan hadir di Provinsi Kalsel, khususnya di Kota Banjarmasin,” ucap Fachrudin.

Sementara itu, Komisaris Utama Independen Bank Kalsel sekaligus Plt Koodinator FKDK BPDSI Wilayah Tengah, Hatmansyah mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dan mengungkapkan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi tempat untuk saling bertukar ide, program dan pengalaman seluruh anggota FKDK BPDSI Wilayah Tengah demi kemajuan BPD kedepannya.

“Alhamdulillah, Bank Kalsel tahun ini dipercaya sebagai tuan rumah acara Seminar Nasional dan Rapat Kerja FKDK BPDSI Wilayah Tengah, kami ucapkan selamat datang kepada seluruh Dewan Komisaris dan Komite Dewan Komisaris BPD Seluruh Indonesia, semoga acara malam ini memberi kesan positif untuk kita dan dapat mempererat silaturrahmi seluruh BPD sehingga bisa merumuskan kebijakan yang lebih baik dalam meningkatkan perannya membangun ekonomi didaerahnya masing-masing. Selain itu, acara ini juga merupakan kesempatan bagi kami untuk mengajak anggota FKDK BPDSI Wilayah Tengah menikmati baik dari beragam kuliner, oleh-oleh hingga destinasi wisata, sehingga akan meningkatkan perekonomian di Kalimantan Selatan,” ungkap Hatmansyah.

Plt. Ketua Umum FKDK BPDSI yang juga Komisaris Utama Bank Kalbar, Irjen Pol (P) Drs. H. Didi Haryono, SH., MH memberikan apresiasi atas sambutan yang sangat meriah dari Bank Kalsel sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan FKDK BPDSI Wilayah Tengah.

“Terimakasih atas sambutan yang diberikan, kami tentunya siap bertukar pikiran, pengalaman hingga program sehingga kedepannya langkah kita semakin baik lagi,” beber Didi

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Dan Pembangunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel yaitu Agus Dianoor yang memberikan sambutan penutup pada kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya kepada Bank Kalsel yang sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan FKDK BPDSI Wilayah Tengah mulai tanggal 7 – 9 Juli di Kota Banjarmasin.

“Saya berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan mampu memberikan hasil yang memuaskan sehingga kedepannya perbankan daerah dapat semakin produktif lagi dalam berkontribusi bagi ekonomi dan pembangunan yang ada di Banua,” pungkas Agus. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Menkopolhukam dan Gubernur Kalsel Sepakat Keterbukaan Informasi Kunci Pemerintahan Transparan dan Akuntabel

Published

on

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin yang didampingi Ketua TP PKK Kalsel Hj Raudatul Jannah atau Acil Odah turut menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakornas) ke-15. (Foto/Adpim)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin yang didampingi Ketua TP PKK Kalsel Hj Raudatul Jannah atau Acil Odah turut menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakornas) ke-15 Komisi Informasi (KI) Pusat Tahun 2024 di Hotel Galaxy Banjarmasin pada Selasa (11/06/2024).

Rakornas juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) RI Hadi Tjahjanto sekaligus sebagai pemateri utama atau keynote speaker.

Paman Birin dalam sambutannya berharap Rakornas ini menghasilkan kesepakatan atau ide ide yang memberikan manfaat bagi negara dan masyarakat Kalsel.

Diera global, imbuh Paman Birin, informasi menjadin hal penting dan tidak bisa disembunyikan. Transparansi membawa kepercayaan publik yang merupakan andalan bagi pemerintah agar benar-benar dapat diyakini oleh rakyat melalui program-program oleh pemerintah.

Sementara itu, Ketua KI Pusat, Donny Yoesgiantoro menyebutkan, Rakornas dilaksanakan untuk memperkuat koordinasi sebagai bentuk persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

“Salah satu elemen penting dalam mewujudkan RPJPN Indonesia Emas 2025-2045 adalah penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka. Karena informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang. Bagi pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta merupakan bagian penting bagi ketahanan nasional,” ungkapnya.

Donny menyampaikan, pengelolaan informasi publik penting dilakukan sebagai bentuk upaya untuk mengembangkan masyarakat informatif dalam meningkatkan daya saing global.

“Untuk itu, Komisi Informasi butuh banyak penguatan dan sinergitas dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi KIP serta dalam upaya optimalisasi Keterbukaan Informasi di Indonesia,” lanjut Donny.

Sementara itu, Menkopolhukam Hadi Tjahjono dalam paparannya menegaskan, keterbukaan informasi merupakan peran kunci dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.

“Keterbukaan informasi merupakan salah satu pilar utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. Dengan memberikan akses informasi yang luas dan mudah kepada masyarakat, kita dapat menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” ucap Hadi.

Pelaksanaan Rakornas ke-15 KI se-Indonesia yang telah dilaksanakan sejak Senin (10/6) ini berfokus pada agenda pembahasan isu-isu strategis terkait sinergi keterbukaan informasi publik dalam penyelenggaraan negara menuju Indonesia emas 2045. Hasil dari pembahasan ini nantinya akan menerbitkan rekomendasi-rekomendasi konkret di forum Rakornas ke-15.

Di tempat yang sama, Plt Sekretaris KI Pusat Nunik Purwanti menyampaikan, dalam agenda nasional ini, terlibat peserta sejumlah 450 orang, secara hybrid yakni online dan offline.

Rakornas KI sendiri telah diadakan secara rutin dengan membahas isu-isu krusial yang dianggap perlu mendapat perhatian lebih terkait keterbukaan informasi publik di Indonesia. Mulai dari Rakornas pertama yang diselenggarakan Tahun 2009, hingga Rakornas KI ke-14 yang mengangkat pentingnya keterbukaan informasi dalam pemilu serentak 2024 pada tahun 2023.

Harapannya, kegiatan yang dilaksanakan dengan bekerjasama dengan Provinsi Kalsel ini dapat memberikan kontribusi dan dampak positif bagi kemajuan keterbukaan informasi publik di seluruh Indonesia dalam menyongsong Indonesia Emas 2045 mendatang. [ad/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Umum

Populer