Kalsel
Kodim 1003/HSS Gelar Komsos Kreatif TA 2025
KANDANGAN, SuaraBorneo.com – Kodim 1003/Hulu Sungai Selatan menggelar Kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) Kreatif Tahun Anggaran (TA) 2025 yang berlangsung di aula Makodim 1003/HSS, Rabu (26/11). Kegiatan ini mengusung tema “Peran Komunikasi Sosial Kreatif yang Inovatif dalam Memperkuat Kemandirian dan Karakter Bangsa Guna Menangkal Pengaruh Negatif di Era Digital”.
Acara secara resmi dibuka oleh Dandim 1003/HSS, Letkol Inf Putut Januarto, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa Komsos Kreatif menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan TNI dengan masyarakat, sekaligus mendorong kreativitas generasi muda agar lebih adaptif menghadapi tantangan era digital.
Pada rangkaian kegiatan ini, dua narasumber dihadirkan untuk memberikan pemahaman dan motivasi kepada peserta.
Narasumber pertama dari Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan, yang memaparkan strategi pengembangan usaha, peluang UMKM, serta pentingnya inovasi dalam menghadapi persaingan pasar.
Narasumber kedua dari TNI AD, Kapten Inf Syaiful Bahri, yang menyampaikan materi tentang karakter kebangsaan, nilai disiplin, serta peran komunikasi sosial dalam menjaga keutuhan dan persatuan masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh para wirausaha muda Kabupaten Hulu Sungai Selatan serta Purnawirawan TNI AD wilayah HSS. Para peserta juga berkesempatan menampilkan berbagai produk UMKM lokal, mulai dari kuliner olahan hingga produk kreatif khas daerah.
Melalui kegiatan ini, Kodim 1003/HSS berharap tercipta sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam memperkuat kemandirian ekonomi serta membangun karakter bangsa yang tangguh di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin pesat.
Acara berlangsung lancar, penuh antusiasme, dan menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan TNI dengan masyarakat melalui kreativitas dan kegiatan positif. (azifa)
Bagikan keBanjarmasin
Bank Kalsel Kolaborasi dengan BAZNAS Kota Banjarmasin Salurkan Bantuan Beasiswa
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Banjarmasin kembali menunjukkan kepeduliannya di bidang pendidikan. Keduanya bersinergi menyalurkan bantuan beasiswa Cendikia jenjang S1 dan bantuan pendidikan bagi pelajar tingkat SD hingga SMP sederajat, di Aula Sekber Khatib Dayyan, Kamis (20/8/2026).
Total, ada 10 mahasiswa S1 yang menerima bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga lulus menjadi sarjana, dengan rincian 5 mahasiswa Uniska, 4 mahasiswa UIN Antasari, dan 1 mahasiswa Poliban. Total dana yang disalurkan untuk jenjang ini mencapai Rp29,5 juta.
Sementara itu, untuk tingkat SD, SMP, dan sederajat, bantuan pendidikan diberikan kepada 35 orang anak dengan total dana mencapai Rp30,7 juta. Seluruh bantuan ini disalurkan secara praktis dan aman melalui rekening Tabungan Simpanan Pelajar.
Ketua BAZNAS Kota Banjarmasin, Riduan Masykur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada UPZ Bank Kalsel atas sinergi yang terus terjalin dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan pembinaan SDM di Banjarmasin.
“Bantuan ini adalah bagian dari Program Banjarmasin Cerdas melalui komponen Baznas Cendikia. Target kita tahun ini ada 300 orang penerima manfaat. Dan tidak menutup kemungkinan jumlahnya bertambah, misalnya untuk anak-anak korban kebakaran,” ungkap Riduan.
Ia juga mengimbau masyarakat luas serta Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya ke BAZNAS. “Semakin banyak dana yang masuk, semakin banyak kaum dhuafa yang bisa kita bantu. Terima kasih kepada para dermawan dan ASN, semoga Allah memberikan keberkahan,” tambahnya.
