Kaltara
Sampaikan Nota Pengantar Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024, Gubernur Harapkan Opini dari BPK Jadi Wadah untuk Berbenah
TANJUNG SELOR, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum menghadiri Rapat Paripurna ke-18 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltara, dalam rangka penyampaian Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2024, Senin (16/06/2025).
Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan pertanggungjawaban pelaksana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kaltara Tahun 2024, merupakan wujud pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara atas pelaksana APBD Pemprov Kaltara kepada DPRD Provinsi Kaltara.
“Pertanggungjawaban ini merupakan kewajiban pemerintah daerag sesuai dengan ketentuan dalam pasal 320 ayat 1 Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah,” kata Gubernur Zainal.
Gubernur Zainal menerangkan kepala daerah dalam menyampaikan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD kepada DPRD, dengan dilampiri laporan keuangan yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) paling lambat 6 bulan.
Dalam memenuhi ketentuan tersebut, pertanggungjawaban pelaksana APBD Pemprov Kaltara Tahun 2024 ini disampaikan kepada DPRD dalam rapat paripurna telah diperiksa oleh BPK.
“Dimulai dengan pemeriksaan pendahuluan atas laporan keuangan pemerintah daerah sejak tanggal 4 Februari 2025 sampai dengan 7 Maret 2025, dilanjutkan pemeriksaan terinci atas laporan keuangan pemerintah daerah dari tanggal 14 April 2025 sampai 13 Mei 2025,” ungkap Gubernur.
Ia menyebutkan dalam pelaksanaan laporan keuangan oleh BPK RI ini, telah sesuai amanat Undang – Undang Nomor 15 Tahun 2004 Tentang Pemeriksaan dan Tanggung Jawab Pengelolaan Keuangan Negara. Di mana pada laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah oleh BPK RI kemudian disampaikan kepada DPRD Provinsi Kaltara melalui sidang paripurna tanggal 2 Juni 2025 lalu.
“Alhamdulillah, opini yang diberikan oleh BPK adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang tentu saja membanggakan kita semua, ini merupakan capaian WTP yang kesebelas kali berturut – turut semenjak tahun 2014,” kata Gubernur.
Gubernur berharap pada Nota Pengantar Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Kaltara Tahun Anggaran 2024 ini dapat dibahas bersama dalam sidang DPRD Provinsi Kaltara.
“Ucapan terima kasih atas kerjasama yang baik antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dengan Dewan yang terhormat yang telah terbina selama ini, harapannya kerjasama tersebut dapat kita tingkatkan di masa mendatang untuk mewujudkan Provinsi Kalimantan Utara yang Maju, Makmur dan Berkelanjutan,” pungkasnya.
Acara ditutup dengan penyerahan Nota Pengantar Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2024 oleh Gubernur Zainal didampingi Pj. Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Dr. Bustan, S.E., M.Si kepada Ketua DPRD Provinsi Kaltara, H. Achmad Djufrie,S.E., M.M, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltara H. Muhammad Nasir, SE., M.M., CSl., dan H. Muddain, S.T, serta Sekretaris DPRD Provinsi Kaltara, Dr. H. Mohammad Pandi, S.H., M.AP. (mddksip)
Bagikan keKaltara
29 Ketua RT Selumit Pantai Dikukuhkan, Ibnu Saud Tekankan Peran RT
TARAKAN, SuaraBorneo.com – Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is., menghadiri pengukuhan 29 Ketua RT se-Kelurahan Selumit Pantai, Kecamatan Tarakan Tengah, untuk masa jabatan 2026–2031, di Kantor Kelurahan Selumit Pantai, Selasa (29/9/2026). Prosesi pengukuhan dipimpin Camat Tarakan Tengah, Basriadi, dan dihadiri unsur pemerintahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta tokoh masyarakat.
Pengukuhan berlangsung bernuansa budaya Tidung, dengan seluruh Ketua RT mengenakan pakaian adat khas Tidung. Basriadi melaporkan, proses pemilihan berlangsung lancar dan demokratis. Dari 29 RT, sebanyak 27 Ketua RT periode sebelumnya kembali dipercaya masyarakat, sementara dua lainnya merupakan wajah baru.
Dalam arahannya, Ibnu Saud menegaskan Ketua RT memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pemerintah dalam melayani masyarakat. Ia juga meminta seluruh Ketua RT bersama lurah dan camat segera mendata kembali warga penerima BPJS PBI yang sebelumnya ditanggung Pemprov Kaltara, seiring pengalihan tanggungan kepada Pemkot Tarakan mulai 1 Oktober 2026.
Pemkot Tarakan, lanjutnya, berharap para Ketua RT dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjaga kondusivitas lingkungan. Ibnu Saud juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua RT periode sebelumnya dan mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh Ketua RT periode 2026–2031. (Mandu/Adv)
Bagikan keKaltara
Wali Kota Khairul Ikuti Rakor Persiapan MPLS Sekolah Rakyat
TARAKAN, SuaraBorneo.com – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat, Senin (28/9/2026).
