Bupati Wiyatno Resmikan Pelayanan Medis Kesehatan CT Scan RSUD Kapuas - SuaraBorneo.com
Connect with us

Kalteng

Bupati Wiyatno Resmikan Pelayanan Medis Kesehatan CT Scan RSUD Kapuas

Published

on

Bupati Kapuas HM Wiyatno pada peresmian pelayanan medis CT Scan RSUD Kapuas. (Foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Bupati Kapuas HM meresmikan pelayanan medis kesehatan berupa fasilitas Computed Tomography Scan (CT Scan) 64 Silce RSUD dr Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas Senin (29/6/2026).

Agenda Grand Opening ini dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kapuas Arhensa Anggota DPRD Kapuas Toshibae Limin Sekretaris Daerah Usis I Sangkai Kadinkes dr Agus Waluyo Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kapuas Pimpinan Bank Kalteng Cabang Kapuas serta jajaran manajemen dan tenaga medis RSUD.

Dalam sambutannya Bupati Kapuas HM Wiyatno menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terealisasinya fasilitas baru ini. Beliau menekankan bahwa Kabupaten Kapuas saat ini memiliki hubungan dan sinergitas yang sangat baik dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI yang dibuktikan dengan mengalirnya berbagai bantuan sarana dan prasarana kesehatan strategis ke daerah.

Ia memaparkan rencana strategis pembangunan Kabupaten Kapuas ke depan termasuk rencana pengembangan fisik dan bangunan RSUD Kuala Kapuas secara bertahap demi memberikan kenyamanan optimal bagi pasien.

“Kehadiran alat CT Scan ini diharapkan mampu memangkas angka rujukan pasien ke luar daerah terutama untuk penanganan darurat seperti stroke dan cedera kepala akibat kecelakaan lalu lintas,” katanya.

Sementara itu Direktur RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo dr Dellianae dalam laporannya menjelaskan nilai penting dari hadirnya teknologi diagnostik terbaru ini bagi penanganan medis di daerah.

“Kehadiran alat CT Scan di RSUD merupakan petunggak penting dalam penyelamatan di jaringan rujukan regional,” katanya.

Ia menjelaskan fasilitas 1 unit alat CT Scan 64 Slice ini merupakan hibah resmi dari Kemenkes RI melalui program Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network (SIHREN). Pengadaan ini merupakan bagian dari penguatan status RSUD Kapuas sebagai rumah sakit pengampuan regional.

Dirinya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kemenkes RI serta komitmen dukungan penuh yang diberikan oleh Pemkab Kapuas.

“Pihak rumah sakit telah melengkapi seluruh kesiapan operasional, mulai dari pemenuhan dokter spesialis radiologi radiografer petugas proteksi radiasi bersertifikat hingga SOP keselamatan pasien.

Layanan canggih ini dipastikan akan beroperasi penuh 24 jam melalui instalasi gawat darurat (IGD) maupun poliklinik,” ujarnya.

Acara peresmian ini ditandai secara simbolis dengan prosesi pemotongan pita oleh Bupati Kapuas bersama unsur pimpinan Komisi IV DPRD anggota dewan serta unsur terkait lainnya.

Usai pemotongan pita Bupati Kapuas didampingi jajaran terkait langsung meninjau ruangan CT Scan guna melihat dari dekat kesiapan alur pelayanan medis yang akan diterapkan.

Bupati beserta rombongan juga meninjau langsung kesiapan fasilitas Cath Lab untuk penanganan jantung serta layanan Mammography untuk deteksi dini kanker payudara. (Ujg/SB)

Bagikan ke

Kalteng

Sosialisasi Perbup Nomor 34 Tahun 2026 Pemkab Kapuas Tegaskan Penghuni Rumah Khusus Harus Memenuhi Ketentuan

Published

on

Pemkab Kapuas pada kegiatan Sosialisasi Perbup Nomor 34 Tahun 2026 tentang Rumah Khusus (Rusus) bagi warga penghuni perumahan NSD, Sabtu (10/10/2026). (Foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas menegaskan penghuni Rumah Khusus (Rusus) yang menempati perumahan New Site Development (NSD) berlokasi di Kelurahan Selat Utara Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas harus memenuhi ketentuan.

