Ini Pesan Menohok Hati Ketua STAI Rakha Amuntai Untuk Wisudawan/Wati - SuaraBorneo.com
Connect with us

Daerah

Ini Pesan Menohok Hati Ketua STAI Rakha Amuntai Untuk Wisudawan/Wati

Published

on

Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Rakha Amuntai, kembali melaksanakan Wisuda Sarjana yang ke-35. (Foto/Ist)

AMUNTAI, SuaraBorneo.com – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Rakha Amuntai, kembali melaksanakan Wisuda Sarjana yang ke-35 bertempat di Aula Rudi Arifin Kota Amuntai, Sabtu (3/5) pagi.

Dalam laporannya, Rahmani Abdi, SS MPd wakil ketua 1 menyampaikan bahwa pelaksanaan Wisuda Sarjana program S1 STAI Rakha Amuntai ke-35 T.A 2024/2025.

“Adapun programnya adalah, Pendidikan Agama Islam (PAI), Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Al Syakhaiyyah) dan Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI),” ungkapnya.

Ia menyebutkan ada sebanyak 285 peserta terdiri dari 96 wisudawan dan 189 wisudawati yang mengikuti wisuda sarjana kali ini.

“Sedangkan asal para wisudawan terbanyak dari Kalsel 256 orang, Kalteng 17 orang, Kaltim 11 orang, dengan IPK tertinggi 3,97 dan terendah 3,21,” bebernya.

Untuk IPK tertinggi lanjutnya, diraih oleh Risa Amelia binti Ardiansyah pada prodi Pendidikan Agama Islam berasal dari Tabalong, Kalua Paliat dengan IPK 3,97.

Rahmani juga menambahkan beberapa prestasi terbaik para wisudawan dan wisudawati, baik akademik maupun non akademik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang terlibat, juga ucapan terimakasih kepada Bupati dan wakil, serta seluruh undangan yang telah berhadir hari ini,” tutupnya.

Sementara itu, saat memberikan sambutan Ketua STAI Rakha Amuntai, Dr H Rif’an Syafruddin Lc M.Ag mengucapkan syukur atas terlaksananya wisuda sarjana hari ini.

“Hari bahagia ini adalah milik wisudawan dan wisudawati yang hari ini telah menjadi mutiara-mutiara kita, dia adalah serpihan tulang dan jantung hati kita,” ucapnya.

Alhamdulillah lanjutnya, pada hari yang berbahagia ini dengan anggun topi sarjana dan dengan toga kebesarannya, kita melihat permata-permata yang sudah diasah oleh pengajar, pendidik dan dosen-dosen kita yang terbaik, dan merekalah yang turut berbahagia mengantarkan kalian sampai detik ini.

Dibelakang layar itu sambungnya, tentu ada cucuran keringat ayah yang bekerja banting tulang mencari nafkah untuk studi kita.

“Kemudian ditengah malam air mata ibu yang mengusap pipinya, sembari berdoa untuk anak tercinta supaya kelak menjadi seorang sarjana,” tuturnya.

Maka dari itu ujar Rif’an, dengan mendengar doa yang sangat menyentuh tadi, saya teringat hikayat lama percakapan antara sebongkah emas dan sebongkah tanah.

Sebongkah emas mengatakan kepada tanah, dia mengatakan, “Hai tanah betapa suramnya dirimu, betapa legamnya tubuhmu dan betapa menjijikkannya dirimu”.

Lihatlah aku, hargaku mahal, tubuhku kemilau dan setiap orang mendambakan untuk memiliki diriku.

Dengan tawadhu sang Tanah menjawab. Kata Sang Tanah, “Memang engkau adalah idaman setiap mahluk hidup wahai emas, engkau sangat mahal, engkau begitu berharga. Tapi Tuhan menciptakan aku tidak kalah kualitasnya dengan kamu.

Aku memang memang hitam, legam tapi di atasku tumbuh rerumputan hijau yang menyejukkan, tumbuh tumbuhan bersemai dengan suburnya dan semua mendatangkan kebermanfaatannya kepada mahluk Tuhan ku.

Dengan demikian aku selalu bersyukur dan tidak menyesali diciptakan Allah menjadi tanah.

