Umum
Polsek Dolok Masihul Berhasil Amankan Pelaku Pencurian Uang dan Emas
SERGAI, SuaraBorneo.com – Selama 10 Bulan melarikan diri, Polsek Dolok Masihul Polres Sergai berhasil amankan pelaku pencurian uang dan emas.
Tindak pidana pencurian tersebut berdasarkan laporan Polisi nomor LP / B / 39 / IV / 2024 / SPKT / POLSEK DOLOK MASIHUL / POLRES SERGAI / POLDA SUMUT, tanggal 23 April 2024 dengan korban Muhammad Syahputra, (28) warga Dusun I Desa Tanjung Harap Kecamatan Serba Jadi Kabupaten Serdang Bedagai.
Pencurian tersebut terjadi pada hari Selasa 23 April 2024 sekira Pukul 11.00 Wib di Cinta Kasih Dusun I Desa Tanjung Harap Kecamatan Serba Jadi Kabupaten Serdang Bedagai.
Akhirnya Pelaku terungkap diketahui bernama Budi Saja (46) warga Dusun III Desa Karang Tengah Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Sergai.
Turut diamankan barang bukti berupa 16 (enam belas) lembar surat pembelian emas.
Kronologi singkat kejadian, pada hari Sabtu 13 April 2024 sekira pukul 11.00 Wib, sewaktu pelapor bersama kekasihnya yang bernama Dewi Yuliana mengendarai mobilnya sedang menuju ke rumah orangtua dari pelapor yang berada di Cinta Kasih Dusun I Desa Tanjung Harap Kecamatan Serba Jadi Kabupaten Sergai. Sesampainya Pelapor disimpang Cinta Kasih, Pelapor melihat ada pengendara sepeda motor yang jatuh dan Pelapor bersama Kekasih langsung memarkirkan Mobil yang dikendarainya ditepi jalan dan langsung membantu pengendara sepeda motor tersebut kemudian memberikan sejumlah uang kepada pengendara sepeda motor tersebut untuk bisa berobat. Setelah membantu pengendara sepeda motor tersebut, Pelapor dan Kekasihnya tersebut kembali ke Mobil dan melihat dompet yang berisikan uang tunai dan beberapa gram emas yang diletak di kursi depan mobil telah tidak ada ataupun hilang.
Atas kejadian tersebut Pelapor mengalami kehilangan 1 (Satu) Buah dompet yang berisi Emas seberat ± 65 Gram dan uang tunai sebanyak Rp. 13.000.000,- (Tiga Belas Juta Rupiah).
Selanjutnya pada tanggal 23 April 2024 Pelapor melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Dolok Masihul guna dilakukan proses penyelidikan sesuai dengan hukum berlaku di wilayah NKRI.
Sedangkan kronologi penangkapan, awal mulanya pelaku dalam lidik, selanjutnya setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan dari keterangan saksi-saksi diketahui lah pelaku bernama Budi Saja kemudian setelah pelaku tersebut diketahui sebagai orang yang melakukan pencurian tersebut yang terjadi pada hari Selasa 23 April 2024 sekitar pukul 11.00 Wib. Selanjutnya pelak melarikan diri ke Dumai Provinsi Riau.
Kemudian pada hari Kamis 30 Januari 2025 Tim Opsnal Unit Reskrim mendapat informasi bahwa pelaku yg berinisial BS telah kembali kerumahnya yang terletak di Dusun III Desa Karang Tengah, atas informasi tersebut Tim opsnal langsung bergerak ke rumah pelaku tersebut, selanjutnya sekitar pukul 11.00 Wib diduga pelaku itu pun berhasil diamankan.
Setelah dilakukan interogasi kemudian yang di duga pelaku mengakui bahwa benar dirinya yang melakukan pencurian 1 (satu) buah dompet yang berisikan uang dan emas, yang mana pengakuan pelaku uang didalam dompet telah habis di gunakan selama pelarian, begitu juga dengan emas yang berhasil/telah dijual dan uang dari penjualan tersebut juga telah dipergunakan untuk kebutuhan selama pelarian, selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu , Plt. Kasi Humas Polres Sergai IPTU Zulfan Ahmadi, SH, MH, kepada wartawan membenarkan peristiwa pencurian dari pelaku inisial BS, dengan teknik mengelabui dan menfaatkan rasa iba korban, pelaku dengan mudah mencuri uang dan emas didalam dompet.
