Dibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua - SuaraBorneo.com
Connect with us

Kalsel

Dibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua

Published

on

Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Hj. Raudatul Jannah atau Acil Odah menghadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional ke-40. (Foto/Adpim)

JAYAPURA, SuaraBorneo.com – Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Hj. Raudatul Jannah atau Acil Odah menghadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional ke-40, yang dilaksanakan di Istora Papua Bangkit, Kota Jayapura, Papua pada Selasa (23/7) pagi.

Puncak peringatan ini dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Istri Wakil Presiden, Wury Ma’ruf Amin, dan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju dan Organisasi Aksi Solidaritas Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM)

Hadir dengan menggunakan topi rumbai khas Papua, Presiden dan Ibu Negara beserta rombongan disambut oleh ribuan anak Papua yang menggunakan baju adat dan diiringi dengan alunan instrument musik asli Papua.

Hj. Raudatul Jannah atau Acil Odah menyampaikan rasa bahagianya karena dapat berhadir bersama kurang lebih 6 ribu anak pada puncak peringatan Hari Anak Nasional ke-40 di Papua.

Acil Odah juga menyampaikan pesan agar anak-anak Banua Kalsel khususnya selalu semangat dalam mengenyam Pendidikan demi menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas, sebagai bagian upaya untuk mencapai Indonesia Emas 2045.

“Alhamdulillah. Senang sekali bisa berhadir langsung pada Puncak Perayaan Hari Anak Nasional ke-40 ini, bersama kurang lebih 6 ribu anak-anak dari Papua dan juga dari seluruh Indonesia. Mudah-mudahan dengan semangat Hari Anak Nasional ini, anak-anak kita khususnya di Banua Kalsel, semakin semangat meraih pendidikan dan menjadi generasi yang berprestasi dan berkualitas,” harap Acil Odah.

“Dan juga momen ini dapat menjadi pengingat bagi kita para orang tua, untuk melindungi dan memenuhi hak anak-anak kita, sebagai penerus bangsa, dan bagian dari upaya untuk mencapai Indonesia Emas 2045,” sambung Acil Odah.

Sementara itu, Pj Gubernur Provinsi Papua, Muhammad Rumasukun dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Presiden dan Ibu Negara di tanah Papua.

“Seluruh masyarakat Papua menyampaikan selamat datang kembali, dan terima kasih atas pelaksanaan Puncak Hari Anak Nasional ke-40 di Provinsi Papua tepatnya di Kabupaten Jayapura. Ini merupakan momen penting untuk mengingatkan kita semua akan tanggung jawab bersama dalam melindungi, mendidik dan membahagiakan anak-anak kita,” sampainya.

Ketua Umum OASE KIM, Tri Tito Karnavian dalam laporannya menyampaikan bahwa sejak 1984 tanggal 23 Juli ditetapkan sebagai Hari Anak Nasional, dengan tujuan mengingatkan dan penghargaan untuk anak, yang merupakan aset berharga untuk dan penerus bangsa.

“Mengusung tema “Suara Anak Membangun Bangsa”, kegiatan ini kita laksanakan sebagai bentuk penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa di masa yang akan datang,” sampainya.

Tri juga mengatakan bahwa dihadirkan sekitar 6 ribu anak dari jenjang TK hingga SMA dari Papua dan juga perwakilan anak dari seluruh Provinsi di Indonesia yang masing-masing didampingi oleh Istri Gubernur atau Ketua TP PKK Provinsi.

Sebagai rangkaian puncak peringatan, ditampilkan penyampaian suara anak Indonesia oleh 38 perwakilan anak dari forum Indonesia, penampilan anak-anak berbakat matematika, baris berbaris oleh Pocil atau Polisi Cilik, marching band, menyanyi dan desain kostum kreatif. Pemberian beasiswa Program Indonesia Pintar serta penghargaan kepada anak berprestasi.

Untuk memeriahkan acara, Presiden dan Ibu Negara juga memanggil dan memberikan pertanyaan kepada sejumlah anak peserta acara, dan memberikan hadiah.