Kepala Bank Kalsel Kantor Cabang Pembantu (KCP) Syariah Gatot Subroto, Farid menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung program pendidikan ini. “Kita sudah bekerja sama lama dengan BAZNAS. Melalui kolaborasi ini, penyaluran dana dari UPZ Bank Kalsel bisa terlaksana dengan baik dan tepat sasaran untuk keperluan pendidikan anak-anak kita,” kata Farid.
Kehadiran program ini turut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Banjarmasin. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, yang turut hadir dalam acara penyerahan simbolis, berpesan agar bantuan ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
“Bantuan ini bukan sekadar urusan materi, melainkan wujud nyata perhatian dan kepedulian di Kota Banjarmasin agar anak-anak kita terus bersekolah dan meraih cita-citanya. Gunakan ini untuk kebutuhan pendidikan, tingkatkan prestasi, dan yang paling penting, bangun karakter yang baik. Jadilah orang yang sukses dan membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, serta Kota Banjarmasin tercinta,” pesan Ichrom. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Momentum Hari Kemerdekaan RI, Bank Kalsel Kolaborasi dengan Telkomsel Hadirkan Promo Spesial Bagi Nasabah
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Memeriahkan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Bank Kalsel berkolaborasi dengan Telkomsel menghadirkan promo spesial bagi nasabah yang melakukan transaksi melalui Aksel by Bank Kalsel.
Melalui program tersebut, pengguna Aksel berkesempatan memperoleh bonus pulsa sebesar Rp17 ribu setiap melakukan pembelian paket data dan internet bulanan OMG! Telkomsel dengan transaksi mulai dari Rp200 ribu.
Promo bertajuk spesial kemerdekaan tersebut berlangsung selama 17–31 Agustus 2026.
Program ini menjadi kesempatan bagi pengguna Aksel untuk memenuhi kebutuhan komunikasi sekaligus mendapatkan keuntungan tambahan dari setiap transaksi pembelian paket Telkomsel.
Bank Kalsel mengajak masyarakat, khususnya pengguna Aksel, memanfaatkan promo tersebut selama periode berlangsung dengan melakukan pembelian paket data Telkomsel melalui aplikasi Aksel.
Promo kemerdekaan ini menjadi bagian dari upaya Bank Kalsel menghadirkan berbagai kemudahan dan keuntungan bagi nasabah melalui layanan transaksi digital.
Jangan lewatkan kesempatan menikmati promo spesial kemerdekaan hasil kolaborasi Bank Kalsel dan Telkomsel selama periode 17–31 Agustus 2026. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Bank Kalsel Kolaborasi dengan OJK Gelar Edukasi Literasi dan Inklusi Keuangan
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Dalam rangka memperingati Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026 dengan tema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan”, Bank Kalsel berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan edukasi literasi dan inklusi keuangan di Gedung Serbaguna SRT 2 Banjarbaru, bertempat di Jalan Guntung Harapan Kelurahan Guntung Manggis Kota Banjarbaru (19/8).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk membangun kesadaran dan kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sejak usia sekolah. Kegiatan yang diisi dengan edukasi mengenai pentingnya mengenal produk dan layanan keuangan, membiasakan diri menabung, mengatur kebutuhan dan keinginan, serta menggunakan layanan keuangan secara bijak dan aman. Sebagai bentuk implementasi nyata dari edukasi tersebut, Bank Kalsel melakukan pembukaan sebanyak 230 rekening Simpanan Pelajar (SimPel).
Langkah ini menjadi bentuk komitmen Bank Kalsel agar literasi keuangan tidak hanya berhenti pada pemahaman, tetapi juga diikuti dengan akses langsung terhadap produk keuangan formal yang sesuai bagi pelajar.Selain itu, kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari siswa/i dari jenjang SD, SMP dan SMA serta guru serta tenaga pendidik Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Banjarbaru.
