Kalteng
Pansus III DPRD Kapuas Bersama Sejumlah OPD Bahas Tiga Raperda
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Kapuas diketuai H Abdulah menggelar rapat bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) bertempat di ruang Komisi DPRD Kapuas melakukan pembahasan tiga rancangan peraturan daerah (Raperda) yang dinilai strategis Kamis (16/4/2026).
Ketua Pansus III DPRD Kapuas H Abdulah legislator Partai Golkar mengatakan pembahasan terkait Raperda bersama sejumlah OPD lingkup Pemkab Kapuas.
“Sejumlah perwakilan OPD hadir sebagai mitra kerja untuk memberikan pandangan teknis terhadap materi regulasi yang dibahas,” katanya.
Ia mengatakan agenda tersebut merupakan bagian dari Revisi Jadwal IV Kegiatan DPRD pada Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026. “Dalam rapat masing-masing OPD memaparkan substansi dan urgensi Raperda sesuai bidangnya,” jelasnya.
Ia menjelaskan pula pembahasan berlangsung dinamis terkait sinkronisasi antar aturan serta dampak implementasi di lapangan.
Lebih lanjut ia menjelaskan Pansus menekankan pentingnya ketepatan substansi agar regulasi yang dihasilkan tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga menjawab kebutuhan masyarakat.
“Raperda yang dibahas termasuk dalam prioritas legislasi daerah tahun ini. Sesuai mekanisme DPRD menargetkan pembahasan dapat segera rampung untuk kemudian masuk tahap penetapan,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Pemkab Kapuas Gelar FGD I Penyusunan RDTR Kecamatan Mantangai
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang Bidang Tata Ruang menggelar Focus Group Discussion (FGD) I penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Mantangai Tahun 2026 Jumat (17/4/2026).
FGD berlangsung di Aula Kantor Bapperida dibuka Sekda Kapuas Usis I Sangkai diikuti sejumlah OPD lingkup Pemkab Kapuas dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.
Sekda Kapuas Usis I Sangkai mengatakan FGD ini merupakan langkah awal Pemkab Kapuas terkait menyusun RDTR turunan dari RTRW Kabupaten Kapuas No 5 Tahun 2019 yang nantinya RDTR untuk 19 kecamatan.
“Oleh karena itu pentingnya saran masukan OPD melalui diskusi dengan data akurat,” katanya.
Ia mengatakan mengingat wilayah Mantangai sangat luas karenanya ini sebagai pengembangan wilayah sehingga dapat mengakomodir kepentingan serta kebutuhan masyarakat.
Ia melanjutkan Pemerintah Kabupaten Kapuas mengharapkan proses ini berjalan optimal berdaya saing sesuai visi Kapuas Bersinar. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Ketua DPRD Kapuas Ikuti Retreat Nasional di Akmil Magelang
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Dalam rangka memperkuat peran mendukung program Asta Cita Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Ardiansah mengikuti Retreat Nasional di Akmil Magelang 15-19 April 2026.
Kegiatan Retreat Nasional dalam rangka Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) tahun 2026 yang digelar oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) diikuti oleh pimpinan DPRD se Indonesia.
Ketua DPRD Kapuas Ardiansah mengatakan keikutsertaannya dalam retreat ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kapasitas serta peran pimpinan legislatif khususnya dalam menyelaraskan arah kebijakan daerah dengan kebijakan nasional.
“Dalam retread ini kami dibekali penguatan wawasan kebangsaan serta pemahaman terhadap arah kebijakan nasional sehingga selaras dalam pelaksanaan tugas DPRD di daerah,” katanya Kamis (16/4/2026).
Ia menjelaskan retreat KPPD dirancang untuk meningkatkan kompetensi profesionalitas serta integritas para pimpinan DPRD di tengah dinamika dan kompleksitas tantangan pembangunan saat ini menjadi forum konsolidasi sinergi pemerintah pusat dan daerah.
Ardiansah Politisi Partai Golkar akrab disapa Awu ini melanjutkan peserta mendapatkan berbagai materi strategis diantaranya penguatan nilai-nilai kebangsaan analisis lingkungan strategis kewaspadaan nasional serta peneguhan jati diri bangsa.
