Jaringan Peretas Bank Jambi Diringkus, Satu Tersangka Pernah Bobol Bank Kalsel - SuaraBorneo.com
Connect with us

Kalsel

Jaringan Peretas Bank Jambi Diringkus, Satu Tersangka Pernah Bobol Bank Kalsel

Published

on

Polisi memperlihatkan barang bukti hasil peretasan Bank Jambi. (Foto/Ist)

JAMBI, SuaraBorneo.com – Satu dari tiga pelaku jaringan peretasan Bank Jambi ternyata residivis. Pelaku terlibat peretasan Bank Kalimantan Selatan (Kalsel).

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi Kombes Taufik Nurmandia menyebut bahwa salah satu tersangka berinisial DD sudah pernah dipenjara, setelah terlibat peretasan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalsel. Dalam kasus Bank Kalsel, kata dia, DD juga bekerja sama dengan kompolotan peretas yang berasal dari negara Bulgaria.

“Modusnya yang terjadi di Kalsel dengan Bank Jambi, itu sama percis, juga bekerja sama dengan warga negara Bulgaria,” kata Taufik, Rabu (15/7/2026). (Sumber : detik.com)

DD yang merupakan warga Subarang, Lima Puluh Koto, Sumatera Barat, berperan sebagai penghubung dengan pelaku utama peretasan, Alcaz dan Tesevetanov, warga negara Bulgaria, yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO) Polda Jambi.

Selain DD, Polda Jambi menangkap dua orang pelaku ialah. Mereka adalah T (33), warga Kampung Sinapel, Kecamatan Ranca Bali, Kabupaten Bandung Jawa Barat, dan A (35) warga Kecamatan Balendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Ketiganya berperan sebagai penampung uang yang berhasil diretas, dengan membuka 90 akun kripto dan membuka 45 rekening bank yang diperintahkan oleh Alcaz dan Tesevetanov.

Dalam melancarkan aksinya, komplotan peretas ini sengaja bekerja pada hari libur. Mereka memanfaatkan momen libur untuk menjebol sistem keamanan bank, dan menguras habis rekening nasabah.

Hasil penyelidikan polisi, mereka selalu menargetkan bank milik pemerintah daerah. Bahkan, setelah berhasil menjebol Bank Jambi, komplotan ini juga sudah menargetkan bank lainnya.

“Kalau tidak kita tangkap, mereka sudah menargetkan bank lain, dan tinggal beraksi saja. Semua sudah mereka siapkan, termasuk rekening bank, serta akun kriptonya,” ujar Taufik.

Atas kejadian ini, Taufik meminta supaya bank lainnya untuk berhati-hati, dan meningkatkan sistem keamanannya.

Untuk diketahui, aksi peretasan Bank Jambi terjadi pada Minggu 22 Februari 2025. Dua orang peretas dari Bulgaria membobol 6.609 rekening nasabah. Lalu, uang hasil peretasan sebanyak Rp144,82 miliar ditampung di 90 akun kripto dan 45 rekening bank.

Usai peretasan, uang senilai Rp 18.948.416.896 hasil peretasan berhasil dibekukan saat mengalir ke kripto. Uang tersebut menjadi barang bukti dan ditampilkan saat konferensi pers di Polda Jambi, Rabu (15/7/2026). [adv]

Bagikan ke

Banjarmasin

Bank Kalsel Bantu Renovasi TPA Al Fatihah Anjir Muara Batola

Published

on

Bank Kalsel lewat UPZ membantu renovasi TPA Al Fatihah. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel terus meningkatkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan, salah satunya membantu renovasi bangunan Tempat Pendidikan Al Quran (TPA) Al Fatihah yang kondiisi beberapa dindingnya sudah banyak yang rusak.

Doso Setiawan Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel menjelaskan, Bank Kalsel lewat UPZ Bank Kalsel terus memberikan manfaat untuk masyarakat lewat beragam program dan bantuan.

“Termasuk untuk dunia pendidikan kami sangat fokus untuk memberikan bantuan, baik beasiswa hingga perbaikan bangunan pendidikan seperti di TPA Al Fatihah ini kami membantu untuk renovasi ,” jelasnya pada penyerahan simbolis bantuan, Kamis (15/10).

Doso berharap bantuan dari Bank Kalsel ini bisa membuat anak-anak semakin nyaman saat belajar mengaji di TPA Al Fatihah.

Sementara itu, Anisya perwakilan dari TPA Al Fatihah berterima kasih atas bantuan dan support Bank Kalsel terhadap TPA Al Fatihah Anjir Muara Batola yang sangat cepat merespon untuk membantu perbaikan bangunan TPA Al Fatihah .

