Banjarmasin
Gubernur H Muhidin Pimpin RUPS, Bank Kalsel Kinerja Kategori Baik dan Sehat
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin memimpin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 sekaligus Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa 2026 Bank Kalsel, Rabu (04/03/2036) di Rattan Inn Hotel, Banjarmasin.
Rapat yang digelar tertutup itu, dihadiri para bupati/walikota se Kalsel, Direktur Utama Bank Kalsel Fahrudin beserta direksi beserta anggota komisaris, dan pihak terkait lain.
Dalam rapat disepakati untuk meningkatkan kinerja pendapatan Bank Kalsel dan pro aktif jemput bola ke masyarakat atau pengusaha di daerah khususnya.
Gubernur H Muhidin menilai, kinerja Bank Kalsel tahun 2025 sudah dalam kategori sehat. Namun hal itu belum cukup ujarnya, tapi tetap kuat bersaing dengan perbankan lainnya.
“Bank Kalsel sudah baik dan sehat. Tetapi harus lebih aktif jemput bola melayani seluruh lapisan masyarakat di Banua,” ungkap Gubernur.
Hal mendasar lain yang disepakati adalah terkait modal Rp 10 triliun yang akan dipenuhi dengan opsi dua pola yaitu seri A dan seri B.
Terkait rencana perubahan Bank Kalsel menjadi bank devisa, diperkirakan bisa terealisasi pada bulan Juni mendatang.
Pada bagian lain, Pemerintah Provinsi Kalsel juga menyalurkan dana bagi hasil pajak daerah ke kabupaten/kota se Provinsi ini, triwulan IV tahun anggaran 2025.
Penyaluran bagi hasil pajak langsung disampaikan Gubernur Kalsel H Muhidin disertai penandatanganan berita acara, usai melakukan RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 sekaligus Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa 2026 Bank Kalsel.
Pemko Banjarmasin mendapat bagi hasil senilai Rp123.275.258.828, Pemko Banjarbaru senilai Rp53.198.013.216, Kabupaten Banjar Rp63.362.931.379, Kabupaten Tanah Bumbu Rp47.800.419.783, dan Kabupaten Balangan dijatah Rp20.945.992.978,
Kemudian, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Rp 27.576.600.964, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Rp27.875.,487.303, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) 29.006.656.800, dan Kabupaten Tapin sebanyak Rp29.547.872.958,
Sedangkan Kabupaten Barito Kuala (Batola) mendapat bagian Rp30.422.656.319, Kabupaten Kotabaru Rp36.410.035.771, Kabupaten Tanah Laut senilai Rp41.021.342.537, dan Kabupaten Tabalong Rp41.247.449.170.
Terkait besaran angka pembagian ini, menurut Gubernur sudah dilakukan secara proporsional sesuai ketentuan dan pertimbangan lain.
Kota Banjarmasin merupakan penerima terbanyak karena termasuk daerah dengan kepadatan kendaraan bermotor tertinggi dibanding daerah lainnya.
Diharapkan gubernur kedepannya, pembagian pajak ini bisa lebih imbang semua kabupaten/kota. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
UPZ Bank Kalsel Ucapkan Selamat Kepada BAZNAS Raih Prestasi Provinsi Terbaik
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel mengucapkan selamat dam sukses kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang meraih prestasi sebagai BAZNAS Provinsi Terbaik pada Grand BAZNAS Award 2026.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas komitmen, dedikasi, dan profesionalisme dalam pengelolaan zakat serta upaya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Semoga prestasi ini semakin memperkuat semangat dalam mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah serta terus menghadirkan program-program yang produktif, amanah, dan berkelanjutan bagi kesejahteraan umat.
UPZ Bank Kalsel berharap, pencapaian luar biasa ini semoga BAZNAS Kalsel semakin maju, terpercaya dan terus menebar kebermanfaatan.
Bagi Donatur dan Sahabat Bank Kalsel yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan kamu bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel. [adv]
Rekening Zakat, Infak dan Sedekah : Bank Kalsel Syariah 6500844928 (Zakat) 6500846214 (Infak dan sedekah) A.n Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel
Konsultasi dan Konfirmasi transfer via WA Center UPZ Bank Kalsel: 0811505153.
