Kalteng
Pemkab Kapuas Gelar Konsultasi Publik, Penyusunan Ketahanan Pangan Untuk Penyangga IKN dan Rencana Aksi Stunting
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) melaksanakan Konsultasi Publik Penyusunan Ketahanan Pangan Untuk Penyangga IKN dan Aksi Stunting.
Kegiatan di Aula Kantor Bapperida, Rabu (3/9/2025) dibuka resmi Staf Ahli Bupati bidang KSDM, Budi Kurniawan mewakili Bupati Kapuas, HM Wiyatno.
Hadir Kepala Bapperida, Ahmad M Saribi, OPD, para camat serta undangan lainnya.
Staf Ahli Bupati, Budi Kurniawan yang membacakan sambutan Bupati Kapuas mengatakan, perencanaan strategis yang dirumuskan dan disusun harus memperhatikan semua aspek pembangunan berdasarkan identifikasi akurat serta isu-isu strategis.
“Oleh karena itu, diiharapkan program ketahanan pangan mampu mengentaskan permasalahan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kapuas khususnya stunting,” ujarnya.
Ia mengatakan, Kalimantan Tengah menjadi salah satu provinsi yang ditunjuk sebagai pusat pengembangan kawasan sentra produksi pangan dengan Kabupaten Kapuas sebagai lokasi utama proyek ini.
Lebih lanjut, Budi Kurniawan mengatakan, data Kementerian Pertanian Kalimantan Tengah memiliki luas lahan potensial lebih dari 150 ribu hektare untuk pertanian dan dari jumlah tersebut sekitar 80 ribu hektare terletak di Kabupaten Kapuas.
Upaya ini, menurutnya, telah berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan dari 42, 37 persen pada 2019 menjadi 14, 29 persen pada 2024, sehingga membuahkan penghargaan sebagai kabupaten inspiratif.
“Harapannya hasil dari kegiatan ini bisa melahirkan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah daerah termasuk juga rekomendasi aturan hukum,” ujarnya. (Ujg/SB)