Wagub Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-20 KH Abdussyukur - SuaraBorneo.com
Connect with us

Kalsel

Wagub Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-20 KH Abdussyukur

Published

on

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman menghadiri acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul ke-20 KH. Abdussyukur bin Badrun di Pondok Pesantren Takhassus Darussalam. (Foto/Adpim)

MARTAPURA, SuaraBorneo.com – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman menghadiri acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul ke-20 KH. Abdussyukur bin Badrun di Pondok Pesantren Takhassus Darussalam, Jalan Tanjung Rema, Martapura, Kabupaten Banjar, Selasa (18/8/2026) malam.

‎Kehadiran Wakil Gubernur Kalsel pada kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terhadap kiprah ulama sekaligus upaya memperkuat hubungan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat.
‎
‎Acara turut dihadiri Bupati Banjar Saidi Mansyur, Wakil Bupati Banjar H. Said Idrus Al-Habsyie, serta Mantan Gubernur Kalsel Periode 2005-2015 H. Rudy Ariffin, sejumlah habaib dan ulama yakni Habib Sholeh bin Abdullah Alkaff, KH. Hasanuddin Badruddin, KH. Abdullah Basya, KH. Ahmad Tarhib, KH. Ahmad Barmawi (Guru Kulur), Dr. KH. Muhammad Husein, hingga masyarakat. Jamaah juga memadati lokasi untuk mengikuti rangkaian Maulid Nabi dan Haul ke-20 KH. Abdussyukur bin Badrun.‎Dalam sambutannya, Wakil Gubernur H. Hasnuryadi Sulaiman mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi dan haul sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW.
‎
‎“Atas nama Pemerintah Provinsi, tentunya kami menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada para habaib dan alim ulama yang selalu membimbing kami serta memberikan teladan kepada kami,” sampai Wagub Hasnuryadi.
‎
‎Menurut Wagub Hasnuryadi, keberadaan pondok pesantren dan para ulama memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga melahirkan guru, alim ulama dan generasi yang berkontribusi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
‎
‎Wagub Hasnuryadi menilai peran tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pemerintah menjalankan pengabdian kepada masyarakat, agama, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
‎
‎Karena itu, Wagub Hasnuryadi berharap sinergi antara ulama dan pemerintah dapat terus diperkuat untuk membangun Kalimantan Selatan yang religius, harmonis dan penuh kebersamaan.
‎
‎“Semoga dengan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW, kita dapat terus menjalankan apa yang telah diajarkan oleh beliau melalui para habaib, para alim ulama, dan guru-guru agama sebagai bekal kita kelak di akhirat,” katanya.
‎
‎Dalam kesempatan tersebut, Wagub Hasnuryadi juga menyampaikan doa bagi keluarga dan keturunan KH. Abdussyukur bin Badrun. Orang nomor dua di Kalsel itu berharap nilai-nilai kebaikan yang diwariskan almarhum dapat terus dilanjutkan oleh generasi berikutnya.
‎
‎Wagub Hasnuryadi memandang, banyak keturunan dan murid beliau yang kemudian menjadi guru dan alim ulama. Hal itu menunjukkan bahwa ilmu dan keteladanan yang diwariskan KH. Abdussyukur terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
‎
‎“Kami tentunya mendoakan dan mendukung semampu kami agar kita semua dapat terus menjalankan apa yang telah diajarkan oleh beliau,” pungkasnya.
‎
‎Haul ke-20 tersebut menjadi momentum untuk kembali mengenang perjalanan hidup dan pengabdian KH. Abdussyukur bin Badrun, yang dikenal sebagai ulama alim, fakih, wara’ dan zuhud.
‎
‎KH. Abdussyukur, yang juga dikenal dengan sebutan Abu Muhammad Madani atau Abah Dani, lahir di Kampung Melayu, Martapura, pada 25 Juni 1930. Sejak kecil, ia tumbuh dalam lingkungan religius dan menimba ilmu kepada orang tua serta sejumlah ulama di Martapura.
‎
‎Perjalanan keilmuannya berlanjut di sekolah diniyyah Izharil Ulum dan Madrasah Darussalam Martapura. Ia kemudian dikenal tekun mendalami berbagai cabang ilmu agama, termasuk fikih, hadis, ushul dan ilmu-ilmu keislaman lainnya.
‎
‎KH. Abdussyukur dipercaya memimpin Pondok Pesantren Darussalam Martapura pada 1992 hingga 2007. Di bawah kiprahnya, lembaga pendidikan Islam tersebut terus berperan dalam mencetak ulama dan cendekiawan muslim.
‎
‎Dalam tausyiahnya, KH. Muhammad Syarif Busthomi atau Guru Oton Guru Oton menyampaikan sejarah Masjid Darussalam memiliki sejarah panjang dan tidak terlepas dari jasa serta kontribusi almarhum Suleman Habib atau yang akrab disapa Abah Hasnur.Dalam momentum itu, Guru Oton mengungkapkan bahwa Masjid Darussalam juga memiliki keterkaitan erat dengan sosok Abdussamad Sulaiman HB. Bahkan, menurutnya, pernah ada pembicaraan agar masjid tersebut menggunakan nama Hasnur.“Sidin (Abdussamad Sulaiman HB) pernah berbicara lawan ulun. Ujar Sidin, ini masjid tolong namai Hasnur,” kenang Guru Oton.Guru Oton menuturkan, keberadaan Masjid Darussalam atau Masjid Hasnur Darussalam saat ini merupakan salah satu bentuk nyata dari kontribusi dan jasa almarhum Abdussamad Sulaiman HB atau Haji Leman.Guru Oton pun menyampaikan kepada seluruh jemaah untuk mendoakan agar segala amal jariah dan kebaikan yang telah diberikan almarhum Ayahanda Abdussamad Sulaiman HB terus mengalir hingga hari kiamat.“Mudah-mudahan amal jariah beliau terus mengalir sampai hari kiamat,” doanya.Dalam kesempatan itu, Guru Oton juga mengajak para santri agar tidak berhenti menuntut ilmu dan tetap memiliki semangat untuk berusaha.
‎
‎Sebab, Guru Oton mengingatkan para santri agar tidak membatasi cita-cita dan terus memperluas pengetahuan.
‎
‎“Raih ilmu itu sebanyak-banyaknya. Jangan dicukup-cukup,” ungkap Guru Oton tersenyum.
‎
‎Guru Oton juga menekankan pentingnya semangat berusaha dalam kehidupan. Menurutnya, mencari rezeki dengan bekerja dan berusaha bukanlah sesuatu yang memalukan.
‎
‎Dalam kesempatan itu, Guru Oton juga mengenang tradisi keilmuan para guru dan santri terdahulu yang tekun mempelajari berbagai kitab. Semangat tersebut diharapkan menjadi teladan bagi generasi santri saat ini agar bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu.
‎
‎Peringatan Maulid Nabi dan Haul ke-20 KH. Abdussyukur bin Badrun diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan mengenang jasa ulama, tetapi juga menjadi momentum untuk meneruskan nilai-nilai keilmuan, keteladanan dan pengabdian beliau dalam kehidupan masyarakat.
‎
‎Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pun berharap kebersamaan antara pemerintah, ulama, pesantren dan masyarakat dapat terus terjaga dalam membangun daerah yang religius serta harmonis. [adv/adpim]

