Kalsel
Debit Air Bendungan Amandit Capai 2,90 Meter, BPBD HSS Bunyikan Sirine Waspada dan Dirikan Posko Tanggap Darurat
KANDANGAN, SuaraBorneo.com – Debit air di Bendungan Amandit Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dilaporkan telah mencapai ketinggian 2,90 meter, sehingga status waspada hingga siaga diberlakukan. Menyikapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten HSS membunyikan sirine atau alarm peringatan di Markas Komando (Mako) BPBD HSS sebagai bentuk peringatan dini kepada masyarakat.
Pembunyian sirine ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada seluruh masyarakat, khususnya warga yang bermukim di sekitar bantaran Sungai Amandit, agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi luapan Sungai Amandit akibat meningkatnya debit air.
Selain itu, sebagai langkah antisipasi dan kesiapsiagaan penanganan bencana, BPBD Kabupaten HSS juga telah mendirikan Posko Tanggap Darurat Banjir yang berlokasi di kawasan Lapangan Lambung Mangkurat atau Lapangan Voli, sebagai pusat koordinasi, pemantauan, serta pelayanan darurat bagi masyarakat terdampak.
Kepala BPBD Kabupaten HSS menyampaikan bahwa peningkatan debit air ini dipengaruhi oleh curah hujan yang cukup tinggi di wilayah hulu dan sekitarnya, sehingga berpotensi menyebabkan kenaikan permukaan air sungai dalam waktu relatif singkat.
“Dengan dibunyikannya sirine waspada dan siaga serta didirikannya posko tanggap darurat ini, kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, memantau perkembangan kondisi air, mengamankan barang-barang penting, serta bersiap apabila sewaktu-waktu diperlukan langkah evakuasi,” ujarnya.
BPBD Kabupaten HSS terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi Bendungan Amandit dan aliran Sungai Amandit, serta menjalin koordinasi dengan TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan relawan guna memastikan kesiapan penanggulangan bencana.
Masyarakat diharapkan tetap tenang namun waspada, mengikuti informasi resmi dari BPBD dan pemerintah daerah, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
BPBD Kabupaten HSS mengimbau masyarakat agar segera melapor ke posko atau pihak berwenang terdekat apabila terjadi peningkatan debit air secara signifikan atau muncul kondisi darurat di lingkungan sekitar. [Syarif/SB]
Bagikan keDaerah
Perluas Jaringan Layanan Perbankan, KCP Bank Kalsel Hadir di Halong
PARINGIN, SuaraBorneo.com – Akses layanan perbankan bagi masyarakat di wilayah Halong dan Juai kini semakin dekat. Bank Kalsel Kantor Cabang Pembantu (KCP) Halong resmi mulai beroperasi di Desa Halong, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Selasa (15/9/2026).
KCP Halong merupakan bagian dari perluasan jaringan pelayanan Bank Kalsel di Kabupaten Balangan. Kantor ini menjadi jaringan baru dari Bank Kalsel Cabang Paringin yang melayani masyarakat Kecamatan Halong dan Juai.
Pgs. Kepala Cabang Pembantu Halong, Andrean Sajidin, mengatakan, KCP Halong diharapkan dapat memudahkan masyarakat mengakses layanan perbankan dan ikut mendukung perekonomian daerah.
“Kehadiran KCP Halong diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan perbankan sehingga lebih mudah, cepat, dan efisien, tanpa harus ke Paringin,” harapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi menyambut baik mulai beroperasinya KCP Halong sebagai upaya mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat.
“Halong merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk lebih dari 21 ribu jiwa dan memiliki wilayah yang cukup luas. Dengan adanya KCP ini, masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Paringin untuk mendapatkan layanan perbankan,” katanya.
Akhmad Fauzi berharap, kehadiran KCP Halong dapat mempercepat dan mempermudah aktivitas perbankan masyarakat, khususnya pelaku usaha, petani, dan peternak, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. [adv]
Bagikan keBanjarbaru
Rapat Koordinasi Karhutla, Gubernur H Muhidin Tegaskan Optimalisasi Pemadaman Terus Dilakukan
BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalsel H Muhidin kembali memimpin rapat koordinasi (rakor) penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan kekeringan tahun 2026 bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel pada Kamis (17/09/2027) di Aula Idham Chalid Kantor Gubernur di Banjarbaru.
