Pengurus DPC Organda Kabupaten Kapuas Resmi Dilantik - SuaraBorneo.com
Connect with us

Kalteng

Pengurus DPC Organda Kabupaten Kapuas Resmi Dilantik

Published

on

Pelantikan pengurus DPC Organda Kabupaten Kapuas masa bakti 2026-2031. (foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Kapuas masa bakti 2026 -2031 resmi dilantik Senin (11/5/2026).

Pelantikan oleh Ketua DPD Organda Provinsi Kalteng Ducun Helduk Umar di Aula Kantor Dishub Kapuas dihadiri pihak Pemkab Kapuas Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Kabag PBJ) Setda Kapuas Sidik Widiantoro pihak Dishub pelaku usaha angkutan serta undangan lainnya.

Kabag PBJ Setda Kapuas Sidik Widiantoro yang membacakan sambutan Bupati Kapuas menyampaikan bahwa keberadaan Organda sangat strategis. “Organda bukan sekadar organisasi pengusaha tetapi mitra pemerintah dalam menyediakan layanan transportasi yang aman nyaman tertib dan terjangkau bagi masyarakat Kapuas,” katanya.

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Kapuas menyambut baik kepengurusan baru DPC Organda Kabupaten Kapuas di bawah kepemimpinan Arjusika Triady untuk masa bakti 2026 – 2031.

Lebih lanjut ia menyampaikan pesan harapan Bupati Kapuas untuk kepengurusan baru Organda. Pertama menjadikan Organda sebagai organisasi yang solid dan profesional serta menjaga kekompakan antarvanggota dan menyelesaikan setiap persoalan melalui musyawarah.

Kedua memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, khususnya dengan Dinas Perhubungan Satlantas dan perangkat daerah terkait dalam membahas berbagai isu transportasi seperti peremajaan armada penataan terminal retribusi hingga angkutan perbatasan.

Ketiga mendukung program pembangunan daerah khususnya dalam peningkatan konektivitas desa ketahanan pangan dan pengembangan sektor pariwisata.

“Harapannya agar Organda dapat membantu memastikan distribusi logistik hasil pertanian serta akses masyarakat menuju
pusat kota dapat berjalan lancar,” ujarnya.

Ia menambahkan Pemerintah Kabupaten Kapuas berkomitmen terus mendukung dan membina Organda. Diharapkan pula organisasi ini semakin solid profesional dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah melalui sektor transportasi yang berkualitas.

Sementara itu Ketua DPC Organda Kabupaten Kapuas Arjusika Triady mengatakan membantuk dan memperkuat anggota Organda Kabupaten Kapuas menjadi lebih solid lagi.

“Kita kejar tayang karena terjadi kevakuman selama 10 tahun. Semoga ini berjalan lancar. Terima kasih kepada ketua DPD Organda Kalteng yang sudah melantik kami di Kabupaten Kapuas ini,” ujarnya. (Ujg/SB)

Bagikan ke

Kalteng

Pemda Kapuas Dan BPJS Kesehatan Ajak PBS dan Tambang Bantu Masyarakat Terkait Pengaktifan Program JKN

Published

on

Kepala BPJS Cabang Palangkaraya K Hindro Kusumo. (foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemda Kabupaten Kapuas dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengajak perusahaan PBS dan tambang di Kabupaten Kapuas Kalteng membantu masyarakat keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kegiatan tindak lanjut program Skema Sharing Iuran (SSI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Kapuas di Aula Kantor Bapperida Kapuas Senin (11/5/2026) dihadiri Wabup Kapuas Dodo mewakili Bupati Kapuas HM Wiyatno Sekda Kapuas Usis I Sangkai Kepala Bapperida Ahmad M Saribi BPJS Cabang Kuala Kapuas
serta pihak perusahaan.

“Harapannya dengan skema sharing CSR dari perusahaan masyarakat Kapuas dapat terbantu program JKN itu,” ujar Wabup.