MPLS akan dilaksanakan pada 1 Oktober 2026 di gedung baru Sekolah Rakyat yang berlokasi di Kelurahan Juata Laut. Sebelum pelaksanaan MPLS, akan dilakukan kegiatan pembersihan dan kerja bakti di bangunan sekolah pada 30 September 2026.
Kegiatan kerja bakti tersebut akan melibatkan sebanyak 539 orang, termasuk 274 Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam rakor, Tim Sekolah Rakyat turut memaparkan perkembangan pembangunan gedung yang hingga saat ini masih dalam proses penyelesaian.
Wali Kota Tarakan menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan program Sekolah Rakyat, termasuk dengan membantu melalui pemanfaatan sementara aset Pemerintah Kota Tarakan. (Mandu/Adv)
Bagikan keKaltara
Jangan Tunggu Anak Lahir, Wali Kota Khairul: Cegah Stunting Sejak Dalam Kandungan
TARAKAN, SuaraBorneo.com – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., menegaskan bahwa perang melawan stunting harus dimulai sejak bayi masih berada dalam kandungan. Hal itu disampaikan saat menghadiri Maternity Expo Puskesmas Gunung Lingkas, di hadapan sekitar 100 ibu hamil.
Khairul mengingatkan, pengalaman pandemi COVID-19 pada 2019–2020 ketika aktivitas Posyandu dan pemeriksaan ibu hamil terganggu turut berdampak pada tingginya angka stunting Tarakan yang saat itu mencapai sekitar 25 persen.
Kini, angka tersebut menunjukkan penurunan signifikan. Khairul menyebut berdasarkan informasi yang diterimanya, prevalensi stunting Tarakan melalui SSGI berada sekitar 12 persen, sedangkan berdasarkan EPPGM sekitar 4 persen dan Gunung Lingkas sekitar 4,2 persen.
“Kalau kita ingin menghasilkan generasi yang bagus, yang cerdas, yang hebat, yang unggul, dimulainya dari proses kehamilan. Kalau sudah lahir, tidak banyak lagi yang bisa dilakukan,” tegasnya.
Karena itu, Khairul mendorong ibu hamil tidak menunda pemeriksaan hingga memasuki trimester akhir. Pemeriksaan minimal enam kali selama kehamilan harus dipenuhi dan, bila memungkinkan, dilakukan setiap bulan untuk mendeteksi sejak dini risiko seperti hipertensi dan komplikasi kehamilan. Menurutnya, keterlambatan pemeriksaan dapat meningkatkan risiko terhadap keselamatan ibu dan bayi sekaligus menghambat upaya menekan angka kematian ibu, angka kematian bayi, dan stunting.
Khairul menegaskan keberhasilan Maternity Expo tidak boleh hanya diukur dari meriahnya kegiatan, tetapi dari dampaknya di lapangan. “Bukan hanya seremoninya yang kita butuhkan, tetapi dampaknya. Kalau di sini terjadi zero kematian ibu, zero kematian bayi, dan tidak ada stunting, baru saya anggap berhasil,” ujarnya.
Ia pun mengapresiasi kolaborasi Puskesmas Gunung Lingkas, Pertamina Patra Niaga, BPJS Kesehatan, kecamatan, kelurahan, kader Posyandu dan seluruh pihak yang terlibat dalam menyiapkan generasi emas Tarakan 2045. (Mandu/Adv)
Bagikan keKaltara
Wali Kota Tarakan H Khairul Membuka Festival Hari Bahasa Isyarat Internasional
TARAKAN, SuaraBorneo.com – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., membuka Festival Hari Bahasa Isyarat Internasional, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di UPTD LLK Tarakan ini mengusung tema “Merayakan Identitas Budaya dan Hak Kita Setara, Kita Semua Inklusi”. Acara menghadirkan talkshow serta pameran UMKM Tuli Dengar.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota mengajak masyarakat untuk belajar bahasa isyarat sebagai upaya membuka akses komunikasi yang setara bagi penyandang disabilitas. Ia juga mendorong ASN untuk mempelajari bahasa isyarat dasar guna mendukung pelayanan publik yang inklusif dan setara.
Wali Kota menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tarakan juga telah memberikan ruang bagi kelompok rentan melalui forum kaum rentan dalam pelaksanaan Musrenbang.
Ia turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada GERKATIN yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Usai membuka kegiatan, Wali Kota mengunjungi stan UMKM Tuli Dengar dan membeli sejumlah karya yang dipamerkan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha penyandang disabilitas. (Mandu/Adv)
#tarakan
#tarakanhibot
#kaltara
#melayanidengansepenuhhati
Kaltara
Wali Kota Resmi Buka Rupiahverse Fest 2026, Ajak Generasi Muda Bangga Rupiah
TARAKAN, SuaraBorneo.com – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., secara resmi membuka Rupiahverse Fest 2026 yang ditandai dengan pemukulan gong, Sabtu (26/9/2026).
Dengan tema “Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah untuk Generasi Inklusif dan Berdaya,” acara ini merupakan kolaborasi Ays Indonesia dan Bank Indonesia Kaltara dalam kegiatan literasi Rupiah melalui gerakan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.
