Bank Kalsel Buka Kantor Kas BPKPAD – SuaraBorneo.com
Connect with us

Banjarmasin

Bank Kalsel Buka Kantor Kas BPKPAD

Published

on

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman meresmikan Kantor Kas Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Banjarmasin didampingi Plt Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman meresmikan Kantor Kas Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Banjarmasin yang terletak di Samping Kantor BPKPAD Kota Banjarmasin, Rabu (31/05/2023).

Kegiatan juga dihadiri Plt Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin dan Kabid Pengelolaan Barang Milik Daerah, Pahriadi serta jajaran terkait di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin. Dalam kesempatanan itu, Ikhsan Budiman menyampaikan, dengan diresmikannya kantor kas tersebut tentu dapat memudahkan dan mendekatkan pelayanan yang dilakukan oleh BPKPAD Kota Banjarmasin.

“Jadi pendapatan pengelolaan kas yang dilakukan BPKPAD itu dapat dibantu dengan kantor kas ini, selanjutnya nanti penerima layanan menjadi mudah,” ungkap Ikhsan, Rabu (31/05/20233).

Ikhsan pun berharap, dengan adanya kerja sama antara Pemko Banjarmasin dan Bank Kalsel itu dapat mendekatkan diri dengan masyarakat dalam hal pelayanan pengelolaan kas serta juga dengan para SKPD yang terkait.

“Disampaikan oleh Bank Kalsel bahwa kedepan ini tidak hanya kantor kas namun juga akan dilengkapi dengan fitur lain, misalkan tadi tentang penopang UMKM dan beberapa program-program lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin mengatakan, kantor kas yang diresmikan itu adalah bentuk upaya Bank Kalsel mendekatkan pelayanan pemerintah daerah yang dimana sebelumnya sudah diresmikan di Balaikota Banjarmasin.

“Kedepan juga kami akan kembangkan sebagai centra pelayanan kreadit ASN dan juga UMKM,” pungkasnya. [adv/ad]

Bagikan ke

Banjarmasin

Bank Kalsel Bersama OJK Kalsel Gebyarkan Pentingnya Menabung kepada Pelajar SLB Negeri 3 Banjarmasin

Published

on

Bank Kalsel bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalsel dalam rangka mendorong masyarakat banua semakin berminat untuk menabung sejak dini. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Kolaborasi nyata kembali dilakukan oleh Bank Kalsel bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalsel dalam rangka mendorong masyarakat banua semakin berminat untuk menabung sejak dini. Untuk Tahun 2024 ini kita kembali berbeda dengan target pelajar Disabilitas untuk tau dan memahami dan memaksimalkan cara menabung untuk mencapai suatu keinginan baik jangka pendek maupun jangka Panjang, apalagi sebagai asli urang banua, seharusnya menabung di bank daerah, Ketika kita menabung ke Bank Kalsel, hasil yang kita dapat akan kembali menjadi pendapatan asli daerah. Melalui kegiatan KICK OFF Hari Indonesia Menabung Bank Kalsel Bersama Disabilitas dengan hastag #BankKalselInklusifUntukSemua yang diselenggarakan, Jumat (21/6/2024) di Aula Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 3 Banjarmasin.

Turut berhadir, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan, Firmansyah beserja jajaran; Kepala Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan LMS OJK Provinsi Kalsel Andy Rahman Yuliman beserja jajaran dan Kepala Administari Sekolah SLB Negeri 3 Banjarmasin Cecep beserta jajarannya.

Kegiatan berlangsung dengan kegembiraan melalui sosialisasi baik dari OJK Prov Kalsel dan Bank Kalsel dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami oleh Pelajar SLB Negeri 3 Banjarmasin.

Kepala Divisi Sekertaris Perusahaan Bank Kalsel, Firmansyah mengatakan kegiatan yang menggandeng OJK kali ini merupakan kegiatan yang mendukung program Pemerintah Pusat, dimana agar siswa bisa tereduksi sejak dini untuk menabung.

