Panen Padi Bersama, Momentum Menjaga Ketahanan Pangan Dan Inflasi Daerah - SuaraBorneo.com
Connect with us

Kaltara

Panen Padi Bersama, Momentum Menjaga Ketahanan Pangan Dan Inflasi Daerah

Published

on

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., mengikuti kegiatan Panen Padi Bersama dalam rangka Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). (Foto/Ist)

BULUNGAN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., mengikuti kegiatan Panen Padi Bersama dalam rangka Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di Lahan Persawahan Gapokan Manunggal, Desa Panca Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, Selasa (11/2).

Gubernur Zainal menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kaltara, para kelompok tani Desa Panca Agung dan Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan yang berkontribusi dalam pengendalian inflasi di provinsi Kaltara.

“Pertanian dalam arti luas telah menjadi salah satu pilar utama dalam kehidupan manusia dan sektor ini bukan hanya menjadi penopang pangan tetapi juga berperan dalam mendukung perekonomian menjaga ketahanan sosial,” kata Gubernur Zainal.

Orang nomor 1 di Kaltara ini merasa sangat berbahagia bahwa para petani di Kaltara bersemangat dalam mengembangkan pertanian menggunakan pupuk organik MA-11. Selain itu didukung dengan telah dibentuknya petani millenial sudah mulai berjalan.

“Dalam rangka pengendalian inflasi dilakukan beberapa upaya menjaga ketahanan pangan di antaranya melalui kerjasama antar daerah, program operasi pasar, serta kolaborasi pelaksanaan gerakan nasional pengendalian inflasi pangan ditingkat provinsi maupun ditingkat kabupaten dan kota,” ujarnya.

Dia berharap kegiatan panen bersama selain menjadi simbol dalam produk pangan namun juga menjadi momentum untuk semakin memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menjaga ketahanan pangan di Kaltara.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berkomitmen untuk terus mendukung dan mengembangkan berbagai program yang bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan, memperluas akses pasar bagi petani serta memastikan harga yang stabil bagi masyarakat.

“Mari kita terus bekerja sama, berinovasi dalam menjaga ketahanan pangan dan menekan inflasi di daerah. Dengan bekerja keras, sinergi dan komitmen yang kuat, saya yakin kita dapat menciptakan Kalimantan Utara yang lebih sejahtera, mandiri dalam sektor pangan,” tuntasnya.

Di momen tersebut Gubernur Zainal turut menyerahkan secara simbolis bantuan peralatan pertanian seperti mesin werder, mesin appo, dan cultivator kepada kelompok petani Desa Panca Agung yang dilanjutkan bersama-sama memanen padi di sawah.

Turut hadir mendampingi gubernur, Kepala Perwakilan BI Kaltara, Hasiando Ginsar Manik dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara, Ir. Heri Rudiyono, M.Si. (mddkisp)

Bagikan ke

Kaltara

Wali Kota Tarakan Terima SK Penetapan Kota Wakaf dari Kementerian Agama RI

Published

on

SK diserahkan oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI, Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag. (Foto/Ist)

SEMARANG, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kota Tarakan resmi menerima Surat Keputusan (SK) Penetapan Kota Wakaf dalam rangkaian Impact & Collaboration Forum Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Nasional 2026, di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Semarang, Kamis (17/9/2026).

SK diserahkan oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI, Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag., didampingi Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghafur, kepada sembilan kepala daerah penerima, termasuk Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes.

Wali Kota Tarakan didampingi Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kalimantan Utara dan unsur Kepala Kantor Kemenag Kota Tarakan.

Selain Tarakan, delapan daerah lain turut ditetapkan sebagai Kota Wakaf: Yogyakarta, Pontianak, Jambi, Jepara, Halmahera Selatan, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Ternate.

Wali Kota Tarakan menyampaikan apresiasi atas penetapan ini. “Ini tentu menjadi jalan keluar di tengah keterbatasan pembiayaan pemerintah, dalam rangka tetap mendukung kegiatan-kegiatan pemberdayaan ekonomi kota dan perekonomian masyarakat. Harapan kami ke depan, dengan menetapkan Tarakan sebagai Kota Wakaf ini, dapat menjadi exit ways (jalan keluar) di dalam keterbatasan pembiayaan pemerintah.”

“Penetapan ini merupakan hasil penilaian Kementerian Agama atas berbagai kegiatan pemberdayaan ekonomi umat yang selama ini dijalankan Pemerintah Kota Tarakan bersama masyarakat, mulai dari beasiswa bagi anak kurang mampu hingga bantuan bagi fakir miskin. Semoga ini menjadi berkah bagi Tarakan,” ujar Wali Kota. (Mandu/Adv)

Bagikan ke
Continue Reading

Kaltara

Pemko Tarakan Siapkan Langkah Antisipasi Dampak Kekeringan

Published

on

Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., memimpin Rapat Koordinasi. (Foto/Ist)

TARAKAN, SuaraBorneo.com – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., memimpin Rapat Koordinasi Penetapan Status Kedaruratan Bencana Kekeringan Kota Tarakan, Selasa (15/9/2026).