Kegiatan ini telah dilaksanakan selama lima bulan dengan berbagai kegiatan, termasuk menghadirkan sejumlah lomba. Puncak kegiatan dilaksanakan di Gedung Serbaguna Pemkot Tarakan yang juga dirangkaikan dengan bazar UMKM.
Dalam sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memahami dan mencintai Rupiah. Ia menyampaikan apresiasi atas gerakan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, khususnya kepada generasi muda agar semakin mencintai mata uang Rupiah. Menurutnya, semakin masyarakat tidak mencintai Rupiah, maka nilainya akan semakin turun.
Oleh karena itu, berbagai kegiatan yang telah dilakukan selama lima bulan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga terhadap Rupiah, khususnya di kalangan generasi muda.
Wali Kota juga menaruh harapan kepada generasi penerus agar dapat terus mencintai, bangga, dan memahami Rupiah sebagai mata uang negara Indonesia. (Mandu/Adv)
Bagikan keKaltara
Apresiasi 20 Tahun Kiprah Sekolah, Wali Kota Ajak Rajut Persatuan di Bawah Cahaya yang Sama
TARAKAN, SuaraBorneo.com – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., menghadiri acara Mid-Autumn Festival di Sekolah Nasional Plus Indo Tionghoa Tarakan, Jumat (25/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pengurus yayasan, para pendiri, kepala sekolah, tenaga pendidik, serta orang tua murid atas kontribusinya dalam memajukan dunia pendidikan di Kota Tarakan selama 20 tahun.
Mengusung tema “Under Bright Moon, Pursuit Dream”, Wali Kota menilai tema tersebut memiliki makna tentang kesetaraan dan semangat bersama dalam meraih cita-cita. Cahaya bulan, menurutnya, dapat menyinari siapa saja tanpa membedakan suku, agama, etnis, golongan maupun latar belakang sosial.
“Di bawah bulan yang sama kita bermimpi. Harapan saya, sekolah ini dapat menjadi bagian dari cahaya tersebut untuk memberikan penerangan dan kesempatan bagi semua,” ujar Wali Kota.
Wali Kota juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus merajut persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman. Ia berharap sekolah tersebut semakin maju dan terus berkontribusi dalam mencetak generasi berkualitas serta menjadi bagian dari pembangunan pendidikan di Kota Tarakan.
Pada kesempatan itu, Wali Kota turut menyampaikan selamat atas 20 tahun perjalanan sekolah serta mengapresiasi pelaksanaan Mid-Autumn Festival sebagai momentum mempererat kebersamaan, kekeluargaan, dan cinta kasih antar sesama. (Mandu/Adv)
Bagikan keKaltara
Wali Kota Khairul Serahkan Bantuan Program ATENSI Kemensos RI Kepada 178 PPKS
TARAKAN, SuaraBorneo.com – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., menyerahkan Bantuan Program ATENSI Kementerian Sosial (Kemensos) RI kepada 178 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Kota Tarakan. Kegiatan berlangsung di Gedung Wanita Pemerintah Kota Tarakan, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Kepala Sentra Handayani, Edy Santoso, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala DP3APPKB, para camat dan lurah se-Kota Tarakan, Ketua LKS, serta Ketua PKBI Cabang Kota Tarakan.
Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan agar bantuan pemerintah tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga menjadi stimulan untuk meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup masyarakat. Dari bantuan tersebut, sebanyak 45 penerima mendapatkan bantuan modal usaha dalam bentuk barang dengan nilai sekitar Rp3 juta per orang yang diharapkan dapat dikembangkan dan diputar kembali menjadi modal usaha.
“Harapan kami, bantuan ini menjadi stimulan. Bapak-Ibu yang masih mampu berusaha, mudah-mudahan bisa keluar dari kondisi sulit dan kehidupannya menjadi lebih baik. Tangan di atas jauh lebih baik daripada tangan di bawah,” ujar Wali Kota.
Wali Kota juga menekankan pentingnya akurasi data penerima bantuan agar program pemerintah tepat sasaran. Bantuan ATENSI kali ini diberikan kepada 178 PPKS yang terdiri atas 45 orang kelompok rentan, 73 korban penyalahgunaan NAPZA melalui LKS Sekata, 22 lanjut usia, 5 anak, dan 33 penyandang disabilitas. Pemerintah berharap bantuan tersebut dapat mendorong peningkatan kesejahteraan sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat. (Mandu/Adv)
Bagikan ke-
Kaltara2 tahun agoAcara Apel Digelar di Islamic Center Bitul Izzah
-
Kalsel2 tahun agoDibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua
-
Balikpapan2 tahun agoMulai 1 September 2024, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
-
Kalbar2 tahun agoReses Ke Melawi, Yessy Lakukan Pelatihan Bagi Masyarakat Peduli Api
-
Kalsel2 tahun agoKalsel Raih Penghargaan Komunitas Informasi Masyarakat Terinovatif 2024
-
Kriminal-Hukum2 tahun agoSat Narkoba Polres Sergai Ringkus PNS Pemko Tebing Tinggi Bawa Sabu
-
Jakarta2 tahun agoBMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Angin Kencang dan Petir