Turut hadir Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen & LMS OJK Provinsi Kalimantan Selatan, Armansjah; Kepala Dinas Sosial Kota Banjarbaru yang diwakili Kepala Bidang Perlindungan Sosial dan Jaminan Sosial, Suhasmin Alfisyah, S.STP., M.Si; Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Banjarbaru, Sulis Sri Rejeki. Kegiatan juga dihadiri unsur Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Banjarbaru, Drs. Deddy Haryadi dari Bagian Perekonomian Kota Banjarbaru beserta jajaran; Sekretaris Dinas Perdagangan, BPPRD Kota Banjarbaru, Sekretaris BPKAD Kota Banjarbaru, serta jajaran Bank Kalsel dari Kantor Pusat maupun Kantor Cabang Banjarbaru.
Dalam Sambutannya, Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen & LMS OJK Provinsi Kalimantan Selatan, Armansjah menyampaikan bahwa pengenalan terhadap pengelolaan keuangan sejak usia sekolah merupakan salah satu fondasi penting dalam membentuk generasi yang semakin cakap secara finansial.
“Menabung bukan persoalan besar atau kecilnya nominal yang disisihkan, tetapi bagaimana kebiasaan itu mulai dibangun sejak dini. Ketika anak-anak sudah terbiasa mengatur dan menyisihkan uang, mereka sedang belajar untuk merencanakan masa depannya. Diharapkan bersama Bank Kalsel hari ini, Pelajar tidak hanya perlu dikenalkan dengan cara menabung, tetapi juga perlu dibekali pemahaman tentang penggunaan layanan keuangan secara bijak, kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan, menjaga kerahasiaan data pribadi, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan dan berbagai aktivitas keuangan illegal,” ungkap Armansjah.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Banjarbaru yang diwakili Kepala Bidang Perlindungan Sosial dan Jaminan Sosial, Suhasmin Alfisyah, S.STP., M.Si., mengapresiasi pelaksanaan edukasi keuangan yang mengenai disiplin keuangan, dan merencanakan sejak dini.
“Anak-anak tidak hanya perlu dibekali pendidikan akademik, tetapi juga keterampilan hidup yang akan membantu mereka menjadi pribadi yang mandiri. Salah satunya adalah kemampuan mengelola keuangan dengan baik dan membangun kebiasaan menabung sejak usia sekolah,” ucap Alfi.
Selanjutnya, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Banjarbaru, Sulis Sri Rejeki, menyambut baik dipilihnya Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Banjarbaru sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan literasi dan inklusi keuangan bersama OJK Kalsel dan Bank Kalsel dalam memberikan pemahaman kepada para siswa untuk mengelola keuangan dalam membangun kebiasaan finansial yang bijak di masa depan.
“Bagi kami, pengalaman belajar seperti ini sangat berarti karena anak-anak tidak hanya mendengar tentang pentingnya menabung, tetapi langsung diperkenalkan dengan bagaimana mereka bisa memulainya,” ujar Sri.
Pada kesempatan lainnya, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan, Firmansyah menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi bentuk komitmen Bank Kalsel dalam mendorong agar literasi dan inklusi keuangan yang nyata.
Melalui kegiatan ini, Bank Kalsel ingin menghadirkan pengalaman awal yang positif bagi generasi muda dalam mengenal dan berinteraksi dengan layanan keuangan, sekaligus menumbuhkan kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sejak dini.
“Kami ingin edukasi ini tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Karena itu, Bank Kalsel menghadirkan langkah nyata melalui pembukaan 230 rekening SimPel agar para pelajar dapat langsung memulai kebiasaan menabung dan mengenal layanan perbankan sejak dini. sehingga para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan, tetapi juga memiliki sarana untuk mulai mempraktikkannya. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Bank Kalsel untuk terus mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan serta menumbuhkan generasi Banua yang semakin cerdas, mandiri dan bijak dalam mengelola keuangan,” pungkas Firmansyah.
