Religi
Kafilah Sergai Masuk 4 Besar MTQ ke-39 Provinsi Sumut
SIPIROK, SuaraBorneo.com – Kafilah asal Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) masuk dalam 4 (empat) besar pada perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-39 Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Perhelatan tersebut secara resmi ditutup oleh Pj.Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) yang diwakili oleh staf ahli bidang hukum dan politik pemerintahan H. Moh. Arman Efendi Pohan, di Sipirok, Tapanuli Selatan, Jumat (28/6/2023).
Sebanyak 20 piala yang diboyong pulang oleh Kafilah Sergai, dengan rincian Terbaik I sebanyak 5 orang, Terbaik II sebanyak 2 orang, dan Terbaik III sebanyak 1. Sementara di juara Harapan I sebanyak 3 orang, Harapan II sebanyak 5 orang, dan terakhir ada 4 orang yang menduduki Harapan III.
Bupati Sergai Darma Wijaya didampingi Asisten Administrasi Umum Ir H Kaharuddin, Kabag Kesra Rahmat Suhendra Damanik, S.STP serta beberapa OPD pendamping lainnya, usai penutupan mengungkapkan jika capaian ini meningkat dari tahun sebelumnya yang berada di posisi kelima.
“Syukur Alhamdulillah, tahun ini kita naik satu peringkat. Terimakasih kepada anak-anak kami sudah memberikan hasil yang maksimal dan membawa Sergai lebih baik lagi tahun ini,” ucapnya.
Sesuai dengan janji, lanjut Wiwik sapaan akrabnya, para terbaik 1 akan diberi apresiasi hadiah umroh. “Sudah kita sampaikan saat pelepasan, yang berhasil juara 1 di tingkat provinsi akan diumrohkan. Hadiah haji, nanti bagi mereka yang bisa juara 1 di tingkat nasional,” ungkapnya.
Dalam perhelatan itu, juara umum diraih oleh Kota Medan dengan nilai 91, posisi kedua diduduki Deli Serdang dengan nilai 39, dilanjutkan Langkat nilai 38. Sementara Sergai di posisi empat dengan meraih nilai 32. Kemudian posisi ke-5 sampai 10 masing-masing diisi oleh Binjai, Labuhan Batu Utara, PTPN Regional 2 dan Pematang Siantar, Padang Lawas, Tapsel, dan Dairi sebagai penutup 10 besar.
Adapun nama-nama para pemenang MTQ ke-39 asal Kabupaten Sergai antara lain; Cabang Seni Baca Al-Quran Golongan Tartil Putra diraih Muhammad Ali Syakir Ar Rahimi (terbaik 1), Golongan Tilawah Anak-anak Putra diraih Muhammad Syarif Hidayah (harapan 2), Golongan Tilawah Tuna Netra Putri oleh Siti Nurhasanah (harapan 3).
Selanjutnya Golongan Tilawah Dewasa Putra oleh Saddam Husein (harapan 2), Cabang Hafalan Al-Qur’an Golongan 1 Juz dan Tilawah Putri oleh Rezki Us Salsabila (harapan 2), Golongan 1 Juz dan Tilawah Putra oleh Mhd. Ikhsan (terbaik 2), Golongan 5 Juz dan Tilawah Putri oleh Zuhriza Madani Bintang Dalimunthe (terbaik 2), Golongan 10 Juz Putri oleh Kiki Mayriadhil Jannah (harapan 2), Golongan 10 Juz Putra oleh Mursyid Affandi (harapan 1), Golongan 20 Juz Putri oleh Rahmiyatul Khairat (terbaik 1).
Kemudian Cabang Tafsir Al- Qur’an Golongan Bahasa Arab Putri oleh Sri Sarah Aulia Anjani Saragih (harapan 3), Cabang Fahmil Quran Putri oleh Damia Fakhira (harapan 3), Syarhil Quran Putra oleh Muhammad Farhan (terbaik 1), Cabang Seni Kaligrafi Golongan Naskah Putra oleh Arif Prayoga (harapan 3), Cabang Seni Kaligrafi Golongan Hiasan Mushaf Putra oleh Hayat Al Farij Ihsan Purba (terbaik 3), Kaligrafi Lukis Kontemporer Putra oleh Tutur Ahmad Syiddik (terbaik 1), Digital Putri oleh Rahmah Aulia Lubis (harapan 2), Digital Putra oleh M Solihin Rangkuti (harapan 1), Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) Putri oleh Siswi Tri Amalia (harapan 1) dan KTIQ Putra oleh Muhammad Agung Permana (terbaik 1). (NR)
Bagikan keBanjar
Haul ke-2 Abah Guru Banjar Indah, Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Disambut Antusias Warga dan Jamaah
BANJAR, SuaraBorneo.com – Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman, menghadiri peringatan haul ke-2 K.H. Syaifuddin Dzuhri bin K.H. Abdurrahman atau yang dikenal sebagai Abah Guru Banjar Indah.
