DPC Laung Kuning Banjar HSS Gelar Silaturahmi dan Rapat Kerja Pengurus - SuaraBorneo.com
Connect with us

Kalsel

DPC Laung Kuning Banjar HSS Gelar Silaturahmi dan Rapat Kerja Pengurus

Published

on

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Laung Kuning Banjar Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), mengadakan pertemuan silaturahmi. (Foto/Azifa)

KANDANGAN, SuaraBorneo.com – Bertempat di rumah ketua Laung Kuning Banjar DPC HSS, Pada Hari ini, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Laung Kuning Banjar Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), mengadakan pertemuan silaturahmi sekaligus, rapat kerja dengan pendapat dengan anggota, Sabtu 13 Desember 2025

Rapat ini di pimpin seketaris 2 Laung Kuning Banjar Syarif Faturahman, yang di dampingi Ketua Laung Kuning Banjar DPC HSS, Indra Maulana, penasehat, dan anggota yang berhadir

Ketua  Indra Maulana menyampaikan, Alhamdulillah kami hari ini Laung kuning Banjar DPC Kabupaten Hulu Sungai Selatan, mengadakan silaturahmi sekaligus rapat kerja dengan pendapat dengan anggota Laung Kuning Banjar DPC HSS, membicarakan tentang program-program DPC Laung Kuning Banjar HSS, di tahun 2026

“Kami sangat berterimakasih kepada pengurus dan anggota Laung Kuning Banjar DPC HSS, yang memberikan masukan program-program yang akan datang di tahun 2026, semoga semua keinginan anggota bisa tercapai, berkat dorongan, dan dukungan kepada anggota Laung Kuning Banjar DPC HSS,” ungkap ketua Laung kuning Banjar DPC HSS.

Kegiatan ini d tutup dengan makan bersama. Rapat ini turut di hadiri penasehat Laung kuning Banjar DPC HSS, sekretaris 2 DPC HSS, dan seluruh anggota Laung Kuning Banjar DPC HSS. [Azifa]

Bagikan ke

Banjarmasin

Pantau Layanan PAM Bandarmasih, Ombudsman Kalsel Minta Perbanyak Tandon dan Mobil Tangki

Published

on

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Hadi Rahman dan jajaran berkunjung ke Kantor PT. Air Minum (PAM) Bandarmasih (Perseroda). (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Hadi Rahman dan jajaran berkunjung ke Kantor PT. Air Minum (PAM) Bandarmasih (Perseroda) dalam rangka koordinasi dan pemantauan layanan PAM Bandarmasih pada Selasa, 22 September 2026. Kunjungan tersebut langsung diterima Direktur Utama Zulbadi dan jajaran manajemen PAM Bandarmasih.

Zulbadi menyampaikan terima kasih atas kunjungan Ombudsman Kalsel dan meminta masukan Ombudsman Kalsel terhadap layanan yang diberikan PAM Bandarmasih. Zulbadi juga menyampaikan bahwa kondisi PAM Bandarmasih saat ini sedang mengalami defisit air baku, karena adanya intrusi air laut dan berdampak pada distribusi air kepada pelanggan.

Untuk mengatasi krisis air bersih ini, PAM Bandarmasih melakukan audiensi kepada warga terdampak di Banjarmasin Barat, Banjarmasin Utara dan Banjarmasin Tengah, serta melalui media sosial.

“Dari hasil audiensi, 70% masyarakat menginginkan adanya air bersih darurat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya MCK (Mandi, Cuci, Kakus), sehingga mulai hari ini air bersih darurat tersebut mulai didistribusikan” jelas Zulbadi.

Hadi Rahman menyampaikan bahwa pelayanan PAM Bandarmasih kepada masyarakat mencakup tiga faktor kunci yang harus terus dijaga, yaitu kualitas, kuantitas, dan kontinuitas. Dalam pengawasan dan laporan masyarakat yang diterima Ombudsman Kalsel, tidak pernah lepas dari tiga hal dimaksud, sehingga patut mendapat atensi serius dari jajaran manajemen PAM Bandarmasih dan bahkan harapannya menjadi Indikator Kinerja Utama (IKU) perusahaan. Ini misalnya terkait peningkatan cakupan pelanggan kepada warga Kota Banjarmasin, sehingga akses layanan air bersih dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.

