Ajang Talenta Pelajar KPOTI HSS 2025 Meriah, Angkat Permainan Tradisional dan Prestasi Pelajar - SuaraBorneo.com
Connect with us

Kalsel

Ajang Talenta Pelajar KPOTI HSS 2025 Meriah, Angkat Permainan Tradisional dan Prestasi Pelajar

Published

on

Event Ajang Talenta Pelajar Tingkat Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2025. (Foto/Syarif)

KANDANGAN, SuaraBorneo.com – Komite Permainan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) sukses menggelar Event Ajang Talenta Pelajar Tingkat Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2025, pada Minggu, 14 Desember 2025, bertempat di Lingkungan Lapangan Lambung Mangkurat, Kandangan.
‎
‎Kegiatan yang mengusung tema “Lestari Budayaku, Bugar Bangsaku” ini diikuti oleh 1.224 pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan berlangsung meriah serta penuh semangat kebersamaan.
‎
‎Acara diawali dengan persembahan Silat Budaya Bakuntau dari Persanggerahan Keramat yang menampilkan kekayaan seni bela diri tradisional Banjar. Selanjutnya, seluruh peserta dan tamu undangan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Zaini.
‎
‎Dalam laporan panitia pelaksana, disampaikan bahwa pada ajang talenta pelajar ini terdapat 11 komunitas lomba permainan olahraga tradisional yang dipertandingkan. Para pemenang lomba mendapatkan hadiah uang pembinaan, medali, serta piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan partisipasi peserta.
‎
‎Adapun jenis permainan dan lomba yang dipertandingkan meliputi Lari Balok, Bakiak, Silat Budaya, Panahan Tradisional, Ketapel, Egrang, Balogo, Tarik Tambang, Beasinan/Hadang, Sumpit, serta berbagai Permainan Rakyat lainnya.
‎
‎Acara dilanjutkan dengan sambutan dan arahan dari Sekretaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Ajang Talenta Pelajar sebagai sarana pembinaan karakter, kebugaran, dan pelestarian budaya lokal di kalangan pelajar.
‎
‎Selanjutnya, Ketua DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang juga menjabat sebagai Ketua KPOTI Kabupaten HSS memberikan sambutan sekaligus secara resmi membuka Event Ajang Talenta Pelajar Tingkat Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2025. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan olahraga tradisional sebagai identitas budaya daerah.
‎
‎Menambah kemeriahan acara, panitia juga menghadirkan kejutan surprise perayaan hari ulang tahun Ketua KPOTI Kabupaten HSS, yang berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan.
‎
‎Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, sebagai simbol kebersamaan dan komitmen bersama dalam mendukung pelestarian budaya serta pengembangan potensi dan prestasi pelajar di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. [Syarif/SB]

Bagikan ke

Banjarmasin

Kartu ATM Bank Kalsel Masa Berlaku Habis, Urus Perpanjangan Mudah dan Cepat

Published

on

Kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Kalsel. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Mengetahui masa berlaku atau masa kadaluwarsa kartu ATM Bank Kalsel mereka. Alhasil, begitu masa berlakunya habis, kartu ATM pun tak bisa digunakan lagi.

Hal ini seperti yang dialami Hj Rina, nasabah setia Bank Kalsel. Beberapa kali Ia ingin mengambil uang tunai di ATM Bank Kalsel, selalu tidak bisa.

Ia baru sadar, begitu membaca keterangan masa kartu ATM anda sudah tidak berlaku lagi di layar ATM. Masih penasaran, Ia pun mencoba untuk mengambil uang tunai tanpa menggunakan kartu ATM alias melalui aplikasi mobile banking Bank Kalsel.

Lagi-lagi juga ditolak. Bahkan, saat melakukan registrasi melalui fasilitas mobil banking yang ada di handphone-nya, juga tidak bisa. Ia pun terpaksa harus ke kantor Bank Kalsel untuk mengurus hal tersebut.

“Begitu saya ke Customer Service (CS) di kantor Bank Kalsel, ternyata kartu ATM-nya sudah habis masa berlakunya, dan harus mengganti dengan kartu baru,” ungkapnya usai mendatangi CS Bank Kalsel.