Bagikan ke

Banjarmasin

Bank Kalsel Bantu Renovasi TPA Al Fatihah Anjir Muara Batola

Published

on

Bank Kalsel lewat UPZ membantu renovasi TPA Al Fatihah. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel terus meningkatkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan, salah satunya membantu renovasi bangunan Tempat Pendidikan Al Quran (TPA) Al Fatihah yang kondiisi beberapa dindingnya sudah banyak yang rusak.

Doso Setiawan Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel menjelaskan, Bank Kalsel lewat UPZ Bank Kalsel terus memberikan manfaat untuk masyarakat lewat beragam program dan bantuan.

“Termasuk untuk dunia pendidikan kami sangat fokus untuk memberikan bantuan, baik beasiswa hingga perbaikan bangunan pendidikan seperti di TPA Al Fatihah ini kami membantu untuk renovasi ,” jelasnya pada penyerahan simbolis bantuan, Kamis (15/10).

Doso berharap bantuan dari Bank Kalsel ini bisa membuat anak-anak semakin nyaman saat belajar mengaji di TPA Al Fatihah.

Sementara itu, Anisya perwakilan dari TPA Al Fatihah berterima kasih atas bantuan dan support Bank Kalsel terhadap TPA Al Fatihah Anjir Muara Batola yang sangat cepat merespon untuk membantu perbaikan bangunan TPA Al Fatihah .

“Saya mewakili TPA Al Fatihah mengucapkan terima kasih, TPA Al Fatihah ini merupakan TPA gratis yang kami peruntukkan untuk anak anak di kawasan Anjir Muara dan kami sudah berdiri lebih dari 10 tahun,” imbuhnya. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Lewat AKSEL by Bank Kalsel, Semua Tagihan Listrik dan PDAM Bisa Dibayar

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Kini setiap awal bulan nasabah Bank Kalsel tidak perlu pusing lagi memikirkan pembayaran. Dengan AKSEL by Bank Kalsel, cukup di rumah semua tagihan bisa dibayarkan, seperti listrik dan air bersih.