Bagikan keBanjarmasin
Bank Kalsel Bantu Renovasi TPA Al Fatihah Anjir Muara Batola
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel terus meningkatkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan, salah satunya membantu renovasi bangunan Tempat Pendidikan Al Quran (TPA) Al Fatihah yang kondiisi beberapa dindingnya sudah banyak yang rusak.
Doso Setiawan Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel menjelaskan, Bank Kalsel lewat UPZ Bank Kalsel terus memberikan manfaat untuk masyarakat lewat beragam program dan bantuan.
“Termasuk untuk dunia pendidikan kami sangat fokus untuk memberikan bantuan, baik beasiswa hingga perbaikan bangunan pendidikan seperti di TPA Al Fatihah ini kami membantu untuk renovasi ,” jelasnya pada penyerahan simbolis bantuan, Kamis (15/10).
Doso berharap bantuan dari Bank Kalsel ini bisa membuat anak-anak semakin nyaman saat belajar mengaji di TPA Al Fatihah.
Sementara itu, Anisya perwakilan dari TPA Al Fatihah berterima kasih atas bantuan dan support Bank Kalsel terhadap TPA Al Fatihah Anjir Muara Batola yang sangat cepat merespon untuk membantu perbaikan bangunan TPA Al Fatihah .
“Saya mewakili TPA Al Fatihah mengucapkan terima kasih, TPA Al Fatihah ini merupakan TPA gratis yang kami peruntukkan untuk anak anak di kawasan Anjir Muara dan kami sudah berdiri lebih dari 10 tahun,” imbuhnya. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Bank Kalsel Dukung Konsolidasi Delapan BPR Milik Pemkab di Kalsel
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel siap mendukung konsolidasi delapan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) di Kalimantan Selatan (Kalsel). Dukungan tersebut meliputi penyediaan fasilitas kantor pusat di Banjarmasin hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) untuk memperkuat kelembagaan dan memperluas akses pembiayaan masyarakat.Cari Peta Wilayah
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan hal itu seusai penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) konsolidasi BPR milik pemerintah daerah se-Kalsel di Hotel Galaxy, Banjarmasin, Selasa (13/10/2026) malam.
Delapan BPR yang akan dikonsolidasikan berasal dari Kabupaten Tabalong, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Selatan, Barito Kuala, Tapin, Kotabaru, dan Tanah Laut.Kelola Kas Bisnis
Fachrudin mengatakan, rencana penggabungan tersebut telah dibahas sekitar dua tahun terakhir dan kini dimatangkan bersama Pemerintah Provinsi Kalsel serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Menurutnya, konsolidasi diharapkan membuat kelembagaan BPR lebih sehat, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat koordinasi bisnis sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.Baca Berita Lokal
Sebagai dukungan konkret, Bank Kalsel siap memfasilitasi kebutuhan kantor pusat BPR hasil konsolidasi di Banjarmasin. Penguatan kapasitas komisaris, direksi, dan pegawai juga akan didukung melalui program pelatihan di Aksel University.
Fachrudin menegaskan, penggabungan kelembagaan tidak berarti menghapus program pembiayaan yang telah berjalan di masing-masing daerah. Program tersebut tetap dapat disesuaikan dengan visi dan misi kepala daerah serta kebutuhan masyarakat, termasuk pembiayaan berbunga nol persen bagi pelaku usaha.
Proses konsolidasi ditargetkan memasuki tahap pelaksanaan pada April 2027. Penyusunan format kelembagaan dan mekanisme penggabungan akan dilakukan sesuai ketentuan OJK agar transisi berjalan tertib tanpa mengganggu keberlangsungan operasional.
Sementara itu, Gubernur Kalsel, H. Muhidin, mengatakan konsolidasi delapan BPR bertujuan memperkuat layanan permodalan, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).Buka Tabungan
Dengan pusat operasional di Banjarmasin dan jaringan kantor di kabupaten, BPR hasil konsolidasi diharapkan mampu memberikan layanan pembiayaan yang lebih terkoordinasi, sekaligus tetap mengakomodasi kebutuhan masing-masing daerah.