Karena itu Pemkab Kapuas melaksanakan Sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 34 Tahun 2026 Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan dilaksanakan di Aula Rumah Khusus (Rusus) Perumahan NSD dihadiri Asisten III Setda Kapuas Fery Noah mewakili Sekda dihadiri Kejari Denpom Kadis Perkimtan Yan Hendri Ale Bank Kalteng Inspektorat Kapolsek Selat Satpol PP Bank Kalteng OPD terkait Camat Selat Kelurahan Selat Utara Ketua RT serta warga.

“Pemkab Kapuas hari ini melaksanakan sosialisasi Perbup Nomor 34 Tahun 2026,” kata Asisten III Setda Kapuas Fery Noah mewakili Sekda ketika menyampaikan itu kepada warga.

Ia mengatakan Rumah Khusus merupakan aset pemerintah daerah sehingga dengan begitu bagi penghuni harus tertib dan memenuhi ketentuan yang sudah ditetapkan.

Menurutnya dalam hal ini penghuni diminta memenuhi persyaratan administrasi perjanjian serta ketentuan tarif.

“Oleh karena itu kepada warga yang menempati Rumah Khusus terus merawat dan memelihara dengan baik,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan Perbup Nomor 34 Tahun 2026 mengatur persyaratan calon penghuni mekanisme penempatan hak dan
kewajiban pembayaran pemeliharaan bangunan serta larangan mengalihkan hak penghunian kepada pihak lain.

“Penegasan atas dasar Perbup penghuni diminta memahami isi perjanjian sebelum menandatanganinya dan pembayaran melalui Bank Kalteng,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Disperkimtan Kapuas Yan Hendri Ale menjelaskan bahwa terkait Rumah Khusus Pemkab Kapuas kembali melakukan penataan terutama untuk penghuni selain memastikan bangunan digunakan sesuai ketentuan.

Ia mengatakan sesuai Perbup Nomor 34 Tahun 2026 tarif hunian yakni Rp 275 ribu. “Jadi nilai tarif ini sudah ditetapkan meski ada warga yang mengusulkan hingga Rp75 ribu nantinya akan disampaikan ke Sekda untuk dibahas lebih lanjut sesuai mekanismemekanisme berlaku.

Menurutnya penghuni Rumah Khusus ada pengecualian bagi ASN TNI Polri. “Peruntukkan Rumah Khusus hanya bagi warga terdampak relokasi bencana alam dan warga berpenghasilan rendah,” ujarnya. (Ujang/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Wujud Kepedulian, Kapolres Kapuas Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga yang Membutuhkan

Published

on

Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari saat menyalurkan bantuan untuk warga. (Foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Sebagai wujud kepedulian dan perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat, Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada warga yang membutuhkan di Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas Sabtu (10/10/2026).

Bantuan sosial yang disalurkan berupa paket sembako, kasur, dan kursi roda. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya bagi warga yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial yang mengedepankan kepedulian, empati, dan semangat berbagi.

Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari menyampaikan bahwa kegiatan bantuan sosial merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan silaturahmi dan membangun kedekatan dengan warga.

“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan perhatian kami kepada masyarakat. Kami berharap apa yang diberikan dapat bermanfaat, membantu meringankan kebutuhan warga, serta menjadi penyemangat bagi masyarakat yang menerima bantuan,” ucap Kapolres.

Ia juga menegaskan bahwa Polri akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.