“Maka ketahuilah, dari hikayat ini kita bisa bercermin bahwa kesombongan dan kecongkakan, apalagi ketika kita memilik gelar yang berderet apalagi banyak. Tidak akan pernah berarti apa-apa tanpa manfaat yang kita berikan,” pesannya.

Mengalahlah, sehingga tidak seorangpun yang bisa mengalahkan mu, merendahlah sehingga tidak seorangpun bisa merendahkanmu.

Karena nilai seseorang bukan dari gelar, bukan dari penampilan tapi seberapa besar kamu memberikan kebermanfaatan bagi orang lain.

Di forum yang berbahagia ini, kami berpesan kepada wisudawan dan wisudawati “Kembalilah ke kampung halaman, kepada handai dan taulan, kepada orang tua yang dulu menitipkan anda kepada kami,”.

Buatlah mereka bangga, buatlah mereka terharu dengan prestasi dan kebaikan-kebaikan yang kalian tebarkan di muka bumi karena kalian adalah angkatan pembina sejarah, yang menjelma dari air mata api dan darah.

“Kalian telah memetik bulan dan bintang-bintang, kalian akan membawa dunia baru di bawah langit yang kemilau dan di atas bumi yang cemerlang,” tandasnya.

Acara ini turut dihadiri, Sekda Kabupaten HSU Adi Lesmana S.Sos, Kordinator Kopertis Wilayah XI Kalimantan, Kepala Kantor Kemenag HSU dan jajaran, Ketua Pengadilan Agama Amuntai, para undangan dan wisudawan dan wisudawati. [ad/ril]

Bagikan ke

Daerah

BPBD Balangan Bersama Bank Kalsel Perkuat Sinergi Tanggulangi Bencana Daerah

Published

on

Kepala Pelaksana BPBD Balangan Rahmi (tengah) menerima kunjungan silaturahmi Kepala Bank Kalsel Cabang Paringin Yahdian Fajri (kiri) di Kantor BPBD Balangan. (Foto/BPBD Balangan)

BALANGAN, SuaraBorneo.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan bersama Bank Kalsel Cabang Paringin memperkuat sinergi dalam penanggulangan bencana daerah. Komitmen ini disepakati saat jajaran pimpinan Bank Kalsel menggelar kunjungan kerja ke Kantor BPBD Balangan, Senin, 5 Oktober 2026.

Kemitraan tersebut difokuskan untuk mempercepat respons darurat serta mengoptimalkan program kesiapsiagaan musibah di Kabupaten Balangan. Keterlibatan sektor perbankan dinilai penting dalam mendukung mitigasi dan penanganan bencana berbasis masyarakat.

Kepala Bank Kalsel Cabang Paringin, Yahdian Fajri, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen nyata dunia usaha dalam membantu pemerintah daerah. Pihaknya siap menyelaraskan dukungan perbankan dengan kebutuhan penanganan kedaruratan di lapangan.

“Harapannya semoga kerjasama ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. Tentunya juga diharapkan kerja sama ini bisa ikut menanggulangi apabila terjadi bencana,” ujarnya.

Sementara itu, BPBD Balangan menyambut positif penguatan sinergi tersebut. Kepala Pelaksana BPBD Balangan, Rahmi, menyebut Bank Kalsel telah resmi terdaftar sebagai anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Balangan.

“Jadi ini merefresh hubungan kerjasama dengan BPBD Balangan. Terutama dalam kolaborasi kita sama-sama menanggulangi bencana dan merespons musibah yang terjadi di daerah kita,” ucapnya.

Untuk memperkokoh payung hukum di lapangan, kerja sama yang selama ini berjalan akan ditingkatkan menjadi Perjanjian Kerja Sama (PKS) resmi. Langkah ini diambil agar koordinasi antara BPBD dan perbankan dapat berjalan lebih terstruktur serta berkelanjutan.

Rahmi berharap penguatan kelembagaan ini dapat memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat Balangan dari ancaman bencana. Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama mewujudkan daerah yang tangguh bencana.

