Kalsel

KPw BI Kalsel Gelar Capacity Building Jurnalis Ekonomi, Manfaatkan AI Bikin Artikel

Published

on

Kepala Perwakilan BI Kalsel, Fadjar Majardi Bersama Pakar Bidang Artificial Intelligence dari Universitas Telkom, Mahendra Dwifebri Purbolaksono. (Foto/Ady)

KANDANGAN, SuaraBorneo.com – Kembali Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan (KPw BI Kalsel) menggelar Capacity Building Jurnalis Ekonomi yang berjumlah 42 orang jurnalis untuk menghadapi zaman yang penuh era digital, Selasa (24/6/2025) bertempat di hotel Qianna Inn Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Salah satu kegiatan berupa seminar dengan materi optimalisasi dan menggunakan AI dalam penulisan berita/artikel ekonomi.

Sebagai nara sumber Pakar Bidang Artificial Intelligence dari Universitas Telkom, Mahendra Dwifebri Purbolaksono, menyampaikan Kecerdasan buatan (AI) adalah teknologi yang memiliki kemampuan pemecahan masalah layaknya manusia. AI dalam tindakannya tampak seperti menirukan kecerdasan manusia-teknologi ini dapat mengenali gambar, menulis puisi, dan membuat prediksi berbasis data.

“Kecerdasan buatan (AI) adalah serangkaian teknologi yang memungkinkan komputer untuk menjalankan fungsi tingkat lanjut, seperti kemampuan untuk melihat, memahami dan menerjemahkan bahasa lisan serta tertulis, menganalisis data, membuat rekomendasi, dan lain-lain,” katanya.

Mahendra Dwifebri Purbolaksono menambahkan AI adalah tulang punggung inovasi dalam komputasi modern, yang memberikan manfaat bagi individu dan bisnis. Misalnya, pengenalan karakter optik (OCR) menggunakan AI untuk mengekstrak teks dan data dari gambar dan dokumen, mengubah konten tidak terstruktur menjadi data terstruktur yang siap digunakan untuk bisnis, serta memperoleh insight berharga.

“Kecerdasan buatan adalah bidang ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan pembuatan komputer dan mesin yang dapat berpikir, belajar, dan bertindak sedemikian rupa yang biasanya memerlukan kecerdasan manusia atau yang melibatkan data yang skalanya melebihi apa yang dapat dianalisis manusia,” tambahnya.

Pada kesempatan lain Kepala Perwakilan BI Kalsel, Fadjar Majardi, menjelaskan AI adalah bidang yang luas dan mencakup berbagai disiplin ilmu, termasuk ilmu komputer, analisis dan statistik data, rekayasa hardware dan software, linguistik, ilmu saraf, dan bahkan filsafat serta psikologi.

“Di tingkat operasional untuk penggunaan bisnis, AI adalah serangkaian teknologi yang didasarkan terutama pada machine learning dan deep learning, yang digunakan untuk analisis data, prediksi dan perkiraan, kategorisasi objek, natural language processing, rekomendasi, pengambilan data cerdas, dan banyak lagi,” pungkasnya. [ad/sb]

Populer

Exit mobile version