“Selain sosialisasi, kami juga mengeluarkan program Satu Rekening Satu Pelajar Gratis tanpa dipungut biaya dengan menggandeng OJK. Melalui cara ini kita berharap kedepannya siswa dan juga wali murid SLB Negeri 3 Banjarmasin bisa memanfaatkan buku tabungan tersebut untuk mulai menabung sejak dini,” jelas Firmansyah.

Sementara itu, Kepala Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan LMS OJK Provinsi Kalsel, Andy Rahman Yuliman menyampaikan kegiatan kali ini dimaksudkan dalam rangka Kick Off untuk memperingati Hari Indonesia Menabung yang diperingati setiap bulan Agustus nanti.

“Di Momen Hari Indonesia Menabung ini, kami akan mendorong dan berkolaborasi dengan Perbankan, khususnya Bank Kalsel, menyelenggarakan rangkaian kegiatan literasi keuangan kepada masyarakat secara masif dan merata. Salah satunya bersama Bank Kalsel, kita menggelar sosialisasi di SLB Negeri 3 Banjarmasin. Berharap melalui ini, dapat mendorong peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan untuk masyarakat Banua, termasuk para disabilitas yang punya hak yang sama untuk mengelola keuangannya melalui menabung di Bank,” ungkap Andy.

Dilain pihak, Kepala Administari Sekolah SLB Negeri 3 Banjarmasin, Cecep berterimakasih diberikan kesempatan untuk sekolahnya dijadikan tempat kegiatan Sosialisasi KICK OFF Hari Indonesia Menabung yang digelar oleh Bank Kalsel bersama OJK.

“Kita Menghibau kembali untuk siswa/i dan wali siswa/i untuk pentingnya menabung. Sebagai mana sudah dijelaskan tadi bahwa bijak dalam menabung, karena dikemudian hari tidak tau apa yang akan terjadi. Semoga dengan adanya program ini, Baik dari Bank Kalsel maupun OJK kedepannya bisa berkesinambungan dengan program lainya dalam melibatkan anak didik dan guru-guru baik di SLB Negeri 3 Banjarmasin maupun di SLB tempat lainnya,” pungkas Cecep. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Gubernur Kalsel Terima Sertifikat Indikasi Geografis Kain Sasirangan dari Kemenkumham RI

Published

on

Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin diwakili Sekretaris Daerah, Roy Rizali Anwar pada Opening Ceremony Mobile Intelectual Property Clinic 2024. (Foto/Adpim)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor mendukung perlindungan kekayaan intelektual. Hal tersebut disampaikan gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini melalui sambutan yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah, Roy Rizali Anwar pada Opening Ceremony Mobile Intelectual Property Clinic 2024, yang dilaksanakan di G Sign Hotel, Banjarmasin, Rabu (6/19) malam.

Menurut Paman Birin, kekayaan intelektual memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Di era globalisasi ini, kekayaan intelektual merupakan aset yang sangat berharga dan memiliki peran strategis, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan inovasi,” sampai Paman Birin.

Atas terselenggaranya kegiatan ini, Paman Birin menyampaikan apresiasinya kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Kalsel.

Menurut Paman Birin, kegiatan ini menunjukkan sebuah konsistensi usaha dalam rangka peningkatan dan perkembangan kekayaan intelektual kepada pemda dan masyarakat Kalsel.

Paman Birin tak lupa menyampaikan harapannya terkait pelaksanaan kegiatan Mobile IP Clinic yang sudah terselenggara untuk ketiga kalinya ini.

“Semoga melalui Mobile IP Clinic ini, masyarakat Kalsel akan semakin memahami pentingnya melindungi karya dan inovasi mereka, serta memanfaatkan kekayaan intelektual sebagai alat untuk meningkatkan daya saing dan nilai tambah produk lokal,” harap Paman Birin.

Pada kesempatan ini, Pemprov Kalsel juga mendapatkan Sertifikat Indikasi Geografis untuk produk kain sasirangan.

Sertifikat ini diterbitkan oleh Dirjen Kekayaan Intelektual, dan pada kegiatan ini diserahkan oleh Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM RI Bidang Ekonomi yang diterima oleh Sekda Provinsi Kalsel.

