Kalsel
Geger Mobil Merah Diduga Tabrak Lari di HST Dikejar Sampai Kandangan, Ringsek Diamuk Massa
KANDANGAN, SuaraBorneo.com -Kasus dugaan tabrak lari menggemparkan pengguna jalan A Yani di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel) Minggu 28 Oktober 2024 semalam.
Dari informasi beredar, diketahui sekitar pukul 18.00 wita, seorang pengendara mobil Honda Brio berwarna merah berhasil dicegat warga di Jalan A Yani, Simpang Lima Kota Kandangan, HSS setelah dilakukan pengejaran oleh warga bersama relawan.
Informasi yang beredar, pelaku diduga menabrak pengendara di Pantai Hambawang, Kecamatan Labuan Amas Selatan, Hulu Sungai Tengah (HST).
Namun, pengendara usai tertabrak langsung tancap gas ke arah Hulu Sungai Selatan. Warga HST berkoordinasi dengan relawan di HSS melakukan pengejaran.
Informasi yang diperoleh suaraborneo.com saat dalam pengejaran, pelaku yang mengemudi dengan kecepatan tinggi kembali menabrak perempuan pengendara sepeda motor, di Jalan A Ayani Gambah Luar. Tepatnya depan Langgar Nurul Yakin, hingga tejatuh, bersama motornya.
Tak sampai di situ, aksi kabur pengemudi Brio yang belum diketahui identitasnya itu kembali bikin pengendara sepeda motor di Parincahan, jadi korban, setelah sempat terserempet, namun pengendara dan motornya selamat.
“Sekitar pukul 18.00 wita, pelaku berhasil dicegat bersama anggota Satlantas Polres HSS dan relawan yang membantu pengejaran. Beruntung cepat diamankan polisi, sehingga pelaku tak sampai menjadi sasaran amuk massa,” ungkap warga Simpang Lima, yang minta namanya tak dikutif, Minggu (29/10/2024).
Meski demikian, mobil Brio warna merah milik pelaku menjadi sasaran warga.
Warga yang kesal dengan ulah tak bertanggungjawab pelaku dan bikit repot relawan yang melakukan pengejaran kemudian merusak bumper, dan bodi mobil hingga penyok. Sementara, pelaku dibawa anggota Satlantas POlres HSS ke Mapolres.
Terkait kasus tabrak lari tersebut, Kasatlantas Polres HSS Iptu Oki Hermawan yang dikonfirmasi suaraborneo.com menyatakan belum bisa memberikan keterangan terkait pelaku maupun kronologisnya, karena masih melakukan penyelidikan.
“Kami masih mendalami kasusnya,” kata Oki.
Meski demikian, dia menyatakan kondisi korban tidak terlalu fatal, dan dari pihak pengemudi juga mengupayakan berdamai. [azifa/ril]