Untuk urusan ini, Rina harus menunjukkan kartu ATM lama yang sudah expired dan buku tabungan Bank Kalsel, termasuk juga tentunya identitas diri alias Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Ternyata urusannya mudah, asal semua kelengkapan administrasi seperti buku tabungan, kartu ATM lama dan KTP lengkap. Juga tak menunggu lama, karyawan di CS langsung memberikan kartu ATM yang baru,” jelasnya.

Masa berlaku kartu ATM Bank Kalsel sendiri selama 5 tahun, misal sekarang di tahun 2023, baru expired pada tahun 2028 mendatang. “Dan yang pasti tak ada pungutan alias gratis. Jadi sangat mudah,” imbuhnya. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Syariah Bagi Hadiah, Nasabah Buka Rekening Tabungan Haji iB Ar-Rahman

Published

on

Bank Kalsel Syariah menghadirkan program promo special, sebagai bentuk syukur dan apresiasi pada momen Milad ke-22. (Foto/Iklan)

BANJARMASIN – Pada Milad ke 22 ini, Bank Kalsel Syariah melalui keterangan tertulis yang diterima di Banjarmasin, Minggu, membagikan hadiah menarik khusus bagi masyarakat yang ingin merencanakan ibadah ke Tanah Suci melalui pembukaan rekening Tabungan Haji iB Ar-Rahman.

Promo spesial ini ditujukan bagi nasabah yang melakukan pembukaan rekening Tabungan Haji iB Ar-Rahman selama periode 1 hingga 31 Agustus 2026.

Dalam syarat dan ketentuan program, Bank Kalsel Syariah menyebutkan bahwa hadiah spesial berupa voucher belanja senilai Rp50.000,- akan diberikan secara eksklusif kepada 22 nasabah pertama di setiap Kantor Cabang Syariah (KCS) dan Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS).

Untuk mendapatkan hadiah tersebut, nasabah hanya perlu melakukan pembukaan rekening dengan setoran awal lebih dari Rp220.000,- per orang.

Program ini berlaku merata dan dapat diakses di 13 jaringan kantor Bank Kalsel Syariah yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Selatan, yaitu : KCS Banjarmasin, KCS Kandangan, KCPS Handil Bakti, KCPS Gatot Subroto, KCPS Banjarbaru QMall, dan KCPS Martapura.

Kemudian juga dapat di akses melalui, KCPS Pelaihari, KCPS Barabai, KCPS Amuntai, KCPS Paringin, KCPS Batulicin, KCPS Rantau dan KCPS Tanjung.

Manajemen Bank Kalsel menyampaikan, sagi masyarakat Kalimantan Selatan yang sudah berniat untuk menabung demi ibadah haji, momen Milad ke-22 Bank Kalsel Syariah ini menjadi kesempatan yang sangat tepat untuk segera memulai langkah awal yang berkah dengan bonus ekstra.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai detail produk Tabungan Haji iB Ar-Rahman, masyarakat dapat langsung mengunjungi Unit Kerja Bank Kalsel Syariah terdekat atau mengakses website resmi Bank Kalsel di tautan berikut: https://bankkalsel.co.id/syariah/produk/detail/tabungan-haji-ib-ar-rahman/89. Anda juga dapat menghubungi layanan pelanggan di 0800 1122 000.

Sebagai informasi, Bank Kalsel senantiasa memberikan rasa aman bagi Nasabahnya karena telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Hari Anak Nasional, Bank Kalsel Harapkan Menjadi Generasi Terbaik Bagi Masa Depan Indonesia

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Memperingati Hari Anak Nasional, Bank Kalsel menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anak Indonesia. Momentum tersebut menjadi pengingat pentingnya memberikan ruang bagi anak untuk tumbuh, bermimpi, dan berkembang menjadi generasi penerus bangsa.

Bank Kalsel berharap setiap anak mendapatkan kasih sayang, perlindungan, serta kesempatan untuk mengembangkan potensi dan meraih cita-cita. Anak-anak hari ini merupakan bagian penting dalam menentukan masa depan Indonesia.