Kepala BPJS Cabang Palangkaraya K Hindro Kusumo mengatakan dalam pertemuan mengajak pengusaha sektor tambang dan PBS membantu masyarakat sekitar terkait keberlanjutan program JKN.

“Intinya mengajak seluruh PBS yang ada di Kabupaten Kapuas untuk sama sama membantu masyarakat di Kabupaten
Kapuas khususnya yang ada disekitar perusahaan,” katanya kepada wartawan usai kegiatan.

Ia mengatakan sejak awal tahun 2026 per satu januari kepesertaan JKN bagi masyarakat statusnya mengalami penonaktifan.

Ia menjelaskan segmen untuk program JKN yang dibiayai oleh pemda banyak yang non aktif karena dampak pengurangan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat ke daerah.

Ia melanjutkan dampaknya juga berimbas ke program JKN. Oleh karena itu dibutuhkan bantuan dari pihak ketiga badan usaha selama ini yang mempunyai alokasi dana CSR untuk masyarakat sekitar

“Kami berharap ada yang bisa dialokasikan untuk masyarakat yang non aktif ini jadi dalam waktu dekat bisa aktif kembali sehingga masyarakat kembali memiliki akses pelayanan kesehatan,” ujarnya. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Dorong Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) Bapperida Kapuas Gelar Kick Off Meeting

Published

on

Kick Off Meeting Program PPSP Kabupaten Kapuas Tahun 2026 di Aula Kantor Bapperida Jumat (8/5/2026). (foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Badan Perencanaan Riset Dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Kick Off Meeting Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) Jumat (8/5/2026).

Kegiatan bertempat di Aula Kantor Bapperida dibuka Asisten II Setda Kapuas Kusmiati dihadiri Kepala Bapperida Ahmad M Saribi OPD dan camat.

Kepala Bapperida Kapuas Ahmad M Saribi mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut hasil Kick Off Meeting pelaksanaan PPSP Tahun 2026 dilaksanakan Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah tanggal 20 April 20256.

Ia mengatakan Kick Off Meeting PPSP adalah kegiatan oleh Pokja Perumahan dan Kawasan Permukiman yang anggarannya dibebankan melalui APBD Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.

“Untuk itu melalui kegiatan ini diperlukan komitmen bersama pemerintah daerah dalam menjalankan percepatan pembangunan sanitasi permukiman yang telah diteapkan,” ujarnya.

Sementara itu Asisten II Setda Kapuas Kusmiati mewakili Sekda Kapuas Usis I Sangkai mengatakan kegiatan ini merupakan bagian penting dalam mendukung pencapaian target pembangunan sanitasi.

Ia menjelaskan PPSP tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

“Ini akan menjadi titik awal penguatan koordinasi lintas sektor sekaligus persiapan implementasi PPSP 2026 termasuk sinergi penyusunan dokumen perencanaan sanitasi tahun 2027,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan program PPSP ini tidak hanya berfokus pada penyediaan infrastruktur tetapi diarahkan pada pemenuhan layanan yang aman dan berkelanjutan. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

DPRD Kapuas Gelar Rapat Paripurna Ke 7 Tahun 2026 Agenda Tutup Masa Sidang I dan Membuka Masa Sidang IIĀ 

Published

on

DPRD Kapuas pada pelaksanaan Rapat Paripurna ke 7 masa Persidangan I Tahun 2026. (foto/Ist)Ā 

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas menggelar Rapat Paripurna Ke 7 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026, Jumat (8/5/2026).

Agenda Penyampaian Laporan Kegiatan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026 dan Tutup Masa Persidangan I dan Membuka Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026.

Kegiatan bertempat di ruang rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kapuas Ardiansah didampingi Wakil Ketua II Berinto dihadiri Wabup Kapuas Dodo Forkopimda OPD para anggota dewan serta udangan lainnya.

