Kodim 1003/HSS Gelar Komsos Kreatif TA 2025 - SuaraBorneo.com
Connect with us

Kalsel

Kodim 1003/HSS Gelar Komsos Kreatif TA 2025

Published

on

Acara secara resmi dibuka oleh Dandim 1003/HSS, Letkol Inf Putut Januarto. (Foto/Ist)

KANDANGAN, SuaraBorneo.com – Kodim 1003/Hulu Sungai Selatan menggelar Kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) Kreatif Tahun Anggaran (TA) 2025 yang berlangsung di aula Makodim 1003/HSS, Rabu (26/11). Kegiatan ini mengusung tema “Peran Komunikasi Sosial Kreatif yang Inovatif dalam Memperkuat Kemandirian dan Karakter Bangsa Guna Menangkal Pengaruh Negatif di Era Digital”.

Acara secara resmi dibuka oleh Dandim 1003/HSS, Letkol Inf Putut Januarto, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa Komsos Kreatif menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan TNI dengan masyarakat, sekaligus mendorong kreativitas generasi muda agar lebih adaptif menghadapi tantangan era digital.

Pada rangkaian kegiatan ini, dua narasumber dihadirkan untuk memberikan pemahaman dan motivasi kepada peserta.

Narasumber pertama dari Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan, yang memaparkan strategi pengembangan usaha, peluang UMKM, serta pentingnya inovasi dalam menghadapi persaingan pasar.

Narasumber kedua dari TNI AD, Kapten Inf Syaiful Bahri, yang menyampaikan materi tentang karakter kebangsaan, nilai disiplin, serta peran komunikasi sosial dalam menjaga keutuhan dan persatuan masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri oleh para wirausaha muda Kabupaten Hulu Sungai Selatan serta Purnawirawan TNI AD wilayah HSS. Para peserta juga berkesempatan menampilkan berbagai produk UMKM lokal, mulai dari kuliner olahan hingga produk kreatif khas daerah.

Melalui kegiatan ini, Kodim 1003/HSS berharap tercipta sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam memperkuat kemandirian ekonomi serta membangun karakter bangsa yang tangguh di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin pesat.

Acara berlangsung lancar, penuh antusiasme, dan menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan TNI dengan masyarakat melalui kreativitas dan kegiatan positif. (azifa)

Bagikan ke

Banjarmasin

Tiga Kesempatan Bunga Lebih Ringan 1%, Kredit Multiguna 3XTRA dari Bank Kalsel

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Kredit Multiguna 3XTRA 3 Kesempatan, Bunga Lebih Ringan! Punya rencana yang ingin diwujudkan? Saatnya manfaatkan Kredit Multiguna 3XTRA dengan bunga lebih ringan sampai dengan 1%.

Ada 3 kesempatan untuk mendapatkan bunga lebih ringan:
– TAKE OVER
Pindahkan kredit Anda dari bank lain ke Bank Kalsel.

– KOMPENSASI
Khusus debitur existing sesuai syarat dan ketentuan.

– NEW CUSTOMER
Kesempatan bagi nasabah baru untuk menikmati program ini.

Adapun syarat dan ketentuan sebagai berikut:

• Debitur Kredit Konsumtif Bagi CPNS, PNS dan Pensiunan
• Penurunan Suku Bunga menjadi 11% untuk Kredit Multiguna Utama, Multiguna Terusan (termasuk Multiguna Terusan Vertikal) dan Multiguna Pensiunan (termasuk pensiunan janda / duda)
• Untuk Debitur New dan Takeover Minimal Plafond Rp100.000.000 dan tidak ada syarat minimal jangka waktu
• Untuk Debitur Kompensasi dengan syarat sbb:
– Minimal Plafond Rp100.000.000
– Minimal jangka waktu kredit 5 tahun
– Merupakan debitur existing yang sudah
memiliki fasilitas Kredit yang berjalan minimal ½ jangka waktu
– Kredit yang dikompensasi memiliki jangka
waktu awal minimal 2 tahun
• Berlaku di seluruh Kantor Cabang dan Cabang Pembantu Bank Kalsel Konvensional
• Kredit wajib direalisasikan pada masa periode promosi tersebut
• Periode promo 01 Oktober 2026 s/d 31 Desember 2026

