Kalteng

Gaji tak Dibayar Sejak Januari Pegawai Damkar Kapuas Resah Pertanyakan Kinerja Kadis

Published

on

Kantor Damkar Kapuas. (foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pegawai Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kapuas mempertanyakan kinerja pimpinan kepala dinas.

Pasalnya mereka belum menerima gaji terhitung sejak Januari hingga awal Februari Selasa (4/2). Padahal kebutuhan hidup keluarga terus berjalan.

Para pegawai mengungkapkan keterlambatan ini bukan hanya terjadi satu bulan melainkan sudah berlangsung sejak Januari.

Sehingga kondisi tersebut menimbulkan keresahan karena gaji merupakan sumber penghidupan utama bagi sebagian besar pegawai.

Kadis berdalih keterlambatan pembayaran gaji karena kekosongan jabatan bendahara.

Meski begitu alasan tersebut dinilai tidak mencerminkan kesiapan manajerial. Menurut pegawai kekosongan jabatan seharusnya segera diantisipasi dengan penunjukkan pelaksana tugas (Plt) agar hak pegawai tidak terabaikan.

“Ini bukan lagi soal telat beberapa hari. Sejak Januari kami belum gajian. Kalau memang bendahara kosong seharusnya cepat diisi. Jangan sampai pegawai yang jadi korban,” ujar salah satu pegawai Rabu (4/2/2026).

Ia menegaskan sorotan terhadap kinerja pimpinan kian tajam karena
dinas lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas telah menerima gaji tepat waktu. Kondisi ini memunculkan pertanyaan terkait koordinasi internal dan tanggung jawab Kadis Damkar Kapuas itu.

Lebih lanjut mereka menegaskan persoalan administrasi tidak boleh dijadikan alasan untuk kemudian menunda hak dasar.

“Pimpinan dinas memiliki kewajiban memastikan sistem berjalan terutama menyangkut kesejahteraan pegawai,” tandasnya.

Pegawai Damkar berharap pimpinan dinas dan pemerintah daerah segera turun tangan menyelesaikan persoalan ini dan meminta evaluasi menyeluruh agar keterlambatan pembayaran gaji tidak terus terulang.

“Bahkan dalam hal ini belum dibayarkannya gaji sejak Januari dinilai berpotensi menurunkan semangat dan konsentrasi kerja petugas Damkar yang setiap hari dituntut siap siaga menghadapi risiko demi keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Hingga berita ini ditayangkan Kadis Damkar dan Penyelamatan Kapuas Jenderawan dikonfirmasi wartawan via handphone sama sekali tak merespon. (Ujg/SB)

Populer

Exit mobile version