Plt. Kasi Humas menghimbau dari peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Sergai, agar jika sedang mengendarai mobil/sepeda motor kemudian menemukan kejadian serupa, hendaklah tetap waspada karena bisa jadi keadaan tersebut memberikan peluang untuk terjadinya pencurian.
“Apabila telah terjadinya peristiwa tersebut atau tindak pidana lainnya diharapkan masyarakat segera melaporkan nya ke Kepolisian terdekat atau dapat menghubungi Call Centre 110 Polres Sergai atau dapat Membuat laporan ke SPKT Polres Sergai,”kata IPTU Zulfan Ahmadi. (NR)
Bagikan keKalteng
Kapuas Bersinar, Guru dan Kepsek Borong 9 Prestasi Provinsi
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Kabupaten Kapuas kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam Lomba Guru dan Kepala Sekolah Berprestasi Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Kontingen Kapuas berhasil meraih sejumlah penghargaan dari berbagai jenjang pendidikan, termasuk dua Juara I serta predikat Guru Berprestasi Terbaik tingkat provinsi.
Prestasi tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Dr. H. Suwarno Muriyat, S.Ag., M.Pd. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti bahwa pendidik dan kepala sekolah di Kabupaten Kapuas mampu menghadirkan inovasi, dedikasi, serta praktik terbaik dalam memajukan pendidikan.
“Ini prestasi yang sangat membanggakan. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh guru dan kepala sekolah yang telah membawa nama Kapuas di tingkat provinsi. Prestasi ini menunjukkan bahwa pendidik Kapuas memiliki kompetensi, kreativitas dan inovasi yang mampu bersaing,” ujar Suwarno.
Adapun peraih prestasi dari Kabupaten Kapuas adalah:
Latifah, S.Pd. – Kepala Sekolah Berprestasi Jenjang PAUD, Juara III.
Herwanti, S.Pd.H., M.Pd.H. – Kepala Sekolah Berprestasi Jenjang SD, Juara Harapan II.
Dewi Lailani Maulida Putri, S.Pd., M.A. – Kepala Sekolah Berprestasi Jenjang SMP, Juara Harapan II.
Fuyi Yanti Pimae, M.Pd. – Kepala Sekolah Berprestasi Jenjang SMA, Juara III.
I Ketut Yermia, S.Pd. – Guru Berprestasi Jenjang SMP, Juara Harapan II.
Alya Dhania Ryadini, S.Pd. – Guru Berprestasi Jenjang SMA, Juara I.
Aristanika, S.Psi., M.Pd. – Guru Berprestasi Jenjang SMK, Juara I.
Samsiar, S.Pd. – Guru Berprestasi Jenjang SKH, Juara III.
Prestasi semakin lengkap setelah Aristanika, S.Psi., M.Pd. dinobatkan sebagai Guru Berprestasi Terbaik tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Kadisdik Kapuas menegaskan, penghargaan tersebut bukan sekadar capaian individu, tetapi juga menjadi energi positif bagi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Kapuas.
“Prestasi ini harus menjadi inspirasi dan motivasi bagi guru dan kepala sekolah lainnya. Kita ingin budaya berprestasi, berinovasi dan berbagi praktik baik terus tumbuh di seluruh satuan pendidikan,” tegasnya.
Ia juga mengaitkan capaian tersebut dengan semangat Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar (PHKB) yang mendorong terwujudnya guru kompeten, pembelajaran berkualitas dan sekolah yang mampu melahirkan lulusan berdaya saing.
“Prestasi hari ini adalah bagian dari proses membangun SDM Kapuas BERSINAR. Terus berinovasi, terus belajar dan terus memberikan yang terbaik untuk anak-anak Kapuas,” pungkas Suwarno.
