Bupati dan Wabup Sergai Tampung Tawar 322 Calhaj  - SuaraBorneo.com
Connect with us

Religi

Bupati dan Wabup Sergai Tampung Tawar 322 Calhaj 

Published

on

Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya didampingi Wakil Bupati (Wabup) Sergai H. Adlin Tambunan menghadiri acara Tampung Tawar calon jamaah haji (Calhaj) Sergai. (Foto/Ist)

SEI RAMPAH, SuaraBorneo.com – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya didampingi Wakil Bupati (Wabup) Sergai H. Adlin Tambunan menghadiri acara Tampung Tawar calon jamaah haji (Calhaj) Sergai yang digelar di Halaman Masjid Agung Sergai, Kecamatan Sei Rampah, Rabu (22/5/2024).

Bupati Sergai dalam sambutannya menyampaikan calon jamaah haji Kabupaten Sergai akan diberangkatkan ke tanah suci Makkah melalui embarkasi Medan untuk menunaikan rukun islam yang ke-5.

Darma Wijaya berharap niat yang tulus dan ikhlas tersebut, benar-benar ditunaikan semata-mata untuk beribadah, untuk memenuhi panggilan Allah dan semata-mata untuk mengharap Rida Allah SWT, bukan untuk tujuan lain, apalagi tujuan yang bersifat tercela seperti riya.

“Untuk itu, jadikan sifat tabah, sabar, dan tawakal sebagai sebaik-baiknya bekal, karena sifat-sifat tersebut, sangat diperlukan dalam melakukan perjalanan ibadah haji dan sekaligus akan mengantarkan seorang memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabruroh,” ujarnya.

Bupati Sergai kemudian merinci jumlaah calon jamaah haji asal Sergai adalah sebanyak 319 orang dan ditambah 8 orang petugas haji yang tergabung dalam kloter 16 gelombang 2 akan diberangkatkan ke Asrama Haji tanggal 29 Mei 2024. Kemudian pada tanggal 30 Mei 2024 akan diterbangkan dari Bandara Internasional Kualanamu menuju Jedah. Sedangkan 3 orang calon jamaah haji akan tergabung pada kloter 24 di tanggal 7 Juni 2024.

“Oleh karena itu kami berpesan kepada calon jamaah haji, mulai saat ini Bapak dan Ibu dituntut tetap menjaga kesehatan dan stamina, jaga pola makan dan istirahat yang cukup, sehingga dapat mengantisipasi apapun kondisi cuaca di sana. Sehingga dalam pelaksanaan ibadah haji bisa terlaksana dengan sebaik mungkin,” pesan Darma Wijaya.

Ditegaskan oleh Darma Wijaya, Pemkab Sergai terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam setiap penyelenggaraan haji.

“Selama di tanah suci dan khususnya di tempat-tempat yang mustajab, kami mohon bapak dan ibu jangan pernah lupa untuk mendoakan kami serta daerah ini agar tetap aman, tenteram dan sejahtera, sehingga niat kita untuk menjadikan Kabupaten Sergai ini Maju Terus: Mandiri, Sejahtera, dan Religius, mendapat rida Allah SWT,” ucapnya.

Sementara itu Wabup Sergai menyampaikan harapannya kepada yang belum berkesempatan dan berkecukupan untuk berangkat haji, agar segera diberikan kemudahan oleh Allah SWT.

“Kami ucapkan selamat kepada para calon jamaah haji suntuk menunaikan ibadah haji, semoga Allah senantiasa melindungi dan memberikan kesehatan kepada Bapak dan Ibu sekalian selama menunaikan ibadah haji, semoga menjadi haji yang mabrur dan mabruroh. Amin,” ungkap Adlin Tambunan.

Acara Tampung Tawar calon jamaah haji ini juga dihadiri oleh Kapolres Sergai AKBP. Oxy Yudha Pratesta, SIK, Dandim 0204/DS Letkol Inf. Alex Sandri S.Hub, Int, H.M.I, Kajari Sergai Mayhardi Indra Putra, SH, MH, Ketua TP-PKK Sergai Ny. Hj. Rosmaida Saragih Darma Wijaya, Ketua GOPTKI Sergai Ny. Hj. Aini Zetara Adlin Tambunan, PJ. Sekdakab Sergai Rusmiani Purba, SP, M.Si, para jamaah haji, serta keluarga yang mendampingi. (NR/MCS)

Bagikan ke

Daerah

Wagub Kalsel Hasnuryadi Bersholawat Bersama Habib Syekh dan Warga Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H

Published

on

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman menghadiri kegiatan Asam-Asam Bersholawat ke-9 dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. (Foto/Adpim)

TANAH LAUT, SuaraBorneo.com – Suasana hangat bersama masyarakat Asam-Asam di Bumi Tuntung Pandang, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman menghadiri kegiatan Asam-Asam Bersholawat ke-9 dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman MTSS Ahbaabul Musthofa/SMK Harapan Bangsa, Desa Simpang Empat Sungai Baru, Kecamatan Asam-Asam, Kabupaten Tanah Laut, Minggu (14/6/2026) malam.

