Kalbar
Kunjungan ke Dapil Yessy Melania Gelar Bimtek bagi Petani Hortikultura
MELAWI, SuaraBorneo.com – Legislator Perempuan yang juga Srikandi Partai NasDem Kalimantan Barat Yessy Melania, S.E Anggota Komisi IV DPR RI Bersama Mitra Kerjanya Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Hortikultura melaksanakan bimbingan teknis (pelakBimtek) peningkatan kapasitas petani/pelaku usaha hortikultura di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat Sabtu, (29/6/2024) di Aula Kurnia Waterpark Desa Tembawang Panjang.
Bimtek diikuti 100 orang petani/pelaku usaha itu dihadiri sejumlah pejabat negara di antaranya anggota Komisi IV DPR RI Yessy Melania, Kepala Bidang Pertanian dan Penyuluhan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Melawi.
Bimbingan teknis itu dilaksanakan dengan metode teori dan praktik terkait komoditi hortikultura.
“Kami, Kementerian Pertanian terus mendorong petani dan pelaku usaha hortikultura sebagai penggerak inovatif, kreatif, profesional, mandiri, mampu bersaing, dan berwawasan global khususnya pada komoditi Hortikultura,” ungkap perwakilan Direktur Jenderal Hortikultura yang sempat hadir.
Dia menambahkan kegiatan itu merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia dalam pengembangan hortikultura, yaitu melalui bimbingan teknis seperti ini.
Anggota Komisi IV DPR RI, Yessy Melania menyampaikan kelompok tani yang mendapat bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) harus dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan, sehingga bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima. “Peningkatan kompetensi petani sangat penting dalam rangka meningkatkan produktifitas pertanian dan kedaulatan pangan khususnya komoditi hortikultura.” Ungkap Yessy
Tahun lalu, petani dan pelaku usaha sudah mendapatkan bimtek tentang budi daya cabai, sehingga bisa berinovasi meningkatkan nilai tambah dari hasil panennya,” kata Yessy.
Yessy menambahkan, dirinya ingin Kabupaten Melawi mampu memiliki usaha pertanian yang berkelanjutan.
Salah satunya dengan pengembangan pertanian terpadu dari hulu ke hilir.
Bantuan tahun lalu salah satu bantuan bangsal pascapanen dan pengolahan hortikultura, ke Kelompok Tani Tembawang Maju juga belum dimanfaatkan secara optimal masih banyak kendala. mengucapkan terima kasih kepada Kementan dan Ditjen Hortikultura atas bantuan yang diberikan.
“Saya ingin kedepan potensi hortikultura di Melawi digarap secara lebih serius oleh semua pihak.” tuturnya.
Produk hortikultura dikenal sebagai produk yang mempunyai daya tahan simpan terbatas, diperlukan inovasi untuk perpanjangan masa simpan ini dengan melakukan penanganan pascapanen dan pengolahan. Contohnya komoditas cabai harusnya dapat dikeringkan, dibuat menjadi bubuk cabai dan saus sambal. Sehingga daya tahannya lama dan nilai ekonominya meningkat.
Inovasi yang dilakukan harapannya dapat memperpanjang daya simpan, juga dapat meningkatkan nilai tambah komoditas hortikultura. Kemampuan & kompetensi SDM hortikuktura itulah yang perlu banyak dibekali, diasah dah ditingkatkan kedepan. (T/YP)