“Harapannya dengan semakin intens dan semakin kuat secara kelembagaan, hubungan kerjasama BPBD dan dunia usaha yang dalam hal ini diwakili perbankan Bank Kalsel bisa kita perkuat. Tentu dalam rangka memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” kata Rahmi menegaskan. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Pemkab Tanbu Bersama Bank Kalsel Kolaborasi Luncurkan Bayar Pajak Daerah Melalui QRIS Dinamis

Published

on

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Tanah Bumbu, Eryanto Rais. (Foto/Ist)

BATULICIN, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu bersama Bank Kalimantan Selatan (Kalsel) terus memperkuat kolaborasi perbankan dengan meluncurkan “Roll Out” atau pembayaran pajak daerah melalui QRIS Dinamis Bank Kalsel.

Bupati Andi Rudi Latif melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Eryanto Rais di Batulicin, Rabu, menyampaikan bahwa masyarakat saat ini membutuhkan pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, aman, transparan, dan sesuai dengan perkembangan teknologi.

“Pembayaran pajak daerah melalui QRIS Dinamis Bank Kalsel merupakan sebuah langkah positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kepada masyarakat,” katanya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Bank Kalsel atas dukungan dan komitmennya dalam membantu Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menghadirkan alternatif metode pembayaran pajak daerah yang lebih praktis.

Kerja sama antara pemerintah daerah dan Bank Kalsel tersebut tidak hanya menghadirkan metode pembayaran baru, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem transaksi yang semakin terintegrasi.

Digitalisasi transaksi tersebut diharapkan turut mendukung peningkatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Dengan sistem transaksi digital, kata dia, pengelolaan penerimaan daerah dapat berlangsung lebih efektif, efisien, dan transparan.
Selain memberikan kemudahan bagi wajib pajak, semakin luasnya penggunaan QRIS dalam aktivitas ekonomi masyarakat juga diharapkan memberikan manfaat bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Bank Kalsel perlu terus diperkuat. Tidak berhenti pada peluncuran atau roll out hari ini saja, tetapi terus dikembangkan menjadi kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian daerah,” ucap Eryanto.

Ia juga berharap inovasi QRIS Dinamis dapat menjadi bagian dari budaya kerja baru dalam pelayanan pemerintahan, khususnya dalam menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Melalui peluncuran tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mendorong seluruh SKPD untuk terus membuka ruang inovasi melalui pemanfaatan teknologi digital, terutama dalam meningkatkan pelayanan publik dan pengelolaan pendapatan daerah.

“Harapannya kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Bank Kalsel terus berkembang sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat, mendukung digitalisasi daerah, memperkuat ETPD dan mendorong pertumbuhan UMKM Kabupaten Tanah Bumbu,” tutupnya. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Perluas Jaringan Layanan Perbankan, KCP Bank Kalsel Hadir di Halong

Published

on

Bank Kalsel Kantor Cabang Pembantu (KCP) Halong resmi mulai beroperasi di Desa Halong, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Selasa (15/9/2026). (Foto/MC Balangan)

PARINGIN, SuaraBorneo.com – Akses layanan perbankan bagi masyarakat di wilayah Halong dan Juai kini semakin dekat. Bank Kalsel Kantor Cabang Pembantu (KCP) Halong resmi mulai beroperasi di Desa Halong, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Selasa (15/9/2026).

KCP Halong merupakan bagian dari perluasan jaringan pelayanan Bank Kalsel di Kabupaten Balangan. Kantor ini menjadi jaringan baru dari Bank Kalsel Cabang Paringin yang melayani masyarakat Kecamatan Halong dan Juai.

Pgs. Kepala Cabang Pembantu Halong, Andrean Sajidin, mengatakan, KCP Halong diharapkan dapat memudahkan masyarakat mengakses layanan perbankan dan ikut mendukung perekonomian daerah.

“Kehadiran KCP Halong diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan perbankan sehingga lebih mudah, cepat, dan efisien, tanpa harus ke Paringin,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi menyambut baik mulai beroperasinya KCP Halong sebagai upaya mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat.

“Halong merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk lebih dari 21 ribu jiwa dan memiliki wilayah yang cukup luas. Dengan adanya KCP ini, masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Paringin untuk mendapatkan layanan perbankan,” katanya.