Diketahui ini merupakan sertifikat kedua yang diperoleh Kalsel, setelah sebelumnya menerima sertifikat untuk produk cabe hiung. Atas sertifikat ini, Paman Birin menyampaikan agar tidak berpuas diri dan berhenti di sini.

“Pemberian sertifikat Indikasi Geografis ini merupakan pengakuan atas keunikan dan kualitas produk sasirangan asal Kalsel. Saya harap tidak berhenti disini, mengingat Kalsel masih menyimpan banyak potensi yang luar biasa,” ujar Paman Birin.

Pada kegiatan ini, juga diserahkan penghargaan South Borneo Intellectual Property tahun 2024 dengan kategori Jumlah Permohonan Kekayaan Intelektual Terbanyak, Fasilitasi Layanan Kekayaan Intelektual Terbaik kepada enam kabupaten/kota di wilayah Kalsel.

Serta penghargaan untuk Perguruan Tinggi atas kontribusi pembentukan Intellectual Property Corner pertama di Kalsel. Usai menyerahkan penghargaan, Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM, Lucky Agung Binarto menyampaikan apresiasi kepada pemda di wilayah Kalsel.

“Kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemda di Kalsel, untuk capaian pendaftaran kekayaan intelektual di Kalsel yang sudah mencapai angka 3.790 pada tahun 2023 sampai dengan Mei 2024,” katanya.

Hal ini menurut Lucky, tak terlepas dari sinergitas dan kolaborasi seluruh pemda di Kalsel dengan Kanwil Kemenkumham Kalsel.

Dirinya juga menyampaikan harapan agar terselenggaranya kegiatan ini mampu mendorong upaya menumbuhkan semangat masyarakat untuk melindungi kekayaan intelektualnya.

“Kekayaan intelektual menunjukkan bahwa setiap kreatitifitas dan inovasi memiliki nilai ekonomi, oleh karena itu penting untuk didaftarkan agar dapat memperoleh perlindungan hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalsel, Taufiqurrahman, melalui laporan pelaksanaan kegiatan juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan pemahaman seluruh elemen akan pentingnya kekayaan intelektual.

“Kehadiran saudara-saudara sekalian menunjukkan komitmen untuk terwujudnya sustainable development goal, yang merupakan agenda pembangunan global untuk meningkatkan kesejahteraan, melalui implementasi sistem kekayaan intelektual yang komprehensif,” ungkapnya.

Taufiq menyampaikan rangkaian Mobile IP Clinic ini akan diselenggarakan selama tiga hari, pada 19-22 Juni 2024 dengan mengusung tema “Bergerak Memperkuat Identitas Budaya Kalsel di Mata Dunia, melalui Indikasi Geografis”.

Diketahui, kegiatan ini dihadiri oleh setidaknya 100 orang peserta yang berasal dari berbagai satuan kerja di wilayah Kalsel, perguruan tinggi dan UPTD terkait, serta perkumpulan masyarakat peduli indikasi geografis. [ad/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Peduli Pendidikan, Bank Kalsel Berikan Biaya Pendidikan Satriwati Al Falah Puteri Banjarbaru

Published

on

Penyerahan secara simbolis diserahkan oleh Direktur UPZ Bank Kalsel, M. Fajri Muhtadi kepada Pimpinan Pondok Pesantren Al Falah Puteri Kota Banjarbaru, KH. Mukhlis Kaspul Anwar. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Dalam upaya mendukung dunia Pendidikan khususnya di Kalimantan Selatan, Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) berikan bantuan biaya Pendidikan kepada Santriwati Al Falah Puteri Banjarbaru dengan total sebesar Rp75.130.000 untuk pelunasan infaq sekolah dan biaya daftar ulang kepada 20 santriwati kurang mampu dan yatim piatu yang tergolong 8 Asnaf di Al Falah Puteri Kota Banjarbaru.

Penyerahan secara simbolis diserahkan oleh Direktur UPZ Bank Kalsel, M. Fajri Muhtadi kepada Pimpinan Pondok Pesantren Al Falah Puteri Kota Banjarbaru, KH. Mukhlis Kaspul Anwar. Turut mendampingi Kepala Bank Kalsel KCP Landasan Ulin dan Staf UPZ
Bank Kalsel (10/6).

