Daerah

Program Bantuan Bedah Rumah di HST Dinilai Belum Merata

Published

on

Kantor DPRD Kabupaten HST. (Foto/Ist)

BARABAI, SuaraBorneo.com – Program bantuan bedah rumah untuk pengentasan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) masih dinilai belum merata oleh masyarakat.

Hal itu sempat berulang kali dikeluhkan warga, khususnya yang tinggal di daerah terujung atau daerah pinggiran Kabupaten HST. Contohnya keluhan warga Dusun Awang Landas belum lama tadi.
Anggota Komisi III DPRD HST, Erwin Jecky Silalahi pun buka suara terkait hal itu. Dirinya pun akan mencoba mengkoordinasikan dengan dinas terkait agar ada solusinya ke depan.

Jecky mengaku, pihaknya berkomitmen memperjuangkan bedah rumah secara konsisten untuk membantu masyarakat HST yang membutuhkan.

“Tentunya, kita berharap program bedah rumah ini tepat sasaran. Oleh karena itu, butuh pengawasan bersama seluruh elemen masyarakat untuk memastikan itu,” ungkapnya, Selasa (21/5/2024). (Sumber : Pojokbanua)

Lebih lanjut, pihaknya mengaku terus berjuang untuk bedah rumah ini agar bisa dari segi jumlah meningkat setiap tahunnya.

“Kita perjuangkan jumlah penerimanya agar bisa lebih banyak membantu dalam hal menyelesaikan permasalahan RTLH di HST,” ujarnya.

Ia memastikan, akan berusaha menggandeng seluruh instansi terkait untuk sama-sama mengawasi berjalannya program ini, baik itu kejaksaan maupun Kepolisian.

“Pelibatan berbagai pihak ini untuk mengawasi diharapkan program bantuan ini tersalurkan tepat sasaran,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkim HST, Dr Sa’dianoor memastikan untuk tahun ini program bedah rumah akan masuk ke Dusun Awang Landas, Desa Sungai Buluh, HST.

Pihaknya pun telah menjalin kerjasama dengan pihak Pemerintah Desa untuk melakukan kolaborasi penyaluran di lapangan, yakni menggunakan perahu milik desa karena harus melewati perairan rawa.

“Kita akan berkolaborasi dengan Pemerintah Desa dalam penyalurannya,” singkatnya. (*)

Populer

Exit mobile version