Ombudsman Kalsel kemudian bersama Tim PAM Bandarmasih melakukan pemantauan lapangan untuk melihat langsung proses pengolahan air PAM Bandarmasih. Dimulai dengan memeriksa kadar garam (klorida) pada air baku yang diolah PAM Bandarmasih di IPA (Instalasi Pengolahan Air) 1 A. Yani dengan sumber Intake Sungai Bilu. Berdasarkan pemeriksaan, petugas PAM Bandarmasih menyampaikan bahwa “kadar garamnya sekitar 7.300 mg/L, kami memang pantau setiap jam, dan dalam catatan kami sepanjang 24 jam terakhir kadar garam selalu di atas 1.000 mg/L”, ujarnya. Artinya, “kondisi air yang seperti ini berisiko dan berbahaya untuk dikonsumsi masyarakat karena berada jauh di atas kadar yang diperbolehkan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 2 Tahun 2023, yaitu 300 mg/L,” tegas Hadi. Sementara wilayah Banjarmasin Timur dan Banjarmasin Selatan tidak terdampak mengingat air baku yang diolah berasal dari sumber yang berbeda.

Untuk mengatasi permasalahan ketersediaan air layak konsumsi untuk kebutuhan minum dan memasak di tiga wilayah terdampak di atas, PAM Bandarmasih mengoperasionalkan mobil tangki, menyediakan tandon serta bekerjasama dengan masjid dan musala untuk tempat penampungan air. Salah satu wilayah yang disediakan tandon oleh PAM Bandarmasih adalah di Kelurahan Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat. Menurut Gusti Akhmad Rollyan Noor, Manajer Pelayanan PAM Bandarmasih, “ada 20 tandon yang ditempatkan di ujung jaringan distribusi dan penempatannya berkoordinasi dengan RW dan RT setempat, tandon-tandon itu nantinya diisi setiap dua hari sekali”.

Ombudsman Kalsel selanjutnya mengingatkan pihak PAM Bandarmasih untuk menyampaikan informasi mengenai keberadaan air layak konsumsi melalui mobil tangki dan tandon tersebut seluas-luasnya dan sejelasnya-jelasnya dalam berbagai media komunikasi perusahaan, termasuk pengambilan air yang tidak dipungut biaya apapun alias gratis, titik lokasi penempatan tandon dan jalur penyaluran mobil tangki serta pengaturan di lapangan agar tetap kondusif.

“Kami sarankan jumlah tandon yang disediakan PAM Bandarmasih ditambah dan frekuensi pengisian dimungkinkan setiap hari, sehingga memudahkan masyarakat dan tidak perlu lama menunggu,” tekan Hadi.

Terakhir, Ombudsman Kalsel menilai bahwa solusi yang diupayakan PAM Bandarmasih dimaksud bersifat jangka pendek. Dalam jangka menengah dan panjang, perlu disiapkan langkah-langkah strategis agar krisis air baku seperti ini tidak berulang. Antara lain rencana PAM Bandarmasih untuk memasang pipa transmisi 1.200 mm dari Pematang ke IPA 2 Pramuka serta membangun embung dan bak prasedimentasi sebagai cadangan air baku. Selain itu, rehabilitasi pipa PAM Bandarmasih yang cukup sering mengalami kebocoran dan menyebabkan layanan terhenti total kepada pelanggan.