Gunakan AKSEL by Bank Kalsel, pembayaran tagihan PLN dan PDAM dapat dilakukan langsung melalui smartphone, kapan saja dan di mana saja.

Memasuki awal bulan, ketika tagihan listrik dan air mulai berdatangan, masyarakat tidak perlu repot berpindah-pindah layanan untuk menyelesaikannya.

Cukup membuka aplikasi AKSEL by Bank Kalsel, berbagai kebutuhan pembayaran tagihan bulanan bisa dilakukan dalam satu genggaman.

Melalui fitur PLN dan PDAM, pengguna dapat melakukan pembayaran dengan praktis tanpa harus keluar rumah atau mengantre. Hanya dalam beberapa langkah, tagihan bulanan pun dapat diselesaikan dengan cepat.

Kehadiran fitur tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Kalsel menghadirkan layanan perbankan digital yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat

AKSEL dirancang untuk menemani berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk urusan pembayaran tagihan rutin. Bayangkan, dua tagihan sekaligus listrik dan air bisa dibereskan hanya dari satu aplikasi.

Tidak perlu panik ketika tanggal satu tiba. Cukup buka AKSEL, pilih layanan yang dibutuhkan, lakukan pembayaran, dan aktivitas pun kembali berjalan. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Teller Bank Kalsel: Memudahkan Transaksi Nasabah Juga Dedikasi dan Pelayanan Sepenuh Hati

Published

on

Salah satu Teller Bank Kalsel. (Foto /Humas Bank Kalsel)

BANJARMASIN SuaraBorneo.com – Di balik setiap kemudahan transaksi perbankan yang dirasakan oleh nasabah, selalu ada dedikasi dan pelayanan sepenuh hati.

Hal inilah yang tergambar dalam episode terbaru program “POV AKSEL” dari Bank Kalsel, yang kali ini membagikan sudut pandang Kirana, seorang Teller di Bank Kalsel. Di Banjarmasin, Sabtu (10/10/2026).

Melalui kesehariannya, Kirana membuktikan bahwa peran seorang Teller jauh melampaui tugas administratif seperti sekadar menerima dan memproses transaksi.

Menurutnya, profesi ini menuntut tingkat ketelitian yang tinggi, keramahan yang konsisten, serta komitmen kuat untuk memastikan setiap kebutuhan nasabah dapat dilayani dengan baik dan tuntas.

Semangat yang selalu dipegang teguh oleh Kirana dalam menjalankan tugasnya adalah bahwa di balik setiap transaksi, ada pelayanan yang bertujuan untuk membuat semuanya terasa lebih mudah bagi nasabah.

Dalam tayangan tersebut, Kirana juga membagikan nilai penting yang menjadi kunci dari pelayanannya. Ia percaya bahwa pelayanan terbaik tidak hanya hadir dari kecepatan bekerja, melainkan selalu dimulai dari proses yang humanis, yaitu mendengar, memahami, lalu membantu nasabah menemukan solusi.

Selain memberikan pelayanan tatap muka yang prima dan sepenuh hati di kantor cabang, Bank Kalsel juga terus hadir mempermudah aktivitas finansial Anda melalui layanan digital.

Nikmati berbagai kemudahan bertransaksi di mana saja dan kapan saja. Download aplikasi AKSEL Bank Kalsel di Play Store atau App Store sekarang!

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi tautan berikut: https://bit.ly/akselbybankkalsel

Bank Kalsel berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia. Bank Kalsel merupakan peserta penjaminan LPS. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Dishub Gandeng Aksel by Bank Kalsel Terapkan Tarif Papadaan

Published

on

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, M. Fitri Hernadi. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Tarif Papadaan resmi diterapkan pada semua moda transportasi perkotaan, yang dikelola Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, Dishub Kota Banjarmasin dan Dishub Kota Banjarbaru.

Cukup membayar Rp5.000, dengan satu kali tap kartu pra bayar nir sentuh, atau QRIS, dan aplikasi dompet digital, maka pengguna dapat berganti moda transportasi publik modern, hingga 3 kali.

Dengan tarif terintegrasi antara Trans Banjarbakula, Trans Banjarmasin dan Trans Banjarbaru, pengguna dapat menikmati 3 noda angkutan ini, dengan satu kali bayar, berlaku hingga 90 menit.

