Kalteng

BKAD Kapuas : Pengamanan Aset, Untuk Peningkatan Pendapatan

Published

on

Kepala BKAD Kabupaten Kapuas, Marlina Kasfiati. (foto/ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Badan Keuangan Dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Kapuas, Kalteng saat ini terus berupaya melakukan pengamanan aset milik Pemda.

Kepala BKAD Kapuas, Marlina Kasfiati mengatakan, pihaknya telah melakukan MoU dengan Kejari Kapuas juga BPN.

“Seluruh aset milik Pemda. Sertipikat atas tanah dan bangunan yang belum bersertipikat,” katanya didampingi Kabid Aset, Eko Tejono dan Kasubid Aset, Aris kepada wartawan, (10/3/2025).

Dikatakan, dengan langkah ini aset-aset
Pemda lebih produktif, sehingga bisa menghasilkan pendapatan daerah.

Dijelaskan pula, Presiden Prabowo sudah mengarahkan semua daerah agar dapat memaksimalkan pendapatan melalui pemanfaatan aset. “Jadi daerah tidak tergantung dengan dana Transfer Ke Daerah (TKD),” katanya.

Oleh karena itu, lanjutnya, BKAD Kapuas dalam hal ini berupaya menggandeng pihak swasta. Kerja sama Pemda tersebut, caranya menyewakan kepada pihak swasta, sehingga bisa memiliki nilai dalam rangka peningkatan pendapatan.

Contoh, seperti bangunan disewakan tanah disewakan. Kerja sama Pemda dengan pihak swasta memiliki nilai.

“Namun, kerja sama tersebut, tentunya tidak hanya BKAD. Secara keseluruhan aset milik Pemda juga tidak terlepas dari peran dinas instansi,” ujarnya.

Kabid Aset BKAD Kapuas, Eko Tejono menambahkan, regulasi pengelolaan barang daerah mengacu Permendagri No 19 tahun 2016 serta aturan lainnya, lalu Perda dan Perbup.

“BKAD Kapuas saat ini terus membangun kerja sama dengan pihak swasta pemanfaatan aset Pemda dalam untuk pendapatan itu,” ujarnya. (Ujg/SB)

Populer

Exit mobile version