Kalteng

LBKNS Minta Proyek Jembatan Terusan di Kapuas di Audit

Published

on

Ketua LBKNS Kapuas Kalteng Gatner Eka Tarung. (foto/ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Lembaga Bantuan Kesehatan Negara Semesta (LBKNS) Kabupaten Kapuas Kalteng meminta proyek jembatan di sungai Terusan Kecamatan Bataguh yang ambruk beberapa waktu lalu dilakukan audit.

“LBKNS melihat ada indikasi perencanaan yang tak sesuai sehingga terjadi seperti itu.
Untuk itu diminta untuk di audit BPK dan BPKP, ” kata Ketua LBKNS Kabupaten Kapuas Gatner Eka Tarung kepada wartawan Sabtu (12/4/2025).

Dikemukakan melihat perjalanannya pembangunan jembatan di Sungai Terusan tersebut sejak Bupati Kapuas HM Mawardi namun seiring berjalannya waktu Bupati Ben Brahim tidak melanjutkannya.

Kenapa demikian? Menurut Gatner kemungkinan adanya berbagai pertimbangan selain besarnya anggaran juga konstruksi rangka baja struktur jembatan biasanya memakai rangka baja buatan Australia bukan produk dalam negeri.

Hanya saja tandasnya saat ini pembangunan kembali dilanjutkan tapi kemudian ambruk. Untuk itu dengan sumber anggaran APBD Kabupaten Kapuas mencapai belasan milyar tentunya patut dipertanyakan.

Artinya apa dalam hal ini biaya sudah dikeluarkan namun pengerjaan jembatan belum selesai meski diberikan kesempatan perpanjangan.

“Jadi diminta di audit berapa biaya yang sudah digelontorkan sebagai bentuk transparansi publik,” katanya seraya mengharapkan ini agar menjadi perhatian Pemda Kapuas.

Kemudian lanjut Gatner terkait rencana pembangunan baru jembatan di Sungai Terusan oleh Pemda Kapuas LBKNS
mendukung untuk itu.

“Kita mendukung kalau tujuannya untuk membuka akses dan manfaat untuk warga di daerah itu mengingat daerah pertanian,” pungkasnya. (Ujg/SB)

Populer

Exit mobile version