Fachrudin berharap konsolidasi ini membuka peluang sinergi yang saling menguntungkan antara BPR dan Bank Kalsel. Pembagian peran bisnis yang jelas dinilai penting agar kedua lembaga dapat saling melengkapi dalam memperluas akses layanan keuangan dan pembiayaan produktif bagi masyarakat Banua. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Lewat AKSEL by Bank Kalsel, Semua Tagihan Listrik dan PDAM Bisa Dibayar
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Kini setiap awal bulan nasabah Bank Kalsel tidak perlu pusing lagi memikirkan pembayaran. Dengan AKSEL by Bank Kalsel, cukup di rumah semua tagihan bisa dibayarkan, seperti listrik dan air bersih.
Gunakan AKSEL by Bank Kalsel, pembayaran tagihan PLN dan PDAM dapat dilakukan langsung melalui smartphone, kapan saja dan di mana saja.
Memasuki awal bulan, ketika tagihan listrik dan air mulai berdatangan, masyarakat tidak perlu repot berpindah-pindah layanan untuk menyelesaikannya.
Cukup membuka aplikasi AKSEL by Bank Kalsel, berbagai kebutuhan pembayaran tagihan bulanan bisa dilakukan dalam satu genggaman.
Melalui fitur PLN dan PDAM, pengguna dapat melakukan pembayaran dengan praktis tanpa harus keluar rumah atau mengantre. Hanya dalam beberapa langkah, tagihan bulanan pun dapat diselesaikan dengan cepat.
Kehadiran fitur tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Kalsel menghadirkan layanan perbankan digital yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat
AKSEL dirancang untuk menemani berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk urusan pembayaran tagihan rutin. Bayangkan, dua tagihan sekaligus listrik dan air bisa dibereskan hanya dari satu aplikasi.
Tidak perlu panik ketika tanggal satu tiba. Cukup buka AKSEL, pilih layanan yang dibutuhkan, lakukan pembayaran, dan aktivitas pun kembali berjalan. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Dorong Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi Kalsel, Bank Kalsel Memiliki Peran Strategis
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah (Pemda) dalam memperkuat pembangunan Kota Banjarmasin dan mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Hal itu disampaikan Tenaga Ahli Gubernur Kalsel, H Ibnu Sina, dalam Sharing Session Performance Review Meeting Bank Kalsel bersama Aksel University di Banjarmasin, Jumat (9/10/2026).
Menurut Ibnu Sina, kontribusi Bank Kalsel tidak sebatas mendukung pengelolaan keuangan daerah, tetapi juga memperkuat kapasitas fiskal pemerintah dan memperluas akses pembiayaan bagi sektor produktif.
Peran tersebut semakin penting di tengah tantangan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pendapatan, meningkatkan efisiensi belanja, serta mempercepat pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Karena itu, Bank Kalsel diharapkan mampu memperkuat dukungan melalui layanan keuangan dan pembiayaan yang produktif, tepat sasaran, serta berkelanjutan.
Sinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya juga perlu terus ditingkatkan agar potensi ekonomi daerah dapat dimanfaatkan secara optimal.
Dengan demikian, Bank Kalsel tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan daerah, tetapi juga menjadi mitra pembangunan yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Banua. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Teller Bank Kalsel: Memudahkan Transaksi Nasabah Juga Dedikasi dan Pelayanan Sepenuh Hati
BANJARMASIN SuaraBorneo.com – Di balik setiap kemudahan transaksi perbankan yang dirasakan oleh nasabah, selalu ada dedikasi dan pelayanan sepenuh hati.
Hal inilah yang tergambar dalam episode terbaru program “POV AKSEL” dari Bank Kalsel, yang kali ini membagikan sudut pandang Kirana, seorang Teller di Bank Kalsel. Di Banjarmasin, Sabtu (10/10/2026).
Melalui kesehariannya, Kirana membuktikan bahwa peran seorang Teller jauh melampaui tugas administratif seperti sekadar menerima dan memproses transaksi.
Menurutnya, profesi ini menuntut tingkat ketelitian yang tinggi, keramahan yang konsisten, serta komitmen kuat untuk memastikan setiap kebutuhan nasabah dapat dilayani dengan baik dan tuntas.
Semangat yang selalu dipegang teguh oleh Kirana dalam menjalankan tugasnya adalah bahwa di balik setiap transaksi, ada pelayanan yang bertujuan untuk membuat semuanya terasa lebih mudah bagi nasabah.