‎Ribuan jemaah memadati lokasi acara untuk mengikuti lantunan selawat dan doa bersama. Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah ulama Kalimantan Selatan, di antaranya KH. Muhammad Mukri Yunus, H.M. Rasyid Ridha, dan KH. Mahmud Syarkani Al Banjari, serta tokoh masyarakat setempat yakni Ketua Yayasan MTS Ahbaabul Musthofa H. Sunarto, Waka Polres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian dan sebagainya.

‎Dalam sambutannya, Wagub Kalsel H. Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan salam hormat dari Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, kepada seluruh masyarakat yang hadir. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bekerja bersama dan mengabdi bagi kemajuan Banua.

‎”Setiap tugas yang diberikan oleh Bapak Gubernur Kalsel H. Muhidin, ulun selalu menyampaikan salam hormat dari beliau kepada masyarakat. Tentunya mengajak kita bekerja bersama dan mengabdi kepada Banua,” tutur Wagub Hasnuryadi.

‎Wagub Hasnuryadi menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, sebagai bangsa Indonesia, masyarakat harus terus menjunjung tinggi nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh generasi terdahulu.

‎Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Wagub Hasnuryadi menyebut bahwa pihaknya menyambut baik berbagai kegiatan keagamaan yang mampu mempererat ukhuwah serta menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW melalui lantunan selawat.

‎”Kami atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sangat menyambut gembira kegiatan-kegiatan keagamaan seperti malam hari ini. Kita mengetahui bahwa Habib Syech sudah sangat lama bersama masyarakat di seluruh pelosok Kalsel, bahkan dunia, yang mengajarkan kita untuk selalu bersholawat,” ungkap Wagub Hasnuryadi.

‎Wagub Hasnuryadi juga mengapresiasi seluruh panitia dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti Asam-Asam Bersholawat memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga berakhlak mulia.

‎”Kami mengucapkan terima kasih dan mohon doa serta bimbingan para habib dan ulama Kalimantan Selatan. Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan dan seluruh jemaah yang hadir mendapatkan syafaat,” pungkasnya.

‎Sementara itu, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf menyampaikan pentingnya memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW serta mengamalkannya secara istiqamah dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, orang-orang yang senantiasa bershalawat merupakan golongan yang beruntung karena akan memperoleh keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat.

‎Dalam pesannya, Habib Syech berharap seluruh hajat dan doa umat yang dipanjatkan melalui lantunan shalawat dapat dikabulkan oleh Allah SWT serta mendapat ridha dari Baginda Nabi Muhammad SAW.

‎”Dan insyaallah dari hajat kita semua lewat bershalawat, semoga dikabulkan oleh Allah SWT dan diridhai Baginda Nabi Muhammad SAW,” tutur Habib Syech.

‎Habib Syech juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga rasa cinta, persaudaraan, dan kepedulian antarsesama. Menurutnya, kebersamaan dan sikap saling menyayangi menjadi kunci dalam menciptakan kehidupan yang harmonis.

‎Dalam kesempatan itu, Habib Syech menekankan pentingnya menjaga keamanan, kerukunan, dan kenyamanan di tengah masyarakat. Ia berharap Indonesia, khususnya Kalimantan Selatan, dapat terus menjadi daerah yang damai dan kondusif bagi seluruh warganya.

‎”Kita tetap saling mencintai dan menyayangi. Kita harus menciptakan Indonesia dan Kalimantan Selatan agar semuanya menjadi aman, rukun, dan nyaman dalam kehidupan,” tandasnya. [adv/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Ribuan Jamaah Saksikan Tabliq Akbar Kapuas 2026 Hadirkan Ustaz Das’ad Latif

Published

on

Bupati Kapuas HM Wiyatno bersama Ustaz Das'ad Latif pada kegiatan Tabliq Akbar Kapuas 2026. (foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar Tabliq Akbar Kapuas 2026 dengan menghadirkan Ustaz Das’ad Latif berlangsung di Halaman Masjid Al Mukarram Amanah Jalan Tambun Bungai Kapuas Minggu (19/4/2026) malam.