Keberhasilan kontingen Kapuas di tingkat provinsi diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem pendidikan yang bermutu, inovatif, kompetitif dan berkelanjutan, sekaligus mempertegas komitmen Kabupaten Kapuas dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. (Ujang/SB)
Bagikan keKalteng
Kadisdik Kapuas Semangati Guru Berprestasi di Tingkat Provinsi
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pembukaan Lomba Guru dan Kepala Sekolah Berprestasi Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah oleh Plt. Kabid Ketenagaan dihadiri Kadisdik Kapuas H. Suwarno Muriyat didampingi Kabid Ketenagaan Rachmat P King berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Senin (5/10/2026) malam.
Dalam kesempatan tersebut, Kadisdik Kapuas memberikan semangat dan motivasi kepada para peserta dari Kabupaten Kapuas agar tampil percaya diri, menunjukkan kompetensi, inovasi, serta praktik terbaik yang telah dilaksanakan di satuan pendidikan masing-masing.
“Bapak dan Ibu adalah representasi pendidikan Kabupaten Kapuas. Tampilkan kemampuan terbaik, percaya diri, dan jadikan lomba ini sebagai ruang untuk berbagi inovasi serta pengalaman. Menang adalah harapan, tetapi memberikan yang terbaik dan membawa nama baik Kapuas adalah yang utama,” pesan Kadisdik.
Perwakilan Kabupaten Kapuas mengikuti ajang tersebut dari semua jenjang pendidikan, mulai dari guru dan kepala TK, SD, SMP, SMA, SMK dan Khusus.
Keikutsertaan lintas jenjang ini menjadi bagian dari upaya mendorong budaya prestasi dan peningkatan profesionalisme pendidik serta kepala satuan pendidikan di Kabupaten Kapuas yang sebelum berangkat telah mengikuti mentoring.
Kadisdik juga menegaskan bahwa guru dan kepala sekolah berprestasi merupakan sumber inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya. Karena itu, inovasi dan praktik baik yang dimiliki peserta diharapkan tidak berhenti pada kompetisi, tetapi dapat dibagikan dan direplikasi untuk meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah.
“Terus belajar, berinovasi dan berbagi. Guru hebat akan melahirkan pembelajaran hebat, dan dari pembelajaran yang berkualitas akan lahir generasi Kapuas yang berdaya saing,” ujarnya.
Semangat tersebut sejalan dengan arah 7 Program Prioritas PHKB (Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar), khususnya penguatan kompetensi guru, pembelajaran berkualitas, serta membangun sekolah yang bermutu dan mampu menghasilkan lulusan yang siap bersaing.
Keikutsertaan guru dan kepala sekolah Kapuas pada ajang tingkat provinsi ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat jejaring, meningkatkan kompetensi, sekaligus membawa praktik baik pendidikan Kapuas ke tingkat yang lebih luas.
“Jadikan lomba ini sebagai panggung inovasi. Bawa nama Kapuas dengan karya terbaik dan bukti bahwa pendidik Kapuas mampu menciptakan perubahan,” tutupnya. (Ujang/SB)
Bagikan keKalteng
104 Tim Kalselteng Adu Strategi di ORADO Open PWI Kapuas Cup 2026
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Sebanyak 104 tim dari Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) bersaing dalam turnamen ORADO Open PWI Kapuas Cup 2026. Mereka adu strategi untuk memperebutkan total hadiah Rp10 juta, trofi, dan piagam penghargaan.
Turnamen domino tersebut digelar selama dua hari, Sabtu (10/10) hingga Minggu (11/10), di Sekretariat PWI Kabupaten Kapuas, Jalan Maluku, Kota Kuala Kapuas.
Peserta berasal dari enam daerah. Kabupaten Kapuas mengirimkan peserta terbanyak dengan 40 tim, disusul Banjarmasin 25 tim, Banjarbaru 20 tim, Palangka Raya 15 tim, Kabupaten Banjar tiga tim, dan Barito Kuala satu tim.
Banyaknya tim yang ambil bagian menunjukkan antusiasme peserta terhadap turnamen domino lintas daerah ini. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarpeserta dari Kalsel dan Kalteng.
Ketua Panitia ORADO Open PWI Kapuas Cup 2026, Ali Surakhman, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Dia juga mengapresiasi seluruh tim yang telah berpartisipasi dalam turnamen itu.“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam ORADO Open PWI Kapuas Cup 2026,” ujarnya.