Direktur UPZ Bank Kalsel, M. Fajri Muhtadi menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan kali ini berasal dari zakat yang dikumpulkan dari pegawai Bank Kalsel maupun donator yang menyalurkan zakatnya ke UPZ Bank Kalsel.

“Semoga dengan adanya bantuan ini santriwati kurang mampu dan yatim piatu yang ada di Pondok Pesantren Al Falah Puteri Kota Banjarbaru semakin bersemangat dalam bersekolah dan menjadi anak yang sukses di masa depan,” tegas Fajri.

Pada kesempatan lainnya, Pimpinan Pondok Pesantren Al Falah Puteri Kota Banjarbaru, KH. Mukhlis Kaspul Anwar mengucapkan terima kasih kepada Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) atas bantuan yang kami terima hari ini, semoga bermanfaat bagi santriwati kedepannya.

“Kami ucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan untuk para satriwati yang memang memerlukan untuk meneruskan pendidikan islam di Al Falah Banjarbaru ini. Berharap kedepannya Bank Kalsel terus memberikan manfaat baik dari dunia Pendidikan maupun lainnya,” ungkap Mukhlis.

Sebagai Informasi, Zakat yang dikumpulkan Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) ini kita salurkan kembali kepada 8 golongan orang yang berhak menerima zakat.

Termasuk yang diberikan dalam kesempatan hari ini. Kalian bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel.

Ada pun untuk Rekening Zakat, Infak dan Sedekah di Bank Kalsel Syariah dengan nomor 6500844928 (Zakat) dan 6500846214 (Infak dan sedekah) atas nama Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel. Untuk konsultasi dan konfirmasi transfer bisa melalui WA Center UPZ Bank Kalsel di nomor 0811505153. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Di Masjid Sabilal Muhtadin, Gubernur Kalsel dan Acil Odah Serahkan Bantuan Sapi Seberat 816 Kilogram

Published

on

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin didampingi istri Hj Raudatul Jannah atau Acil Odah menyerahkan bantuan hewan kurban pada Idul Adha 1445 Hijriah tahun ini. (Foto/Adpim)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin didampingi istri Hj Raudatul Jannah atau Acil Odah menyerahkan bantuan hewan kurban pada Idul Adha 1445 Hijriah tahun ini, Senin (17/06/2024) di kawasan Masjid Raya Sabilal Muhtadin.

Penyerahan sapi jumbo jenis Brahman berbobot 816 kilogram itu, turut disaksikan Ketua DPRD Kalsel H Supian HK, KH Fikri Haikal Zainuddin, dan Ketua Badan Pengelola (Banlo) Sabilal Muhtadin KH Darul Quthni bersama Sekretaris Banlo Syamsul Rani.

Usai penyerahan itu, Paman Birin berharap daging kurban yang nantinya dibagikan kepada masyarakat, bisa bermanfaat dan berkah.

Kemudian, apa yang dilakukan di Hari Raya Idul Adha ini mendapatkan ridho Allah SWT dan syafaat oleh nabi Muhammad SAW kelak.

Sementara itu, KH Darul Quthni menyebutkan, pada penyelanggaraan ibadah kurban tahun ini, hewan kurban yang diamanahkan untuk disembelih dan dibagikan kepada pihaknya sekitar 29 ekor, yang berasal dari instansi dan perorangan.

Pemotongan hewan kurban dilaksanakan, Selasa (18/06/2024) di Rumah Potong Hewan Basirih Kota Banjarmasin.

“Jadi tahun ini berbeda dengan sebelumnya, pemotongan tidak lagi dilakukan di area masjid, demi menjaga kebersihan lingkungan. Pemotongan di RTH Basirih, agar lebih higienis,” ujarnya.

Terkait jumlah kupon yang akan dibagikan, pantai ujarnya sudah menyediakan 2.000 kupon lebih dan masyarakat bisa mengambil daging kurban nantinya mulai pukul 14.30 Wita sampai selesai. [ad/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Akhirnya SMPN 2 Alalak Raih Prestasi Juara 3 Turnamen SPENGHA Futsal Cup 2024

Published

on

Tim SMPN 2 Alalak dalam kejuaraan SPENGHA Futsal Cup 2024. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Akhirnya SMP Negeri 2 Alalak meraih prestasi setelah menjadi juara 3 dalam turnamen SPENGHA Futsal Cup 2024 yang digelar SMP Negeri 3 Banjarmasin, Sabtu (15/6/2024).