Penerapan Tarif Papadaan ini, mendapat dukungan penuh dari Bank Pembangunan Daerah, Bank Kalsel melalui aplikasi Aksel.

“Dari aplikasi Aksel, fasilitasi proyek perubahan, implementasi tarif papadaan, yaitu tarif terintegrasi untuk Trans Banjarbakula dan Trans Banjarmasin. Kita berharap ini tidak hanya terkait dengan layanan angkutan perkotaan, tetapi juga digitalisasi keuangan, kemudian peningkatan pendapatan daerah, dan kreatif financing yang bisa dikerjasamakan Bank Kalsel dengan Dinas Perhubungan, serta dari kolaborasi antar pemerintah daerah,” jelas Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, M. Fitri Hernadi, Kamis (8/10).

Pada penerapan tarif papadaan ini, Bank Kalsel yang mengatur di balik layar, untuk mengintegrasikan tarif 3 moda transportasi perkotaan tersebut.

“Bahkan ke depan, asal Tarif Berlangganan, pembelian hanya di Aksel, lebih murah dan bisa melalui aplikasi,” tambah Fitri.

Sementara itu, Direktur Bisnis Bank Kalsel, Izhar mengatakan, Bank Kalsel akan selalu mendukung pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam seluruh kegiatan.

“Terutama sebagaimana komitmen kita dengan Bank Indonesia akan selalu mendukung digitalisasi Kalimantan Selatan, dengan salah satu kegiatan yang ada di Trans Banjarbakula ini, salah satunya mendorong untuk digitalisasi,” ujarnya.

Kehadiran tarif papadaan ini, diharapkan semakin membuat masyarakat nyaman menggunakan transportasi publik dengan harga terjangkau, dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.

Bagikan ke
Continue Reading

Barito Kuala

Mantap, Kapolres Batola Terjun Langsung Padamkan Api Karhutla di Handil Bakti

Published

on

Kapolres Barito Kuala AKBP Susilawati, S.H., M.H., saat turun langsung menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di belakang Kompleks Teratai Putih. (Foto/IG-humaspolrestabjm) ) 

BARITO KUALA, SuaraBorneo.com – Respons cepat ditunjukkan Kapolres Barito Kuala (Batola) AKBP Susilawati, S.H., M.H., saat turun langsung menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di belakang Kompleks Teratai Putih Jalur 1, Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, Kamis (8/10/2026).

Kapolres Batola hadir langsung di lokasi untuk memantau situasi dan terjun langsung ikut memadamkan api, sekaligus memastikan proses penanganan karhutla berjalan dengan baik. Kondisi di lapangan menjadi perhatian serius mengingat api berpotensi meluas apabila tidak segera dikendalikan.

Dengan mengenakan perlengkapan lapangan, AKBP Susilawati turut melihat kondisi titik kebakaran dan berkoordinasi dengan personel yang melakukan penanganan di lokasi.

Petugas terus berupaya melakukan pemadaman dan pendinginan pada area yang terbakar. Pemantauan juga dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api baru yang dapat memicu meluasnya kebakaran.

Kehadiran langsung Kapolres Batola di tengah penanganan karhutla menjadi bagian dari upaya memastikan personel bekerja secara maksimal sekaligus memperkuat koordinasi dengan unsur terkait di lapangan.

Penanganan karhutla tersebut dilakukan dengan mengedepankan keselamatan petugas dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

Masyarakat di sekitar Handil Bakti juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Polres Barito Kuala bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan guna mencegah karhutla kembali meluas di wilayah Handil Bakti. [ad/sb]

Bagikan ke
Continue Reading

Barito Kuala

Karhutla Handil Bakti, Warga Pertanyakan Mana Peran dan Perhatian Bupati Batola

Published

on

Lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di belakang kawasan komplek daerah Handil Bakti. (Foto/Ist) 

BARITO KUALA, SuaraBorneo.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di sejumlah titik kawasan Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala (Batola), menjadi perhatian masyarakat.

Kebakaran dilaporkan terjadi di sejumlah lahan, di antaranya di belakang Kampus UNISKA, Komplek Handil Bakti Indah (HBI), kawasan Komplek Grand Purnama 1 dan 2, hari ini Kamis 8 Oktober 2026 lahan di belakang Komplek Teratai Putih.

Lokasi kebakaran yang berada tidak jauh dari kawasan permukiman membuat warga berharap adanya perhatian dan langkah penanganan yang optimal dari Pemerintah Kabupaten Barito Kuala.