Sinergi perkuat penanganan Karhula ini dengan upaya pemadaman lanjutan yang dimulai besok pada Jumat (18/09/2026) dan akan difokuskan di area ring 1 kawasan Guntung Damar Banjarbaru yang terdeteksi cukup banyak titik api (hotspot), kendati sebagian tidak tampak di permukaan.
“Ternyata api berasa di bawah tanah, karena lahan ini lahan gambut,” sebut Gubernurnya kepada wartawan usai rakor.
Untuk menyiasati agar api tidak terus berasa di bawah tanah, Gubernur H Muhidin setuju menggunakan sistem suntik atau injeksi dengan air yang dicampur dengan Surfaktan Methyl Ester Sulfonate (MES) yang ramah lingkungan, hasil inovasi Polda Kalsel.
“Jadi kita juga ingin menguji berapa lama ai padam setelah dipadamkan dengan campuran cairan surfaktan ini,” ujarnya.
Dalam rakor, Gubernur H Muhidin juga mengingatkan bahwa Karhutla dan kekeringan yang terjadi sekarang perlu perhatian serius lagi, kerja ekstra dan kerja bersama semua unsur, termasuk masyarakat agar ikut mengawasi jika ada tindakan oknum pembakaran lahan secara sengaja.
Untuk itu, Gubernur Kalsel berinisiatif menyusun strategi baru dalam penanganan karhutla ini dengan pembentukan kelompok atau regu dari unsur yang terlibat yakni Polri, TNI, Lanud Sjamsudin Noor, Lanal Banjarmasin, dan ASN/BPBD Provinsi Kalsel.
Kelompok ini bekerja dengan sistem pembagian waktu tugas/sistem sif (shift work) yang dimaksudkan, personel di lapangan tidak kelelahan karena ada jeda istirahat.
Dalam arahan, Gubernur Kalsel juga memastikan kelengkapan peralatan di lapangan, seperti Selang pemadam kebakaran (fire hose) dan tempat penampungan air (bioflok).
Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Kalsel Irjenpol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan, pemadaman dengan metode suntik ini, akan lebih efektif dan mampu menghemat air, waktu dan tenaga.
Metode suntik gambut ini merupakan inovasi penanganan karhutla di lahan gambut Kalsel untuk memadamkan bara api tersembunyi di dalam tanah, menggunakan pipa berlubang khusus ke dalam lapisan tanah gambut yang terbakar.
Dalam rakor juga dijelaskan, air bertekanan yang semprotkam dicampur dengan cairan surfaktan surfaktan Methyl Ester Sulfonate (MES) dari minyak nabati yang diinjeksikan langsung ke titik bara di dalam tanah.
Teknik ini terbukti efektif menurunkan suhu tanah secara drastis, mematikan asap dan bara di bawah permukaan, serta mencegah api menyala kembali.
Disampaikan juga, Polda Kalsel sudah mengeluarkan maklumat dan dibagikan ke masyarakat, berisi anjuran agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan membakar, karena ada sangsi yang bisa diberlakukan bagi pelaku.
Sementara itu, Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus dalam rakor menyampaikan seputar upaya pemadaman karhutla ini.
Dilanjutkan kesiapan Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman LP Ambarita dan jajarannya, dalam mendukung angkutan udara untuk keperluan penanganan karhutla dan kekeringan ini. [ady/adpim]
Bagikan keBanjarmasin
Bank Kalsel Salurkan Bantuan CSR Budidaya Lele di Bank Sampah “Bahe’mart”
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel memperkuat komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan melalui penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR).
Kali ini, Bank Kalsel menyerahkan bantuan CSR Program Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Sampah Organik melalui Budidaya Ikan Lelekepada Pusat Daur Ulang (PDU) skala RT, Bank Sampah “Bahe’mart”, di Komplek Herlina Perkasa, Kelurahan Sungai Andai, Banjarmasin Utara, Rabu (16/9).