Ia menambahkan selain itu juga mendapatkan penguatan pemahaman tentang Pancasila dan UUD 1945 serta bagaimana peran DPRD.
Kegiatan retreat mengusung tema Memperkuat Peran Pimpinan DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota “Guna Mendukung Asta Cita Menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Kami berkomitmen menjalankan fungsi DPRD secara maksimal untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” tutup Ardiansah. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Wabup Kapuas Tinjau TPA Palinget Pastikan Pengelolaan Sampah Berikan Nilai Bagi Masyarakat
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Wabup Kapuas Dodo meninjau TPA Palinget di Kecamatan Pulau Petak Kamis (16/4/2026).
Wabup bersama Ketua GOW didampingi Kadis LHK Kapuas dr Tonun Irawaty Panjaitan Sekretaris Gerek Kepala Bidang dan petugas TPA.
Wabup Kapuas Dodo mengatakan oeninjauan itu tak sekadar seremonial. “Intinya memastikan kawasan yang selama ini identik dengan limbah dapat bertransformasi menjadi ruang yang memberi nilai bagi masyarakat,” katanya.
Ia mengatakan TPA ini tidak harus selamanya dipandang sebagai tempat pembuangan.
“Oleh karena itu dengan penataan yang baik kawasan ini bisa menjadi ruang yang bermanfaat bahkan bernilai wisata,” jelasnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Disdukcapil Kapuas Luncurkan Platform Aplikasi Berbasis WhatsApp SIMPEL WA
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) resmi meluncurkan aplikasi pelayanan berbasis WhatsApp SIMPEL WA Kamis (16/4/2026).
Kegiatan berlangsung di Aula Disdukcapil dibuka Staf Ahli Bupati Kapuas Bidang PHP Applonia kegiatan dihadiri Kepala Disdukcapil Kapuas Yanmarto serta jajaran.
Staf Ahli Bupati Bidang PHP Appolonia mengatakan peluncuran SIMPEL WA menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong transformasi digital pelayanan publik khususnya di bidang administrasi kependudukan.
Ia mengatakan inovasi tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan akses layanan kepada masyarakat secara cepat mudah dan transparan.
“Oleh karena itu pemanfaatan teknologi informasi melalui aplikasi berbasis WhatsApp ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik,” katanya.
Ia melanjutkan inovasi tersebut diharapkan dapat mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus menjawab kebutuhan pelayanan yang lebih efektif dan efisien.
Kadisdukcapil Kapuas Yanmarto menjelaskan SIMPEL WA dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai layanan administrasi kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor.
“Aplikasi ini hadir sebagai solusi pelayanan yang praktis. Masyarakat cukup menggunakan WhatsApp untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan,” jelasnya.
Ia menjelaskan siaran langsung melalui TikTok juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat terkait prosedur dan jenis layanan yang tersedia.
“Harapannya dapat meningkatkan kepuasan masyarakat sekaligus mempercepat terwujudnya pelayanan publik yang inovatif inklusif dan berbasis digital,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
BKPSDM Kapuas Laksanakan UD Kenaikan Pangkat dan UKPPI di Regional VIII BKN Banjarbaru Bagi ASN Kapuas
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kapuas menggelar Ujian Dinas (UD) dan Ujian Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah (UKPPI) bagi aparatur sipil negara (ASN) 2026.
Pelaksanaan berlangsung di Ruang CAT Kantor Regional VIII BKN Banjarbaru Kamis (16/4/2026).
Kepala BKPSDM Kapuas, Mahrita mengatakan ujian ini menjadi bagian dari manajemen kepegawaian untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme ASN.
“Melalui ujian ini ASN diharapkan terus meningkatkan kualifikasi dan memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat,” katanya.
Ia mengatakan sebanyak 71 ASN mengikuti ujian terdiri atas 51 peserta Ujian Dinas Tingkat I 17 peserta Tingkat II dan dua peserta UKPPI. Selain dari Kapuas peserta juga berasal dari Pemerintah Kabupaten Barito Timur.