Puncak acara ditampilkan 2.600 anak-anak yang menari kolosal tari pergaulan tanah Papua, yang juga menciptakan Rekor MURI anak-anak menari terbanyak, diiringi musik medley Papua.

Tema yang diangkat pada HAN ke-40 ini adalah “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”.

Papua dipilih sebagai lokasi pelaksanaan agar kemeriahan perayaan HAN juga dapat dirasakan oleh anak-anak di daerah terpencil dan terluar. [ad/adpim]

Bagikan ke

Banjarmasin

Banua Card Berubah Jadi Aksel Card dari Bank Kalsel

Published

on

Aksel Card Bank Kalsel. (Foto/Iklan)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel kembali mengumumkan bahwa Banua Card telah berubah namanya menjadi Aksel Card sejak 1 November 2024.

Tak hanya namanya, tarifnya juga mengalami perubahan, yaitu dari Rp20.000 menjadi Rp25.000.

Melalui Insta Story-nya, Kamis (15/1/2026), Bank Kalsel mengumumkan lagi hal tersebut ke seluruh nasabah setianya.

Sebagai informasi tambahan, Aksel Card adalah alat pembayaran uang elektronik berbentuk kartu dan berfungsi sebagai pengganti uang tunai dan dapat digunakan sebagai alat pembayaran dengan memotong nominal saldo yang tersimpan didalam Kartu.

Aksel Card merupakan produk uang elektronik unregistered, yaitu uang elektronik yang data identitas pemegangnya tidak terdaftar dan tidak tercatat pada penerbit/bank.

Aksel Card Bank Kalsel merupakan hasil kerjasama/co-branding dengan produk uang elektronik Bank BRI (BRIZZI).

“Informasi lebih lanjut dapat ditanyakan ke Bank Kalsel cabang terdekat,” ujar Humas Bank Kalsel.

Selain bisa, bisa juga dengan menghubungi langsung ke nomor Call Center 0800 1122 000. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Kalsel

DPD Golkar HSS Salurkan 377 Paket Sembako dan Bantuan Dana untuk Posko Tanggap Darurat Bencana Banjir di Desa Bangkau ‎

Published

on

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menyalurkan bantuan kemanusiaan. (Foto/Syarif)

KANDANGAN, SuaraBorneo.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga Desa Bangkau yang terdampak bencana banjir. Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026, sekitar pukul 16.00 WITA.

‎Dalam kegiatan ini, DPD Golkar HSS menyalurkan sebanyak 377 paket sembako kepada warga Desa Bangkau yang saat ini tengah mengalami dampak langsung dari bencana banjir. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat selama masa tanggap darurat.

‎Selain bantuan sembako, DPD Golkar HSS juga menyerahkan bantuan dana sebesar Rp3.000.000 (tiga juta rupiah) kepada Posko Tanggap Darurat Bencana Banjir Desa Bangkau. Dana tersebut diperuntukkan untuk menunjang fasilitas dan kebutuhan operasional posko agar dapat dimanfaatkan oleh tim relawan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

‎Perwakilan DPD Golkar HSS, Mukhlis Ridhani, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan empati Partai Golkar terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

‎“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan empati kami kepada warga Desa Bangkau yang terdampak banjir. Kami berharap bantuan sembako ini dapat meringankan beban masyarakat, sementara bantuan dana yang diserahkan kepada posko dapat digunakan sebaik-baiknya untuk mendukung operasional dan fasilitas relawan di lapangan,” ujar Mukhlis Ridhani.

‎Sementara itu, Sekretaris Desa Bangkau, Rolly Yanor, mewakili Pemerintah Desa Bangkau menyampaikan apresiasi atas bantuan dan perhatian yang diberikan.

“Atas nama Pemerintah Desa Bangkau, kami mengucapkan terima kasih kepada DPD Golkar HSS atas bantuan yang telah disalurkan. Bantuan ini sangat membantu warga kami yang terdampak banjir serta menunjang kegiatan Posko Tanggap Darurat,” ungkap Rolly Yanor.

