Banjarmasin
Gubernur H Muhidin Terus Tekankan Kecepatan Pelayanan Publik SKPD Pemprov Kalsel
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, terus kuatkan sinergi dan kolaborasi, serta berkomitmen untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pemerintahan di lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan, melalui Rapat Koordinasi Lingkup SKPD Pemprov Kalsel, yang dilaksanakan pada Kamis (7/5/2026) bertempat di Mahligai Pancasila, Banjarmasin.
Dalam kesempatan ini, Gubernur H Muhidin menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kerja keras SKPD, baik itu Kepala Dinas/Badan maupun juga jajaran, atas tercapainya penghargaan untuk Pemprov Kalsel dan Gubernur Kalsel, H Muhidin, di tahun 2026 ini.
“Kita sebagai Gubernur, mengucapkan banyak terima kasih kepada rekan-rekan di SKPD atas dua penghargaan yang sudah kita terima di tahun 2026 ini. Kedua penghargaan yang kita raih dalam sebulan terakhir ini, adalah hasil dari kuatnya kinerja Pemprov Kalsel, yang tidak lepas dari kinerja, kekompakan dan kerja keras Kepala SKPD beserta jajarannya,” sampai Gubernur.
Dua penghargaan yang berhasil diraih dalam sebulan terakhir ini secara berturut-turut adalah Penghargaan atas Penyelenggaraan Pemerintah Daerah dengan Status Kinerja Tertinggi dan juga Penghargaan atas Keberhasilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam Menurunkan Angka Stunting dan Kemiskinan dari Kementerian Dalam Negeri.
Gubernur Kalsel, H Muhidin juga menyampaikan bahwa pada Apresiasi Pemerintah Daerah Regional Kalimantan di Balikpapan beberapa hari yang lalu, Pemprov Kalsel dinyatakan sebagai yang terbaik di regional Kalimantan.
Lebih lanjut, H Muhidin menekankan dua hal yang harus dilakukan oleh jajaran SKPD lingkup Pemprov Kalsel, untuk meningkatkan penilaian yang dilakukan di tiap-tiap ajang penghargaan pemerintah daerah.
“Dua hal yang saya perhatikan yang menjadi penilaian dalam ajang-ajang penghargaan ini adalah, kecepatan pelayanan dan juga kekompakkan Forkopimda dalam setiap kegiatan pembangunan di daerah,” ujar H Muhidin.
Untuk itu, Gubernur mengingatkan agar proses administrasi terkait kebijakan untuk dipercepat, terutama yang menyangkut pelayanan publik dan bersinggungan langsung dengan masyarakat.
“Kepada seluruh SKPD, saya mengingatkan, untuk administrasi yang menyangkut keputusan atau kebijakan yang prioritas, apalagi yang menyangkut kemaslahatan masyarakat, untuk dapat diproses dengan cepat. Jangan ada lagi proses tunggu-menunggu tanda tangan yang terlalu lama. Pelayanan publik itu menjadi yang utama,” ingat Gubernur.
Gubernur, H Muhidin juga mengingatkan agar seluruh jajaran di Pemprov Kalsel dapat senantiasa bersinergi dan berkolaborasi, agar memberikan hasil yang lebih maksimal dalam berjalannya proses pemerintahan.
“Utamakan kekompakan dan juga sinergi serta kolaborasi. Kalau ada program atau kegiatan penting, segera sampaikan kepada Gubernur. Kalau menemukan masalah, atau ada hal-hal yang kurang dimengerti, berdiskusi dan berundinglah dengan siapapun yang berkompeten, seperti misalnya dengan Tim Ahli Gubernur. Sinergi ini juga bagian penting dalam proses akselerasi pelaksanaan pemerintahan di Pemprov Kalsel,” pesan H Muhidin.