Khusus CPNS, PNS & Pensiunan
Periode: 1 Oktober – 31 Desember 2026
Jangan lewatkan kesempatan 3XTRA ini!
Info lebih lanjut, hubungi Bank Kalsel terdekat. [adv]

#bankkalsel#setiamelayanimelajubersama

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Admin Top Up DANA dan ShopeePay Ditetapkan Rp2.000 per Transaksi Melalui Aplikasi Aksel by Bank Kalsel

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel melakukan penyesuaian biaya administrasi untuk layanan pengisian saldo atau top up dompet digital DANA dan ShopeePay melalui aplikasi Aksel by Bank Kalsel, mulai berlaku efektif pada 28 Oktober 2026.

Nasabah diimbau memperhatikan biaya administrasi yang tercantum pada aplikasi sebelum menyelesaikan transaksi.

Berdasarkan pengumuman resmi manajemen Bank Kalsel, biaya administrasi top up DANA ditetapkan sebesar Rp2.000 per transaksi.

Tarif yang sama juga berlaku untuk pengisian saldo ShopeePay, yakni Rp2.000 per transaksi.

Manajemen Bank Kalsel mengingatkan nasabah yang akrab disapa Sobat Aksel untuk mencermati informasi biaya yang muncul di layar aplikasi ketika menggunakan fitur top up e-wallet.

”Sobat Aksel, ada informasi penting, terdapat penyesuaian biaya layanan yang berlaku sesuai tanggal efektif pada informasi di atas,” tulis Manajemen Bank Kalsel dalam keterangannya.

Nasabah juga diminta memastikan kembali rincian transaksi sebelum menekan tombol konfirmasi. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari kekeliruan saat menggunakan layanan transaksi digital melalui aplikasi Aksel.

“Yuk, cek informasinya sebelum bertransaksi,” imbau Manajemen Bank Kalsel.

Dengan adanya pemberitahuan tersebut, nasabah diharapkan dapat mengetahui perubahan tarif sejak awal dan menyesuaikan transaksi digital sesuai ketentuan yang berlaku. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Gubernur H Muhidin Ajak Jaga Persatuan dan Amalkan Nilai-Nilai Pancasila

Published

on

Gubernur Kalsel melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. Muhammad Syarifuddin, saat memimpin apel gabungan dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026. (Foto/Adpim)

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin mengajak seluruh masyarakat dan jajaran Pemerintah Provinsi Kalsel untuk terus memperkuat persatuan serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
‎
‎Pesan tersebut disampaikan Gubernur Kalsel melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. Muhammad Syarifuddin, saat memimpin apel gabungan dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru pada Kamis (1/10/2026) pagi.
‎
‎Sejumlah SKPD Kalsel tampak berjajar memenuhi halaman Kantor Gubernur Kalimantan Selatan. Berbagai unsur pemerintahan turut hadir dalam suasana tersebut, mulai dari pegawai Sekretariat Daerah, para guru, dokter, hingga sejumlah undangan lainnya.
‎
‎Di sisi podium, para Pejabat Tinggi Pratama bersama tenaga ahli gubernur berdiri dalam barisan yang rapi. Suasana seketika menjadi hening ketika seluruh peserta menundukkan kepala, mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan dan mengenang jasa para pahlawan serta mereka yang telah berjasa bagi bangsa dan daerah.
‎
‎Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober menjadi momentum untuk mengenang berbagai ujian yang pernah dihadapi bangsa Indonesia sekaligus meneguhkan kembali Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa.
‎
‎Dalam sambutan Gubernur Kalsel yang dibacakan Sekdaprov Kalsel M. Syarifuddin, disampaikan bahwa Pancasila memiliki peran penting dalam mempersatukan bangsa Indonesia yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang.
‎
‎ “Pancasila mampu mempersatukan bangsa yang beragam. Dengan ideologi Pancasila, bangsa kita tetap berdaulat dalam menghadapi perubahan zaman,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
‎
‎Tahun ini, peringatan Hari Kesaktian Pancasila mengusung tema: “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
‎
‎Gubernur menjelaskan, tema tersebut tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga mengandung makna yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
‎
‎Berdaulat, menurut Gubernur, berarti bangsa Indonesia mampu menentukan nasibnya sendiri. Adil berarti pelayanan dan kesempatan terbuka bagi setiap warga negara tanpa membedakan latar belakang. Sementara makmur berarti hasil pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat.
‎
‎Karena itu, Gubernur mengingatkan pentingnya menjaga persatuan, dimulai dari hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
‎
‎ “Jangan menyebarkan kabar yang belum tentu benar. Jangan biarkan perbedaan antara kita merenggangkan persatuan,” pesannya.
‎
‎Khusus kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN), Gubernur meminta agar nilai-nilai Pancasila diwujudkan dalam pelaksanaan tugas, terutama melalui pelayanan publik yang adil, cepat, profesional, dan tidak membeda-bedakan masyarakat.
‎
‎“Pancasila harus diwujudkan dalam pelayanan yang adil, cepat, dan tanpa membedakan siapa yang dilayani,” tegasnya.
‎
‎Gubernur juga berharap momentum Hari Kesaktian Pancasila dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
‎
‎ “Semoga Allah SWT senantiasa melindungi bangsa Indonesia dan memberikan kekuatan kepada kita untuk mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. [Ady/Adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Dorong Inklusi Keuangan, Bank Kalsel Hadirkan Layanan Adink Bank Kalsel Pandai