Dalam tayangan tersebut, Kirana juga membagikan nilai penting yang menjadi kunci dari pelayanannya. Ia percaya bahwa pelayanan terbaik tidak hanya hadir dari kecepatan bekerja, melainkan selalu dimulai dari proses yang humanis, yaitu mendengar, memahami, lalu membantu nasabah menemukan solusi.
Selain memberikan pelayanan tatap muka yang prima dan sepenuh hati di kantor cabang, Bank Kalsel juga terus hadir mempermudah aktivitas finansial Anda melalui layanan digital.
Nikmati berbagai kemudahan bertransaksi di mana saja dan kapan saja. Download aplikasi AKSEL Bank Kalsel di Play Store atau App Store sekarang!
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi tautan berikut: https://bit.ly/akselbybankkalsel
Bank Kalsel berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia. Bank Kalsel merupakan peserta penjaminan LPS. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Dishub Gandeng Aksel by Bank Kalsel Terapkan Tarif Papadaan
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Tarif Papadaan resmi diterapkan pada semua moda transportasi perkotaan, yang dikelola Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, Dishub Kota Banjarmasin dan Dishub Kota Banjarbaru.
Cukup membayar Rp5.000, dengan satu kali tap kartu pra bayar nir sentuh, atau QRIS, dan aplikasi dompet digital, maka pengguna dapat berganti moda transportasi publik modern, hingga 3 kali.
Dengan tarif terintegrasi antara Trans Banjarbakula, Trans Banjarmasin dan Trans Banjarbaru, pengguna dapat menikmati 3 noda angkutan ini, dengan satu kali bayar, berlaku hingga 90 menit.
Penerapan Tarif Papadaan ini, mendapat dukungan penuh dari Bank Pembangunan Daerah, Bank Kalsel melalui aplikasi Aksel.
“Dari aplikasi Aksel, fasilitasi proyek perubahan, implementasi tarif papadaan, yaitu tarif terintegrasi untuk Trans Banjarbakula dan Trans Banjarmasin. Kita berharap ini tidak hanya terkait dengan layanan angkutan perkotaan, tetapi juga digitalisasi keuangan, kemudian peningkatan pendapatan daerah, dan kreatif financing yang bisa dikerjasamakan Bank Kalsel dengan Dinas Perhubungan, serta dari kolaborasi antar pemerintah daerah,” jelas Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, M. Fitri Hernadi, Kamis (8/10).
Pada penerapan tarif papadaan ini, Bank Kalsel yang mengatur di balik layar, untuk mengintegrasikan tarif 3 moda transportasi perkotaan tersebut.
“Bahkan ke depan, asal Tarif Berlangganan, pembelian hanya di Aksel, lebih murah dan bisa melalui aplikasi,” tambah Fitri.
Sementara itu, Direktur Bisnis Bank Kalsel, Izhar mengatakan, Bank Kalsel akan selalu mendukung pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam seluruh kegiatan.
“Terutama sebagaimana komitmen kita dengan Bank Indonesia akan selalu mendukung digitalisasi Kalimantan Selatan, dengan salah satu kegiatan yang ada di Trans Banjarbakula ini, salah satunya mendorong untuk digitalisasi,” ujarnya.
Kehadiran tarif papadaan ini, diharapkan semakin membuat masyarakat nyaman menggunakan transportasi publik dengan harga terjangkau, dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.
Bagikan ke-
Kaltara2 tahun agoAcara Apel Digelar di Islamic Center Bitul Izzah
-
Kalsel2 tahun agoDibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua
-
Balikpapan2 tahun agoMulai 1 September 2024, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
-
Kalbar2 tahun agoReses Ke Melawi, Yessy Lakukan Pelatihan Bagi Masyarakat Peduli Api
-
Kalsel2 tahun agoKalsel Raih Penghargaan Komunitas Informasi Masyarakat Terinovatif 2024
-
Kriminal-Hukum2 tahun agoSat Narkoba Polres Sergai Ringkus PNS Pemko Tebing Tinggi Bawa Sabu
-
Jakarta2 tahun agoBMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Angin Kencang dan Petir

