Kalteng
Pemkab Kapuas Matangkan Penyusunan RDTR Wilayah Perencanaan Mantangai Tahun 2026
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) matangkan Penyusunan RDTR wilayah perencanaan Mantangai Tahun 2026 melalui pelaksanaan Konsultasi Publik 1.
Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Dinas PUPR Kabupaten Kapuas Kamis (2/7/2026) dibuka Staf Ahli Bupati bidang EKP Septedy mewakili Sekda Kapuas.
Kegiatan dihadiri Ketua Komisi III DPRD Kapuas OPD lingkup Pemkab Kapuas perwakilan pemerintah pusat dan provinsi akademisi para pemangku kepentingan baik langsung maupun melalui zoom meeting.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kaouas Usis I Sangkai dalam sambutan dibacakan Septedy mengatakan konsultasi publik merupakan tindak lanjut dari Focus Group Discussion (FGD) yang digelar pada 17 April 2026.
Ia mengatakan tahapan ini dinilai penting untuk menyempurnakan dokumen RDTR sebelum ditetapkan.
Oleh karena ia mengajak seluruh peserta berpartisipasi aktif sesuai tugas dan kompetensi masing-masing agar dokumen yang disusun benar-benar mampu menjawab kebutuhan pembangunan wilayah.
“Penyusunan RDTR juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam mewujudkan pembangunan yang terarah dan mendukung visi Kapuas BERSINAR,” katanya.
Kadis PUPR Kapuas Hargatin melalui Sekretaris Dinas Sulis Wiyono mengatakan mengatakan penyusunan RDTR Wilayah Perencanaan Mantangai dilakukan sebagai upaya mewujudkan penataan ruang yang terpadu berkelanjutan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ia mengatakan penyusunan dokumen tersebut dilaksanakan Dinas PUPR bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Ia menambahkan forum ini menjadi wadah untuk menghimpun masukan mengenai kondisi eksisting wilayah metodologi penyusunan hingga berbagai isu strategis di Kecamatan Mantangai.
Selanjutnya akan menjadi bahan penyempurnaan dokumen teknis penyusunan RDTR Wilayah Perencanaan Mantangai Tahun 2026.
Diharapkan ini menjadi pedoman pembangunan wilayah Mantangai yang tertata produktif nyaman dan berkelanjutan. (Ujg/SB)