“Hal-hal strategis seperti itu kami harapkan bisa diatensi dan didukung oleh Pemerintah Daerah khususnya Pemerintah Provinsi Kalsel dan Pemerintah Kota Banjarmasin, sehingga menjadi aksi nyata yang berdampak positif pada peningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat,” pungkas Hadi. [Ady/Rls]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Semarak Harjad Banjarmasin ke-500, Bank Kalsel Berikan Promo Ingin Jadi Agen Laku Pandai

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Pada Semarak Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-500, Bank Kalsel memberikan promo menarik untuk masyarakat yang ingin menjadi agen Laku Pandai Bank Kalsel. Yakni, berupa pembebasan deposit senilai Rp1 juta dan Voucher belanja senilai Rp100 ribu.

Dijelaskan Direktur Bisnis Bank Kalsel, Izhar kesempatan ini terbatas hanya untuk 50 nasabah pertama dan perlaku khusus di Cabang Utama Bank Kalsel Banjarmasin.

“Promo ini berlaku untuk Periode 21 September – 24 Oktober 2026. Karena itu, manfaatkan kesempatan promo ini karena banyak keuntungan yang di dapat menjadi bagian dari Agen Laku Pandai Bank Kalsel untuk menghadirkan layanan perbankan lebih dekat,” ujarnya.

Pembukaan atau Pendaftaran sebagai Agen Laku Pandai
– Setiap nasabah yang memenuhi ketentuan mendapatkan pembebasan deposit senilai Rp1 juta dan mendapatkan voucher belanja senilai Rp100 ribu.

– Hanya berlaku untuk 50 nasabah pertama yang melakukan pembukaan dan pendaftaran sebagai Agen Laku Pandai Pembukaan dan pendaftaran hanya berlaku di cabang utama Bank Kalsel Banjarmasin.

– Informasi lebih lanjut mengenai Agen Laku Pandai dapat dilihat pada link resmi Bank Kalsel di bawah: https://bankkalsel.co.id/produk/detail/id-

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Pemkab Tanbu Bersama Bank Kalsel Kolaborasi Luncurkan Bayar Pajak Daerah Melalui QRIS Dinamis

Published

on

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Tanah Bumbu, Eryanto Rais. (Foto/Ist)

BATULICIN, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu bersama Bank Kalimantan Selatan (Kalsel) terus memperkuat kolaborasi perbankan dengan meluncurkan “Roll Out” atau pembayaran pajak daerah melalui QRIS Dinamis Bank Kalsel.

Bupati Andi Rudi Latif melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Eryanto Rais di Batulicin, Rabu, menyampaikan bahwa masyarakat saat ini membutuhkan pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, aman, transparan, dan sesuai dengan perkembangan teknologi.

“Pembayaran pajak daerah melalui QRIS Dinamis Bank Kalsel merupakan sebuah langkah positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kepada masyarakat,” katanya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Bank Kalsel atas dukungan dan komitmennya dalam membantu Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menghadirkan alternatif metode pembayaran pajak daerah yang lebih praktis.

Kerja sama antara pemerintah daerah dan Bank Kalsel tersebut tidak hanya menghadirkan metode pembayaran baru, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem transaksi yang semakin terintegrasi.

Digitalisasi transaksi tersebut diharapkan turut mendukung peningkatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Dengan sistem transaksi digital, kata dia, pengelolaan penerimaan daerah dapat berlangsung lebih efektif, efisien, dan transparan.
Selain memberikan kemudahan bagi wajib pajak, semakin luasnya penggunaan QRIS dalam aktivitas ekonomi masyarakat juga diharapkan memberikan manfaat bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Bank Kalsel perlu terus diperkuat. Tidak berhenti pada peluncuran atau roll out hari ini saja, tetapi terus dikembangkan menjadi kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian daerah,” ucap Eryanto.

Ia juga berharap inovasi QRIS Dinamis dapat menjadi bagian dari budaya kerja baru dalam pelayanan pemerintahan, khususnya dalam menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Melalui peluncuran tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mendorong seluruh SKPD untuk terus membuka ruang inovasi melalui pemanfaatan teknologi digital, terutama dalam meningkatkan pelayanan publik dan pengelolaan pendapatan daerah.