‎Di kesempatan yang sama, Ketua Posko Tanggap Darurat Bencana Banjir Desa Bangkau, Syarif Faturrahman, menyampaikan apresiasi atas respons cepat yang dilakukan oleh DPD Golkar HSS.

“Kami mengucapkan terima kasih atas gerak cepat dan ketanggapan dalam penyaluran bantuan ke desa kami. Ketika kami menemui salah satu kader Golkar dan melakukan koordinasi terkait bencana banjir ini, Alhamdulillah dalam waktu 1×24 jam bantuan langsung disalurkan. Ini sangat membantu warga dan mendukung kerja relawan di posko,” ungkap Syarif Faturrahman.

‎Kegiatan penyaluran bantuan ini turut dihadiri oleh Kader Pengurus Partai Golkar, Kader PKK Desa Bangkau, BPD Bangkau, RT/RW, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, Anggota Polairud Polda Kalimantan Selatan yang bertugas di Desa Bangkau Bripka Masyur Awaludin, serta seluruh lapisan masyarakat yang ikut menyaksikan dan berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan kuatnya solidaritas dan kebersamaan dalam membantu warga terdampak bencana banjir.

‎DPD Golkar HSS berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Bangkau serta memperkuat sinergi antara partai politik, pemerintah desa, aparat keamanan, relawan, dan seluruh elemen masyarakat dalam penanganan bencana banjir. (SyFaturR/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

OJK Resmi Menunjuk Bank Kalsel Sebagai Bank Devisa

Published

on

Gedung Kantor Pusat Bank Kalsel, di Banjarmasin. (Foto/Humas Bank Kalsel)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – OJK Kalimantan Selatan resmi menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa. Untuk itu meminta Bank Kalsel untuk mempersiapkan diri terlebih dahulu agar ketika kebijakan ini dijalankan, setelah resmi tanggal 31 Desember 2025 sebagai Bank Devisa.

Pelaksanaannya benar-benar sesuai dengan yang diharapkan, bukan justru menimbulkan risiko-risiko baru yang pada akhirnya harus kembali kita hadapi.

”Terkait waktu, kami memberikan rentang tiga hingga enam bulan untuk segera menyelesaikan persiapan ini,” ujar Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan, Agus Maiyo di Yogyakarta,Selasa (13/1) pagi.

Untuk skala yang besar, batas maksimalnya enam bulan, namun ia berharap Bank Kalsel dapat menyelesaikannya sebelum itu. Pasalnya, berdasarkan informasi yang kami terima, sudah ada beberapa potensi di Kalimantan Selatan, baik dari pengusaha maupun pelaku industri, yang siap melakukan kegiatan di bidang devisa dan menggunakan Bank Kalsel sebagai bank mitranya.

Potensinya sangat besar. Dari laporan hasil kajian yang telah dilakukan, termasuk dengan melibatkan konsultan, diperkirakan nilai transaksi devisa tersebut bisa mencapai kurang lebih Rp400 triliun.

”Selain itu, kita juga mengetahui bahwa pemerintah melalui Kemenko telah mengeluarkan peraturan mengenai devisa hasil sumber daya alam, di mana setiap transaksi ekspor dalam bentuk devisa wajib dikelola dengan ketentuan saat ini 100 persen dan ditahan selama tiga bulan,” jelasnya.

Ketentuan ini merupakan potensi besar yang dapat dimanfaatkan oleh Bank Kalsel melalui pengembangan produk-produk standar yang relevan.

Misalnya, selama masa penahanan devisa tersebut, eksportir dapat memanfaatkan produk perbankan berupa pinjaman atau skema back to back loan yang dijadikan dasar pemberian kredit bagi eksportir itu sendiri.