Sebagai Informasi, literasi dan inklusi keuangan merupakan bagian dari upaya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat serta mendukung pembangunan sumber daya manusia dan kedepan Bank Kalsel berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan serta terus mengembangkan layanan keuangan di Sekolah Rakyat sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas Pemerintah. [ady/adv]
Bagikan keBanjarbaru
Penutupan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Kalsel 2026, Gubernur Titipkan Masa Depan Daerah, Bangsa dan Negara
BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Selatan melalui Wakil Gubernur Kalsel H. Hasnuryadi Sulaiman menitipkan masa depan daerah, bangsa, dan negara kepada 44 anggota Paskibraka Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Gubernur H. Hasnuryadi Sulaiman saat mewakili Gubernur Kalsel menutup secara resmi Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Gedung KH. Idham Chalid, pada Senin (17/8/2026) malam.
Sebanyak 44 putra-putri terbaik Banua yang terdiri dari 22 putra dan 22 putri dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan sebelumnya telah menuntaskan rangkaian seleksi, pendidikan, dan pelatihan, sekaligus menjalankan tugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Mewakili Gubernur Kalsel, Hasnuryadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah menjalankan amanah dengan disiplin, kekompakan, dan penuh tanggung jawab.
“Nama baik Paskibraka melekat pada adik-adik seumur hidup. Saya titip masa depan daerah, bangsa, dan negara kepada kalian,” sampai Wagub Hasnuryadi.
Wagub Hasnuryadi mengingatkan, berakhirnya pemusatan pendidikan dan pelatihan bukan berarti berakhir pula tanggung jawab para anggota Paskibraka. Sebaliknya, pengalaman selama menjalani pembinaan harus menjadi bekal untuk terus menunjukkan keteladanan di lingkungan masing-masing.
Wagub Kalsel juga meminta para anggota Paskibraka membawa kedisiplinan yang diperoleh selama pelatihan ke lingkungan keluarga dan sekolah.
“Malam ini pemusatan latihan kita tutup, sedangkan tugas adik-adik sebagai teladan baru saja dimulai. Bawa pulang disiplin ini ke rumah dan ke sekolah,” ujarnya.
Selain kedisiplinan, Wagub Hasnuryadi juga mengarahkan generasi muda Kalsel untuk tekun belajar, menjaga diri, serta menjauhi narkoba, perundungan, dan pergaulan yang dapat merusak masa depan.
Menurut Wagub Hasnuryadi, para anggota Paskibraka memiliki kesempatan besar untuk menjadi generasi yang berkarakter dan memiliki jiwa kepemimpinan. Karena itu, nilai-nilai yang diperoleh selama pembinaan diharapkan terus diamalkan secara istiqamah dan konsisten.
“Mudah-mudahan bisa menjadi generasi muda yang kita banggakan, menyongsong Indonesia Emas tahun 2045. Semoga adik-adik semuanya sukses di bidangnya masing-masing dan menjadi pemimpin-pemimpin di daerahnya masing-masing,” ungkap Wagub Kalsel.
Dalam kesempatan itu, Wagub Hasnuryadi juga berpesan agar persaudaraan yang terbangun selama pemusatan latihan tetap dijaga. Perbedaan asal daerah dan latar belakang, menurutnya, harus menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan dan mempererat persatuan.
Wagub Hasnuryadi juga menilai pengalaman Paskibraka tidak hanya berkaitan dengan tugas pengibaran bendera, tetapi juga menjadi proses pembentukan karakter, kepemimpinan, disiplin, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Dalam momentum itu, Hasnuryadi turut menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, pembina, panitia, tim kesehatan, pendamping asrama, Purna Paskibraka Indonesia, orang tua, serta pihak sekolah yang telah mendukung proses pembinaan.
“Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan lancar. Saya juga tadi menanyakan kondisi adik-adik, semuanya sehat dan siap menjadi teladan di tempatnya masing-masing,” tuturnya.
Acara penutupan turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H. Muhammad Syarifuddin, Komandan Kodim 1007/Banjarmasin Kolonel Inf Sigit Purwoko, dan segenap jajaran Pimpinan SKPD Kalsel, serta para anggota Paskibraka.
Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Kalsel juga menyerahkan piagam penghargaan dan uang pembinaan senilai Rp5 juta kepada salah satu perwakilan Paskibraka Kalsel.