“Saya mewakili TPA Al Fatihah mengucapkan terima kasih, TPA Al Fatihah ini merupakan TPA gratis yang kami peruntukkan untuk anak anak di kawasan Anjir Muara dan kami sudah berdiri lebih dari 10 tahun,” imbuhnya. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Lewat AKSEL by Bank Kalsel, Semua Tagihan Listrik dan PDAM Bisa Dibayar

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Kini setiap awal bulan nasabah Bank Kalsel tidak perlu pusing lagi memikirkan pembayaran. Dengan AKSEL by Bank Kalsel, cukup di rumah semua tagihan bisa dibayarkan, seperti listrik dan air bersih.

Gunakan AKSEL by Bank Kalsel, pembayaran tagihan PLN dan PDAM dapat dilakukan langsung melalui smartphone, kapan saja dan di mana saja.

Memasuki awal bulan, ketika tagihan listrik dan air mulai berdatangan, masyarakat tidak perlu repot berpindah-pindah layanan untuk menyelesaikannya.

Cukup membuka aplikasi AKSEL by Bank Kalsel, berbagai kebutuhan pembayaran tagihan bulanan bisa dilakukan dalam satu genggaman.

Melalui fitur PLN dan PDAM, pengguna dapat melakukan pembayaran dengan praktis tanpa harus keluar rumah atau mengantre. Hanya dalam beberapa langkah, tagihan bulanan pun dapat diselesaikan dengan cepat.

Kehadiran fitur tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Kalsel menghadirkan layanan perbankan digital yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat

AKSEL dirancang untuk menemani berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk urusan pembayaran tagihan rutin. Bayangkan, dua tagihan sekaligus listrik dan air bisa dibereskan hanya dari satu aplikasi.

Tidak perlu panik ketika tanggal satu tiba. Cukup buka AKSEL, pilih layanan yang dibutuhkan, lakukan pembayaran, dan aktivitas pun kembali berjalan. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Teller Bank Kalsel: Memudahkan Transaksi Nasabah Juga Dedikasi dan Pelayanan Sepenuh Hati

Published

on

Salah satu Teller Bank Kalsel. (Foto /Humas Bank Kalsel)

BANJARMASIN SuaraBorneo.com – Di balik setiap kemudahan transaksi perbankan yang dirasakan oleh nasabah, selalu ada dedikasi dan pelayanan sepenuh hati.

Hal inilah yang tergambar dalam episode terbaru program “POV AKSEL” dari Bank Kalsel, yang kali ini membagikan sudut pandang Kirana, seorang Teller di Bank Kalsel. Di Banjarmasin, Sabtu (10/10/2026).

Melalui kesehariannya, Kirana membuktikan bahwa peran seorang Teller jauh melampaui tugas administratif seperti sekadar menerima dan memproses transaksi.

Menurutnya, profesi ini menuntut tingkat ketelitian yang tinggi, keramahan yang konsisten, serta komitmen kuat untuk memastikan setiap kebutuhan nasabah dapat dilayani dengan baik dan tuntas.

Semangat yang selalu dipegang teguh oleh Kirana dalam menjalankan tugasnya adalah bahwa di balik setiap transaksi, ada pelayanan yang bertujuan untuk membuat semuanya terasa lebih mudah bagi nasabah.

Dalam tayangan tersebut, Kirana juga membagikan nilai penting yang menjadi kunci dari pelayanannya. Ia percaya bahwa pelayanan terbaik tidak hanya hadir dari kecepatan bekerja, melainkan selalu dimulai dari proses yang humanis, yaitu mendengar, memahami, lalu membantu nasabah menemukan solusi.

Selain memberikan pelayanan tatap muka yang prima dan sepenuh hati di kantor cabang, Bank Kalsel juga terus hadir mempermudah aktivitas finansial Anda melalui layanan digital.

Nikmati berbagai kemudahan bertransaksi di mana saja dan kapan saja. Download aplikasi AKSEL Bank Kalsel di Play Store atau App Store sekarang!

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi tautan berikut: https://bit.ly/akselbybankkalsel

Bank Kalsel berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia. Bank Kalsel merupakan peserta penjaminan LPS. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Dishub Gandeng Aksel by Bank Kalsel Terapkan Tarif Papadaan

Published

on

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, M. Fitri Hernadi. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Tarif Papadaan resmi diterapkan pada semua moda transportasi perkotaan, yang dikelola Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, Dishub Kota Banjarmasin dan Dishub Kota Banjarbaru.

Cukup membayar Rp5.000, dengan satu kali tap kartu pra bayar nir sentuh, atau QRIS, dan aplikasi dompet digital, maka pengguna dapat berganti moda transportasi publik modern, hingga 3 kali.