“Bagi kami, kehadiran Polri bukan hanya tentang menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga bagaimana kami bisa mendengarkan, peduli, dan membantu masyarakat. Kami ingin hubungan antara Polri dan masyarakat semakin dekat, sehingga bersama-sama kita dapat menjaga situasi kamtibmas tetap aman, tertib, dan kondusif,” tambahnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasatbinmas Polres Kapuas, Kasi Propam Polres Kapuas, Lurah Selat Dalam, serta masyarakat setempat. Kehadiran para pihak dalam kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan dan sinergi dalam membangun hubungan yang harmonis antara Polri, pemerintah kelurahan, dan masyarakat.

Melalui kegiatan bansos ini, Polres Kapuas berharap dapat menumbuhkan semangat kepedulian sosial, memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri, serta mewujudkan kemitraan yang semakin erat demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Kapuas. (Ujang/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Kapuas Bersinar, Guru dan Kepsek Borong 9 Prestasi Provinsi

Published

on

Prestasi sebagai Guru Berprestasi Terbaik tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, Aristanika, S.Psi., M.Pd juga Juara I Guru Berprestasi Jenjang SMK serta Latifah, S.Pd, Herwanti, S.Pd.H., M.Pd.H, Dewi Lailani Maulida Putri, S.Pd., M.A, Fuyi Yanti Pimae, M.Pd, I Ketut Yermia, S.Pd, Alya Dhania Ryadini, S.Pd, dan Samsiar, S.Pd, peraih juara dari jenjang TK, SD, SMP, SMA, SMK dan SKH perutusan Kapuas, di Aula Dsdik Provinsi Kalteng Rabu (7/20/2026) malam. (Foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Kabupaten Kapuas kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam Lomba Guru dan Kepala Sekolah Berprestasi Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Kontingen Kapuas berhasil meraih sejumlah penghargaan dari berbagai jenjang pendidikan, termasuk dua Juara I serta predikat Guru Berprestasi Terbaik tingkat provinsi.

Prestasi tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Dr. H. Suwarno Muriyat, S.Ag., M.Pd. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti bahwa pendidik dan kepala sekolah di Kabupaten Kapuas mampu menghadirkan inovasi, dedikasi, serta praktik terbaik dalam memajukan pendidikan.

“Ini prestasi yang sangat membanggakan. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh guru dan kepala sekolah yang telah membawa nama Kapuas di tingkat provinsi. Prestasi ini menunjukkan bahwa pendidik Kapuas memiliki kompetensi, kreativitas dan inovasi yang mampu bersaing,” ujar Suwarno.

Adapun peraih prestasi dari Kabupaten Kapuas adalah:

Latifah, S.Pd. – Kepala Sekolah Berprestasi Jenjang PAUD, Juara III.
Herwanti, S.Pd.H., M.Pd.H. – Kepala Sekolah Berprestasi Jenjang SD, Juara Harapan II.
Dewi Lailani Maulida Putri, S.Pd., M.A. – Kepala Sekolah Berprestasi Jenjang SMP, Juara Harapan II.
Fuyi Yanti Pimae, M.Pd. – Kepala Sekolah Berprestasi Jenjang SMA, Juara III.
I Ketut Yermia, S.Pd. – Guru Berprestasi Jenjang SMP, Juara Harapan II.
Alya Dhania Ryadini, S.Pd. – Guru Berprestasi Jenjang SMA, Juara I.
Aristanika, S.Psi., M.Pd. – Guru Berprestasi Jenjang SMK, Juara I.
Samsiar, S.Pd. – Guru Berprestasi Jenjang SKH, Juara III.
Prestasi semakin lengkap setelah Aristanika, S.Psi., M.Pd. dinobatkan sebagai Guru Berprestasi Terbaik tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

Kadisdik Kapuas menegaskan, penghargaan tersebut bukan sekadar capaian individu, tetapi juga menjadi energi positif bagi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Kapuas.

“Prestasi ini harus menjadi inspirasi dan motivasi bagi guru dan kepala sekolah lainnya. Kita ingin budaya berprestasi, berinovasi dan berbagi praktik baik terus tumbuh di seluruh satuan pendidikan,” tegasnya.