Kegiatan berlangsung di Kubah KH. Syaifuddin Zuhri, Jalan Keramat, Desa Tungkaran, Martapura, Kabupaten Banjar, pada Sabtu (28/3/2026) malam.
Kehadiran Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman, di tengah ribuan masyarakat yang hadir disambut dengan antusias.
Momen ini menjadi wujud nyata perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Kalsel terhadap kegiatan keagamaan yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat Banua.
Selain sebagai sarana mengenang jasa para ulama, kegiatan ini juga dinilai mampu mempererat ukhuwah Islamiyah serta menjaga warisan para ulama terdahulu.
Diketahui, K.H. Syaifuddin Dzuhri bin K.H. Abdurrahman merupakan pendiri Majelis Ta’lim Bani Isma’il di Banjar Indah, Banjarmasin.
Lahir pada 20 Oktober 1952 di Dalam Pagar, Martapura dan wafat pada Minggu, 27 Ramadan 1445 H atau 7 April 2024 dalam usia 71 tahun, K.H. Syaifuddin Dzuhri bin K.H. Abdurrahman dikenal sebagai ulama yang memiliki garis keturunan dari Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari serta merupakan murid dari K.H. Zaini Abdul Ghani dan K.H. Muhammad Syarwani Abdan.
Selain aktif berdakwah, K.H. Syaifuddin Dzuhri bin K.H. Abdurrahman pernah mengabdi sebagai tenaga pengajar di Pondok Pesantren Darussalam Martapura dan memiliki hubungan kekeluargaan dengan sejumlah ulama besar di Kalsel seperti Almarhum Guru Irsyad Zien Dalam Pagar dan Almarhum Tuan Guru Anang Djazouly Seman Martapura.
Rangkaian acara yang berlangsung khidmat dan penuh keberkajan itu diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh Habib Ali bin Abdullah Alaydrus, kemudian dilanjutkan dengan lantunan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW, serta pembacaan zikir dan tahlil yang diikuti dengan penuh kekhusyukan oleh para jamaah.
Tampak hadir Wakil Bupati Kabupaten Banjar, Habib Idrus Al Habsyi, para habaib, alim ulama, guru agama dan tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. [adv/adpim]
Bagikan keKalteng
Pererat Silaturahmi Staf Ahli KSDM Hadiri Haul 15 Qubah Basarang Majelis Pecinta Rasul
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Staf Ahli Bupati Bidang KSDM Budi Kurniawan mewakili Bupati Kapuas menghadiri acara Haul 15 Qubah di Majelis Pecinta Rasul Desa Maluen Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas Rabu (25/4/2026).
Hadir pula Camat Basarang Nur Cahyono serta ratusan jamaah dari berbagai daerah berkumpul dalam peringatan Haul Datu Kalampayan ke-220 Syekh Muhammad Arsyad bin Abdullah Al Banjary.
Kemudian dirangkai dengan Haul Sohibul Fadhillah ke-15 Al Habib Yahya bin Muhammad Balghaist kegiatan diantaranya diisi zikir dan tausiyah.
Staf Ahli KSDM Budi Kurniawan menyampaikan bahwa haul bukan sekadar seremoni keagamaan tetapi juga sarana untuk mengenang dan meneladani perjuangan para ulama dalam menyebarkan ajaran Islam.
“Melalui kegiatan ini kita diingatkan kembali akan nilai-nilai keikhlasan perjuangan dan dakwah yang telah diwariskan para ulama kepada kita semua,” katanya.
Ia juga mengapresiasi panitia serta masyarakat yang telah berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut karenanya Pemda mendukung untuk itu.
Ia mengatakan kegiatan keagamaan seperti ini memiliki peran penting dalam memperkuat nilai spiritual serta membangun kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat mempererat silaturahmi.
