Kalteng

Pemkab Kapuas Ekspose Kajian Ketahanan Pangan Penyangga IKN

Published

on

Gelar Ekspos Kajian Ketahanan Pangan di Aula Bapperida Kapuas. (foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalteng melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset Dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Rapat Ekspose Laporan Pendahuluan Kajian Penyusunan Integrasi Ketahanan Pangan untuk Penyangga IKN.

Kegiatan bertempat di Aula Kantor Bapperida Jumat, (26/9/2025) dibuka Asisten II Setda Kapuas Kusmiatie mewakili Bupati Kapuas HM Wiyatno yang dihadiri Sekretaris Bapperida Maria Zusana Natalestarie
Kepala BPS Konsultan CV Pijar Mulya Wisesa OPD Bidang Litbang Bapperida serta camat.

Dalam sambutannya, Kusmiatie mengatakan, sebagai penyangga IKN Kalimantan Tengah sangat strategis dalam penyediaan kebutuhan pangan.

“Provinsi ini memiliki banyak keunggulan, baik secara geostrategis maupun sumber daya alam, meski tetap membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai,” katanya.

Kusmiatie menjelaskan, Pemkab Kapuas berkomitmen mengharmonisasi kebijakan pembangunan Kawasan Produksi Pangan Nasional (KSPP) dengan pertumbuhan sentra-sentra pertanian mewujudkan Kapuas Bersinar.

“Pertanian masih menjadi sektor basis PDRB Kapuas dalam lima tahun terakhir. Karenanya hilirisasi hasil pertanian harus menjadi strategi percepatan pertumbuhan ekonomi sekaligus pengentasan kemiskinan,” ujarnya.

Dia menambahkan, faktor kemiskinan akan berdampak pada keterbatasan akses dan kualitas pangan yang berisiko menimbulkan gizi buruk serta stunting. “Sehingga penanganannya harus terpadu dengan penguatan ketahanan pangan,” sebutnya.

Sementara itu, Konsultan CV Pijar Mulya Wisesa Nugroho Adi Kurniawan, mengatakan kajian ketahanan pangan ini masih berada pada tahap awal.

Menurutnya, pihaknya akan mengembangkan metode dan indikator yang mencakup 11 variabel mulai dari aspek ketersediaan, pemanfaatan hingga keterjangkauan pangan.

“Kajian ini masih pendahuluan. Masukan dari pemerintah daerah dan pemangku kepentingan akan menjadi rekomendasi penting selain nantinya ada tindak lanjut dalam penyusunan final,” ujarnya. (Ujg/SB)

Populer

Exit mobile version