“Harapannya kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Bank Kalsel terus berkembang sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat, mendukung digitalisasi daerah, memperkuat ETPD dan mendorong pertumbuhan UMKM Kabupaten Tanah Bumbu,” tutupnya. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Dukung UMKM Perluas Transaksi Digital, Bank Kalsel Buka Stand di Pasar Wadai Ramadan 2026

Published

on

Direktur Bisnis Bank Kalsel Akhmad Fauzi Noor saat mendampingi Wakil Gubernur Kalsel H Hasnuryadi juda istrinya Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR bersama istrinya disela2 pembukaan Pasar Wadai Ramadhan. (Foto/BankKalsel)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel kembali ambil bagian dalam kemeriahan Pasar Wadai Ramadan 1447 H/2026 dengan membuka stand layanan perbankan dan promosi produk unggulan.

Kehadiran bank pembangunan daerah ini diharapkan mampu mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus memperluas transaksi non-tunai melalui sistem pembayaran digital.

Pasar Wadai Ramadan 2026 secara resmi dibuka oleh Wagub Kalsel H Hasnuryadi Sulaiman yang menyampaikan apresiasi atas sinergi berbagai pihak, termasuk perbankan daerah, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat selama bulan suci.

Direktur Bisnis Bank Kalsel Akhmad Fauzi Noor disela2 pembukaan Pasar Wadai menyampaikan, partisipasi tersebut merupakan bentuk komitmen nyata perusahaan dalam memperkuat ekosistem UMKM lokal.

Melalui stand yang dibuka selama pelaksanaan Pasar Wadai, Bank Kalsel menghadirkan berbagai layanan, mulai dari pembukaan rekening, edukasi literasi keuangan, hingga informasi produk pembiayaan bagi pelaku usaha.

“Momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat kolaborasi dengan pelaku UMKM. Kami ingin memastikan mereka tidak hanya mendapatkan peningkatan penjualan, tetapi juga akses layanan keuangan yang lebih mudah dan modern,” ujar Fauzi Noor Saat mewakili Direktur Utama Bank Kalsel H Fachruddin, Jum’at (20/9/2026).

Tak hanya itu, Bank Kalsel juga aktif mendorong penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai metode pembayaran utama di area Pasar Wadai.

Para pedagang difasilitasi penggunaan QRIS guna mempermudah transaksi sekaligus meningkatkan keamanan dan efisiensi.

Sebagai daya tarik tambahan, Bank Kalsel menghadirkan berbagai program cashback bagi nasabah dan pengunjung yang bertransaksi menggunakan QRIS Bank Kalsel.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat untuk beralih ke transaksi digital sekaligus mendukung Gerakan Nasional Non-Tunai.

Langkah tersebut dinilai strategis, mengingat Pasar Wadai Ramadan setiap tahunnya menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat dengan perputaran uang yang cukup besar.

Dengan digitalisasi transaksi, Bank Kalsel optimistis mampu membantu pelaku UMKM memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan transparansi keuangan usaha.

Keikutsertaan Bank Kalsel di Pasar Wadai Ramadan 2026 pun menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat peran sebagai bank kebanggaan Banua yang hadir lebih dekat dengan masyarakat, khususnya dalam momentum Ramadan yang sarat nilai kebersamaan dan pemberdayaan ekonomi lokal. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Barito Kuala

Afi Korban Kapal Virgo, Sebulan Lalu Sempat Bikin SIM A untuk Keperluan Kerja

Published

on

KTP Avejaya Ruddinka alias Afi, salah korban terbaliknya kapal Virgo Transport 8 yang saat ini belum ditemukan. (Foto: ist).

BATOLA, SuaraBorneo.com – Hingga memasuki hari keenam (Jumat/18/9/2026) terbaliknya Kapal Virgo Transport 8 kini masih menyisakan 129 penumpang yang dinyatakan hilang. Satu diantaranya adalah Avejaya atau sering dipanggil Afi warga Komplek Bakti Karya II RT 53 Semangat Dalam, Alalak, Batola Kalsel.