“Oleh karena itu diharapkan nilai-nilai keteladanan para ulama terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi masa kini dan mendatang,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keBanjar
Berbaur Ulama, Habaib Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari
BANJAR, SuaraBorneo.com – Berbaur bersama ribuan jemaah dari berbagai penjuru Kalsel, bahkan dari luar daerah, Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman hadiri puncak rangkaian Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kalampayan.
Kehadiran orang nomor dua di Kalsel itu menyatu di tengah lautan jemaah yang memadati kawasan Masjid Jami Tuhfaturroghibin, Desa Dalam Pagar Ulu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, kamis (26/3/2026) pagi dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan.
Rangkaian acara yang berlangsung dengan penuh keberkahan itu diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menggema di seluruh kawasan haul.
Suasana religius pun semakin terasa saat Grup Maulid Dalam Pagar Ulu melantunkan syair-syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW.
Selanjutnya, doa dipanjatkan oleh Habib Ali bin Abdullah Alaydrus, memohon keberkahan dan keselamatan bagi Banua Kalimantan Selatan.
Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan doa haul dan tahlil yang dipimpin oleh TGH Wildan Salman.
Momentum ini tidak hanya menjadi ajang mengenang jasa dan keteladanan Datu Kalampayan, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Wagub Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan rasa syukur dan takzim atas terselenggaranya kegiatan keagamaan yang menyatukan ribuan umat Muslim tersebut.
Membuka sambutan dengan salam dan selawat, Wagub Hasnuryadi menekankan bahwa kehadiran jamaah dari berbagai penjuru merupakan bukti kecintaan yang tidak luntur terhadap sosok Datu Kalampayan.
Wagub Hasnuryadi menyebutkan bahwa peringatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai religius di Banua Kalsel.
“Kita berkumpul di sini untuk mengenang sosok guru mulia, seorang pelita bagi umat Islam di Kalimantan. Beliau tidak hanya meninggalkan karya tulis yang monumental, tetapi juga pondasi akhlak dan syariat yang masih kita pedomani hingga hari ini,” ujar Hasnuryadi di hadapan para jamaah.
Lebih lanjut, Wagub Hasnuryadi mengajak seluruh lapisan masyarakat dan jajaran pemerintahan untuk meneladani kegigihan Datu Kalampayan dalam menuntut ilmu dan menyebarkan kebaikan.
Menurutnya, semangat intelektualitas dan spiritualitas yang diwariskan oleh penulis kitab Sabilal Muhtadin tersebut harus diimplementasikan dalam pembangunan daerah.
“Mari kita jadikan keteladanan beliau sebagai inspirasi untuk terus membangun Kalimantan Selatan yang lebih berkah, rukun, dan religius,” tutupnya.
Sementara itu, pembacaan Manakib atau riwayat hidup Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kalampayan yang disampaikan dengan khidmat oleh Ustaz Ahmad Daudi Zen menceritakan perjalanan hidup sang ulama besar yang menjadi panutan masyarakat Banjar dari dulu hingga kini.
Dalam manakibnya, Ustaz Ahmad Daudi Zen menjelaskan bahwa Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari lahir dari pasangan Abdullah bin Abu Bakar dengan Siti Aminah binti Husein, keluarga yang dikenal saleh dan salehah.
Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dilahirkan pada malam Kamis, 13 Safar 1122 Hijriah atau sekitar tahun 1710 M di Desa Lok Gabang, Kabupaten Banjar.
“Kelahiran Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari merupakan jawaban dari doa kedua orang tuanya yang dipanjatkan pada malam Lailatul Qadar, agar dikaruniai anak yang alim dan zahid,” ungkapnya.
Sejak usia dini, lanjutnya, tanda-tanda keistimewaan sudah tampak pada diri Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari.
Dikenal memiliki kecerdasan luar biasa dengan daya tangkap yang cepat dalam mempelajari ilmu agama.
Selain itu, akhlaknya yang mulia membuatnya sangat disukai oleh masyarakat sekitar.
Tak hanya itu, Syekh Muhammad Arsyad juga memiliki bakat di bidang seni, khususnya seni tulis dan kaligrafi. Hasil karya beliau bahkan mampu memukau siapa saja yang melihatnya.
