Kalteng
Perkuat Pertanian Berkelanjutan Distan Kapuas Gelar Rakor dan Singkronisasi Penyusunan Raperda
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pertanian (Distan) menggelar Diskusi/FGD awal Rapat Koordinasi dan Singkronisasi Raperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).
Kegiatan bertempat di Aula Kantor Distan Kapuas Jumat (7/8/2026) dipimpin Asisten II Setda Kapuas Kusmiatie dihadiri pihak akademisi UPR Ka distan Kapuas Edi Dese serta jajaran.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas Edi Dese mengatakan sebagai latar belakang pentingnya dibuat Raperda karena alih fungsi lahan pertanian terus meningkat.
“Penyusunan Raperda sebagai dasar perlindungan lahan pertanian,” katanya.
Ia menjelaskan terkait dasar hukum penyusunan Raperda hukum UU Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan LP2B PP Nomor 1 Tahun 2011 kemudian Peraturan pelaksana lainnya yakni Keputusan Bupati Kapuas Nomor 537/DISTAN Tahun 2022 tentang Penetapan KP2B LP2B dan LCP2B.
Lebih lanjut ia menjelaskan luasan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) Kabupaten Kapuas adalah 38.323,62 Ha.
Kemudian luasan cadangan lahan pertanian berkelanjutan (LCP2B) Kabupaten Kapuas 22.553,37 Ha.
Meski begitu terjadi permasalahan atas kondisi lahan di antaranya perbedaan data antar instansi perubahan penggunaan lahan singkronisasi dengan RTRW dan RDTR.
“Oleh karena itu terkait hal tersebut kami menyepakati data final LP2B data LCP2B menyempurnakan Raperda melalui proses harmonisasi dan pembahasan DPRD,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Tingkatkan Pelayanan dan Ramah Lingkungan Distan Kapuas Relokasi RPU ke Handil Parimas Desa Pulau Telo
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Dalam meningkatkan pelayanan yang higienis aman dan ramah lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pertanian resmi memusatkan seluruh aktivitas pemotongan unggas di Rumah Potong Unggas (RPU) Handil Parimas Desa Pulau Telo Kecamatan Selat.
Kadis Pertanian Kabupaten Kapuas Edi Dese melalui Kepala Bidang Peternakan drh. Anik Ariswandi mengatakan pemberlakuan RPU sejak 1 Agustus 2026.
Menurutnya sebanyak 16 pelaku usaha pemotongan unggas yang sebelumnya beroperasi di RPU Jalan Jepang direlokasi dan kini menjalankan aktivitasnya di lokasi baru.
“Relokasi itu dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menghadirkan fasilitas pemotongan unggas yang lebih higienis aman dan ramah lingkungan,” katanya Kamis (6/8/2026).
Ia menjelaskan terkait kondisi RPU lama sudah tidak lagi layak digunakan karena kondisi bangunan dan fasilitas pendukung dinilai tidak memadai selain sistem pengelolaan limbah berpotensi mencemari lingkungan.
Lebih lanjut ia menjelaskan RPU baru telah dilengkapi fasilitas yang lebih baik namun Pemkab Kapuas kedepannya berkomitmen melengkapi sarpras sehingga pelayana kepada pelaku usaha maupun masyarakat semakin optimal.
Ia juga mengapresiasi dukungan seluruh pelaku usaha yang bersedia direlokasi tanpa adanya penolakan. Seluruh 16 pemotong unggas telah memenuhi kewajiban membayar retribusi.
Ia menambahkan sesuai Perda yang berlaku yakni sebesar Rp300 per ekor meningkat dari tarif sebelumnya Rp100 per ekor. Dana ini masuk pendapatan daerah kemudian kembali kepada peningkatan fasilitas RPU itu sendiri.
“Pemerintah Kabupaten Kapuas berharap proses pemotongan unggas dapat berlangsung lebih tertata memenuhi standar kesehatan masyarakat serta menghasilkan produk unggas yang lebih bersih serta aman dikonsumsi,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Bupati Kapuas Lepas Kontingen Pramuka Kapuas Untuk Agenda Jamnas XII 2026
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Bupati Kapuas HM Wiyatno secara resmi melepas Kontingen Gerakan Pramuka Kabupaten Kapuas menuju agenda Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026.
Acara berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Jumat (7/8/2026). Kegiatan dirangkai dengan pelantikan Pramuka Penggalang Garuda.
Bupati Kapuas selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Kapuas mengatakan bahwa keikutsertaan dalam Jambore Nasional merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Dalam hal ini jadilah duta Kabupaten Kapuas yang mampu menunjukkan sikap disiplin, sopan santun semangat gotong royong, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka,” ujarnya.