Gubernur, H Muhidin pada kesempatan ini juga mengingatkan terkait inflasi di Kalsel, yang menurutnya harus senantiasa di pantau dan dicari tau apa saja faktor yang dapat menyebabkan kenaikan inflasi di Kalsel, agar dapat ditemukan solusi untuk mengendalikan dan mengontrol tingkat inflasi di Kalsel.
Terkait kepegawaian dan mutasi pegawai, H Muhidin dalam rakor ini menegaskan bahwa dirinya akan memastikan setiap posisi jabatan di SKPD, baik itu Eselon II, Eselon III dan juga Eselon IV akan ditempati oleh orang-orang yang kompeten di bidangnya.
“Saya sendiri sebagai Gubernur nanti akan turut serta dalam menyusun SDM yang akan menempati jabatan-jabatan di tiap SKPD. Kita ingin memastikan bahwa SDM yang mengisi jabatan itu adalah orang-orang yang kompeten dan kalau bisa yang terbaik di bidangnya, untuk meningkatkan kinerja tiap SKPD, yang nanti juga pastinya akan berdampak pada kinerja Pemprov Kalsel secara keseluruhan,” tutur H Muhidin.
Pada rakor ini, Gubernur, H Muhidin juga menyinggung terkait perencanaan anggaran 2027, yang terdampak kondisi geopolitik saat ini, dimana anggaran yang didapatkan tidak sesuai dengan yang telah diajukan dan diharapkan.
“Memang kondisinya saat ini untuk penganggaran 2027 ikut terdampak dari kondisi geopolitik yang sedang terjadi. Untuk itu, dengan adanya penyesuaian anggaran ini, saya minta para kepala SKPD untuk menyusun programnya dengan benar, kita harus bisa memilih mana kegiatan yang prioritas untuk dilaksanakan, agar anggaran yang dimiliki itu bisa efektif dan efisien,” sampai Gubernur.
Selaras dengan yang disampaikan Gubernur, Sekdaprov M Syarifuddin juga berpesan kepada SKPD lingkup Pemprov Kalsel untuk aktif menciptakan inovasi dan meningkatkan kinerja, untuk mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat yang biasanya diiringi insentif fiskal untuk pemerintah daerah.
“Kepada seluruh SKPD, kita berharap untuk dapat berimprovisasi, kreatif dan berinovasi untuk bisa mendapatkan insentif fiskal yang biasanya adalah bentuk apresiasi dari pemerintah pusat, kepada pemerintah daerah yang berprestasi,” pesan Sekdaprov.
Terkait anggaran 2027, Sekdaprov Syarifuddin juga menyampaikan hal yang selaras dengan Gubernur H Muhidin, untuk SKPD bisa memilih kegiatan dan program prioritas yang berdampak langsung kepada masyarakat.
“Untuk anggaran 2027, memang tidak sesuai dengan harapan kita, dan untuk itulah kita melakukan desk bagi masing-masing SKPD untuk menentukan mana yang prioritas pimpinan, mana yang akan berdampak ke masyarakat, itulah yang kita utamakan,” sampai Syarifuddin.
Berhadir pada kegiatan ini, seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator dari seluruh SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. [adv/adpim]
Bagikan keBanjarmasin
Tiga Kesempatan Bunga Lebih Ringan 1%, Kredit Multiguna 3XTRA dari Bank Kalsel
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Kredit Multiguna 3XTRA 3 Kesempatan, Bunga Lebih Ringan! Punya rencana yang ingin diwujudkan? Saatnya manfaatkan Kredit Multiguna 3XTRA dengan bunga lebih ringan sampai dengan 1%.
Ada 3 kesempatan untuk mendapatkan bunga lebih ringan:
– TAKE OVER
Pindahkan kredit Anda dari bank lain ke Bank Kalsel.
– KOMPENSASI
Khusus debitur existing sesuai syarat dan ketentuan.
– NEW CUSTOMER
Kesempatan bagi nasabah baru untuk menikmati program ini.