Keistimewaan tersebut kemudian menarik perhatian Sultan Banjar saat berkunjung ke Desa Lok Gabang.
Terpikat oleh kecerdasan dan kemampuan seni tulisnya, Sultan Banjar pada saat itu kemudian membawa beliau ke istana untuk mendapatkan pendidikan agama yang lebih mendalam.
“Dari sinilah awal perjalanan beliau menuntut ilmu hingga ke tanah suci Makkah,” jelas Ustaz Ahmad Daudi Zen.
Dalam manakib tersebut juga ditegaskan bahwa Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dikenal sebagai ulama besar yang menguasai tiga pilar utama dalam keilmuan Islam, yakni syariat, tarekat, dan hakikat. Dalam pengajarannya, beliau berpegang teguh pada mazhab Syafi’i serta paham Ahlus Sunnah wal Jamaah.
Penyampaian manakib ini disambut khidmat oleh para jemaah yang hadir, sekaligus menjadi pengingat akan keteladanan dan perjuangan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dalam menyebarkan ilmu dan nilai-nilai keislaman di Kalsel.
Turut dihadiri Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK, Kapolda Kalsel, Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, jajaran unsur Forkopimda Kalsel, Sekdaprov Kalsel, Muhammad Syarifuddin beserta sejumlah Kepala SKPD lingkup Kalsel, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalsel, KH Ahmad Syairazi, Ketua Yayasan Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, KH Muhammad Husein, para alim ulama, habaib serta tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya. [adv/adpim]
Bagikan keBanjarmasin
Tadarusan Rutin Pimpinan SKPD Pemprov di Bulan Ramadan Diinisiasi Gubernur Kalsel H Muhidin
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Sejumlah kepala SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Asisten, Staf Ahli dan Tenaga Ahli Gubernur melakukan kegiatan pembacaan Al-Qur’an bersama atau tadarusan di kediaman pribadi Gubernur Kalsel H Muhidin Jalan Lingkar Dalam Selatan Kota Banjarmasin, Sabtu (21/02)2026) malam.
Tadarusan dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Muhammad Syarifuddin mewakili Gubernur H Muhidin yang masih menjalankan ibadah umrah di Mekkah.
Tadarusan ini rutin bergiliran diikuti pimpinan SKPD lingkup Pemprov Kalsel. seperti pada Sabtu (21/2/2026) malam tampak hadir diantaranya Ahmad Bagiawan (Kadis Perdagangan), Adi Santoso (staf ahli bidang pemerintahan politik dan hukum), Fahrurrazi (Kepala Biro Kesra), Irfan Sayuti (Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, dr Among Wibowo (Dirut RSUD) Ulin Banjarmasin, Dany Metera Saputra (Kasat Satpol PP), H. Thaufik Hidayat (Kepala Brida Kalsel), Jaini (Sekretaris DPRD), Faried Fakhmansyah (Kepala BPSDMD), drg. Mashuda (Direktur RSGM), M. Habibie (Tenaga Ahli Gubernur) dan sejumlah pejabat lainnya.
Kegiatan tadarusan Al-Qur’an di kalangan pimpinan SKPD rutin di bulan Ramadhan ini digagas Gubernur H Muhidin sejak tahun lalu yaitu ramadhan 1446 hijriah.
Para pimpinan SKPD, asisten, staf ahli, hingga tenaga ahli gubernur, bergiliran membaca Alquran sambil dikoreksi ustadz atau santri pondok tahfiz yang didatangkan khusus tiap malam.
Kegiatan yang dilaksanakan setelah Salat Isya dan Tarawih berjamaah ini, dimaksudkan Gubernur H Muhidin untuk menjalin kebersamaan, mempererat tali silaturahmi di kalangan pejabat Pemprov Kalsel dan meningkatkan ketakwaan pimpinan SKPD yang bersangkutan.
Bagi umat Islam, tadarus Al-Quran di bulan ramadhan lazim dilakukan di berbagai tempat, mulai masjid, langgar atau mushalla, hingga di rumah-rumah, secara berjamaah maupun sendiri.
Tadarusan Al-Qur’an dinilai penting dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman, memperbaiki bacaan, serta merenungkan maknanya.
Terlebih di bulan ramadhan, membaca Al-Qur’an mendapat nilai pahala berlipat ganda dari Allah SWT.