Melalui semangat Hari Anak Nasional, Bank Kalsel mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.Acara Liburan & Musiman

“Selamat Hari Anak Nasional. Mari terus hadir dengan penuh kasih agar anak-anak dapat tumbuh, bermimpi, dan menjadi generasi terbaik bagi masa depan Indonesia,” demikian pesan Bank Kalsel. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Hotel Banjarmasin Internasional Terapkan Konsep One Stop Service

Published

on

GM HBI Eri Sudarisman. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Hotel Berbintang seperti salah satunya Hotel Banjarmasin Internasional juga menerapkan konsep one stop service.

One stop service di hotel adalah konsep pelayanan lengkap di satu tempat, di mana tamu dapat menikmati berbagai fasilitas utama, kemudahan pemesanan, dan aneka hiburan tanpa harus keluar dari area hotel.

Ini sangat menyenangkan dan membuat tamu hotel semakin mudah dalam kegiatannya, karena konsep layanan yang diberikan dalam pelayanan berdasarkan one stop service itu menyangkut fasilitas, kemudahan akses dan integrasi area. Lebih rincinya sebagai berikut :

Fasilitas Lengkap: Menyediakan kamar, restoran, ruang rapat, kolam renang, pusat kebugaran, hingga spa dalam satu area.

Kemudahan Akses: Tamu dapat mengurus berbagai kebutuhan, seperti reservasi tur, sewa kendaraan, atau pembelian tiket langsung dari staf hotel.

Integrasi Area: Beberapa hotel bahkan terhubung langsung dengan pusat perbelanjaan atau area rekreasi.

GM HBI Eri Sudarisman mengatakan, di lantai empat Boec , yang gedungnya berada di belakang hotel, sering digunakan setiap pekan untuk resepsi perkawinan, pertemuan maupun kegiatan Dinas, Instansi hingga Perusahaan.

“Lantai IV setiap minggu ada acara perkawinan dan acara-acara Pemerintah. Perusahaan. Fokus lantai IV. Banyak peminat. Tapi karena ada pengetatan (maksudnya pengetatan anggaran Pemerintah), jadinya agak berdampak,” ungkap Eri, (26/7/2026).

Untuk Boec yang memiliki fasilitas Hiburan Malam ini, akan direnovasi pada saat bulan Ramadhan, karena selama bulan Ramadhan THM tidak diperbolehkan beroperasi. Sehingga kesempatan ini digunakan untuk merenovasi fasilitas hiburan malam tersebut. [ad/sb]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

UPZ Bank Kalsel Salurkan Dana Rp 3 Milyar Lebih Kepada 20.082 Penerima Manfaat 

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Alhamdulillah, sepanjang periode 1 Januari-30 Juni 2026, UPZ Bank Kalsel telah menyalurkan dana sebesar Rp3.897.125.887,- kepada 20.082 penerima manfaat melalui lima bidang program, yaitu kemanusiaan, pendidikan, ekonomi, kesehatan, serta dakwah dan advokasi.

Setiap angka dalam laporan ini bukan sekadar data, tetapi menggambarkan kehidupan yang disentuh, kesulitan
yang diringankan, dan harapan yang kembali
ditumbuhkan.

Capaian ini terwujud berkat kepercayaan para muzaki khususnya Karyawan/ti Bank Kalsel, munfik, dan donatur yang telah menitipkan zakat, infak, serta sedekahnya
melalui UPZ Bank Kalsel.

Dari satu amanah yang ditunaikan, lahir ribuan manfaat. Dari satu kepedulian yang diberikan, tumbuh harapan bagi mereka yang membutuhkan.

“Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan kebaikan ini. Semoga setiap rupiah yang ditunaikan menjadi keberkahan bagi pemberi, kekuatan bagi penerima, dan manfaat yang terus mengalir untuk Banua,” ungkap UPZ Bank Kalsel

Bagi Donatur dan Sahabat Bank Kalsel yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, kamu bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang dinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel. [adv]

Rekening Zakat, Infak dan Sedekah:

Bank Kalsel Syariah:
6500844928 (Zakat)
6500846214 (Infak dan sedekah)
A.n Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel
Konsultasi dan Konfirmasi transfer via WA Center UPZ Bank Kalsel: 0811505153

#UPZBankKalsel #bankkalsel #bankkalselsyariah
#Baznas #Baznaskalsel lebih sedikit

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Gubernur H Muhidin dan Hj Fathul Jannah Meriahkan Peringatan Hari Anak Nasional

Published

on

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah hadir dalam peringatan Hari Anak Nasional Ke-4

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Disambut hangat oleh kesenian madihin, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah hadir dalam peringatan Hari Anak Nasional Ke-4 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026, di Gedung Idham Khalid, Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel di Banjarbaru, Kamis (23/7/2026).

Mengangkat tema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan. Anak Hebat, Indonesia Kuat menuju Indonesia Emas 2045”, peringatan Hari Anak Nasional tahun 2026 ini dimeriahkan berbagai penampilan luar biasa dari anak- anak banua.

Mulai dari persembahan Tari Japin Diang Batandik oleh anak-anak sanggar Idaman Banjarbaru dibawah UPTD Taman Budaya Provinsi Kalsel yang merupakan binaan Bunda PAUD Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin, acara yang juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kalsel, H. supian HK beserta Ketua Gatriwara Kalsel, Hj. Faridah supian HK dan seluruh unsur Forkopimda Kalsel, Tenaga Ahli Gubernur (TAG), Para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemprov Kalsel serta ratusan perwakilan anak-anak di Kalsel ini juga diisi dengan pembacaan ayat-ayat suci Al quran yang langsung dibawakan oleh perwakilan anak dari Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra dan Fisik Fajar Harapan, As’ad Syamsul Arifin dan Fatmawati.

Begitu pula saat sesi Do’a Bersama. Perwakilan anak-anak SMA sederajat di Kota Banjarbaru memimpin Do’a secara Lintas Agama. Hal ini menambah khidmat jalannya acara.

Tidak hanya sampai disitu, perwakilan siswa-siswi dari Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Banjarbaru, dengan suara polos mereka juga berkempatan membacakan langsung di hadapan Gubernur H. Muhidin, harapan-harapan perubahan dan suara mereka untuk menuju Indonesia lebih baik, yang kesemua isinya diperoleh dari Perumusan suara anak di 13 Kab/Kota Kalimantan Selatan yang kemudian dirumuskan kembali menjadi Suara Anak Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.

Penampilan parade KidsTake Over- Satu Hari Saya Menjadi, juga memeriahkan acara ini. Program partisipatif yang memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk merasakan pengalaman menjalankan profesi atau jabatan tertentu dalam satu hari ini, menambah keseruan acara sekaligus rasa haru di Tengah para undangan yang hadir. Bagaimana tidak, salah satu perwakilan anak, Aisyah Kayla Azzahra yang juga merupakan cucu dari Gubernur H. Muhidin dan Ketua TP PKK Kalsel Hj. Fathul Jannah membacaka pesan mereka untuk para orang tua.

”Lihat deh, kami keren bangen kan pakai baju ini?,” ucap Aisyah mengawali penyampaiannya yang hari itu, didampingi anak-anak lain yang menggunakan berbagai kostum profesi. Ada yang menjadi dokter, poliisi, guru, penyanyi, penyiar dan berbagai profesi lainnya.

“Ayo sayangi kami, lindungi kami dan temani kami raih mimpi,” tutup Aisyah, yang diiringi riuh tepuk tangan undangan yang hadir.