Adapun syarat dan ketentuan sebagai berikut:
• Debitur Kredit Konsumtif Bagi CPNS, PNS dan Pensiunan
• Penurunan Suku Bunga menjadi 11% untuk Kredit Multiguna Utama, Multiguna Terusan (termasuk Multiguna Terusan Vertikal) dan Multiguna Pensiunan (termasuk pensiunan janda / duda)
• Untuk Debitur New dan Takeover Minimal Plafond Rp100.000.000 dan tidak ada syarat minimal jangka waktu
• Untuk Debitur Kompensasi dengan syarat sbb:
– Minimal Plafond Rp100.000.000
– Minimal jangka waktu kredit 5 tahun
– Merupakan debitur existing yang sudah
memiliki fasilitas Kredit yang berjalan minimal ½ jangka waktu
– Kredit yang dikompensasi memiliki jangka
waktu awal minimal 2 tahun
• Berlaku di seluruh Kantor Cabang dan Cabang Pembantu Bank Kalsel Konvensional
• Kredit wajib direalisasikan pada masa periode promosi tersebut
• Periode promo 01 Oktober 2026 s/d 31 Desember 2026
Khusus CPNS, PNS & Pensiunan
Periode: 1 Oktober – 31 Desember 2026
Jangan lewatkan kesempatan 3XTRA ini!
Info lebih lanjut, hubungi Bank Kalsel terdekat. [adv]
#bankkalsel#setiamelayanimelajubersama
Bagikan keBanjarmasin
Admin Top Up DANA dan ShopeePay Ditetapkan Rp2.000 per Transaksi Melalui Aplikasi Aksel by Bank Kalsel
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel melakukan penyesuaian biaya administrasi untuk layanan pengisian saldo atau top up dompet digital DANA dan ShopeePay melalui aplikasi Aksel by Bank Kalsel, mulai berlaku efektif pada 28 Oktober 2026.
Nasabah diimbau memperhatikan biaya administrasi yang tercantum pada aplikasi sebelum menyelesaikan transaksi.
Berdasarkan pengumuman resmi manajemen Bank Kalsel, biaya administrasi top up DANA ditetapkan sebesar Rp2.000 per transaksi.
Tarif yang sama juga berlaku untuk pengisian saldo ShopeePay, yakni Rp2.000 per transaksi.
Manajemen Bank Kalsel mengingatkan nasabah yang akrab disapa Sobat Aksel untuk mencermati informasi biaya yang muncul di layar aplikasi ketika menggunakan fitur top up e-wallet.
”Sobat Aksel, ada informasi penting, terdapat penyesuaian biaya layanan yang berlaku sesuai tanggal efektif pada informasi di atas,” tulis Manajemen Bank Kalsel dalam keterangannya.
Nasabah juga diminta memastikan kembali rincian transaksi sebelum menekan tombol konfirmasi. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari kekeliruan saat menggunakan layanan transaksi digital melalui aplikasi Aksel.
“Yuk, cek informasinya sebelum bertransaksi,” imbau Manajemen Bank Kalsel.
Dengan adanya pemberitahuan tersebut, nasabah diharapkan dapat mengetahui perubahan tarif sejak awal dan menyesuaikan transaksi digital sesuai ketentuan yang berlaku. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Dorong Inklusi Keuangan, Bank Kalsel Hadirkan Layanan Adink Bank Kalsel Pandai
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Akses layanan perbankan bagi masyarakat Kalimantan Selatan kini dapat dilakukan lebih dekat melalui Adink Bank Kalsel Pandai. Layanan ini memungkinkan masyarakat memperoleh sejumlah layanan perbankan melalui agen yang berada di lingkungan sekitar.
Kehadiran Bank Kalsel Pandai menjadi bagian dari upaya Bank Kalsel memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendorong inklusi keuangan di berbagai wilayah Kalimantan Selatan.
Bank Kalsel Pandai merupakan bagian dari program Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Selasa (29/9/2026).