Akhmad Fauzi berharap, kehadiran KCP Halong dapat mempercepat dan mempermudah aktivitas perbankan masyarakat, khususnya pelaku usaha, petani, dan peternak, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Kembangkan Dunia Usaha, Pemkab Tabalong Dorong Bank Kalsel Perluas Layanan Transaksi Internasional

Published

on

Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf. (Foto/Ist)

TANJUNG, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong mendorong Bank Kalsel untuk menangkap peluang transaksi internasional seiring meningkatnya investasi dan aktivitas dunia usaha di daerah tersebut. Penguatan layanan perbankan lintas negara dinilai penting untuk mendukung perusahaan di Tabalong yang memiliki hubungan bisnis dengan mitra luar negeri.

Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, mengatakan perkembangan dunia usaha di Kabupaten Tabalong turut menghadirkan kebutuhan layanan keuangan yang semakin luas. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi Bank Kalsel untuk mengembangkan layanan perbankan internasional, khususnya dalam memfasilitasi transaksi perusahaan dengan mitra bisnis di berbagai negara.

Salah satu peluang yang dinilai cukup potensial berasal dari perusahaan-perusahaan yang menjalin transaksi dengan mitra usaha di China. Menurut Habib Taufan, penguatan kerja sama dengan perbankan luar negeri dapat memberikan nilai tambah bagi Bank Kalsel sekaligus memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam melakukan transaksi lintas negara.

Potensi tersebut juga tidak hanya terbatas pada satu sektor. Perkembangan kebutuhan alat berat, kendaraan, hingga kendaraan listrik yang memiliki keterkaitan dengan pasar China dinilai dapat menjadi ceruk baru bagi Bank Kalsel untuk memperluas cakupan layanan perbankannya.

“Ini peluang juga, mereka kebanyakan langsung dari Cina juga. Ini peluang yang bisa dikerjasamakan dengan pihak swasta untuk memaksimalkan lagi pendapatan dari Bank Kalsel dan mempermudah orang untuk transaksi internasional,” ujar Habib Taufan.

Ia menegaskan, Pemkab Tabalong siap mengambil peran dalam mendorong terwujudnya kolaborasi tersebut, termasuk memfasilitasi komunikasi Bank Kalsel dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Tabalong.

“Bank Kalsel segera dilakukan kerja sama. Kita nanti membantu, kita fasilitasi ke perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Tabalong,” tambahnya.

Habib Taufan berharap pengembangan layanan transaksi internasional dapat semakin memperkuat peran Bank Kalsel dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Terlebih, Tabalong terus berkembang sebagai salah satu wilayah yang memiliki aktivitas investasi dan dunia usaha yang potensial.

Dengan layanan transaksi lintas negara yang semakin mudah, pelaku usaha diharapkan dapat memperoleh dukungan perbankan yang lebih optimal dalam menjalankan kegiatan bisnisnya. Pada saat yang sama, peluang tersebut juga dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi Bank Kalsel dalam meningkatkan kinerja dan memperluas basis layanan kepada sektor usaha.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkab Tabalong membangun ekosistem usaha yang semakin kompetitif dan adaptif terhadap perkembangan perdagangan serta investasi global. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Tingkatkan Kualitas Layanan, Bank Kalsel Cabang Barabai Renovasi Kantor

Published

on

Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal saat meresmikan renovasi Kantor Bank Kalsel Cabang Barabai. (Foto/Ist)

BARABAI, SuaraBorneo.com – Kantor Bank Kalsel Cabang Barabai kini tampil lebih representatif setelah dilakukan renovasi. Pembaruan fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya mempercantik wajah pelayanan, tetapi juga diikuti dengan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal saat meresmikan renovasi Kantor Bank Kalsel Cabang Barabai, Kabupaten HST, Kalimantan Selatan, Selasa (8/9/2026).

Bupati HST menyambut baik renovasi tersebut dan berharap peningkatan fasilitas kantor berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan.

Menurutnya, kantor yang lebih nyaman dan representatif harus mampu memberikan pengalaman pelayanan yang lebih baik, cepat, dan profesional, baik bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

“Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah menyambut baik dan mengapresiasi renovasi ini. Tentunya kita berharap dengan fasilitas yang semakin baik, pelayanan Bank Kalsel kepada masyarakat juga semakin baik, cepat dan profesional,” ujar Samsul Rizal.