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Akses layanan perbankan bagi masyarakat Kalimantan Selatan kini dapat dilakukan lebih dekat melalui Adink Bank Kalsel Pandai. Layanan ini memungkinkan masyarakat memperoleh sejumlah layanan perbankan melalui agen yang berada di lingkungan sekitar.

Kehadiran Bank Kalsel Pandai menjadi bagian dari upaya Bank Kalsel memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendorong inklusi keuangan di berbagai wilayah Kalimantan Selatan.

Bank Kalsel Pandai merupakan bagian dari program Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Selasa (29/9/2026).

Melalui layanan tersebut, masyarakat tidak harus selalu datang langsung ke kantor bank untuk mendapatkan akses layanan perbankan. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan melalui agen Bank Kalsel Pandai yang berada di sekitar tempat tinggal atau lingkungan usaha.

Konsep tersebut membuat akses layanan keuangan menjadi lebih dekat dan praktis, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap kantor layanan perbankan.

Selain memberikan kemudahan kepada masyarakat, Bank Kalsel Pandai juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menjadi Adink Bank Kalsel Pandai.

Agen berkesempatan memperoleh sharing fee dari transaksi yang dilakukan melalui layanan tersebut. Kehadiran layanan perbankan di tempat usaha juga dapat menjadi nilai tambah bagi pelaku usaha karena memungkinkan mereka menyediakan layanan tambahan bagi pelanggan.

Dari sisi operasional, Bank Kalsel Pandai dirancang agar dapat dijalankan secara praktis. Agen dapat melakukan transaksi menggunakan aplikasi berbasis Android sehingga layanan dapat diberikan secara lebih fleksibel.

Melalui Bank Kalsel Pandai, Bank Kalsel terus mendorong perluasan akses layanan keuangan di masyarakat. Selain mendekatkan layanan perbankan, program ini juga memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk menjadi bagian dari jaringan layanan keuangan di Kalimantan Selatan. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Perkuat Pendidikan dan Kembangkan SDM, PT Bank Kalsel Segera Dirikan Aksel University

Published

on

Dirut PT Bank Kalsel H Fachrudin saat beri sambutan pada Bedah Buku dan Purna Tugas Prof Dr HA Hafiz Anshary di Auditorium Mastur Jari UIN Antasari Banjarmasin. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – PT Bank Kalsel segera mendirikan Aksel University sebagai bagian dari komitmen memperkuat pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, khususnya di bidang perbankan syariah.

Direktur Utama PT Bank Kalsel H Fachrudin mengatakan, Aksel University ditargetkan diluncurkan pada Oktober 2026, bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda.

“Insya Allah kita akan bentuk atau dirikan Aksel University,” ujar Fachrudin seusai menghadiri bedah buku dan pelepasan purna tugas Prof. Dr. HA Hafiz Anshary AZ, MA di Auditorium Mastur Jahri UIN Antasari Banjarmasin, Senin (28/9/2026).