Melalui layanan tersebut, masyarakat tidak harus selalu datang langsung ke kantor bank untuk mendapatkan akses layanan perbankan. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan melalui agen Bank Kalsel Pandai yang berada di sekitar tempat tinggal atau lingkungan usaha.
Konsep tersebut membuat akses layanan keuangan menjadi lebih dekat dan praktis, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap kantor layanan perbankan.
Selain memberikan kemudahan kepada masyarakat, Bank Kalsel Pandai juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menjadi Adink Bank Kalsel Pandai.
Agen berkesempatan memperoleh sharing fee dari transaksi yang dilakukan melalui layanan tersebut. Kehadiran layanan perbankan di tempat usaha juga dapat menjadi nilai tambah bagi pelaku usaha karena memungkinkan mereka menyediakan layanan tambahan bagi pelanggan.
Dari sisi operasional, Bank Kalsel Pandai dirancang agar dapat dijalankan secara praktis. Agen dapat melakukan transaksi menggunakan aplikasi berbasis Android sehingga layanan dapat diberikan secara lebih fleksibel.
Melalui Bank Kalsel Pandai, Bank Kalsel terus mendorong perluasan akses layanan keuangan di masyarakat. Selain mendekatkan layanan perbankan, program ini juga memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk menjadi bagian dari jaringan layanan keuangan di Kalimantan Selatan. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Perkuat Pendidikan dan Kembangkan SDM, PT Bank Kalsel Segera Dirikan Aksel University
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – PT Bank Kalsel segera mendirikan Aksel University sebagai bagian dari komitmen memperkuat pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, khususnya di bidang perbankan syariah.
Direktur Utama PT Bank Kalsel H Fachrudin mengatakan, Aksel University ditargetkan diluncurkan pada Oktober 2026, bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda.
“Insya Allah kita akan bentuk atau dirikan Aksel University,” ujar Fachrudin seusai menghadiri bedah buku dan pelepasan purna tugas Prof. Dr. HA Hafiz Anshary AZ, MA di Auditorium Mastur Jahri UIN Antasari Banjarmasin, Senin (28/9/2026).
Menurutnya, salah satu fokus Aksel University nantinya adalah memperdalam pengetahuan dan pengembangan kompetensi di bidang perbankan syariah.
“Insya Allah Aksel University kita luncurkan Oktober atau bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda,” katanya.
Pernyataan tersebut disampaikan Fachrudin di tengah acara penghormatan terhadap perjalanan panjang Prof. Hafiz Anshary, yang mengabdikan dirinya di UIN Antasari—dahulu IAIN Antasari—selama sekitar 40 tahun.
Dalam kegiatan tersebut, dua buku tentang perjalanan Prof. Hafiz dibedah, yakni Dari Pesantren Menuju Kepemimpinan Demokrasi Nasional dan Jejak Langkah Sang Ulama, Akademisi dan Penjaga Demokrasi.
Kedua buku itu menggambarkan perjalanan Prof. Hafiz, putra Desa Bandang, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), dari seorang santri hingga menjadi akademisi dan Ketua KPU RI.
Bedah buku menghadirkan Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin dan Direktur Pascasarjana UIN Antasari Prof. Dr. Mujiburrahman sebagai pembahas.
Rektor UIN Antasari Prof. Dr. Hj. Nida Mufidah, M.Pd mengatakan, purna tugas hanya mengakhiri status sebagai ASN. Namun, ruang pengabdian bagi Prof. Hafiz masih terbuka luas.
“Kami masih berharap Prof Hafiz tetap memberi sumbang pemikiran guna kemajuan UIN Antasari,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Kalsel H Muhidin melalui Asisten III Setdaprov Kalsel Dinansyah menyampaikan terima kasih atas pengabdian Prof. Hafiz selama ini.