Pada intinya, potensi ini sangat besar dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Bank Kalsel, di samping tentu saja transaksi devisa lainnya yang bersifat reguler. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Ditengah Banjir HSU, Bank Kalsel Beri Bantuan Rp145 Juta Jadi Harapan Warga

Published

on

Bank Kalsel menyalurkan bantuan dukungan senilai total Rp145 juta kepada Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSUBank Kalsel menyalurkan bantuan dukungan senilai total Rp145 juta kepada Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). (Foto/Humas-Bank-Ksl) 

AMUNTAI, SuaraBorneo.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir, Bank Kalsel menyalurkan bantuan dukungan senilai total Rp145 juta kepada Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di sela kegiatan jalan santai bersama Bupati Hulu Sungai Utara #ASNBanggapakaiQRIS yang berlangsung di Amuntai, pada hari Jumat, 9 Januari 2026.

Total Rp145 juta tersebut bersumber dari Dana Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel sebesar Rp100 Juta, serta Rp45 juta yang berasal pemenang kualitas layanan terbaik secara aklamasi, yang secara khusus dialokasikan untuk penyaluran bantuan banjir di Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Penyerahan bantuan dilakukan secara bergantian oleh Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin bersama ketiga Pemenang Kantor Cabang kualitas layanan terbaik dan diterima oleh Bupati Hulu Sungai Utara, H. Sahrujani dengan didampingi oleh Kepala BPBD Kabupaten Hulu Sungai Utara. Adapun turut menyaksikan Wakil Bupati HSU, Hero Setiawan; Sekretaris Daerah Kabupaten HSU, Jajaran Direksi Bank Kalsel, Ketua TP PKK Kabupaten HSU beserta Wakil Ketua TP PKK Kab HSU serta para peserta kegiatan jalan Santai dilingkup ASN Kabupaten Hulu Sungai Utara. Momentum ini merupakan simbol kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Bank Kalsel sebagai bank daerah yang senantiasa hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat.

“Melalui penyaluran bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara yang terdampak banjir serta mendukung pemenuhan kebutuhan di lapangan. Bank Kalsel akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam upaya pemulihan pascabencana,” ungkap Fachrudin.

Sementara itu, Bupati Hulu Sungai Utara, H. Sahrujani mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bank Kalsel atas kepedulian dan kontribusi nyata bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Hulu Sungai Utara.

“Sinergi seperti ini sangat penting dalam membantu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang terdampak banjir serta mendukung upaya pemulihan yang tengah dilakukan oleh pemerintah daerah. Sehingga, Bantuan tersebut akan dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan prioritas masyarakat terdampak banjir, baik untuk bantuan logistik, kebutuhan dasar, maupun dukungan lain yang menunjang proses pemulihan pascabanjir,” pungkas Sahrujani.

Sebagai Informasi bahwa Bank Kalsel menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan melalui kolaborasi dan kepedulian sosial yang berkelanjutan. [adv/nrl]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

#ASNbanggapakaiQRIS, Bank Kalsel Dorong Digitalisasi ASN Lewat Jalan Sehat di HSU

Published

on

Bank Kalsel bersama Bupati Hulu Sungai Utara menggelar Jalan Sehat #ASNbanggapakaiQRIS. (Foto/Humas-Bank-Ksl) 

AMUNTAI, SuaraBorneo.com – Dalam rangka mendukung percepatan digitalisasi sistem pembayaran / QRIS dari Bank Indonesia, Bank Kalsel bersama Bupati Hulu Sungai Utara menggelar Jalan Sehat #ASNbanggapakaiQRIS untuk mendorong peningkatan penggunaan transaksi digital QRIS Bank Kalsel melalui aplikasi AKSEL by Bank Kalsel di lingkungan ASN Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jumat, 9 Januari 2026 ini dihadiri langsung oleh Bupati Hulu Sungai Utara, H. Sahrujani; Wakil Bupati Hulu Sungai Utara, Hero Setiawan; Sekretaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara serta Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, bersama jajaran Direksi Bank Kalsel, Kepala Divisi, Kepala Cabang serta ASN di lingkup Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Adapun rangkaian kegiatan Jalan Sehat #ASNbanggapakaiQRIS juga diramaikan dengan berbagai promo dan aktivasi layanan digital Bank Kalsel, di antaranya :

Melalui promo transaksi menggunakan QRIS AKSEL by Bank Kalsel, masyarakat dapat menikmati beragam kuliner UMKM hanya dengan nominal Rp62. Promo ini dapat dinikmati dengan mudah, di mana peserta cukup melakukan registrasi melalui QR Code yang telah disediakan, kemudian dapat langsung bertransaksi dan menikmati sajian kuliner dari para pelaku UMKM.