Dengan tarif terintegrasi antara Trans Banjarbakula, Trans Banjarmasin dan Trans Banjarbaru, pengguna dapat menikmati 3 noda angkutan ini, dengan satu kali bayar, berlaku hingga 90 menit.

Penerapan Tarif Papadaan ini, mendapat dukungan penuh dari Bank Pembangunan Daerah, Bank Kalsel melalui aplikasi Aksel.

“Dari aplikasi Aksel, fasilitasi proyek perubahan, implementasi tarif papadaan, yaitu tarif terintegrasi untuk Trans Banjarbakula dan Trans Banjarmasin. Kita berharap ini tidak hanya terkait dengan layanan angkutan perkotaan, tetapi juga digitalisasi keuangan, kemudian peningkatan pendapatan daerah, dan kreatif financing yang bisa dikerjasamakan Bank Kalsel dengan Dinas Perhubungan, serta dari kolaborasi antar pemerintah daerah,” jelas Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, M. Fitri Hernadi, Kamis (8/10).

Pada penerapan tarif papadaan ini, Bank Kalsel yang mengatur di balik layar, untuk mengintegrasikan tarif 3 moda transportasi perkotaan tersebut.

“Bahkan ke depan, asal Tarif Berlangganan, pembelian hanya di Aksel, lebih murah dan bisa melalui aplikasi,” tambah Fitri.

Sementara itu, Direktur Bisnis Bank Kalsel, Izhar mengatakan, Bank Kalsel akan selalu mendukung pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam seluruh kegiatan.

“Terutama sebagaimana komitmen kita dengan Bank Indonesia akan selalu mendukung digitalisasi Kalimantan Selatan, dengan salah satu kegiatan yang ada di Trans Banjarbakula ini, salah satunya mendorong untuk digitalisasi,” ujarnya.

Kehadiran tarif papadaan ini, diharapkan semakin membuat masyarakat nyaman menggunakan transportasi publik dengan harga terjangkau, dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.

Bagikan ke
Continue Reading

Barito Kuala

Mantap, Kapolres Batola Terjun Langsung Padamkan Api Karhutla di Handil Bakti

Published

on

Kapolres Barito Kuala AKBP Susilawati, S.H., M.H., saat turun langsung menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di belakang Kompleks Teratai Putih. (Foto/IG-humaspolrestabjm) ) 

BARITO KUALA, SuaraBorneo.com – Respons cepat ditunjukkan Kapolres Barito Kuala (Batola) AKBP Susilawati, S.H., M.H., saat turun langsung menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di belakang Kompleks Teratai Putih Jalur 1, Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, Kamis (8/10/2026).

Kapolres Batola hadir langsung di lokasi untuk memantau situasi dan terjun langsung ikut memadamkan api, sekaligus memastikan proses penanganan karhutla berjalan dengan baik. Kondisi di lapangan menjadi perhatian serius mengingat api berpotensi meluas apabila tidak segera dikendalikan.

Dengan mengenakan perlengkapan lapangan, AKBP Susilawati turut melihat kondisi titik kebakaran dan berkoordinasi dengan personel yang melakukan penanganan di lokasi.

Petugas terus berupaya melakukan pemadaman dan pendinginan pada area yang terbakar. Pemantauan juga dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api baru yang dapat memicu meluasnya kebakaran.

Kehadiran langsung Kapolres Batola di tengah penanganan karhutla menjadi bagian dari upaya memastikan personel bekerja secara maksimal sekaligus memperkuat koordinasi dengan unsur terkait di lapangan.

Penanganan karhutla tersebut dilakukan dengan mengedepankan keselamatan petugas dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

Masyarakat di sekitar Handil Bakti juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Polres Barito Kuala bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan guna mencegah karhutla kembali meluas di wilayah Handil Bakti. [ad/sb]

Bagikan ke
Continue Reading

Barito Kuala

Karhutla Handil Bakti, Warga Pertanyakan Mana Peran dan Perhatian Bupati Batola

Published

on

Lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di belakang kawasan komplek daerah Handil Bakti. (Foto/Ist) 

BARITO KUALA, SuaraBorneo.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di sejumlah titik kawasan Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala (Batola), menjadi perhatian masyarakat.

Kebakaran dilaporkan terjadi di sejumlah lahan, di antaranya di belakang Kampus UNISKA, Komplek Handil Bakti Indah (HBI), kawasan Komplek Grand Purnama 1 dan 2, hari ini Kamis 8 Oktober 2026 lahan di belakang Komplek Teratai Putih.

Lokasi kebakaran yang berada tidak jauh dari kawasan permukiman membuat warga berharap adanya perhatian dan langkah penanganan yang optimal dari Pemerintah Kabupaten Barito Kuala.