Ia juga mengaitkan capaian tersebut dengan semangat Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar (PHKB) yang mendorong terwujudnya guru kompeten, pembelajaran berkualitas dan sekolah yang mampu melahirkan lulusan berdaya saing.

“Prestasi hari ini adalah bagian dari proses membangun SDM Kapuas BERSINAR. Terus berinovasi, terus belajar dan terus memberikan yang terbaik untuk anak-anak Kapuas,” pungkas Suwarno.

Keberhasilan kontingen Kapuas di tingkat provinsi diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem pendidikan yang bermutu, inovatif, kompetitif dan berkelanjutan, sekaligus mempertegas komitmen Kabupaten Kapuas dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. (Ujang/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Kadisdik Kapuas Semangati Guru Berprestasi di Tingkat Provinsi

Published

on

Lomba Kepala Sekolah dan Guru Berprestasi jejang Dikdas, Dikmen dan Diksus Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah pembukaannya dihadiri Kadisdik H. Suwarno Muriyat dan Kabid Ketenagaan Rachmat P King di Aula Disdik Provinsi Kalimantan Tengah Senin (5/10/2026) malam. (Foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pembukaan Lomba Guru dan Kepala Sekolah Berprestasi Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah oleh Plt. Kabid Ketenagaan dihadiri Kadisdik Kapuas H. Suwarno Muriyat didampingi Kabid Ketenagaan Rachmat P King berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Senin (5/10/2026) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Kadisdik Kapuas memberikan semangat dan motivasi kepada para peserta dari Kabupaten Kapuas agar tampil percaya diri, menunjukkan kompetensi, inovasi, serta praktik terbaik yang telah dilaksanakan di satuan pendidikan masing-masing.

“Bapak dan Ibu adalah representasi pendidikan Kabupaten Kapuas. Tampilkan kemampuan terbaik, percaya diri, dan jadikan lomba ini sebagai ruang untuk berbagi inovasi serta pengalaman. Menang adalah harapan, tetapi memberikan yang terbaik dan membawa nama baik Kapuas adalah yang utama,” pesan Kadisdik.

Perwakilan Kabupaten Kapuas mengikuti ajang tersebut dari semua jenjang pendidikan, mulai dari guru dan kepala TK, SD, SMP, SMA, SMK dan Khusus.

Keikutsertaan lintas jenjang ini menjadi bagian dari upaya mendorong budaya prestasi dan peningkatan profesionalisme pendidik serta kepala satuan pendidikan di Kabupaten Kapuas yang sebelum berangkat telah mengikuti mentoring.

Kadisdik juga menegaskan bahwa guru dan kepala sekolah berprestasi merupakan sumber inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya. Karena itu, inovasi dan praktik baik yang dimiliki peserta diharapkan tidak berhenti pada kompetisi, tetapi dapat dibagikan dan direplikasi untuk meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah.

“Terus belajar, berinovasi dan berbagi. Guru hebat akan melahirkan pembelajaran hebat, dan dari pembelajaran yang berkualitas akan lahir generasi Kapuas yang berdaya saing,” ujarnya.

Semangat tersebut sejalan dengan arah 7 Program Prioritas PHKB (Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar), khususnya penguatan kompetensi guru, pembelajaran berkualitas, serta membangun sekolah yang bermutu dan mampu menghasilkan lulusan yang siap bersaing.

Keikutsertaan guru dan kepala sekolah Kapuas pada ajang tingkat provinsi ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat jejaring, meningkatkan kompetensi, sekaligus membawa praktik baik pendidikan Kapuas ke tingkat yang lebih luas.