Penyerahan bantuan tersebut dihadiri langsung oleh Walikota Banjarmasin, Muhammad Yamin dan Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin. Kehadiran para pimpinan ini disambut hangat oleh Pengurus Bank Sampah “Bahe’mart” yang diketuai oleh Ibu Istiqomah bersama Ardiansyah, beserta warga setempat.
Sinergi ini menjadi bukti kolaborasi nyata antara Bank Kalsel, Pemerintah Kota Banjarmasin, dan penggerak lingkungan dalam menciptakan kawasan pemukiman yang mandiri dan berwawasan lingkungan.
Dukungan ini merupakan keberlanjutan dari kolaborasi sukses sebelumnya. Pada program awal, Bank Kalsel telah menyalurkan 20 unit Tempat Sampah Sedekah Botol Plastik yang tersebar di 13 titik strategis Kota Banjarmasi meliputi 7 titik di lembaga pendidikan, 3 titik di masjid, 1 titik di kantor pemerintahan, serta 2 titik di lingkungan RT. Dalam kurun waktu 7 bulan, program tersebut berhasil mengumpulkan 2.380 kg sampah botol plastik, di mana hasil penjualannya dimanfaatkan kembali untuk pembuatan komposter pengurai sampah organik.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan bahwa integrasi antara pengelolaan sampah organik dan budidaya ikan lele ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi sirkular yang nyata bagi warga setempat.
“Kami sangat mengapresiasi dedikasi Ibu Istiqomah, Bapak Ardiansyah, beserta seluruh pengurus Bank Sampah ‘Bahe’mart’ yang konsisten sejak berdiri tahun 2019 dalam mengelola sampah rumah tangga. Melalui bantuan budidaya ikan lele yang terintegrasi dengan pengelolaan sampah organik ini, kami ingin memastikan bahwa program CSR Bank Kalsel tidak hanya berdampak pada kelestarian lingkungan, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan warga secara mandiri,”ujar Fachrudin.
Sementara itu, Walikota Banjarmasin, Muhammad Yamin, menyampaikan apresiasi setinggitingginya atas kontribusi dan kepedulian Bank Kalsel terhadap masyarakat melalui program CSR tersebut.
“Bagi Pemerintah Kota Banjarmasin, program seperti ini sangat berarti karena menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Komposter sampah memberikan solusi untuk mengurangi sampah dari sumbernya, sekaligus mengubah sampah organik menjadi sesuatu yang bermanfaat. Hal ini sejalan dengan upaya kita bersama untuk mendorong masyarakat agar memulai kebiasaan memilah dan mengelola sampah dari sumber, sementara budidaya ikan lele dapat menjadi kegiatan produktif yang membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tutur Muhammad Yamin.
Walikota juga menekankan pentingnya keberlanjutan fasilitas yang telah diserahkan.”Peresmian hari ini bukanlah akhir dari sebuah program, yang paling penting adalah bagaimana fasilitas yang sudah diberikan ini dapat dimanfaatkan, dijaga, dan dikelola dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Saya berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat seperti ini dapat terus ditingkatkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan perkotaan,” tambahnya.
Melalui program CSR terpadu ini, Bank Kalsel terus membuktikan peran aktifnya sebagai mitra pembangunan daerah yang berfokus pada kesejahteraan sosial, keberlanjutan lingkungan, serta kemandirian ekonomi masyarakat. [Adv]
Bagikan keBanjarmasin
SMSI Kalsel Siapkan Rakor, Fokus Konsolidasi dan Evaluasi Kinerja
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Selatan (Kalsel) akan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama SMSI kabupaten/kota se-Kalsel pada Desember 2026.
Rakor tersebut akan menjadi ajang konsolidasi sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja SMSI sepanjang 2026.
Ketua SMSI Kalsel Anang Fadhilah mengatakan, Rakor penting digelar untuk mengetahui perkembangan organisasi di daerah, termasuk capaian target dan pelaksanaan program kerja yang telah disusun.