Menurutnya, salah satu fokus Aksel University nantinya adalah memperdalam pengetahuan dan pengembangan kompetensi di bidang perbankan syariah.

“Insya Allah Aksel University kita luncurkan Oktober atau bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda,” katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan Fachrudin di tengah acara penghormatan terhadap perjalanan panjang Prof. Hafiz Anshary, yang mengabdikan dirinya di UIN Antasari—dahulu IAIN Antasari—selama sekitar 40 tahun.

Dalam kegiatan tersebut, dua buku tentang perjalanan Prof. Hafiz dibedah, yakni Dari Pesantren Menuju Kepemimpinan Demokrasi Nasional dan Jejak Langkah Sang Ulama, Akademisi dan Penjaga Demokrasi.

Kedua buku itu menggambarkan perjalanan Prof. Hafiz, putra Desa Bandang, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), dari seorang santri hingga menjadi akademisi dan Ketua KPU RI.

Bedah buku menghadirkan Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin dan Direktur Pascasarjana UIN Antasari Prof. Dr. Mujiburrahman sebagai pembahas.

Rektor UIN Antasari Prof. Dr. Hj. Nida Mufidah, M.Pd mengatakan, purna tugas hanya mengakhiri status sebagai ASN. Namun, ruang pengabdian bagi Prof. Hafiz masih terbuka luas.

“Kami masih berharap Prof Hafiz tetap memberi sumbang pemikiran guna kemajuan UIN Antasari,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel H Muhidin melalui Asisten III Setdaprov Kalsel Dinansyah menyampaikan terima kasih atas pengabdian Prof. Hafiz selama ini.

Selain mengabdi puluhan tahun di UIN Antasari, Prof. Hafiz juga pernah menjadi pengawas Bank Kalsel Syariah sekitar tujuh tahun pada masa Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Turut Sampaikan Belasungkawa Musibah Tenggelamnya Kapal KM Virgo 8

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Musibah yang menimpa KM Virgo Transport 8 meninggalkan duka mendalam bagi korban, keluarga, dan masyarakat. Di tengah proses penanganan dan evakuasi yang masih berlangsung, dukungan serta doa terus mengalir bagi seluruh pihak yang terdampak.

Bank Kalsel turut menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut. Melalui jajaran Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh insan Bank Kalsel, ungkapan duka disampaikan melalui akun resmi Instagram Bank Kalsel.

Dalam unggahannya, Bank Kalsel menyampaikan doa agar para korban dan keluarga yang terdampak diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi situasi sulit tersebut.

“Semoga seluruh korban dan keluarga yang terdampak diberikan kekuatan, ketabahan, serta perlindungan dalam menghadapi musibah ini,” demikian ungkapan duka yang disampaikan Bank Kalsel.

Selain menyampaikan belasungkawa, Bank Kalsel juga mendoakan seluruh pihak yang terlibat dalam proses penanganan dan evakuasi KM Virgo Transport 8.

Setiap upaya pencarian dan evakuasi menjadi harapan bagi keluarga yang hingga kini masih menanti kabar orang-orang terkasih mereka.

Di tengah suasana duka dan ketidakpastian, perhatian serta doa menjadi bentuk solidaritas bagi para korban dan keluarga yang sedang menghadapi musibah. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Gubenrur H Muhidin Tekankan Proyek Perubahan Berikan Manfaat bagi Masyarakat

Published

on

Penutupan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Lingkup Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalsel. (Foto/Admin) 

 

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Gubenur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, H. Muhammad Syarifuddin, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi kepemimpinan bagi para pejabat administrator dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Hal tersebut disampaikannya Sekdaprov Syarifuddinsaat menutup Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III Tahun 2026 Lingkup Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota dan Instansi Vertikal se- Kalimantan Selatan, di Aula Kampus 1 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Kalsel, di Banjarbaru, Jumat (25/9/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur H. Muhidin menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas dedikasi dan kesungguhan selama mengikuti rangkaian pelatihan. PKA diharapkan tidak hanya menjadi proses pemenuhan persyaratan kedinasan, tetapi benar-benar mampu meningkatkan kapasitas peserta dalam menjalankan tugas kepemimpinan.