“Jadikan lomba ini sebagai panggung inovasi. Bawa nama Kapuas dengan karya terbaik dan bukti bahwa pendidik Kapuas mampu menciptakan perubahan,” tutupnya. (Ujang/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

104 Tim Kalselteng Adu Strategi di ORADO Open PWI Kapuas Cup 2026

Published

on

Para peserta pertandingan ORADO Open PWI Kapuas Cup 2026 yang digelar di Sekretariat PWI Kabupaten Kapuas Sabtu (10/10/2026). (Foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Sebanyak 104 tim dari Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) bersaing dalam turnamen ORADO Open PWI Kapuas Cup 2026. Mereka adu strategi untuk memperebutkan total hadiah Rp10 juta, trofi, dan piagam penghargaan.

Turnamen domino tersebut digelar selama dua hari, Sabtu (10/10) hingga Minggu (11/10), di Sekretariat PWI Kabupaten Kapuas, Jalan Maluku, Kota Kuala Kapuas.

Peserta berasal dari enam daerah. Kabupaten Kapuas mengirimkan peserta terbanyak dengan 40 tim, disusul Banjarmasin 25 tim, Banjarbaru 20 tim, Palangka Raya 15 tim, Kabupaten Banjar tiga tim, dan Barito Kuala satu tim.

Banyaknya tim yang ambil bagian menunjukkan antusiasme peserta terhadap turnamen domino lintas daerah ini. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarpeserta dari Kalsel dan Kalteng.

Ketua Panitia ORADO Open PWI Kapuas Cup 2026, Ali Surakhman, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Dia juga mengapresiasi seluruh tim yang telah berpartisipasi dalam turnamen itu.“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam ORADO Open PWI Kapuas Cup 2026,” ujarnya.

Melalui turnamen ini, panitia berharap olahraga domino semakin berkembang dan mendapat tempat di tengah masyarakat. “Ajang tersebut juga diharapkan menjadi wadah bagi peserta untuk mengasah strategi, menjunjung sportivitas, serta memperkuat kebersamaan melalui kompetisi yang sehat,” ujarnya. (Ujang/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Pengelolaan SDG Kapuas Diharapkan Membangun Platform Kebijakan Untuk Pengembangan Sektor Pertanian Berkelanjutan

Published

on

Ketut Gede Mudiarta mewakili Kepala BRMP Biogen Bogor dan Kepala Bapperida Kabupaten Kapuas Ahmad M Saribi pada kegiatan Forum Koordinasi Lintas Sektor Pengelolaan SDG di Aula Bapperida Kapuas Kamis (8/10/2026). (Foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Sumber Daya Genetik (SDG) lokal dinilai sangat penting untuk pengembangan sektor pertanian berkelanjutan.

Oleh karena itu Kabupaten Kapuas Kalteng diharapkan menjaga keanekaragaman hayati dengan membangun platform kebijakan Sumber Daya Genetik (SDG) lokal.

Hal ini dikatakan Ketut Gede Mudiarta mewakili Kepala BRMP Biogen Bogor di sela kegiatan Forum Koordinasi Lintas Sektor Pengelolaan SDG di Aula Bapperida Kapuas Kamis (8/10/2026).

Ia mengatakan untuk membentuk suatu kebijakan dalam pengelolaan sumber daya genetik lokal di Kapuas ini kami menargetkan tanaman padi sebagai salah satu fokus.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Technical Working Group di tingkat provinsi yang menjadi forum komunikasi lintas sektor.

“Kami berharap di Kabupaten Kapuas ada semacam platform kebijakan yang dapat menjadi wadah untuk mengatur pengelolaan sumber daya genetik secara sinergis lintas sektor dan harmonis,” katanya.

Meski begitu hal ini tetap mengacu pada arahan Bapak Bupati Kapuas serta peraturan yang berlaku.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari kerja sama global dengan FAO. Kami juga bersinergi dengan sektor pertanian dan Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP).

“Untuk Kabupaten Kapuas kegiatan akan diarahkan pada pengembangan di beberapa lokasi termasuk wilayah Kapuas Timur dan Catur,” jelasnya.