Melalui turnamen ini, panitia berharap olahraga domino semakin berkembang dan mendapat tempat di tengah masyarakat. “Ajang tersebut juga diharapkan menjadi wadah bagi peserta untuk mengasah strategi, menjunjung sportivitas, serta memperkuat kebersamaan melalui kompetisi yang sehat,” ujarnya. (Ujang/SB)
Bagikan keJakarta
Bank Kalsel Syariah Raih Golden Champion dan Excellent Performance Banking Sharia
JAKARTA, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel Syariah, Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Bank Kalsel), meraih dua penghargaan dalam Infobank 15th Sharia Awards 2026 dari Infobank Media Group. Penghargaan diserahkan pada Indonesia Collaborative Forum & Awarding 2026 di Hotel Shangri-La Jakarta, Kamis (8/10/2026). Penghargaan diterima langsung oleh Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin.
Poin Penting
• Penerima: Bank Kalsel Syariah, Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Kalsel.
• Penghargaan 1: Excellent Performance Banking Sharia Business Unit 2026 (Based on Financial Performance 2025).
• Penghargaan 2: Golden Champion – Sharia Financial Institution with Consistent Excellent Performance for 5 Consecutive Years (2022–2026).
• Ajang: Infobank 15th Sharia Awards 2026 dari Infobank Media Group.
• Waktu dan tempat: Kamis, 8 Oktober 2026, Hotel Shangri-La Jakarta.
• Dasar penilaian: rating Biro Riset Infobank (birI) atas kinerja keuangan 2024–2025, ditambah tata kelola (GCG) dan manajemen risiko.
Kedua predikat yang diraih adalah:
1. Excellent Performance Banking Sharia Business Unit 2026 (Based on Financial Performance 2025); dan
2. Golden Champion – Sharia Financial Institution with Consistent Excellent Performance for 5 Consecutive Years (2022–2026).
Indonesia Collaborative Forum & Awarding 2026 diselenggarakan Infobank Media Group bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dengan tema “Collaborative and Strategic Leadership for Prosperity and Self-Reliance”.
Infobank 15th Sharia Awards 2026 diberikan berdasarkan rating Biro Riset Infobank (birI) atas kinerja keuangan institusi keuangan syariah tahun 2024 dan 2025. Selain rasio keuangan penting dan pertumbuhan, penilaian juga mencakup aspek tata kelola perusahaan (good corporate governance/GCG) dan manajemen risiko. Tahun ini, sebanyak 106 institusi keuangan syariah di Indonesia meraih penghargaan tersebut.
Predikat Golden Champion diberikan kepada lembaga keuangan syariah yang meraih predikat kinerja “Excellent” dari Infobank selama lima tahun berturut-turut. Bank Kalsel Syariah meraih predikat tersebut setiap tahun sejak 2022 hingga 2026.
“Penghargaan ini merupakan amanah sekaligus motivasi bagi kami. Predikat Excellent selama lima tahun berturut-turut menunjukkan bahwa Bank Kalsel Syariah tumbuh secara sehat, prudent, dan berkelanjutan. Capaian ini tidak lepas dari kepercayaan nasabah, dukungan pemegang saham, para mitra, serta kerja keras seluruh insan Bank Kalsel,” ujar Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin.
Fachrudin menambahkan, Bank Kalsel akan terus memperkuat peran Unit Usaha Syariah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan, memperluas akses keuangan syariah, dan menghadirkan solusi keuangan syariah yang relevan bagi masyarakat Banua (Kalimantan Selatan),” katanya.
Selain penyerahan penghargaan, forum ini juga diisi panel diskusi mengenai penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah nasional. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi Bank Kalsel untuk memperkuat jejaring dengan BUMN, Bank Umum Syariah, Unit Usaha Syariah, regulator, praktisi, dan akademisi.
Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh pegawai Bank Kalsel menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan seluruh nasabah serta mitra. Prestasi ini menjadi pemacu bagi Bank Kalsel Syariah untuk terus tumbuh dan memberi manfaat bagi masyarakat Kalimantan Selatan. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Dishub Gandeng Aksel by Bank Kalsel Terapkan Tarif Papadaan
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Tarif Papadaan resmi diterapkan pada semua moda transportasi perkotaan, yang dikelola Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, Dishub Kota Banjarmasin dan Dishub Kota Banjarbaru.