Wakil Bupati Kapuas Dodo menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin selama masa sidang pertama.

“Kerja keras legislatif sangat membantu kelancaran program pembangunan di daerah. Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota dewan atas pelaksanaan masa persidangan I yang berjalan lancar,” katanya.

Wabup menyatakan kesiapan jajaran pemerintah daerah untuk terus berkolaborasi secara solid memasuki masa persidangan baru guna memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Sebelumnya Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kapuas Berinto dalam paparannya menyampaikan laporan kinerja alat kelengkapan dewan.

Ia mengatakan laporan ini merupakan wujud pertanggungjawaban kami kepada publik mengenai apa yang telah dikerjakan oleh pimpinan komisi badan hingga fraksi-fraksi pendukung dewan.

“Kami berharap hasil evaluasi ini menjadi pijakan kuat untuk program kerja di masa persidangan berikutnya demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kapuas,” katanya.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Ardiansah menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama eksekutif selama ini serta secara resmi membuka lembaran sidang yang baru.

Ia menjelaskan dengan telah disampaikannya laporan kegiatan dewan tadi maka Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026 kami nyatakan ditutup dan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 resmi dibuka.

“Harapannya terus tingkatkan terus kerja sama dan saling menghormati yang telah terjalin selama ini demi kemajuan daerah yang kita cintai menuju Kabupaten Kapuas yang lebih bermartabat dan bersinar,” ujarnya. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Disdukcapil Kapuas Gelar Rakor Pengaktifan Kembali JarkomdatĀ 

Published

on

Pelaksanaan Rakor Jarkomdat di Aula Disdukcapil Kapuas Rabu (6/5/2026). (foto/Ist)Ā 

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil menggelar Rakor Pengaktifan Kembali Jaringan Komunikasi Data (Jarkomdat) Rabu (5/5/2026).

Rakor dipimpin Asisten I Setda Kapuas Romulus dihadiri Kadis Dukcapil Yanmarto OPD dan sejumlah camat.

Asisten I Setda Kapuas Romulus mengatakan pelaksanaan Jarkomdat kini mencapai 88 persen dari yang ditargetkan pemerintah pusat 99 persen.

“Urgensi rakor hari ini tujuannya mengkoordinasikan dengan kecamatan karena dalam pelaksanaan terjadi kendala masalah jaringan,” katanya.

Ia mengatakan selain masalah jaringan terdapat hal-hal lain terkait keberadaan petugas operator pengelola data.

Namun begitu ini bukan hanya terjadi di wilayah kecamatan termasuk juga di sejumlah OPD masih minim. Kemudian kesiapan sarpras dan SDM meski untuk beberapa kecamatan sudah siap.

“Sebagai tindak lanjut kami akan mengundang operator di kecamatan PNS atau P3K yang kemudian nantinya akan dilatih,” jelasnya.

Ia melanjutkan Pemkab Kapuas terus mencari solusi untuk kelancaran perekaman e KTP adanya kendala jaringan itu.

“Oleh karena itu dengan keseriusan update data kependudukan Kabupaten Kapuas bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu Kadis Dukcapil Kapuas Yanmarto mengatakan terkait layanan Adminduk ada 2 hal yaitu pertama layanan perekaman memerlukan kehadiran masyarakat untuk datanya.

Menurutnya untuk akses yang jauh dari akses layanan terpusat kita masih mengalami kesulitan sehingga memerlukan waktu dan biaya tidak sedikit.

“Polanya membuka desentralisasi layanan di kecamatan seperti di Kapuas Hulu dan Timpah sudah operasional untuk perekaman e KTP dan kecamatan sekitarnya Mandau Talawang Mantangai dan Kapuas Tengah,” katanya.

Kemudian pembukaan perluasan jaringan di 8 kecamatan yang akan kita buka jaringannya karena pemerintah pusat sudah memberi peluang untuk membuka kembali jaringan itu.