Sejumlah warga juga berharap Bupati Batola Dr. H. Bahrul Ilmi, S.H., M.H., dapat memastikan jajaran pemerintah daerah terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap titik-titik karhutla di kawasan Handil Bakti.

Kekhawatiran warga terutama berkaitan dengan kemungkinan api meluas, terlebih beberapa titik kebakaran berada di sekitar kompleks perumahan. Warga khawatir jika kondisi tidak segera terkendali, api dapat mendekati bahkan berpotensi menjalar ke area permukiman.

Selain ancaman api, asap yang ditimbulkan dari kebakaran juga dikhawatirkan mengganggu aktivitas dan kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi.

“Harapan kami pemerintah daerah bisa terus memberikan perhatian dan memastikan penanganan di lapangan berjalan. Kami khawatir kalau api meluas dan mendekati rumah warga,” ujar salah seorang warga (yang tidak mau disebutkan namanya)

Warga memahami bahwa penanganan karhutla melibatkan berbagai unsur, mulai dari petugas pemadam, BPBD, aparat keamanan, relawan hingga masyarakat. Karena itu, koordinasi antarpihak dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terukur.

Masyarakat juga berharap pemerintah daerah tidak hanya melakukan penanganan saat kebakaran terjadi, tetapi turut memperkuat upaya pencegahan dan pemantauan terhadap lahan-lahan yang memiliki potensi terbakar.

Dengan kondisi karhutla yang muncul di beberapa titik dalam beberapa hari terakhir, warga berharap Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dapat memberikan informasi mengenai langkah yang telah dilakukan maupun upaya lanjutan yang akan ditempuh.

Kejelasan informasi tersebut dinilai penting agar masyarakat mengetahui perkembangan penanganan sekaligus dapat ikut berperan dalam mencegah kebakaran meluas.

Masyarakat berharap karhutla di kawasan Handil Bakti segera tertangani dan kondisi lingkungan kembali aman, khususnya bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran. [ad/sb]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

BPBD Balangan Bersama Bank Kalsel Perkuat Sinergi Tanggulangi Bencana Daerah

Published

on

Kepala Pelaksana BPBD Balangan Rahmi (tengah) menerima kunjungan silaturahmi Kepala Bank Kalsel Cabang Paringin Yahdian Fajri (kiri) di Kantor BPBD Balangan. (Foto/BPBD Balangan)

BALANGAN, SuaraBorneo.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan bersama Bank Kalsel Cabang Paringin memperkuat sinergi dalam penanggulangan bencana daerah. Komitmen ini disepakati saat jajaran pimpinan Bank Kalsel menggelar kunjungan kerja ke Kantor BPBD Balangan, Senin, 5 Oktober 2026.

Kemitraan tersebut difokuskan untuk mempercepat respons darurat serta mengoptimalkan program kesiapsiagaan musibah di Kabupaten Balangan. Keterlibatan sektor perbankan dinilai penting dalam mendukung mitigasi dan penanganan bencana berbasis masyarakat.

Kepala Bank Kalsel Cabang Paringin, Yahdian Fajri, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen nyata dunia usaha dalam membantu pemerintah daerah. Pihaknya siap menyelaraskan dukungan perbankan dengan kebutuhan penanganan kedaruratan di lapangan.

“Harapannya semoga kerjasama ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. Tentunya juga diharapkan kerja sama ini bisa ikut menanggulangi apabila terjadi bencana,” ujarnya.

Sementara itu, BPBD Balangan menyambut positif penguatan sinergi tersebut. Kepala Pelaksana BPBD Balangan, Rahmi, menyebut Bank Kalsel telah resmi terdaftar sebagai anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Balangan.

“Jadi ini merefresh hubungan kerjasama dengan BPBD Balangan. Terutama dalam kolaborasi kita sama-sama menanggulangi bencana dan merespons musibah yang terjadi di daerah kita,” ucapnya.

Untuk memperkokoh payung hukum di lapangan, kerja sama yang selama ini berjalan akan ditingkatkan menjadi Perjanjian Kerja Sama (PKS) resmi. Langkah ini diambil agar koordinasi antara BPBD dan perbankan dapat berjalan lebih terstruktur serta berkelanjutan.

Rahmi berharap penguatan kelembagaan ini dapat memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat Balangan dari ancaman bencana. Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama mewujudkan daerah yang tangguh bencana.

“Harapannya dengan semakin intens dan semakin kuat secara kelembagaan, hubungan kerjasama BPBD dan dunia usaha yang dalam hal ini diwakili perbankan Bank Kalsel bisa kita perkuat. Tentu dalam rangka memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” kata Rahmi menegaskan. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Populer