Lebih jauh, Samsul Rizal menilai Bank Kalsel memiliki posisi strategis dalam mendukung pengelolaan keuangan daerah. Namun, peran tersebut diharapkan dapat terus diperluas sehingga keberadaan bank milik daerah itu memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat HST.

Ia mendorong Bank Kalsel agar turut memperkuat dukungan terhadap pelaku usaha, mendorong transaksi ekonomi masyarakat, serta mengambil bagian dalam berbagai program pembangunan yang membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan.

Dorong Sinergi Lebih Produktif

Samsul Rizal berharap hubungan antara Pemkab HST dan Bank Kalsel ke depan tidak hanya terbatas pada urusan administrasi dan pengelolaan keuangan daerah.

Menurutnya, sinergi yang terjalin harus mampu melahirkan berbagai program yang berdampak langsung terhadap masyarakat, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka peluang usaha, dan meningkatkan kesejahteraan.

“Kerja sama ini tentunya kita harapkan tidak hanya sebatas urusan administrasi keuangan daerah, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Bisnis Bank Kalsel Izhar mengatakan renovasi Kantor Cabang Barabai merupakan bagian dari komitmen perseroan untuk terus meningkatkan kualitas fasilitas sekaligus pelayanan kepada masyarakat HST.

Menurutnya, lingkungan pelayanan yang nyaman menjadi salah satu faktor penting dalam memberikan pengalaman terbaik kepada nasabah, sekaligus menjawab kebutuhan transaksi masyarakat yang terus berkembang.

Bank Kalsel, lanjutnya, juga siap memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten HST, baik dalam pengelolaan keuangan daerah maupun dalam mendukung berbagai agenda pembangunan dan penguatan ekonomi daerah.

Senada dengan itu, Direktur Operasional Bank Kalsel Iwan menegaskan komitmen perseroan untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah sekaligus bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat.

“Bank Kalsel berkomitmen untuk terus hadir sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten HST dan masyarakat, dengan memberikan layanan perbankan yang berkualitas serta mendukung terciptanya pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Renovasi Kantor Bank Kalsel Cabang Barabai pun diharapkan menjadi lebih dari sekadar pembaruan fisik gedung. Momentum tersebut menjadi langkah untuk memperkuat kontribusi Bank Kalsel dalam memperlancar aktivitas ekonomi, memperluas dukungan kepada masyarakat dan pelaku usaha, serta memperkokoh kolaborasi dengan Pemkab HST.

Dengan wajah kantor yang semakin representatif dan komitmen pelayanan yang terus ditingkatkan, Bank Kalsel diharapkan semakin dekat dengan masyarakat HST.

Keberadaannya pun bukan hanya sebagai tempat melakukan transaksi keuangan, tetapi juga sebagai mitra yang ikut menggerakkan roda perekonomian daerah dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Dukung Perputaran Ekonomi, Bank Kalsel Tanjung Resmi Punya Sentra Kas Utama

Published

on

Bank Kalsel Cabang Tanjung kini memiliki Sentra Kas Utama (SKM). (Foto/Hivianor)

TANJUNG, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel Cabang Tanjung kini memiliki Sentra Kas Utama (SKM). Fasilitas tersebut resmi diresmikan Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, Jumat (4/9/2026).

Peresmian berlangsung di lantai II Bank Kalsel Cabang Tanjung, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 54, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan, Haris Munandar, serta Deputi Kepala Divisi Implementasi SP, Pengawasan SP-PUR dan Perlindungan Konsumen, Rony Ferdiansyah.

Dari jajaran Bank Kalsel, hadir Direktur Bisnis Bank Kalsel Izhar, Kepala Divisi Treasury dan International Banking Deddy Setiawan, Kepala Penyelamatan Aset, Kepala Bank Kalsel Cabang Tanjung, Kepala Bank Kalsel Cabang Batulicin, serta sejumlah mitra.

Direktur Bisnis Bank Kalsel Izhar mengatakan, kehadiran Sentra Kas Utama Tanjung merupakan wujud komitmen Bank Kalsel dalam memperkuat sinergi dan koordinasi dengan Bank Indonesia serta pemerintah daerah.