Selain mengabdi puluhan tahun di UIN Antasari, Prof. Hafiz juga pernah menjadi pengawas Bank Kalsel Syariah sekitar tujuh tahun pada masa Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Bank Kalsel Turut Sampaikan Belasungkawa Musibah Tenggelamnya Kapal KM Virgo 8
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Musibah yang menimpa KM Virgo Transport 8 meninggalkan duka mendalam bagi korban, keluarga, dan masyarakat. Di tengah proses penanganan dan evakuasi yang masih berlangsung, dukungan serta doa terus mengalir bagi seluruh pihak yang terdampak.
Bank Kalsel turut menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut. Melalui jajaran Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh insan Bank Kalsel, ungkapan duka disampaikan melalui akun resmi Instagram Bank Kalsel.
Dalam unggahannya, Bank Kalsel menyampaikan doa agar para korban dan keluarga yang terdampak diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi situasi sulit tersebut.
“Semoga seluruh korban dan keluarga yang terdampak diberikan kekuatan, ketabahan, serta perlindungan dalam menghadapi musibah ini,” demikian ungkapan duka yang disampaikan Bank Kalsel.
Selain menyampaikan belasungkawa, Bank Kalsel juga mendoakan seluruh pihak yang terlibat dalam proses penanganan dan evakuasi KM Virgo Transport 8.
Setiap upaya pencarian dan evakuasi menjadi harapan bagi keluarga yang hingga kini masih menanti kabar orang-orang terkasih mereka.
Di tengah suasana duka dan ketidakpastian, perhatian serta doa menjadi bentuk solidaritas bagi para korban dan keluarga yang sedang menghadapi musibah. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Sinergi Kebijakan Perkuat Fondasi Ekonomi Kalsel di Tengah Tantangan Global
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi (LPP) Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2026 dengan tema “Sinergi Kebijakan untuk Memperkuat Ekonomi Kalimantan Selatan.”
Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan dan dihadiri oleh Pemerintah Daerah, instansi vertikal, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), akademisi, perbankan, pelaku usaha, investor, serta media. Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan dan CORE Indonesia juga turut hadir memperkaya perspektif mengenai kondisi ekonomi dan fiskal daerah, Kamis (24/9/2026).
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syarifuddin, dalam keynote speech – nya menekankan pentingnya LPP sebagai salah satu rujukan dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan perhatian pada tiga agenda utama, yakni (i) menjaga daya beli masyarakat melalui penguatan pengendalian inflasi, (ii) memperluas sumber pertumbuhan ekonomi di luar sektor ekstraktif, serta (iii) menjaga kualitas belanja sekaligus membuka sumber pembiayaan pembangunan di luar APBD.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Aloysius Donanto H. W. menyampaikan bahwa LPP tidak hanya menjadi dokumen asesmen ekonomi secara berkala, tetapi juga menjadi salah satu instrumen untuk memahami posisi dan arah perekonomian daerah serta mendukung perumusan kebijakan. Pada triwulan II 2026, perekonomian Kalimantan Selatan tercatat tumbuh 5,28% (yoy), sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29% (yoy).
Di tengah capaian tersebut, perekonomian Kalimantan Selatan masih menghadapi sejumlah tantangan struktural. Struktur ekonomi daerah masih bertumpu pada sektor berbasis sumber daya alam, khususnya batu bara, sehingga memiliki eksposur relatif tinggi terhadap dinamika harga komoditas global. Selain itu, hilirisasi batu bara masih menghadapi tantangan dari sisi teknis maupun keekonomian, sementara penurunan Transfer Ke Daerah (TKD) dan Dana Desa menjadi tantangan dalam menjaga ruang fiskal daerah.
Kondisi tersebut menegaskan pentingnya memperkuat sumber pertumbuhan baru yang lebih beragam, disertai sinergi kebijakan moneter, fiskal, dan sektor riil.