Ribuan jamaah nampak antusias mengikuti ceramah Ustaz Das’ad Latif. Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Harjad Kota Kuala Kapuas ke 220 dan HUT Pemkab Kapuas ke 75.

Bupati Kapuas HM Wiyatno menyampaikan kehadiran Ustaz Das’ad Latif menjawab keinginan masyarakat Kapuas. “Kini kita bersama-sama melihat secara langsung,” ujarnya.

Ustaz Das’ad Latif mengajak umat untuk selalu meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. “Kita agar selamat dunia akhirat,” ungkapnya.

Tabliq Akbar Kapuas 2026 dihadiri Forkopimda jajaran Pemkab Kapuas para ulama serta ribuan jamaah. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Banjar

Haul ke-2 Abah Guru Banjar Indah, Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Disambut Antusias Warga dan Jamaah

Published

on

Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman, menghadiri peringatan haul ke-2 K.H. Syaifuddin Dzuhri. (Foto/Adpim)

BANJAR, SuaraBorneo.com – Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman, menghadiri peringatan haul ke-2 K.H. Syaifuddin Dzuhri bin K.H. Abdurrahman atau yang dikenal sebagai Abah Guru Banjar Indah.

Kegiatan berlangsung di Kubah KH. Syaifuddin Zuhri, Jalan Keramat, Desa Tungkaran, Martapura, Kabupaten Banjar, pada Sabtu (28/3/2026) malam.

Kehadiran Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman, di tengah ribuan masyarakat yang hadir disambut dengan antusias.

Momen ini menjadi wujud nyata perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Kalsel terhadap kegiatan keagamaan yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat Banua.

Selain sebagai sarana mengenang jasa para ulama, kegiatan ini juga dinilai mampu mempererat ukhuwah Islamiyah serta menjaga warisan para ulama terdahulu.

Diketahui, K.H. Syaifuddin Dzuhri bin K.H. Abdurrahman merupakan pendiri Majelis Ta’lim Bani Isma’il di Banjar Indah, Banjarmasin.

Lahir pada 20 Oktober 1952 di Dalam Pagar, Martapura dan wafat pada Minggu, 27 Ramadan 1445 H atau 7 April 2024 dalam usia 71 tahun, K.H. Syaifuddin Dzuhri bin K.H. Abdurrahman dikenal sebagai ulama yang memiliki garis keturunan dari Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari serta merupakan murid dari K.H. Zaini Abdul Ghani dan K.H. Muhammad Syarwani Abdan.

Selain aktif berdakwah, K.H. Syaifuddin Dzuhri bin K.H. Abdurrahman pernah mengabdi sebagai tenaga pengajar di Pondok Pesantren Darussalam Martapura dan memiliki hubungan kekeluargaan dengan sejumlah ulama besar di Kalsel seperti Almarhum Guru Irsyad Zien Dalam Pagar dan Almarhum Tuan Guru Anang Djazouly Seman Martapura.

Rangkaian acara yang berlangsung khidmat dan penuh keberkajan itu diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh Habib Ali bin Abdullah Alaydrus, kemudian dilanjutkan dengan lantunan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW, serta pembacaan zikir dan tahlil yang diikuti dengan penuh kekhusyukan oleh para jamaah.

Tampak hadir Wakil Bupati Kabupaten Banjar, Habib Idrus Al Habsyi, para habaib, alim ulama, guru agama dan tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. [adv/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Pererat Silaturahmi Staf Ahli KSDM Hadiri Haul 15 Qubah Basarang Majelis Pecinta Rasul

Published

on

Staf Ahli Bupati Kapuas Bidang KSDM Budi Kurniawan ketika menghadiri acara Haul 15 Qubah Basarang Majelis Pencinta Rasul. (foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Staf Ahli Bupati Bidang KSDM Budi Kurniawan mewakili Bupati Kapuas menghadiri acara Haul 15 Qubah di Majelis Pecinta Rasul Desa Maluen Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas Rabu (25/4/2026).

Hadir pula Camat Basarang Nur Cahyono serta ratusan jamaah dari berbagai daerah berkumpul dalam peringatan Haul Datu Kalampayan ke-220 Syekh Muhammad Arsyad bin Abdullah Al Banjary.

Kemudian dirangkai dengan Haul Sohibul Fadhillah ke-15 Al Habib Yahya bin Muhammad Balghaist kegiatan diantaranya diisi zikir dan tausiyah.