Dengan mengucapkan “Alhamdulillahirabbil ‘alamin”, Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 secara resmi dinyatakan ditutup.
Namun, bagi 44 anggota Paskibraka, Hasnuryadi menegaskan bahwa penutupan pemusatan latihan justru menjadi awal untuk membuktikan nilai-nilai yang telah mereka dapatkan melalui tindakan nyata di sekolah, keluarga, dan masyarakat. [Ady/Adpim]
Bagikan keBanjarbaru
Berlangsung Khitmad, Wagub Kalsel Hasnuryadi Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81
BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman bertindak sebagai Inspektur Upacara pada acara Penurunan Bendera dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang berlangsung di lapangan Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Senin (17/08/2026) sore.
Upacara penurunan bendera tersebut menjadi rangkaian penutup peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Seluruh rangkaian berlangsung tertib dan penuh penghormatan, mulai dari prosesi persiapan hingga Sang Saka Merah Putih diturunkan, dilipat, dan disimpan kembali.
Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H Muhammad Syarifuddin, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Selatan, para pejabat teras Pemerintah Provinsi Kalsel, pimpinan instansi vertikal, pejabat TNI dan Polri, serta undangan lainnya.
Usai memimpin upacara, Wagub Kalsel Hasnuryadi menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian prosesi penurunan Bendera Merah Putih berjalan dengan lancar, tertib, dan khidmat.
“Alhamdulillahi rabbil alamin, tugas pada pelaksanaan upacara penurunan bendera berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Wagub kemudian menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada anggota Paskibraka yang telah menjalankan tugas, serta para pelatih yang telah mendampingi dan mempersiapkan mereka selama berminggu-minggu.
“Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Paskibraka yang bertugas, maupun para pelatih yang telah berlatih selama berminggu-minggu,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Hasnuryadi juga menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 Republik Indonesia. Menurutnya, peringatan kemerdekaan harus menjadi momentum untuk semakin memperkuat persatuan sekaligus membangun semangat bersama dalam memajukan bangsa.
“Saya juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-81 Republik Indonesia, seraya berharap momentum ini menjadi penguat persatuan dan semangat membangun bangsa,” tuturnya.
“Atas nama pribadi dan keluarga, kami mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia. Mudah-mudahan kita semakin solid, bersatu, Indonesia semakin maju, dan rakyat semakin sejahtera,” lanjutnya.
Tak hanya itu, Wakil Gubernur juga memberikan pesan khusus kepada generasi muda dan meminta generasi penerus bangsa untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan serta tidak berhenti menimba ilmu sebagai bekal menghadapi masa depan.
“Pesan saya untuk generasi muda, junjung tinggi persatuan dan kesatuan, dan teruslah menimba ilmu sebaik-baiknya sebagai bekal. Mudah-mudahan bisa menjadikan Indonesia semakin maju, sesuai dengan amanat Presiden RI Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045,” pesannya.
Untuk diketahui, dalam prosesi tersebut, Mayor (POM) Hendrik Yoneska, S.S.T.Han., M.H., lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 2012 yang menjabat Danspatpom Lanud Syamsudin Noor, bertindak sebagai Komandan Upacara.
Sementara Perwira Upacara dijabat Mayor Inf Teuku Rhoma Donny Syahputra, lulusan Secapa AD tahun 2015 yang menjabat Pasiops Korem 101/Antasari. Adapun Komandan Kompi Paskibra dijabat Letnan Dua Inf Kharisma Ikhsan Cendikia, S.Sos., lulusan Sepa PK tahun 2025 yang menjabat Danton Ban Kipan A Yonif TP 828/Banua Warani Mattone.
Prosesi penurunan bendera juga melibatkan putra-putri terbaik Kalimantan Selatan yang tergabung dalam Paskibraka. Pembawa baki dipercayakan kepada Masnah dari SMK Negeri 2 Simpang Empat, utusan Kabupaten Tanah Bumbu. Sebagai cadangan pembawa baki adalah Hidayatul Azkia dari SMA Negeri 1 Kandangan, utusan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Selanjutnya, Pascal Irfan Santoso dari Global Islamic Boarding School, utusan Kabupaten Barito Kuala, bertugas sebagai penggerak bendera. Muhammad Nurul Irfan dari SMA Negeri 4 Banjarbaru, utusan Kota Banjarbaru, bertugas sebagai pembentang bendera.