Ia mengatakan pembentukan karakter tersebut selaras dengan penetapan predikat Pramuka Penggalang Garuda. Oleh karena itu melalui pembinaan ketat para anggota yang dilantik diharapkan mampu menjadi teladan.
Sementara itu Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kapuas Suwarno Muriyat mengatakan pelantikan Pramuka Penggalang Garuda ini menjadi sejarah baru karena merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Kapuas setelah para peserta melampaui serangkaian ujian ketat.
Ia menyebutkan ada sebanyak 47 anggota kontingen yang terdiri dari peserta, pembina, dan pendamping diberangkatkan menuju Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur Jakarta, untuk mengikuti agenda Jamnas pada 13–23 Agustus 2026.
“Mereka akan bergabung dengan Pramuka Penggalang se-Indonesia menurut informasi juga hadir Pramuka se-Asia Tenggara. Ini merupakan hal positif bagi perkembangan
anak-anak terutama duta Pramuka Kabupaten Kapuas,” ujarnya. (Ujg/SB)
Kalteng
Bupati Kapuas Kukuhkan DPPI Kabupaten Kapuas Tahun 2026
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Bupati Kapuas HM Wiyatno secara resmi mengukuhkan Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Tingkat Kabupaten Kapuas Periode 2026–2030.
Bupati sekaligus membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Paskibraka Tingkat Kabupaten Kapuas Tahun 2026 di Ballroom Hotel Permata Inn Jalan Seroja Kuala Kapuas Rabu (5/8/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kapuas tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai sejumlah Kepala OPD para pembina dan pelatih Paskibraka purna Paskibraka serta anggota Paskibraka Kabupaten Kapuas Tahun 2026.
Bupati HM Wiyatno menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas berkomitmen mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai bagian dari visi daerah, yakni mewujudkan masyarakat Kabupaten Kapuas yang berdaya saing, sejahtera indah aman dan religius.
Ia mengatakan keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan ekonomi tetapi juga dari lahirnya generasi muda yang memiliki integritas jiwa nasionalisme mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
$Paskibraka merupakan wadah pembentukan karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila cinta tanah air disiplin tanggung jawab kepemimpinan, dan semangat gotong royong,” ujarnya.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Kapuas Yunabut menyampaikan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Keputusan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor 50 Tahun 2024 tentang Tata Cara Pengangkatan Pertama Kali Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota.
“Kegiatan ini juga mengacu pada Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan BPIP Nomor 5 Tahun 2023 yang mengamanatkan bahwa calon Paskibraka terpilih wajib mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan sebelum melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan Duplikat Bendera Pusaka pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Ketua TP Posyandu Kapuas Laksanakan Kunjungan Kasih Bagi Penyandang Disabilitas di Kapuas Timur
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kapuas Hj Siti Saniah Wiyatno bersama Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kapuas melaksanakan Kunjungan Kasih kepada keluarga penyandang disabilitas mental di Handil Irian Km 7,5 RT 007 Desa Anjir Serapat Baru Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan implementasi Posyandu 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) khususnya pada bidang kesehatan dan bidang sosial.
Pada kegiatan tersebut Hj Siti Saniah Wiyatno didampingi Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kapuas bersama perangkat daerah terkait di antaranya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Dinas Kesehatan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Dinas Sosial Pemerintah Kecamatan Kapuas Timur Pemdes serta kader Posyandu.
Menurutnya kunjungan kasih ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat yang tergolong rentan sekaligus memperkuat pelaksanaan transformasi Posyandu yang kini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal.
Ia mengatakan keberhasilan implementasi Posyandu 6 Bidang SPM memerlukan kolaborasi seluruh pihak mulai dari pemerintah daerah pemerintah kecamatan pemerintah desa tenaga kesehatan kader Posyandu hingga masyarakat.
“Oleh karena itu sinergi lintas sektor menjadi kunci agar berbagai persoalan kesehatan dan sosial dapat dideteksi sejak dini serta ditangani secara cepat dan tepat, ” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan melalui kegiatan tersebut Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kapuas juga memperkuat koordinasi.
“Dalam hal ini dengan pemerintah kecamatan pemerintah desa puskesmas dan perangkat daerah terkait penanganan kasus sosial di masyarakat sehingga pelayanan kepada kelompok rentan dapat dilakukan secara berkesinambungan,” ujarnya.
(Ujg/SB)
Kalteng
Satreskrim Polres Kapuas Ungkap Kasus Kriminal Pembakaran dan Curanmor
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Satreskrim Polres Kapuas Kalteng menggelar Konferensi Pers bertempat di Mapolres Kapuas Senin (3/8/2026).