Staf Ahli KSDM Budi Kurniawan menyampaikan bahwa haul bukan sekadar seremoni keagamaan tetapi juga sarana untuk mengenang dan meneladani perjuangan para ulama dalam menyebarkan ajaran Islam.

“Melalui kegiatan ini kita diingatkan kembali akan nilai-nilai keikhlasan perjuangan dan dakwah yang telah diwariskan para ulama kepada kita semua,” katanya.

Ia juga mengapresiasi panitia serta masyarakat yang telah berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut karenanya Pemda mendukung untuk itu.

Ia mengatakan kegiatan keagamaan seperti ini memiliki peran penting dalam memperkuat nilai spiritual serta membangun kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat mempererat silaturahmi.

“Oleh karena itu diharapkan nilai-nilai keteladanan para ulama terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi masa kini dan mendatang,” ujarnya. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Banjar

Berbaur Ulama, Habaib Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari

Published

on

Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman hadiri puncak rangkaian Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kalampayan. (Foto/Adpim)

BANJAR, SuaraBorneo.com – Berbaur bersama ribuan jemaah dari berbagai penjuru Kalsel, bahkan dari luar daerah, Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman hadiri puncak rangkaian Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kalampayan.

Kehadiran orang nomor dua di Kalsel itu menyatu di tengah lautan jemaah yang memadati kawasan Masjid Jami Tuhfaturroghibin, Desa Dalam Pagar Ulu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, kamis (26/3/2026) pagi dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan.

Rangkaian acara yang berlangsung dengan penuh keberkahan itu diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menggema di seluruh kawasan haul.

Suasana religius pun semakin terasa saat Grup Maulid Dalam Pagar Ulu melantunkan syair-syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW.

Selanjutnya, doa dipanjatkan oleh Habib Ali bin Abdullah Alaydrus, memohon keberkahan dan keselamatan bagi Banua Kalimantan Selatan.

Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan doa haul dan tahlil yang dipimpin oleh TGH Wildan Salman.

Momentum ini tidak hanya menjadi ajang mengenang jasa dan keteladanan Datu Kalampayan, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Wagub Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan rasa syukur dan takzim atas terselenggaranya kegiatan keagamaan yang menyatukan ribuan umat Muslim tersebut.

Membuka sambutan dengan salam dan selawat, Wagub Hasnuryadi menekankan bahwa kehadiran jamaah dari berbagai penjuru merupakan bukti kecintaan yang tidak luntur terhadap sosok Datu Kalampayan.

Wagub Hasnuryadi menyebutkan bahwa peringatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai religius di Banua Kalsel.

“Kita berkumpul di sini untuk mengenang sosok guru mulia, seorang pelita bagi umat Islam di Kalimantan. Beliau tidak hanya meninggalkan karya tulis yang monumental, tetapi juga pondasi akhlak dan syariat yang masih kita pedomani hingga hari ini,” ujar Hasnuryadi di hadapan para jamaah.

Lebih lanjut, Wagub Hasnuryadi mengajak seluruh lapisan masyarakat dan jajaran pemerintahan untuk meneladani kegigihan Datu Kalampayan dalam menuntut ilmu dan menyebarkan kebaikan.

Menurutnya, semangat intelektualitas dan spiritualitas yang diwariskan oleh penulis kitab Sabilal Muhtadin tersebut harus diimplementasikan dalam pembangunan daerah.

“Mari kita jadikan keteladanan beliau sebagai inspirasi untuk terus membangun Kalimantan Selatan yang lebih berkah, rukun, dan religius,” tutupnya.

Sementara itu, pembacaan Manakib atau riwayat hidup Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kalampayan yang disampaikan dengan khidmat oleh Ustaz Ahmad Daudi Zen menceritakan perjalanan hidup sang ulama besar yang menjadi panutan masyarakat Banjar dari dulu hingga kini.

Dalam manakibnya, Ustaz Ahmad Daudi Zen menjelaskan bahwa Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari lahir dari pasangan Abdullah bin Abu Bakar dengan Siti Aminah binti Husein, keluarga yang dikenal saleh dan salehah.

Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dilahirkan pada malam Kamis, 13 Safar 1122 Hijriah atau sekitar tahun 1710 M di Desa Lok Gabang, Kabupaten Banjar.

“Kelahiran Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari merupakan jawaban dari doa kedua orang tuanya yang dipanjatkan pada malam Lailatul Qadar, agar dikaruniai anak yang alim dan zahid,” ungkapnya.