Menurutnya, keberadaan SKM tersebut ditujukan untuk mendukung optimalisasi pengelolaan kas di daerah, khususnya Kabupaten Tabalong.

“Melalui layanan Sentra Kas Mitra Utama ini, tidak hanya meningkatkan status, tetapi juga memperluas ruang lingkup layanan yang menyangkut penyetoran, penarikan, pengelolaan hingga penukaran uang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengembangan Sentra Kas Mitra Utama merupakan bagian dari upaya Bank Kalsel memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan uang rupiah yang layak edar.

Renovasi ruang layanan SKM Tanjung, termasuk pemisahan ruang layanan, telah selesai pada pekan keempat Agustus 2026. Peningkatan infrastruktur tersebut dilakukan dengan memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, kelancaran operasional, serta penerapan tata kelola yang baik.

Ke depan, keberadaan Sentra Kas Utama di Bank Kalsel Cabang Tanjung diharapkan dapat memperlancar distribusi uang tunai sekaligus mendukung perputaran ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM dan masyarakat di Kabupaten Tabalong dan sekitarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf menyambut baik dan mengapresiasi rampungnya renovasi Sentra Kas Utama Tanjung.

Habib Taufani juga mengapresiasi Bank Kalsel yang kini telah berstatus sebagai bank devisa. Ia berharap status tersebut dapat diikuti dengan penyediaan layanan kas mata uang asing, khususnya dolar Amerika Serikat, di Bank Kalsel Cabang Tanjung.

“Karena potensi pasarnya cukup besar, apalagi ada perusahaan penanaman modal asing (PMA) seperti PT Conch South Kalimantan Cement,” katanya. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Wabup Tabalong Resmikan Sentra Kas Mitra Utama Bank Kalsel

Published

on

Wakil Bupati Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf Bersama Direktur Bisnis Bank Kalsel Izhar, Kepala Perwakilan BI Kalsel Haris Munandar dan Jajaran. (Foto/Ist)

TANJUNG, SuaraBorneo.com – Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf meresmikan Sentra Kas Mitra Utama (SKMU) Bank Kalsel Cabang Tanjung, Jum’at (4/9).

Peresmian ini berlangsung di Lantai II Bank Kalsel Cabang Tanjung, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 54, Kecamatan Tanjung.

“Bank Kalsel ditunjuk oleh Bank Indonesia (BI) sebagai SKMU, jadi cabang Tanjug ini ada enam kabupaten yang bisa menukarkan uang dan transaksi,” ujar Wabup.

Ia juga mengungkapkan hal ini dikarenakan Bank Kalsel Cabang Tanjung termasuk kelasnya paling tinggi, kelas utama sebagai mitra dan mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat.

“Kita berharap dengan adanya kolaborasi ini bisa mempermudah masyarakat, melayani masyarakat khususnya terkait perekonomian bukan hanya bentuk cash tapi juga digitalisasi,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Bisnis Bank Kalsel, Izhar menyampaikan, pihaknya akan mencoba mendorong perekonomian di daerah khususnya Tabalong dan daerah sekitarnya.

Ia juga mengatakan dengan adanya SKMU ini nanti uang yang ada di masyarakat itu benar-benar layak edar dan tidak ada lagi uang lusuh, lecek, hingga sobek.

“Bahkan kita nanti mencoba mendeteksi uang palsu, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan layanan inilah nantinya,” tuturnya.

Menurutnya, pelayanan ini bukan hanya untuk masyarakat tapi juga kelada perbankan yamg ada di wilayah banua anam ini.

Terpisah, Kepala Perwakilan BI Kalsel, Haris Munandar mengapresiasi naiknya Bank Kalsel menjadi SKMU.

“Artinya hal ini menjadi pengakuan bahwa perekonomian dan jasa perbankan di kawasan Tabalong ini sudah maju dan menjadi tulang punggung ekonomi,” jelasnya.

“Kedepannya kita berharap SKMU ini lokomotif pendukung percepatan pembangunan bukan hanya Tabalong tapi di segitiga emas (Kalsel, Kalteng, Kaltim),” pungkasnya. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Populer