Ia menambahkan kedua untuk layanan non perekaman sudah Disdukcapil sudah lounching inovasi Simpel WA yaitu berbasis WA bisa mengkoneksi masyarakat melalui WA ke jejaring layanan sistem informasi kependudukan atau aplikasi SIAK.

“Muaranya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat terkait data kependudukan itu,” ujarnya. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Bupati Kapuas HM Wiyatno: Dari Penataan Kota Hingga Pengembangan Infrastruktur Mempercepat Konektivitas Antar WilayahĀ 

Published

on

Bupati Kapuas HM Wiyatno pada kegiatan Ngopi Bareng bersama awak media Kapuas di Cafe Jenggala Senin (4/5/2026) malam. (foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Ada hal menarik disampaikan Bupati Kapuas HM Wiyatno pada acara ngopi bareng silaturahmi bersama awak media di Cafe Jenggala Jalan Jawa Kuala Kapuas Senin (4/5/2026) malam.

Bupati didampingi Sekda Kapuas Usis I Sangkai Kadis PUPR Hargatin dan Kadishub Teras.

Dalam penjelasannya Bupati HM Wiyatno menyampaikan program pembangunan di wilayah Kabupaten Kapuas selama masa kepemimpinannya bersama Wabup Dodo yang sudah berjalan satu tahun setengah itu.

“Kita optimis program pembangunan di sektor infrastruktur berjalan sesuai visi menuju Kapuas Bersinar,” katanya.

Ia mengatakan pelaksanaan pembangunan secara bertahap atas kebijakan Pemkab Kapuas.

Tahun 2025 seperti diantaranya pengembangan penataan kawasan dalam kota disertai pemasangan lampu-lampu peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah kecamatan hingga tingkat desa.

Kemudian peningkatan program kesehatan pelayanan di rumah sakit pendidikan serta program satu miliar satu desa Pembangunan RTH dalam kota pembangunan Waterfront City Desember 2026 sudah selesai.

Ia melanjutkan 2026 pembangunan dilanjutkan dengan penyelesaian ruas jalan yang sudah dikerjakan serta pembukaan jalur baru.

Beberapa akses strategis mulai dibuka untuk memperkuat konektivitas termasuk menuju kawasan Mandomai dan jalur penghubung lainnya.

Ia menambahksn 2027 Pemkab Kapuas akan memfokuskan penyelesaian jalur utama yang menghubungkan wilayah pesisir hingga pedalaman termasuk lintasan menuju Pasak Talawang.

Pembangunan tersebut menjadi langkah penting untuk mengakhiri ketergantungan akses melalui daerah lain. Selama ini masyarakat di beberapa kecamatan masih harus melintasi wilayah kabupaten tetangga untuk mencapai tujuan di dalam wilayah Kapuas sendiri.

“Saya merasa malu saat berkunjung ke wilayah hulu dengan melewati daerah lain seperti Pulang Pisau Palangka Raya hingga Gunung Mas. Kondisi itu menjadi dorongan kuat untuk mempercepat pembangunan konektivitas antar wilayah di Kapuas,” ujarnya. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Pemkab Kapuas Salurkan Bantuan Untuk Warga Korban Kebakaran dan Angin Puting Beliung

Published

on

Bupati Kapuas HM Wiyatno bersama Sekda Usis I Sangkai dan Kalaksa BPBD Kapuas Pangeran S Pandiangan pada penyerahan bantuan kepada warga korban kebakaran dan angin puting beliung Senin (4/5/2026) (foto/Ist)Ā 

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas menyalurkan bantuan uang tunai sembako kepada korban kebakaran dan angin puting beliung, Senin (4/5/2026).

Penyerahan bertempat di Kantor BPBD Kapuas dihadiri Bupati Kapuas HM Wiyatno Sekda Usis I Sangkai Kepala Pelaksana BPBD Kapuas Pengeran S Pandiangan sejumlah OPD camat lurah kades serta warga penerima.