Ramadhan 1447 hijriah tahun ini, di lingkungan Pemprov Kalsel, Tadarusan Al-Qur’an tidak saja bagi pejabat tinggal pratama setempat, melainkan turut dilaksanakan kalangan kaum perempuan yang motori Tim Penggerak PKK Kalsel atas gagasan Ketua TP PKK Hj Fathul Jannah Muhidin.
Tadarusan Al-Qur’an TP PKK Kalsel dimulai pada awal puasa yakni pada Kamis (19/02) atau 1 ramadhan 1447 hijriah di Ruang Sasangga Banua Kantor Gubernur Kalsel di Banjarmasin, yang dibuka Wakil Ketua TP PKK Hj Ellyana Trisya Hasnuryadi. [adv/adpim]
Bagikan keBanjarmasin
Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel Tadarusan Al-Quran Ramadan 1447 Hijriah
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Hari pertama Ramadan 1447 Hijriah, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalsel melaksanakan ibadah sunat tadarusan Al-Qur’an, Kamis (19/02/2026) di Aula Sasangga Banua Kantor Gubernur Kalsel di Banjarmasin.
Seragam menggunakan busana muslimah warna putih, Wakil Ketua TP PKK Kalsel drg Ellyana Trisya Hasnuryadi dan Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Kalsel Hj Masrupah Syarifuddin, beserta kader TP PKK lainnya , bergiliran membaca ayat-demi ayat Alquran.
Ellyana Trisya menyampaikan rasa syukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan yang diberikan Allah SWT sehingga seluruh pengurus dan anggota TP PKK dapat berkumpul dalam suasana Ramadan yang penuh kemuliaan.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat berkumpul bersama orang-orang yang memuliakan Ramadan dan ayat-ayat suci Al-Quran. Semoga setiap langkah dan bacaan kita menjadi amal ibadah yang diridhai Allah SWT,” ujarnya.
Lanjut disebutkan, PKK memiliki peran strategis dalam membangun keluarga yang beriman dan berakhlak mulia.
Ellyana menekankan bahwa seorang ibu merupakan madrasah pertama bagi anak-anaknya. Dari kebiasaan seorang ibu yang membaca dan mencintai Al-Quran, akan lahir generasi yang juga mencintai kitab suci tersebut.
“Dari lisan seorang ibu yang terbiasa membaca Al-Quran akan lahir generasi yang cinta Al-Quran. Dari rumah yang dihiasi ayat-ayat suci, Insya Allah akan tumbuh keluarga yang sakinah, mawaddah, dan penuh rahmat,” ungkapnya.
Kegiatan tadarus kali ini mengangkat tema “Ramadan Bersama Al-Quran, Menguatkan Iman, Mempererat Persaudaraan, Meraih Keberkahan dan Keampunan.” Menurut Ellyana Trisya, tema tersebut memiliki makna mendalam karena Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Quran sebagai pedoman hidup.
“Al-Quran adalah cahaya yang menuntun langkah kita sekaligus penyejuk hati. Ramadan harus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kita dengan Al-Quran, bukan hanya membacanya, tetapi juga memahami dan mengamalkannya,” ucapnya lagi.
Selanjutnya, Ellyana mengingatkan bahwa Ramadan adalah bulan ampunan. Setiap ayat yang dibaca dan setiap huruf yang dilafalkan bernilai pahala.
Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus dan anggota TP PKK untuk menjadikan momentum tadarus sebagai sarana memperbaiki diri, memperkuat niat, serta menjaga kedekatan dengan Al-Quran meski Ramadan telah berlalu.
“Saya berharap kegiatan tadarus ini benar-benar menjadi gerakan bersama untuk membiasakan membaca dan memahami Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” katanya. [ad/adpim]
Bagikan keBanjarmasin
Kapolda Kalsel dan Kapolresta Banjarmasin Serahkan Sapi untuk Haul ke-6 Almarhum Guru Zuhdi
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyerahkan satu ekor sapi jenis Limosin Super kepada panitia pelaksana Haul ke-6 almarhum Guru Zuhdiannor (Guru Zuhdi).
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kapolda Kalsel dan diterima langsung oleh Ketua Majelis Tabarruk (Majta) Banjarmasin, Nidauddin, di kawasan Kubah Makam Guru Zuhdi, Jalan Sungai Jingah, Banjarmasin Utara, Sabtu (7/2/2026) pagi.