Sejak usia dini, lanjutnya, tanda-tanda keistimewaan sudah tampak pada diri Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari.

Dikenal memiliki kecerdasan luar biasa dengan daya tangkap yang cepat dalam mempelajari ilmu agama.

Selain itu, akhlaknya yang mulia membuatnya sangat disukai oleh masyarakat sekitar.

Tak hanya itu, Syekh Muhammad Arsyad juga memiliki bakat di bidang seni, khususnya seni tulis dan kaligrafi. Hasil karya beliau bahkan mampu memukau siapa saja yang melihatnya.

Keistimewaan tersebut kemudian menarik perhatian Sultan Banjar saat berkunjung ke Desa Lok Gabang.

Terpikat oleh kecerdasan dan kemampuan seni tulisnya, Sultan Banjar pada saat itu kemudian membawa beliau ke istana untuk mendapatkan pendidikan agama yang lebih mendalam.

“Dari sinilah awal perjalanan beliau menuntut ilmu hingga ke tanah suci Makkah,” jelas Ustaz Ahmad Daudi Zen.

Dalam manakib tersebut juga ditegaskan bahwa Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dikenal sebagai ulama besar yang menguasai tiga pilar utama dalam keilmuan Islam, yakni syariat, tarekat, dan hakikat. Dalam pengajarannya, beliau berpegang teguh pada mazhab Syafi’i serta paham Ahlus Sunnah wal Jamaah.

Penyampaian manakib ini disambut khidmat oleh para jemaah yang hadir, sekaligus menjadi pengingat akan keteladanan dan perjuangan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dalam menyebarkan ilmu dan nilai-nilai keislaman di Kalsel.

Turut dihadiri Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK, Kapolda Kalsel, Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, jajaran unsur Forkopimda Kalsel, Sekdaprov Kalsel, Muhammad Syarifuddin beserta sejumlah Kepala SKPD lingkup Kalsel, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalsel, KH Ahmad Syairazi, Ketua Yayasan Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, KH Muhammad Husein, para alim ulama, habaib serta tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya. [adv/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Tadarusan Rutin Pimpinan SKPD Pemprov di Bulan Ramadan Diinisiasi Gubernur Kalsel H Muhidin

Published

on

Sejumlah kepala SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Asisten, Staf Ahli dan Tenaga Ahli Gubernur melakukan kegiatan pembacaan Al-Qur’an bersama atau tadarusan di kediaman pribadi Gubernur Kalsel H Muhidin. (Foto/Mirza)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Sejumlah kepala SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Asisten, Staf Ahli dan Tenaga Ahli Gubernur melakukan kegiatan pembacaan Al-Qur’an bersama atau tadarusan di kediaman pribadi Gubernur Kalsel H Muhidin Jalan Lingkar Dalam Selatan Kota Banjarmasin, Sabtu (21/02)2026) malam.

Tadarusan dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Muhammad Syarifuddin mewakili Gubernur H Muhidin yang masih menjalankan ibadah umrah di Mekkah.

Tadarusan ini rutin bergiliran diikuti pimpinan SKPD lingkup Pemprov Kalsel. seperti pada Sabtu (21/2/2026) malam tampak hadir diantaranya Ahmad Bagiawan (Kadis Perdagangan), Adi Santoso (staf ahli bidang pemerintahan politik dan hukum), Fahrurrazi (Kepala Biro Kesra), Irfan Sayuti (Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, dr Among Wibowo (Dirut RSUD) Ulin Banjarmasin, Dany Metera Saputra (Kasat Satpol PP), H. Thaufik Hidayat (Kepala Brida Kalsel), Jaini (Sekretaris DPRD), Faried Fakhmansyah (Kepala BPSDMD), drg. Mashuda (Direktur RSGM), M. Habibie (Tenaga Ahli Gubernur) dan sejumlah pejabat lainnya.

Kegiatan tadarusan Al-Qur’an di kalangan pimpinan SKPD rutin di bulan Ramadhan ini digagas Gubernur H Muhidin sejak tahun lalu yaitu ramadhan 1446 hijriah.

Para pimpinan SKPD, asisten, staf ahli, hingga tenaga ahli gubernur, bergiliran membaca Alquran sambil dikoreksi ustadz atau santri pondok tahfiz yang didatangkan khusus tiap malam.

Kegiatan yang dilaksanakan setelah Salat Isya dan Tarawih berjamaah ini, dimaksudkan Gubernur H Muhidin untuk menjalin kebersamaan, mempererat tali silaturahmi di kalangan pejabat Pemprov Kalsel dan meningkatkan ketakwaan pimpinan SKPD yang bersangkutan.