Dua kasus menonjol yang terjadi di wilayah hukum Polres Kapuas tersebut yakni kasus pembakaran kamar barak yang mengakibatkan empat orang mengalami luka bakar termasuk seorang anak berusia lima tahun serta pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan yang dilakukan seorang residivis.
Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari didampingi jajaran Satreskrim mengatakan penanganan kasus pembakaran yang terjadi
di Jalan Pemuda Komplek Perumahan Pemuda Permai Blok F Kelurahan Selat Dalam Kecamatan Selat.
Dalam kasus itu D(26) ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga sengaja membakar kamar barak tempat kekasihnya sekitar pukul 23.30 WIB Minggu (19/7/2026).
Kapolres mengatakan kasus tersebut ditangani berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/32/VII/2026/SPKT/Polres Kapuas/Polda Kalimantan Tengah tertanggal 20 Juli 2026.
Berdasarkan hasil penyelidikan aksi nekat itu dipicu pertengkaran antara tersangka dengan kekasihnya Rah (26). Perselisihan keduanya telah berlangsung beberapa hari dan bahkan disertai ancaman akan membakar kamar barak.
“Malam kejadian tersangka sempat datang ke lokasi dan berkumpul bersama para korban. Namun usai kembali dari menonton pertandingan final Piala Dunia ia kembali mendatangi barak karena kembali terlibat cekcok dengan korban,” katanya.
Nah saat pintu kamar dikunci dari dalam tersangka menggedor hingga mendobrak pintu kemudian masuk sambil merusak sejumlah barang dan melanjutkan pertengkaran.
Tak lama kemudian tersangka diduga menyiramkan sekitar satu liter BBM jenis pertalite ke lantai kamar dan barang-barang milik korban sebelum menyalakan korek api yang memicu kobaran api.
Akibat kebakaran tersebut empat orang mengalami luka bakar, yakni Rah (26) Muh(5) Len (26) dan Am(25). Selain korban luka sejumlah barang berharga ikut hangus terbakar di antaranya pakaian tas dan satu unit iPhone 12 Pro Max.
“Motif pembakaran dipicu rasa kesal tersangka setelah dituduh berselingkuh dan hubungan asmaranya dengan korban berakhir,” jelasnya.
Kapolres melanjutkan tersangka kini telah ditahan di Rutan Polres Kapuas dan dijerat Pasal 308 ayat (2) KUHP atau Pasal 466 ayat (2) KUHP tentang perbuatan yang mengakibatkan kebakaran hingga menyebabkan luka bera dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.
Kemudian Polres Kapuas juga mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curanmor) yang terjadi di Desa Manggala Permai Kecamatan Kapuas Murung.
Pelaku berinisial DR (18) ditangkap setelah diduga membobol rumah korban Anisa binti Ahmad melalui jendela samping saat penghuni rumah sedang tertidur.
Pelaku membawa kabur satu unit telepon genggam dompet berisi uang tunai sekitar Rp1 juta serta satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX yang terparkir di depan rumah.
Korban baru menyadari kejadian tersebut sekitar pukul 04.00 WIB saat hendak bersiap bekerja. Setelah melakukan pencarian di sekitar rumah korban menemukan dompet dan sebuah handphone di dekat bekas kandang ayam serta mendapati jendela rumah dalam keadaan terbuka sebelum akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Kapuas Murung.
Kapolres menjelaskan hasil penyelidikan polisi berhasil mengamankan sepeda motor hasil curian beserta sejumlah barang bukti lainnya berupa handphone dompet BPKB STNK dan kotak handphone.
“Tersangka merupakan residivis kasus pencurian dengan pemberatan yang baru bebas sekitar sembilan bulan lalu.
Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf e Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun,” katanya.
Kapolres Rina Perwitasari mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan mengamankan rumah dan kendaraan serta segera melapor apabila mengetahui adanya tindak kejahatan di lingkungan sekitar. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Perkuat Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Pemkab Kapuas Terima Kunker Menko Polkam RI
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas menerima kunjungan dari Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago dalam rangka silaturahmi sekaligus kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas Jumat (31/7/2026).
Kegiatan yang berpusat di Hall Rujab Bupati Kapuas tersebut dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah H Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo Bupati Kapuas HM Wiyatno Wakil Bupati Kapuas Dodo Forkopimda.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai OPD serta unsur TNI/Polri hadir pula sejumlah Bupati/Wakil Bupati diwilayah Kalimantan Tengah bersama unsur Forkopimdanya.
Pertemuan silaturahmi tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas politik keamanan serta mendukung percepatan pembangunan nasional.