“Setiap pemimpin perlu terus mengembangkan kompetensi, keterampilan, kemampuan adaptasi, komunikasi, serta kemampuan manajerial. Seorang pemimpin juga harus mampu menjadi panutan dan memberikan teladan yang baik di lingkungan kerjanya,” ujar Sekdaprov Syarifuddin.

Gubernur Kalsel H. Muhidin juga menyampaikan pentingnya keberlanjutan aksi perubahan yang telah dirancang oleh para peserta PKA. Menurut Gubernur H. Muhidin, inovasi yang lahir melalui proyek perubahan harus memberikan manfaat nyata bagi organisasi dan masyarakat.

Gubernur H. Muhidin mengingatkan agar aksi perubahan tidak berhenti setelah pelatihan selesai, tetapi terus dikelola dan dikembangkan sehingga mampu memberikan dampak terhadap peningkatan kinerja organisasi.

“Jangan sampai aksi perubahan hanya untuk memenuhi syarat pelatihan. Aksi perubahan harus benar-benar menjadi terobosan yang memberikan manfaat untuk orang banyak,” tegas H. Muhidin dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Gubernur H. Muhidin berharap seluruh peserta PKA Angkatan III dapat kembali ke instansi masing-masing dengan membawa semangat baru sebagai pemimpin yang percaya diri, memiliki kecakapan manajerial, serta mampu memahami perencanaan, penganggaran dan mitigasi risiko.

“Peningkatan kualitas kepemimpinan menjadi semakin penting bagi Kalimantan Selatan yang memiliki posisi strategis sebagai gerbang logistik Kalimantan. Karena itu, peningkatan kinerja organisasi, baik dalam aspek perencanaan, pelaksanaan maupun pengawasan, perlu terus dilakukan. Dari seluruh pejabat administrator yang telah dilatih, kita berharap lahir aksi-aksi nyata yang mampu mengubah dan meningkatkan kinerja organisasi secara maksimal,” kata Sekdaprov Syarifuddin membacakan sambutan Gubenur H. Muhidin.

Usai upacara penutupan, secara khusus Sekdaprov Kalsel M. Syarifuddin juga berpesan kepada seluruh peserta dapat mengimplementasikan proyek perubahan yang dilakukan seluruh peserta.

“Kita harapkan proyek perubahan yang dilakukan oleh para peserta ini benar-benar nantinya diimplementasikan di instansinya masing-masing setelah pulang. Mudah-mudahan ini sebagai role model bagi rekan-rekan yang belum melaksanakan kegiatan ini. Karena selama pelatihan di sini mendapat pembelajaran tentant banyak hal, seperti kepemimpinan, manajerial dan juga mitigasi risiko. Mudah-mudahan ini benar-benar nantinya dilaksanakan di instansi masing-masing,” harap Sekdaprov Syarifuddin didampingi Kepala BPSDMD Kalsel, Faried Fakhmansyah.

Sebelumnya, dalam upacara penutupan PKA Angkatan III Tahun 2026 Lingkup Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota dan instansi Vertikal se Kalimantan Selatan ini, diumumkan 15 peserta yang mendapat predikat Sangat Memuaskan dari 40 peserta yang mengikuti pelatihan ini. Lima besar dengan nilai tertinggi adalah; Muhammad Ramadani, Rizki Akbar, Denni Jumanson Naibaho, dr. Sarah Hidayani dan dr. Fathullah.

Upacara penutupan ditandai dengan pelepasan tanda peserta secara simbolis oleh sekdaprov Kalsel M. Syarifuddin didampingi Kepala BPSDMD Provinsi Kalsel Faried Fakhmansyah dan Perwakilan Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia (APWI) Provinsi Kalimantan Selatan, kepada 2 (dua) perwakilan peserta yang dilanjutkan penyeraham piagam penghargaan kepada 5 peserta terbaik.

Selain itu, perwakilan peserta juga menyerahkan plakat kepada Kepala BPSDMD Kalsel, sebagai tanda kenang-kenangan pernah mengikuti pelatihan tersebut.

Upacara yang turut dihadiri oleh Para Pejabat Struktural dan Widyaiswara di BPSDMD Provinsi Kalsel, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional serta undangan lainnya, baik dari Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Kalsel ini ditutup dengan pengucapan ikrar alumni oleh seluruh peserta PKA. [Ady/Adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Populer