Banjarmasin

Ciptakan Kemandirian, Pertamina Patra Niaga Kembangkan Budidaya Ikan Lele

Published

on

Anggota BPK Azkiya Fire 133 kembangkan budidaya ikan lele bantuan dan binaan PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal (IT) Banjarmasin melalui program CSR. (Foto/Ady)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal (IT) Banjarmasin melalui program Corporate Social Responsible (CSR) selalu hadir mendorong terciptanya kemadirian disetiap desa binaan. Salah satunya Kampung Gang Karya 7 Jalan Belitung Darat Kelurahan Kuin Cerucuk Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin yang bergerak melalui program pemberdayaan masyarakat.

Masyarakat yang dibina oleh Pertamina adalah Badan Pemadam Kebakaran (BPK) Azkiya Fire 133 anggotanya berjumlah sekitar 40 orang mengembangan UMKM budidaya ikan lele.

Area Manager Communication, Relations & CSR Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Arya Yusa Dwicadra Via WhatsApp diwakili CSR & SMEPP Risky Diba Avrita menyampaikan, program ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

“Pertamina mengembangkan UMKM budidaya ikan lele yang dijalankan oleh Kampung Siaga Bencana (KSB) dimana penghasilan yang diperoleh akan digunakan untuk pelaksanaan operasional dari BPK Azkiya Fire 133,” ungkapnya, Sabtu (5/10/2024).

Diba menambahkan, Kampung Siaga Bencana (KSB) Kuin Cerucuk merupakan program TJSL dari PT Pertamina Patra Niaga IT Banjarmasin yang berfokus pada kesiapsiagaan bencana yang berbasis masyarakat karena merespon daerah Banjarmasin yang memiliki resiko bencana kebakaran, membina anggota organisasinya yang berperan aktif.

“Program CSR ini juga merupakan wujud nyata komitmen PT Pertamina Patra Niaga IT Banjarmasin dalam mendukung kemandirian masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan,” tambah Diba.

Di tempat terisah Ketua BPK Azkiya Fire 133, Rizqi Nur Furqan 01 AZF, menjelaskan banyak manfaat bantuan serta binaan dari PT Pertamina Patra Niaga IT Banjarmasin melalui program CSR salah satunya pengembangan SDM dengan adanya pelatihan-pelatihan.

“Dengan adanya UMKM Budidaya lele menjadikan organisasi mempunyai penghasilan sendiri untuk biaya operasional, pembelian alat, perawatan alat dan sarana, serta membuka lowongan pekerjaan buat anggota sehingga bukan cuman bagus untuk organisasi saja tapi juga untuk anggotanya,” ujar Rizqi.

Rizqi menambahkan dengan rinci manfaat dari bantuan/binaan dari CSR Pertamina :

1. Kelengkapan sarana dan prasarana dalam melaksanakan misi kemanusiaan kebencanaan
2. Pengembangan SDM dengan adanya pelatihan pelatihan
3. Mampu menjaga wilayah Kuin Cerucuk dan sekitarnya baik antisipasi maupun tanggap bencana
4. Memperbanyak relasi untuk dapat bersinergi
5. Dengan adanya UMKM Budidaya lele menjadikan organisasi mempunyai penghasilan sendiri untuk biaya oprasional, pembelian alat, perawatan alat dan sarana, serta membuka lowongan pekerjaan buat anggota sehingga bukan cuma bagus untuk organisasi saja tapi juga untuk anggotanya
6. Memberikan banyak manfaat untuk warga sekitar
7. Menjadi percontohan untuk masyarakat dan organisasi lainnya.

Perwakilan anggota senior BPK Azkiya Fire 133, Dayat menambahkan, bantuan dari PT Pertamina Patra Niaga IT Banjarmasin melalui CSR dalam budidaya ikan lele, mulai dari pembuatan kolam terpal sampai ke bibit sekitar berjumlah 4500 ekor.

“Hasil panen ikan lele sudah penampung (pembeli) dan sebagian dijual ke warga sekitar dengan harga murah untuk membantu mereka yang kurang mampu,” katanya.

Melalui program ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat anggota organisasi bergotong royong dalam memperbaiki lingkungan dengan pemanfaatan lahan kosong jadi budidaya ikan lele.

“Kami mengucapkan terima kasih dan ini merupakan sumbangsih dari Pertamina Patra NiagaIT Banjarmasin untuk kesejahteraan organisasi kami,” pungkas Dayat. [ad-sb]

Populer

Exit mobile version