Kalsel

Baru Diperbaiki, Jalan di Bangkau Kembali Berlubang: Ada Apa dengan Kualitas Aspal?

Published

on

Kondisi Jalan wilayah Desa Bangkau, Kecamatan Kandangan. (Foto/Syarif)

KANDANGAN, SuaraBorneo.com – Kondisi Jalan wilayah Desa Bangkau, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, kembali menjadi sorotan warga. Meski ruas jalan tersebut baru saja mendapatkan perbaikan berupa pengaspalan, kenyataannya masih ditemukan beberapa titik lubang yang semakin hari makin dalam dan melebar. Kondisi ini dikhawatirkan dapat membahayakan para pengguna jalan, terutama pada waktu malam dan saat turun hujan.

‎Sejumlah warga menyebutkan bahwa kerusakan kembali muncul diduga akibat kualitas bahan baku aspal yang kurang baik serta cuaca yang kurang mendukung . Hal tersebut menyebabkan hasil perbaikan tidak bertahan lama dan jalan kembali mengalami kerusakan.

‎Sebelumnya, para pemuda Desa Bangkau telah berinisiatif memperbaiki lubang-lubang jalan secara swadaya menggunakan dana pribadi. Meski demikian, usaha tersebut hanya mampu memberikan perbaikan sementara. Lubang kembali muncul bahkan semakin meluas seiring meningkatnya volume kendaraan yang melintas setiap harinya.

‎“Kami sudah mencoba menutup lubang itu dengan dana sendiri, tapi tidak lama sudah rusak lagi. Aspalnya cepat tergerus, mungkin karena bahan yang kurang bagus,” ujar Rusdi Ketua RT setempat, Jum’at (12/12/2025).

‎Masyarakat kini berharap pemerintah dapat menangani masalah ini dengan cepat dan lebih serius. Kekhawatiran makin meningkat karena dalam beberapa hari ke depan jumlah pengguna jalan diprediksi melonjak. Ribuan jamaah dipastikan akan melewati jalur tersebut menuju kegiatan rutinan malam Senin di Sekumpul, Martapura.

‎“Kalau tidak segera diperbaiki, kami takutkan bisa terjadi kecelakaan. Nanti jamaah Sekumpul pasti ramai sekali lewat sini,” ungkapnya Gazali Rahman seorang pemuda Setempat.

‎Warga Desa Bangkau mendesak agar perbaikan yang lebih maksimal segera dilakukan. Mereka berharap pemerintah dapat menggunakan material berkualitas serta memastikan pengerjaan yang lebih baik untuk menghindari kerusakan berulang. Keselamatan pengguna jalan, terutama menjelang arus kendaraan yang meningkat, diharapkan menjadi prioritas utama. [Syarif/SB]

Populer

Exit mobile version