Mengawali kegiatan, Bupati Kapuas HM Wiyatno, SP memaparkan kondisi terkini Kabupaten Kapuas khususnya terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan yang menjadi perhatian utama pada musim kemarau.
“Pemerintah Kabupaten Kapuas telah menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla membentuk Satuan Tugas Penanganan Karhutla hingga tingkat kecamatan dan desa serta menerbitkan surat edaran kepada camat kepala desa/lurah dan perusahaan besar swasta untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau,” katanya.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan. Berbagai tantangan seperti kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) aktivitas pertambangan tanpa izin ilegal logging serta konflik penguasaan lahan memerlukan kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat pemerintah daerah aparat keamanan dunia usaha dan masyarakat.
Sementara itu Menko Polkam RI Djamari Chaniago menyampaikan bahwa Kalimantan merupakan kawasan yang memiliki nilai strategis bagi Indonesia. Selain menjadi penyangga IKN wilayah ini juga berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan ketahanan energi serta menjaga kelestarian lingkungan hidup.
“Untuk itu stabilitas keamanan dan keberlanjutan pembangunan di Kalimantan harus menjadi tanggung jawab bersama,” katanya.
Menko Polkam juga menjelaskan arah kebijakan Presiden Republik Indonesia yang mengusung konsep “President of Solutions”, yakni pemerintahan yang berorientasi pada penyelesaian persoalan masyarakat secara cepat tepat dan terukur.
“Diharapkan pertemuan ini semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi Pemerintah Kabupaten Kapuas Forkopimda serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan ketertiban dan mempercepat pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Kapuas maupun Kalimantan Tengah,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Wabup Resmi Buka Rakerda dan ToT LPPD Kapuas
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Wakil Bupati Kapuas Dodo membuka secara resmi Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Training of Trainers (ToT) Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Kapuas Tahun 2026.
Kegiatan bertempat di Aula LPPD Jalan Seroja Kuala Kapuas Jumat (31/7/2026).
Pelaksanaan agenda kegiatan selama dua hari mulai 31 Juli hingga 1 Agustus 2026 tersebut dihadiri Forkopimda Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai Sekretaris LPPD Provinsi Kalimantan Tengah Walter Punding Ketua I LPPD Kabupaten Kapuas Yan Hendri Ale para kepala perangkat daerah pengurus LPPD para peserta pelatihan serta undangan lainnya.
Ketua Umum LPPD Kabupaten Kapuas sekaligus Wakil Bupati Kapuas Dodo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas atas dukungan yang diberikan sehingga pelaksanaan Rakerda dan ToT dapat terselenggara dengan baik.
“Meski sempat vakum beberapa tahun pelaksanaan Rakerda saat ini merupakan forum strategis untuk mengevaluasi program kerja menyelaraskan persepsi antara LPPD Kabupaten Kapuas dengan LPPK sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dalam pembinaan kontingen Pesparawi dan penguatan tata kelola organisasi ke depan,” katanya.
Sementara itu Ketua I LPPD Kabupaten Kapuas Yan Hendri Ale mengatakan peningkatan kapasitas pelatih menjadi salah satu kunci keberhasilan pembinaan peserta Pesparawi di tingkat jemaat maupun kecamatan.
“Melalui pelatihan ini kami ingin menciptakan kesamaan standar pembinaan di seluruh Kabupaten Kapuas. Ilmu yang diperoleh para peserta diharapkan dapat diimplementasikan kembali di wilayah masing-masing sehingga kualitas vokal dirigen dan pembinaan paduan suara gerejawi terus meningkat,” katanya.
Kemudian menurutnya rangkaian kegiatan diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi LPPD meningkatkan kompetensi para pembina serta menjadi fondasi dalam mempersiapkan kontingen Kabupaten Kapuas menghadapi berbagai ajang Pesparawi di masa mendatang. (Ujg/SB)
Bagikan ke-
Kaltara2 tahun agoAcara Apel Digelar di Islamic Center Bitul Izzah
-
Kalsel2 tahun agoDibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua
-
Kalbar2 tahun agoReses Ke Melawi, Yessy Lakukan Pelatihan Bagi Masyarakat Peduli Api
-
Balikpapan2 tahun agoMulai 1 September 2024, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
-
Kalsel2 tahun agoKalsel Raih Penghargaan Komunitas Informasi Masyarakat Terinovatif 2024
-
Kriminal-Hukum1 tahun agoSat Narkoba Polres Sergai Ringkus PNS Pemko Tebing Tinggi Bawa Sabu
-
Jakarta2 tahun agoBMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Angin Kencang dan Petir