Bagi umat Islam, tadarus Al-Quran di bulan ramadhan lazim dilakukan di berbagai tempat, mulai masjid, langgar atau mushalla, hingga di rumah-rumah, secara berjamaah maupun sendiri.

Tadarusan Al-Qur’an dinilai penting dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman, memperbaiki bacaan, serta merenungkan maknanya.
Terlebih di bulan ramadhan, membaca Al-Qur’an mendapat nilai pahala berlipat ganda dari Allah SWT.

Ramadhan 1447 hijriah tahun ini, di lingkungan Pemprov Kalsel, Tadarusan Al-Qur’an tidak saja bagi pejabat tinggal pratama setempat, melainkan turut dilaksanakan kalangan kaum perempuan yang motori Tim Penggerak PKK Kalsel atas gagasan Ketua TP PKK Hj Fathul Jannah Muhidin.

Tadarusan Al-Qur’an TP PKK Kalsel dimulai pada awal puasa yakni pada Kamis (19/02) atau 1 ramadhan 1447 hijriah di Ruang Sasangga Banua Kantor Gubernur Kalsel di Banjarmasin, yang dibuka Wakil Ketua TP PKK Hj Ellyana Trisya Hasnuryadi. [adv/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel Tadarusan Al-Quran Ramadan 1447 Hijriah

Published

on

Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalsel melaksanakan ibadah sunat tadarusan Al-Qur'an. (Foto/Septian Saputra) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Hari pertama Ramadan 1447 Hijriah, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalsel melaksanakan ibadah sunat tadarusan Al-Qur’an, Kamis (19/02/2026) di Aula Sasangga Banua Kantor Gubernur Kalsel di Banjarmasin.

Seragam menggunakan busana muslimah warna putih, Wakil Ketua TP PKK Kalsel drg Ellyana Trisya Hasnuryadi dan Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga⁠ TP PKK Kalsel Hj Masrupah Syarifuddin, beserta kader TP PKK lainnya , bergiliran membaca ayat-demi ayat Alquran.

Ellyana Trisya menyampaikan rasa syukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan yang diberikan Allah SWT sehingga seluruh pengurus dan anggota TP PKK dapat berkumpul dalam suasana Ramadan yang penuh kemuliaan.

“Alhamdulillah, hari ini kita dapat berkumpul bersama orang-orang yang memuliakan Ramadan dan ayat-ayat suci Al-Quran. Semoga setiap langkah dan bacaan kita menjadi amal ibadah yang diridhai Allah SWT,” ujarnya.

Lanjut disebutkan, PKK memiliki peran strategis dalam membangun keluarga yang beriman dan berakhlak mulia.

Ellyana menekankan bahwa seorang ibu merupakan madrasah pertama bagi anak-anaknya. Dari kebiasaan seorang ibu yang membaca dan mencintai Al-Quran, akan lahir generasi yang juga mencintai kitab suci tersebut.

“Dari lisan seorang ibu yang terbiasa membaca Al-Quran akan lahir generasi yang cinta Al-Quran. Dari rumah yang dihiasi ayat-ayat suci, Insya Allah akan tumbuh keluarga yang sakinah, mawaddah, dan penuh rahmat,” ungkapnya.

Kegiatan tadarus kali ini mengangkat tema “Ramadan Bersama Al-Quran, Menguatkan Iman, Mempererat Persaudaraan, Meraih Keberkahan dan Keampunan.” Menurut Ellyana Trisya, tema tersebut memiliki makna mendalam karena Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Quran sebagai pedoman hidup.

“Al-Quran adalah cahaya yang menuntun langkah kita sekaligus penyejuk hati. Ramadan harus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kita dengan Al-Quran, bukan hanya membacanya, tetapi juga memahami dan mengamalkannya,” ucapnya lagi.

Selanjutnya, Ellyana mengingatkan bahwa Ramadan adalah bulan ampunan. Setiap ayat yang dibaca dan setiap huruf yang dilafalkan bernilai pahala.

Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus dan anggota TP PKK untuk menjadikan momentum tadarus sebagai sarana memperbaiki diri, memperkuat niat, serta menjaga kedekatan dengan Al-Quran meski Ramadan telah berlalu.

“Saya berharap kegiatan tadarus ini benar-benar menjadi gerakan bersama untuk membiasakan membaca dan memahami Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” katanya. [ad/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Populer