Rakor berlangsung di ruang rapat Wali Kota dan diikuti Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is., Forkopimda, BMKG, BPS, kepala perangkat daerah dan lurah, PDAM Tirta Alam, serta pihak terkait lainnya.

Dalam rakor tersebut, BMKG memaparkan kondisi iklim dan potensi kekeringan di Tarakan. Fenomena El Nino diperkirakan masih bertahan hingga awal 2027, sementara kondisi hari tanpa hujan di Kalimantan Utara saat ini berada pada kategori sangat pendek hingga masih terdapat hujan. Puncak hujan di Kota Tarakan diperkirakan terjadi pada November–Desember 2026.

Mengantisipasi dampak kekeringan, Pemerintah Kota Tarakan menyiapkan langkah penanganan, khususnya terkait ketersediaan air bersih. RT diminta aktif melaporkan warga yang mengalami kekurangan air untuk selanjutnya mendapatkan suplai air bersih secara gratis. Dalam pendistribusiannya, Pemkot akan berkolaborasi dengan Forkopimda.

Selain krisis air, potensi kekeringan juga dapat berdampak pada kesehatan, ekonomi, dan ketersediaan pangan masyarakat. Camat dan Lurah diminta aktif memantau kondisi di wilayah masing-masing, melakukan sosialisasi, serta mendata masyarakat yang membutuhkan bantuan pangan.

Camat dan Lurah juga diminta melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik, serta bersama-sama melakukan langkah antisipasi terhadap dampak kekeringan, baik dari sisi kesehatan, kebutuhan air bersih, ekonomi maupun ketersediaan pangan. (Mandu/Adv)

Bagikan ke
Continue Reading

Kaltara

Wali Kota H Khairul Jadi Nara Sumber Program Tarakan HIBOT

Published

on

Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., menjadi narasumber dalam Program Tarakan HIBOT. (Foto/Ist)

TARAKAN, SuaraBorneo.com – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., menjadi narasumber dalam Program Tarakan HIBOT, Senin (14/9/2026).

Program ini merupakan siaran dialog yang tayang setiap Sabtu pukul 16.00 WITA dengan tema “Membangun Tarakan, Melayani Masyarakat”, yang direkam di Studio Podcast DKISP Kota Tarakan.

Dalam dialog tersebut, Wali Kota memaparkan berbagai program dan upaya Pemerintah Kota Tarakan dalam meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya di bidang kesehatan. Sejak periode sebelumnya, pengembangan sarana dan prasarana kesehatan serta perluasan jaminan kesehatan menjadi salah satu perhatian utama pemerintah daerah.
Pada periode kepemimpinan saat ini, sektor kesehatan kembali menjadi program unggulan dengan arah pengembangan salah satunya menuju pelayanan kesehatan berkelas dunia (world class).

Komitmen tersebut turut mendapat apresiasi melalui penghargaan Terbaik II tingkat kota kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch 2 Regional Kalimantan.

Meski demikian, Wali Kota menegaskan bahwa penghargaan bukan menjadi tujuan utama. “Yang kita harapkan bukan penghargaan, tetapi bagaimana pelayanan kepada masyarakat terus meningkat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan pembelajaran antardaerah. Menurutnya, daerah yang memiliki capaian baik dapat menjadi referensi untuk dipelajari dan dikembangkan bersama, bukan sebagai ajang persaingan.
“Kalau ada kota yang bagus, kita pelajari. Bukan bersaing, tetapi saling bersinergi,” tuturnya.

Wali Kota menambahkan, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu fokus utama pembangunan, khususnya aparatur birokrasi sebagai lokomotif pembangunan daerah. (Mandu/Adv)

Bagikan ke
Continue Reading

Kaltara

Wakil Wali Kota Tarakan Resmi Membuka Muscab Ke 5 IWSS

Published

on

Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) V Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS). (Foto/Ist)

TARAKAN, SuaraBorneo.com – Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) ke-5 Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Kota Tarakan, Minggu (6/9/2026).

Mengusung tema “Bersatu dalam IWSS, Bergerak untuk Kebaikan dan Berkarya untuk Masa Depan”, kegiatan yang berlangsung di Hotel Duta Tarakan ini menjadi momentum untuk menentukan kepengurusan IWSS Cabang Kota Tarakan periode 2026–2031.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa Muscab merupakan kegiatan konstitusional yang penting bagi setiap organisasi dalam menentukan arah dan kepengurusan untuk periode berikutnya.

Ia menegaskan, Muscab hendaknya tidak hanya berfokus pada proses pemilihan ketua dan pengurus, tetapi juga menghasilkan rekomendasi terkait berbagai permasalahan yang ada di Kota Tarakan.

“Jangan hanya berfokus pada pemilihan ketua, tetapi jangan dilupakan rekomendasi tentang permasalahan yang ada di kota ini, yang selanjutnya dapat menghasilkan program,” ujarnya.

Lebih lanjut, keberadaan IWSS diharapkan dapat terus menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antaranggota serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat lainnya.