Afi seminggu sebelumnya pulang ke kampung halamannya karena ada acara keluarga, di rumah orangtuanya di Desa Seputih, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember Jatim. Saudaranya di Jember sempat memberi saran kalau cuaca buruk tidak usah berangkat, menunggu cuaca baik. Tapi karena sudah punya rencana kerja di Banjarmasin, Afi sudah menjadwalkan/beli tiket berangkat naik kapal Virgo Transport 8 pada Sabtu (12/9/2026) menuju Banjarmasin.

“Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak”, hingga kini Afi masih dinyatakan hilang termasuk dalam daftar penumpang kapal Virgo Transport 8 yang masih dalam pencarian Tim SAR gabungan.

Afi sebelumnya juga pernah merantau ke wilayah Kaltim, sempat bekerja di sana. Namun kurang lebih 2,5 tahun terakhir mengadu nasib di Kalsel. Ia pun ikut bekerja di Bengkel Ridho Komplek Korpri, Griya Permata Alalak Batola. Karena ia juga mahir menyetir mobil, iapun sering membantu membawa mobil pick up ke beberapa wilayah Kalteng.

Karena saat itu SIM-nya sudah lama mati, maka kurang lebih sebulan yang lalu (Agustus 2026) Afi pun membuat SIM A ke Banjarbaru. 8″Ya sekitar sebulan yang lalu Afi sudah membikin SIM A, karena hampir setiap minggu selalu bepergian ke luar daerah membawa barang-barang bahan bangunan. Barang tersebut punya tetangga di komplek ini juga sudah lama pulang pergi ke Kalteng,” jar Ramliannoor pemilik Bengkel Ridho tempat Afi bekerja.

Kini musibah kapal Virgo Transport 8 sudah memasuki hari ke-6, sebagian penumpang yang selamat sudah ada yang pulang, sebagian lagi masih dirawat di rumah sakit di Banjarmasin. Korban meninggal juga akan dipulangkan jenazahnya ke tempat keluarganya masing-masing, semuanya menjadi tanggungjawab perusahaan kapal tersebut.

Dari 243 penumpang kapal Virgo Transport 8, sebanyak 129 penumpang masih belum diketemukan. Upaya evakuasi kapal yang tenggelam pun terus dilakukan Tim SAR gabungan. Keluarga korban juga menunggu kabar, baik dalam keadaan selamat maupun meninggal. Termasuk keluarga Afi yang ada di Jember dan teman-temannya di Batola, Kalsel.

Penulis: Khairiadi Asa

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Perluas Jaringan Layanan Perbankan, KCP Bank Kalsel Hadir di Halong

Published

on

Bank Kalsel Kantor Cabang Pembantu (KCP) Halong resmi mulai beroperasi di Desa Halong, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Selasa (15/9/2026). (Foto/MC Balangan)

PARINGIN, SuaraBorneo.com – Akses layanan perbankan bagi masyarakat di wilayah Halong dan Juai kini semakin dekat. Bank Kalsel Kantor Cabang Pembantu (KCP) Halong resmi mulai beroperasi di Desa Halong, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Selasa (15/9/2026).

KCP Halong merupakan bagian dari perluasan jaringan pelayanan Bank Kalsel di Kabupaten Balangan. Kantor ini menjadi jaringan baru dari Bank Kalsel Cabang Paringin yang melayani masyarakat Kecamatan Halong dan Juai.

Pgs. Kepala Cabang Pembantu Halong, Andrean Sajidin, mengatakan, KCP Halong diharapkan dapat memudahkan masyarakat mengakses layanan perbankan dan ikut mendukung perekonomian daerah.

“Kehadiran KCP Halong diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan perbankan sehingga lebih mudah, cepat, dan efisien, tanpa harus ke Paringin,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi menyambut baik mulai beroperasinya KCP Halong sebagai upaya mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat.

“Halong merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk lebih dari 21 ribu jiwa dan memiliki wilayah yang cukup luas. Dengan adanya KCP ini, masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Paringin untuk mendapatkan layanan perbankan,” katanya.