Cukup membayar Rp5.000, dengan satu kali tap kartu pra bayar nir sentuh, atau QRIS, dan aplikasi dompet digital, maka pengguna dapat berganti moda transportasi publik modern, hingga 3 kali.
Dengan tarif terintegrasi antara Trans Banjarbakula, Trans Banjarmasin dan Trans Banjarbaru, pengguna dapat menikmati 3 noda angkutan ini, dengan satu kali bayar, berlaku hingga 90 menit.
Penerapan Tarif Papadaan ini, mendapat dukungan penuh dari Bank Pembangunan Daerah, Bank Kalsel melalui aplikasi Aksel.
“Dari aplikasi Aksel, fasilitasi proyek perubahan, implementasi tarif papadaan, yaitu tarif terintegrasi untuk Trans Banjarbakula dan Trans Banjarmasin. Kita berharap ini tidak hanya terkait dengan layanan angkutan perkotaan, tetapi juga digitalisasi keuangan, kemudian peningkatan pendapatan daerah, dan kreatif financing yang bisa dikerjasamakan Bank Kalsel dengan Dinas Perhubungan, serta dari kolaborasi antar pemerintah daerah,” jelas Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, M. Fitri Hernadi, Kamis (8/10).
Pada penerapan tarif papadaan ini, Bank Kalsel yang mengatur di balik layar, untuk mengintegrasikan tarif 3 moda transportasi perkotaan tersebut.
“Bahkan ke depan, asal Tarif Berlangganan, pembelian hanya di Aksel, lebih murah dan bisa melalui aplikasi,” tambah Fitri.
Sementara itu, Direktur Bisnis Bank Kalsel, Izhar mengatakan, Bank Kalsel akan selalu mendukung pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam seluruh kegiatan.
“Terutama sebagaimana komitmen kita dengan Bank Indonesia akan selalu mendukung digitalisasi Kalimantan Selatan, dengan salah satu kegiatan yang ada di Trans Banjarbakula ini, salah satunya mendorong untuk digitalisasi,” ujarnya.
Kehadiran tarif papadaan ini, diharapkan semakin membuat masyarakat nyaman menggunakan transportasi publik dengan harga terjangkau, dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.
Bagikan keKalteng
Pengelolaan SDG Kapuas Diharapkan Membangun Platform Kebijakan Untuk Pengembangan Sektor Pertanian Berkelanjutan
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Sumber Daya Genetik (SDG) lokal dinilai sangat penting untuk pengembangan sektor pertanian berkelanjutan.
Oleh karena itu Kabupaten Kapuas Kalteng diharapkan menjaga keanekaragaman hayati dengan membangun platform kebijakan Sumber Daya Genetik (SDG) lokal.
Hal ini dikatakan Ketut Gede Mudiarta mewakili Kepala BRMP Biogen Bogor di sela kegiatan Forum Koordinasi Lintas Sektor Pengelolaan SDG di Aula Bapperida Kapuas Kamis (8/10/2026).
Ia mengatakan untuk membentuk suatu kebijakan dalam pengelolaan sumber daya genetik lokal di Kapuas ini kami menargetkan tanaman padi sebagai salah satu fokus.
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Technical Working Group di tingkat provinsi yang menjadi forum komunikasi lintas sektor.
“Kami berharap di Kabupaten Kapuas ada semacam platform kebijakan yang dapat menjadi wadah untuk mengatur pengelolaan sumber daya genetik secara sinergis lintas sektor dan harmonis,” katanya.
Meski begitu hal ini tetap mengacu pada arahan Bapak Bupati Kapuas serta peraturan yang berlaku.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari kerja sama global dengan FAO. Kami juga bersinergi dengan sektor pertanian dan Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP).
“Untuk Kabupaten Kapuas kegiatan akan diarahkan pada pengembangan di beberapa lokasi termasuk wilayah Kapuas Timur dan Catur,” jelasnya.
Kepala Bapperida Kabupaten Kapuas Ahmad M Saribi mengatakan program ini pada intinya diarahkan untuk menjaga keanekaragaman hayati (biodiversity) dan mendukung pengembangan potensi komoditas lokal.