Wakil Wali Kota berharap pelaksanaan Muscab V IWSS dapat berjalan dengan tertib, kondusif, dan lancar, serta menghasilkan kepengurusan yang mampu membawa organisasi semakin maju dan memberikan kontribusi positif bagi Kota Tarakan. (Mandu/Adv)

Bagikan ke
Continue Reading

Kaltara

Wali Kota Tarakan Bersama Wakilnya Hadiri Ramah Tamah Dengan Kejaksaan Baru

Published

on

Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes., bersama Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud Is. (Foto/Ist)

TARAKAN, SuaraBorneo.com – Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes., bersama Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud Is., menghadiri acara ramah tamah Pemerintah Kota Tarakan dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tarakan yang baru, Herbeth Pesta Hutapea, S.H., M.H., Selasa (1/9/2026), di Gedung Serbaguna Kantor Wali Kota Tarakan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Khairul menyampaikan ucapan selamat datang kepada Herbeth Pesta Hutapea beserta istri, Ny. Eva Herbeth, di Kota Tarakan, Bumi Paguntaka.

Khairul berharap kehadiran Kajari Tarakan yang baru dapat semakin memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sinergi antara Kejaksaan Negeri Tarakan dengan Pemerintah Kota Tarakan, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat.

“Pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Diperlukan kolaborasi dan dukungan seluruh unsur, termasuk Kejaksaan Negeri Tarakan, agar pembangunan berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Khairul.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mantan Kajari Tarakan, Deddy Yuliansyah Rasyid, S.H., M.H., atas dedikasi, kerja sama, dan kontribusinya selama bertugas di Tarakan. Deddy kini mendapat amanah sebagai Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur.

Khairul berharap silaturahmi dan sinergi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan. Ia juga menegaskan kesiapan Pemerintah Kota Tarakan untuk membuka ruang komunikasi dan koordinasi dalam mendukung pelaksanaan tugas masing-masing secara profesional dan konstruktif.

“Semoga kehadiran Bapak dan Ibu di Kota Tarakan membawa suasana baru, memperkuat kebersamaan, serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan masyarakat di Bumi Paguntaka,” tutupnya. (Mandu/Adv)

Bagikan ke
Continue Reading

Kaltara

Wali Kota Tarakan Apresiasi Partisipasi Peserta Ramaikan Jalan Sehat Beregu

Published

on

Jalan Sehat Beregu Kolaborasi sukses meriahkan peringatan HUT HIKMA ke-89 sekaligus menjadi penutup peringatan HUT RI ke-81. (Foto/Ist)

TARAKAN, SuaraBorneo.com – Jalan Sehat Beregu Kolaborasi sukses meriahkan peringatan HUT HIKMA (Himpunan Keluarga Masserenpulu) ke-89 sekaligus menjadi penutup peringatan HUT RI ke-81 di Kota Tarakan, Minggu, 30 Agustus 2026.

Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan dengan rute Kawasan Wisata Berlabuh hingga Stadion Datu Adil tersebut.

Apresiasi dan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pihak yang mendukung rangkaian HUT RI yang telah digelar. Sebanyak 9.935 peserta dengan 274 grup turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

“Semoga kegiatan ini dapat mempererat persatuan dan semangat kebersamaan seluruh masyarakat di Kota Tarakan,” tutupnya. (Mandu/Adv)

Bagikan ke
Continue Reading

Kaltara

Wali Kota Tarakan Serahkan Bantuan Pasca Bencana dan Hibah Bantuan Sosial

Published

on

Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., menghadiri sekaligus menyerahkan secara simbolis bantuan pascabencana dan hibah bantuan sosial. (Foto/Ist)

TARAKAN, SuaraBorneo.com – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., menghadiri sekaligus menyerahkan secara simbolis bantuan pascabencana dan hibah bantuan sosial sebagai bagian dari pelaksanaan kebijakan kesejahteraan rakyat, di Gedung Serbaguna Pemerintah Kota Tarakan, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Tarakan, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas se-Kota Tarakan. Bantuan tersebut disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Tarakan.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan keprihatinan kepada masyarakat yang beberapa waktu lalu terdampak musibah kebakaran, bencana longsor, tanah amblas, dan pohon tumbang. Menurutnya, bencana tidak hanya menimbulkan kerugian secara materi, tetapi juga dapat berdampak terhadap kehidupan dan aktivitas keluarga yang terdampak.

“Atas nama Pemerintah Kota Tarakan, saya menyampaikan rasa prihatin kepada masyarakat yang mengalami musibah. Bantuan pascabencana ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Kota Tarakan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta membantu memenuhi kebutuhan dalam proses pemulihan pascabencana,” ujar Wali Kota.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada perangkat daerah dan seluruh pihak yang telah bergerak cepat dalam penanganan bencana, khususnya Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan ketua RT. Ia menilai sinergi tersebut penting, mulai dari penanganan di lapangan hingga proses pendataan dan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan membantu penanganan bencana, sehingga bantuan dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (Mandu/Adv)

Bagikan ke
Continue Reading

Populer