Kapolda Kalsel menyampaikan penyerahan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri dalam menyukseskan pelaksanaan haul tersebut.
“Kami dari Polda Kalsel bersama Polresta Banjarmasin menyerahkan sapi untuk mendukung kegiatan Haul Guru Zuhdi yang ke-6 pada 14 Februari nanti,” ujar Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan kepada wartawan.
Selain menyerahkan sapi, Polda Kalsel juga memastikan kesiapan pengamanan selama pelaksanaan haul, baik dari sisi lalu lintas maupun pengamanan kegiatan.
Kapolda mengatakan bahwa pihaknya menyiapkan kendaraan dapur lapangan dan water treatment untuk melayani kebutuhan jamaah.
“Kendaraan ini kami siapkan untuk membantu jamaah, khususnya dalam penyediaan makan dan minum selama kegiatan berlangsung,” jelasnya.
Tak hanya itu, Polda Kalsel juga menurunkan tim kesehatan lapangan dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) guna memberikan pelayanan medis kepada jamaah.
“Jika ada jamaah yang membutuhkan obat-obatan atau pelayanan kesehatan, silakan mendatangi petugas kami yang berjaga di sekitar lokasi haul,” tambahnya.
Kapolda Kalsel memperkirakan jumlah jamaah yang akan menghadiri haul tersebut mencapai lebih dari satu juta orang. Oleh karena itu, pihaknya akan melibatkan ratusan personel pengamanan gabungan.
“Nantinya akan kami libatkan sekitar 450 hingga 500 personel gabungan untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib,” katanya.
Lebih lanjut, Ia juga mengimbau kepada seluruh jamaah agar menjaga ketertiban serta mengikuti arahan dari panitia dan petugas yang ada di lapangan.
“Jika membutuhkan informasi, silakan mendatangi petugas, baik relawan maupun personel kepolisian,” jelas Kapolda Kalsel.
Selain Kapolda Kalsel, pihak panitia pelaksana juga menerima satu ekor sapi dari Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Cuncun Kurniadi. [ad/rls]
Bagikan keKalteng
Dihadiri Staf Ahli Bupati Rutan Kapuas Gelar Isra Miraj dan Berikan Bansos
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Rumah Tahanan Negara Kelas II B Kuala Kapuas menggelar peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H dan Hatam Al Qur’an bagi warga binaan Selasa (13/1/2026).
Kegiatan di Masjid Ataubah dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang KSDM Budi Kurniawan Forkopimda Kemenag Kadisdik Suwarno Muriyat Kepala Rutan Kapuas bersama jajaran serta warga binaan.
Staf Ahli Bupati Bidang KSDM Budi Kurniawan menyampaikan terima kasih apresiasi kepada Karutan Kapuas dalam pelaksanaan kegiatan.
“Tentunya ini meningkatkan kualitas keimanan bagi warga binaan. Oleh karena itu Pemda Kapuas komitmen mendukung untuk itu,” ucapnya.
Kepala Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas Daniel Kristianto mengatakan kegiatan khusus bagi warga binaan yang beragama Islam.
“Harapannya warga binaan bisa meneladani nabi menyadari kesalahan dan kedepan
mereka bisa kembali ke masyarakat berbakti untuk bangsa dan negara,” ujarnya.
Kemudian lanjutnya kegiatan kedepan kegiatan ini terus berlangsung sebagai
dasar pembinaan kerohaniaan untuk warga binaan.
Pada kegiatan tersebut pihaknya memberikan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian kepada para keluarga binaan dari hasil program ketahanan pangan. (Ujg/SB)
Bagikan ke-
Kaltara2 tahun agoAcara Apel Digelar di Islamic Center Bitul Izzah
-
Kalsel2 tahun agoDibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua
-
Kalbar2 tahun agoReses Ke Melawi, Yessy Lakukan Pelatihan Bagi Masyarakat Peduli Api
-
Kalsel2 tahun agoKalsel Raih Penghargaan Komunitas Informasi Masyarakat Terinovatif 2024
-
Balikpapan2 tahun agoMulai 1 September 2024, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
-
Jakarta2 tahun agoBMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Angin Kencang dan Petir
-
Banjarmasin1 tahun agoJelang Nataru, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Lakukan Sidak SPBU di Wilayah Kalsel