Momen haru juga mewarnai peringatan Hari Anak Nasional Ke 42 Tingkat Provinsi Tahun 2026 ini, ketika Ketua TP PKK Provinsi Kalsel yang juga merupakan Bunda Forum Anak Daerah Kalsel, Hj. Fathul Jannah bersama Gubernur H. Muhidin dan Forkopimda Kalsel menyerahkan bunga kepada perwakilan anak-anak di Kalsel yang memakai kostum berbagai profesi ini. Hal ini menjadi simbol cinta, perhatian dan komitmen dalam merawat, melindungi serta memenuhi hak hak anak di Kalsel.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin selain mengucapkan selamat hari anak kepada seluruh anak di Kalsel, juga berpesan untuk terus bermimpi dan menyiapkan diri menjadi generasi cerdas.
“Bapak menitip pesan kepada anak-anakku tercinta, teruslah belajar dengan tekun, hormati orang tua dan guru, jauhi perilaku negatif, berani bermimpi setinggi langit, serta persiapkan diri menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, kreatif, sehat, dan berdaya saing. Mari kita jadikan hari anak nasional sebagai pengingat bahwa setiap anak memiliki hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal. Dengan semangat bekerja bersama, merangkul semua, ayo kita wujudkan Kalimantan Selatan yang semakin maju, sejahtera, dan ramah anak,” harap Gubernur H. Muhidin.

Peringatan Hari Anak Nasional Ke 42 Tingkat Provinsi Tahun 2026 ini juga dirangkai dengan penandatanganan prasasti sebagai tanda peresmian Taman Asuh Ramah Anak (TARA) Nurul Muhibbin yang dilakukan oleh Ketua TP PKK Klasel, Hj. Fathul Jannah, disaksikan Gubenur H. Muhidin, yang dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen dukungan Provinsi Layak Anak dan Pemenuhan Hak serta Perlindungan Anak, yang juga diikuti oleh seluruh Forkopimda Kalsel.

Kemeriahan semakin seru, ketika Ketua TP PKk Kalsel Hj. Fathul Jannah bersama Gubenur H. Muhidin memberikan Kuis beserta hadiahnya berupa sepeda dan televisi kepada anak-anak yang hadir memeriahkan Peringatan HAN tahun ini.

“Siapa nama bapak gubernur Kalsel ?,” kata Hj. Fathul Jannah yang disambut riuh anak-anak sambil mengacungkan jari tanda siap menjawab.

Keruihan semakin memuncak, Ketika diakhir acara, Gubernur Kalsel H. Muhidin didampingi Ketua TP PKK Kalsel Hj. Fathul Jannah berbaur sembari berfoto Bersama dengan anak-anak yang hadir sejak pagi hingga acara selesai. [Adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Hj Fathul Jannah Muhidin Ketua TP PKK Kalsel Ajak Lestarikan Kebaya dan Sasirangan 

Published

on

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Fathul Jannah Muhidin. (Foto/Adpim)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Balutan kebaya biru tua yang anggun berpadu harmonis dengan kain sasirangan khas Kalimantan Selatan bertabur rangkaian payet, menjadi penampilan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Fathul Jannah Muhidin, saat hadiri Seminar Peringatan Hari Kebaya Nasional ke-3 Tahun 2026 di Hotel Roditha, Banjarmasin, Selasa (21/7) pagi.

Bukan sekadar pilihan berbusana, perpaduan kebaya sebagai identitas perempuan Indonesia dengan sasirangan sebagai warisan budaya Banua yang dikenakan Hj Fathul Jannah Muhidin, juga menjadi simbol kecintaan terhadap budaya dan mencerminkan semangat menjaga jati diri bangsa sekaligus memperkuat identitas daerah di tengah perkembangan zaman.

Seminar yang diselenggarakan melalui kolaborasi TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Kalimantan Selatan itu dihadiri peserta dari berbagai organisasi perempuan se-Kalimantan Selatan, di antaranya Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW), Dharma Wanita Persatuan hingga peserta dari TP PKK kabupaten/kota se-Kalsel.

Dalam sambutannya, Hj Fathul Jannah Muhidin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan seminar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Kebaya Nasional yang diperingati setiap 24 Juli ini.

Menurut Hj Fathul Jannah Muhidin, yang juga merupakan Ketua Dekranasda Provinsi Kalsel ini, Hari Kebaya Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap kebaya sebagai salah satu identitas budaya bangsa yang sarat akan nilai sejarah, karakter, dan jati diri perempuan Indonesia.