Akhmad Fauzi berharap, kehadiran KCP Halong dapat mempercepat dan mempermudah aktivitas perbankan masyarakat, khususnya pelaku usaha, petani, dan peternak, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Rapat Koordinasi Karhutla, Gubernur H Muhidin Tegaskan Optimalisasi Pemadaman Terus Dilakukan

Published

on

Gubernur Kalsel H Muhidin kembali memimpin rapat koordinasi (rakor) penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalsel H Muhidin kembali memimpin rapat koordinasi (rakor) penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan kekeringan tahun 2026 bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel pada Kamis (17/09/2027) di Aula Idham Chalid Kantor Gubernur di Banjarbaru.

Sinergi perkuat penanganan Karhula ini dengan upaya pemadaman lanjutan yang dimulai besok pada Jumat (18/09/2026) dan akan difokuskan di area ring 1 kawasan Guntung Damar Banjarbaru yang terdeteksi cukup banyak titik api (hotspot), kendati sebagian tidak tampak di permukaan.

“Ternyata api berasa di bawah tanah, karena lahan ini lahan gambut,” sebut Gubernurnya kepada wartawan usai rakor.

Untuk menyiasati agar api tidak terus berasa di bawah tanah, Gubernur H Muhidin setuju menggunakan sistem suntik atau injeksi dengan air yang dicampur dengan Surfaktan Methyl Ester Sulfonate (MES) yang ramah lingkungan, hasil inovasi Polda Kalsel.

“Jadi kita juga ingin menguji berapa lama ai padam setelah dipadamkan dengan campuran cairan surfaktan ini,” ujarnya.

Dalam rakor, Gubernur H Muhidin juga mengingatkan bahwa Karhutla dan kekeringan yang terjadi sekarang perlu perhatian serius lagi, kerja ekstra dan kerja bersama semua unsur, termasuk masyarakat agar ikut mengawasi jika ada tindakan oknum pembakaran lahan secara sengaja.

Untuk itu, Gubernur Kalsel berinisiatif menyusun strategi baru dalam penanganan karhutla ini dengan pembentukan kelompok atau regu dari unsur yang terlibat yakni Polri, TNI, Lanud Sjamsudin Noor, Lanal Banjarmasin, dan ASN/BPBD Provinsi Kalsel.

Kelompok ini bekerja dengan sistem pembagian waktu tugas/sistem sif (shift work) yang dimaksudkan, personel di lapangan tidak kelelahan karena ada jeda istirahat.

Dalam arahan, Gubernur Kalsel juga memastikan kelengkapan peralatan di lapangan, seperti Selang pemadam kebakaran (fire hose) dan tempat penampungan air (bioflok).

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Kalsel Irjenpol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan, pemadaman dengan metode suntik ini, akan lebih efektif dan mampu menghemat air, waktu dan tenaga.

Metode suntik gambut ini merupakan inovasi penanganan karhutla di lahan gambut Kalsel untuk memadamkan bara api tersembunyi di dalam tanah, menggunakan pipa berlubang khusus ke dalam lapisan tanah gambut yang terbakar.

Dalam rakor juga dijelaskan, air bertekanan yang semprotkam dicampur dengan cairan surfaktan surfaktan Methyl Ester Sulfonate (MES) dari minyak nabati yang diinjeksikan langsung ke titik bara di dalam tanah.

Teknik ini terbukti efektif menurunkan suhu tanah secara drastis, mematikan asap dan bara di bawah permukaan, serta mencegah api menyala kembali.

Disampaikan juga, Polda Kalsel sudah mengeluarkan maklumat dan dibagikan ke masyarakat, berisi anjuran agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan membakar, karena ada sangsi yang bisa diberlakukan bagi pelaku.

Sementara itu, Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus dalam rakor menyampaikan seputar upaya pemadaman karhutla ini.

Dilanjutkan kesiapan Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman LP Ambarita dan jajarannya, dalam mendukung angkutan udara untuk keperluan penanganan karhutla dan kekeringan ini. [ady/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Populer