Aktivasi Ready Cash dalam hal ini mengisi form aktivasi dengan hadiah voucher Indomaret bagi 50 peserta pertama di lokasi kegiatan Pembagian doorprize menarik untuk seluruh peserta dengan total hadiah 25juta rupiah.

Sejalan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut, Bank Kalsel berharap pemanfaatan QRIS Bank Kalsel yang terintegrasi dengan aplikasi AKSEL by Bank Kalsel dapat semakin meningkat di kalangan ASN, sekaligus memperkuat dan memperluas ekosistem transaksi non-tunai di Kalimantan Selatan yang aman, inklusif, dan berkelanjutan.

Dalam Sambutannya, Bupati Hulu Sungai Utara, H. Sahrujani memberikan apresiasi atas inisiatif Bank Kalsel yang dinilai tidak hanya berorientasi pada layanan perbankan, tetapi juga edukatif dan berdampak langsung bagi ASN serta masyarakat.

“Kami menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Bank Kalsel. Jalan sehat ini bukan hanya menjadi sarana mempererat kebersamaan ASN, tetapi juga menjadi media edukasi yang efektif dalam mendorong penggunaan transaksi digital melalui QRIS. Ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendukung transformasi digital dan tata kelola keuangan yang lebih modern, efisien, dan transparan,” ujar Sahrujani.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Bank Kalsel dalam mendukung percepatan digitalisasi sistem pembayaran daerah, khususnya di lingkungan ASN sebagai penggerak dan teladan dalam pemanfaatan layanan keuangan digital.

“Pemanfaatan transaksi digital menjadi kebutuhan di era saat ini. Melalui #ASNbanggapakaiQRIS, Bank Kalsel berharap ASN untuk menjadi pelopor penggunaan transaksi non-tunai melalui QRIS Bank Kalsel yang terintegrasi melalui AKSEL by Bank Kalsel, sebagai bagian dari akselerasi ekosistem pembayaran digital yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Fachrudin. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Perkuat Sinergi dan Kebersamaan, Bank Kalsel Gelar Ramah Tamah Bersama Pemerintah Kabupaten HSU

Published

on

Bank Kalsel bersama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan Ramah Tamah. (Foto/Humas-Bank-Ksl) 

AMUNTAI, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel bersama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan Ramah Tamah sebagai wujud penguatan sinergi, kebersamaan, dan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan daerah serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini berlangsung pada Rabu malam (7/1/2026) di Amuntai dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Hulu Sungai Utara, H. Sahrujani; Wakil Bupati Hulu Sungai Utara, Hero Setiawan; Sekretaris Daerah, Adi Lesmana; serta jajaran SKPD di lingkungan Pemkab HSU.

Dari Bank Kalsel, hadir jajaran Direksi lengkap yakni Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin; Direktur Bisnis, Akhmad Fauzi Noor; Direktur Operasional, Abdurrahim Fiqry; serta Direktur Kepatuhan, Mitra Damayanti, bersama para Kepala Divisi dan Kepala Cabang Bank Kalsel. Kehadiran kedua belah pihak mencerminkan kekompakan dan sinergi yang kuat antara Bank Kalsel dan Pemkab HSU.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bank Kalsel juga menyalurkan bantuan CSR untuk penguatan UMKM di Kabupaten Hulu Sungai Utara berupa 80 unit sarana usaha, yang terdiri dari 50 unit tenda dan 30 unit gerobak. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, kepada Bupati Hulu Sungai Utara, H. Sahrujani, sebagai bentuk komitmen nyata Bank Kalsel dalam mendukung pengembangan UMKM dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan bahwa kegiatan ramah tamah ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi strategis antara Bank Kalsel dan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara.