Diversifikasi ekonomi terus diarahkan pada pengembangan sektor pertanian dan ketahanan pangan, perikanan, perkebunan, industri pengolahan, serta pariwisata. Di sisi pembiayaan, belanja daerah didorong semakin produktif dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, sementara kebutuhan pembangunan yang lebih besar dibuka melalui investasi swasta dan skema kemitraan, termasuk dengan mendorong proses perizinan yang lebih cepat.
Melalui forum ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Selatan dan seluruh pemangku kepentingan mendorong semakin kuatnya pemahaman bersama mengenai kondisi dan prospek perekonomian Kalimantan Selatan. Pemerintah Provinsi juga mengajak pemerintah kabupaten/kota untuk memanfaatkan Laporan Perekonomian Provinsi dan Kajian Fiskal Regional sebagai referensi dalam perencanaan daerah, serta mendorong dunia usaha dan perbankan untuk menyampaikan berbagai tantangan di lapangan sebagai masukan bagi perumusan kebijakan.
Ke depan, penguatan sinergi kebijakan diharapkan dapat memperkuat fondasi ekonomi Kalimantan Selatan sekaligus menjaga stabilitas perekonomian secara berkelanjutan, melalui sumber pertumbuhan yang semakin beragam, iklim investasi yang semakin baik, serta bauran kebijakan moneter, fiskal, dan sektor riil yang optimal. [Ady/Rls-BI]
Bagikan keBanjarmasin
Antusias Peserta Aksel Virtual Run 2026, Bank Kalsel Gelar Undian Doorprize Hadiah Rp30 Juta
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Antusiasme peserta Aksel Virtual Run 2026: Reforestasi, memasuki tahap yang ditunggu-tunggu. Bank Kalsel akan menggelar pengundian doorprize dengan total hadiah mencapai Rp30 juta.
Pengundian hadiah tersebut dijadwalkan berlangsung secara langsung pada Jumat (25/9/2026), mulai pukul 16.00 WITA hingga selesai. Peserta maupun masyarakat dapat menyaksikan proses pengundian melalui kanal YouTube Bank Kalsel.
Beragam hadiah telah disiapkan bagi peserta yang beruntung, mulai dari perlengkapan penunjang olahraga, voucher belanja, hingga hadiah menarik lainnya.
Pengundian doorprize menjadi bentuk apresiasi Bank Kalsel kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam Aksel Virtual Run 2026.
Kegiatan ini tidak hanya mengajak masyarakat untuk aktif berolahraga, tetapi juga membawa pesan kepedulian terhadap lingkungan melalui tema “Reforestasi”.
Melalui kegiatan tersebut, Bank Kalsel mengajak masyarakat turut mengambil bagian dalam upaya mendukung reforestasi dan menjaga kelestarian lingkungan di Kalimantan Selatan.
Dengan total hadiah mencapai Rp30 juta, pengundian doorprize menjadi salah satu momen yang dinantikan peserta. Siapa saja yang beruntung membawa pulang hadiah akan diketahui dalam pengundian yang disiarkan secara langsung.
Jangan lewatkan pengundian Doorprize Aksel Virtual Run 2026: Reforestasi. Bisa jadi, nama Anda menjadi salah satu peserta yang beruntung. [adv]
Bagikan ke-
Kaltara2 tahun agoAcara Apel Digelar di Islamic Center Bitul Izzah
-
Kalsel2 tahun agoDibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua
-
Balikpapan2 tahun agoMulai 1 September 2024, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
-
Kalbar2 tahun agoReses Ke Melawi, Yessy Lakukan Pelatihan Bagi Masyarakat Peduli Api
-
Kalsel2 tahun agoKalsel Raih Penghargaan Komunitas Informasi Masyarakat Terinovatif 2024
-
Kriminal-Hukum2 tahun agoSat Narkoba Polres Sergai Ringkus PNS Pemko Tebing Tinggi Bawa Sabu
-
Jakarta2 tahun agoBMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Angin Kencang dan Petir