Bupati Kapuas HM Wiyatno menyampaikan bantuan ini dapat memberikan bermanfaat. “Gunakan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Bupati mengatakan seraya menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada terutama memasuki musim kemarau lebih waspada terhadap bahaya kebakaran sehingga peristiwa serupa tidak terulang kembali.

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Kapuas Pangeran S Pandiangan mengatakan bahwa bantuan diberikan kepada korban bencana di sejumlah wilayah kecamatan.

Ia menyebut berdasar data BPBD Kapuas bencana angin puting beliung satu rumah di Kapuas Kuala kondisinya mengalami kerusakan sedang.

Kemudian peristiwa kebakaran terjadi di beberapa lokasi yakni Kecamatan Bataguh 1 rumah rusak berat. Pulau Kupang 7 rumah.

Desa Lawang Kamah Kecamatan Timpah 14 rumah) kemudian di Kecamatan Selat 5 rumah dan Batuah 3 rumah). “Sehingga Keseluruhan terdapat 31 unit rumah terdampak dengan rincian 48 jiwa terdampak,” katanya.

Ia melanjutkan bantuan bervariasi yakni Rp.30 juta untuk rusak berat 10 juta rusak sedang dan Rp 5 juta rusak ringan disamping itu korban juga menerima sembako.

Ia mengharapkan serta menghimbau kepada warga selalu berhati-hati mencegah bahaya kebakaran.

“Ketika meninggalkan rumah memastikan kompor dalam kondisi sudah aman termasuk listrik,” jelasnya.

Warga juga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar selain membuat pola sekat pembatas lahan dan menyiapkan cadangan air pada musim kemarau yang berlangsung cukup panjang,” ujarnya. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Bupati Kapuas Surati PT Telkom Kapuas Terkait Penataan Lingkungan Dalam Kota

Published

on

Bupati Kapuas HM Wiyatno pada kegiatan Ngopi Bareng dengan awak media. (foto/Ist)Ā 

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Bupati Kapuas surati Kantor PT Telkom Kapuas yang berada di Jalan protokol Tambun Bungai terkait penataan lingkungan agar menjadi indah dan rapi.

“Pemkab Kapuas sudah melayangkan surat kepada PT Telkom menata lingkungannya serta memasang lampu karena saat malam terlihat gelap, ” katanya ketika menyampaikan itu pada acara Ngopi Bareng silaturahmi dengan media di Cafe Jenggala Jalan Jawa Kuala Kapuas didampingi Sekda Kapuas Usis I Sangkai Kadis PUPR Hargatin dan Kadishub Teras Senin (4/5/2026) malam.

Menurutnya meski berada di jalur jalan protokol namun lingkungan Kantor PT Telkom nampak terlihat banyak semak belukar hingga ke pinggir sungai.

Ia mengatakan kondisi ini justru terlihat lingkungan kurang tertata. Apalagi di sampingnya ada terminal tempat pembuangan sampah sementara berdekatan dengan kantor instansi pemerintah dan cafe.

Sehingga semakin menambah pemandangan dalam kota tidak baik dari segi lingkungan dampaknya menimbulkan bau.

Ia menjelaskan terkait keberadaan TPS yang berada di area publik Pemkab Kapuas telah mempertimbangkan untuk mencari lokasi yang tepat.

“Kita sudah diskusikan ada alternatif di pindah ke workshop di Jalan Patih Rumbih namun terkendala barang aset milik Pemkab seperti tempat penumpukan besi,” tandasnya.

Bupati melanjutkan kedepan kawasan tersebut bisa dimanfaatkan lebih baik mengingat lahannya cukup luas dan berada di lokasi strategis jalan protokol.

ā€œHarapan kita lingkungan di sekitar tertata dengan baik dalam rangka memperindah Kota Kuala Kapuas,” ujarnya. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Populer