“Kita akan gelar rakor guna konsolidasi organisasi, selain juga untuk mengevaluasi kinerja selama setahun ini,” ujar Anang di Sekretariat SMSI Kalsel, Jalan Sultan Adam, Kompleks Andika Nomor 3, Banjarmasin, Minggu (14/9/2026).
Menurut dia, evaluasi tidak hanya dilakukan terhadap kepengurusan tingkat provinsi, tetapi juga SMSI di kabupaten dan kota.
Setiap pengurus daerah diminta menyampaikan capaian program secara resmi melalui Laporan Hasil Kinerja (LHK), yang dilengkapi dengan program kerja tahun 2026.
“Laporan resmi mesti mereka sampaikan melalui Laporan Hasil Kinerja (LHK) dengan melampirkan pula program kerja tahun 2026,” katanya.
Anang menjelaskan, LHK menjadi salah satu bahan penting untuk melihat sejauh mana program yang telah direncanakan dapat direalisasikan masing-masing SMSI kabupaten/kota.
Dari laporan tersebut, pengurus provinsi dapat melihat perkembangan organisasi di daerah, mulai dari program yang sudah berjalan, target yang telah dicapai hingga agenda yang masih harus diselesaikan.
Ia pun mengingatkan SMSI kabupaten/kota agar memanfaatkan waktu yang masih tersisa sebelum Rakor digelar. Sekitar tiga bulan waktu yang tersedia dinilai cukup untuk mengejar target program sekaligus merapikan administrasi dan menyelesaikan LHK.
“Dengan masih ada waktu sekitar tiga bulan ini, SMSI kabupaten/kota masih ada waktu mengejar target program dan merapikan LHK mereka,” ujarnya.
Rakor nantinya tidak hanya membahas evaluasi administratif. Forum tersebut juga diharapkan menjadi ruang untuk menyamakan langkah antara pengurus SMSI Kalsel dan jajaran kabupaten/kota.
Konsolidasi dinilai penting karena kekuatan organisasi di daerah menjadi bagian dari perkembangan SMSI secara keseluruhan. Capaian masing-masing kabupaten/kota akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pertimbangan dalam menentukan program organisasi ke depan.
Selain evaluasi kinerja 2026, Rakor juga akan menjadi kesempatan untuk membahas berbagai tantangan yang dihadapi media siber dan perusahaan media anggota SMSI di daerah.
Pembahasan tersebut diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi dan program kerja yang lebih sesuai dengan perkembangan industri media serta kebutuhan organisasi.
SMSI Kalsel meminta seluruh pengurus kabupaten/kota mempersiapkan laporan secara serius dan menyampaikan kondisi organisasi secara objektif.
Dengan persiapan tersebut, Rakor diharapkan tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi menjadi forum untuk memperkuat organisasi, meningkatkan kinerja, dan menyusun langkah bersama menghadapi tahun berikutnya. [Ady/SMSI-Ksl]
Bagikan keBanjarmasin
Gubernur H Muhidin Jenguk Korban Kapal Virgo Transport 8 di Rumah Sakit
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Muhidin bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Komandan Korem 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus dan Sekdaprov H. Muhammad Syarifuddin melakukan peninjauan di Posko informasi Kapal Tenggelam KM Virgo Transport 8 di Terminal Penumpang Trisakti sekaligus menjenguk korban yang dirawat di RSU Ulin Banjarmasin dan RS tingkat III Dr R Soeharsono (RS TPT) Banjarmasin pada Senin 14/09/2026).
Diketahui, penanganan para korban selamat atas tenggelamnya KM Virgo Transport 8 saat ini tersebar di RSUD Ulin Banjarmasin sebanyak 6 orang, RS tingkat III Dr R Soeharsono (RS TPT) Banjarmasin sebanyak 7 orang, dan di RSUD Sultan Suriansyah ada dua orang.
Tercatat, 59 korban lainnya sudah ditempatkan di penginapan sebelum mereka pulang ke rumah masing-masing.