“Bank Kalsel hadir sebagai mitra pembangunan daerah. Melalui sinergi yang erat dengan Pemkab HSU, kami berkomitmen mendukung program-program pembangunan, khususnya pemberdayaan UMKM, agar dapat memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Hulu Sungai Utara, H. Sahrujani, menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Direksi Bank Kalsel serta dukungan yang terus diberikan kepada Kabupaten Hulu Sungai Utara.

“Kami menyambut baik dan mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan Bank Kalsel. Penyerahan bantuan CSR ini menjadi bukti nyata komitmen Bank Kalsel dalam mendukung UMKM dan pembangunan daerah. Kami berharap kolaborasi ini terus terjaga dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat HSU,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Bank Kalsel dan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara menegaskan komitmen untuk terus berjalan seiring, saling menguatkan, dan memperkuat kolaborasi dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Dengan semangat Setia Melayani, Melaju Bersama, Bank Kalsel akan terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Hulu Sungai Utara. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Bank Kalsel Gelar Performance Review Meeting (PRM) Triwulan IV 2025 di Amuntai Konsolidasi Kinerja Positif, Perkuat Fondasi Pertumbuhan Berkelanjutan

Published

on

Bank Kalsel menggelar Performance Review Meeting (PRM) Triwulan IV Tahun 2025 yang dilaksanakan di Pendopo Bupati Hulu Sungai Utara, Amuntai. (Foto/Humas-Bank-Ksl) 

AMUNTAI, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel menggelar Performance Review Meeting (PRM) Triwulan IV Tahun 2025 yang dilaksanakan di Pendopo Bupati Hulu Sungai Utara, Amuntai, sebagai forum strategis untuk mengevaluasi kinerja konsolidasi sekaligus menyelaraskan langkah organisasi dalam menghadapi tantangan dan peluang ke depan. Kegiatan ini dihadiri jajaran Direksi, kepala divisi, serta kepala cabang Bank Kalsel, Kamis (8/1/2026).

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan bahwa hingga 31 Desember 2025, Bank Kalsel berhasil mencatatkan kinerja konsolidasi yang solid di tengah dinamika ekonomi global dan nasional.

Total aset Bank Kalsel mencapai Rp28,59 triliun, tumbuh 7,15% (YoY), sementara laba bersih tercatat Rp423,10 miliar atau tumbuh 11,01% (YoY). Capaian ini menunjukkan fundamental keuangan Bank Kalsel tetap kuat dan solid.Dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp21,77 triliun atau tumbuh 9,69% (YoY).

Sementara itu, penyaluran kredit dan pembiayaan tercatat Rp14,15 triliunmengalami sedikit kontraksi 3,29% (YoY).Rasio permodalan Bank Kalsel juga tetap kokoh dengan CAR 32,77%, serta kualitas aset yang terjaga dengan NPL Gross 3,54% dan NPL Nett 1,11%, berada dalam batas aman sesuai ketentuan regulator.

Dalam rangkaian kegiatan PRM, turut diselenggarakan sharing session yang disampaikan oleh Supian H.K., Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.

Pada kesempatan tersebut, Supian H.K. menekankan pentingnya integritas seluruh insan Bank Kalsel, termasuk kehati-hatian dalam menjaga integritas, serta komitmen bersama untuk menjaga Bank Kalsel sebagai aset daerah dari berbagai hal negatif yang berpotensi merusak dan merugikan institusi.

Fachrudin menegaskan bahwa PRM menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan konsistensi seluruh insan Bank Kalsel.

“Performance Review Meeting ini bukan hanya evaluasi angka, tetapi ruang konsolidasi untuk memastikan Bank Kalsel tetap adaptif, hati-hati, dan berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan. Kami optimistis, dengan fondasi yang kuat dan kerja bersama, Bank Kalsel siap melangkah lebih jauh di tahun 2026,” ujarnya.

Melalui forum ini, Bank Kalsel menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kinerja, meningkatkan kualitas layanan, serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah Kalimantan Selatan. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Populer