Untuk Danpok 8 dijabat Muhammad Rezky Nazari dari MA Negeri 2 Hulu Sungai Tengah, utusan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Sedangkan Danpok 17 dijabat Mohammad Ashiddah Al Ghoefar Khozein dari SMA Negeri 7 Banjarmasin, utusan Kota Banjarmasin. [Ady/Adpim]
Bagikan keBanjarbaru
Gubernur H Muhidin Serahkan SK Remisi HUT RI ke-81 Sebanyak 6.189 Warga Binaan Terima Pengurangan Masa Pidana
BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin didampingi Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Kalsel, Erwedi Supriyatno, resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Remisi Umum bagi narapidana serta pengurangan masa pidana umum bagi anak binaan, dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia, yang dilaksanakan di Lapas Kelas IIB Banjarbaru, Senin (17/8/2026).
Penyerahan SK Remis Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI oleh Gubernur H. Muhidin yang disaksikan pula oleh pimpinan Forkopimda Kalsel dan Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel M. Syarifuddin, Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum dan Politik Kota Banjarbaru, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Selatan, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Selatan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Kalimantan Selatan, Pimpinan Instansi, Lembaga, dan Mitra Kerja Pemasyarakatan, Kepala Unit Pelaksana Teknis dan Pejabat Manajerial Di Lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Kanwil Ditjen Imigrasi, serta perwakilan Warga Binaan tersebut, digelar dengan khidmat dan penuh makna, sebagai bentuk apresiasi negara kepada warga binaan pemasyarakatan yang telah menunjukkan perilaku baik, taat aturan, serta berkomitmen memperbaiki diri selama menjalani masa hukuman.
Junlah Narapidana yang mendapatkan remisi umum I (Pengurangan sebagian dari masa pidana) kali ini sebanyak 6.056 orang dan yang mendapat Remisi Umum II (Pengurangan seluruhnya dari masa pidana) berjumlah 133 orang, terdiri 51 orang langsung bebas dan 82 orang masih harus menjalani kurungan pengganti denda/subsider.
Gubernur H. Muhidin dalam sambutannya menyampaikan, pemberian remisi dan pengurangan masa pidana, merupakan bagian dari sistem pemasyarakatan yang menempatkan pembinaan sebagai proses penting dalam membantu warga binaan memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.
“Karena itu, saya berharap remisi ini bukan sekadar dimaknai sebagai pengurangan masa menjalani pidana, tetapi juga sebagai motivasi untuk terus berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Jadikan kesempatan ini sebagai momentum untuk semakin memperkuat tekad, memperbaiki diri, meningkatkan keterampilan, serta membangun kembali kepercayaan keluarga dan masyarakat,” ucap Gubernur H. Muhidin.
Gubenur H. Muhidin juga dalam kesempatan ini memberi pesan khusus kepada anak-anak binaan, agar jangan pernah merasa bahwa masa depan telah berakhir. Usia muda adalah kesempatan yang sangat panjang untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-cita.
“Kita semua tentu berharap proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan tidak hanya memberikan perubahan secara administratif, tetapi benar-benar mampu membentuk karakter, keterampilan, kedisiplinan, dan kemandirian. Ketika nantinya kembali ke masyarakat, saudara-saudara dapat hadir sebagai pribadi yang produktif, memiliki keterampilan, mampu bekerja, berusaha, serta memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan,” harap Gubenur H. Muhidin.
Kemerdekaan menurut Gubeenur H. Muhidin, mengajarkan bahwa selalu ada harapan untuk menjadi lebih baik. tidak ada manusia yang luput dari kesalahan, tetapi setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri.
