Banjarmasin
Kembangkan Bank Devisa, Bank Kalsel Kerja Sama Dengan Bank Victoria
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – PT Bank Kalsel atau “Banknya Urang Banua” milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan menjalin kerja sama dengan Bank Victoria untuk pengembangan sebagai bank devisa.
“Kita akan belajar dengan Bank Victoria untuk pengembangan Bank Kalsel sebagai bank devisa,” ujar Direktur Utama (Dirut) Bank Kalsel H Fachrudin di sela-sela menghadiri rapat bersama dengan Komisi II DPRD provinsi setempat di Banjarmasin, Rabu (29/7/2026).
Ia berharap, banyak memetik pelajaran dari Bank Victoria dalam upaya pengembangan Banknya Urang Banua menjadi bank devisa, yang pada gilirannya kemanfaatannya bagi pembangunan daerah dan masyarakat Kalsel.
Peluncuran Bsnk Kalsel sebagai bank devisa 17 Juni 2026 atau mengawali Tahun Baru Islam, Muharram 1448 Hijriah.
PT Bank Kalsel sebelumnya bernama Bank Pembangunan Daerah (BPD) berdiri 25 Maret 1964 dengan kepemilikan atau pemegang saham pemerintah provinsi (Pemprov) dan pemerintah kabupaten/kota (Pemkab/Pemkot) provinsi setempat.
Visi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Kalsel tersebut; menjadi bank yang kuat, kompetitif, dan terpercaya dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sementara misinya ;menjadi penggerak perekonomian daerah, memberikan nilai tambah bagi pemegang saham, serta menyediakan layanan perbankan berkualitas.
Sedangkan produk Bank Kalsel meliputi layanan tabungan, kredit atau pinjaman, serta layanan khusus seperti Tabungan Banua, Kredit Multiguna Plus, dan Layanan Devisa.
Rapat kerja Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD tersebut dengan sejumlah BUMD milik Pemprov Kalsel semula dipimpin Wakil Ketua Komisinya H Suripno Sumas.
Namun karena Suripno mau mengikuti. rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalsel pada waktu bersamaan untuk melanjutkan pimpinan rapat tersebut Sekretaris Komisi II Hani Jahrian.
Rapat Komisi II dengan mitra terkait itu membahas Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kalsel Tahun 2027. [adv]