Kepala Bapperida Kabupaten Kapuas Ahmad M Saribi mengatakan program ini pada intinya diarahkan untuk menjaga keanekaragaman hayati (biodiversity) dan mendukung pengembangan potensi komoditas lokal.

Menurutnya pemerintah daerah sangat mendukung program tersebut terutama karena sektor pertanian memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Pemkab Kapuas juga terus menyiapkan sejumlah strategi dan kebijakan untuk memperkuat pengembangan potensi daerah.

“Program tersebut sejalan dengan program strategis nasional dan daerah. “Karena itu pemerintah daerah mendukung pelaksanaannya sebagai salah satu proyek percontohan yang diharapkan memberikan manfaat bagi pengembangan daerah,” ujarnya.

Kegiatan dibuka Wabup Kapuas Dodo. “Pemerintah Kabupaten Kapuas menyampaikan apresiasi dukungan pengelolaan SDG guna menjaga keanekaragaman hayati serta pengembangan pertanian berkelanjutan di Kabupaten Kapuas,” katanya. (Ujang/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Pemkab Kapuas Tinjau Kembali RDTR Kawasan Perkotaan Kuala Kapuas Dorong Penataan Ruang Berkelanjutan

Published

on

FGD Ke-II Penyusunan Peninjauan Kembali RDTR Kawasan Perkotaan Kuala Kapuas Tahun 2026 di Aula DPUPR Kapuas Kamis (8/10/2026). (Foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kapuas menggelar Focus Group Discussion (FGD) Ke-II Penyusunan Peninjauan Kembali Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Kuala Kapuas Tahun 2026 di Aula DPUPR Kabupaten Kapuas Kamis (8/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati Kapuas Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan (EKP) Septedy serta para pemangku kepentingan terkait.

FGD ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan FGD pertama dan menjadi bagian penting dalam mengevaluasi serta menyesuaikan dokumen RDTR dengan dinamika perkembangan kawasan perkotaan Kuala Kapuas.

Staf Ahli Bupati Septedy mengatakan Kota Kuala Kapuas merupakan pusat kegiatan ekonomi perdagangan jasa sekaligus pusat pertumbuhan di Kabupaten Kapuas.

Oleh karena itu mengharuskan adanya evaluasi terhadap dokumen perencanaan tata ruang agar tetap relevan dengan kondisi aktual dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Peninjauan kembali RDTR ini menjadi langkah yang sangat penting untuk memastikan arah kebijakan pemanfaatan ruang yang telah ditetapkan masih sesuai dengan perkembangan daerah,” katanya membacakan sambutan Sekda.

Lebih lanjut ia meminta FGD tersebut dimanfaatkan secara maksimal untuk memproyeksikan kebutuhan ruang tidak hanya dalam lima tahun ke depan
tetapi juga hingga 10 tahun mendatang.

“Selain aspek pembangunan peninjauan RDTR juga dinilai penting untuk menciptakan kepastian dan kemudahan investasi di kawasan perkotaan Kuala Kapuas.

Perencanaan ruang yang cermat diharapkan mampu memberikan kepastian bagi pelaku usaha sekaligus tetap menjaga kepentingan masyarakat dan keberlanjutan pembangunan daerah,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR Kapuas Hargatin melalui Kepala Bidang Tata Ruang Aan Maeza mengatakan RDTR menjadi instrumen untuk mengatur sekaligus mengendalikan pemanfaatan ruang. Kawasan perkotaan Kuala Kapuas mencakup Kecamatan Selat Basarang Kapuas Hilir dan Bataguh.

Ia mengatakan penataan ruang bukan hanya soal lokasi pembangunan tetapi juga kepastian hukum bagi masyarakat dan investor serta perlindungan lingkungan.

“Harapannya melalui FGD masukan dari seluruh pihak dapat memperkuat dokumen RDTR agar pembangunan Kuala Kapuas berjalan lebih terarah nyaman produktif dan berkelanjutan,” katanya. (Ujang/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Populer