“Mari kita jadikan momentum hari kemerdekaan ke-81 ini, sebagai semangat untuk membuka lembaran baru,
membangun kehidupan yang lebih baik, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, daerah, dan bangsa,” ajak Gubernur H. Muhidin mengakhiri sambutannya.
Sebelumnya, Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Kalsel, Erwedi Supriyatno, dalam laporannya menyebut, untuk jumlah Satuan kerja Pemasyarakatan di Kalsel, sebanyak 18 UPT terdiri dari 8 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas),1 Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), 6 Rumah Tahanan Negara (Rutan), dan 3 Balai Pemasyarakatan (Bapas).
“Jumlah Warga Binaan, baik Narapidana, Anak Binaan dan Tahanan, saat ini mengalami over kapasitas 99 persen. Dari Kapasitas ynag tersedia hanya untuk 4.382 orang, kini jumlahnya mencapai 8.716 orang,” jelas Erwendi.
Sementara itu dirincikan Erwendi, jumlah Narapidana yang mendapatkan remisi umum I (Pengurangan sebagian dari masa pidana) kali ini sebanyak 6.056 orang dan yang mendapat Remisi Umum II (Pengurangan seluruhnya dari masa pidana) berjumlah 133 orang, terdiri 51 orang langsung bebas dan 82 orang masih harus menjalani kurungan pengganti denda/subsider.
“Anak binaan yang mendapatkan Pengurangan Masa Pidana (PMP), dibagi dalam 2 kategori pula, PMP I (Pengurangan sebagian dari masa pidana ) sebanyak 9 anak, dan untuk PMP II (Pengurangan seluruhnya dari masa pidana) diterima oleh 1 anak. Adapun besaran Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana Umum yang diperoleh bervariasi, mulai dari 1 bulan hingga 6 bulan. Dan adalagi, untuk narapidana yang mendapatkan Remisi Tambahan, yakni Pemuka sebanyak 18 orang, dan remisi tambahan Donor Darah sebanyak 1 orang,” jelas Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan, Erwendi menambahkan.
Pada kesempatan ini pula, Erwendi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, seluruh pemerintah daerah, aparat penegak hukum, instansi terkait, mitra kerja, serta seluruh pihak yang selama ini telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan pelayanan, pembinaan, pembimbingan, dan reintegrasi sosial di bidang Pemasyarakatan.
“Kolaborasi dan sinergi seluruh pihak merupakan bagian penting dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang semakin maju dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan serta keamanan dan ketertiban masyarakat,” tutupnya.
Acara yang dimeriahkan dengan unjuk kebolehan dari para warga binaan, hingga pemberian cendera mata berupa lukisan pasar Terapung yang merupakan karya warga binaan ini, ditutup dengan peninjauan langsung Pameran hasil karya warga binaan dari seluruh Lapas di Kalsel, oleh Gubernur H. Muhidin, Sekdaprov Kalsel M. Syarifuddin, serta seluruh Forkopimda dan para tamu undangan yang berhadir dalam acara tersebut. [Ady/Adpim]
Bagikan keBanjarbaru
Gubernur Kalsel H Muhidin Pimpin Upacara HUT RI ke-81, Kobarkan Semangat Perjuangan Pahlawan Merebut Kemerdekaan
BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Gubenur Kalimantan Selatan, H. Muhidin beserta Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin bersama Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman beserta Ketua BKOW Provinsi Kalsel, drg. Ellyana Trisya Hasnuryadi menghadiri Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, yang dipusatkan di Halaman Kantor Gubernur Kalsel, di Banjarbaru, Senin (17/8/2026)
Bertindak sebagai Inspektur upacara, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin memimpin langsung rangkaian upacara yang dalam prosesinya dikibarkan dengan khidmat Sang Merah Putih oleh pasukan pengibar bendera yang merupakan putra-putri terbaik Kalimantan Selatan yang berasal dari 13 kabupaten/kota di bawah asuhan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kalimantan Selatan.