Lebih lanjut ia mengatakan kegiatan ini mendapat dukungan Kepala Kantor Regional VIII BKN Banjarbaru Bajoe Loedi Hargono.
Sejumlah narasumber turut memberikan pembekalan di antaranya Bagus Adi Noegroho dan Dwi Magrita Kusuma Wardani.
Pelaksanaan ujian menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) untuk menjamin transparansi objektivitas dan akuntabilitas.
“Pemerintah daerah berharap hasil ujian ini mendorong lahirnya ASN yang lebih kompeten dan adaptif dalam menjalankan tugas pelayanan publik,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Wabup Kapuas Pastikan Peserta Calon Paskibraka 2026 Bebas Narkoba
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kapuas menggelar tes urine bagi peserta seleksi calon Paskibraka 2026 di Kantor Kesbangpol Kapuas, Rabu (15/4/2026).
Wakil Bupati Kapuas Dodo didampingi Kepala Bakesbangpol Yunabut dan Kasat Resnarkoba Polres Kapuas Budi Utomo meninjau langsung pelaksanaan tes urine bagi calon Paskibraka itu.
Tes ini untuk memastikan peserta bebas dari penyalahgunaan narkotika. Seleksi dilakukan berlapis mulai dari screening assessment hingga wawancara.
Panitia juga menelusuri rekam jejak digital peserta serta menguji kemampuan melalui unjuk bakat.
Wabup menilai proses ketat ini penting agar Paskibraka yang terpilih tidak hanya kuat secara fisik tetapi juga berintegritas.
“Pemerintah berharap peserta terpilih menjadi teladan bagi generasi muda dan siap bertugas pada upacara kemerdekaan Agustus mendatang,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Pemkab Kapuas Gelar Pelatihan dan Sosialisasi HAKI
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda Dan Olahraga (Disparbudpora) menggelar kegiatan Pelatihan dan Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) bagi pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Kapuas Kamis (16/4/2026).
Kegiatan bertempat di Aula Hotel Permata Inn Jalan Cilik Riwut Kuala Kapuas dibuka resmi Wabup Kapuas Dodo mewakili Bupati Kapuas HM Wiyatno dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah sejumlah kepala OPD Ketua TP PKK Ketua GOW nara sumber Kementerian Hukum Kalteng serta para pelaku ekonomi kreatif.
Wakil Bupati Kapuas Dodo mengatakan di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kreativitas saat ini perlindungan terhadap karya intelektual menjadi hal yang sangat penting.
Ia mengatakan Kabupaten Kapuas memiliki kekayaan budaya yang beragam seperti kuliner seni tari fashion hingga benda dan ritual adat.
“Oleh karenanya semua itu perlu mendapatkan perlindungan melalui hak kekayaan intelektual,” katanya.
Lebih lanjut ia menegaskan bahwa HAKI tidak hanya memberikan perlindungan hukum tetapi juga merupakan bentuk penghargaan terhadap ide inovasi dan kreativitas yang dihasilkan masyarakat.
Ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan baik aktif berdiskusiserta memanfaatkan kesempatan untuk menggali informasi dari para nara sumber.
Pada kesempatan itu Wabup secara simbolis melakukan pengalungan tanda peserta kepada perwakilan peserta pelatihan. (Ujg/SB)
Bagikan ke-
Kaltara2 tahun agoAcara Apel Digelar di Islamic Center Bitul Izzah
-
Kalsel2 tahun agoDibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua
-
Kalbar2 tahun agoReses Ke Melawi, Yessy Lakukan Pelatihan Bagi Masyarakat Peduli Api
-
Kalsel2 tahun agoKalsel Raih Penghargaan Komunitas Informasi Masyarakat Terinovatif 2024
-
Balikpapan2 tahun agoMulai 1 September 2024, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
-
Jakarta2 tahun agoBMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Angin Kencang dan Petir
-
Banjarmasin1 tahun agoJelang Nataru, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Lakukan Sidak SPBU di Wilayah Kalsel

