Banjarmasin

Suryani, Hendra Cipta dan Khairiadi Asa Garap “Lempeng Pisang”

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Vokalis senior lagu Banjar Suryani Alfarichy dan penata musik Banjar Hendra Cipta, kembali dipercaya mengaransemen lagu “Lempeng Pisang” karya Khairiadi Asa. Bagi Suryani ini lagu keempat ia dipercaya membawakan. Sedangkan bagi Hendra Cipta ini lagu yang ke-19 karya Khairiadi Asa yang ia aransemen musiknya.

“Sudah lama saya kerja sama menggarap lagu-lagu ciptaan Bang Yadie (Khairiadi Asa). Hampir 20-an lagu sudah yang saya aransemenkan. Lagu beliau sederhana saja, tapi tema dan liriknya selalu menarik, selalu ada hal-hal baru di situ sehingga membuat tertantang untuk mengemas musiknya. Untuk menonjolkan nuansa musik Banjarnya, instrumen panting tidak ketinggalan,” ucap Hendra Cipta yang dikenal sebagai pimpinan grup musik panting Balahindang.

Menurut Hendra lagu baru “Lempeng Pisang” karya Khairiadi Asa ini dari judulnya saja orang sudah tahu atau paham. Jenis kuliner Banjar yang populer dari dulu, sehingga pesan lagunya mudah ditangkap.

Sementara itu, Suryani Alfarichy yang akan menyanyikan lagu “Lempeng Pisang” ini menyatakan siap membawakan. “Dari judulnya aja sudah tahu orang apa itu lempeng pisang. Oleh karena itu kita merasa ditantang bagaimana lagu ini bisa ditampilkan seenak mungkin, layaknya hidangan lempeng pisang itu sendiri dengan komposisi yang ada,” ujar penyanyi yang pertama kali membawakan dan memopulerkan lagu “Galuh Banjar” karya Tamjid ini.

Menurut penciptanya, Khairiadi Asa, lagu ini disamping memperkenalkan kuliner khas Banjar (lempeng pisang) juga mengandung pesan tentang kemajemukan warga Kota Banjarmasin yang kini berusia 500 tahun. Sebuah masyarakat yang terdiri dari berbagai etnis dan budaya hidup berdampingan, terbuka dan saling toleran.

“Makanya ada penggalan liriknya berbunyi; gula galapung bacampur uyah buati banyu, kada bakula kita sakampung satanah banyu. Artinya walaupun tidak ada hubungan darah (keluarga) tapi tinggal di tanah dan air yang sama, kita semua tetap akrab dan bersatu,” ujar Bang Yadie, panggilan akrab Khairiadi Asa di kalangan seniman.

Menurut Khairiadi Asa diharapkan lagu “Lempeng Pisang” ini bisa diluncurkan bertepatan HUT ke-500 Kota Banjarmasin, pada 24 September 2026 nanti. Konsep sederhana lagu ini sudah ditampilkan di platform media sosial akunnya Khairiadi Asa (FB).

“Lagu ini sebenarnya sudah 2 tahun yang lalu dibuat dalam berbagai sampel atau konsep. Ini berawal dari tantangan Pak Yani Makkie mantan Kepala Disporabudpar Kota Banjarbaru, dalam sebuah tayangan di akun FB beliau menampilkan wadai lempeng. Saya komentari, ternyata dibalas disuruh bikin lagu lempeng pisang ini,” ujarnya.

Penulis : Khairadi Asa

Populer

Exit mobile version