Dalam suasana khidmat dan penuh penghormatan ini, bertindak sebagai Pembawa Baki, Quensha Anindya Pitoko, dari SMA Negeri 1 Marabahan Barito Kuala. Untuk Penggerek Bendera, Ramadani Haikal Nur Fadilah, dari SMA Darul Hijrah Kabupaten Banjar, Pembentang Bendera , Muhammad Ilham dari SMA Negeri 4 Banjarbaru. Sementara untuk Komandan Kelompok 8 adalah Muhammad Rizki Fajar dari SMA Negeri 1 Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru dan Komandan kelompok 17, Muhammad Dede Mubadillah dari SMA Negeri 1 Pelaihari Kabupaten Tanah Laut.
Suasana semakin syahdu saat seluruh peserta diajak mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, oleh Gubernur Kalsel, H. Muhidin.
Suasana semakin khidmat ketika Asisten Pemerintah dan
Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, Galuh Tantri Narindra membacakan UUD Tahun 1945, yang dilanjutkan pembacaan teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Provinsi Kalsel, H. Supian HK.
Usai upacara, Gubernur Kalsel H. Muhidin menyampaikan harapannya terhadap bangsa Indonesia di usianya yang ke- 81 tahun ini.
“Alhamdulillah kita hari ini memperingati dengan penuh khidmat. Dengan momen ini, mudah-mudahan dapat mengingatkankan lagi kepada kita bagaimana perjuangan pahlawan dengan gagah berani merebut kemerdekaan Negara Indonesia kala itu,” ucap Gubernur H. Muhidin.
Gubernur H. Muhidin juga berharap generasi bangsa Indonesia khususnya yang ada di Kalsel, dapat menjadi penerus perjuangan para pahlawan, dengan terus rajin belajar untuk Indonesia lebih baik lagi.
Upacara Peringatan HUT RI ke 81 yang turut dihadiri jajaran petinggi Forkopimda Kalsel, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin dan seluruh unsur TNI Polri, serta seluruh Pejabat Pimpinan tinggi Pratama Lingkup Pemprov Kalsel, Perwakilan Mahasiswa, Pelajar dan tamu undangan kali ini juga semakin semarak dengan persembahan lagu-lagu perjuangan oleh Paduan Suara binaan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan. Lagu Hari Merdeka, Halo-Halo Bandung, Berkibarlah Benderaku, serta Sapu Tangan Babuncu menggema, membangkitkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air.
Berbalut busana adat nusantara, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026 inipun tampak semakin meriah. Bagaimana tidak, terlihat Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin dalam momen ini sengaja menggunakan pakaian adat Banjar yang menjadi ciri khas Kalimantan Selatan. Sementara itu, Ketua BKOW Provinsi Kalsel, drg. Ellyana Trisya Hasnuryadi juga tampak menggunakan pakaian adat dari Sumatera Selatan, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kalsel, Masrupah Syarifuddin tampak menggunakan baju bugis dari Sulawesi.
Rangkaian upacara juga diselingi penyerahan penghargaan Kenaikam Pangkat Luar Biasa oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhudin kepada Sekretaris Daerah, Muhammad Syarifuddin, dan ditutup dengan penyerahan secara simbolis bantuan berupa sembako kepada para veteran, sekaligus penyerahan pila dan piagam penghargaan kepada para pemenang lomba gerak jalan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinso Kalsel dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 81 Tahun 2026 ini. [Ady/Adpim]
Bagikan ke
-
Kaltara2 tahun agoAcara Apel Digelar di Islamic Center Bitul Izzah
-
Kalsel2 tahun agoDibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua
-
Kalbar2 tahun agoReses Ke Melawi, Yessy Lakukan Pelatihan Bagi Masyarakat Peduli Api
-
Balikpapan2 tahun agoMulai 1 September 2024, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
-
Kalsel2 tahun agoKalsel Raih Penghargaan Komunitas Informasi Masyarakat Terinovatif 2024
-
Kriminal-Hukum2 tahun agoSat Narkoba Polres Sergai Ringkus PNS Pemko Tebing Tinggi Bawa Sabu
-
Jakarta2 tahun agoBMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Angin Kencang dan Petir