“Kami sudah perintahkan kepada pihak rumah sakit agar melakukan pelayan secepatnya untuk para korban,” ujar gubernur usai peninjauan.
Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Kalsel, Gubernur H Muhidin menyampaikan belangsungkawa yang mendalam atas insiden tenggelamnya KM Virgo Transport 8 saat melakukan pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin, Mnggu dini hari (13/9/2026) itu.
Sementara itu, Menhub Dudy Purwagandhi menyebutkan, data terakhir diterima pihaknya, penumpang selamat yang sudah dievakuasi sebanyak 108 orang, 6 orang meninggal dunia, dan 129 lainnya masih dalam pencarian.
Belum ditentukan batas waktu pencarian ujar Menteri Dudy, namun akan dimaksimalkan upaya pencarian korban oleh tim yang melibatkan berbagai unsur, diantaranya personel TNI, Polri, KSOP, dan pemerintah daerah, serta unsur-unsur lain.
Disebabkan, memasuki hari kedua pencarian korban, pihak Basarnas mengerahkan 22 armada yang terdiri atas unsur laut dan udara. Sebanyak 17 armada laut dan lima unsur udara diterjunkan untuk menyisir wilayah yang diduga menjadi lokasi kecelakaan kapal.
Ditempat yang sama, Direktur RSUD Ulin dr Among Wibowo menyebut, hingga saat ini pihaknya menerima 6 pasien dari penumpang kapal tenggelam ini, lima diantaranya sudah masuk ruangan untuk observasi lanjutkan.
Secara umum, pasien yang kebanyakan mengalami cedera di daerah dada, tangan dan kepala. “Dari hasil CC, Kondisi pasien Alhamdulillah sudah mulai membaik,” ujar Among.
Terkait biaya pengobatan para korban, semua akan ditanggung pihak Jasa Raharja.
Turut dalam peninjauan, Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero) Muhammad Awaluddin dan jajarannya.
Dalam pernyataannya, pihak keluarga korban meninggal dunia, akan diberikan santunan Rp50 juta per orang ditambah dana ekstra cover dari asuransi PT Jasa Raharja Putera senilai Rp20 juta.
Sedangkan korban yang dirawat di rumah sakit, dijatah plafon biaya perawatan sebesar Rp20 juta per orang ditambah asuransi Jasa Raharja Putera Rp10 juta.
“Kami masih mendata korban dan ahli waris. Kalau data sudah terverifikasi, standar layanan kita 2 x 24 jam, dana kita serahkan,” ujar Awaludin. [ady/adpim]
Bagikan keBanjarmasin
Meriahkan Hari Jadi ke 500 Kota Banjarmasin, Cashback Hingga Rp500 Ribu Melalui Kredit Multiguna Bank Kalsel
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin, Bank Kalsel menghadirkan promo spesial untuk nasabah. Dapatkan cashback hingga Rp500 ribu melalui Kredit Multiguna Bank Kalsel.
Saatnya wujudkan berbagai kebutuhan pian dengan Kredit Multiquna Bank Kalsel sekaligus nikmati cashback spesial pada momen istimewa Kota Banjarmasin. Banjarmasin 500 Tahun, Cashback-nya Juga 500!
Yuk, ajukan sekarang melalui Bank Kalsel!
Syarat dan ketentuan berlaku :
• Debitur Kredit Konsumtif yakni PNS, CPNS,
Pensiunan termasuk pensiunan Janda/Duda,
PNS Vertikal, PPPK, Pegawai PDAM, Kepala
Desa, Aparat Desa, Anggota BPD yang
gajinya disalurkan melalui Bank Kalsel
• Seluruh Kredit Multiguna kecuali (Kredit
Properti, FLPP, Tapera, UMG dan
• Minimal Plafond Rp65.000.000,- (enam
puluh lima Juta Rupiah) dengan jangka
waktu kredit minimal 2 tahun
• Berlaku untuk Cabang Utama Konsolidasi
• Cashback Rp500.000,- untuk New, Take
Over dan Top up, Diambil dari biaya provisi
yang dibayarkan oleh debitur
• Kredit wajib di realisasikan pada masa
periode promosi tersebut
• Periode Promo 14 September s/d 14 Oktober 2026
*Berlaku di Kantor Cabang Utama Banjarmasin dan
seluruh unit kerja di bawahnya.
