Kalteng
Bupati Kapuas Kukuhkan DPPI Kabupaten Kapuas Tahun 2026
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Bupati Kapuas HM Wiyatno secara resmi mengukuhkan Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Tingkat Kabupaten Kapuas Periode 2026–2030.
Bupati sekaligus membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Paskibraka Tingkat Kabupaten Kapuas Tahun 2026 di Ballroom Hotel Permata Inn Jalan Seroja Kuala Kapuas Rabu (5/8/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kapuas tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai sejumlah Kepala OPD para pembina dan pelatih Paskibraka purna Paskibraka serta anggota Paskibraka Kabupaten Kapuas Tahun 2026.
Bupati HM Wiyatno menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas berkomitmen mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai bagian dari visi daerah, yakni mewujudkan masyarakat Kabupaten Kapuas yang berdaya saing, sejahtera indah aman dan religius.
Ia mengatakan keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan ekonomi tetapi juga dari lahirnya generasi muda yang memiliki integritas jiwa nasionalisme mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
$Paskibraka merupakan wadah pembentukan karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila cinta tanah air disiplin tanggung jawab kepemimpinan, dan semangat gotong royong,” ujarnya.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Kapuas Yunabut menyampaikan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Keputusan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor 50 Tahun 2024 tentang Tata Cara Pengangkatan Pertama Kali Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota.
“Kegiatan ini juga mengacu pada Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan BPIP Nomor 5 Tahun 2023 yang mengamanatkan bahwa calon Paskibraka terpilih wajib mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan sebelum melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan Duplikat Bendera Pusaka pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya. (Ujg/SB)