Tim SMPN 2 Alalak yang berjumlah 12 pemain dimotori Kapten Bayu Ferdian Siagian dan sebagai pelatih Fajar Rakhmad didampingi asisten Rama Aldi Hidayatullah.

“Alhamdulillah Tim kami meraih prestasi walaupun menjadi juara 3 yang tidak mudah dicapai karena masuk ke semi final harus mendapatkan kemenangan dari beberapa pertandingan,” ungkap Fajar sang pelatih.

Tahapan pertandingan yang dihadapi SMPN 2 Alalak, perdana SMPN 2 Alalak vs SMPN 26 Banjarmasin dengan skor 0-0 dilanjutkan dengan finalti dimenangkan SMPN 2 Alalak.

Pertandingan kedua SMPN 2 Alalak vs SMPN 4 Sungai Tabuk dengan skor 3-2 dimenangkan SMPN 2 Alalak.

Selanjutkan SMPN 2 Alalak vs SMP 1 Kertak Hanyar dengan skor memuaskan 5-2 kembali SMPN 2 Alalak meraih kemanangan.

Masuk 8 besar SMPN 2 Alalak vs SMP 34 Banjarmasin akhir skor draw 3-3 dilanjutkan adu finalti, akhirnya dimenangkan SMPN 2 Alalak masuk ke semifinal dengan skor 6-5.

Kekalahan saat babak semifinal SMPN 2 Alalak berhadapan dengan SMPN 15 Banjarmasin kalah dengan skor 5-0.

Perebutan Juara 3 SMPN 2 Alalak vs MTs 2 Banjarmasin dengan skor 2-1, SMPN 2 Alalak meraih kemenangan menjadi juara 3.

“Diakhir Ujian Akhir Sekolah (UAS) 2024, Tim SMPN 2 Alalak meraih juara 3 dalam perlombaan SPENGHA Futsal Cup 2024 yang digelar SMPN 3 Banjarmasin, mental mereka semakin kuat saat menghadapi lawan setelah beberapa kali mengikuti perlombaan, latihan akan terus dilanjutkan,” pungkas Fajar. [ad/sb]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Gubernur Kalsel Serahkan Sertifikat Proper 2022-2023, Jaminan Untuk Menjaga Lingkungan

Published

on

Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Hanifah Dwi Nirwana menyerahkan sertifikat Proper Periode 2022-2023 di Hotel Gsign. (Foto/Adpim)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Hanifah Dwi Nirwana menyerahkan sertifikat Proper Periode 2022-2023 di Hotel Gsign, Kota Banjarmasin pada Jum’at (14/6/2024) pagi.

Public Disclosure Program for Environmental Compliance (PROPER) atau program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan dengan jumlah perusahaan di Kalsel sebagai peserta adalah sebanyak 81 perusahaan.

Dengan kategori Emas (1), Hijau (13), Biru (56), Merah (8) dan 3 perusahaan ditangguhkan dalam proses pembinaan oleh KLHK melalui kegiatan Penegakkan Hukum.

Sedangkan untuk Proper Daerah periode penilaian adalah Januari-Desember 2022 diikuti sebanyak 18 perusahaan.

Yaitu 2 perusahaan peringkat hijau adalah PT Bina Indo Raya dan PT. Mandiri Citra Bersama, mereka menonjolkan konservasi air, perlindungan keanekaragaman hayati serta konservasi bekantan. Kemudian terkait rehabilitasi DAS Barito dan pemberdayaan masyarakat peduli api.

Sementara, 16 perusahaan peringkat biru dari sektor pertambangan, sawit, pakan ternak, pengolahan udang, jasa perhotelan dan rumah sakit.

Diantaranya RSUD Ulin Banjarmasin yang menerima sertifikat biru dan RSUD Ansyari Saleh juga menerima kategori yang sama biru.