Sejumlah warga juga berharap Bupati Batola Dr. H. Bahrul Ilmi, S.H., M.H., dapat memastikan jajaran pemerintah daerah terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap titik-titik karhutla di kawasan Handil Bakti.

Kekhawatiran warga terutama berkaitan dengan kemungkinan api meluas, terlebih beberapa titik kebakaran berada di sekitar kompleks perumahan. Warga khawatir jika kondisi tidak segera terkendali, api dapat mendekati bahkan berpotensi menjalar ke area permukiman.

Selain ancaman api, asap yang ditimbulkan dari kebakaran juga dikhawatirkan mengganggu aktivitas dan kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi.

“Harapan kami pemerintah daerah bisa terus memberikan perhatian dan memastikan penanganan di lapangan berjalan. Kami khawatir kalau api meluas dan mendekati rumah warga,” ujar salah seorang warga (yang tidak mau disebutkan namanya)

Warga memahami bahwa penanganan karhutla melibatkan berbagai unsur, mulai dari petugas pemadam, BPBD, aparat keamanan, relawan hingga masyarakat. Karena itu, koordinasi antarpihak dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terukur.

Masyarakat juga berharap pemerintah daerah tidak hanya melakukan penanganan saat kebakaran terjadi, tetapi turut memperkuat upaya pencegahan dan pemantauan terhadap lahan-lahan yang memiliki potensi terbakar.

Dengan kondisi karhutla yang muncul di beberapa titik dalam beberapa hari terakhir, warga berharap Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dapat memberikan informasi mengenai langkah yang telah dilakukan maupun upaya lanjutan yang akan ditempuh.

Kejelasan informasi tersebut dinilai penting agar masyarakat mengetahui perkembangan penanganan sekaligus dapat ikut berperan dalam mencegah kebakaran meluas.

Masyarakat berharap karhutla di kawasan Handil Bakti segera tertangani dan kondisi lingkungan kembali aman, khususnya bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran. [ad/sb]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

BPBD Balangan Bersama Bank Kalsel Perkuat Sinergi Tanggulangi Bencana Daerah

Published

on

Kepala Pelaksana BPBD Balangan Rahmi (tengah) menerima kunjungan silaturahmi Kepala Bank Kalsel Cabang Paringin Yahdian Fajri (kiri) di Kantor BPBD Balangan. (Foto/BPBD Balangan)

BALANGAN, SuaraBorneo.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan bersama Bank Kalsel Cabang Paringin memperkuat sinergi dalam penanggulangan bencana daerah. Komitmen ini disepakati saat jajaran pimpinan Bank Kalsel menggelar kunjungan kerja ke Kantor BPBD Balangan, Senin, 5 Oktober 2026.

Kemitraan tersebut difokuskan untuk mempercepat respons darurat serta mengoptimalkan program kesiapsiagaan musibah di Kabupaten Balangan. Keterlibatan sektor perbankan dinilai penting dalam mendukung mitigasi dan penanganan bencana berbasis masyarakat.

Kepala Bank Kalsel Cabang Paringin, Yahdian Fajri, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen nyata dunia usaha dalam membantu pemerintah daerah. Pihaknya siap menyelaraskan dukungan perbankan dengan kebutuhan penanganan kedaruratan di lapangan.

“Harapannya semoga kerjasama ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. Tentunya juga diharapkan kerja sama ini bisa ikut menanggulangi apabila terjadi bencana,” ujarnya.

Sementara itu, BPBD Balangan menyambut positif penguatan sinergi tersebut. Kepala Pelaksana BPBD Balangan, Rahmi, menyebut Bank Kalsel telah resmi terdaftar sebagai anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Balangan.

“Jadi ini merefresh hubungan kerjasama dengan BPBD Balangan. Terutama dalam kolaborasi kita sama-sama menanggulangi bencana dan merespons musibah yang terjadi di daerah kita,” ucapnya.

Untuk memperkokoh payung hukum di lapangan, kerja sama yang selama ini berjalan akan ditingkatkan menjadi Perjanjian Kerja Sama (PKS) resmi. Langkah ini diambil agar koordinasi antara BPBD dan perbankan dapat berjalan lebih terstruktur serta berkelanjutan.

Rahmi berharap penguatan kelembagaan ini dapat memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat Balangan dari ancaman bencana. Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama mewujudkan daerah yang tangguh bencana.

“Harapannya dengan semakin intens dan semakin kuat secara kelembagaan, hubungan kerjasama BPBD dan dunia usaha yang dalam hal ini diwakili perbankan Bank Kalsel bisa kita perkuat. Tentu dalam rangka memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” kata Rahmi menegaskan. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Populer