#BankKalsel #Banjarmasin500 #KreditMultiguna
#Cashback500Ribu lebih sedikit
Daerah
Kembangkan Dunia Usaha, Pemkab Tabalong Dorong Bank Kalsel Perluas Layanan Transaksi Internasional
TANJUNG, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong mendorong Bank Kalsel untuk menangkap peluang transaksi internasional seiring meningkatnya investasi dan aktivitas dunia usaha di daerah tersebut. Penguatan layanan perbankan lintas negara dinilai penting untuk mendukung perusahaan di Tabalong yang memiliki hubungan bisnis dengan mitra luar negeri.
Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, mengatakan perkembangan dunia usaha di Kabupaten Tabalong turut menghadirkan kebutuhan layanan keuangan yang semakin luas. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi Bank Kalsel untuk mengembangkan layanan perbankan internasional, khususnya dalam memfasilitasi transaksi perusahaan dengan mitra bisnis di berbagai negara.
Salah satu peluang yang dinilai cukup potensial berasal dari perusahaan-perusahaan yang menjalin transaksi dengan mitra usaha di China. Menurut Habib Taufan, penguatan kerja sama dengan perbankan luar negeri dapat memberikan nilai tambah bagi Bank Kalsel sekaligus memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam melakukan transaksi lintas negara.
Potensi tersebut juga tidak hanya terbatas pada satu sektor. Perkembangan kebutuhan alat berat, kendaraan, hingga kendaraan listrik yang memiliki keterkaitan dengan pasar China dinilai dapat menjadi ceruk baru bagi Bank Kalsel untuk memperluas cakupan layanan perbankannya.
“Ini peluang juga, mereka kebanyakan langsung dari Cina juga. Ini peluang yang bisa dikerjasamakan dengan pihak swasta untuk memaksimalkan lagi pendapatan dari Bank Kalsel dan mempermudah orang untuk transaksi internasional,” ujar Habib Taufan.
Ia menegaskan, Pemkab Tabalong siap mengambil peran dalam mendorong terwujudnya kolaborasi tersebut, termasuk memfasilitasi komunikasi Bank Kalsel dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Tabalong.
“Bank Kalsel segera dilakukan kerja sama. Kita nanti membantu, kita fasilitasi ke perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Tabalong,” tambahnya.
Habib Taufan berharap pengembangan layanan transaksi internasional dapat semakin memperkuat peran Bank Kalsel dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Terlebih, Tabalong terus berkembang sebagai salah satu wilayah yang memiliki aktivitas investasi dan dunia usaha yang potensial.
Dengan layanan transaksi lintas negara yang semakin mudah, pelaku usaha diharapkan dapat memperoleh dukungan perbankan yang lebih optimal dalam menjalankan kegiatan bisnisnya. Pada saat yang sama, peluang tersebut juga dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi Bank Kalsel dalam meningkatkan kinerja dan memperluas basis layanan kepada sektor usaha.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkab Tabalong membangun ekosistem usaha yang semakin kompetitif dan adaptif terhadap perkembangan perdagangan serta investasi global. [adv]
Bagikan ke-
Kaltara2 tahun agoAcara Apel Digelar di Islamic Center Bitul Izzah
-
Kalsel2 tahun agoDibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua
-
Kalbar2 tahun agoReses Ke Melawi, Yessy Lakukan Pelatihan Bagi Masyarakat Peduli Api
-
Balikpapan2 tahun agoMulai 1 September 2024, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
-
Kalsel2 tahun agoKalsel Raih Penghargaan Komunitas Informasi Masyarakat Terinovatif 2024
-
Kriminal-Hukum2 tahun agoSat Narkoba Polres Sergai Ringkus PNS Pemko Tebing Tinggi Bawa Sabu
-
Jakarta2 tahun agoBMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Angin Kencang dan Petir