Kepala DLH Provinsi Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana menjelaskan bahwa adanya sertifikat proper ini menjadi sebuah jaminan perusahaan untuk menjaga lingkungan.

Gubernur Paman Birin pun menyerahkan sertifikat dalam lima kategori yaitu biru, hijau dan emas.

“Pada hari ini kita melakukan penyerahan sertifikat propernas dan properda dari Bapak Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor. Dan proper telah dilaksanakan hampir 25 tahun untuk mendorong aktivitas bisnis atau industri, tak hanya memenuhi ketaatan tetapi menjadi Beyond Compliance,” ucap Hanifah.

Sehingga, menurut Hanifah harus lebih mendorong efisiensi energi dan inovasi lainnya. Terlebihnya lagi, perusahaan lingkungan yang menjalankan tanggungjawabnya untuk mempertahankan kategori biru, hijau dan emas tersebut.

Hanifah mengatakan, konsisten dan akselerasi sangat diperlukan dalam pengembangan perubahan. Karena, baginya ada upaya perbaikan-perbaikan ke depan.

“Apalagi namanya perusahaan industri yang kita disebut pertambangan misalnya, pasti mengalami dampak lingkungan. Sehingga, DLH Provinsi Kalsel mencoba meng-guidance mereka untuk memenuhi kepatuhan syarat yang berlaku,” jelasnya.

DLH Provinsi Kalsel terus memberikan penilaian dan pembinaan terhadap perusahaan industri, Hanifah pun ingin semua meningkatkan kapasitasnya menjadi lebih baik lagi.

Hanifah mengaku, banyak sudah perusahaan yang awalnya mendapatkan kategori merah kini meningkatkan menjadi kategori hijau. Pada periode ini, pihaknya telah menyerahkan 127 sertifikat proper.

“Awalnya 99 menjadi 127 sertifikat proper. Artinya bertambah terus, patut kita syukuri. Sehingga, kita harapkan agar meningkat terus upaya perusahaan menjaga lingkungan ini,” ungkap Hanifah.

Kedepan, Hanifah terus mendorong sejumlah perusahaan di Kalsel agar menyiapkan lembaganya untuk masuk ke tahap lebih tinggi lagi. Lantas, DLH Provinsi Kalsel berupaya menguatkan perusahaan daerah agar mencapai menjadi propernas atau kategori emas.

“Sekarang, Kementrian LHK RI juga akan membidik perusahaan ikut propernas. Dan kami dari DLH Provinsi Kalsel terus mencari pelaku-pelaku usaha dari perusahaan baru, seperti Adaro dengan kategori emasnya. Sebagaimana yang disampaikan karena ada program unggulannya itu,” pungkasnya.

Program unggulannya itu bernama Taman Wisata Menanti Laburan yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa Maju Jaya. Secara program itu memiliki sistem pengolahan air bersih atau mini Water Treatment Plant, bantuan program Corporate Social Responsibillity PT Adaro Indonesia.

Gilang Nurdiansyah dari PT Astra Agro Lestari-1 Bidang Perkebunan Kelapa Sawit asal Tabalong mengucapkan rasa syukur bahwa pihaknya diberi kesempatan kembali meraih kategori biru. Pihaknya telah meraih sebanyak 8 kali dengan kategori yang sama.

“Diharapkan, apa yang sudah kita capai bisa dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Tentunya standar perusahaan sesuai syaratnya, PT Astra Agro Lestari-1 terus mempertahankan dan meningkatkan upaya untuk menjaga pengelolaan lingkungan,” terang Gilang.

Langkah itu, Gilang menyebut pihaknya di bidang perkebunan kelapa sawitnya terus menata usahanya dalam aspek lingkungan. Karena, upaya PT Astra Agro Lestari-1 untuk mereduksi atau mengurangi Carbon Energy dapat ditingkatkannya secara perlahan.

Terkait inovasi seperti perusahaan lainnya, Gilang hanya menyebut pihaknya memiliki program pengurangan emisi karbon dioksida (CO2).