Menurutnya pemerintah daerah sangat mendukung program tersebut terutama karena sektor pertanian memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
Pemkab Kapuas juga terus menyiapkan sejumlah strategi dan kebijakan untuk memperkuat pengembangan potensi daerah.
“Program tersebut sejalan dengan program strategis nasional dan daerah. “Karena itu pemerintah daerah mendukung pelaksanaannya sebagai salah satu proyek percontohan yang diharapkan memberikan manfaat bagi pengembangan daerah,” ujarnya.
Kegiatan dibuka Wabup Kapuas Dodo. “Pemerintah Kabupaten Kapuas menyampaikan apresiasi dukungan pengelolaan SDG guna menjaga keanekaragaman hayati serta pengembangan pertanian berkelanjutan di Kabupaten Kapuas,” katanya. (Ujang/SB)
Bagikan keKalteng
Pemkab Kapuas Tinjau Kembali RDTR Kawasan Perkotaan Kuala Kapuas Dorong Penataan Ruang Berkelanjutan
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kapuas menggelar Focus Group Discussion (FGD) Ke-II Penyusunan Peninjauan Kembali Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Kuala Kapuas Tahun 2026 di Aula DPUPR Kabupaten Kapuas Kamis (8/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati Kapuas Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan (EKP) Septedy serta para pemangku kepentingan terkait.
FGD ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan FGD pertama dan menjadi bagian penting dalam mengevaluasi serta menyesuaikan dokumen RDTR dengan dinamika perkembangan kawasan perkotaan Kuala Kapuas.
Staf Ahli Bupati Septedy mengatakan Kota Kuala Kapuas merupakan pusat kegiatan ekonomi perdagangan jasa sekaligus pusat pertumbuhan di Kabupaten Kapuas.
Oleh karena itu mengharuskan adanya evaluasi terhadap dokumen perencanaan tata ruang agar tetap relevan dengan kondisi aktual dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Peninjauan kembali RDTR ini menjadi langkah yang sangat penting untuk memastikan arah kebijakan pemanfaatan ruang yang telah ditetapkan masih sesuai dengan perkembangan daerah,” katanya membacakan sambutan Sekda.
Lebih lanjut ia meminta FGD tersebut dimanfaatkan secara maksimal untuk memproyeksikan kebutuhan ruang tidak hanya dalam lima tahun ke depan
tetapi juga hingga 10 tahun mendatang.
“Selain aspek pembangunan peninjauan RDTR juga dinilai penting untuk menciptakan kepastian dan kemudahan investasi di kawasan perkotaan Kuala Kapuas.
Perencanaan ruang yang cermat diharapkan mampu memberikan kepastian bagi pelaku usaha sekaligus tetap menjaga kepentingan masyarakat dan keberlanjutan pembangunan daerah,” katanya.
Sementara itu Kepala Dinas PUPR Kapuas Hargatin melalui Kepala Bidang Tata Ruang Aan Maeza mengatakan RDTR menjadi instrumen untuk mengatur sekaligus mengendalikan pemanfaatan ruang. Kawasan perkotaan Kuala Kapuas mencakup Kecamatan Selat Basarang Kapuas Hilir dan Bataguh.
Ia mengatakan penataan ruang bukan hanya soal lokasi pembangunan tetapi juga kepastian hukum bagi masyarakat dan investor serta perlindungan lingkungan.
“Harapannya melalui FGD masukan dari seluruh pihak dapat memperkuat dokumen RDTR agar pembangunan Kuala Kapuas berjalan lebih terarah nyaman produktif dan berkelanjutan,” katanya. (Ujang/SB)
Bagikan ke-
Kaltara2 tahun agoAcara Apel Digelar di Islamic Center Bitul Izzah
-
Kalsel2 tahun agoDibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua
-
Balikpapan2 tahun agoMulai 1 September 2024, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
-
Kalbar2 tahun agoReses Ke Melawi, Yessy Lakukan Pelatihan Bagi Masyarakat Peduli Api
-
Kalsel2 tahun agoKalsel Raih Penghargaan Komunitas Informasi Masyarakat Terinovatif 2024
-
Kriminal-Hukum2 tahun agoSat Narkoba Polres Sergai Ringkus PNS Pemko Tebing Tinggi Bawa Sabu
-
Jakarta2 tahun agoBMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Angin Kencang dan Petir