“Hari Kebaya Nasional menjadi momentum bagi kita untuk menumbuhkan kecintaan terhadap kebaya sebagai salah satu identitas budaya bangsa. Kebaya bukan hanya busana, tetapi juga simbol keanggunan, kesopanan, ketangguhan, dan jati diri perempuan Indonesia yang harus terus kita jaga, lestarikan, dan wariskan kepada generasi mendatang,” ujar Hj Fathul Jannah.

Ketua TP PKK Provinsi Kalsel kemudian menjelaskan, penetapan Hari Kebaya Nasional melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2023 menjadi bentuk penghargaan negara terhadap kebaya sebagai warisan budaya bangsa. Terlebih, pengakuan kebaya sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO semakin memperkuat tanggung jawab seluruh elemen masyarakat untuk terus melestarikannya.

Bagi masyarakat Kalimantan Selatan, lanjut Hj Fathul Jannah Muhidin, kebaya memiliki nilai yang semakin istimewa ketika dipadukan dengan kain sasirangan sebagai wastra khas Banua. Perpaduan keduanya tidak hanya menghadirkan keindahan dalam berbusana, tetapi juga menjadi representasi identitas daerah yang tetap berpijak pada budaya nasional.

“Di Kalimantan Selatan, kebaya dapat dipadukan dengan kain sasirangan sebagai ciri khas daerah. Perpaduan ini tidak hanya melestarikan budaya kita, tetapi juga memperkuat identitas Kalimantan Selatan di tengah dinamika perkembangan zaman,” tutur Hj Fathul Jannah Muhidin.

Melalui seminar ini, Ketua TP PKK Provinsi Kalsel berharap, para peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai sejarah, makna, ragam kebaya, serta berbagai upaya pelestariannya sehingga tetap relevan digunakan tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang dikandungnya.

Hj Fathul Jannah Muhidin juga berharap, pelestarian kebaya tidak hanya berdampak pada aspek budaya, tetapi juga membuka peluang besar bagi peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang fesyen dan kriya berbasis budaya lokal.

Karena itu, TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan bersama Dekranasda terus berkomitmen mendorong pengembangan UMKM melalui berbagai program pembinaan, pelatihan, promosi, dan pemberdayaan agar para perajin mampu berkembang serta memiliki daya saing yang semakin kuat.

“Kami berharap momentum Hari Kebaya Nasional ini dapat menginspirasi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin bangga mengenakan kebaya dalam berbagai kesempatan. Dengan demikian, kebaya tidak hanya menjadi warisan yang dikenang, tetapi juga budaya yang terus hidup dan berkembang bersama masyarakat,” ucap Hj Fathul Jannah Muhidin.

Acara kemudian dilanjutkan dengan seminar tentang kebaya, dengan narasumber Hj Kathrin Ambarsari, yang memang telah dikenal di Banua Kalimantan Selatan sebagai seorang fashion designer dan pengamat mode.

Sebelum ditutup dengan foto bersama, kegiatan yang menyatukan puluhan wanita dari seluruh daerah di Provinsi Kalimantan Selatan ini juga diisi dengan fashion show, oleh masing-masing perwakilan organisasi wanita yang berhadir, yang kemudian ditutup dengan penampilan Ketua TP PKK yang juga Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Fathul Jannah Muhidin, yang tampil anggun dengan kebaya biru tua dan kain sasirangannya.

Ditemui usai acara, Hj Fathul Jannah Muhidin kembali menyampaikan apresiasi dan harapannya atas terselenggaranya seminar yang memperingati Hari Kebaya Nasional ke-3 tahun 2026 ini.

“Mudah-mudahan ke depannya melalui momentum seperti ini, dapat mendorong UMKM dan pengrajin kita, khususnya di bidang fesyen, dalam hal ini kebaya dan juga tentunya wastra khas Banua kita, kain sasirangan,” harap Hj Fathul Jannah Muhidin.

“Dan dengan diadakannya seminar kebaya pada hari ini, semoga dapat menjadi sarana edukasi dan meningkatkan kesadaran generasi muda dan juga masyarakat kita untuk melestarikan dan lebih mencintai kebaya dan juga kain sasirangan khususnya, untuk kita di Kalimantan Selatan,” tutup Hj Fathul Jannah Muhidin. [Adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Populer