“Semoga, kita konsisten hingga mencapai ke depannya nanti sampai kategori hijau,” tutupnya. [ad/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

BMKG : Perubahan Iklim Dampak La Nina di Wilayah Kalsel

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Selatan (Kalsel), Goeroeh Tjiptanto menjelaskan terkait prakiraan perubahan iklim atas dampak La Nina di wilayah Kalsel pada pertengahan bulan Juni hingga beberapa bulan kedepannya.

“Jadi La Nina itu terjadinya di samudera Pasifik, artinya yang kita pahami dulu itu bukan badai, artinya tidak terjadi di Indonesia tapi akibatnya bisa saja karena petanya global terus isu La Nina itu sampai sekarang belum terjadi, jadi di Pasifik sana itu suhu muka lautnya masih dikategori netral atau normal seperti biasanya,” ujar Goeroeh, Kamis (13/06/2024).

Ia menyebutkan jika institusi BMKG seluruh dunia itu memprediksi ada potensi La Nina, sekarang pun netral ada potensi La Nina pada bulan Juli, Agustus, September, jadi jenis La Nina itu ada lemah, sedang, dan kuat, saat ini potensi jenisnya lemah.

Permasalahannya adalah Juli, Agustus, dan September, menurutnya itu termasuk di Kalsel biasanya musim kemarau, akan tetapi yang terjadi saat ini musim kemaraunya ini akan hujan terus, tetap musim kemarau dipengaruhi oleh La Nina artinya kemungkinan besar kemaraunya ini masih turun hujan tapi kategorinya masih musim kemarau, cuman mungkin bahasa umumnya kemarau basah.

“Tidak semua daerah di Kalsel kemarau basah, daerah-daerah Kalsel kita membagi itu dari di pegunungan Meratus, seperti Batola, Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Tapin, Hulu Sungai Selatan itu cenderung kemaraunya itu kemarau basah, tapi untuk Tanah Laut, Tanah Bumbu, Kotabaru itu cenderung ke kemarau normal,” lanjut Goeroeh.

Selain kemarau basah, kemarau tahun ini sifatnya mundur, biasanya terjadi kemarau bulan Mei sudah mulai di beberapa daerah di Kalsel tapi tahun 2024 ini pertengahan Juni ini itu baru kemarau,

“Itupun daerah-daerah yang kaya Batola, Banjarmasin, sebagian di Banjar, sebagian Tapin, sekarang dalam masa peralihan,” ujarnya. (*)

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Stunting di Kalsel Menjadi Sorotan Fraksi PKS

Published

on

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) menyoroti masalah “stunting”. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) menyoroti masalah “stunting” atau ketergangguan tumbuh kembang bayi di provinsnya yang kini berpenduduk lebih empat juta jiwa tersebar pada 13 kabupaten/kota.

“Kita harapkan Kalsel dapat menurunkan angka prevalensi stunting,” ujar Fraksi PKS dalam pemandangan umum terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (LPPA) pemerintah provinsi (Pemprov) setempat Tahun Anggaran 2023 di Banjarmasin, Senin.

Pemandangan umum Fraksi PKS yang diketuai H Ardiansyah dan Sekretarisnya Firman Yusi pada rapat paripurna DPRD Kalsel yang dipimpin Ketuanya H Supian HK didampingi Wakilnya Hj Karmila dan hadir Sekdaprov setempat Roy Rizali Anwar.

Dalam pemandangan umum yang dibacakan Fahruro itu, Fraksi PKS mengapresiasi atas capaian usaha penanganan stunting di Kalsel Tahun 2023 yang angka prevalensi mengalami penurunan dibandingkan dengan 2022.

Sebagaimana hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yang Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI keluarkan, Kalsel masuk tiga besar tingkat penurunan stunting tertinggi Tahun 2022 bersama Sumatera Selatan (Sumsel) dan Kalimantan Utara (Kaltara).

Pada 2022 penurunan stunting Kalsel (-5,4 persen),. Sumsel (-6,2 persen) dan Kaltara (-5,4 persen. Pada awal 2021 prevalensi stunting di Kalsel 30,0 persen kemudian 2022 turun menjadi 24,6 persen.

“Kita apresiasi dengan masuknya tiga besar percepatan penurunan stunting. Semoga terus menurun,” lanjut wakil rakyat Kalsel dari PKS.

Sementara target Kalsel dalam penanganan stunting hingga 2024 menjadi 14 persen sehingga masalah malnutrisi pada ibu hamil dan kurangnya asupan nutrisi selama masa pertumbuhan anak harus segera penyelesaian

“Hal tersebut tentu dengan menggencarkan sosialisasi pencegahan stunting dan menyuplai makanan tambahan bagi anak-anak Banua tercinta, demikian wakil rakyat dari PKS. (*)

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Peduli Sosial, Bank Kalsel Melalui Pj Bupati Tala Serahkan CSR dan UPZ 

Published

on

Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin melalui Pj Bupati TALA, Syamsir Rahman kepada 4 (empat) penerima CSR Bank Kalsel dan 10 penerima UPZ Bank Kalsel. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Sebagai bentuk kepedulian sosial dan berbagi terhadap sesama dan menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 H, Bank Kalsel melalui Corporate Social Responsibility (CSR) menyerahkan bantuan untuk Pembangunan Gazebo Pondok Pesantren Nurul Muhibbin, 2 (dua) perangkat komputer untuk RSUD KH. Mansyur Kintab Haryono Ikasubag Tata Usaha, Bantuan 1 (satu) ekor sapi untuk Kaum Masjid Almanar Pelaihari dan untuk Kegiatan Lomba BPK se’Kabupaten Tanah Laut.

Sedangkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) menyerahkan bantuan untuk 10 kaum masjid yang ada di Kabupaten Tanah Laut dengan total sebesar Rp5 juta rupiah.

Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin melalui Pj Bupati TALA, Syamsir Rahman kepada 4 (empat) penerima CSR Bank Kalsel dan 10 penerima UPZ Bank Kalsel bertempat di Kantor Bank Kalsel Cabang Pelaihari, Jalan Kemakmuran No. 1 Pelaihari. Turut mendampingi Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan, Firmansyah dan Kepala Bank Kalsel Cabang Pelaihari, Andhy Andriyawan, Rabu (12/6).

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyampaikan bahwa Bank Kalsel terus dukung dan bersinergi bersama Pemkab TALA dalam Pembangunan dan perekonomian khususnya di Kabupaten Tanah laut.

“Pemkab TALA merupakan pemegang saham dalam hal ini Pj. Bupati TALA yang telah mendukung pemenuhan modal inti tercapai sekarang, sehingga Bank Kalsel mengembalikan hasilnya dalam bentuk deviden dan CSR untuk daerah yang akan dibagikan ke Masyarakat Kabupaten TALA” ungkap Fachrudin.

Dilain kesempatan, Pj Bupati TALA, Syamsir Rahman mengucapkan apreasiasi dan terima kasih kepada Bank Kalsel atas dukungan selama ini kepada Pemerintah Daerah dan Masyarakat Kabupaten Tanah Laut, walaupun bagian dari struktur organisasi, tetapi Bank Kalsel merupakan mitra kerja yang selalu berkontribusi baik dalam Pembangunan dan perekonomian di Kabupaten Tanah Laut.

“Terima Kasih atas kerja sama yang sudah terjalin selama ini bersama-sama pemerintah daerah dalam mendukung baik dari segi sosial maupun hal lainnya seperti penyaluran CSR dan UPZ. Bank Kalsel sebagai bank daerah yang dimana modal yang disetor dari Pemerintah Kabupaten Tanah Laut setiap tahunnya Kembali ke Kabupaten tanah laut baik berupa deviden dan CSR Bank Kalsel,” ucap Syamsir.

Sementara itu, salah satu perwakilan penerima bantuan kaum masjid, Ahmad Fauzan Anshari mengungkapkan rasa Syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah melalui Bank Kalsel atas bantuan yang telah diberikan hari ini.

“Alhamdulillah, kami dapat bantuan yang diterima hari ini dari Bank Kalsel dan Pemkab melalui Pj. Bupati Tanah Laut. Berharap kedepannya terus berkelanjutan untuk bisa memenuhi kebutuhan lainnya untuk keluarga,” pungkas Ahmad. [adv/nrl]

Bagikan ke
Continue Reading

Umum

Populer